# Digest emiten IDX · 2–4 September 2026

**Covered:** 2026-09-02 → 2026-09-04
**Saved windows:** 1 (2026-09-02 → 2026-09-04)
**Companies:** 82

> Each ticker below is rendered from its own saved company digest. No cross-company LLM aggregation is performed.

---

## ADHI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) mengumumkan perolehan kontrak baru sebesar Rp8,3 triliun hingga 31 Juli 2026, meningkat 118,4% year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp3,8 triliun. Kontrak baru tersebut terdiri dari proyek non-joint operation (NJO) sekitar Rp5,27 triliun dan joint operation (JO) sekitar Rp2,99 triliun. Berdasarkan lini bisnis, Engineering & Construction (E&C) mendominasi sebesar 92%, proyek infrastruktur 80%, dan proyek pemerintah 70%. Beberapa proyek strategis yang disebutkan antara lain Proyek Tanggap Darurat Sumatera Utara, Tambak Udang Waingapu, Estate Management IKN, Sekolah Rakyat Jawa Tengah 2, Bandara Sentani, dan Sekolah Rakyat Tahap 3 Papua. Pengumuman ini merupakan laporan informasi material rutin terkait perolehan kontrak, bukan aksi korporasi seperti rights issue, buyback, atau perubahan pengurus. Tidak ada data keuangan lengkap (pendapatan, laba, neraca) dalam dokumen.

### Material changes

- Perolehan kontrak baru ADHI hingga 31 Juli 2026 sebesar Rp8,3 triliun, naik 118,4% YoY dari Rp3,8 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
- Kontrak baru terdiri dari proyek non-joint operation (NJO) sekitar Rp5,27 triliun dan joint operation (JO) sekitar Rp2,99 triliun.
- Berdasarkan lini bisnis, kontrak baru didominasi Engineering & Construction (E&C) 92%, Property & Hospitality 3%, Manufacture 3%, dan Investment 2%.
- Berdasarkan tipe pekerjaan, 80% kontrak adalah proyek infrastruktur, 14% proyek gedung, dan 5% pekerjaan lainnya.
- Berdasarkan pemilik pekerjaan, proyek pemerintah 70%, BUMN/BUMD 29%, dan swasta 1%.
- Proyek strategis yang diperoleh antara lain Proyek Tanggap Darurat Sumatera Utara, Proyek Tambak Udang Waingapu, Estate Management IKN, Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Tengah 2, Bandara Sentani, dan Sekolah Rakyat Tahap 3 Papua.
- ADHI adalah bagian dari Holding Danantara Operasional dan memiliki pengalaman lebih dari 65 tahun di bidang konstruksi.
- Laporan informasi material disampaikan melalui surat nomor 368/SP-IX/2026 tanggal 3 September 2026, dengan tanggal kejadian 31 Juli 2026.
- Laporan ditandatangani oleh Corporate Secretary Siswanto.

### Key financial figures

- **Perolehan kontrak baru:** 8.3 (Januari-Juli 2026 (kumulatif hingga 31 Juli 2026))
- **Perolehan kontrak baru periode sebelumnya:** 3.8 (Januari-Juli 2025 (kumulatif))
- **Pertumbuhan YoY:** 118.4% (Januari-Juli 2026 vs Januari-Juli 2025)
- **Kontrak non-joint operation (NJO):** 5.27 (Januari-Juli 2026)
- **Kontrak joint operation (JO):** 2.99 (Januari-Juli 2026)
- **Proporsi lini Engineering & Construction:** 92% (Januari-Juli 2026)
- **Proporsi lini Property & Hospitality:** 3% (Januari-Juli 2026)
- **Proporsi lini Manufacture:** 3% (Januari-Juli 2026)
- **Proporsi lini Investment:** 2% (Januari-Juli 2026)
- **Proporsi proyek infrastruktur:** 80% (Januari-Juli 2026)
- **Proporsi proyek gedung:** 14% (Januari-Juli 2026)
- **Proporsi pekerjaan lainnya:** 5% (Januari-Juli 2026)
- **Proporsi proyek pemerintah:** 70% (Januari-Juli 2026)
- **Proporsi proyek BUMN/BUMD:** 29% (Januari-Juli 2026)
- **Proporsi proyek swasta:** 1% (Januari-Juli 2026)

### Analytical scenarios

- **Konsistensi angka NJO dan JO terhadap total kontrak** [derived_calculation, high]: Penjumlahan NJO Rp5,27 triliun dan JO Rp2,99 triliun menghasilkan Rp8,26 triliun, selisih Rp0,04 triliun dari total Rp8,3 triliun yang dibulatkan. Ini menunjukkan konsistensi angka.
  - Basis: Rp5,27 triliun + Rp2,99 triliun = Rp8,26 triliun; Total kontrak Rp8,3 triliun
  - Assumptions: Pembulatan ke satu desimal
- **Estimasi nilai kontrak per lini bisnis** [derived_calculation, medium]: Berdasarkan proporsi lini, estimasi nilai kontrak E&C sekitar Rp7,64 triliun (92% x Rp8,3 triliun), Property & Hospitality sekitar Rp0,25 triliun (3%), Manufacture sekitar Rp0,25 triliun (3%), dan Investment sekitar Rp0,17 triliun (2%). Angka ini hanya estimasi karena proporsi dibulatkan.
  - Basis: Proporsi lini: E&C 92%, P&H 3%, Manufacture 3%, Investment 2%; Total kontrak Rp8,3 triliun
  - Assumptions: Proporsi diterapkan langsung ke total kontrak; Pembulatan proporsi
  - Caveats: Proporsi dibulatkan, sehingga nilai estimasi mungkin tidak presisi
- **Estimasi nilai kontrak berdasarkan tipe pekerjaan** [derived_calculation, medium]: Estimasi nilai kontrak infrastruktur sekitar Rp6,64 triliun (80% x Rp8,3 triliun), proyek gedung sekitar Rp1,16 triliun (14%), dan pekerjaan lainnya sekitar Rp0,42 triliun (5%).
  - Basis: Proporsi tipe pekerjaan: infrastruktur 80%, gedung 14%, lainnya 5%; Total kontrak Rp8,3 triliun
  - Assumptions: Proporsi diterapkan langsung ke total kontrak
  - Caveats: Proporsi dibulatkan
- **Estimasi nilai kontrak berdasarkan pemilik pekerjaan** [derived_calculation, medium]: Estimasi nilai kontrak dari pemerintah sekitar Rp5,81 triliun (70% x Rp8,3 triliun), BUMN/BUMD sekitar Rp2,41 triliun (29%), dan swasta sekitar Rp0,08 triliun (1%).
  - Basis: Proporsi pemilik pekerjaan: pemerintah 70%, BUMN/BUMD 29%, swasta 1%; Total kontrak Rp8,3 triliun
  - Assumptions: Proporsi diterapkan langsung ke total kontrak
  - Caveats: Proporsi dibulatkan
- **Dampak terhadap pendapatan masa depan** [analyst_hypothesis, low]: Peningkatan kontrak baru yang signifikan (118,4% YoY) berpotensi mendukung pendapatan ADHI pada tahun-tahun mendatang, namun realisasi pendapatan tergantung pada kemajuan proyek dan kemampuan eksekusi. Belum ada angka pendapatan yang dirilis.
  - Basis: Kontrak baru Rp8,3 triliun hingga Juli 2026; Pertumbuhan 118,4% YoY
  - Assumptions: Kontrak baru akan dikonversi menjadi pendapatan secara bertahap
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai jadwal pengakuan pendapatan atau risiko proyek
- **Fokus pada bisnis inti** [analyst_hypothesis, medium]: Dominasi lini E&C (92%) dan proyek infrastruktur (80%) menunjukkan ADHI semakin fokus pada kompetensi inti konstruksi, sejalan dengan pernyataan manajemen. Ini dapat meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga meningkatkan konsentrasi risiko pada sektor konstruksi.
  - Basis: Proporsi E&C 92%; Proporsi infrastruktur 80%
  - Assumptions: Komposisi kontrak mencerminkan strategi bisnis
  - Caveats: Tidak ada data pembanding untuk tren jangka panjang

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai dampak spesifik terhadap operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha.
- Tidak ada rincian kontrak, seperti jenis proyek, lokasi, atau jadwal penyelesaian.
- Tidak ada informasi mengenai risiko spesifik proyek atau konsentrasi pelanggan pemerintah (70%) yang dapat mempengaruhi arus kas.
- Tidak ada data keuangan lengkap seperti pendapatan, laba, aset, liabilitas, ekuitas, atau arus kas.
- Tidak ada informasi mengenai perubahan kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi proyek infrastruktur.

### Items to monitor

- Peningkatan kontrak baru dapat menjadi indikator pertumbuhan pendapatan di masa depan, namun realisasi tergantung pada eksekusi proyek.
- Konsentrasi pada proyek pemerintah (70%) dapat meningkatkan risiko keterlambatan pembayaran atau perubahan kebijakan.
- Dominasi lini E&C dan infrastruktur menunjukkan fokus pada bisnis inti, namun meningkatkan eksposur terhadap siklus konstruksi.

---

## AGII

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per akhir Agustus 2026. Laporan ini menyajikan data kepemilikan saham direksi, komisaris, pemegang saham pengendali, afiliasi, serta klasifikasi investor dan free float. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; seluruh angka kepemilikan dan persentase pada bulan ini identik dengan bulan sebelumnya. Laporan ditandatangani oleh Meyliana selaku Manajer.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 205/SIG-IX/2026, diterbitkan pada 4 September 2026.
- Total saham tercatat: 3.066.660.000 saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris (gabungan, termasuk afiliasi pengendali) adalah 35,24% atau 1.080.693.020 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Rincian kepemilikan individu (tidak berubah dari bulan sebelumnya):
- Ir. Purwanto (Direksi): 98.200 saham (0,003%)
- Noni Samator (Direksi): 211.400 saham (0,007%)
- Budi Susanto (Direksi): 152.000 saham (0,005%)
- Ferryawan Utomo (Komisaris): 350.900 saham (0,012%)
- Nini Liemijanto (Komisaris): 84.600 saham (0,003%)
- Kepemilikan oleh pemegang saham pengendali dan afiliasinya (tidak berubah dari bulan sebelumnya):
- PT Saratoga Investama Sedaya Tbk: 986.967.780 saham (32,18%)
- PT Samator Indo Gas (entitas terkait): 459.999.000 saham (15%)
- PT Mega Aneka Energi: 231.437.100 saham (7,55%)
- Matrix (pemegang saham dengan kepemilikan <5%): 3.066.660.000 saham (100% dari total saham, namun ini tampaknya merupakan agregasi seluruh pemegang saham, bukan kepemilikan individual)
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada perubahan).
- Free float: 7,25% dari total saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham: 3.613 pemegang (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI: jumlah investor tercatat 3.718 (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Laporan ditandatangani oleh Meyliana, Manager, atas nama PT Samator Indo Gas Tbk.
- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; seluruh angka kepemilikan dan persentase pada bulan ini identik dengan bulan sebelumnya.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan Direksi atau Komisaris yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.
- Tidak ada perubahan kepemilikan saham oleh Direksi atau Komisaris yang teridentifikasi; seluruh angka kepemilikan sama dengan bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan pemegang saham pengendali atau afiliasinya yang teridentifikasi; seluruh angka kepemilikan sama dengan bulan sebelumnya.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar; total saham tetap 3.066.660.000 saham.
- Tidak ada perubahan treasury stock; tetap 0 saham.
- Tidak ada perubahan free float; tetap 7,25%.

### Analytical scenarios

- **Stabilitas struktur kepemilikan** [analyst_hypothesis, medium]: Berdasarkan data yang tersaji, seluruh angka kepemilikan dan persentase pada bulan ini identik dengan bulan sebelumnya, menunjukkan tidak ada perubahan struktur kepemilikan yang signifikan pada periode tersebut.
  - Basis: Perbandingan angka 'Bulan Ini' dan 'Bulan Sebelumnya' pada seluruh tabel kepemilikan menunjukkan nilai yang sama.; Total saham, treasury stock, dan free float tidak berubah.
  - Assumptions: Angka yang tertera pada dokumen dianggap akurat dan sesuai dengan data yang dilaporkan emiten.
  - Caveats: Analisis ini hanya berdasarkan evidence yang diberikan; kemungkinan ada perubahan yang tidak tercermin dalam dokumen ini.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.
- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan yang tidak biasa.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini menunjukkan tidak ada perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan atau jumlah saham beredar pada periode Agustus 2026.
- Stabilitas kepemilikan dan free float dapat dianggap sebagai informasi netral; tidak ada indikasi perubahan pengendalian atau aksi korporasi yang mempengaruhi struktur modal.

---

## AKPI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per akhir Agustus 2026. Laporan ini memuat data kepemilikan saham, komposisi pemegang saham, dan free float. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan atau pengendali dari evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 065/CS/OL/VIII/2026, diumumkan pada 2 September 2026.
- Jumlah saham tercatat: 612.248.000 saham (tidak berubah antara bulan ini dan bulan sebelumnya).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: total 388.101.996 saham (bulan ini) dan 388.101.996 saham (bulan sebelumnya) - tidak ada perubahan.
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih: total 92.133.534 saham (15,05%) untuk satu pihak, 167.029.008 saham (27,28%) untuk pihak lain, dan 221.072.988 saham (36,11%) untuk pihak ketiga - tidak ada perubahan antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham di bawah 5%: 1.801.777 saham (0,29%) pada bulan ini dan 1.801.777 saham (0,29%) pada bulan sebelumnya - tidak ada perubahan.
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada perubahan).
- Free float: 130.210.693 saham (17,87%) pada bulan ini dan 130.210.693 saham (17,44%) pada bulan sebelumnya - jumlah saham tidak berubah, persentase berubah karena perubahan jumlah saham yang dibatasi (lock-up) dari 20.830.721 menjadi 23.412.821 saham.
- Pemegang saham pengendali: tidak ada perubahan yang teridentifikasi; pihak-pihak dengan kepemilikan 5% atau lebih tetap sama.
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar, treasury stock, atau komposisi pemegang saham utama.
- Laporan ditandatangani oleh Lie Mun Tjoe selaku Corporate Secretary.
- Data klasifikasi investor bersumber dari KSEI dan disajikan berdasarkan klasifikasi yang ditetapkan KSEI.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material pada struktur kepemilikan atau jumlah saham beredar yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan. Perubahan kecil pada persentase free float (dari 17,44% menjadi 17,87%) disebabkan oleh perubahan jumlah saham yang dibatasi (lock-up), bukan perubahan jumlah saham free float itu sendiri.

---

## AKRA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menyampaikan materi Public Expose Tahunan yang akan diselenggarakan pada 8 September 2026. Materi tersebut memaparkan kinerja 1H2026, proyek ekspansi, dan prospek bisnis. Perusahaan menegaskan portofolio bisnis terintegrasi di bidang perdagangan dan distribusi BBM, bahan kimia dasar, serta kawasan industri JIIPE. Kinerja 1H2026 menunjukkan pendapatan segmen Perdagangan & Distribusi meningkat, didorong pasokan andal dan penambahan SPBU ritel non-subsidi. Segmen Kawasan Industri mencatat transaksi penjualan tanah dari tiga perusahaan dan pendapatan utilitas tumbuh 37% YoY. Proyek LNG dengan FSRU kapasitas 170.000 m3 dan 4 MTPA ditargetkan operasional 2H2029. Posisi keuangan kuat dengan net gearing -0,24x (kas bersih). Tidak ada perubahan pengurus, pengendali, atau status pencatatan yang disebutkan.

### Material changes

- PT AKR Corporindo Tbk mengadakan Public Expose pada 8 September 2026.
- Perusahaan memiliki pengalaman lebih dari 65 tahun dalam layanan end-to-end supply chain untuk bahan bakar dan kimia dasar.
- Total kapasitas tank terminal AKR adalah 860.400 KL, commencing by Q4 2026, tersebar di 20 pelabuhan laut dan sungai utama.
- AKR memiliki 250 unit truk tangki kimia & BBM, 14 unit kapal/SPOB, 50.000 m2 gudang, dan 182 outlet SPBU (107 SPBU AKR & 75 Bp AKR).
- KEK JIIPE memiliki izin usaha penyediaan tenaga listrik hingga 515 MW (PLN 500 MW, PLTG 23 MW), rencana floating solar panel, desalinasi 100 m3/jam, BWRO 1.500 m3/hari, kedalaman laut 14-16 meter, area pelabuhan 114 Ha.
- Target investasi KEK JIIPE dari pemerintah: Rp237,86 triliun dan target tenaga kerja 199.818 orang.
- Pemerintah menetapkan mandatory B50 berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026.
- Presiden Prabowo meresmikan ekosistem tembaga dan logam di JIIPE, termasuk pabrik peleburan PTFI (smelter tembaga jalur tunggal terbesar di dunia) dengan nilai investasi US$3,67 miliar.
- Xinyi Solar mengoperasikan PV Glass Furnace di JIIPE dengan investasi US$700 juta, kapasitas lebur harian 3.000 ton, produksi tahunan >360.000 ton (setara 12 GW modul surya), tenant terbesar kedua.
- Pada April 2025 dan Desember 2025, Golden Elephant membeli lahan di JIIPE untuk pabrik melamin, asam nitrat, amonium nitrat; pada Desember 2025 perusahaan kimia Tiongkok memulai akuisisi lahan skala besar.
- Proyek LNG: 2024 perjanjian pengembangan bersama dengan bp; 2026 penandatanganan JV dengan BW FSRU VII; 2026 kontrak pembangunan kapal dengan HD Hyundai Heavy Industries; FSRU kapasitas 170.000 m3, 4 MTPA, operasional 2H2029.
- Pada 1H2026, tercatat transaksi penjualan tanah dari: 1) Perusahaan Kimia Tiongkok, 2) Perusahaan Manufaktur Kaca Tiongkok, 3) Perusahaan Pengolahan Gandum Dalam Negeri.

### Key financial figures

- **Pendapatan Perdagangan dan Distribusi 1H2026:** 30,000 (1H2026 (perkiraan dari grafik, sumbu Y dalam miliar Rp, nilai aktual tidak tercantum eksplisit))
- **Laba Kotor Perdagangan dan Distribusi 1H2026:** 1,800 (1H2026 (perkiraan dari grafik, sumbu Y dalam miliar Rp, nilai aktual tidak tercantum eksplisit))
- **Pendapatan Penjualan & Penyewaan Tanah 1H2026:** 450 (1H2026 (perkiraan dari grafik, sumbu Y dalam miliar Rp, nilai aktual tidak tercantum eksplisit))
- **Pendapatan Sektor Utilitas 1H2026:** 1,600 (1H2026 (perkiraan dari grafik, sumbu Y dalam miliar Rp, nilai aktual tidak tercantum eksplisit))
- **Akumulasi Penjualan Tanah:** 600 (1H2026 (perkiraan dari grafik, sumbu Y dalam Ha, nilai aktual tidak tercantum eksplisit))
- **ROE (6M2026):** 22% (6M2026)
- **ROA (6M2026):** 7% (6M2026)
- **Rasio Utang terhadap Ekuitas:** 0.3x (6M2026)
- **Net Gearing:** -0.24x (6M2026)
- **Pendapatan Utilitas Pertumbuhan YoY:** 37% (1H2026 vs 1H2025)
- **Kontribusi Pendapatan Segmen Perdagangan & Distribusi:** 91% (1H2026 dan 1H2025)
- **Kontribusi Laba Kotor Segmen Perdagangan & Distribusi:** 68% (1H2026)
- **Kontribusi Laba Kotor Segmen Kawasan Industri:** 26% (1H2026)
- **Kontribusi Laba Kotor Segmen Logistik & Manufaktur:** 6% (1H2026)
- **Kontribusi Pendapatan Segmen Kawasan Industri:** 6% (1H2026)
- **Kontribusi Pendapatan Segmen Logistik & Manufaktur:** 3% (1H2026)
- **Kontribusi Pendapatan Segmen Kawasan Industri (1H2025):** 4% (1H2025)
- **Kontribusi Pendapatan Segmen Logistik & Manufaktur (1H2025):** 5% (1H2025)
- **Kontribusi Laba Kotor Segmen Kawasan Industri (1H2025):** 19% (1H2025)
- **Kontribusi Laba Kotor Segmen Logistik & Manufaktur (1H2025):** 7% (1H2025)
- **Kontribusi Laba Kotor Segmen Perdagangan & Distribusi (1H2025):** 74% (1H2025)
- **Kontribusi Pendapatan Segmen Perdagangan & Distribusi (1H2025):** 91% (1H2025)
- **Kontribusi Pendapatan Segmen Kawasan Industri (1H2026):** 6% (1H2026)
- **Kontribusi Pendapatan Segmen Logistik & Manufaktur (1H2026):** 3% (1H2026)

### Corporate actions

- Penandatanganan perjanjian kerja sama usaha (JV) dengan BW FSRU VII pada 2026 untuk proyek LNG.
- Kontrak pembangunan kapal FSRU dengan HD Hyundai Heavy Industries pada 2026.
- Penjualan tanah di JIIPE kepada tiga perusahaan (kimia Tiongkok, kaca Tiongkok, pengolahan gandum domestik) pada 1H2026.
- Akuisisi lahan oleh Golden Elephant (Apr & Des 2025) dan perusahaan kimia Tiongkok (Des 2025) di JIIPE.
- Peresmian ekosistem tembaga dan logam (smelter PTFI) oleh Presiden Prabowo.
- Pengoperasian awal PV Glass Furnace Xinyi Solar di JIIPE.

### Expansion projects

- Kapasitas tank terminal baru 860.400 KL commencing Q4 2026.
- Proyek LNG: FSRU kapasitas 170.000 m3, 4 MTPA, operasional 2H2029.
- Pembangunan Floating Solar Panel di JIIPE (rencana).
- Pembangunan LNG receiving terminal di JIIPE.
- Investasi Xinyi Solar US$700 juta untuk pabrik kaca PV.
- Investasi smelter tembaga PTFI US$3,67 miliar.

### Capital structure

- Rasio utang terhadap ekuitas 0,3x dan net gearing -0,24x (posisi kas bersih) per 6M2026.

### Analytical scenarios

- **Estimasi pendapatan segmen dari grafik** [derived_calculation, low]: Berdasarkan grafik pada materi public expose, pendapatan segmen Perdagangan & Distribusi 1H2026 diperkirakan sekitar Rp30.000 miliar, laba kotor sekitar Rp1.800 miliar, pendapatan penjualan tanah sekitar Rp450 miliar, dan pendapatan utilitas sekitar Rp1.600 miliar. Angka ini adalah perkiraan dari grafik dan bukan nilai eksplisit.
  - Basis: Grafik pada slide materi public expose
  - Assumptions: Skala sumbu Y dalam miliar Rp dan pembacaan visual akurat
  - Caveats: Nilai aktual tidak tercantum dalam teks; hanya perkiraan dari grafik
- **Pertumbuhan pendapatan segmen Perdagangan & Distribusi** [analyst_hypothesis, medium]: Peningkatan pendapatan segmen pada 1H2026 didorong oleh pasokan andal, kualitas layanan, volume penjualan, dan penambahan SPBU ritel non-subsidi (75 SPBU). Namun, angka pasti tidak diungkapkan; grafik menunjukkan tren naik.
  - Basis: Pernyataan manajemen pada slide 17; Grafik pendapatan segmen
  - Assumptions: Data grafik akurat dan mewakili angka aktual
  - Caveats: Nilai eksak tidak tercantum; hanya perkiraan dari grafik
- **Dampak penundaan operasional smelter tembaga** [analyst_hypothesis, medium]: Pendapatan utilitas tumbuh 37% YoY meskipun ada penundaan operasional smelter tembaga, menunjukkan diversifikasi klien JIIPE berhasil. Namun, penundaan tersebut dapat membatasi pertumbuhan lebih lanjut jika berlanjut.
  - Basis: Pernyataan manajemen pada slide 18
  - Assumptions: Penundaan operasional smelter bersifat sementara
  - Caveats: Tidak ada detail durasi penundaan
- **Proyeksi pendapatan dari ekosistem tembaga** [analyst_hypothesis, low]: Dengan beroperasinya smelter PTFI (600.000 ton katoda tembaga, 50-60 ton emas, 200-250 ton perak, 1,8 juta ton asam sulfur), pendapatan utilitas dan jasa pelabuhan JIIPE berpotensi meningkat signifikan. Namun, kontribusi aktual belum diungkapkan.
  - Basis: Data ekosistem tembaga pada slide 13
  - Assumptions: Smelter beroperasi sesuai kapasitas dan jadwal
  - Caveats: Belum ada angka pendapatan spesifik dari ekosistem ini
- **Risiko eksekusi proyek LNG** [analyst_hypothesis, medium]: Proyek LNG dengan FSRU memiliki target operasional 2H2029, tetapi terdapat risiko keterlambatan konstruksi, regulasi, dan pendanaan. Kontrak dengan HD Hyundai dan JV dengan BW LNG menunjukkan kemajuan, namun eksekusi masih berisiko.
  - Basis: Timeline proyek LNG pada slide 14
  - Assumptions: Kontrak pembangunan kapal berjalan sesuai jadwal
  - Caveats: Tidak ada informasi status konstruksi terkini
- **Sensitivitas terhadap kebijakan B50** [analyst_hypothesis, low]: Mandatory B50 (Kepmen ESDM No. 257.K/EK.01/MEM.E/2026) berpotensi meningkatkan volume distribusi biodiesel bagi AKR, tetapi juga dapat menekan margin jika harga biodiesel tidak kompetitif. Dampak aktual belum diukur.
  - Basis: Slide 11 tentang konsumsi biodiesel
  - Assumptions: AKR memiliki kapasitas distribusi untuk memenuhi permintaan B50
  - Caveats: Tidak ada proyeksi volume atau margin dari manajemen
- **Potensi pendapatan dari ekosistem kaca Xinyi Solar** [analyst_hypothesis, low]: Produksi kaca PV Xinyi Solar (360.000 ton/tahun) dapat meningkatkan pendapatan utilitas dan sewa lahan JIIPE. Namun, kontribusi spesifik belum diungkapkan.
  - Basis: Slide 13 tentang ekosistem kaca
  - Assumptions: Produksi berjalan sesuai kapasitas
  - Caveats: Belum ada angka pendapatan dari tenant ini
- **Kualitas laba dan dampak one-off** [analyst_hypothesis, medium]: ROE dan ROA dihitung tanpa extraordinary gain (WO Extraod. gain), menunjukkan profitabilitas inti. Namun, kontribusi JIIPE yang meningkat mungkin belum sepenuhnya tercermin karena masih dalam tahap pengembangan.
  - Basis: Slide 19 tentang ROA & ROE
  - Assumptions: Metodologi perhitungan konsisten
  - Caveats: Tidak ada rincian extraordinary gain
- **Risiko konsentrasi pelanggan** [analyst_hypothesis, medium]: JIIPE memiliki tenant utama seperti PTFI, Xinyi Solar, dan Golden Elephant. Jika salah satu tenant menunda ekspansi, pendapatan utilitas dapat terpengaruh. Diversifikasi klien membantu mengurangi risiko.
  - Basis: Slide 13 tentang ekosistem JIIPE
  - Assumptions: Tenant utama tetap beroperasi
  - Caveats: Tidak ada data pangsa pendapatan per tenant

### Risks / uncertainties

- Pernyataan ke depan mengandung risiko dan ketidakpastian; hasil aktual dapat berbeda material.
- Penundaan operasional smelter tembaga dapat mempengaruhi pendapatan utilitas.
- Risiko eksekusi proyek LNG (konstruksi, regulasi, pendanaan).
- Sensitivitas terhadap kebijakan pemerintah (mandatory B50, target energi terbarukan).
- Fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar dapat mempengaruhi margin.
- Ketergantungan pada principal (misal bp, Asahimas) untuk pasokan.

### Items to monitor

- Konsumsi bensin nasional sekitar 29 juta KL per tahun (42% dari total konsumsi BBM nasional).
- Target pemerintah: komposisi energi terbarukan 52% pada tahun 2044.
- Mandatory B50 berdasarkan Kepmen ESDM No. 257.K/EK.01/MEM.E/2026.

---

## AMAG

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan direksi/komisaris, atau jumlah saham treasuri. Jumlah pemegang saham scripless meningkat dari 1.373 menjadi 1.422 (bertambah 49), namun tidak ada perubahan pada jumlah saham yang beredar atau persentase kepemilikan pihak-pihak utama. Tidak ada indikasi perubahan pengendali atau manajemen.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode Agustus 2026, diterbitkan pada 3 September 2026.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: FAIRFAX ASIA LTD memiliki 4.001.242.013 saham (80,00%) baik bulan sebelumnya maupun bulan ini, tidak ada perubahan. PT BANK PAN INDONESIA Tbk memiliki 388.000.000 saham (7,76%) baik bulan sebelumnya maupun bulan ini, tidak ada perubahan. Total kepemilikan kedua pihak adalah 4.389.242.013 saham (87,76%) pada kedua periode.
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris: seluruh 10 anggota direksi dan komisaris memiliki 0 saham pada bulan sebelumnya dan bulan ini, tidak ada perubahan.
- Kepemilikan saham di bawah 5%: Masyarakat - Warkat - Scrip: 67.153 saham (0,00%) pada kedua periode; Masyarakat - Non Warkat - Scripless: 556.437.250 saham (11,13%) pada kedua periode; Saham Treasuri: 55.806.100 saham (1,12%) pada kedua periode. Tidak ada perubahan.
- Jumlah pemegang saham: Scrip: 2 pada kedua periode; Scripless: 1.373 bulan sebelumnya menjadi 1.422 bulan ini (bertambah 49); Total: 1.375 menjadi 1.424 (bertambah 49).
- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan manajemen, atau saham treasuri berdasarkan evidence yang diberikan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini. Namun, perlu dicatat bahwa laporan ini hanya mencakup data posisi bulan Agustus 2026 dan tidak memberikan informasi tentang perubahan yang mungkin terjadi setelah tanggal tersebut.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur kepemilikan atau jumlah saham beredar. Investor mungkin tidak melihat dampak langsung dari laporan ini terhadap harga saham, namun tetap perlu memantau perkembangan selanjutnya.

---

## APEX

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

APEX menyampaikan bukti pengumuman keterbukaan informasi PMTHMETD kepada OJK melalui surat nomor 241/DIR-IX/2026 tanggal 2 September 2026. Pengumuman telah dilakukan pada 31 Agustus 2026 di website BEI dan website Perseroan. Judul pengumuman BEI menyebutkan PMTHMETD terkait pelunasan utang dan/atau konversi utang menjadi saham. Dokumen tidak memuat rincian jumlah saham, harga, atau nilai transaksi. RUPSLB dijadwalkan 7 Oktober 2026, namun agenda belum dikonfirmasi.

### Material changes

- APEX menyampaikan bukti pengumuman keterbukaan informasi PMTHMETD kepada OJK melalui surat nomor 241/DIR-IX/2026 tanggal 2 September 2026.
- Pengumuman keterbukaan informasi PMTHMETD telah dilakukan pada tanggal 31 Agustus 2026 melalui website BEI dan website Perseroan (www.apexindo.com).
- Dasar hukum pengumuman adalah Pasal 15 ayat 3 POJK No. 32/POJK.04/2015 jo. POJK No. 14/POJK.04/2019 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan HMETD.
- Judul pengumuman BEI menyebutkan 'Penambahan modal tanpa HMETD - Pelunasan Utang dan / atau Konversi Utang Menjadi Saham [APEX]' dengan tanggal 31 Agustus 2026.
- Website Perseroan menampilkan pengumuman RUPSLB Apexindo yang dijadwalkan pada 7 Oktober 2026, terkait dengan agenda PMTHMETD.
- Tembusan surat ditujukan kepada Divisi Penilaian Perusahaan Group 1 BEI dan Direksi PT Adimitra Jasa Korpora.

### Corporate actions

- PMTHMETD (private placement) untuk pelunasan utang dan/atau konversi utang menjadi saham

### Capital structure

- PMTHMETD (private placement) untuk pelunasan utang dan/atau konversi utang menjadi saham

### Listing / regulatory

- Pemenuhan kewajiban pengumuman keterbukaan informasi PMTHMETD sesuai POJK 32/2015 jo. POJK 14/2019

### Analytical scenarios

- **Pengumuman PMTHMETD** [explicit_fact, high]: APEX telah mengumumkan keterbukaan informasi PMTHMETD pada 31 Agustus 2026, sesuai ketentuan POJK 32/2015 jo. POJK 14/2019.
  - Basis: Surat nomor 241/DIR-IX/2026 tanggal 2 September 2026; Bukti pengumuman di website BEI dan Perseroan
- **Tujuan PMTHMETD** [explicit_fact, high]: Judul pengumuman BEI menyebutkan PMTHMETD terkait pelunasan utang dan/atau konversi utang menjadi saham.
  - Basis: Judul pengumuman di website BEI
- **Agenda RUPSLB** [analyst_hypothesis, low]: RUPSLB pada 7 Oktober 2026 kemungkinan untuk menyetujui PMTHMETD, namun belum dikonfirmasi.
  - Basis: Pengumuman RUPSLB di website Perseroan
  - Assumptions: RUPSLB terkait dengan PMTHMETD
  - Caveats: Tidak ada keterangan resmi agenda RUPSLB

### Risks / uncertainties

- Rincian PMTHMETD (jumlah saham, harga, nilai) tidak tersedia dalam dokumen ini
- Agenda RUPSLB belum dikonfirmasi secara resmi

### Items to monitor

- PMTHMETD dapat menyebabkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham eksisting, namun rincian belum tersedia.
- Pelunasan utang melalui konversi menjadi saham dapat memperbaiki struktur permodalan, tetapi dampak finansial belum dapat diukur.

---

## ARCI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar, pemegang saham pengendali, kepemilikan direksi dan komisaris, serta free float dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5% menurun dari 65.019 menjadi 58.662, namun jumlah saham yang dimiliki kelompok ini tetap sama. Tidak ada indikasi perubahan material pada struktur permodalan atau pengendalian perusahaan.

### Material changes

- Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh: 25.235.000.000 lembar saham (periode Agustus 2026).
- Modal dasar: 94.370.000.000 lembar saham.
- Pemegang saham dengan kepemilikan >= 5%: PT Rajawali Kapital Emas, sebanyak 21.109.750.000 saham (83,653%).
- Pemegang saham lainnya (< 5%): 4.125.250.000 saham (16,347%).
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris (total): 117.902.000 saham (0,4672162%).
- Rincian kepemilikan direksi dan komisaris: Kenneth Ronald Kennedy Crichton (Komisaris Utama) 5.000.000 saham (0,0198138%); Rizki Indrakusuma (Wakil Komisaris Utama) 12.009.200 saham (0,0475895%); Abed Nego (Komisaris) 25.200.000 saham (0,0998613%); Rudy Suhendra (Direktur Utama) 28.500.000 saham (0,1129384%); Christian Emanuel David Sompie (Direktur) 20.720.900 saham (0,0821117%); Hidayat Dwiputro Sulaksono (Direktur) 26.471.900 saham (0,1049015%).
- Pemilik manfaat akhir: Peter Sondakh (perorangan).
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan < 5% pada Agustus 2026: 58.662 (turun dari 65.019 pada Juli 2026).
- Tidak ada perubahan jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham >= 5% dan < 5% dibandingkan bulan sebelumnya.
- Tidak ada treasury stock yang dilaporkan (0 saham).
- Free float berdasarkan laporan: 15,85% (4.000.157.700 saham) pada bulan ini, dibandingkan 15,81% (3.989.233.900 saham) pada bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi.
- Tidak ada perubahan pengendali atau afiliasi pengendali yang teridentifikasi.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi pada laporan ini.
- Tidak ada perubahan pemegang saham pengendali atau afiliasi pengendali yang teridentifikasi.

### Capital structure

- Jumlah saham beredar tetap 25.235.000.000 lembar saham.
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham >= 5% tetap 21.109.750.000 saham (83,653%).
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham < 5% tetap 4.125.250.000 saham (16,347%).
- Tidak ada treasury stock yang dilaporkan (0 saham).
- Free float meningkat dari 15,81% menjadi 15,85% (perhitungan turunan dari data laporan).

### Analytical scenarios

- **Perubahan free float** [derived_calculation, medium]: Free float dihitung dari total saham beredar dikurangi saham yang dimiliki oleh pemegang saham >= 5%, direksi, komisaris, dan treasury stock. Berdasarkan data laporan, free float bulan ini adalah 15,85% (4.000.157.700 saham) dan bulan sebelumnya 15,81% (3.989.233.900 saham). Peningkatan ini kemungkinan disebabkan oleh perubahan komposisi kepemilikan di bawah 5% yang tidak dijelaskan secara rinci.
  - Basis: Data laporan: total saham beredar 25.235.000.000, kepemilikan >= 5% 21.109.750.000, kepemilikan direksi/komisaris 117.902.000, treasury stock 0, free float bulan ini 4.000.157.700 saham (15,85%), bulan sebelumnya 3.989.233.900 saham (15,81%).
  - Assumptions: Free float dihitung sebagai saham yang tidak dimiliki oleh pemegang saham >= 5%, direksi, komisaris, dan treasury stock.
  - Caveats: Perhitungan ini berdasarkan data yang tersedia dalam laporan; perubahan free float mungkin dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkapkan.
- **Penurunan jumlah pemegang saham < 5%** [analyst_hypothesis, low]: Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5% menurun dari 65.019 menjadi 58.662, namun jumlah saham yang dimiliki kelompok ini tetap sama. Hal ini dapat mengindikasikan konsolidasi kepemilikan di antara investor kecil, tetapi tidak ada bukti yang cukup untuk menyimpulkan penyebabnya.
  - Basis: Data laporan: jumlah pemegang saham < 5% pada Juli 2026 adalah 65.019, pada Agustus 2026 adalah 58.662; jumlah saham tetap 4.125.250.000.
  - Assumptions: Penurunan jumlah pemegang saham tidak disertai perubahan jumlah saham yang dimiliki kelompok tersebut.
  - Caveats: Penyebab penurunan jumlah pemegang saham tidak dijelaskan dalam laporan; bisa karena penggabungan rekening atau perubahan klasifikasi.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Penurunan jumlah pemegang saham di bawah 5% dapat mempengaruhi likuiditas perdagangan, namun dampaknya tidak dapat dipastikan.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur permodalan atau pengendalian.
- Perubahan free float yang kecil (dari 15,81% menjadi 15,85%) tidak signifikan.
- Penurunan jumlah pemegang saham kecil mungkin menarik perhatian investor yang memantau basis pemegang saham.

---

## ASJT

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

ASJT menyampaikan koreksi atas laporan penggunaan dana hasil rights issue ASJT-R yang efektif 2 Agustus 2021. Dana bersih yang diterima sebesar Rp98.200.488.000. Realisasi penggunaan dana untuk modal kerja (deposito dan obligasi) mencapai 100%, sedangkan pengembangan TI & SDM terealisasi Rp9.023.270.921 (91,89% dari rencana). Sisa dana Rp796.777.879 ditempatkan pada deposito Bank Raya Indonesia dengan bunga 5,25% per tahun, jangka waktu 1 bulan. Dokumen ini mengoreksi laporan sebelumnya nomor 140/DU/VII/2026 tanggal 15 Juli 2026, namun alasan koreksi tidak dijelaskan.

### Material changes

- ASJT menyampaikan koreksi atas laporan penggunaan dana rights issue ASJT-R yang efektif 2 Agustus 2021, mengoreksi surat nomor 140/DU/VII/2026 tanggal 15 Juli 2026.
- Dana hasil penawaran umum rights issue ASJT-R sebesar Rp100.000.000.000, biaya emisi Rp1.799.512.000, sehingga dana bersih yang diterima Rp98.200.488.000.
- Sisa dana hasil penawaran umum sebesar Rp796.777.879 ditempatkan pada deposito Bank Raya Indonesia dengan tingkat bunga 5,25% per tahun dan jangka waktu 1 bulan.
- Rencana penggunaan dana: 50% (Rp49.100.244.000) untuk modal kerja pada instrumen deposito, 40% (Rp39.280.195.200) untuk modal kerja pada instrumen obligasi, dan 10% (Rp9.820.048.800) untuk pengembangan TI & SDM.
- Realisasi penggunaan dana: modal kerja pada instrumen deposito terealisasi 100% (Rp49.100.244.000), modal kerja pada instrumen obligasi terealisasi 100% (Rp39.280.195.200), dan pengembangan TI & SDM terealisasi Rp9.023.270.921 (91,89% dari rencana).
- Biaya emisi terdiri dari: jasa profesi penunjang pasar modal Rp830.500.000 (46%), jasa lembaga penunjang pasar modal Rp190.000.000 (10,5%), jasa konsultasi keuangan Rp770.000.000 (43%), dan biaya lain-lain Rp9.012.000 (0,5%).
- Biaya underwriting fee, management fee, dan selling fee masing-masing Rp0 (0%).
- Dokumen ini ditandatangani oleh Corporate Secretary Dani Rediansyah pada 2 September 2026.
- Lampiran dokumen ini adalah LRPD SMT I 2026 (Bilingual).pdf.

### Key financial figures

- **Dana hasil penawaran umum (bruto):** 100000000000 (2021-08-02)
- **Biaya emisi:** 1799512000 (2021-08-02)
- **Dana bersih hasil penawaran umum:** 98200488000 (2021-08-02)
- **Sisa dana hasil penawaran umum:** 796777879 (2026-09-02)
- **Rencana penggunaan - modal kerja deposito:** 49100244000 (2021-08-02)
- **Rencana penggunaan - modal kerja obligasi:** 39280195200 (2021-08-02)
- **Rencana penggunaan - pengembangan TI & SDM:** 9820048800 (2021-08-02)
- **Realisasi penggunaan - modal kerja deposito:** 49100244000 (2026-09-02)
- **Realisasi penggunaan - modal kerja obligasi:** 39280195200 (2026-09-02)
- **Realisasi penggunaan - pengembangan TI & SDM:** 9023270921 (2026-09-02)
- **Biaya jasa profesi penunjang pasar modal:** 830500000 (2021-08-02)
- **Biaya jasa lembaga penunjang pasar modal:** 190000000 (2021-08-02)
- **Biaya jasa konsultasi keuangan:** 770000000 (2021-08-02)
- **Biaya lain-lain:** 9012000 (2021-08-02)
- **Biaya underwriting fee:** 0 (2021-08-02)
- **Biaya management fee:** 0 (2021-08-02)
- **Biaya selling fee:** 0 (2021-08-02)
- **Tingkat bunga deposito:** 5.25% (2026-09-02)
- **Jangka waktu deposito:** 1 bulan (2026-09-02)
- **Persentase realisasi pengembangan TI & SDM:** 91.89% (2026-09-02)

### Corporate actions

- Rights issue ASJT-R telah selesai, dana digunakan sesuai rencana kecuali pengembangan TI & SDM yang belum 100%.
- Sisa dana ditempatkan pada deposito, menunjukkan belum ada penggunaan lebih lanjut.

### Expansion projects

- Pengembangan TI & SDM: rencana Rp9.820.048.800, realisasi Rp9.023.270.921 (91,89%), sisa belum digunakan.

### Capital structure

- Rights issue ASJT-R menghasilkan dana bruto Rp100 miliar, biaya emisi Rp1,8 miliar, dana bersih Rp98,2 miliar.

### Analytical scenarios

- **Koreksi laporan** [explicit_fact, high]: ASJT mengoreksi laporan sebelumnya, namun tidak dijelaskan alasan koreksi.
  - Basis: Surat nomor 165/DU/IX/2026 mengoreksi surat nomor 140/DU/VII/2026.
- **Sisa dana pengembangan TI & SDM** [derived_calculation, high]: Sisa dana pengembangan TI & SDM = Rp9.820.048.800 - Rp9.023.270.921 = Rp796.777.879, sesuai dengan sisa dana yang ditempatkan pada deposito.
  - Basis: Rencana pengembangan TI & SDM Rp9.820.048.800; Realisasi Rp9.023.270.921
  - Assumptions: Sisa dana seluruhnya berasal dari pengembangan TI & SDM.
- **Persentase realisasi pengembangan TI & SDM** [derived_calculation, high]: Persentase realisasi = (Rp9.023.270.921 / Rp9.820.048.800) * 100% = 91,89%, sesuai dengan angka yang dilaporkan.
  - Basis: Realisasi Rp9.023.270.921; Rencana Rp9.820.048.800
- **Alasan koreksi** [analyst_hypothesis, low]: Koreksi mungkin terkait dengan perbaikan angka realisasi atau penambahan informasi, namun tidak dijelaskan dalam dokumen.
  - Basis: Adanya koreksi atas laporan sebelumnya.
  - Assumptions: Koreksi bersifat administratif atau perbaikan data.
  - Caveats: Tidak ada rincian alasan koreksi.
- **Penggunaan sisa dana** [analyst_hypothesis, low]: Sisa dana yang ditempatkan pada deposito mungkin akan digunakan untuk penyelesaian pengembangan TI & SDM atau keperluan lain, namun belum ada informasi lebih lanjut.
  - Basis: Sisa dana Rp796.777.879 ditempatkan pada deposito.
  - Assumptions: Sisa dana akan digunakan untuk menyelesaikan realisasi pengembangan TI & SDM.
  - Caveats: Tidak ada pernyataan resmi mengenai rencana penggunaan sisa dana.

### Risks / uncertainties

- Realisasi pengembangan TI & SDM belum mencapai 100% dari rencana, sehingga terdapat sisa dana yang belum digunakan.
- Alasan koreksi laporan tidak dijelaskan, menimbulkan ketidakjelasan mengenai perubahan data.

---

## BACA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material dalam struktur kepemilikan saham dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah pemegang saham tercatat menurun dari 17.999 menjadi 17.772 (berkurang 227). Tidak ada perubahan pada kepemilikan pengendali, direksi, komisaris, atau treasury stock yang teridentifikasi.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 448/BCI-DIR/IX/2026.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: PT Capital Global Investama (Indonesia) memiliki 10.109.177.511 saham (50,6649%), dan Bank Julius Baer and Co. Ltd (Luar Negeri) memiliki 4.795.302.489 saham (24,0330%).
- Kepemilikan saham masyarakat (di bawah 5%) tercatat sebesar 5.048.544.885 saham (25,3021%).
- Total saham ditempatkan dan disetor penuh: 19.953.024.885 saham.
- Jumlah pemegang saham: sebelumnya 17.999, bulan sekarang 17.772, perubahan -227.
- Tidak ada perubahan pada kepemilikan pengendali, direksi, komisaris, atau treasury stock yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan.

### Key financial figures

- **total_saham_ditempatkan_dan_disetor_penuh:** 19.953.024.885 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_sebelumnya:** 17.999 (31 Juli 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_bulan_ini:** 17.772 (31 Agustus 2026)
- **perubahan_jumlah_pemegang_saham:** -227 (Agustus 2026)

### Analytical scenarios

- **Penurunan jumlah pemegang saham** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan jumlah pemegang saham dari 17.999 menjadi 17.772 (berkurang 227) dapat mengindikasikan konsolidasi kepemilikan atau penggabungan rekening, namun tidak ada bukti transaksi material yang teridentifikasi.
  - Basis: Jumlah pemegang saham menurun sebesar 227 dari bulan sebelumnya.
  - Assumptions: Penurunan jumlah pemegang saham tidak disertai perubahan signifikan pada struktur kepemilikan besar.
  - Caveats: Tidak ada data transaksi atau rincian perubahan per pemegang saham yang tersedia dalam evidence.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan. Laporan bulanan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan signifikan pada struktur kepemilikan atau tata kelola.

### Items to monitor

- Laporan ini tidak mengindikasikan perubahan material yang mempengaruhi prospek atau nilai perusahaan. Investor mungkin memantau perubahan jumlah pemegang saham sebagai indikasi likuiditas atau konsolidasi kepemilikan, namun tidak ada dampak langsung yang teridentifikasi.

---

## BALI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bali Towerindo Sentra Tbk menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek periode 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float dibandingkan periode sebelumnya. Saham pengendali tetap dimiliki PT Kharisma Cipta Towerindo sebesar 59,70%, dan tidak ada perubahan jumlah saham beredar maupun treasury stock. Terdapat pergeseran kecil pada klasifikasi pemodal asing/nasional (penurunan 142.600 saham asing, kenaikan 142.600 saham nasional) yang tidak mengubah struktur kepemilikan secara material.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) melalui BAE PT Sinartama Gunita.
- Jumlah saham yang diterbitkan dan disetor penuh: 3.934.592.500 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya (Juli 2026).
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada perubahan).
- Pemegang saham pengendali: PT Kharisma Cipta Towerindo memiliki 2.348.950.000 saham (59,70%), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan Direksi dan Komisaris: hanya Robby Hermanto (Direktur) yang memiliki 50.000 saham (0,0013%), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Free float: 1.585.642.500 saham (40,30%), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham: 1.094 (per 31 Agustus 2026), menurun dari 1.132 pada Juli 2026 (penurunan 38 pemegang).
- Komposisi pemegang saham per 31 Agustus 2026: KSEI 3.492.522.500 saham (88,76453%), Institusi Asing 442.020.000 saham (11,23420%), Individu Domestik 50.000 saham (0,00127%).
- Klasifikasi pemodal: Pemodal Asing 869.864.700 saham (turun 142.600 dari Juli 2026), Pemodal Nasional 3.064.727.800 saham (naik 142.600 dari Juli 2026).
- Tidak ada perubahan pada modal dasar (10.000.000.000 saham) dan modal disetor (3.934.592.500 saham).
- Laporan ditandatangani oleh Lily Hidayat, Wakil Direktur Utama / Corporate Secretary, tanggal 2 September 2026.

### Key financial figures

- **Jumlah Saham Beredar:** 3.934.592.500 (31-08-2026)
- **Kepemilikan Pengendali (PT Kharisma Cipta Towerindo):** 2.348.950.000 saham (59,70%) (31-08-2026)
- **Free Float:** 1.585.642.500 saham (40,30%) (31-08-2026)
- **Treasury Stock:** 0 saham (31-08-2026)
- **Kepemilikan Direksi (Robby Hermanto):** 50.000 saham (0,0013%) (31-08-2026)
- **Jumlah Pemegang Saham:** 1.094 (31-08-2026)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada susunan Direksi dan Komisaris yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris tidak berubah: hanya Robby Hermanto (Direktur) yang memiliki 50.000 saham (0,0013%).
- Pengendali tetap PT Kharisma Cipta Towerindo dengan kepemilikan 59,70%.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (3.934.592.500 saham) dan modal dasar (10.000.000.000 saham).
- Tidak ada treasury stock.
- Tidak ada aksi korporasi seperti stock split, penggabungan, konversi, atau exercise yang tercatat pada periode Agustus 2026.

### Listing / regulatory

- Laporan disampaikan sesuai dengan Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
- Laporan mencakup kepatuhan terhadap PP No. 55 Tahun 2022 terkait syarat penurunan tarif pajak penghasilan (free float minimal 40% dan dimiliki minimal 300 pihak).

### Analytical scenarios

- **Perubahan jumlah pemegang saham** [derived_calculation, high]: Jumlah pemegang saham menurun dari 1.132 (Juli 2026) menjadi 1.094 (Agustus 2026), penurunan 38 pemegang. Ini adalah perubahan kecil dan tidak mempengaruhi struktur kepemilikan secara material.
  - Basis: Jumlah pemegang saham Juli 2026: 1.132 (dari lampiran 1, halaman 1); Jumlah pemegang saham Agustus 2026: 1.094 (dari lampiran 1, halaman 5)
  - Assumptions: Angka 1.132 dan 1.094 diambil dari kolom 'Jumlah Pemegang Saham' pada laporan.
- **Perubahan klasifikasi pemodal asing/nasional** [derived_calculation, high]: Pemodal asing turun 142.600 saham (dari 870.007.300 menjadi 869.864.700), dan pemodal nasional naik 142.600 saham (dari 3.064.585.200 menjadi 3.064.727.800). Ini menunjukkan perpindahan kepemilikan kecil antara kategori, tanpa perubahan total saham.
  - Basis: Laporan Kegiatan Registrasi Saham (lampiran 1, halaman 3): Pemodal Asing Juli 870.007.300, Agustus 869.864.700; Pemodal Nasional Juli 3.064.585.200, Agustus 3.064.727.800.
  - Assumptions: Perubahan ini dianggap tidak material karena hanya 0,004% dari total saham.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Tidak ada perubahan signifikan pada struktur kepemilikan, treasury stock, atau free float.
- Penurunan jumlah pemegang saham (dari 1.132 menjadi 1.094) dapat mengindikasikan konsolidasi kepemilikan, namun tidak material dan tidak mempengaruhi kepatuhan free float.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur modal atau kepemilikan. Investor mungkin tidak perlu merespons secara khusus.
- Stabilitas kepemilikan pengendali dan free float dapat dianggap sebagai informasi positif, namun tidak ada indikasi perubahan fundamental.

---

## BBNI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

Pengumuman ini adalah penyampaian materi Public Expose Tahunan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) kepada Bursa Efek Indonesia. Tidak ada aksi korporasi, perubahan struktur modal, ekspansi, pendanaan, perubahan pengurus, atau transaksi aset yang diumumkan dalam pengumuman ini. Materi Public Expose disampaikan sebagai lampiran, namun isi dokumen tidak dapat diekstraksi atau dianalisis karena kegagalan pemrosesan dokumen. Oleh karena itu, analisis terbatas pada metadata pengumuman dan tidak dapat memberikan rincian kinerja keuangan atau informasi lain yang mungkin terdapat dalam materi.

### Listing / regulatory

- Penyampaian materi Public Expose Tahunan kepada Bursa Efek Indonesia, sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi bagi emiten yang memiliki efek saham dan obligasi.

### Risks / uncertainties

- Kegagalan ekstraksi dokumen lampiran menyebabkan ketidakmampuan untuk mengidentifikasi isi materi Public Expose, termasuk potensi informasi keuangan atau strategi yang dapat mempengaruhi keputusan investor.

### Items to monitor

- Pengumuman ini bersifat administratif dan tidak mengandung informasi baru yang dapat langsung mempengaruhi harga saham. Namun, materi Public Expose Tahunan biasanya berisi informasi kinerja dan prospek perusahaan yang relevan bagi investor, tetapi tidak dapat diakses dalam analisis ini.

---

## BEKS

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk (BEKS) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan pada kepemilikan saham pemegang saham utama (Pemerintah Provinsi Banten) dan kepemilikan direksi/komisaris. Jumlah pemegang saham scripless menurun dari 50.770 menjadi 50.609 (berkurang 161), namun total saham beredar dan struktur kepemilikan tidak berubah. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode Agustus 2026, diumumkan pada 4 September 2026.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: Pemerintah Provinsi Banten memiliki 34.289.755.661 saham (66,11%) baik pada bulan sebelumnya maupun bulan ini, tanpa perubahan.
- Kepemilikan direksi/komisaris: Hoiruddin Hasibuan memiliki 1.100.000 saham (0,00%), Rina Dewiyanti memiliki 647.200 saham (0,00%), dan direksi/komisaris lainnya tidak memiliki saham. Tidak ada perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan di bawah 5%: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk memiliki 27.511.900 saham (0,05%) dan masyarakat memiliki 17.553.170.705 saham (33,84%), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham scripless menurun dari 50.770 menjadi 50.609 (berkurang 161), sementara jumlah pemegang saham scrip tetap 1.
- Total saham beredar tidak berubah: 51.870.438.2 saham (dengan asumsi pembulatan dari angka 51.870.438.2 yang terbaca pada dokumen).
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham treasuri (0 saham) dan free float (34,18%) antara bulan sebelumnya dan bulan ini.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan. Nama-nama direksi dan komisaris yang tercantum sama dengan periode sebelumnya.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan. Jumlah saham beredar dan kepemilikan saham utama tidak berubah.

### Listing / regulatory

- Tidak ada perubahan status pencatatan atau suspensi yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Analytical scenarios

- **Perubahan jumlah pemegang saham scripless** [derived_calculation, high]: Jumlah pemegang saham scripless menurun dari 50.770 menjadi 50.609, selisih -161. Ini adalah perhitungan turunan dari angka yang tersedia pada lampiran. Penurunan ini tidak disertai perubahan jumlah saham yang beredar, sehingga tidak berdampak pada struktur kepemilikan.
  - Basis: Lampiran 1: 'Scripless 50.770' dan 'Scripless 50.609'
  - Assumptions: Angka 50.770 dan 50.609 adalah jumlah pemegang saham scripless pada bulan sebelumnya dan bulan ini.
  - Caveats: Penurunan jumlah pemegang saham tidak dijelaskan penyebabnya dalam dokumen.
- **Total saham beredar** [derived_calculation, medium]: Total saham beredar pada bulan ini dan sebelumnya adalah 51.870.438.2 saham (dengan asumsi pembulatan dari angka yang terbaca pada dokumen). Ini adalah perhitungan turunan dari angka yang tersedia pada dokumen utama.
  - Basis: Dokumen utama: '51.870.438.2' pada bagian 'Total' untuk bulan ini dan sebelumnya.
  - Assumptions: Angka 51.870.438.2 mewakili total saham beredar dalam satuan lembar saham.
  - Caveats: Angka pada dokumen terbaca sebagai '51.870.438.2' yang mungkin merupakan pembulatan dari 51.870.438.2 atau 51.870.438.2. Nilai pastinya tidak dapat dipastikan dari teks yang terpotong.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan signifikan pada struktur kepemilikan atau jumlah saham beredar.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini menunjukkan stabilitas struktur kepemilikan saham BEKS pada periode Agustus 2026. Tidak ada perubahan yang memerlukan perhatian khusus berdasarkan evidence yang tersedia.

---

## BFIN

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham utama (5% atau lebih), direksi, dan komisaris dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah pemegang saham tercatat menurun dari 10.847 menjadi 10.126, terutama karena penurunan jumlah pemegang saham scripless. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan atau susunan pengurus berdasarkan evidence yang diberikan.

### Material changes

- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: TRINUGRAHA CAPITAL AND CO SCA memiliki 7.688.125.938 saham (51,12%) pada bulan sebelumnya dan bulan ini, tidak ada perubahan.
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris tidak berubah: Francis Lay Sioe Ho (Presiden Komisaris) 312.908.180 saham (2,08%), Sutadi (Presiden Direktur) 22.000.000 saham (0,15%), Sudjono (Direktur) 36.000.000 saham (0,24%), Goklas (Direktur) 1.012.500 saham (0,01%), Tan Rudy Eddywidjaja (Direktur) 1.006.000 saham (0,01%), Iwan (Direktur) 3.000.000 saham (0,02%). Komisaris lainnya dan direktur lainnya memiliki 0 saham.
- Kepemilikan saham masyarakat (di bawah 5%) tidak berubah: 7.351.257.682 saham (48,88%) pada bulan sebelumnya dan bulan ini.
- Jumlah pemegang saham: scrip 494 (tetap), scripless turun dari 10.353 menjadi 9.632 (penurunan 721), total turun dari 10.847 menjadi 10.126 (penurunan 721).
- Catatan pada laporan: beberapa komisaris independen (Djemi Suhenda, Abdul Haris Muhammad Rum, Johanes Sutrisno, Alfonso Napitupulu) memiliki 0 saham, dengan catatan efektif setelah persetujuan regulator sesuai RUPS 20 Mei 2026.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi pada periode laporan. Catatan pada laporan menyebutkan efektivitas pengangkatan komisaris independen sesuai RUPS 20 Mei 2026, namun tidak ada perubahan jumlah saham yang dimiliki oleh direksi/komisaris.
- Tidak ada perubahan pemegang saham pengendali (TRINUGRAHA CAPITAL AND CO SCA tetap 51,12%).

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar atau treasury stock yang teridentifikasi. Jumlah saham pemegang saham utama dan direksi/komisaris tidak berubah.

### Analytical scenarios

- **Penurunan jumlah pemegang saham scripless** [derived_calculation, medium]: Jumlah pemegang saham scripless turun dari 10.353 menjadi 9.632, selisih 721. Ini menunjukkan pengurangan jumlah investor tercatat, namun tidak ada informasi mengenai penyebabnya (misalnya penggabungan rekening atau penjualan saham).
  - Basis: Jumlah pemegang saham scripless bulan sebelumnya: 10.353; Jumlah pemegang saham scripless bulan ini: 9.632; Perubahan: 10.353 - 9.632 = 721
  - Assumptions: Penurunan jumlah pemegang saham tidak mempengaruhi jumlah saham beredar karena total saham pemegang utama dan direksi/komisaris tidak berubah.
  - Caveats: Penyebab penurunan jumlah pemegang saham tidak dijelaskan dalam laporan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Penurunan jumlah pemegang saham scripless dapat menjadi indikasi konsolidasi kepemilikan, namun tidak ada bukti perubahan struktur kepemilikan yang signifikan.
- Catatan mengenai efektivitas pengangkatan komisaris independen yang masih menunggu persetujuan regulator dapat menjadi ketidakpastian kecil terkait kepatuhan tata kelola.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur kepemilikan atau pengurus. Investor mungkin tidak perlu merespons secara khusus, namun perlu memantau perkembangan terkait efektivitas pengangkatan komisaris independen.

---

## BLOG

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) menyampaikan materi Public Expose Tahunan yang akan diselenggarakan pada 8 September 2026. Materi tersebut memuat profil perusahaan, jaringan operasional, kinerja keuangan historis (2022-2025) dan 1H 2026, serta rencana ekspansi fasilitas cold storage dan smart cold storage di berbagai kota. Tidak ada aksi korporasi, perubahan pengurus, atau transaksi aset material yang diumumkan dalam dokumen ini.

### Material changes

- PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) didirikan pada 2009, bertransformasi menjadi perusahaan logistik pada 2017, dan melakukan rebranding menjadi B-LOG pada 2018.
- Pada 2022, perusahaan mendirikan anak usaha di bidang pergudangan dan cold storage.
- Pada 2025, perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham BLOG.
- B-LOG menjalankan bisnis 3PL dengan fokus cold chain, mengintegrasikan jaringan pergudangan (dry dan cold) dan transportasi darat.
- Per 1H 2026, jaringan B-LOG mencakup 130+ titik operasional, >50 kota, 25 provinsi, >3.500 armada, dan 16 jaringan gudang.
- Per 2025, jaringan B-LOG mencakup 126+ titik operasional, >47 kota, 23 provinsi, >3.400 armada, dan 15 jaringan gudang.
- Per 2024, jaringan B-LOG mencakup 124+ titik operasional, >47 kota, 23 provinsi, >3.200 armada, dan 11 jaringan gudang.
- Ekspansi 2026 mencakup pengembangan Cold Storage Facility dan Smart Cold Storage Facility di berbagai kota seperti Medan, Batam, Manado, Pekanbaru, Pontianak, Palembang, Banjarmasin, Kotabumi, Makassar, Tegal, Tangerang, Sidoarjo, Bandung, Boyolali, Bali, dan Lombok.
- Kinerja keuangan menunjukkan pendapatan 2022 sebesar Rp800 miliar, 2023 Rp967 miliar, 2024 Rp1.079 miliar, dan 2025 Rp1.328 miliar.
- Laba bersih 2022 sebesar Rp90 miliar, 2023 Rp102 miliar, 2024 Rp112 miliar, dan 2025 Rp144 miliar.
- Posisi keuangan per 1H 2026: aset Rp1.138 miliar, liabilitas Rp627 miliar, ekuitas Rp511 miliar.
- Pendapatan 1H 2025 sebesar Rp626 miliar dan 1H 2026 sebesar Rp733 miliar.
- Laba bersih 1H 2025 sebesar Rp71 miliar dan 1H 2026 sebesar Rp78 miliar.
- Rasio ROA dan ROE untuk 1H 2026 dihitung dengan laba bersih annualized.

### Key financial figures

- **Pendapatan:** 800 (2022)
- **Pendapatan:** 967 (2023)
- **Pendapatan:** 1079 (2024)
- **Pendapatan:** 1328 (2025)
- **Laba bersih:** 90 (2022)
- **Laba bersih:** 102 (2023)
- **Laba bersih:** 112 (2024)
- **Laba bersih:** 144 (2025)
- **Pendapatan:** 626 (1H 2025)
- **Pendapatan:** 733 (1H 2026)
- **Laba bersih:** 71 (1H 2025)
- **Laba bersih:** 78 (1H 2026)
- **Aset:** 717 (2022)
- **Liabilitas:** 329 (2022)
- **Ekuitas:** 388 (2022)
- **Aset:** 639 (2023)
- **Liabilitas:** 376 (2023)
- **Ekuitas:** 263 (2023)
- **Aset:** 1032 (2024)
- **Liabilitas:** 621 (2024)
- **Ekuitas:** 411 (2024)
- **Aset:** 1132 (2025)
- **Liabilitas:** 627 (2025)
- **Ekuitas:** 505 (2025)
- **Aset:** 1138 (1H 2026)
- **Liabilitas:** 627 (1H 2026)
- **Ekuitas:** 511 (1H 2026)
- **ROA:** 12.6% (2022)
- **ROA:** 16.0% (2023)
- **ROA:** 10.9% (2024)
- **ROA:** 12.7% (2025)
- **ROA:** 13.7% (1H 2026 (annualized))
- **ROE:** 23.2% (2022)
- **ROE:** 38.8% (2023)
- **ROE:** 27.3% (2024)
- **ROE:** 28.5% (2025)
- **ROE:** 30.5% (1H 2026 (annualized))
- **DER:** 0.85 (2022)
- **DER:** 1.43 (2023)
- **DER:** 1.51 (2024)
- **DER:** 1.24 (2025)
- **DER:** 1.23 (1H 2026)

### Expansion projects

- Pengembangan Cold Storage Facility di Medan, Batam, Manado, Pekanbaru, Pontianak, Palembang, Banjarmasin, Kotabumi, Makassar, Tegal, Tangerang, Sidoarjo, Bandung, Boyolali, Bali, dan Lombok.
- Pengembangan Smart Cold Storage Facility di beberapa kota (tidak dirinci).
- Pengembangan fasilitas dilakukan secara bertahap untuk menambah kapasitas dan meningkatkan konektivitas layanan.

### Listing / regulatory

- Pencatatan saham di BEI pada 2025 dengan kode saham BLOG.

### Analytical scenarios

- **Pertumbuhan pendapatan 1H 2026 vs 1H 2025** [derived_calculation, high]: Pendapatan 1H 2026 sebesar Rp733 miliar dibandingkan Rp626 miliar pada 1H 2025, menghasilkan pertumbuhan sekitar 17.1% ((733-626)/626).
  - Basis: Pendapatan 1H 2025: Rp626 miliar; Pendapatan 1H 2026: Rp733 miliar
  - Assumptions: Angka dalam miliar rupiah
- **Pertumbuhan laba bersih 1H 2026 vs 1H 2025** [derived_calculation, high]: Laba bersih 1H 2026 sebesar Rp78 miliar dibandingkan Rp71 miliar pada 1H 2025, menghasilkan pertumbuhan sekitar 9.9% ((78-71)/71).
  - Basis: Laba bersih 1H 2025: Rp71 miliar; Laba bersih 1H 2026: Rp78 miliar
  - Assumptions: Angka dalam miliar rupiah
- **CAGR pendapatan 2022-2025** [derived_calculation, high]: CAGR pendapatan dari Rp800 miliar (2022) menjadi Rp1.328 miliar (2025) adalah sekitar 18.4% per tahun, dihitung dengan rumus (1328/800)^(1/3)-1.
  - Basis: Pendapatan 2022: Rp800 miliar; Pendapatan 2025: Rp1.328 miliar
  - Assumptions: Periode 3 tahun
- **CAGR laba bersih 2022-2025** [derived_calculation, high]: CAGR laba bersih dari Rp90 miliar (2022) menjadi Rp144 miliar (2025) adalah sekitar 17.0% per tahun, dihitung dengan rumus (144/90)^(1/3)-1.
  - Basis: Laba bersih 2022: Rp90 miliar; Laba bersih 2025: Rp144 miliar
  - Assumptions: Periode 3 tahun
- **Margin laba bersih 1H 2026** [derived_calculation, high]: Margin laba bersih 1H 2026 sekitar 10.6% (78/733), sedikit menurun dari 1H 2025 yang sekitar 11.3% (71/626).
  - Basis: Laba bersih 1H 2026: Rp78 miliar; Pendapatan 1H 2026: Rp733 miliar
  - Assumptions: Angka dalam miliar rupiah
- **ROA 1H 2026 annualized** [derived_calculation, medium]: ROA 1H 2026 dihitung dengan laba bersih annualized (78*2=156) dibagi aset (1138) menghasilkan sekitar 13.7%.
  - Basis: Laba bersih 1H 2026: Rp78 miliar; Aset 1H 2026: Rp1.138 miliar
  - Assumptions: Laba bersih annualized dengan mengalikan 2; Aset menggunakan posisi akhir periode
  - Caveats: Annualized mengasumsikan kinerja paruh kedua sama dengan paruh pertama
- **ROE 1H 2026 annualized** [derived_calculation, medium]: ROE 1H 2026 dihitung dengan laba bersih annualized (156) dibagi ekuitas (511) menghasilkan sekitar 30.5%.
  - Basis: Laba bersih 1H 2026: Rp78 miliar; Ekuitas 1H 2026: Rp511 miliar
  - Assumptions: Laba bersih annualized dengan mengalikan 2; Ekuitas menggunakan posisi akhir periode
  - Caveats: Annualized mengasumsikan kinerja paruh kedua sama dengan paruh pertama
- **Ekspansi fasilitas** [analyst_hypothesis, low]: Ekspansi fasilitas cold storage di berbagai kota menunjukkan fokus pada peningkatan kapasitas dan jangkauan layanan cold chain, yang dapat mendukung pertumbuhan pendapatan jangka panjang.
  - Basis: Daftar kota untuk pengembangan Cold Storage Facility
  - Assumptions: Ekspansi akan selesai dan beroperasi sesuai rencana
  - Caveats: Tidak ada detail nilai investasi, timeline, atau kapasitas tambahan

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai risiko eksekusi, sensitivitas komoditas, nilai tukar, atau suku bunga dalam dokumen.
- Tidak ada informasi mengenai sumber pendanaan untuk ekspansi fasilitas.
- Tidak ada informasi mengenai covenant utang atau kebutuhan modal.

### Items to monitor

- B-LOG adalah perusahaan 3PL dengan fokus cold chain, melayani kebutuhan logistik nasional.
- Jaringan distribusi mencakup modern trade dan general trade, dengan layanan first mile, mid mile, dan last mile.

---

## BPTR

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan komposisi pemegang saham, kepemilikan direksi dan komisaris, serta pemegang saham 5% atau lebih. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan dibandingkan periode sebelumnya.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026, disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora.
- Total saham ditempatkan dan disetor penuh: 3.534.000.000 saham.
- Pemegang saham pengendali: PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk memiliki 2.381.968.773 saham (67,40%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: PT Oscarmas (353.400.000 saham, 10,00%), PT Victoria Investama Tbk (370.212.200 saham, 10,49%).
- Kepemilikan direksi dan komisaris: Paulus Handigdo (Direktur Utama) memiliki 69.638.600 saham (1,97%); Williem Tanjung Oscar (Komisaris Utama), Cecilia Beatrix Pangemanan (Komisaris Independen), dan Kamal (Direktur) masing-masing 0 saham.
- Tidak ada perubahan jumlah saham untuk pemegang saham utama, direksi, atau komisaris antara bulan sebelumnya dan bulan ini berdasarkan evidence yang tersedia.
- Tidak ada treasury stock yang dilaporkan (0 saham).
- Free float berdasarkan laporan: 9,86% (348.535.527 saham).

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali atau susunan direksi/komisaris yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Analytical scenarios

- **Stabilitas struktur pemegang saham** [analyst_hypothesis, medium]: Berdasarkan data yang tersedia, tidak ada perubahan jumlah saham untuk pemegang saham utama, direksi, atau komisaris antara bulan sebelumnya dan bulan ini. Hal ini menunjukkan struktur kepemilikan yang stabil, namun perlu diverifikasi dengan laporan bulanan berikutnya.
  - Basis: Perbandingan jumlah saham pada halaman 2 dan 11 dokumen lampiran menunjukkan angka yang sama untuk pemegang saham utama dan direksi.
  - Assumptions: Angka yang terbaca pada dokumen dianggap akurat dan lengkap.
  - Caveats: Data yang diekstraksi mungkin tidak lengkap atau terdapat kesalahan pembacaan OCR.; Perubahan kecil yang tidak tercantum dalam evidence tidak dapat dikesampingkan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur pemegang saham atau kepemilikan. Investor mungkin tidak perlu mengambil tindakan khusus berdasarkan informasi ini.

---

## BVIC

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode Agustus 2026. Laporan ini mencakup kepemilikan saham oleh direksi, komisaris, afiliasi, pengendali, pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih, serta klasifikasi investor berdasarkan data KSEI. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; seluruh angka kepemilikan dan persentase pada bulan ini identik dengan bulan sebelumnya.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 003/CORSEC-EKS/09/26, diterbitkan pada 4 September 2026.
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris (secara agregat) tercatat 0 saham atau 0% pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh afiliasi dan pengendali (secara agregat) tercatat 0 saham atau 0% pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih (tidak termasuk saham tresuri) meliputi: PT Victoria Investama Tbk (60,17% atau 11.082.071.942 saham), Suzanna Tanojo (6,32% atau 1.163.587.703 saham), PT Chemical Asia (10,63% atau 1.958.234.404 saham), dan PT Corporation (22,88% atau 4.214.334.779 saham).
- Saham tresuri tercatat 1.190.000 saham (0% dari total) pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Total saham tercatat 18.419.418.828 saham pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Free float berdasarkan data KSEI tercatat 18,54% pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham dengan kepemilikan 1% atau lebih (langsung maupun tidak langsung) tercatat 184.152.074 saham pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; seluruh angka kepemilikan dan persentase pada bulan ini identik dengan bulan sebelumnya.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur kepemilikan atau free float. Investor mungkin tidak perlu mengambil tindakan khusus berdasarkan laporan ini.

---

## CARS

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT CARS (CARS) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 melalui Biro Administrasi Efek PT Bintraco Dharma. Laporan ini bersifat rutin dan menunjukkan tidak ada perubahan struktur kepemilikan saham dibandingkan bulan sebelumnya. Total saham tercatat tetap 15.000.000.000, free float 89,5%, dan saham tresuri 412.007.177. Pemegang saham utama PT Trinugraha Thohir Harmoni memiliki 750.962.700 saham (5,01%). Jumlah pemegang saham scripless menurun dari 5.078 menjadi 4.968 (berkurang 110). Tidak ada aksi korporasi, perubahan pengurus, atau transaksi material yang dilaporkan.

### Material changes

- PT CARS (CARS) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, dengan nomor surat Leg/SRT-078/IX/2026.
- Total saham tercatat perusahaan adalah 15.000.000.000 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Jumlah saham tresuri adalah 412.007.177 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Free float perusahaan adalah 89,5%, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh pengendali dan afiliasinya: 0,07%, 2,67%, dan 0,01% (masing-masing kategori), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham tercatat adalah 5.078, dengan 4.968 pemilik manfaat (beneficial owner) dan 110 pemegang saham langsung.
- Tidak ada perubahan struktur kepemilikan saham yang signifikan antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Laporan ini disusun berdasarkan data dari KSEI dan mencakup klasifikasi investor (misalnya, institusi, individu, dana pensiun, dll).
- Dokumen ini ditandatangani secara elektronik oleh Corporate Secretary PT Bintraco Dharma, M. Ibrahim Iskandar, pada 4 September 2026.
- Laporan mencakup kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris: 10.958.047 saham (direksi) dan 1.049.130 saham (komisaris), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Tidak ada aksi korporasi seperti saham bonus, rights issue, atau buyback yang disebutkan dalam laporan ini.
- Tidak ada perubahan pengurus, pengendali, atau kegiatan usaha yang dilaporkan dalam dokumen ini.
- PT Trinugraha Thohir Harmoni memiliki 750.962.700 saham (5,01%) pada bulan Agustus 2026, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Paulus Totok Lusida, Komisaris Utama, memiliki 400.000.000 saham (2,67%) pada bulan Agustus 2026, tidak berubah.
- Benny Redjo Setyono, Direktur Utama, memiliki 10.958.047 saham (0,07%) pada bulan Agustus 2026, tidak berubah.
- Hartono Dinata, Direktur, memiliki 1.049.130 saham (0,01%) pada bulan Agustus 2026, tidak berubah.
- Darmawan Widjaja dan Himawan Gunadi, Komisaris Independen, tidak memiliki saham (0,00%) pada bulan Agustus 2026.
- Kepemilikan saham masyarakat non-warkat (scripless) tercatat 14.249.037.300 saham (94,99%) pada bulan Agustus 2026, tidak berubah.
- Jumlah pemegang saham scripless menurun dari 5.078 menjadi 4.968, berkurang 110 pemegang saham.
- Tidak ada pemegang saham warkat (scrip) pada bulan Agustus 2026.
- Tidak ada perubahan jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham 5% atau lebih, direksi, komisaris, atau masyarakat.
- Tidak ada aksi korporasi seperti saham bonus, rights issue, private placement, atau perubahan struktur modal yang dilaporkan dalam dokumen ini.
- Tidak ada perubahan pengurus atau pengendali yang tercatat dalam laporan ini.
- Tidak ada informasi mengenai suspensi, pemenuhan free float, atau status pencatatan lainnya dalam dokumen ini.

### Key financial figures

- **total_saham_tercatat:** 15.000.000.000 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **saham_tresuri:** 412.007.177 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **free_float_persen:** 89,5% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **kepemilikan_pengendali_persen:** 0,07% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **kepemilikan_afiliasi_1_persen:** 2,67% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **kepemilikan_afiliasi_2_persen:** 0,01% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **jumlah_pemegang_saham:** 5.078 (Agustus 2026)
- **jumlah_pemilik_manfaat:** 4.968 (Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_langsung:** 110 (Agustus 2026)
- **saham_direksi:** 10.958.047 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **saham_komisaris:** 1.049.130 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **saham_warkat:** 0 (Agustus 2026)
- **saham_scripless:** 13.837.030.123 (Agustus 2026)
- **saham_non_warkat_lainnya:** 13.425.022.946 (Agustus 2026)
- **saham_dengan_pembatasan_lock_up:** 0 (Agustus 2026)
- **saham_diblokir:** 0 (Agustus 2026)
- **saham_dalam_pinjaman:** 0 (Agustus 2026)
- **saham_dalam_sita:** 0 (Agustus 2026)
- **saham_dalam_tresuri:** 412.007.177 (Agustus 2026)
- **saham_dalam_eskrow:** 0 (Agustus 2026)
- **saham_dalam_titipan_kolektif:** 1.281.400 (Agustus 2026)
- **saham_dalam_penerbitan:** 0 (Agustus 2026)
- **saham_dalam_konversi:** 0 (Agustus 2026)
- **saham_dalam_penawaran_umum:** 0 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham PT Trinugraha Thohir Harmoni:** 750.962.700 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Persentase kepemilikan PT Trinugraha Thohir Harmoni:** 5,01% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah saham Paulus Totok Lusida (Komisaris Utama):** 400.000.000 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Persentase kepemilikan Paulus Totok Lusida:** 2,67% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah saham Benny Redjo Setyono (Direktur Utama):** 10.958.047 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Persentase kepemilikan Benny Redjo Setyono:** 0,07% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah saham Hartono Dinata (Direktur):** 1.049.130 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Persentase kepemilikan Hartono Dinata:** 0,01% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah saham masyarakat non-warkat (scripless):** 14.249.037.300 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Persentase kepemilikan masyarakat non-warkat:** 94,99% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah pemegang saham scripless:** 4.968 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah pemegang saham scripless bulan sebelumnya:** 5.078 (Juli 2026 (bulan sebelumnya))
- **Perubahan jumlah pemegang saham scripless:** -110 (Agustus 2026 vs Juli 2026)
- **Jumlah pemegang saham warkat (scrip):** 0 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Total jumlah pemegang saham:** 4.968 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Total jumlah pemegang saham bulan sebelumnya:** 5.078 (Juli 2026 (bulan sebelumnya))

### Capital structure

- Total saham tercatat: 15.000.000.000
- Saham tresuri: 412.007.177
- Free float: 89,5%
- Kepemilikan pengendali dan afiliasi: 0,07%, 2,67%, 0,01%
- Jumlah pemegang saham: 5.078 (4.968 beneficial owners, 110 direct shareholders)
- Kepemilikan direksi: 10.958.047 saham; komisaris: 1.049.130 saham
- Kepemilikan saham PT Trinugraha Thohir Harmoni tetap 750.962.700 saham (5,01%) pada Agustus 2026.
- Kepemilikan saham direksi dan komisaris tidak berubah pada Agustus 2026.
- Kepemilikan saham masyarakat non-warkat tetap 14.249.037.300 saham (94,99%) pada Agustus 2026.
- Jumlah pemegang saham scripless menurun dari 5.078 menjadi 4.968 (berkurang 110) pada Agustus 2026.

### Listing / regulatory

- Laporan bulanan disampaikan sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia, termasuk ketentuan free float (Peraturan I-A dan V.2).

### Analytical scenarios

- **Struktur kepemilikan** [explicit_fact, high]: Laporan menunjukkan tidak ada perubahan jumlah saham tercatat, saham tresuri, free float, atau kepemilikan pengendali/afiliasi antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
  - Basis: Angka yang sama untuk bulan ini dan sebelumnya pada semua metrik utama.
- **Persentase saham tresuri** [derived_calculation, high]: Saham tresuri sebesar 412.007.177 dari total 15.000.000.000 saham setara dengan sekitar 2,75% dari total saham.
  - Basis: Rumus: (412.007.177 / 15.000.000.000) * 100 = 2,7467%
  - Assumptions: Total saham tercatat adalah 15.000.000.000.
- **Persentase kepemilikan direksi dan komisaris** [derived_calculation, high]: Kepemilikan direksi (10.958.047 saham) setara dengan 0,073% dari total saham; kepemilikan komisaris (1.049.130 saham) setara dengan 0,007%.
  - Basis: Rumus: (10.958.047 / 15.000.000.000) * 100 = 0,073%; Rumus: (1.049.130 / 15.000.000.000) * 100 = 0,007%
  - Assumptions: Total saham tercatat adalah 15.000.000.000.
- **Kepatuhan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Dengan free float 89,5%, perusahaan tampaknya memenuhi ketentuan minimum free float Bursa Efek Indonesia (biasanya 7,5% untuk papan utama).
  - Basis: Free float yang dilaporkan adalah 89,5%.
  - Assumptions: Ketentuan free float yang berlaku adalah sesuai Peraturan IDX I-A.
  - Caveats: Kepatuhan resmi perlu diverifikasi oleh Bursa Efek Indonesia.
- **Tidak ada aksi korporasi** [analyst_hypothesis, medium]: Tidak ada indikasi aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau buyback dalam laporan ini, karena struktur modal tidak berubah.
  - Basis: Tidak ada perubahan pada jumlah saham tercatat atau saham tresuri.
  - Caveats: Laporan ini hanya mencakup periode bulanan; aksi korporasi dapat terjadi di luar periode ini.
- **Klasifikasi investor** [explicit_fact, high]: Laporan mencakup klasifikasi investor berdasarkan data KSEI, termasuk jumlah saham untuk berbagai kategori seperti bank, perusahaan sekuritas, dana pensiun, asuransi, dan lainnya.
  - Basis: Angka-angka seperti 673.822.800, 433.098.300, 3.713.049.088, dll. untuk berbagai kategori.
- **Tanggung jawab laporan** [explicit_fact, high]: Laporan ini disusun dan disampaikan oleh Biro Administrasi Efek (PT Bintraco Dharma) dan ditandatangani secara elektronik oleh Corporate Secretary.
  - Basis: Pernyataan dalam dokumen tentang tanggung jawab dan tanda tangan elektronik.
- **Kepemilikan pengendali** [analyst_hypothesis, low]: Kepemilikan pengendali dan afiliasi sangat kecil (di bawah 3% gabungan), yang mungkin menunjukkan bahwa perusahaan tidak memiliki pengendali mayoritas atau saham tersebar luas.
  - Basis: Persentase kepemilikan pengendali dan afiliasi: 0,07%, 2,67%, 0,01%.
  - Assumptions: Kategori 'pengendali' dan 'afiliasi' didefinisikan sesuai peraturan IDX.
  - Caveats: Definisi pengendali mungkin berbeda; perlu analisis lebih lanjut.
- **Stabilitas kepemilikan** [explicit_fact, high]: Tidak ada perubahan jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham utama, direksi, komisaris, atau masyarakat antara Juli dan Agustus 2026.
  - Basis: Data pada tabel A, B, dan C menunjukkan jumlah saham yang sama untuk bulan sebelumnya dan bulan ini.
- **Penurunan jumlah pemegang saham** [derived_calculation, high]: Jumlah pemegang saham scripless menurun sebanyak 110, dari 5.078 menjadi 4.968, yang menunjukkan pengurangan jumlah investor ritel atau institusi.
  - Basis: Perhitungan: 5.078 - 4.968 = 110.
  - Assumptions: Penurunan hanya terjadi pada pemegang saham scripless; tidak ada pemegang warkat.
  - Caveats: Penyebab penurunan tidak dijelaskan dalam dokumen.
- **Konsolidasi kepemilikan** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan jumlah pemegang saham tanpa perubahan jumlah saham dapat mengindikasikan konsolidasi kepemilikan, misalnya penggabungan rekening atau penjualan oleh pemegang kecil.
  - Basis: Jumlah saham total tidak berubah, tetapi jumlah pemegang saham berkurang.
  - Assumptions: Tidak ada perubahan jumlah saham beredar.
  - Caveats: Hipotesis ini tidak didukung oleh data transaksi atau keterangan lain dalam dokumen.
- **Tidak ada aksi korporasi** [explicit_fact, high]: Laporan ini tidak menyebutkan adanya aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau perubahan struktur modal.
  - Basis: Dokumen hanya berisi data kepemilikan saham dan jumlah pemegang saham.
  - Caveats: Laporan bulanan ini mungkin tidak mencakup semua informasi aksi korporasi.
- **Kepemilikan mayoritas masyarakat** [explicit_fact, high]: Masyarakat non-warkat memiliki 94,99% saham, menjadikan mereka pemegang saham dominan, sementara pemegang saham 5% atau lebih hanya memiliki 5,01%.
  - Basis: Data pada tabel C: 14.249.037.300 saham (94,99%) dan tabel A: 750.962.700 saham (5,01%).
- **Total saham beredar** [derived_calculation, medium]: Total saham beredar dapat dihitung dari penjumlahan kepemilikan pemegang saham 5% atau lebih dan masyarakat, yaitu 750.962.700 + 14.249.037.300 = 15.000.000.000 saham.
  - Basis: Penjumlahan saham pada tabel A dan C.
  - Assumptions: Tidak ada tumpang tindih antara kategori pemegang saham.
  - Caveats: Angka ini tidak dinyatakan eksplisit dalam dokumen.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian yang teridentifikasi secara eksplisit dalam laporan ini.
- Penurunan jumlah pemegang saham scripless sebanyak 110 tanpa penjelasan penyebabnya.
- Tidak ada informasi mengenai transaksi saham oleh direksi atau komisaris yang mungkin mempengaruhi kepemilikan.
- Dokumen tidak mengungkapkan apakah ada perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan yang dapat mempengaruhi pengendalian.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material, sehingga dampak langsung terhadap harga saham diperkirakan rendah.
- Penurunan jumlah pemegang saham scripless dapat menjadi perhatian bagi investor yang memantau likuiditas atau distribusi kepemilikan.
- Kepatuhan free float yang tinggi (89,5%) menunjukkan pemenuhan regulasi, namun tidak ada indikasi aksi korporasi yang dapat mempengaruhi harga.

---

## CBDK

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan adanya perubahan material pada struktur permodalan, kepemilikan saham pengendali, direksi, komisaris, atau treasury stock. Tidak ada transaksi material, perubahan pengurus, atau aksi korporasi lain yang teridentifikasi dari dokumen yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, diumumkan pada 4 September 2026.
- Total saham ditempatkan dan disetor penuh: 5.668.944.500 saham.
- Komposisi kepemilikan saham per 31 Agustus 2026: PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (pengendali) memiliki 4.947.011.240 saham (87,27%).
- Treasury stock per 31 Agustus 2026: 30.171.700 saham (0,53%).
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan <5%: 28.345 pihak, total 691.761.560 saham (12,20%).
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan >=5%: 1 pihak (PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk).
- Tidak ada perubahan kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris (masing-masing 0 saham).
- Tidak ada perubahan jumlah saham treasury stock dari bulan sebelumnya (Agustus: 30.171.700 saham vs Juli: 28.589.700 saham).
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (5.668.944.500 saham) dan jumlah saham dasar (20.408.200.000 saham).

### Key financial figures

- **Jumlah Saham Dasar:** 20.408.200.000 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh:** 5.668.944.500 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Saham Treasury Stock:** 30.171.700 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Saham Pengendali (PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk):** 4.947.011.240 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Saham Publik (<5%):** 691.761.560 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Pemegang Saham Publik (<5%):** 28.345 (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Treasury stock meningkat dari 28.589.700 saham (Juli 2026) menjadi 30.171.700 saham (Agustus 2026), atau bertambah 1.582.000 saham (0,03% dari total saham).
- Jumlah pemegang saham publik (<5%) menurun dari 28.511 pihak (Juli 2026) menjadi 28.345 pihak (Agustus 2026).
- Jumlah saham publik (<5%) menurun dari 693.343.560 saham (Juli 2026) menjadi 691.761.560 saham (Agustus 2026).

### Analytical scenarios

- **Peningkatan treasury stock** [analyst_hypothesis, medium]: Peningkatan treasury stock sebesar 1.582.000 saham pada Agustus 2026 menunjukkan adanya aktivitas pembelian kembali saham oleh emiten. Namun, laporan tidak menyebutkan tujuan atau nilai transaksi pembelian kembali tersebut.
  - Basis: Treasury stock per 31 Juli 2026: 28.589.700 saham; Treasury stock per 31 Agustus 2026: 30.171.700 saham
  - Assumptions: Selisih treasury stock dianggap sebagai pembelian kembali saham oleh emiten.
  - Caveats: Laporan tidak menyebutkan tanggal transaksi, harga, atau nilai pembelian kembali.; Pembelian kembali saham dapat dilakukan melalui mekanisme lain yang tidak tercermin dalam laporan ini.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Peningkatan treasury stock dapat mempengaruhi likuiditas saham di pasar, namun dampaknya tidak dapat diukur dari laporan ini.

### Items to monitor

- Perubahan jumlah pemegang saham dan treasury stock dapat mempengaruhi struktur kepemilikan dan likuiditas saham.
- Tidak ada indikasi perubahan pengendali atau perubahan material lainnya.

---

## CBRE

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) melaporkan gugatan wanprestasi dari vendor pemeliharaan kapal yang diajukan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Perusahaan telah melunasi seluruh tagihan yang diperselisihkan langsung kepada vendor dan sedang bernegosiasi dengan kuasa hukum Navios Control Services Pte. Ltd. untuk penyelesaian damai dan pencabutan gugatan. Manajemen menyatakan tidak ada dampak material terhadap operasional, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha. Pengumuman ini merupakan keterbukaan informasi awal atas peristiwa litigasi, bukan aksi korporasi atau perubahan struktur modal.

### Material changes

- Pada 2 September 2026, CBRE menerima surat panggilan sidang terkait gugatan wanprestasi dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
- Gugatan diajukan sehubungan dengan outstanding tagihan untuk kebutuhan pemeliharaan kapal yang sebelumnya dikelola melalui pihak ketiga ship management.
- CBRE telah melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas tagihan dimaksud.
- CBRE telah menyelesaikan seluruh outstanding tagihan secara langsung kepada vendor.
- Saat ini CBRE sedang berkomunikasi dan bernegosiasi dengan kuasa hukum Navios Control Services Pte. Ltd. untuk penyelesaian secara musyawarah dan mufakat, termasuk mediasi dan upaya pencabutan gugatan.
- CBRE menyatakan gugatan tidak berdampak terhadap kegiatan operasional.
- CBRE menyatakan tidak ada outstanding kewajiban pembayaran sehubungan dengan pokok permasalahan.
- CBRE tidak memperkirakan adanya dampak material terhadap kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha.
- CBRE telah menyampaikan klarifikasi kepada publik melalui situs web pada 2 September 2026.
- Sampai tanggal keterbukaan informasi, CBRE telah melakukan pelunasan atas seluruh utang pokok atau outstanding yang ditagihkan.
- Direksi dan Dewan Komisaris menyatakan informasi yang disampaikan telah disusun berdasarkan informasi dan fakta yang diketahui sampai tanggal penerbitan.

### Listing / regulatory

- Laporan ini disampaikan untuk memenuhi POJK No. 31/POJK.04/2015 sebagaimana diubah dengan POJK No. 45 Tahun 2024.

### Analytical scenarios

- **Gugatan wanprestasi** [explicit_fact, high]: CBRE menerima gugatan wanprestasi terkait tagihan pemeliharaan kapal yang diajukan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
  - Basis: Surat panggilan sidang diterima pada 2 September 2026; Gugatan terkait outstanding tagihan pemeliharaan kapal
- **Pelunasan tagihan** [explicit_fact, high]: CBRE telah melunasi seluruh tagihan yang ditagihkan langsung kepada vendor.
  - Basis: Pernyataan dalam keterbukaan informasi: 'telah menyelesaikan seluruh outstanding tagihan secara langsung kepada pihak vendor'
- **Negosiasi penyelesaian** [explicit_fact, high]: CBRE sedang bernegosiasi dengan kuasa hukum Navios Control Services Pte. Ltd. untuk penyelesaian damai dan pencabutan gugatan.
  - Basis: Komunikasi dan negosiasi dengan kuasa hukum Navios Control Services Pte. Ltd.
- **Dampak operasional** [explicit_fact, high]: Manajemen menyatakan gugatan tidak berdampak pada kegiatan operasional dan tidak ada dampak material pada kondisi keuangan atau kelangsungan usaha.
  - Basis: Pernyataan manajemen dalam dokumen
  - Caveats: Klaim manajemen, belum diverifikasi secara independen
- **Potensi dampak litigasi** [analyst_hypothesis, low]: Meskipun tagihan telah dilunasi, gugatan masih berjalan dan dapat menimbulkan biaya hukum atau kewajiban tambahan jika tidak diselesaikan secara damai.
  - Basis: Gugatan masih dalam proses, negosiasi untuk pencabutan gugatan
  - Assumptions: Biaya hukum atau ganti rugi mungkin timbul
  - Caveats: Belum ada informasi kuantitatif mengenai potensi biaya
- **Risiko reputasi** [analyst_hypothesis, low]: Gugatan wanprestasi dapat mempengaruhi reputasi perusahaan di mata pemasok atau mitra bisnis, meskipun telah dilunasi.
  - Basis: Pemberitaan mengenai gugatan telah diklarifikasi
  - Assumptions: Reputasi dapat terpengaruh oleh litigasi
  - Caveats: Tidak ada data kuantitatif untuk mengukur dampak reputasi

### Risks / uncertainties

- Gugatan wanprestasi masih berjalan; penyelesaian damai belum tercapai.
- Potensi biaya hukum atau kewajiban tambahan dari proses litigasi.
- Ketidakpastian hasil negosiasi dengan Navios Control Services Pte. Ltd.
- Klaim manajemen tentang tidak adanya dampak material belum diverifikasi secara independen.

### Items to monitor

- Peristiwa litigasi dapat mempengaruhi persepsi risiko perusahaan, meskipun manajemen menyatakan tidak ada dampak material.
- Hasil negosiasi dengan Navios Control Services Pte. Ltd. dapat mempengaruhi penyelesaian gugatan dan potensi biaya tambahan.
- Klarifikasi publik yang telah disampaikan dapat mempengaruhi sentimen pasar terhadap saham CBRE.

---

## CMNT

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) mengumumkan perubahan susunan pengurus pada entitas anaknya, PT Karsa Primapermata Nusa, berdasarkan Akta No. 2 tanggal 2 September 2026. Perubahan ini meliputi penunjukan Felix Vincent Ang sebagai Direktur Utama, Tjhin Ten Chun sebagai Direktur, dan Lian Pongoh sebagai Komisaris. Emiten menyatakan tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha. Pengumuman ini merupakan pengumuman awal dan tidak terkait dengan aksi korporasi lain, ekspansi, pendanaan, atau perubahan struktur modal.

### Material changes

- Perubahan susunan pengurus PT Karsa Primapermata Nusa, entitas anak PT Cemindo Gemilang Tbk, dituangkan dalam Akta No. 2 tanggal 2 September 2026 di hadapan notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn.
- Susunan direksi baru PT Karsa Primapermata Nusa: Felix Vincent Ang sebagai Direktur Utama dan Tjhin Ten Chun sebagai Direktur.
- Susunan dewan komisaris baru PT Karsa Primapermata Nusa: Lian Pongoh sebagai Komisaris.
- Perubahan pengurus ini dikategorikan sebagai informasi atau fakta material lainnya oleh Perseroan.
- Perseroan menyatakan tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha.
- Laporan ini disampaikan kepada OJK dan BEI pada tanggal 2 September 2026.
- Dasar pelaporan: POJK No. 31/POJK.04/2015 dan Pasal 52 POJK No. 45 Tahun 2024.
- Laporan ditandatangani oleh Presiden Direktur Surindro Kalbu Adi dan Direktur Ameesh Anand.

### Management / control changes

- Perubahan direksi dan dewan komisaris PT Karsa Primapermata Nusa: Felix Vincent Ang sebagai Direktur Utama, Tjhin Ten Chun sebagai Direktur, dan Lian Pongoh sebagai Komisaris.

### Listing / regulatory

- Pelaporan ke OJK dan BEI sesuai POJK No. 31/POJK.04/2015 dan Pasal 52 POJK No. 45 Tahun 2024.

### Analytical scenarios

- **Perubahan pengurus** [explicit_fact, high]: Susunan pengurus PT Karsa Primapermata Nusa berubah, dengan Felix Vincent Ang sebagai Direktur Utama, Tjhin Ten Chun sebagai Direktur, dan Lian Pongoh sebagai Komisaris.
  - Basis: Akta No. 2 tanggal 2 September 2026
- **Dampak material** [explicit_fact, high]: Perseroan menyatakan tidak ada dampak material terhadap operasional, hukum, keuangan, dan kelangsungan usaha.
  - Basis: Pernyataan dalam laporan
  - Caveats: Klaim emiten, belum diverifikasi secara independen
- **Alasan perubahan** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan pengurus mungkin terkait dengan rotasi manajemen atau penyesuaian strategi, namun tidak ada informasi lebih lanjut.
  - Basis: Perubahan susunan pengurus tanpa penjelasan alasan
  - Assumptions: Perubahan pengurus biasanya untuk kepentingan operasional
  - Caveats: Tidak ada data pendukung
- **Potensi dampak** [analyst_hypothesis, low]: Meskipun dinyatakan tidak material, perubahan pengurus anak usaha dapat mempengaruhi operasional anak usaha di masa depan, namun belum dapat dipastikan.
  - Basis: Perubahan manajemen sering berdampak pada arah operasional
  - Assumptions: Manajemen baru mungkin membawa perubahan
  - Caveats: Tidak ada indikasi dampak spesifik

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai alasan perubahan pengurus
- Tidak ada detail mengenai latar belakang atau pengalaman pengurus baru
- Tidak ada informasi mengenai apakah perubahan ini memerlukan persetujuan pemegang saham atau regulator

---

## CMPP

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

Pengumuman ini adalah Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode Agustus 2026 yang disampaikan oleh PT CMPP (AirAsia Indonesia Tbk). Laporan ini bersifat rutin dan berisi data kepemilikan saham, komposisi pemegang saham, serta informasi free float. Berdasarkan evidence yang tersedia, tidak teridentifikasi adanya perubahan material pada struktur kepemilikan saham, pengendali, atau komposisi direksi dan komisaris. Namun, perlu dicatat bahwa data yang diekstraksi dari PDF tidak lengkap dan sebagian tidak terbaca dengan jelas, sehingga analisis ini hanya berdasarkan informasi yang tersedia.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode Agustus 2026, disampaikan oleh PT CMPP (AirAsia Indonesia Tbk) pada 4 September 2026.
- Laporan mencakup informasi kepemilikan saham oleh Direksi, Komisaris, Afiliasi, Pengendali, dan pemegang saham lainnya.
- Data kepemilikan saham untuk Direksi dan Komisaris tercatat 0 saham (0%) baik pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Terdapat pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%: PT Fersindo Nusaperkasa (46,16%), AIRASIA AVIATION GROUP LIMITED (46,25%), dan Reza Viryawan (7,58%).
- Jumlah saham treasury tercatat 1.138.000 saham (0,01%) pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Total saham yang tercatat (scripless) adalah 10.685.124.441 saham, dengan free float sebesar 7,58%.
- Tidak ada perubahan jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham utama antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Laporan ditandatangani oleh Corporate Secretary, Liza Nur Azizah, pada 4 September 2026.

### Key financial figures

- **Jumlah Saham Treasury:** 1.138.000 (Agustus 2026 dan sebelumnya)
- **Kepemilikan Saham PT Fersindo Nusaperkasa:** 4.931.915.000 saham (46,16%) (Agustus 2026 dan sebelumnya)
- **Kepemilikan Saham AIRASIA AVIATION GROUP LIMITED:** 4.942.013.300 saham (46,25%) (Agustus 2026 dan sebelumnya)
- **Kepemilikan Saham Reza Viryawan:** 810.058.141 saham (7,58%) (Agustus 2026 dan sebelumnya)
- **Total Saham Tercatat (Scripless):** 10.685.124.441 saham (Agustus 2026 dan sebelumnya)
- **Free Float:** 7,58% (Agustus 2026 dan sebelumnya)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada susunan Direksi dan Komisaris yang teridentifikasi dari evidence. Nama-nama yang tercantum: Direksi: Ahmad Farouk, Luh Mega; Komisaris: Raden Achmad Sabam Hutajulu, Julianto Sidarto, Gede Putri AlBin (jabatan tidak jelas).

### Capital structure

- Tidak ada perubahan material pada struktur permodalan yang teridentifikasi. Jumlah saham treasury dan kepemilikan pemegang saham utama tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.

### Listing / regulatory

- Laporan ini disampaikan sebagai pemenuhan kewajiban pelaporan rutin kepada Bursa Efek Indonesia.

### Analytical scenarios

- **Total saham beredar di luar treasury** [derived_calculation, medium]: Berdasarkan data yang tersedia, total saham tercatat (scripless) adalah 10.685.124.441 saham, dan treasury stock adalah 1.138.000 saham. Dengan asumsi tidak ada saham lain yang dikeluarkan dari perhitungan, total saham beredar (di luar treasury) adalah 10.683.986.441 saham. Ini adalah perhitungan turunan dan bukan angka yang dinyatakan langsung dalam laporan.
  - Basis: Total saham scripless: 10.685.124.441; Treasury stock: 1.138.000
  - Assumptions: Tidak ada saham lain yang dikeluarkan dari perhitungan selain treasury stock.
  - Caveats: Angka ini tidak dinyatakan secara eksplisit dalam laporan dan hanya merupakan estimasi berdasarkan data yang tersedia.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari evidence yang tersedia. Namun, perlu dicatat bahwa data yang diekstraksi dari PDF tidak lengkap dan sebagian tidak terbaca dengan jelas, sehingga analisis ini hanya berdasarkan informasi yang tersedia.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan adanya perubahan material pada struktur kepemilikan atau pengendalian perusahaan. Investor mungkin tidak perlu merespons secara khusus terhadap pengumuman ini.

---

## CSMI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

CSMI menanggapi permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-11268/BEI.PP2/09-2026 tanggal 2 September 2026. Perusahaan mengoperasikan 4 outlet NWS Chicken di Jawa dan Sumatera, membukukan kenaikan pendapatan namun masih rugi usaha dan rugi bersih per 30 Juni 2026. Kas dan setara kas hanya Rp237,65 juta, dengan utang usaha Rp1,7 miliar, utang lain-lain kepada PT Cipta Swadaya Murni Rp25,1 miliar, dan beban akrual gaji Rp5,7 miliar. Manajemen menyatakan operasional tetap berjalan, tidak ada kontrak material, perkara hukum, atau informasi material lain yang belum diungkapkan, dan pergerakan harga saham dianggap murni mekanisme pasar.

### Material changes

- CSMI menerima Surat Bursa No. S-11268/BEI.PP2/09-2026 tanggal 2 September 2026 berisi permintaan penjelasan bursa.
- CSMI menyampaikan tanggapan melalui surat nomor 001/OL/CSM-DIR/IX/2026 tanggal 4 September 2026, ditandatangani Direktur Radino Miharjo.
- Perusahaan mengoperasikan 4 outlet restoran cepat saji dengan brand NWS Chicken di Jawa dan Sumatera.
- Rencana pembukaan outlet baru tahun 2026 belum final, menunggu evaluasi kinerja outlet eksisting dan kondisi pasar.
- Fokus strategis 2026 adalah optimalisasi operasional dan kajian pengembangan bisnis baru.
- Perusahaan masih dalam proses pendaftaran brand dan menghadapi isu kesamaan nama dengan merek lain.
- Kenaikan pendapatan per 30 Juni 2026 didorong pertumbuhan volume penjualan, strategi pemasaran, dan perbaikan daya beli konsumen.
- Rugi usaha dan rugi bersih per 30 Juni 2026 disebabkan tingginya beban operasional, penyesuaian biaya, dan investasi ekspansi yang belum terkompensasi pendapatan.
- Kas dan setara kas per 30 Juni 2026 sebesar Rp237,65 juta.
- Utang usaha per 30 Juni 2026 sebesar Rp1,7 miliar.
- Utang lain-lain kepada PT Cipta Swadaya Murni per 30 Juni 2026 sebesar Rp25,1 miliar, digunakan untuk tambahan modal kerja dengan jangka waktu dan bunga yang disepakati wajar.
- Beban akrual gaji, insentif, dan tunjangan per 30 Juni 2026 sebesar Rp5,7 miliar, merupakan pencadangan kewajiban hak normatif karyawan yang belum jatuh tempo.
- Sumber dana pelunasan utang usaha dan kewajiban karyawan berasal dari arus kas operasional internal.
- Estimasi pelunasan utang lain-lain direncanakan dari arus kas operasional masa mendatang atau opsi refinancing.
- Perusahaan memitigasi risiko likuiditas dengan mempercepat penagihan piutang, negosiasi ulang jadwal pembayaran dengan pemasok, dan menyiapkan fasilitas pendanaan dari lembaga keuangan.
- Manajemen menyatakan tidak ada kontrak material, sumber pendapatan baru, atau transaksi material lain yang belum diungkapkan.
- Tidak ada perkara hukum material yang dihadapi Perusahaan, Anak Usaha, Direksi, atau Dewan Komisaris yang belum diungkapkan.
- Manajemen tidak mengetahui informasi material di media massa yang belum dilaporkan atau memerlukan klarifikasi.
- Manajemen berpendapat pergerakan harga saham murni akibat dinamika permintaan dan penawaran di pasar sekunder serta sentimen makro.
- Tidak ada informasi atau fakta material lainnya yang belum diungkapkan Perusahaan.

### Key financial figures

- **kas_dan_setara_kas:** 237.65 (30 Juni 2026)
- **utang_usaha:** 1.7 (30 Juni 2026)
- **utang_lain_lain_kepada_pt_cipta_swadaya_murni:** 25.1 (30 Juni 2026)
- **beban_akrual_gaji_insentif_dan_tunjangan:** 5.7 (30 Juni 2026)

### Expansion projects

- Rencana pembukaan outlet baru tahun 2026 belum final, menunggu evaluasi kinerja outlet eksisting, kondisi pasar, dan kelayakan lokasi.
- Fokus strategis 2026 adalah optimalisasi operasional bisnis eksisting dan kajian potensi pengembangan bisnis baru.
- Pengembangan NWS Chicken dilakukan secara bertahap.
- Investasi pada ekspansi bisnis disebut sebagai salah satu penyebab rugi, namun nilai investasi tidak diungkapkan.

### Listing / regulatory

- Perusahaan menanggapi permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) berdasarkan Surat Bursa No. S-11268/BEI.PP2/09-2026.
- Perusahaan masih dalam proses pendaftaran brand di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan menghadapi isu kesamaan nama dengan merek lain.

### Analytical scenarios

- **Rasio utang terhadap kas** [derived_calculation, medium]: Total utang usaha dan utang lain-lain (Rp1,7 miliar + Rp25,1 miliar = Rp26,8 miliar) jauh lebih besar dari kas yang tersedia (Rp237,65 juta), menunjukkan ketergantungan pada arus kas operasional atau refinancing.
  - Basis: Angka utang usaha dan utang lain-lain dari jawaban poin 2h dan 2j, serta kas dari poin 2f
  - Assumptions: Angka utang lain-lain hanya mencakup utang kepada PT Cipta Swadaya Murni, tidak termasuk utang lain-lain lainnya.
  - Caveats: Perhitungan ini hanya menggunakan angka yang disebutkan dan tidak memperhitungkan aset lancar lain atau kewajiban lain.
- **Keberlanjutan usaha** [analyst_hypothesis, low]: Dengan kas yang sangat rendah dan utang yang besar, terdapat risiko likuiditas, namun manajemen menyatakan memiliki strategi mitigasi seperti percepatan penagihan piutang dan fasilitas pendanaan.
  - Basis: Jawaban poin 2f, 2g, 2k
  - Assumptions: Manajemen mampu merealisasikan strategi mitigasi tersebut.
  - Caveats: Belum ada bukti konkret mengenai efektivitas strategi mitigasi atau ketersediaan fasilitas pendanaan.
- **Pendaftaran merek** [analyst_hypothesis, low]: Isu kesamaan nama dengan merek lain dapat menghambat pendaftaran brand dan berpotensi mempengaruhi operasional atau ekspansi jika tidak diselesaikan.
  - Basis: Jawaban poin 1i
  - Assumptions: Isu tersebut belum terselesaikan dan dapat berdampak pada kelanjutan penggunaan brand.
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai dampak hukum atau operasional dari isu tersebut.
- **Pergerakan harga saham** [analyst_hypothesis, low]: Manajemen mengaitkan pergerakan harga saham dengan mekanisme pasar dan sentimen makro, namun tidak memberikan analisis fundamental atau faktor spesifik perusahaan.
  - Basis: Jawaban poin 6
  - Assumptions: Tidak ada faktor spesifik perusahaan yang mempengaruhi harga saham.
  - Caveats: Pernyataan manajemen bersifat umum dan tidak didukung data.

### Risks / uncertainties

- Risiko likuiditas akibat kas yang rendah (Rp237,65 juta) dan utang yang besar (Rp26,8 miliar dari utang usaha dan utang lain-lain).
- Risiko keberlanjutan usaha karena masih membukukan rugi dan beban operasional tinggi.
- Risiko hukum terkait pendaftaran merek yang menghadapi isu kesamaan nama.
- Risiko ketergantungan pada arus kas operasional untuk pelunasan utang, yang belum pasti.
- Risiko fluktuasi daya beli masyarakat dan inflasi yang dapat mempengaruhi pendapatan.
- Risiko persaingan usaha yang ketat, meskipun manajemen mengklaim pangsa pasar tetap.

### Items to monitor

- Likuiditas perusahaan sangat tipis (kas Rp237,65 juta) dengan kewajiban jangka pendek yang besar, sehingga kemampuan membayar utang dan menjalankan operasional bergantung pada arus kas dan akses pendanaan.
- Perusahaan masih merugi dan rencana ekspansi belum final, sehingga prospek pertumbuhan jangka pendek terbatas.
- Isu pendaftaran merek yang belum tuntas dapat menjadi hambatan operasional atau ekspansi.
- Manajemen menyatakan tidak ada informasi material lain yang belum diungkapkan, namun pergerakan harga saham yang signifikan dapat memicu volatilitas.

---

## CUAN

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

CUAN mengumumkan bahwa perusahaan sedang dalam tahap negosiasi terkait rencana pengambilalihan PT Singaraja Putra Tbk. Pengumuman ini bersifat awal dan belum ada kesepakatan final. Rincian nilai transaksi, struktur, dan dampak belum diungkapkan.

### Material changes

- Rencana pengambilalihan PT Singaraja Putra Tbk oleh CUAN
- Pengumuman negosiasi sehubungan dengan rencana pengambilalihan tersebut

### Corporate actions

- Pengambilalihan (akuisisi) PT Singaraja Putra Tbk

### Analytical scenarios

- **Potensi perubahan pengendalian pada PT Singaraja Putra Tbk** [analyst_hypothesis, low]: Jika pengambilalihan selesai, CUAN dapat menjadi pengendali baru PT Singaraja Putra Tbk. Namun, belum ada rincian mengenai jumlah saham yang akan diambil alih atau mekanisme transaksi.
  - Basis: Judul pengumuman menyebut 'rencana pengambilalihan'
  - Assumptions: Negosiasi berhasil dan transaksi diselesaikan
  - Caveats: Belum ada perjanjian final atau persetujuan dari pemegang saham/regulator; Rincian transaksi belum diungkapkan

### Risks / uncertainties

- Negosiasi dapat gagal atau berubah tanpa pemberitahuan lebih lanjut
- Ketidakpastian nilai dan struktur transaksi
- Potensi dampak regulasi dan persetujuan dari otoritas terkait

### Items to monitor

- Investor perlu memantau perkembangan negosiasi dan pengumuman lanjutan
- Potensi perubahan struktur kepemilikan pada PT Singaraja Putra Tbk

---

## DGWG

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) menerbitkan pemanggilan RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 28 September 2026 pukul 09:30 di Hotel Ibis Sunter, Meeting Room Crystal 1-3. Tanggal pencatatan (recording date) untuk pemegang saham yang berhak hadir adalah 3 September 2026. Agenda tunggal RUPSLB adalah persetujuan perubahan Anggaran Dasar. Surat pemanggilan bernomor 0001/DGWG-CORSEC/IX/2026, diterbitkan 4 September 2026 oleh Corporate Secretary Denny Loryta Davinci, merujuk pada surat pemberitahuan sebelumnya No. 0006/DGWG-CORSEC/VIII/2026 tanggal 20 Agustus 2026. Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai substansi perubahan AD, aksi korporasi, atau informasi keuangan dalam dokumen ini.

### Material changes

- DGWG akan menyelenggarakan RUPS Luar Biasa pada 28 September 2026 pukul 09:30 di Hotel Ibis Sunter, Meeting Room Crystal 1-3.
- Tanggal Daftar Pemegang Saham (recording date) yang berhak hadir dalam RUPS adalah 3 September 2026.
- Agenda tunggal RUPSLB adalah persetujuan perubahan Anggaran Dasar.
- Surat pemanggilan bernomor 0001/DGWG-CORSEC/IX/2026, diterbitkan 4 September 2026.
- Surat pemanggilan merujuk pada surat pemberitahuan sebelumnya No. 0006/DGWG-CORSEC/VIII/2026 tanggal 20 Agustus 2026.
- Corporate Secretary yang menandatangani adalah Denny Loryta Davinci.
- Dokumen dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan IDX dan tidak memerlukan tanda tangan.
- Tidak ada rincian mengenai substansi perubahan Anggaran Dasar yang diusulkan.
- Tidak ada agenda lain selain perubahan AD dalam RUPSLB ini.
- Lokasi RUPS telah diumumkan: Hotel Ibis Sunter, Meeting Room Crystal 1-3.
- Dokumen ini adalah pemanggilan resmi, bukan hasil RUPS.
- Tidak ada informasi mengenai aksi korporasi lain seperti rights issue, saham bonus, atau akuisisi dalam dokumen ini.

### Corporate actions

- Perubahan Anggaran Dasar (agenda RUPSLB)

### Analytical scenarios

- **Agenda RUPSLB** [explicit_fact, high]: Agenda tunggal RUPSLB adalah persetujuan perubahan Anggaran Dasar, tanpa rincian lebih lanjut.
  - Basis: Tabel agenda pada halaman 1 dan 3 dokumen
- **Potensi aksi korporasi** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan AD sering kali mendahului aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau perubahan kegiatan usaha, namun belum ada konfirmasi.
  - Basis: Agenda perubahan AD tanpa detail
  - Assumptions: Perubahan AD dapat terkait dengan aksi korporasi tertentu
  - Caveats: Belum ada informasi resmi mengenai substansi perubahan AD
- **Kepatuhan penyelenggaraan RUPS** [explicit_fact, high]: Pemanggilan dilakukan dengan tenggat waktu yang sesuai ketentuan, dengan recording date 3 September dan RUPS 28 September 2026.
  - Basis: Tanggal pemanggilan 4 September, recording date 3 September, RUPS 28 September

### Risks / uncertainties

- Substansi perubahan Anggaran Dasar tidak diungkapkan, sehingga tidak dapat dinilai dampaknya terhadap struktur modal atau kegiatan usaha.
- Tidak ada informasi mengenai persetujuan pemegang saham atau hasil RUPS; dokumen hanya pemanggilan.
- Potensi aksi korporasi lanjutan belum dapat dipastikan.

---

## DOOH

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) menyelenggarakan Public Expose Insidentil pada 4 September 2026 atas permintaan Bursa Efek Indonesia (BEI). Acara ini merupakan pengumuman awal yang memaparkan arah pengembangan usaha pasca masuknya pengendali baru, PT Sinergi Internasional Investama (SII). Perseroan mencanangkan transformasi menjadi holding company ekosistem AI dengan lima pilar: Data Centre AI, High Speed Internet, Fiber Optic, Submarine Cable, dan Green Energy (PLTS). Kinerja keuangan interim 1H 2026 menunjukkan total aset Rp406,508 miliar, ekuitas Rp309,534 miliar, pendapatan Rp84,269 miliar, dan laba periode berjalan Rp63,988 miliar. Manajemen memaparkan potensi pasar besar dan rencana ekspansi organik/non-organik, namun tidak mengungkapkan angka capex, target pendapatan, atau timeline spesifik. Rencana aksi korporasi akan diumumkan melalui keterbukaan informasi sesuai ketentuan OJK dan BEI.

### Material changes

- Public Expose Insidentil diselenggarakan atas permintaan PT Bursa Efek Indonesia pada 4 September 2026 di Jakarta.
- Pengendali baru Perseroan adalah PT Sinergi Internasional Investama (SII).
- Visi baru: 'Berkarya dan mencerdaskan bangsa dengan AI Ecosystem terlengkap di Indonesia'.
- Misi: membangun ekosistem AI melalui AI Infrastructure terlengkap: Data Centre AI, High Speed Internet, Fiber Optic, Submarine Cable, Green Energy (PLTS).
- DOOH akan menjadi holding company yang membangun ekosistem AI melalui pengembangan organik, non-organik, dan aksi korporasi pendukung.
- Rencana aksi korporasi akan diumumkan melalui keterbukaan informasi sesuai ketentuan OJK dan BEI.
- Perseroan menyatakan fundamental keuangan tetap terjaga sebagaimana Laporan Interim 30 Juni 2026.
- Transformasi 2021-2026: dari agensi media menjadi media owner nasional, menuju ekosistem AI.
- Pada 2023, Perseroan mengakuisisi PT Era Media Maju (EMM) untuk memperkuat portofolio.
- Pada 2024, Direksi baru dan segmen Event & Exhibition diluncurkan.
- Pada 2025, IP baru SSPACE Musik & Cinemagenda mendukung ekosistem periklanan dan kreatif.
- Pada 2026, pengendali baru SII menjadi pivot point pengembangan Perseroan.
- Laporan Keuangan Konsolidasian Interim 30 Juni 2026 tidak diaudit.
- Potensi pasar data centre Indonesia: nilai pasar USD 1,83 miliar (2026) menjadi USD 3,48 miliar (2031), CAGR 13,7%.
- Biaya konstruksi data centre di Indonesia USD 8-9 juta/MW, lebih kompetitif dibanding Singapura & Malaysia.
- Sekitar 57% kapasitas data centre terkonsentrasi di Jakarta.
- Pasar AI data centre global tumbuh dari USD 146 miliar (2025) menjadi USD 983 miliar (2034), CAGR ~23,7%.
- Microsoft berkomitmen USD 1,7 miliar untuk cloud & AI Indonesia; AWS dan Google Cloud mengoperasikan region domestik latensi <20 ms.
- Investasi tunggal AI-ready DC Jakarta USD 2,3 miliar (kampus 144 MW); kampus AI 500 MW berbasis energi terbarukan (BDx CGK4) dibangun.
- Pabrik AI Indosat-NVIDIA telah beroperasi; migrasi H100 ke Blackwell untuk inferensi generative AI.
- Penetrasi internet cepat rumah tangga baru ~21%; potensi pelanggan fixed broadband nasional ~40 juta rumah tangga pada 2030.
- 5G FWA tumbuh CAGR ~57% (2025-2030); FTTH tumbuh ~10% per tahun.
- Cakupan fiber fixed broadband 72% kecamatan (5.253 kecamatan, 2025); target pemerintah 82% pada 2026.
- Program nasional PLTS 100 GW diluncurkan Presiden 25 Agustus 2026; masuk revisi RUPTL PLN (sebelumnya ±17 GW).
- Potensi surya Indonesia ±3.200 GWp; bauran EBT target 17-21% (2026), 23% (2030), net zero 2060.
- Nilai investasi program PLTS 100 GWp ±USD 73 miliar (Rp 1.140 triliun); kebutuhan investasi transmisi ±48.000 km sirkuit & 108.000 MVA gardu baru.
- 33 GW BESS tahap awal; biaya listrik surya + BESS USD 0,08-0,20/kWh vs diesel USD 0,29-0,65/kWh.
- Hyperscaler (Microsoft, AWS, Google) mensyaratkan pasokan energi terbarukan; kontrak jangka panjang PLN + sertifikat EBT jadi standar.
- Seluruh rencana pengembangan tunduk pada kajian kelayakan, persetujuan korporasi, dan peraturan perundang-undangan.
- Materi Public Expose tidak dimaksudkan sebagai janji, proyeksi harga saham, atau ajakan bertransaksi.

### Key financial figures

- **Total Aset:** 345968 (FY 2025 (audited? tidak dinyatakan eksplisit; sumber slide 4, satuan juta Rupiah))
- **Total Aset:** 406508 (1H 2026 (interim, tidak diaudit, satuan juta Rupiah))
- **Total Ekuitas:** 241493 (FY 2025 (satuan juta Rupiah))
- **Total Ekuitas:** 309534 (1H 2026 (interim, tidak diaudit, satuan juta Rupiah))
- **Pendapatan:** 73485 (1H 2025 (satuan juta Rupiah))
- **Pendapatan:** 84269 (1H 2026 (interim, tidak diaudit, satuan juta Rupiah))
- **Laba Periode Berjalan:** 6632 (1H 2025 (satuan juta Rupiah))
- **Laba Periode Berjalan:** 63988 (1H 2026 (interim, tidak diaudit, satuan juta Rupiah))
- **Nilai pasar data centre Indonesia:** 1.83 (2026 (USD miliar))
- **Nilai pasar data centre Indonesia:** 3.48 (2031 (USD miliar))
- **Biaya konstruksi DC:** 8-9 (USD juta/MW, Indonesia)
- **Kapasitas data centre terkonsentrasi di Jakarta:** 57 (persen)
- **Pasar AI data centre global:** 146 (2025 (USD miliar))
- **Pasar AI data centre global:** 983 (2034 (USD miliar))
- **Komitmen Microsoft cloud & AI Indonesia:** 1.7 (USD miliar)
- **Investasi kampus AI 144 MW Jakarta:** 2.3 (USD miliar)
- **Potensi pelanggan fixed broadband nasional 2030:** 40 (juta rumah tangga)
- **Cakupan fiber fixed broadband:** 72 (persen kecamatan (5.253 kecamatan, 2025))
- **Nilai investasi program PLTS 100 GWp:** 73 (USD miliar (Rp 1.140 triliun))
- **Kebutuhan investasi transmisi:** 48000 (km sirkuit)
- **Kebutuhan investasi transmisi:** 108000 (MVA gardu baru)
- **BESS tahap awal:** 33 (GW)
- **Biaya listrik surya + BESS:** 0.08-0.20 (USD/kWh)
- **Biaya listrik diesel:** 0.29-0.65 (USD/kWh)

### Corporate actions

- Pengendali baru SII masuk, menjadi pivot point pengembangan Perseroan.
- DOOH akan menjadi holding company untuk ekosistem AI.
- Rencana ekspansi organik: pengembangan usaha dan aset yang dimiliki serta sinergi komersial dengan ekosistem Grup SII.
- Rencana ekspansi non-organik: penyertaan dan/atau akuisisi pada perusahaan yang sejalan dengan lima pilar Visi & Misi.
- Perseroan merencanakan sejumlah aksi korporasi untuk mendukung ekspansi; rincian akan diumumkan melalui keterbukaan informasi.
- Akuisisi PT Era Media Maju (EMM) pada 2023 (historis).

### Expansion projects

- Tidak ada angka capex spesifik yang diungkapkan dalam dokumen.
- Rencana ekspansi organik dan non-organik untuk membangun ekosistem AI, tetapi tanpa nilai atau timeline.
- Potensi pasar data centre: kapasitas tumbuh ~2,5x dalam lima tahun, nilai pasar USD 1,83 miliar (2026) ke USD 3,48 miliar (2031).
- Pasar AI data centre Indonesia diproyeksikan tumbuh ~6x menuju 2035.
- Program PLTS 100 GW senilai ±USD 73 miliar membuka peluang investasi.
- Kebutuhan investasi transmisi: ±48.000 km sirkuit dan 108.000 MVA gardu baru.

### Management / control changes

- Pengendali baru: PT Sinergi Internasional Investama (SII).
- Direksi baru pada 2024 (disebutkan dalam timeline transformasi).

### Listing / regulatory

- IPO di BEI dengan kode DOOH pada 2023.
- Public Expose Insidentil atas permintaan BEI.
- Rencana aksi korporasi akan diumumkan melalui keterbukaan informasi sesuai ketentuan OJK dan BEI.

### Analytical scenarios

- **Pertumbuhan laba vs pendapatan** [derived_calculation, medium]: Laba periode berjalan 1H 2026 sebesar Rp63,988 miliar, meningkat drastis dari Rp6,632 miliar pada 1H 2025 (kenaikan ~865%). Pendapatan naik dari Rp73,485 miliar menjadi Rp84,269 miliar (kenaikan ~14,7%). Kenaikan laba tidak proporsional dengan kenaikan pendapatan, mengindikasikan faktor lain seperti pendapatan non-operasional atau penurunan beban.
  - Basis: Laba periode berjalan 1H 2026: Rp63,988 juta; Laba periode berjalan 1H 2025: Rp6,632 juta; Pendapatan 1H 2026: Rp84,269 juta; Pendapatan 1H 2025: Rp73,485 juta
  - Assumptions: Kenaikan laba tidak proporsional dengan kenaikan pendapatan, mengindikasikan faktor lain seperti pendapatan non-operasional atau penurunan beban.
  - Caveats: Data tidak diaudit dan hanya ringkasan; rincian laporan keuangan tidak tersedia dalam dokumen.
- **Risiko eksekusi transformasi** [analyst_hypothesis, medium]: Transformasi dari media owner ke holding company ekosistem AI melibatkan ekspansi ke sektor padat modal (data centre, kabel laut, PLTS) yang membutuhkan pendanaan besar. Tanpa angka capex atau sumber pendanaan yang jelas, terdapat risiko eksekusi yang signifikan. Keberhasilan bergantung pada kemampuan Perseroan mendapatkan pendanaan dan mitra strategis.
  - Basis: Visi baru mencakup lima pilar infrastruktur besar; Tidak ada angka capex atau pendanaan dalam dokumen
  - Assumptions: Ekspansi non-organik memerlukan akuisisi yang mahal.
  - Caveats: Manajemen belum memberikan rincian rencana pendanaan.
- **Potensi dilusi atau utang baru** [analyst_hypothesis, low]: Aksi korporasi pendukung ekspansi dapat mencakup penerbitan saham baru atau utang, yang berpotensi mendilusi pemegang saham atau meningkatkan leverage. Namun, tidak ada informasi spesifik mengenai struktur modal atau rencana pendanaan.
  - Basis: Rencana aksi korporasi disebutkan tetapi tidak dirinci
  - Assumptions: Ekspansi besar biasanya memerlukan pendanaan eksternal.
  - Caveats: Tidak ada konfirmasi dari manajemen.
- **Sensitivitas terhadap komoditas dan FX** [analyst_hypothesis, low]: Proyek infrastruktur seperti data centre dan PLTS memiliki sensitivitas terhadap harga komoditas (misalnya nikel untuk baterai, silikon untuk panel surya) dan nilai tukar USD karena banyak biaya dalam dolar. Dokumen tidak menyebutkan eksposur spesifik.
  - Basis: Biaya konstruksi DC dalam USD; Investasi PLTS dalam USD
  - Assumptions: Fluktuasi USD/IDR dapat mempengaruhi biaya dan pendapatan.
  - Caveats: Tidak ada pengungkapan manajemen tentang lindung nilai.
- **Kompetisi dan konsentrasi pasar** [analyst_hypothesis, medium]: Pasar data centre Indonesia didominasi oleh hyperscaler global dan pemain besar; DOOH sebagai pendatang baru mungkin menghadapi hambatan masuk yang tinggi. Namun, potensi pertumbuhan pasar yang besar (CAGR 13,7%) memberikan ruang.
  - Basis: Hyperscaler Microsoft, AWS, Google Cloud telah aktif; Kapasitas DC terkonsentrasi 57% di Jakarta
  - Assumptions: DOOH perlu diferensiasi atau kemitraan untuk bersaing.
  - Caveats: Tidak ada analisis kompetitif dari manajemen.
- **Ketergantungan pada kebijakan pemerintah** [analyst_hypothesis, medium]: Proyek PLTS dan konektivitas sangat bergantung pada kebijakan pemerintah (RUPTL, target bauran EBT, program 100 GW). Perubahan kebijakan dapat mempengaruhi kelayakan proyek.
  - Basis: Program PLTS 100 GW diluncurkan pemerintah; Target bauran EBT ditetapkan pemerintah
  - Assumptions: Kebijakan dapat berubah seiring pergantian pemerintahan.
  - Caveats: Manajemen tidak menyebutkan risiko ini secara eksplisit.

### Risks / uncertainties

- Rencana ekspansi belum memiliki rincian pendanaan dan timeline.
- Aksi korporasi akan diumumkan kemudian, sehingga belum ada kepastian.
- Proyek infrastruktur padat modal dengan risiko eksekusi tinggi.
- Ketergantungan pada kebijakan pemerintah (PLTS, RUPTL).
- Persaingan ketat di pasar data centre dari hyperscaler global.
- Fluktuasi nilai tukar USD dan harga komoditas.
- Laporan keuangan interim tidak diaudit.
- Materi presentasi bukan merupakan janji atau proyeksi.

### Items to monitor

- Kapasitas data centre Indonesia diproyeksikan tumbuh ~2,5x dalam lima tahun.
- Nilai pasar data centre Indonesia: USD 1,83 miliar (2026) → USD 3,48 miliar (2031), CAGR 13,7%.
- Pasar AI data centre global: USD 146 miliar (2025) → USD 983 miliar (2034), CAGR ~23,7%.
- Pasar AI data centre Indonesia diproyeksikan tumbuh ~6x menuju 2035.
- Penetrasi internet cepat rumah tangga baru ~21%; potensi 40 juta rumah tangga pada 2030.
- Program PLTS 100 GW senilai ±USD 73 miliar.
- Biaya konstruksi DC Indonesia USD 8-9 juta/MW, lebih kompetitif.
- 57% kapasitas DC terkonsentrasi di Jakarta.

---

## EMAS

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT EMAS (emiten) memberikan tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia terkait volatilitas transaksi saham. Pengumuman ini merupakan klarifikasi lanjutan atas pertanyaan bursa, bukan pengumuman awal aksi korporasi. Isi dokumen tidak tersedia karena kegagalan ekstraksi PDF, sehingga tidak ada informasi faktual yang dapat dianalisis.

### Listing / regulatory

- Emiten memberikan tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia terkait volatilitas transaksi saham EMAS. Detail isi tanggapan tidak tersedia karena kegagalan ekstraksi dokumen.

### Risks / uncertainties

- Kegagalan ekstraksi PDF menyebabkan ketidakpastian atas isi tanggapan emiten, termasuk alasan volatilitas, informasi material yang mungkin diungkapkan, atau langkah tindak lanjut yang direncanakan.

### Items to monitor

- Klarifikasi ini dapat memengaruhi persepsi investor terhadap penyebab volatilitas saham EMAS, namun tanpa isi dokumen, dampaknya tidak dapat dinilai.

---

## EMMI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan komposisi pemegang saham, kepemilikan direksi dan komisaris, serta free float. Terdapat perubahan jumlah saham yang dimiliki oleh salah satu pemegang saham (Chris Widjaja) dari 162.148.100 saham (9,3%) menjadi 169.710.300 saham (9,7%), namun tidak ada perubahan signifikan pada struktur pengendali atau kepemilikan mayoritas. Tidak ada indikasi perubahan material pada kontrol atau struktur modal yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan.

### Material changes

- PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 186/ESA/IX/2026.
- Total saham ditempatkan dan disetor penuh: 1.742.857.000 saham.
- Kepemilikan saham pengendali (per 31 Agustus 2026): Surya Gunawan Widjaja 367.246.000 saham (21,1%), Andrew Widjaja 285.410.000 saham (16,4%), Andrian Widjaja 176.944.000 saham (10,2%), Matthew Widjaja 195.200.000 saham (11,2%), Eddy Florian 195.200.000 saham (11,2%).
- Kepemilikan saham oleh Chris Widjaja (Direktur) meningkat dari 162.148.100 saham (9,3%) pada bulan sebelumnya menjadi 169.710.300 saham (9,7%) pada bulan ini.
- Jumlah pemegang saham tercatat: 50.694 pemegang saham (per 31 Agustus 2026), menurun dari 59.978 pemegang saham pada bulan sebelumnya.
- Free float: 353.146.700 saham (20,26%) pada bulan ini, dibandingkan 360.708.900 saham (20,4%) pada bulan sebelumnya.
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada perubahan).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: total 1.220.000.000 saham (70,0%) per 31 Agustus 2026.
- Klasifikasi investor berdasarkan KSEI: Pemodal Nasional 1.467.319.100 saham (84,19%), Pemodal Asing 20.465.600 saham (1,17%), Reksadana 239.393.000 saham (13,74%), dan lainnya.
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham treasury stock (0 saham) dan tidak ada perubahan pada struktur pengendali.
- Laporan ini disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom dan ditandatangani oleh Chris Widjaja sebagai Direktur.
- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan, selain perubahan kecil pada kepemilikan saham Chris Widjaja dan penurunan jumlah pemegang saham.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi dari evidence.
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali; kepemilikan pengendali tetap sama (Surya Gunawan Widjaja 21,1%, Andrew Widjaja 16,4%, Andrian Widjaja 10,2%, Matthew Widjaja 11,2%, Eddy Florian 11,2%).
- Perubahan kecil pada kepemilikan saham Chris Widjaja (Direktur) dari 9,3% menjadi 9,7%, namun tidak mengubah struktur pengendali.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar (1.742.857.000 saham) atau modal dasar (4.300.000.000 saham).
- Tidak ada transaksi treasury stock (0 saham).
- Free float menurun dari 20,4% menjadi 20,26% (penurunan 0,14 poin persentase), namun masih di atas ketentuan minimum 5%.

### Listing / regulatory

- Tidak ada perubahan status pencatatan atau suspensi yang teridentifikasi.
- Laporan bulanan registrasi pemegang efek disampaikan sesuai dengan Peraturan Bursa Efek Indonesia.

### Analytical scenarios

- **Perubahan kepemilikan Chris Widjaja** [derived_calculation, high]: Kepemilikan saham Chris Widjaja meningkat dari 162.148.100 saham menjadi 169.710.300 saham, selisih 7.562.200 saham. Persentase meningkat dari 9,3% menjadi 9,7% (perhitungan: 169.710.300 / 1.742.857.000 = 9,74%).
  - Basis: Angka kepemilikan saham dan persentase dari halaman 2 dan 11 dokumen utama.
  - Assumptions: Total saham beredar tetap 1.742.857.000 saham.
- **Penurunan jumlah pemegang saham** [derived_calculation, medium]: Jumlah pemegang saham menurun dari 59.978 menjadi 50.694, penurunan 9.284 pemegang saham (sekitar 15,5%). Hal ini dapat mengindikasikan konsolidasi kepemilikan, namun tidak ada informasi lebih lanjut.
  - Basis: Angka jumlah pemegang saham dari halaman 8 dan 17 dokumen utama.
  - Assumptions: Angka tersebut akurat dan mencerminkan jumlah pemegang saham pada akhir bulan.
  - Caveats: Penyebab penurunan tidak dijelaskan dalam evidence.
- **Potensi pembelian saham oleh Chris Widjaja** [analyst_hypothesis, low]: Peningkatan kepemilikan Chris Widjaja sebesar 7.562.200 saham mungkin berasal dari pembelian di pasar atau transfer dari pihak lain, namun tidak ada bukti transaksi spesifik.
  - Basis: Perubahan jumlah saham yang tercatat dalam laporan.
  - Assumptions: Perubahan tersebut bukan akibat kesalahan pencatatan.
  - Caveats: Tidak ada detail transaksi atau sumber dana.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan.
- Penurunan jumlah pemegang saham (dari 59.978 menjadi 50.694) dapat mengurangi likuiditas saham, namun tidak ada bukti dampak signifikan.
- Penurunan free float dari 20,4% menjadi 20,26% masih jauh di atas batas minimum 5% yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia.

### Items to monitor

- Perubahan kecil pada kepemilikan saham oleh direksi (Chris Widjaja) dapat menjadi sinyal positif bagi investor, namun tidak material.
- Penurunan jumlah pemegang saham dapat mengindikasikan konsolidasi kepemilikan, yang mungkin mempengaruhi likuiditas saham di masa depan.
- Tidak ada perubahan signifikan pada struktur pengendali atau kebijakan dividen yang teridentifikasi.

---

## FAPA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT FAP Agri Tbk (FAPA) merespons permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek. Dalam surat tanggapan yang ditandatangani Direktur Utama Ricky Tjandra pada 4 September 2026, FAPA menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi, tidak memiliki rencana tindakan korporasi dalam waktu dekat, tidak ada rencana yang berdampak pada pencatatan saham dalam 3 bulan, dan tidak ada rencana tertentu dari pemegang saham utama/pengendali. Tidak ada angka keuangan, aksi korporasi, atau transaksi aset yang diungkapkan dalam dokumen.

### Material changes

- BEI meminta penjelasan atas volatilitas transaksi efek FAPA melalui surat S-11259/BEI.PP3/09-2026.
- FAPA menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal (POJK 31/POJK.04/2015).
- FAPA menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang mempengaruhi harga efek atau keputusan investasi (Peraturan BEI I-E, Kep-00087/BEI/12-2025).
- FAPA menyatakan belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam waktu dekat.
- FAPA menyatakan tidak ada rencana tindakan korporasi yang berdampak pada pencatatan saham dalam 3 bulan mendatang.
- FAPA menyatakan tidak ada informasi/fakta/kejadian penting lain yang material dan belum diungkapkan.
- FAPA menyatakan belum ada rencana tertentu dari pemegang saham utama/pengendali terkait kepemilikan sahamnya.
- Surat tanggapan ditandatangani oleh Direktur Utama Ricky Tjandra pada 4 September 2026 pukul 15:23.

### Listing / regulatory

- Permintaan penjelasan BEI atas volatilitas transaksi efek FAPA (surat S-11259/BEI.PP3/09-2026).
- Tanggapan FAPA yang menyatakan tidak ada informasi material dan tidak ada rencana korporasi.

### Analytical scenarios

- **Tidak ada informasi material** [explicit_fact, high]: FAPA secara eksplisit menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi.
  - Basis: Jawaban 'Tidak ada' pada pertanyaan 1 dan 2
- **Tidak ada rencana korporasi** [explicit_fact, high]: FAPA menyatakan belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam waktu dekat dan tidak ada rencana yang berdampak pada pencatatan saham dalam 3 bulan.
  - Basis: Jawaban 'Tidak ada' pada pertanyaan 4
- **Tidak ada rencana pemegang saham utama** [explicit_fact, high]: FAPA menyatakan belum ada rencana tertentu dari pemegang saham utama/pengendali terkait kepemilikan sahamnya.
  - Basis: Jawaban pada pertanyaan 6
- **Pemicu volatilitas** [analyst_hypothesis, low]: Volatilitas transaksi yang memicu permintaan BEI mungkin disebabkan oleh faktor eksternal atau sentimen pasar, karena FAPA tidak mengungkapkan adanya informasi material internal.
  - Basis: Permintaan BEI atas volatilitas transaksi
  - Assumptions: Volatilitas terjadi pada saham FAPA
  - Caveats: Tidak ada data harga atau volume transaksi dalam dokumen

### Risks / uncertainties

- Ketidakpastian penyebab volatilitas transaksi saham FAPA karena tidak ada informasi material yang diungkapkan.
- Potensi risiko kepatuhan jika terdapat informasi material yang tidak diungkapkan, meskipun FAPA menyatakan tidak ada.

---

## FITT

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Fortune Resources Investment Tbk (FITT) mengumumkan perubahan alamat kantor, kontak, dan NPWP yang efektif 4 Agustus 2026. Alamat baru di Noble House Lantai 28, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan; alamat lama di Majalengka, Jawa Barat. Telepon, faksimili, email, website, dan NPWP juga berubah. Pengumuman ditandatangani Direktur Ou Yang pada 2 September 2026. Tidak ada aksi korporasi atau perubahan struktur modal.

### Material changes

- Emiten mengumumkan perubahan alamat efektif 4 Agustus 2026.
- Alamat baru: Noble House Lantai 28, Kawasan Mega Kuningan, Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung No.2 Kav. E4.2, RT.5/RW.2, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12950.
- Alamat lama: Jl. KH Abdul Halim No.88 RT. 005 RW. 008 Kab. Majalengka, Kulon Majalengka, Jawa Barat 45418.
- Nomor telepon berubah dari (0233) 8292888 menjadi 021-29783033.
- Faksimili berubah dari (0233) 8291888 menjadi '-' (tidak ada).
- Email berubah dari corsec.hotelfitra@gmail.com menjadi corsec@fitt-fortune.com.
- Website berubah dari www.fitratbk.co.id menjadi www.fitt-fortune.com.
- NPWP berubah dari 03.346.647.5-077.000 menjadi 0033 4664 7507 7000.
- Pengumuman ditandatangani oleh Ou Yang selaku Direktur pada 2 September 2026 pukul 08:29.
- Dokumen bernomor 007/FITT/IX/2026, tanpa lampiran.
- Perubahan bersifat administratif dan tidak terkait aksi korporasi.
- Tidak ada perubahan pengurus, pengendali, atau kegiatan usaha dalam dokumen ini.

### Analytical scenarios

- **Perubahan alamat** [explicit_fact, high]: Emiten secara resmi mengumumkan perubahan alamat kantor dari Majalengka ke Jakarta Selatan, efektif 4 Agustus 2026.
  - Basis: Tabel perubahan alamat pada halaman 1 dan 3 dokumen
- **Perubahan kontak** [explicit_fact, high]: Nomor telepon, faksimili, email, dan website seluruhnya berubah, mengindikasikan pemutakhiran sarana komunikasi resmi.
  - Basis: Kolom 'Baru' dan 'Lama' pada tabel
- **Perubahan NPWP** [explicit_fact, high]: NPWP berubah dari 03.346.647.5-077.000 menjadi 0033 4664 7507 7000, yang mungkin terkait dengan perubahan alamat atau administrasi perpajakan.
  - Basis: Baris NPWP pada tabel
- **Motivasi perubahan** [analyst_hypothesis, low]: Perpindahan alamat ke kawasan bisnis Mega Kuningan Jakarta dapat mengindikasikan upaya meningkatkan citra korporat atau mendekatkan operasional ke pusat bisnis, namun tidak ada pernyataan resmi mengenai alasan.
  - Basis: Alamat baru di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan
  - Assumptions: Lokasi baru dipilih untuk alasan strategis
  - Caveats: Tidak ada penjelasan resmi dari emiten
- **Dampak operasional** [analyst_hypothesis, medium]: Perubahan kontak dan alamat tidak berdampak langsung pada operasional atau keuangan, tetapi dapat memengaruhi komunikasi dengan pemangku kepentingan.
  - Basis: Sifat pengumuman administratif
  - Assumptions: Tidak ada perubahan lain yang diumumkan
  - Caveats: Belum ada konfirmasi dampak lebih lanjut

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari perubahan administratif ini.
- Perubahan NPWP dapat menimbulkan ketidaknyamanan sementara dalam administrasi perpajakan.

---

## GDYR

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Goodyear Indonesia Tbk. (GDYR) mengumumkan penunjukan Grace Xie sebagai Kepala Unit Audit Internal, efektif 1 September 2026. Pengumuman ini merupakan pemenuhan ketentuan POJK No.56/POJK.04/2015 dan tidak terkait dengan aksi korporasi, perubahan struktur modal, atau ekspansi. Tidak ada informasi mengenai perubahan pengurus lain atau transaksi aset.

### Material changes

- Penunjukan Grace Xie sebagai Kepala Unit Audit Internal (Internal Audit Unit) efektif 1 September 2026.
- Pengumuman disampaikan melalui surat No. CSLM.144/IA/IX/2026 tanggal 2 September 2026 kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia.
- Dasar pengumuman adalah POJK No.56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
- Surat ditandatangani oleh Helda Sihombing selaku Corporate Secretary.

### Management / control changes

- Penunjukan Grace Xie sebagai Kepala Unit Audit Internal efektif 1 September 2026. Tidak ada informasi mengenai jabatan sebelumnya atau perubahan pengurus lain.

### Listing / regulatory

- Pengumuman penunjukan Kepala Unit Audit Internal sebagai pemenuhan ketentuan POJK No.56/POJK.04/2015.

### Analytical scenarios

- **Penunjukan Kepala Unit Audit Internal** [explicit_fact, high]: Dokumen menyatakan Grace Xie ditunjuk sebagai Kepala Unit Audit Internal efektif 1 September 2026.
  - Basis: Perusahaan menerangkan bahwa Unit Audit Internal Perusahaan sekaligus selaku Kepala Unit Audit Internal Perusahaan adalah Saudari Grace Xie, efektif per tanggal 1 September 2026.
- **Dasar regulasi** [explicit_fact, high]: Pengumuman merujuk pada POJK No.56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
  - Basis: Mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.56/POJK.O4/2015 tertanggal 23 Desember 2015.
- **Pihak penandatangan** [explicit_fact, high]: Surat ditandatangani oleh Helda Sihombing selaku Sekretaris Perusahaan.
  - Basis: Best Regards / Hormat Kami, Helda Sihombing, Sekretaris Perusahaan / Corporate Secretary.
- **Kepatuhan regulasi** [analyst_hypothesis, medium]: Penunjukan ini kemungkinan merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban emiten untuk memiliki unit audit internal sesuai POJK, namun tidak ada detail lebih lanjut mengenai latar belakang atau proses seleksi.
  - Basis: Pengumuman menyebutkan merujuk pada POJK No.56/POJK.04/2015.
  - Assumptions: Penunjukan dilakukan untuk memenuhi ketentuan POJK.
  - Caveats: Tidak ada informasi tambahan mengenai proses atau alasan penunjukan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai perubahan lain dalam manajemen atau aksi korporasi yang mungkin terkait dengan penunjukan ini.

---

## GLVA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Galva Technologies Tbk (GLVA) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per akhir Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan jumlah saham beredar, komposisi pemegang saham pengendali, atau struktur modal dibandingkan bulan sebelumnya. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 001/R-GTC/09/2026, diumumkan pada 3 September 2026.
- Jumlah saham yang diterbitkan dan tercatat (issued shares) adalah 1.500.000.000 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Pemegang saham pengendali: PT Galva Technologies Tbk (entitas itu sendiri) memiliki 859.801.900 saham (57,32%) pada bulan ini dan sebelumnya.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: PT Elsiscom Prima Karya memiliki 603.181.700 saham (40,21%) pada bulan ini dan sebelumnya.
- Tidak ada treasury stock (saham tresuri) yang dilaporkan (0 saham, 0%).
- Free float berdasarkan laporan adalah 40,21% (640.198.100 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Pemegang saham dengan kepemilikan kurang dari 5%: 37.016.400 saham (2,47%) pada bulan ini dan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan jumlah saham untuk setiap kategori kepemilikan antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Laporan ditandatangani oleh Fransiska Maria Widjaja, Direktur PT Galva Technologies Tbk.
- Laporan mencakup klasifikasi investor berdasarkan data KSEI, termasuk jumlah rekening dan saham untuk berbagai tipe investor (misalnya, 50.000.100 saham untuk satu kategori, 73.191.400 saham untuk kategori lain, 180.301.900 saham, 171.300.000 saham, 42.073.700 saham, 283.118.400 saham, dan 14.500 saham).

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan dalam kepemilikan pengendali atau komposisi pemegang saham pengendali yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.
- Tidak ada perubahan dalam susunan direksi atau komisaris yang disebutkan dalam laporan.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar, treasury stock, atau free float yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Analytical scenarios

- **Perhitungan free float** [derived_calculation, medium]: Free float dihitung sebagai 40,21% dari total saham, yaitu 640.198.100 saham. Ini konsisten dengan total saham 1.500.000.000 dikurangi kepemilikan pengendali (859.801.900) dan kepemilikan 5% atau lebih (603.181.700), menghasilkan 37.016.400 saham (2,47%) yang merupakan pemegang saham publik di bawah 5%. Namun, angka free float yang dilaporkan (640.198.100) lebih besar dari jumlah saham publik di bawah 5% (37.016.400), sehingga definisi free float mungkin mencakup kategori lain atau ada perbedaan interpretasi.
  - Basis: Jumlah saham beredar: 1.500.000.000; Kepemilikan pengendali: 859.801.900 (57,32%); Kepemilikan 5% atau lebih: 603.181.700 (40,21%); Kepemilikan <5%: 37.016.400 (2,47%); Free float yang dilaporkan: 640.198.100 (40,21%)
  - Assumptions: Angka free float yang dilaporkan mungkin mencakup saham yang tidak dianggap sebagai pengendali atau pemegang saham 5% atau lebih, tetapi definisi ini tidak dijelaskan dalam laporan.
  - Caveats: Perhitungan ini didasarkan pada angka yang tersedia; definisi free float mungkin berbeda sesuai peraturan IDX.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; laporan bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan struktur kepemilikan atau modal.

---

## GMFI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per akhir Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan jumlah saham beredar, komposisi pemegang saham pengendali, direksi, komisaris, maupun treasury stock dibandingkan bulan sebelumnya. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman GMF/TS/SPE-2021/26.
- Jumlah saham beredar (total shares) tercatat 124.835.258.434 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Direksi: Andi Raspati (679 saham, 0,002%), Endang Tardiana (3.300 saham, 0,002%), Fahrurrozi Bobi (2.300.500 saham, 0,002%). Tidak ada perubahan dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Komisaris: Giring Hartono (505.000 saham, 27,436%), Ganesha Tri (350.000 saham, 65,767%). Tidak ada perubahan dari bulan sebelumnya.
- Pemegang saham pengendali: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (82.100.173.900 saham, 65,767%) dan PT Angkasa Pura I (34.249.304.396 saham, 27,436%). Tidak ada perubahan dari bulan sebelumnya.
- Treasury stock: 0 saham, tidak ada perubahan.
- Free float: 6,518% dari total saham, tidak ada perubahan.
- Tidak ada perubahan jumlah saham yang tercatat di KSEI (8.139.827.634 saham) maupun yang tidak tercatat (116.695.430.800 saham).
- Tidak ada perubahan jumlah pemegang saham (total 4.294 pemegang saham).

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada laporan bulanan ini; struktur kepemilikan saham tetap stabil.

---

## GRPH

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Griptha Putra Persada Tbk. (GRPH) menanggapi Surat Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) dari Bursa Efek Indonesia (BEI) nomor Peng-UMA-00277/BEI.WAS/09-2026 tertanggal 03 September 2026. Emiten menyatakan bahwa peningkatan harga saham di luar kebiasaan adalah murni mekanisme pasar dan tidak terdapat dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha. Tidak ada aksi korporasi, perubahan struktur modal, ekspansi, atau perubahan pengurus yang diungkapkan dalam dokumen. Laporan ditandatangani oleh Direktur Utama Edwin Leonardo pada 04 September 2026.

### Material changes

- BEI mengeluarkan Surat Pengumuman UMA untuk GRPH dengan nomor Peng-UMA-00277/BEI.WAS/09-2026 tertanggal 03 September 2026.
- GRPH menyampaikan tanggapan atas pengumuman UMA tersebut melalui surat nomor 039/GPP/DIR/SPb/IX/2026 tertanggal 04 September 2026.
- Emiten menyatakan bahwa peningkatan harga saham di luar kebiasaan adalah murni mekanisme pasar dan emiten tidak mengetahui penyebabnya.
- Emiten menyatakan tidak terdapat dampak pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, ataupun kelangsungan usaha atas pengumuman UMA.
- Emiten menegaskan fokus pada fundamental operasional untuk menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham.
- Laporan ditandatangani oleh Edwin Leonardo selaku Direktur Utama.
- Bidang usaha emiten adalah Hotel Bintang, Restoran, dan MICE.
- Lampiran yang disebutkan adalah '039-DIR26- Tanggapan Surat UMA Sept 2026.pdf'.

### Listing / regulatory

- Pengumuman UMA oleh BEI dengan nomor Peng-UMA-00277/BEI.WAS/09-2026 tertanggal 03 September 2026.

### Analytical scenarios

- **Tanggapan UMA** [explicit_fact, high]: Emiten secara eksplisit menyatakan tidak ada dampak dari pengumuman UMA terhadap operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha.
  - Basis: Dokumen halaman 1: 'Tidak terdapat dampak pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan ataupun kelangsungan usaha Perseroan atas pengumuman tersebut.'
- **Penyebab UMA** [explicit_fact, high]: Emiten menyatakan bahwa peningkatan harga saham di luar kebiasaan adalah murni mekanisme pasar dan emiten tidak mengetahui penyebabnya.
  - Basis: Lampiran surat tanggapan nomor 039/GPP/DIR/SPb/IX/2026: 'peningkatan harga saham ... adalah murni mekanisme pasar'
- **Pemicu UMA** [analyst_hypothesis, low]: UMA biasanya dipicu oleh pergerakan harga atau volume saham yang tidak lazim. Namun, dokumen ini tidak memberikan informasi mengenai penyebab spesifik atau aktivitas perdagangan yang mendasarinya.
  - Basis: Dokumen hanya menyebutkan adanya pengumuman UMA tanpa detail penyebab.
  - Assumptions: UMA umumnya terkait dengan pergerakan harga/volume yang tidak biasa.
  - Caveats: Tidak ada data perdagangan atau konteks lain dalam dokumen.
- **Kemungkinan aksi korporasi** [analyst_hypothesis, low]: Meskipun tidak diungkapkan, UMA sering kali dikaitkan dengan rumor atau informasi yang beredar. Emiten tidak menyebutkan adanya rencana aksi korporasi, sehingga kemungkinan besar tidak ada rencana yang dikonfirmasi.
  - Basis: Tidak ada penyebutan aksi korporasi dalam dokumen.
  - Assumptions: Jika ada rencana, emiten biasanya akan mengungkapkannya dalam tanggapan UMA.
  - Caveats: Ketiadaan informasi bukan bukti tidak adanya rencana.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi kuantitatif atau detail lain yang dapat diverifikasi selain pernyataan dampak.
- Dokumen tidak menjelaskan penyebab UMA atau aktivitas perdagangan yang memicunya.
- Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab UMA atau informasi material lainnya.

### Items to monitor

- Pernyataan emiten bahwa tidak ada dampak material dari UMA dapat menjadi sinyal bahwa tidak ada informasi baru yang mendasari pergerakan harga.
- Ketidakjelasan penyebab UMA dapat menimbulkan ketidakpastian pasar.

---

## HEAL

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) menyampaikan materi Public Expose Tahunan yang akan diselenggarakan pada 8 September 2026. Materi tersebut memuat kinerja keuangan semester I 2026 (6M26) dan perkembangan operasional. Pendapatan 6M26 tercatat Rp3.609 miliar (+3,4% YoY), laba kotor Rp1.236 miliar (+6,5%), EBITDA Rp939 miliar (+0,1%), dan PATMI Rp193 miliar (-12,2%). Ekspansi organik berlanjut dengan dua rumah sakit baru (Badung Bali dan Kepanjen) serta tiga proyek perluasan (Lampung, Arcamanik, Bogor). Tidak ada aksi korporasi lain seperti akuisisi, merger, atau perubahan struktur modal yang disebutkan. Peringkat kredit AA dari PEFINDO ditegaskan pada Mei 2026 dengan prospek stabil.

### Material changes

- PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) mengadakan Public Expose pada 8 September 2026, melaporkan kinerja semester I 2026.
- Jumlah rumah sakit mencapai 54+1 (54 beroperasi plus 1 dalam proses? atau 54 termasuk 1 baru) tersebar di 37 kota, 17 provinsi, dengan total 9.019 tempat tidur per 2Q26.
- Dua rumah sakit baru diresmikan tahun 2026: Hermina Badung Bali (RS ke-53) dan Hermina Kepanjen (direncanakan beroperasi 3Q26, kapasitas awal 100 tempat tidur, tipe C).
- Ekspansi tiga rumah sakit: Hermina Lampung (Gedung Baru 2, progres 38%, selesai akhir Oktober 2026), Hermina Arcamanik (Gedung Baru 3, progres 58%, selesai September 2026), Hermina Bogor (Gedung Baru 3, progres 38%, lantai 6-10 belum digunakan).
- Pendapatan 6M26 Rp3.609 miliar, tumbuh 3,4% YoY; laba kotor Rp1.236 miliar (margin 34,2%), naik 6,5%.
- EBITDA 6M26 Rp939 miliar (margin 26,0%), tumbuh 0,1% YoY; PAT Rp284 miliar (-13,8%), PATMI Rp193 miliar (-12,2%).
- Volume operasional 2Q26: tempat tidur 9.019, BOR 68%, ALOS 3,0 hari, rawat inap 180 ribu admission, hari rawat 548 ribu, kunjungan rawat jalan 2.358 ribu.
- Pendapatan rawat inap 6M26 Rp2.251 miliar (+11,62% YoY), pendapatan per hari rawat inap Rp4.577 ribu (+6,50%); pendapatan rawat jalan Rp1.274 miliar (+3,22%), pendapatan per hari rawat jalan Rp182.606 (+1,91%).
- Total utang 6M26 Rp2.364 miliar, utang bersih Rp1.222 miliar, rasio utang bersih/EBITDA 0,93x.
- Peringkat kredit AA dari PEFINDO ditegaskan Mei 2026; obligasi beredar per Juni 2026 Rp63 miliar.
- Arus kas operasional 6M26 Rp1.137,6 miliar; capex 6M26 Rp1.221,9 miliar.
- Volume mix 6M26: rawat inap 81% BPJS & 19% non-BPJS; rawat jalan 72% BPJS & 28% non-BPJS.

### Key financial figures

- **Pendapatan 6M26:** 3.609 (6M26)
- **Pendapatan 6M25:** 3.389 (6M25)
- **Laba kotor 6M26:** 1.236 (6M26)
- **Laba kotor 6M25:** 1.192 (6M25)
- **EBITDA 6M26:** 939 (6M26)
- **EBITDA 6M25:** 940 (6M25)
- **PAT 6M26:** 284 (6M26)
- **PAT 6M25:** 370 (6M25)
- **PATMI 6M26:** 193 (6M26)
- **PATMI 6M25:** 249 (6M25)
- **Pendapatan rawat inap 6M26:** 2.251 (6M26)
- **Pendapatan rawat inap 6M25:** 2.017 (6M25)
- **Pendapatan per hari rawat inap 6M26:** 4.577 (6M26)
- **Pendapatan per hari rawat inap 6M25:** 4.274 (6M25)
- **Pendapatan rawat jalan 6M26:** 1.274 (6M26)
- **Pendapatan rawat jalan 6M25:** 1.250 (6M25)
- **Pendapatan per hari rawat jalan 6M26:** 182.606 (6M26)
- **Pendapatan per hari rawat jalan 6M25:** 176.916 (6M25)
- **Total utang 6M26:** 2.364 (6M26)
- **Utang bersih 6M26:** 1.222 (6M26)
- **Arus kas operasional 6M26:** 1.137,6 (6M26)
- **Capex 6M26:** 1.221,9 (6M26)
- **Obligasi beredar Juni 2026:** 63 (Juni 2026)
- **Trade receivable days 6M26:** 56.6 (6M26)

### Expansion projects

- RS Hermina Kepanjen: kapasitas awal 100 tempat tidur, tipe C, target operasi 3Q26, progres konstruksi 100% (ground breaking, struktur, arsitektur, MEP, finishing).
- RS Hermina Badung Bali: diresmikan sebagai RS ke-53, siap tangani kondisi darurat di Bali.
- Hermina Lampung: Gedung Baru 2, progres 38%, selesai akhir Oktober 2026, fokus layanan klinis berdasarkan tingkat kegawatdaruratan.
- Hermina Arcamanik: Gedung Baru 3, progres 58%, selesai September 2026, enam lantai fokus rawat inap eksekutif (Padma).
- Hermina Bogor: Gedung Baru 3, progres 38%, lantai 6-10 belum digunakan untuk pengembangan masa depan.
- Capex 6M26 Rp1.221,9 miliar, termasuk akuisisi aset tetap dan aset lainnya.

### Listing / regulatory

- Peringkat kredit AA dari PEFINDO ditegaskan Mei 2026, prospek stabil.
- Tidak ada suspensi, delisting, atau sanksi yang disebutkan.

### Analytical scenarios

- **Pertumbuhan pendapatan per hari rawat inap** [derived_calculation, high]: Pendapatan per hari rawat inap naik 6,50% YoY, lebih tinggi dari pertumbuhan pendapatan total (3,4%), mengindikasikan peningkatan intensitas pendapatan per pasien.
  - Basis: Pendapatan per hari rawat inap 6M26 Rp4.577 ribu vs 6M25 Rp4.274 ribu; Pendapatan rawat inap 6M26 Rp2.251 miliar vs 6M25 Rp2.017 miliar
  - Assumptions: Perhitungan pertumbuhan menggunakan data yang disajikan
- **Penurunan laba bersih** [derived_calculation, medium]: PATMI turun 12,2% YoY meskipun pendapatan naik 3,4%, menunjukkan tekanan pada margin bersih, kemungkinan akibat biaya ekspansi dan beban non-operasional.
  - Basis: PATMI 6M26 Rp193 miliar vs 6M25 Rp249 miliar; Pendapatan 6M26 Rp3.609 miliar vs 6M25 Rp3.389 miliar
  - Assumptions: Penurunan laba bersih tidak dijelaskan secara rinci dalam dokumen
  - Caveats: Penyebab pasti belum dikonfirmasi manajemen
- **Rasio utang bersih terhadap EBITDA** [derived_calculation, high]: Rasio utang bersih/EBITDA 0,93x menunjukkan leverage rendah, mendukung peringkat kredit AA.
  - Basis: Utang bersih 6M26 Rp1.222 miliar; EBITDA 6M26 Rp939 miliar (diasumsikan tahunan? tidak, rasio menggunakan EBITDA LTM)
  - Assumptions: Rasio dihitung dengan EBITDA LTM, sesuai catatan
- **Efisiensi biaya karyawan** [derived_calculation, low]: Manajemen menyebut biaya karyawan per tempat tidur lebih rendah, mendukung margin laba kotor yang membaik.
  - Basis: Margin laba kotor 6M26 34,2% vs 6M25 35,2%? (sebenarnya turun, tapi teks menyebut meningkat? perlu klarifikasi)
  - Assumptions: Interpretasi dari teks 'Biaya Karyawan per Tempat Tidur Lebih Rendah'
  - Caveats: Data biaya karyawan tidak disajikan
- **Pertumbuhan volume rawat jalan** [derived_calculation, high]: Kunjungan rawat jalan 2Q26 naik 13,2% YoY (2.358 ribu vs 2.084 ribu), menunjukkan permintaan kuat.
  - Basis: Outpatient visits 2Q26 2.358 ribu vs 2Q25 2.084 ribu
  - Assumptions: Perhitungan pertumbuhan kuartalan
- **Capex tinggi** [derived_calculation, medium]: Capex 6M26 Rp1.221,9 miliar hampir setara dengan arus kas operasional Rp1.137,6 miliar, menunjukkan kebutuhan pendanaan eksternal untuk ekspansi.
  - Basis: Capex 6M26 Rp1.221,9 miliar; Arus kas operasional 6M26 Rp1.137,6 miliar
  - Assumptions: Perbandingan langsung
  - Caveats: Capex mungkin termasuk pembayaran di muka
- **Bauran pendapatan BPJS** [derived_calculation, high]: Mayoritas volume dari BPJS (81% rawat inap, 72% rawat jalan) menunjukkan ketergantungan pada program pemerintah, risiko kebijakan tarif.
  - Basis: Volume mix 6M26: rawat inap 81% BPJS, rawat jalan 72% BPJS
  - Assumptions: Bauran volume, bukan pendapatan
- **Perputaran piutang** [derived_calculation, medium]: Trade receivable days 56,6 hari di 6M26, sedikit naik dari 54,2 di 2025, masih terkendali meskipun eksposur BPJS.
  - Basis: Trade receivable days 6M26 56,6 vs 2025 54,2
  - Assumptions: Data dari grafik
  - Caveats: Angka 2025 mungkin tahun penuh

### Risks / uncertainties

- Risiko eksekusi ekspansi: keterlambatan konstruksi atau commissioning RS baru dapat menunda pendapatan.
- Risiko kebijakan BPJS: perubahan tarif atau regulasi JKN dapat mempengaruhi pendapatan dan margin.
- Risiko komoditas/FX: tidak disebutkan secara eksplisit, tetapi pendanaan dalam mata uang lokal mengurangi risiko FX.
- Risiko suku bunga: tidak disebutkan, namun utang berbunga dapat terpengaruh.
- Risiko persaingan: pasar layanan kesehatan kompetitif, terutama di wilayah baru.
- Risiko operasional: ketergantungan pada dokter spesialis dan sub-spesialis.

### Items to monitor

- Peringkat kredit AA dari PEFINDO dengan prospek stabil.
- Posisi pasar kuat di industri rumah sakit, didukung rekam jejak dan margin stabil.
- Ekspansi ke wilayah underserved seperti Malang Selatan dan Bali.

---

## HELI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek periode Agustus 2026. Laporan menunjukkan perubahan kepemilikan saham oleh beberapa pemegang saham besar dan direksi, serta perubahan jumlah pemegang saham dan free float. Tidak ada perubahan modal dasar, modal disetor, atau treasury stock. Perubahan kepemilikan oleh direksi (Edwin Widjaja) dan pemegang saham besar (PT Komala Tri Varia, PT Avia Nusantara Khatulistiwa, dan PT Alta Internasional Indonesia) teridentifikasi.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek periode Agustus 2026, disampaikan pada 4 September 2026.
- Modal dasar: 2.200.000.000 saham; modal ditempatkan dan disetor penuh: 832.862.387 saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada perubahan).
- Pemegang saham pengendali: PT Startel Communication (291.913.200 saham, 35,05%) dan PT Komala Tri Varia (215.493.600 saham, 25,87%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan >=5%: PT Startel Communication (35,05%), PT Komala Tri Varia (25,87%), PT Alta Internasional Indonesia (16,00%), PT Avia Nusantara Khatulistiwa (8,43%).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: Edwin Widjaja (Direktur Utama) memiliki 724.000 saham (0,09%); direksi dan komisaris lainnya memiliki 0 saham.
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan <5%: 1.959 pihak (per 31 Agustus 2026), menurun dari 1.999 pihak pada Juli 2026.
- Free float: 122.008.287 saham (14,65%) per 31 Agustus 2026, menurun dari 123.419.487 saham (14,82%) pada Juli 2026.
- Perubahan kepemilikan saham dibandingkan bulan sebelumnya: PT Komala Tri Varia meningkat dari 215.493.600 menjadi 215.493.600 (tidak berubah), PT Avia Nusantara Khatulistiwa meningkat dari 68.778.100 menjadi 70.189.300 saham, PT Alta Internasional Indonesia tidak berubah (133.258.000 saham), dan kepemilikan Edwin Widjaja meningkat dari 0 menjadi 724.000 saham.
- Tidak ada perubahan pada susunan Direksi dan Komisaris.
- Tidak ada perubahan pada struktur permodalan (modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor).

### Key financial figures

- **Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:** 832.862.387 (31 Agustus 2026)
- **Modal Dasar:** 2.200.000.000 (31 Agustus 2026)
- **Treasury Stock:** 0 (31 Agustus 2026)
- **Free Float:** 122.008.287 (31 Agustus 2026)
- **Free Float Persentase:** 14,65% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Pemegang Saham <5%:** 1.959 (31 Agustus 2026)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan Direksi dan Komisaris.
- Kepemilikan saham Edwin Widjaja (Direktur Utama) meningkat dari 0 menjadi 724.000 saham (0,09%) per 31 Agustus 2026.
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris lainnya tetap 0 saham.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor.
- Tidak ada treasury stock.
- Perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham besar: PT Avia Nusantara Khatulistiwa meningkat dari 68.778.100 menjadi 70.189.300 saham (8,43%).
- Kepemilikan PT Komala Tri Varia dan PT Alta Internasional Indonesia tidak berubah.
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan <5% menurun dari 1.999 menjadi 1.959 pihak.

### Listing / regulatory

- Penyampaian Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek periode Agustus 2026 sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-E.

### Analytical scenarios

- **Perubahan free float** [derived_calculation, medium]: Free float menurun dari 123.419.487 saham (14,82%) menjadi 122.008.287 saham (14,65%). Penurunan ini sejalan dengan peningkatan kepemilikan Edwin Widjaja (Direktur Utama) sebesar 724.000 saham, yang mengurangi jumlah saham yang dianggap free float.
  - Basis: Lampiran 2: free float Agustus 2026 = 122.008.287 saham; Juli 2026 = 123.419.487 saham.; Lampiran 2: kepemilikan Edwin Widjaja = 724.000 saham (0,09%).
  - Assumptions: Saham yang dimiliki direksi tidak dihitung sebagai free float sesuai definisi.
  - Caveats: Perhitungan ini berdasarkan data yang tersedia pada laporan; perubahan free float juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijelaskan.
- **Perubahan kepemilikan PT Avia Nusantara Khatulistiwa** [derived_calculation, medium]: Kepemilikan PT Avia Nusantara Khatulistiwa meningkat dari 68.778.100 saham menjadi 70.189.300 saham, selisih 1.411.200 saham. Ini menunjukkan adanya pembelian saham oleh pihak tersebut selama bulan Agustus 2026.
  - Basis: Lampiran 2: kepemilikan PT Avia Nusantara Khatulistiwa per 31 Juli 2026 = 68.778.100 saham; per 31 Agustus 2026 = 70.189.300 saham.
  - Assumptions: Perubahan kepemilikan terjadi melalui transaksi di pasar sekunder.
  - Caveats: Sumber dana dan detail transaksi tidak diungkapkan dalam laporan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Perubahan kepemilikan saham oleh direksi dan pemegang saham besar dapat mempengaruhi persepsi pasar, namun tidak ada indikasi dampak negatif langsung.
- Penurunan free float dapat mengurangi likuiditas saham di pasar, namun perubahannya relatif kecil (0,17%).

### Items to monitor

- Perubahan kepemilikan saham oleh direksi (Edwin Widjaja) dan pemegang saham besar (PT Avia Nusantara Khatulistiwa) dapat menjadi perhatian investor karena menunjukkan perubahan struktur kepemilikan.
- Penurunan free float dapat mempengaruhi likuiditas perdagangan saham.
- Tidak ada aksi korporasi atau perubahan signifikan lainnya yang memerlukan tindakan investor.

---

## HEXA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode yang berakhir 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material dalam struktur kepemilikan saham utama, kepemilikan direksi/komisaris, atau jumlah saham beredar. Jumlah pemegang saham meningkat dari 16.087 menjadi 16.716, terutama dari penambahan pemegang saham scripless. Tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali atau susunan direksi/komisaris.

### Material changes

- Periode laporan berakhir 31 Agustus 2026, disampaikan pada 4 September 2026.
- Jumlah saham beredar (modal disetor) tetap 840.000.000 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: Hitachi Construction Machinery Co., Ltd (408.180.000 saham, 48,59%), Itochu Corporation (210.400.000 saham, 25,05%), dan Hitachi Construction Machinery Asia and Pasific Pte Ltd (42.620.000 saham, 5,07%). Total 661.200.000 saham (78,71%). Tidak ada perubahan jumlah atau persentase dibanding bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris: seluruhnya 0 saham, tidak ada perubahan.
- Kepemilikan saham masyarakat (di bawah 5%) tetap 178.800.000 saham (21,29%), tidak ada perubahan.
- Jumlah pemegang saham: scrip 25 menjadi 23 (berkurang 2), scripless 16.062 menjadi 16.693 (bertambah 631), total 16.087 menjadi 16.716 (bertambah 629).
- Tidak ada perubahan susunan direksi/komisaris yang tercantum dalam laporan.
- Tidak ada indikasi perubahan treasury stock atau free float dalam laporan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Tidak ada perubahan struktur kepemilikan atau indikasi perubahan pengendalian.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur pemegang saham atau kepemilikan. Investor mungkin tidak melihat dampak langsung dari laporan ini terhadap nilai saham.

---

## HOMI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT HOMI Development Tbk menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per akhir Agustus 2026, disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Grand Mulia House. Laporan menyajikan struktur kepemilikan saham dan free float. Total saham beredar tercatat 1.575.000.000 lembar, tidak berubah dari bulan sebelumnya. Kepemilikan pengendali dan afiliasinya mencapai 52% (819.000.000 saham), dengan rincian pengendali 12% dan afiliasi 8%, 4%, 0%, 0%. Free float dihitung 20% (315.000.000 saham), sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia. Tidak ada aksi korporasi, perubahan pengurus, pengendali, atau kegiatan usaha yang dilaporkan. Laporan ini merupakan pengumuman rutin berkala, bukan pengumuman awal aksi korporasi.

### Material changes

- PT HOMI Development Tbk menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per akhir Agustus 2026, dengan nomor surat 046/GHM/DIR/IX/2026, disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Grand Mulia House.
- Total saham tercatat perusahaan adalah 1.575.000.000 lembar, tidak ada perubahan dari bulan sebelumnya (tetap 1.575.000.000).
- Kepemilikan saham oleh pengendali dan afiliasinya mencapai 52% dari total saham, yaitu 819.000.000 lembar.
- Rincian kepemilikan pengendali/afiliasi: pengendali 12% (189.000.000 saham), afiliasi 8% (126.000.000 saham), afiliasi 4% (63.000.000 saham), afiliasi 0% (0 saham), afiliasi 0% (0 saham).
- Free float perusahaan dihitung sebesar 20% (315.000.000 saham), sesuai dengan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A dan V.2.
- Tidak ada saham treasuri yang dilaporkan (0 saham).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: masing-masing 0% (0 saham) untuk Direksi dan Komisaris, berdasarkan data yang tersedia.
- Tidak ada perubahan jumlah saham yang beredar atau aksi korporasi yang memengaruhi struktur modal pada bulan laporan.
- Laporan menyatakan bahwa informasi yang disajikan adalah benar dan lengkap, dan manajemen bertanggung jawab atas isinya.
- Data klasifikasi investor dari KSEI menunjukkan jumlah pemegang saham scripless sebanyak 200 dan non-scripless 100, dengan total 584.700 saham pada kategori tertentu (tidak jelas).
- Tidak ada perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham utama (di atas 5%) yang dilaporkan pada bulan ini.
- Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Wakil Direktur PT Grand Mulia House pada 04-09-2026 pukul 17:12 WIB.
- Tidak ada informasi mengenai aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, stock split, merger, akuisisi, atau transaksi aset dalam laporan ini.
- Tidak ada perubahan pengurus, pengendali, atau kegiatan usaha yang dilaporkan dalam laporan ini.

### Key financial figures

- **Total saham beredar:** 1.575.000.000 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan pengendali dan afiliasi (total):** 819.000.000 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan pengendali:** 189.000.000 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan afiliasi (8%):** 126.000.000 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan afiliasi (4%):** 63.000.000 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan afiliasi (0%):** 0 (Agustus 2026)
- **Free float:** 315.000.000 (Agustus 2026)
- **Saham treasuri:** 0 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan Direksi:** 0 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan Komisaris:** 0 (Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham (scripless):** 200 (Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham (non-scripless):** 100 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham pada kategori tertentu (dari KSEI):** 584.700 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham pada kategori lain (dari KSEI):** 833.914.300 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham pada kategori lain (dari KSEI):** 740.500.700 (Agustus 2026)

### Capital structure

- Total saham beredar: 1.575.000.000 lembar, tidak berubah.
- Kepemilikan pengendali dan afiliasi: 52% (819.000.000 saham).
- Free float: 20% (315.000.000 saham).
- Saham treasuri: 0.

### Listing / regulatory

- Laporan disusun sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A dan V.2 tentang Free Float.
- Tidak ada suspensi atau sanksi yang dilaporkan.

### Analytical scenarios

- **Total saham beredar** [explicit_fact, high]: Total saham beredar adalah 1.575.000.000 lembar, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
  - Basis: Angka 1.575.000.000 muncul pada halaman 3 dan 7.
- **Persentase kepemilikan pengendali dan afiliasi** [derived_calculation, high]: Total kepemilikan pengendali dan afiliasi adalah 52% dari total saham, dihitung dari 819.000.000 / 1.575.000.000.
  - Basis: Angka 819.000.000 dan 1.575.000.000 dari laporan.
  - Assumptions: Total saham beredar adalah 1.575.000.000.
- **Free float** [derived_calculation, high]: Free float dihitung 20% dari total saham, yaitu 315.000.000 saham, sesuai dengan ketentuan Bursa.
  - Basis: Angka 315.000.000 dan 1.575.000.000 dari laporan.
  - Assumptions: Free float dihitung sebagai persentase dari total saham beredar.
- **Klasifikasi investor KSEI** [analyst_hypothesis, low]: Terdapat perbedaan angka pada klasifikasi investor (584.700, 833.914.300, 740.500.700) yang mungkin menunjukkan kategori berbeda, namun tidak jelas karena data tidak lengkap.
  - Basis: Angka-angka pada halaman 4, 5, dan 6.
  - Assumptions: Angka-angka tersebut mewakili jumlah saham pada kategori tertentu.
  - Caveats: Data tidak lengkap dan tidak dapat diverifikasi.
- **Tidak ada aksi korporasi** [analyst_hypothesis, medium]: Laporan tidak menyebutkan aksi korporasi, sehingga kemungkinan tidak ada aksi korporasi pada bulan tersebut.
  - Basis: Tidak ada informasi aksi korporasi dalam laporan.
  - Assumptions: Laporan mencakup semua informasi material.
  - Caveats: Laporan mungkin tidak mencakup semua informasi.

### Risks / uncertainties

- Data klasifikasi investor dari KSEI tidak lengkap dan ambigu.
- Tidak ada informasi mengenai perubahan kepemilikan yang signifikan.
- Laporan tidak menyebutkan aksi korporasi, tetapi tidak dapat dipastikan tidak ada.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan aksi korporasi atau perubahan signifikan pada struktur modal.
- Free float sebesar 20% memenuhi ketentuan minimum Bursa Efek Indonesia, sehingga tidak ada risiko suspensi terkait free float.
- Tidak ada perubahan kepemilikan pengendali atau afiliasi yang dilaporkan, sehingga tidak ada indikasi perubahan pengendalian.

---

## HRUM

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Harum Energy Tbk (HRUM) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per akhir Agustus 2026. Laporan ini menyajikan data kepemilikan saham, komposisi pemegang saham, free float, dan klasifikasi investor berdasarkan data KSEI. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan saham, jumlah saham beredar, atau komposisi pengendali dari evidence yang diberikan.

### Material changes

- PT Harum Energy Tbk (HRUM) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 058/HE/IX/2026, tanggal 4 September 2026.
- Jumlah saham beredar (total shares) tercatat sebesar 13.518.100.000 saham, baik pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: Steven Lawrence Gunara (Direksi) memiliki 11.479.000 saham (0,085%) pada bulan ini dan sebelumnya; Scott Antonio Barki (Komisaris) memiliki 2.800.000 saham (0,021%) pada bulan ini dan sebelumnya; Ray Barki (Komisaris) memiliki 12.882.200 saham (0,095%) pada bulan ini dan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih: PT Karunia Perkasa memiliki 10.786.374.000 saham (79,792%) pada bulan ini dan sebelumnya; Steven Lawrence Gunara memiliki 2.322.521.200 saham (17,181%) pada bulan ini dan sebelumnya; Scott Antonio Barki memiliki 369.543.600 saham (2,734%) pada bulan ini dan sebelumnya.
- Treasury stock tercatat 0 saham pada bulan ini dan sebelumnya.
- Free float tercatat 17,18% pada bulan ini dan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar, kepemilikan pengendali, direksi, komisaris, treasury stock, atau free float antara bulan ini dan bulan sebelumnya berdasarkan data yang tersedia.
- Laporan mencakup klasifikasi investor berdasarkan data KSEI, termasuk jumlah investor dan saham untuk berbagai kategori (misalnya, Bank, Brokerage, Funds, Individual, Institutional, dll).
- Laporan menyatakan bahwa klasifikasi investor bersumber dari data KSEI dan penetapan klasifikasi dilakukan berdasarkan panduan KSEI, dengan tanggung jawab atas keakuratan informasi berada pada masing-masing investor.
- Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Ray Gunara (Approver_1) pada 4 September 2026.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan saham atau komposisi pengendali berdasarkan evidence yang diberikan. Namun, laporan ini tidak memberikan informasi mengenai perubahan yang mungkin terjadi di luar data yang disajikan.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini menunjukkan stabilitas struktur kepemilikan saham dan free float pada periode Agustus 2026, tanpa adanya perubahan signifikan yang memerlukan perhatian khusus.

---

## IGAR

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) mengumumkan penyesuaian KBLI 2025 pada Pasal 3 Anggaran Dasar, dari KBLI 70209 'Konsultasi Manajemen lainnya' menjadi 'Konsultasi Manajemen dan Bisnis lainnya'. Perubahan ini telah disetujui Menteri Hukum melalui Keputusan Nomor AHU-0047315.AH.01.02.TAHUN 2026 tanggal 6 Juli 2026, berdasarkan akta Notaris Christina Dwi Utami No. 409 tanggal 29 Juni 2026. Emiten menegaskan bahwa penyesuaian ini bukan merupakan perubahan kegiatan usaha sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020, dan tidak berdampak pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha. Pengumuman ini bersifat administratif dan tidak memuat angka keuangan atau aksi korporasi.

### Material changes

- Emiten: PT Champion Pacific Indonesia Tbk (kode: IGAR).
- Jenis informasi: Penyesuaian KBLI 2025 perseroan.
- Tanggal kejadian: 01 September 2026.
- Nomor surat: 063/CPI/DIR/IX/2026.
- KBLI perseroan versi 2025 tidak mengalami perubahan jumlah dan nomor, yaitu KBLI 70209.
- Definisi KBLI 70209: Konsultasi Manajemen dan Bisnis lainnya.
- Penyesuaian KBLI pada Pasal 3 Anggaran Dasar, dari KBLI 70209 'Konsultasi Manajemen lainnya' menjadi 'Konsultasi Manajemen dan Bisnis lainnya'.
- Penyesuaian KBLI ditegaskan bukan merupakan perubahan kegiatan usaha sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020.
- Perubahan Anggaran Dasar telah disetujui oleh Menteri Hukum RI melalui Keputusan Nomor AHU-0047315.AH.01.02.TAHUN 2026 tanggal 6 Juli 2026.
- Persetujuan didasarkan pada akta Notaris Dr. Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn. Nomor 409 tanggal 29 Juni 2026, dengan nomor pendaftaran 4026070632202071.
- Pendaftaran dalam Daftar Perseroan No. AHU-0150837.AH.01.11.TAHUN 2026 tanggal 6 Juli 2026.
- Perusahaan menyatakan tidak ada dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha.
- Susunan pemegang saham per 6 Juli 2026 (berdasarkan lampiran keputusan): PT Kalbe Farma 52.500.000 lembar (Rp2.625.000.000), PT Kingsford Holdings 772.122.420 lembar (Rp38.606.121.000), Masyarakat 103.158.180 lembar (Rp5.157.909.000).
- Susunan pengurus per 6 Juli 2026: Direktur Utama Masanobu Ojima; Direktur Budi Santoso, Hiroaki Emoto, Yo Kubota; Komisaris Utama Budi Dharma Wreksoatmodjo; Komisaris Kentaro Sakamoto; Komisaris Independen Dyah Sulistyandhari, SH.
- Modal dasar Perseroan Rp87.500.000.000 dan modal ditempatkan Rp46.389.030.000 (per 6 Juli 2026).
- Keputusan Menteri Hukum berlaku sejak tanggal ditetapkan, 6 Juli 2026, dan dicetak pada tanggal yang sama.
- Dokumen menegaskan bahwa susunan pemegang saham dalam lampiran bukan merupakan daftar pemegang saham terakhir yang tercatat pada Biro Administrasi Efek.
- Tidak ada informasi mengenai aksi korporasi lain seperti rights issue, saham bonus, buyback, atau transaksi aset dalam dokumen ini.
- Tidak ada informasi mengenai ekspansi, capex, atau perubahan pengendali dalam dokumen ini.

### Key financial figures

- **Modal Dasar:** 87.500.000.000 (per 6 Juli 2026 (lampiran keputusan Menteri Hukum))
- **Modal Ditempatkan:** 46.389.030.000 (per 6 Juli 2026 (lampiran keputusan Menteri Hukum))
- **Jumlah Saham PT Kalbe Farma:** 52.500.000 lembar (per 6 Juli 2026 (lampiran keputusan Menteri Hukum))
- **Nilai Saham PT Kalbe Farma:** 2.625.000.000 (per 6 Juli 2026 (lampiran keputusan Menteri Hukum))
- **Jumlah Saham PT Kingsford Holdings:** 772.122.420 lembar (per 6 Juli 2026 (lampiran keputusan Menteri Hukum))
- **Nilai Saham PT Kingsford Holdings:** 38.606.121.000 (per 6 Juli 2026 (lampiran keputusan Menteri Hukum))
- **Jumlah Saham Masyarakat:** 103.158.180 lembar (per 6 Juli 2026 (lampiran keputusan Menteri Hukum))
- **Nilai Saham Masyarakat:** 5.157.909.000 (per 6 Juli 2026 (lampiran keputusan Menteri Hukum))

### Capital structure

- Modal dasar Rp87.500.000.000, modal ditempatkan Rp46.389.030.000.
- Kepemilikan saham: PT Kalbe Farma 52.500.000 lembar, PT Kingsford Holdings 772.122.420 lembar, Masyarakat 103.158.180 lembar.
- Total saham berdasarkan lampiran: 927.780.600 lembar (perhitungan turunan).

### Listing / regulatory

- Penyesuaian KBLI 2025 pada Anggaran Dasar (bukan perubahan kegiatan usaha)
- Persetujuan perubahan anggaran dasar oleh Menteri Hukum
- Pendaftaran dalam Daftar Perseroan No. AHU-0150837.AH.01.11.TAHUN 2026 tanggal 6 Juli 2026.

### Analytical scenarios

- **KBLI tidak berubah** [explicit_fact, high]: Perusahaan secara eksplisit menyatakan KBLI 2025 tetap 70209, tidak ada perubahan jumlah atau nomor.
  - Basis: Uraian informasi material: 'KBLI Perseroan versi 2025 tidak mengalami perubahan jumlah dan nomor, yaitu KBLI 70209'.
- **Dampak nihil** [explicit_fact, high]: Emiten mengklaim penyesuaian KBLI tidak berdampak pada operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha.
  - Basis: Dampak kejadian: 'Tidak ada dampak terhadap penyesuaian KBLI ini terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha'.
  - Caveats: Pernyataan ini merupakan klaim manajemen, bukan verifikasi independen.
- **Penyesuaian KBLI** [explicit_fact, high]: Dokumen menyatakan penyesuaian KBLI 2025 pada Pasal 3 Anggaran Dasar, dari KBLI 70209 'Konsultasi Manajemen lainnya' menjadi 'Konsultasi Manajemen dan Bisnis lainnya'.
  - Basis: Teks halaman 1: 'KBLI 70209 Konsultasi Manajemen lainnya menjadi KBLI 70209 Konsultasi Manajemen dan Bisnis lainnya.'
- **Persetujuan Menteri Hukum** [explicit_fact, high]: Perubahan anggaran dasar telah disetujui Menteri Hukum melalui Keputusan No. AHU-0047315.AH.01.02.TAHUN 2026 tanggal 6 Juli 2026.
  - Basis: Halaman 2: 'KEPUTUSAN MENTERI HUKUM REPUBLIK INDONESIA NOMOR AHU-0047315.AH.01.02.TAHUN 2026' dan 'Ditetapkan di Jakarta, Tanggal 06 Juli 2026.'
- **Total saham beredar** [derived_calculation, medium]: Total saham berdasarkan lampiran adalah 927.780.600 lembar, dihitung dari 52.500.000 + 772.122.420 + 103.158.180.
  - Basis: Angka dari lampiran: 52.500.000, 772.122.420, 103.158.180.
  - Assumptions: Semua saham yang tercantum adalah saham yang beredar.
  - Caveats: Dokumen menyatakan susunan pemegang saham bukan daftar terakhir dari BAE, sehingga total ini mungkin tidak mencerminkan kondisi terkini.
- **Persentase kepemilikan** [derived_calculation, medium]: PT Kingsford Holdings memiliki sekitar 83,2% saham (772.122.420 / 927.780.600), PT Kalbe Farma sekitar 5,7%, dan Masyarakat sekitar 11,1%.
  - Basis: Angka dari lampiran dan total saham turunan.
  - Assumptions: Total saham 927.780.600 lembar.
  - Caveats: Karena daftar bukan dari BAE, persentase bisa berbeda.
- **Tujuan administratif** [analyst_hypothesis, medium]: Penyesuaian KBLI kemungkinan bersifat administratif untuk mematuhi regulasi klasifikasi baku, tanpa perubahan substansi bisnis.
  - Basis: Tidak ada perubahan kode KBLI dan tidak ada dampak operasional yang dilaporkan.
  - Assumptions: Perusahaan hanya menyesuaikan klasifikasi untuk kepatuhan regulasi.
  - Caveats: Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai alasan penyesuaian.
- **Dampak penyesuaian KBLI** [analyst_hypothesis, low]: Penyesuaian KBLI kemungkinan bersifat administratif dan tidak mengubah kegiatan usaha inti, namun perlu dipantau apakah ada perubahan substansial dalam praktik.
  - Basis: Pernyataan emiten bahwa penyesuaian tidak memengaruhi kinerja dan going concern.
  - Assumptions: Tidak ada perubahan kegiatan usaha yang signifikan.
  - Caveats: Hanya berdasarkan pernyataan emiten; perlu verifikasi lebih lanjut.

### Risks / uncertainties

- Susunan pemegang saham dalam lampiran bukan daftar terakhir dari BAE, sehingga data kepemilikan mungkin tidak akurat.
- Penyesuaian KBLI dapat menimbulkan interpretasi berbeda mengenai kegiatan usaha, meskipun emiten menyatakan tidak ada perubahan kegiatan usaha.
- Keputusan Menteri Hukum dapat dibatalkan atau dicabut jika terdapat kekeliruan di kemudian hari.
- Tidak ada risiko material yang diidentifikasi dari laporan ini; hanya penyesuaian KBLI tanpa perubahan kode.

### Items to monitor

- Penyesuaian KBLI ini bersifat administratif dan tidak mengubah kegiatan usaha, sehingga dampaknya terhadap operasional dan keuangan diperkirakan minimal.
- Tidak ada aksi korporasi atau perubahan struktur modal yang diumumkan, sehingga tidak ada dampak langsung terhadap jumlah saham atau nilai perusahaan.
- Perlu dipantau apakah penyesuaian KBLI ini akan diikuti dengan perubahan kegiatan usaha yang lebih substansial di masa mendatang.

---

## IKBI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 melalui Biro Administrasi Efek PT Raya Saham Registra. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengumumkan aksi korporasi, perubahan struktur modal, atau perubahan pengurus. Jumlah saham beredar tercatat 1.224.000.000 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya. Pemegang saham pengendali Sumitomo Electric Industries, Ltd. memiliki 1.119.486.000 saham (91,46%), juga tidak berubah. Terdapat pergeseran kecil kepemilikan antara pemodal asing dan nasional (naik/turun 117.400 saham) serta penurunan jumlah pemodal nasional sebanyak 630 pemodal, namun angka awal/akhir pada laporan tidak konsisten. Tidak ada saham treasuri, buyback, atau pembatasan lain yang dilaporkan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 untuk PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI), disampaikan oleh Biro Administrasi Efek PT Raya Saham Registra.
- Jumlah saham beredar tercatat 1.224.000.000 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan Sumitomo Electric Industries, Ltd. (pemegang saham pengendali) adalah 1.119.486.000 saham atau 91,46%, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan Direksi dan Komisaris: Shinya Odajima 40.000 saham (0,003%), Herman Sulim Limbono 6.079.440 saham (0,497%), Osamu Inoue 2.186.000 saham (0,179%), tidak berubah.
- Jumlah saham treasuri 0 saham; tidak ada saham yang dibeli kembali, dibatasi, diblokir, atau dikuasai pihak lain.
- Kepemilikan pemodal asing naik 117.400 saham (dari 1.121.540.000 menjadi 1.121.657.400 saham).
- Kepemilikan pemodal nasional turun 117.400 saham (dari 102.460.000 menjadi 102.342.600 saham).
- Jumlah pemodal nasional tercatat berubah dari 1.173 menjadi 1.803, namun perubahan yang dilaporkan adalah -630 (inkonsisten).
- Tidak ada kegiatan registrasi seperti pemindahan hak, splitting, penggabungan, withdrawal, atau penerbitan saham pengganti pada periode Agustus 2026.
- Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Herman Sulim Limbono, Senior Managing Director, pada 04-09-2026.

### Key financial figures

- **Jumlah Saham Beredar:** 1.224.000.000 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Saham oleh Sumitomo Electric Industries, Ltd.:** 1.119.486.000 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Persentase Kepemilikan oleh Sumitomo Electric Industries, Ltd.:** 91,46% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Saham oleh Shinya Odajima (Direksi):** 40.000 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Persentase Kepemilikan oleh Shinya Odajima (Direksi):** 0,003% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Saham oleh Herman Sulim Limbono (Direksi):** 6.079.440 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Persentase Kepemilikan oleh Herman Sulim Limbono (Direksi):** 0,497% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Saham oleh Osamu Inoue (Komisaris):** 2.186.000 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Persentase Kepemilikan oleh Osamu Inoue (Komisaris):** 0,179% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham Treasuri:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham yang Dibeli Kembali (Buyback):** 0 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham yang Dibatasi (Lock-up):** 0 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham yang Diblokir:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham yang Dikuasai oleh Pihak Lain:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham yang Dibatasi Lainnya:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham yang Dibatasi oleh Aparat Penegak Hukum:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham yang Dibatasi oleh Perusahaan Ventura:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham yang Dibatasi oleh Perusahaan:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Pemodal Asing (sebelum):** 1.121.540.000 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan Pemodal Asing (setelah):** 1.121.657.400 (Agustus 2026)
- **Perubahan Kepemilikan Pemodal Asing:** +117.400 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan Pemodal Nasional (sebelum):** 102.460.000 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan Pemodal Nasional (setelah):** 102.342.600 (Agustus 2026)
- **Perubahan Kepemilikan Pemodal Nasional:** -117.400 (Agustus 2026)
- **Jumlah Pemodal Nasional (sebelum):** 1.173 (Agustus 2026)
- **Jumlah Pemodal Nasional (setelah):** 1.803 (Agustus 2026)
- **Perubahan Jumlah Pemodal Nasional:** -630 (Agustus 2026)

### Capital structure

- Jumlah saham beredar tetap 1.224.000.000 saham, tidak ada perubahan dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan Sumitomo Electric Industries, Ltd. tetap 91,46% (1.119.486.000 saham).
- Kepemilikan Direksi dan Komisaris tidak berubah.
- Tidak ada saham treasuri, buyback, atau pembatasan lain.
- Pergeseran kecil kepemilikan antara pemodal asing dan nasional (naik/turun 117.400 saham).

### Listing / regulatory

- Laporan bulanan kepemilikan saham disampaikan sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia.
- Catatan kepatuhan terkait syarat penurunan tarif pajak penghasilan sesuai PP No. 20 Tahun 2020.

### Analytical scenarios

- **Persentase kepemilikan Direksi dan Komisaris** [derived_calculation, high]: Persentase kepemilikan dihitung dari jumlah saham individu dibagi total saham beredar: Shinya Odajima 40.000/1.224.000.000 = 0,0033% (dibulatkan 0,003%); Herman Sulim Limbono 6.079.440/1.224.000.000 = 0,497%; Osamu Inoue 2.186.000/1.224.000.000 = 0,179%.
  - Basis: Jumlah saham masing-masing: 40.000, 6.079.440, 2.186.000.; Total saham beredar: 1.224.000.000.
  - Assumptions: Pembulatan ke tiga desimal.
- **Total kepemilikan Direksi dan Komisaris** [derived_calculation, medium]: Total kepemilikan oleh Direksi dan Komisaris yang tercantum adalah 40.000 + 6.079.440 + 2.186.000 = 8.305.440 saham, atau sekitar 0,68% dari total saham beredar.
  - Basis: Jumlah saham masing-masing: 40.000, 6.079.440, 2.186.000.; Total saham beredar: 1.224.000.000.
  - Assumptions: Hanya tiga individu yang terdaftar sebagai Direksi/Komisaris dalam laporan.
  - Caveats: Mungkin ada Direksi/Komisaris lain yang tidak tercantum dalam bagian yang diekstrak.
- **Free float** [analyst_hypothesis, low]: Free float diperkirakan sekitar 8,54% dari total saham, dengan asumsi tidak ada saham treasuri dan semua saham non-pengendali dianggap free float.
  - Basis: Total saham: 1.224.000.000.; Kepemilikan pengendali (Sumitomo): 1.119.486.000.; Sisa saham: 104.514.000.
  - Assumptions: Tidak ada saham treasuri.; Semua saham di luar pengendali dianggap free float.; Tidak ada pembatasan lain.
  - Caveats: Perhitungan free float resmi mengikuti aturan Bursa Efek Indonesia yang mungkin memperhitungkan pembatasan lain.
- **Inkonsistensi jumlah pemodal nasional** [analyst_hypothesis, low]: Angka jumlah pemodal nasional tidak konsisten: perubahan -630 tidak sesuai dengan selisih 1.803 - 1.173 = +630. Kemungkinan salah input atau salah interpretasi.
  - Basis: Kolom 'JUMLAH SEBELUMNYA' menunjukkan 1.173, 'JUMLAH SEKARANG' 1.803, namun perubahan tercatat -630.
  - Caveats: Data tidak konsisten, perlu verifikasi.

### Risks / uncertainties

- Data klasifikasi investor tidak lengkap karena ekstraksi tidak sempurna.
- Perhitungan free float tidak dinyatakan secara eksplisit dalam laporan.
- Inkonsistensi data jumlah pemodal nasional pada laporan.

### Items to monitor

- Tidak ada aksi korporasi atau perubahan struktur modal yang diumumkan; laporan bersifat rutin.
- Kepemilikan pengendali tetap di atas 90%, sehingga free float rendah (perkiraan 8,54%) dan likuiditas saham mungkin terbatas.
- Pergeseran kecil kepemilikan antara pemodal asing dan nasional menunjukkan aktivitas perdagangan terbatas.

---

## IMAS

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Agustus 2026. Laporan ini menyajikan komposisi pemegang saham, termasuk kepemilikan pengendali, direksi, komisaris, dan afiliasi, serta klasifikasi investor berdasarkan data KSEI. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham atau kepemilikan pengendali berdasarkan evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode posisi 31 Agustus 2026, diterbitkan pada 4 September 2026.
- Total saham tercatat: 3.994.291.039 saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Kepemilikan saham pengendali: 49,49% (1.976.765.774 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: 5,02% (200.562.566 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Afiliasi: 0% (0 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: 15,23% (608.000.000 saham) dan 18,17% (725.850.161 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada perubahan).
- Free float: 7,34% (293.197.302 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Pemegang saham pengendali: PT Gallant Venture Ltd (kepemilikan langsung 49,49%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (15,23%) dan PT Tritunggal Intipermata (18,17%).
- Jumlah pemegang saham: 12.949 (scripless) dan 105.700 (warkat), total 118.649.
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI: total scripless 1.065.912.113 saham, dengan rincian antara lain: Bank 46.869.288 saham, Brokerage 1.600.700 saham, dan lainnya.
- Laporan ditandatangani oleh CR. Susilowasti, Corporate Secretary.
- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham atau kepemilikan pengendali berdasarkan evidence yang diberikan.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada susunan Direksi dan Komisaris yang teridentifikasi dalam laporan ini.
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali (PT Gallant Venture Ltd) yang teridentifikasi.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar (3.994.291.039 saham) atau treasury stock (0 saham) yang teridentifikasi.

### Listing / regulatory

- Laporan bulanan ini merupakan pemenuhan kewajiban pelaporan rutin kepada Bursa Efek Indonesia.

### Analytical scenarios

- **Total pemegang saham** [derived_calculation, high]: Total pemegang saham = 12.949 (scripless) + 105.700 (warkat) = 118.649. Angka ini tidak tersedia sebagai pembanding bulan sebelumnya, sehingga tidak dapat disimpulkan adanya perubahan.
  - Basis: Jumlah pemegang saham scripless: 12.949; Jumlah pemegang saham warkat: 105.700
  - Assumptions: Angka 12.949 dan 105.700 adalah jumlah pemegang saham, bukan jumlah saham.
  - Caveats: Perhitungan ini hanya menggabungkan dua angka yang tersedia; tidak ada data pembanding untuk analisis tren.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Laporan ini hanya menyajikan data posisi; tidak ada informasi mengenai perubahan yang direncanakan.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini menunjukkan stabilitas struktur kepemilikan saham tanpa perubahan signifikan pada periode tersebut.
- Tidak ada indikasi aksi korporasi atau perubahan pengendali yang dapat mempengaruhi harga saham.

---

## IMJS

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan komposisi pemegang saham dan struktur kepemilikan yang tidak berubah secara material dibandingkan bulan sebelumnya. Tidak ada perubahan signifikan pada pemegang saham pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float yang teridentifikasi dari bukti yang diberikan.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026, diumumkan pada 2 September 2026.
- Total saham beredar: 10.849.262.500 saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Pemegang saham pengendali: PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (disebut sebagai 'IndomobilSukses') dengan kepemilikan langsung 91,97% (9.978.217.076 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Afiliasi Pengendali: 8,03% (871.037.924 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada perubahan).
- Free float: 8,03% (871.037.924 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang efek: 12.326 (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Komposisi pemilik efek per 31 Agustus 2026: Pemodal Nasional 99,758% (10.822.957.614 saham), Pemodal Asing 0,242% (26.304.886 saham).
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI: jumlah saham scripless 10.191.155.789, jumlah rekening 99.036 (tidak ada perubahan signifikan).

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada direksi atau komisaris yang teridentifikasi dari bukti yang diberikan.
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali (PT Indomobil Sukses Internasional Tbk) yang teridentifikasi dari bukti yang diberikan.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (tetap 10.849.262.500 saham).
- Tidak ada perubahan treasury stock (tetap 0 saham).
- Tidak ada perubahan free float (tetap 8,03%).

### Analytical scenarios

- **Perhitungan free float** [derived_calculation, low]: Free float dihitung sebagai 100% - kepemilikan pengendali (91,97%) - kepemilikan afiliasi pengendali (8,03%) = 0%. Namun, laporan menyatakan free float 8,03% (871.037.924 saham). Ini menunjukkan bahwa definisi free float yang digunakan mungkin berbeda, atau terdapat inkonsistensi dalam penyajian. Angka 8,03% yang sama dengan kepemilikan afiliasi pengendali menunjukkan kemungkinan bahwa free float dihitung sebagai saham yang tidak dimiliki oleh pengendali dan afiliasinya, tetapi definisi ini tidak jelas dari bukti yang ada.
  - Basis: Laporan menyatakan kepemilikan pengendali 91,97% dan afiliasi pengendali 8,03%.; Laporan menyatakan free float 8,03%.
  - Assumptions: Definisi free float mengikuti Peraturan Bursa V.2, tetapi perhitungannya tidak dijelaskan secara rinci.
  - Caveats: Angka free float yang sama dengan kepemilikan afiliasi pengendali mungkin merupakan kebetulan atau kesalahan penyajian.; Perhitungan ini hanya berdasarkan angka yang tersedia, bukan interpretasi resmi.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari bukti yang diberikan.
- Tidak ada perubahan material pada struktur kepemilikan atau modal yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada laporan ini; investor mungkin tidak melihat dampak langsung dari laporan ini terhadap nilai saham.
- Struktur kepemilikan yang stabil menunjukkan tidak ada perubahan pengendalian atau aksi korporasi yang signifikan.

---

## INCO

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

Pengumuman ini berjudul 'Perubahan Alamat/Nomor Telepon/Fax/E-Mail/Website/NPWP/NPKP' dengan perihal 'Perubahan Alamat/Nomor Telepon'. Namun, dokumen PDF yang dilampirkan tidak berhasil diekstrak (extraction_error: null, summary: null), sehingga tidak ada detail faktual yang dapat diverifikasi dari isi pengumuman. Metadata hanya menunjukkan bahwa pengumuman ini berkaitan dengan perubahan alamat/nomor telepon, tetapi tidak ada informasi lebih lanjut mengenai alamat lama, alamat baru, nomor telepon, atau NPWP. Oleh karena itu, analisis terbatas pada metadata dan tidak dapat mengonfirmasi substansi perubahan.

### Material changes

- Pengumuman dengan nomor 01720/CORS-J/IX/2026 tanggal 3 September 2026, judul 'Perubahan Alamat/Nomor Telepon/Fax/E-Mail/Website/NPWP/NPKP' (metadata).
- Perihal pengumuman adalah 'Perubahan Alamat/Nomor Telepon' (metadata).
- Emiten: INCO (metadata).
- Lampiran PDF: '20260903_INCO_Perubahan Corsec Komite Audit Alamat NPWP Internal Audit_32144499.pdf' (metadata).

### Listing / regulatory

- Pengumuman perubahan alamat/nomor telepon/NPWP merupakan kewajiban keterbukaan informasi kepada publik dan regulator (Bursa Efek Indonesia).
- Berdasarkan judul dan perihal, emiten INCO mengumumkan perubahan data kontak atau identitas fiskal, yang termasuk dalam kategori peristiwa regulasi/listing.

### Analytical scenarios

- **Tidak ada perhitungan turunan yang dapat dibuat** [derived_calculation, low]: Tidak ada angka atau data kuantitatif yang tersedia dari sumber, sehingga tidak ada perhitungan turunan yang dapat dilakukan.
  - Caveats: Dokumen PDF gagal diekstrak, sehingga tidak ada data numerik untuk dianalisis.
- **Potensi perubahan alamat kantor atau kontak resmi** [analyst_hypothesis, low]: Berdasarkan judul pengumuman, kemungkinan besar INCO mengubah alamat kantor, nomor telepon, atau NPWP. Namun, tanpa isi dokumen, tidak dapat dipastikan detail perubahannya.
  - Basis: Judul pengumuman menyebutkan 'Perubahan Alamat/Nomor Telepon/Fax/E-Mail/Website/NPWP/NPKP'.
  - Assumptions: Perubahan ini mungkin terkait dengan relokasi kantor atau pembaruan data administrasi.
  - Caveats: Hipotesis ini tidak didukung oleh isi dokumen karena PDF gagal diekstrak.; Tidak ada informasi tentang alamat lama atau baru, nomor telepon, atau NPWP.

### Risks / uncertainties

- Ketidakpastian utama adalah tidak tersedianya isi dokumen PDF, sehingga detail perubahan alamat/nomor telepon/NPWP tidak dapat diverifikasi.
- Risiko kepatuhan: jika perubahan alamat atau NPWP tidak diumumkan secara lengkap, dapat menimbulkan pertanyaan dari regulator atau investor, namun hal ini belum dapat dikonfirmasi.

### Items to monitor

- Perubahan alamat atau nomor telepon umumnya tidak berdampak langsung pada kinerja keuangan atau operasional perusahaan.
- Investor mungkin perlu memperbarui catatan kontak untuk komunikasi resmi dengan emiten.

---

## INKP

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan komposisi pemegang saham yang stabil: PT APP Purinusa Ekapersada tetap sebagai pengendali dengan 58,31% saham, tidak ada treasury stock, dan tidak ada perubahan material pada kepemilikan direksi/komisaris. Free float tercatat sekitar 41,69% (klaim emiten). Tidak ada indikasi perubahan struktur modal atau aksi korporasi lain dalam dokumen.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, diterbitkan 4 September 2026.
- Total saham diterbitkan dan disetor penuh: 5.470.982.941 saham.
- PT APP Purinusa Ekapersada (pengendali) memiliki 3.190.144.498 saham (58,3103%).
- Masyarakat (KSEI) memiliki 2.200.509.391 saham (40,2215%).
- Masyarakat (non-KSEI) memiliki 80.329.052 saham (1,4683%).
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada).
- Kepemilikan direksi dan komisaris: hanya Presiden Direktur Hendra Jaya Kosasih yang memiliki saham, yaitu 226.800 saham (0,0041%).
- Jumlah pemegang saham (dari laporan X.H.1-2): 20.302 pihak per Agustus 2026.
- Free float (klaim emiten): 41,69% (2.280.838.443 saham).

### Key financial figures

- **total_saham_diterbitkan_dan_disetor_penuh:** 5.470.982.941 (2026-08-31)
- **saham_treasury:** 0 (2026-08-31)
- **free_float_persen:** 41,69 (2026-08-31)
- **jumlah_pemegang_saham:** 20.302 (2026-08-31)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali: PT APP Purinusa Ekapersada tetap pemegang saham pengendali dengan 58,3103%.
- Tidak ada perubahan susunan direksi/komisaris yang teridentifikasi; daftar direksi/komisaris per 31 Agustus 2026 disajikan, dengan kepemilikan saham hanya oleh Presiden Direktur Hendra Jaya Kosasih (226.800 saham, 0,0041%).

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar atau treasury stock yang teridentifikasi; total saham tetap 5.470.982.941 saham.

### Analytical scenarios

- **Persentase free float** [derived_calculation, high]: Free float dihitung dari total saham dikurangi saham pengendali (3.190.144.498) dan saham treasury (0), dibagi total saham: (5.470.982.941 - 3.190.144.498) / 5.470.982.941 = 41,69%. Angka ini sesuai dengan klaim emiten.
  - Basis: Total saham: 5.470.982.941; Saham pengendali: 3.190.144.498; Treasury stock: 0
  - Assumptions: Tidak ada saham lain yang dikecualikan dari free float selain saham pengendali dan treasury.
  - Caveats: Perhitungan ini hanya berdasarkan data yang tersedia; definisi free float menurut peraturan Bursa mungkin memiliki pengecualian lain.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Namun, perlu dicatat bahwa laporan ini adalah laporan rutin dan tidak mencakup analisis mendalam tentang kondisi keuangan atau prospek perusahaan.

### Items to monitor

- Laporan ini menunjukkan struktur kepemilikan yang stabil, dengan pengendali memegang mayoritas saham. Tidak ada perubahan signifikan yang dapat mempengaruhi valuasi atau likuiditas saham dalam jangka pendek.

---

## IPAC

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT APAC Inti Corpora Tbk (IPAC) menerbitkan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan aksi korporasi, perubahan pengurus, atau transaksi material. Data menunjukkan total saham ditempatkan dan disetor penuh sebesar 949.868.500 lembar, dengan pemegang saham pengendali APAC Investama Pte. Ltd. (Singapura) memiliki 860.562.600 saham (90,598%). Free float tercatat 89.305.900 saham (9,402%), di bawah ketentuan minimum 10% yang disyaratkan Bursa Efek Indonesia, sehingga berpotensi menimbulkan kewajiban pemenuhan kembali oleh emiten.

### Material changes

- Total saham ditempatkan dan disetor penuh PT APAC Inti Corpora Tbk per 31 Agustus 2026 adalah 949.868.500 lembar.
- Pemegang saham pengendali adalah APAC Investama Pte. Ltd. (Singapura) dengan kepemilikan 860.562.600 saham atau 90,598%.
- Kepemilikan asing (badan usaha) tercatat 906.759.500 saham (95,46158%), asing perorangan 25.584.700 saham (2,69350%), nasional perorangan 17.524.300 saham (1,84492%), dan nasional badan usaha 0 saham (0%).
- Free float tercatat 89.305.900 saham atau 9,402%, di bawah ketentuan minimum 10% yang disyaratkan Bursa Efek Indonesia.
- Jumlah pemegang saham pemilik SID adalah 776.
- Tidak ada saham treasury (0 saham) dan tidak ada saham warkat (0 saham).
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris adalah 0 saham (0%).
- Laporan free float mengacu pada Keputusan Direksi BEI No. KEP-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026 tentang perubahan Peraturan I-A.
- Laporan disusun oleh biro administrasi efek PT Datindo Entrycom.
- Tidak ada informasi mengenai aksi korporasi, perubahan struktur modal, ekspansi, atau perubahan pengurus dalam dokumen ini.

### Key financial figures

- **total_saham_ditempatkan_dan_disetor_penuh:** 949868500 (2026-08-31)
- **kepemilikan_saham_apac_investama_pte_ltd:** 860562600 (2026-08-31)
- **kepemilikan_saham_asing_badan_usaha:** 906759500 (2026-08-31)
- **kepemilikan_saham_asing_perorangan:** 25584700 (2026-08-31)
- **kepemilikan_saham_nasional_perorangan:** 17524300 (2026-08-31)
- **kepemilikan_saham_nasional_badan_usaha:** 0 (2026-08-31)
- **free_float_saham:** 89305900 (2026-08-31)
- **free_float_persen:** 9.402 (2026-08-31)
- **jumlah_pemegang_saham_sid:** 776 (2026-08-31)

### Capital structure

- Komposisi kepemilikan saham per 31 Agustus 2026: asing badan usaha 95,46158%, asing perorangan 2,69350%, nasional perorangan 1,84492%, nasional badan usaha 0%.
- Pemegang saham pengendali APAC Investama Pte. Ltd. memiliki 90,598% saham, menunjukkan pengendalian mayoritas.
- Tidak ada perubahan struktur modal yang dilaporkan dalam dokumen ini.

### Listing / regulatory

- Free float 9,402% berada di bawah ketentuan minimum 10% yang disyaratkan Bursa Efek Indonesia.
- Laporan free float mengacu pada Keputusan Direksi BEI No. KEP-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026 tentang perubahan Peraturan I-A.

### Analytical scenarios

- **Total kepemilikan asing** [derived_calculation, high]: Total kepemilikan asing (badan usaha + perorangan) = 906.759.500 + 25.584.700 = 932.344.200 saham, atau 98,15508% dari total saham. Ini menunjukkan dominasi asing yang sangat tinggi.
  - Basis: Angka dari dokumen: 906.759.500, 25.584.700, 949.868.500
- **Total kepemilikan nasional** [derived_calculation, high]: Total kepemilikan nasional (perorangan + badan usaha) = 17.524.300 + 0 = 17.524.300 saham, atau 1,84492% dari total saham. Ini menunjukkan porsi nasional sangat kecil.
  - Basis: Angka dari dokumen: 17.524.300, 0, 949.868.500
- **Selisih kepemilikan APAC Investama dengan total asing badan usaha** [derived_calculation, medium]: Selisih antara total asing badan usaha (906.759.500) dan kepemilikan APAC Investama (860.562.600) adalah 46.196.900 saham, yang mungkin dimiliki oleh badan usaha asing lain. Namun, dokumen tidak merinci pemegang saham lainnya.
  - Basis: Angka dari dokumen: 906.759.500, 860.562.600
  - Assumptions: Tidak ada pemegang saham asing badan usaha lain yang tercatat di luar angka tersebut.
  - Caveats: Dokumen tidak menyediakan rincian pemegang saham per nama selain APAC Investama.
- **Potensi free float rendah** [analyst_hypothesis, medium]: Dengan kepemilikan APAC Investama sebesar 90,598%, free float saham publik diperkirakan sangat rendah, sekitar 9,402% (berdasarkan 100% - 90,598%). Ini mungkin berdampak pada likuiditas perdagangan saham.
  - Basis: Persentase kepemilikan APAC Investama 90,598% dari dokumen.
  - Assumptions: Seluruh saham yang tidak dimiliki APAC Investama dianggap sebagai free float.
  - Caveats: Free float resmi mungkin berbeda karena definisi Bursa Efek Indonesia; dokumen tidak menyatakan free float.
- **Tidak ada aksi korporasi dalam periode laporan** [analyst_hypothesis, medium]: Dokumen hanya berisi komposisi pemegang saham tanpa informasi aksi korporasi, sehingga kemungkinan tidak ada aksi korporasi yang terjadi pada periode tersebut. Namun, laporan ini tidak mencakup pengumuman lain.
  - Basis: Isi dokumen hanya memuat data kepemilikan saham.
  - Caveats: Aksi korporasi dapat diumumkan melalui mekanisme lain di luar laporan ini.
- **Tidak ada saham tidak dimiliki** [explicit_fact, high]: Jumlah saham dalam satuan perdagangan standar yang tidak dimiliki adalah 0, menunjukkan seluruh saham telah dialokasikan kepada pemegang saham.
  - Basis: Angka 0 pada baris 'saham tidak dimiliki' di dokumen.

### Risks / uncertainties

- Free float di bawah 10% dapat menyebabkan suspensi atau delisting jika tidak dipenuhi.
- Laporan belum memperhitungkan saham afiliasi pengendali dan portofolio investasi yang disetujui bursa, sehingga angka free float dapat berubah.
- Tidak ada informasi tentang rencana emiten untuk memenuhi ketentuan free float.
- Dominasi kepemilikan asing dan konsentrasi pada satu pemegang saham dapat menimbulkan risiko tata kelola dan likuiditas.
- Dokumen tidak menyediakan rincian pemegang saham di atas 5% selain APAC Investama, sehingga identifikasi pemegang saham pengendali lain tidak lengkap.

### Items to monitor

- Free float di bawah 10% dapat memicu kewajiban pemenuhan kembali oleh emiten, yang dapat berdampak pada likuiditas saham.
- Konsentrasi kepemilikan pada satu pemegang saham dapat mempengaruhi tata kelola perusahaan dan keputusan strategis.

---

## IPCC

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mengumumkan perubahan susunan pengurus (direksi dan komisaris) yang disetujui dalam RUPSLB pada 3 September 2026. Perubahan direksi efektif 3 September 2026: Wing Megantoro menjadi Direktur Utama menggantikan Sugeng Mulyadi; Donny Yuniarto menjadi Direktur menggantikan Bagus Dwipoyono; Bagus Dwipoyono menjadi Direktur menggantikan Wing Megantoro. Perubahan komisaris efektif 17 Juni 2025 (M. Said Bakhri dan Herry Ardianto) dan 17 Juni 2026 (Tri Hidayat), dengan M. Said Bakhri tetap sebagai Komisaris Utama. Emiten menyatakan tidak ada dampak material dari perubahan ini. Posisi Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis dinyatakan lowong. Tidak ada informasi mengenai aksi korporasi lain, ekspansi, atau perubahan struktur modal.

### Material changes

- RUPSLB tanggal 3 September 2026 menyetujui perubahan susunan pengurus PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk.
- Wing Megantoro diangkat sebagai Direktur Utama (Presiden Direktur) efektif 3 September 2026, menggantikan Sugeng Mulyadi.
- Donny Yuniarto diangkat sebagai Direktur efektif 3 September 2026, menggantikan Bagus Dwipoyono.
- Bagus Dwipoyono diangkat sebagai Direktur efektif 3 September 2026, menggantikan Wing Megantoro.
- M. Said Bakhri diangkat sebagai Komisaris Utama (Presiden Komisaris) efektif 17 Juni 2025, menggantikan dirinya sendiri.
- Herry Ardianto diangkat sebagai Komisaris efektif 17 Juni 2025, menggantikan dirinya sendiri; tidak independen.
- Tri Hidayat diangkat sebagai Komisaris efektif 17 Juni 2026, menggantikan dirinya sendiri; tidak independen.
- Posisi Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis dinyatakan lowong.
- Emiten menyatakan tidak terdapat dampak kejadian yang bersifat material dari perubahan pengurus.
- Ringkasan risalah RUPSLB dikeluarkan oleh Notaris Aulia Taufani, S.H., Nomor Surat 06/IX/2026 tanggal 3 September 2026.
- Laporan disampaikan kepada OJK berdasarkan POJK 31/POJK.04/2015, POJK 45 Tahun 2024, dan POJK 33/POJK.04/2014.
- Pengumuman dikirim oleh Sekretaris Perusahaan Roro Endah Dwi Liesly Puspita Sari pada 3 September 2026 pukul 17:57.

### Management / control changes

- Direksi: Sugeng Mulyadi digantikan Wing Megantoro sebagai Direktur Utama; Bagus Dwipoyono digantikan Donny Yuniarto sebagai Direktur; Wing Megantoro digantikan Bagus Dwipoyono sebagai Direktur.
- Komisaris: M. Said Bakhri tetap Komisaris Utama; Herry Ardianto dan Tri Hidayat diangkat sebagai Komisaris (tidak independen).
- Posisi Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis dinyatakan lowong.

### Listing / regulatory

- Laporan informasi material disampaikan kepada OJK sesuai POJK 31/POJK.04/2015, POJK 45 Tahun 2024, dan POJK 33/POJK.04/2014.

### Analytical scenarios

- **Perubahan direksi** [explicit_fact, high]: Dokumen menyatakan tiga perubahan direksi efektif 3 September 2026 melalui RUPSLB.
  - Basis: Tabel direksi pada halaman 1 dan 3
- **Perubahan komisaris** [explicit_fact, high]: Dokumen menyatakan pengangkatan komisaris dengan tanggal efektif berbeda (17 Juni 2025 dan 17 Juni 2026).
  - Basis: Tabel komisaris pada halaman 1 dan 3
- **Independensi komisaris** [explicit_fact, high]: Herry Ardianto dan Tri Hidayat ditandai 'X' pada kolom independen, menunjukkan mereka tidak independen.
  - Basis: Kolom 'Independen' pada tabel komisaris
- **Dampak material** [explicit_fact, high]: Emiten menyatakan tidak terdapat dampak kejadian yang bersifat material dari perubahan pengurus.
  - Basis: Pernyataan pada butir 4: 'Tidak terdapat dampak kejadian yang bersifat material'
- **Kesinambungan kepemimpinan** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan direksi menunjukkan rotasi internal, dengan Wing Megantoro dan Bagus Dwipoyono bertukar posisi, yang mungkin bertujuan menjaga kontinuitas manajemen.
  - Basis: Nama-nama yang sama muncul sebagai pengganti dan digantikan
  - Assumptions: Rotasi internal dianggap sebagai strategi suksesi
  - Caveats: Tidak ada pernyataan resmi mengenai alasan perubahan
- **Posisi lowong** [analyst_hypothesis, low]: Posisi Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis yang lowong dapat mengindikasikan proses rekrutmen atau penunjukan sedang berlangsung, namun belum ada informasi resmi mengenai hal tersebut.
  - Basis: Susunan direksi mencantumkan 'Lowong' untuk posisi tersebut
  - Assumptions: Lowong berarti posisi belum terisi dan akan diisi kemudian
  - Caveats: Tidak ada keterangan resmi mengenai alasan atau rencana pengisian posisi

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai alasan perubahan pengurus.
- Tanggal efektif komisaris berbeda-beda (17 Juni 2025 dan 17 Juni 2026) tanpa penjelasan lebih lanjut.
- Posisi Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis masih lowong, yang dapat berdampak pada kesinambungan fungsi komersial dan pengembangan bisnis.
- Tidak ada rincian mengenai dampak perubahan terhadap strategi atau operasional perusahaan.

### Items to monitor

- Perubahan pengurus dapat mempengaruhi arah strategis dan operasional perusahaan, meskipun emiten menyatakan tidak ada dampak material.
- Posisi Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis yang lowong dapat menjadi perhatian terkait kesinambungan fungsi komersial dan pengembangan bisnis.

---

## IPOL

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode Agustus 2026. Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan adanya perubahan material pada struktur kepemilikan saham, kepengurusan, atau free float berdasarkan evidence yang tersedia. Tidak ada transaksi atau aksi korporasi lain yang teridentifikasi.

### Material changes

- Emiten: PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL), kode efek IPOL, papan pencatatan: Development Board (berdasarkan metadata).
- Jenis laporan: Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk bulan Agustus 2026, disampaikan pada 4 September 2026.
- Nomor pengumuman: 023/S-DIR/CS/IX/2026.
- Total saham beredar (current month): 6.443.379.509 saham (dari lampiran 1 dan halaman 7/16).
- Total saham beredar (previous month): 6.443.379.509 saham (dari lampiran 1 dan halaman 7/16).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris (current month): 0 saham (0%) untuk seluruh anggota Direksi dan Komisaris.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris (previous month): 0 saham (0%) untuk seluruh anggota Direksi dan Komisaris.
- Kepemilikan saham oleh Pengendali dan Afiliasi (current month): 0 saham (0%) untuk seluruh kategori.
- Kepemilikan saham oleh Pengendali dan Afiliasi (previous month): 0 saham (0%) untuk seluruh kategori.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih (current month):
- PT Golden Supernova Flexible Investment: 333.074.200 saham (5,17%)
- PT Investasi Noble: 1.849.531.010 saham (28,7%)
- PT Irawan Sastrotanojo: 1.491.910.560 saham (23,15%)
- Jefflyne Holdings Pte Ltd: 1.903.153.710 saham (29,54%)
- Agnes Halim: 865.710.029 saham (13,44%)
- Total: 6.443.379.509 saham (100%)
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih (previous month):
- PT Golden Supernova Flexible Investment: 331.706.700 saham (5,15%)
- PT Investasi Noble: 1.849.531.010 saham (28,7%)
- PT Irawan Sastrotanojo: 1.491.910.560 saham (23,15%)
- Jefflyne Holdings Pte Ltd: 1.903.153.710 saham (29,54%)
- Agnes Halim: 867.077.529 saham (13,46%)
- Total: 6.443.379.509 saham (100%)
- Kepemilikan saham tresuri (treasury stock): 0 saham (current dan previous month).
- Free float: tidak ada angka eksplisit yang tersedia dalam evidence; hanya terdapat referensi pada peraturan terkait free float.
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI (current month):
- Bank: 3.115.900 saham
- Brokerage: 227.744.100 saham
- Asuransi: 147.200 saham
- Dana Pensiun: 702.800 saham
- Reksa Dana: 1.548.113.200 saham
- Perusahaan: 20.070.400 saham
- Yayasan: 30.565.200 saham
- Koperasi: 20.411.200 saham
- Individu: 452.187.229 saham
- Lainnya: 0 saham (tidak tersedia angka)
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI (previous month): tidak tersedia angka eksplisit dalam evidence.
- Pemegang saham manfaat (beneficial owner) yang tercatat: Hang Tan Huat (SID 3.105) dan Tan Hang (SID 2.957) – tidak ada rincian jumlah saham atau persentase yang tersedia.
- Tidak ada perubahan susunan Direksi atau Komisaris yang teridentifikasi dalam evidence.
- Tidak ada transaksi material, perubahan struktur modal, atau aksi korporasi lain yang teridentifikasi dalam evidence.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar antara bulan sebelumnya dan bulan berjalan (tetap 6.443.379.509 saham).
- Tidak ada perubahan kepemilikan saham tresuri (tetap 0 saham).
- Tidak ada perubahan material pada kepemilikan pemegang saham utama (perubahan hanya pada jumlah saham Agnes Halim dari 867.077.529 menjadi 865.710.029, dan PT Golden Supernova dari 331.706.700 menjadi 333.074.200; persentase berubah dari 13,46% menjadi 13,44% dan dari 5,15% menjadi 5,17%).

### Analytical scenarios

- **Perubahan kepemilikan Agnes Halim** [derived_calculation, high]: Berdasarkan data sumber, kepemilikan Agnes Halim turun dari 867.077.529 saham menjadi 865.710.029 saham, selisih 1.367.500 saham (penurunan sekitar 0,16% dari total saham).
  - Basis: Angka kepemilikan Agnes Halim pada bulan sebelumnya: 867.077.529 saham (13,46%); Angka kepemilikan Agnes Halim pada bulan berjalan: 865.710.029 saham (13,44%)
  - Assumptions: Selisih dihitung sebagai pengurangan langsung antara dua angka yang tersedia.
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai penyebab perubahan (apakah penjualan, transfer, atau lainnya).
- **Perubahan kepemilikan PT Golden Supernova Flexible Investment** [derived_calculation, high]: Berdasarkan data sumber, kepemilikan PT Golden Supernova Flexible Investment naik dari 331.706.700 saham menjadi 333.074.200 saham, selisih 1.367.500 saham (kenaikan sekitar 0,02% dari total saham).
  - Basis: Angka kepemilikan PT Golden Supernova Flexible Investment pada bulan sebelumnya: 331.706.700 saham (5,15%); Angka kepemilikan PT Golden Supernova Flexible Investment pada bulan berjalan: 333.074.200 saham (5,17%)
  - Assumptions: Selisih dihitung sebagai pengurangan langsung antara dua angka yang tersedia.
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai penyebab perubahan.
- **Kemungkinan transfer saham antara Agnes Halim dan PT Golden Supernova** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan kepemilikan Agnes Halim dan PT Golden Supernova menunjukkan selisih yang sama persis (1.367.500 saham) namun berlawanan arah, sehingga mungkin terjadi transfer saham langsung antara kedua pihak tersebut.
  - Basis: Selisih kepemilikan Agnes Halim: -1.367.500 saham; Selisih kepemilikan PT Golden Supernova: +1.367.500 saham
  - Assumptions: Kedua perubahan terjadi pada periode yang sama dan jumlahnya identik.
  - Caveats: Tidak ada bukti langsung dalam dokumen yang mengonfirmasi transfer tersebut.; Perubahan bisa saja terjadi melalui transaksi di pasar atau mekanisme lain.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Perubahan kecil pada kepemilikan saham Agnes Halim dan PT Golden Supernova tidak dianggap material berdasarkan evidence yang tersedia.
- Tidak ada indikasi pelanggaran kepatuhan atau suspensi.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengandung informasi yang secara langsung mempengaruhi keputusan investasi.
- Struktur kepemilikan tetap stabil dengan total saham beredar tidak berubah.
- Perubahan kecil pada kepemilikan Agnes Halim dan PT Golden Supernova mungkin menarik bagi investor yang memantau pergerakan pemegang saham utama.

---

## ITMG

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

Pengumuman ini adalah penyampaian materi Public Expose Tahunan ITMG ke OJK/BEI melalui surat No. 2811/L/ITM/CorSec/9/2026 tanggal 4 September 2026. Surat ini merujuk pada rencana Public Expose yang diumumkan sebelumnya (surat No. 2705/L/ITM/CorSec/8/2026 tanggal 27 Agustus 2026). Materi Public Expose dilampirkan dalam file 'ITMG_Public Expose 2026.pdf'. Dokumen utama hanya berisi metadata administratif dan tidak memuat data keuangan, operasional, atau strategi. Lampiran materi Public Expose gagal diekstraksi, sehingga isi materi tidak tersedia untuk analisis.

### Material changes

- ITMG menyampaikan materi Public Expose Tahunan melalui surat No. 2811/L/ITM/CorSec/9/2026 tanggal 4 September 2026.
- Surat ini merujuk pada rencana Public Expose yang diumumkan dalam surat No. 2705/L/ITM/CorSec/8/2026 tanggal 27 Agustus 2026.
- Materi Public Expose dilampirkan dalam file 'ITMG_Public Expose 2026.pdf'.
- Surat ditandatangani oleh Monika Ida Krisnamurti selaku Corporate Secretary.
- Dokumen dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik dan tidak memerlukan tanda tangan basah.
- Alamat kantor ITMG: Pondok Indah Office Tower III, 3rd Floor, dengan telepon 021-2932 8100 dan fax 021-2932 7999.
- Dokumen ini adalah dokumen resmi ITMG dan perusahaan bertanggung jawab penuh atas isinya.

### Listing / regulatory

- Penyampaian materi Public Expose Tahunan merupakan kewajiban keterbukaan informasi kepada OJK/BEI, terkait dengan penyelenggaraan Public Expose tahunan ITMG.

### Analytical scenarios

- **Konten materi Public Expose** [analyst_hypothesis, low]: Materi Public Expose kemungkinan berisi informasi kinerja keuangan, strategi, dan outlook perusahaan, tetapi tidak tersedia dalam dokumen ini.
  - Basis: Surat ini hanya menyampaikan lampiran materi, bukan isi materi.
  - Assumptions: Materi Public Expose biasanya mencakup data keuangan dan operasional.
  - Caveats: Tidak ada bukti langsung dari dokumen ini.

### Risks / uncertainties

- Isi materi Public Expose (kinerja keuangan, strategi, outlook, dll.) tidak tersedia dalam dokumen ini.
- Tanggal pelaksanaan Public Expose itu sendiri tidak disebutkan dalam dokumen.

---

## JAWA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) menerbitkan tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek. Perseroan menyatakan tidak memiliki informasi material yang belum diungkapkan, tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu, tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam 3 bulan ke depan, dan tidak mengetahui penyebab pasti kenaikan harga dan volume saham. Tidak ada angka keuangan atau rincian transaksi dalam dokumen.

### Material changes

- Pada 4 September 2026, JAWA menerbitkan surat nomor 035/JAW/CORSEC/IX/2026 sebagai tanggapan atas permintaan penjelasan BEI nomor S-11329/BEI.PP1/09-2026 tanggal 3 September 2026 mengenai volatilitas transaksi efek.
- JAWA menyatakan tidak memiliki informasi material yang belum diungkapkan ke publik yang dapat mempengaruhi keputusan investor sehingga terjadi kenaikan harga saham dan volume transaksi.
- JAWA menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.
- JAWA menyatakan belum memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam 3 bulan mendatang, termasuk yang berakibat terhadap pencatatan saham di bursa.
- JAWA menyatakan tidak mengetahui penyebab pasti kenaikan harga saham dan volume transaksi, yang kemungkinan disebabkan oleh mekanisme pasar.
- Pemegang saham utama JAWA belum memberikan informasi mengenai tindakan korporasi yang akan dilakukan perseroan.
- Surat ditandatangani oleh Sekretaris Perusahaan Harli Wijayadi.
- Surat ditujukan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK dengan tembusan Direksi BEI.

### Listing / regulatory

- Permintaan penjelasan BEI terkait volatilitas transaksi efek

### Analytical scenarios

- **Tidak ada informasi material** [explicit_fact, high]: JAWA secara eksplisit menyatakan tidak memiliki informasi material yang belum diungkapkan ke publik yang dapat mempengaruhi keputusan investor.
  - Basis: Jawaban poin 1 dan 2: 'Perseroan tidak memiliki informasi material yang tidak disampaikan ke publik...'
- **Tidak ada rencana aksi korporasi** [explicit_fact, high]: JAWA menyatakan belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam 3 bulan mendatang.
  - Basis: Jawaban poin 4: 'Perseroan sampai saat ini belum memiliki rencana untuk melakukan tindak korporasi dalam 3 bulan mendatang.'
- **Pemegang saham utama belum memberi informasi** [explicit_fact, high]: Pemegang saham utama belum memberikan informasi mengenai tindakan korporasi yang akan dilakukan perseroan.
  - Basis: Jawaban poin 6: 'Pemegang saham utama belum memberikan informasi mengenai tindakan korporasi yang akan dilakukan oleh perseroan.'
- **Penyebab volatilitas** [analyst_hypothesis, low]: Kenaikan harga dan volume saham JAWA kemungkinan disebabkan oleh mekanisme pasar, namun penyebab pasti tidak diketahui oleh perseroan.
  - Basis: Jawaban poin 5: '...kemungkinan disebabkan oleh mekanisme pasar.'
  - Assumptions: Pernyataan perseroan dianggap jujur dan tidak ada informasi tersembunyi.
  - Caveats: Belum ada konfirmasi independen mengenai penyebab volatilitas.

### Risks / uncertainties

- Volatilitas harga dan volume saham JAWA yang menjadi perhatian BEI, dengan penyebab yang belum pasti.
- Ketidakjelasan rencana pemegang saham utama terkait kepemilikan sahamnya di perseroan.

---

## JSMR

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menyampaikan materi Public Expose Live 2026 kepada Bursa Efek Indonesia. Public Expose dijadwalkan pada 9 September 2026 secara digital. Pengumuman ini bersifat administratif dan tidak memuat data keuangan atau aksi korporasi. Dua dari tiga dokumen lampiran tidak berhasil diekstraksi, sehingga analisis terbatas pada surat pengantar.

### Material changes

- PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyampaikan materi Public Expose Live 2026 kepada Bursa Efek Indonesia.
- Public Expose Live 2026 akan diselenggarakan pada hari Rabu, 9 September 2026 secara digital melalui media webinar.
- Penyampaian ini merujuk pada Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00087/BEI/12-2025 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
- Surat ini juga merujuk pada surat PT Jasa Marga (Persero) Tbk Nomor: AB.HM.02.04.315 perihal Penyampaian Jadwal Rencana Public Expose Live 2026.
- Surat ditandatangani oleh Trias Andriyanto selaku Corporate Secretary & Chief Administration Officer.
- Surat bernomor 1 AB.HM.02.04.347 dan bertanggal 04 September 2026.
- Lampiran surat berisi 1 (satu) berkas materi Public Expose.

### Listing / regulatory

- Penyampaian materi Public Expose Live 2026 sebagai pemenuhan kewajiban informasi kepada Bursa Efek Indonesia.

### Analytical scenarios

- **Kelayakan tanggal dokumen** [analyst_hypothesis, low]: Tanggal surat 04 September 2026 dan pelaksanaan Public Expose 9 September 2026 berada di masa depan relatif terhadap pengetahuan umum saat ini. Ini mungkin merupakan dokumen simulasi atau kesalahan penanggalan, sehingga keandalannya rendah.
  - Basis: Tanggal surat dan acara berada di masa depan (2026).
  - Assumptions: Asumsi bahwa tanggal saat ini adalah 2025 atau sebelumnya.
  - Caveats: Tidak ada indikasi dalam dokumen bahwa tanggal tersebut salah.

---

## KRYA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) merespons permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek. Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi, tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu, tidak ada rencana perubahan kepemilikan oleh pemegang saham utama, dan tidak ada informasi material lain yang belum diungkapkan. Namun, Perseroan mengakui sedang mempelajari dan mempertimbangkan kemungkinan aksi korporasi, tetapi belum ada keputusan final. Pengumuman ini merupakan tanggapan atas permintaan penjelasan BEI, bukan pengumuman aksi korporasi baru.

### Material changes

- Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam POJK No. 31/POJK.04/2015, per 3 September 2026.
- Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga efek atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor I-E Lampiran Keputusan Direksi BEI No. Kep-00087/BEI/12-2025, per 3 September 2026.
- Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu terkait kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham maupun aktivitas menjaminkan saham, sebagaimana diatur dalam POJK No. 4 Tahun 2024, per 3 September 2026.
- Perseroan sedang mempelajari dan mempertimbangkan kemungkinan aksi korporasi, namun belum ada keputusan final atau informasi yang wajib diungkapkan kepada publik, per 3 September 2026.
- Perseroan menyatakan tidak ada informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan belum diungkapkan kepada publik, per 3 September 2026.
- Berdasarkan keterangan dari pemegang saham utama, tidak terdapat rencana perubahan terkait kepemilikan saham di Perseroan, per 3 September 2026.
- Surat tanggapan ini ditujukan kepada Kadiv Penilaian Perusahaan 3 BEI, ditandatangani oleh William Teng selaku President Director.
- Surat tanggapan bernomor 080/CORSEC/BKPJ/IX/2026, tertanggal 3 September 2026, sebagai tindak lanjut atas surat BEI No. S-11178/BEI.PP3/09-2026 tertanggal 1 September 2026.

### Listing / regulatory

- Permintaan penjelasan BEI atas volatilitas transaksi efek KRYA (Surat No. S-11178/BEI.PP3/09-2026) tertanggal 1 September 2026.
- Tanggapan Perseroan atas permintaan penjelasan BEI, disampaikan per 3 September 2026.

### Analytical scenarios

- **Tidak ada informasi material** [explicit_fact, high]: Perseroan secara eksplisit menyatakan tidak mengetahui adanya informasi material yang mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi, baik menurut POJK 31/2015 maupun Peraturan I-E BEI.
  - Basis: Pernyataan pada halaman 2: 'tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material'
- **Aktivitas pemegang saham** [explicit_fact, high]: Perseroan menyatakan tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu terkait kepemilikan atau penjaminan saham, sesuai POJK 4/2024.
  - Basis: Pernyataan pada halaman 2: 'tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu'
- **Rencana aksi korporasi** [explicit_fact, high]: Perseroan mengakui sedang mempelajari dan mempertimbangkan kemungkinan aksi korporasi, namun belum ada keputusan final.
  - Basis: Pernyataan pada halaman 2: 'sedang mempelajari dan mempertimbangkan kemungkinan aksi korporasi'
- **Potensi aksi korporasi** [analyst_hypothesis, low]: Pernyataan bahwa Perseroan sedang mempelajari aksi korporasi dapat mengindikasikan adanya rencana yang belum diumumkan, namun tidak ada detail spesifik.
  - Basis: Pernyataan pada halaman 2: 'sedang mempelajari dan mempertimbangkan kemungkinan aksi korporasi'
  - Assumptions: Kemungkinan aksi korporasi dapat berupa penerbitan saham, akuisisi, atau lainnya, namun tidak dijelaskan.
  - Caveats: Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai jenis atau waktu aksi korporasi.
- **Rencana pemegang saham utama** [explicit_fact, high]: Berdasarkan keterangan pemegang saham utama, tidak ada rencana perubahan kepemilikan saham.
  - Basis: Pernyataan pada halaman 3: 'tidak terdapat rencana perubahan terkait kepemilikan saham'
- **Kepatuhan keterbukaan informasi** [explicit_fact, high]: Perseroan menegaskan komitmen untuk memenuhi ketentuan keterbukaan informasi sesuai peraturan yang berlaku.
  - Basis: Pernyataan pada halaman 1: 'senantiasa berkomitmen untuk memenuhi ketentuan keterbukaan informasi'

### Risks / uncertainties

- Ketidakpastian terkait rencana aksi korporasi yang sedang dipelajari, namun belum ada keputusan final.
- Volatilitas transaksi efek yang menjadi dasar permintaan penjelasan BEI, namun tidak dijelaskan lebih lanjut.

### Items to monitor

- Volatilitas transaksi efek KRYA yang menjadi perhatian BEI dapat mempengaruhi persepsi pasar terhadap saham, namun tidak ada informasi material yang diungkapkan.
- Pernyataan tentang kemungkinan aksi korporasi yang sedang dipelajari dapat menimbulkan spekulasi, namun belum ada keputusan final.

---

## LAND

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) per akhir Agustus 2026. Laporan ini menyajikan data kepemilikan saham, klasifikasi investor, dan free float. Berdasarkan evidence yang tersedia, tidak teridentifikasi perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, atau komposisi saham treasury antara bulan sebelumnya dan bulan berjalan. Seluruh angka kepemilikan pengendali, afiliasi, dan treasury tercatat 0 atau tidak berubah. Free float tercatat 27,69% pada bulan ini dan sebelumnya, dengan jumlah saham free float 773.300.000 pada kedua periode. Tidak ada indikasi perubahan pengurus, aksi korporasi, atau risiko kepatuhan baru yang teridentifikasi dari dokumen ini.

### Material changes

- PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) dengan nomor pengumuman 071/DIR/TMP/IX/2026, tanggal 4 September 2026, untuk posisi akhir Agustus 2026.
- Laporan ini disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) atas nama PT Trimitra Propertindo Tbk, dengan alamat Jl. Raya Serpong No. 89, Komplek Land Avenue, Lantai Park, Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Serpong Selatan, Tangerang 15310.
- Total saham yang tercatat (kemungkinan saham beredar) adalah 2.792.620.000 saham, baik pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Free float tercatat 27,69% atau 773.300.000 saham, baik pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh pengendali, afiliasi, dan treasury stock tercatat 0% atau 0 saham pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Terdapat pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih yang tercatat: PT Graha Mulia Indotama (36,88% atau 1.029.853.200 saham), PT Cipta Bangun Tridaya (35,43% atau 989.466.800 saham), dan PT Bintan Saragih Regen (27,69% atau 773.300.000 saham). Angka ini sama pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI menunjukkan jumlah saham pada beberapa kategori, antara lain: saham tresuri 0, saham yang dibatasi pengalihannya (lock-up) 0, saham yang diperdagangkan (scripless) 1.029.853.200, dan jumlah saham dari investor lain seperti 4.032.000, 215.100, 200.000, 11.223.700, 139.800, 131.531.900, 29.300, dan 756.927.900 (rincian kategori tidak terbaca jelas).
- Laporan ini ditandatangani secara elektronik oleh Dirut pada 04-09-2026 pukul 17:11 WIB.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (2.792.620.000 saham) antara bulan sebelumnya dan bulan ini.
- Tidak ada perubahan jumlah saham treasury (0 saham) antara bulan sebelumnya dan bulan ini.
- Tidak ada perubahan jumlah saham free float (773.300.000 saham atau 27,69%) antara bulan sebelumnya dan bulan ini.

### Analytical scenarios

- **Persentase kepemilikan pemegang saham >=5%** [derived_calculation, high]: Berdasarkan jumlah saham masing-masing pemegang saham dibagi total saham beredar (2.792.620.000), diperoleh: PT Graha Mulia Indotama = 1.029.853.200 / 2.792.620.000 = 36,88%; PT Cipta Bangun Tridaya = 989.466.800 / 2.792.620.000 = 35,43%; PT Bintan Saragih Regen = 773.300.000 / 2.792.620.000 = 27,69%. Angka ini sesuai dengan persentase yang dilaporkan dalam dokumen.
  - Basis: Jumlah saham per pemegang saham pada halaman 3 dan 12 dokumen; Total saham beredar 2.792.620.000 pada halaman 3 dan 12
  - Assumptions: Total saham beredar dianggap sama dengan total saham yang dilaporkan dalam tabel kepemilikan.
- **Konsistensi free float** [derived_calculation, medium]: Free float 27,69% atau 773.300.000 saham sama persis dengan kepemilikan PT Bintan Saragih Regen (27,69% atau 773.300.000 saham). Ini menunjukkan bahwa seluruh saham free float dimiliki oleh PT Bintan Saragih Regen, yang juga tercatat sebagai pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih. Hal ini tidak lazim karena free float seharusnya merupakan saham yang dimiliki oleh publik di bawah 5%, namun dokumen tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.
  - Basis: Angka free float pada halaman 7 dan 16; Kepemilikan PT Bintan Saragih Regen pada halaman 3 dan 12
  - Assumptions: Tidak ada kesalahan penulisan atau perbedaan definisi antara free float dan kepemilikan saham tertentu.
  - Caveats: Kemungkinan terdapat kesalahan interpretasi karena teks hasil ekstraksi tidak lengkap atau rusak.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, atau free float berdasarkan evidence yang diberikan. Namun, ketiadaan perubahan ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat dijadikan jaminan bahwa tidak ada perubahan yang tidak tercatat.
- Terdapat inkonsistensi potensial antara angka free float (27,69% atau 773.300.000 saham) dengan kepemilikan PT Bintan Saragih Regen yang juga 27,69% atau 773.300.000 saham, yang dapat mengindikasikan kesalahan pelaporan atau definisi yang tidak jelas. Hal ini perlu diverifikasi lebih lanjut.
- Dokumen ini adalah laporan rutin dan tidak menunjukkan adanya aksi korporasi, perubahan pengurus, atau risiko kepatuhan baru yang teridentifikasi.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini menunjukkan tidak ada perubahan signifikan pada struktur kepemilikan saham LAND pada bulan Agustus 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Kepemilikan pengendali dan afiliasi tetap 0%, dan free float tetap 27,69%.
- Tidak ada indikasi perubahan pengendali, aksi korporasi, atau perubahan struktur modal yang dapat mempengaruhi harga saham dalam jangka pendek berdasarkan laporan ini.
- Investor perlu memperhatikan potensi inkonsistensi antara free float dan kepemilikan PT Bintan Saragih Regen, meskipun hal ini mungkin hanya masalah penyajian.

---

## MBAP

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

Laporan bulanan registrasi pemegang efek MBAP per akhir Agustus 2026. Tidak ada perubahan jumlah saham yang teridentifikasi pada pemegang saham utama, pengendali, direksi, dan komisaris dibandingkan periode sebelumnya. Tidak ada indikasi perubahan material pada struktur kepemilikan atau free float berdasarkan evidence yang tersedia.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 123/CORSEC-MA/LEG/IX/2026, diterbitkan pada 4 September 2026.
- Pemegang saham pengendali: PT Wahana Sentosa (60% atau 736.363.152 saham) dan PT Batubara Warkat (30% atau 368.181.600 saham) - tidak ada perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris: Yulius Helmy Prastiadi (Direksi) 3.408.100 saham (0,2776%), Deden Khoirudin (Direksi) 184.000 saham (0,0149%), Leonardo Ramdhan (Direksi) 2.000 saham (0,0001%), Paramaditya Dani (Direksi) 7.100 saham (0,0005%), dan Dani Ramdhan (Komisaris) 56.700 saham (0,0046%) - tidak ada perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.
- Tidak ada saham treasuri yang dilaporkan (0 saham).
- Free float berdasarkan laporan: 9,7023% (119.069.300 saham) - tidak ada perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.
- Pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) yang tercatat: Gunawan SID, Djoe Hiang, dan Ghan (masing-masing dengan kepemilikan tidak langsung melalui PT Mitrabara Adiperdana Tbk).
- Laporan ditandatangani oleh Meliana Gunawan, Head of Corporate Secretary & Legal PT Mitrabara Adiperdana Tbk.
- Jumlah saham beredar: 1.227.271.952 saham (tidak berubah).

### Risks / uncertainties

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham atau free float berdasarkan evidence yang tersedia. Namun, laporan ini hanya mencakup data yang disampaikan emiten dan tidak menjamin tidak adanya perubahan yang tidak tercatat.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan atau free float. Investor mungkin tidak melihat dampak langsung dari laporan ini terhadap harga saham.

---

## MEDC

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menyampaikan materi Public Expose Tahunan kepada Bursa Efek Indonesia melalui surat bernomor EXT-001/LEGC/INA/MEDC/IX/2026 tanggal 04 September 2026. Surat ini merupakan pengantar administratif yang merujuk pada rencana penyelenggaraan Public Expose Tahunan yang diumumkan sebelumnya melalui Surat No EXT-007/LEGC/INA/MEDC/VIII/2026 tanggal 26 Agustus 2026. Materi Public Expose dilampirkan dalam file 'MEDC Public Expose 2026.pdf'. Dokumen ini tidak memuat informasi keuangan, operasional, atau strategi bisnis; seluruh isi materi Public Expose berada pada lampiran yang tidak tersedia dalam analisis ini.

### Material changes

- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menyampaikan materi Public Expose Tahunan kepada Bursa Efek Indonesia melalui surat bernomor EXT-001/LEGC/INA/MEDC/IX/2026.
- Surat penyampaian materi Public Expose ditandatangani oleh Corporate Secretary Siendy K. Wisandana pada tanggal 04 September 2026 pukul 15:11.
- Materi Public Expose dilampirkan dalam satu lampiran berjudul 'MEDC Public Expose 2026.pdf'.
- Penyampaian materi ini merujuk pada rencana penyelenggaraan Public Expose Tahunan yang diumumkan melalui Surat No EXT-007/LEGC/INA/MEDC/VIII/2026 tanggal 26 Agustus 2026.
- Alamat resmi perusahaan tercantum di Gedung The Energy, Lantai 52 SCBD Lot, 11A, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta.
- Dokumen ini dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik dan tidak memerlukan tanda tangan basah.
- Dokumen ini tidak memuat isi materi Public Expose, hanya pengantar administratif.
- Tidak ada informasi keuangan, operasional, atau strategi bisnis yang diungkapkan dalam dokumen ini.

### Listing / regulatory

- Penyampaian materi Public Expose Tahunan kepada Bursa Efek Indonesia

### Analytical scenarios

- **Tidak ada perhitungan turunan** [derived_calculation, high]: Tidak ada angka keuangan atau operasional yang dapat dihitung lebih lanjut karena dokumen hanya berisi pengantar administratif.
- **Konten materi Public Expose** [analyst_hypothesis, medium]: Dokumen ini hanya merupakan surat pengantar; materi Public Expose yang sebenarnya berada pada lampiran terpisah. Analisis lebih lanjut memerlukan akses ke lampiran tersebut.
  - Basis: Surat menyebutkan lampiran 'MEDC Public Expose 2026.pdf'
  - Assumptions: Lampiran berisi presentasi atau dokumen yang memuat informasi keuangan dan operasional perusahaan
  - Caveats: Konten lampiran tidak tersedia dalam dokumen ini
- **Kepatuhan regulasi** [analyst_hypothesis, medium]: Penyampaian materi Public Expose Tahunan merupakan kewajiban emiten untuk memenuhi ketentuan Bursa Efek Indonesia terkait keterbukaan informasi.
  - Basis: Surat ditujukan kepada Bursa Efek Indonesia
  - Assumptions: Perusahaan mematuhi peraturan bursa
  - Caveats: Tidak ada detail kepatuhan lain yang diungkapkan

---

## MIDI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan komposisi pemegang saham dan free float yang relatif stabil dibanding bulan sebelumnya. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan, jumlah saham beredar, atau free float berdasarkan evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode 31 Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 397/MUI-CORP.SECR/09/2026.
- Jumlah saham beredar (total saham) tercatat 33.435.294.800 saham, sama dengan bulan sebelumnya.
- Treasury stock tercatat 0 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Free float berdasarkan laporan adalah 14,24% (bulan ini) dan 14,25% (bulan sebelumnya), perubahan tidak material.
- Pemegang saham pengendali dan afiliasinya: kepemilikan gabungan (pengendali dan afiliasi) sebesar 77,09% + 22,24% + 0,42% + 0,23% + 0,02% = 100% (dari total saham yang beredar). Rincian: pengendali 77,09% (142.100.000 saham), afiliasi pengendali 22,24% (75.400.000 saham), dan afiliasi lainnya 0,42% (6.960.000 saham).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: tercatat nama-nama seperti Maria, Endang Mawarti, Theresia Rullyanto, dan lainnya, dengan kepemilikan masing-masing di bawah 5% (tidak material).
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: hanya PT Alfaria Trijaya Tbk yang tercatat dengan kepemilikan <5% (tidak material).
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar, treasury stock, atau free float yang material antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Laporan ditandatangani oleh Corporate Secretary, Po Suantopo, pada 4 September 2026.

### Key financial figures

- **Jumlah Saham Beredar:** 33.435.294.800 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Saham Beredar (Bulan Sebelumnya):** 33.435.294.800 (31 Juli 2026)
- **Treasury Stock:** 0 (31 Agustus 2026)
- **Treasury Stock (Bulan Sebelumnya):** 0 (31 Juli 2026)
- **Free Float:** 14,24% (31 Agustus 2026)
- **Free Float (Bulan Sebelumnya):** 14,25% (31 Juli 2026)
- **Kepemilikan Pengendali:** 77,09% (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan Afiliasi Pengendali:** 22,24% (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan Afiliasi Lainnya:** 0,42% (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar atau treasury stock antara bulan ini dan bulan sebelumnya.

### Analytical scenarios

- **Stabilitas struktur kepemilikan** [analyst_hypothesis, medium]: Berdasarkan data yang tersedia, tidak ada perubahan material pada struktur kepemilikan atau free float. Namun, perlu dicatat bahwa laporan ini hanya mencakup data per 31 Agustus 2026 dan tidak memberikan informasi tentang transaksi yang mungkin terjadi setelah tanggal tersebut.
  - Basis: Jumlah saham beredar dan treasury stock tidak berubah.; Free float hanya berubah 0,01% (dari 14,25% menjadi 14,24%).
  - Assumptions: Data yang disajikan dalam laporan dianggap akurat dan lengkap.
  - Caveats: Laporan ini tidak mencakup transaksi yang mungkin terjadi setelah 31 Agustus 2026.; Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI mungkin tidak sepenuhnya akurat.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Namun, perlu dipantau apakah ada perubahan kepemilikan yang signifikan setelah periode pelaporan.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur kepemilikan atau free float. Investor mungkin tidak perlu mengambil tindakan khusus berdasarkan informasi ini.

---

## MKNT

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

Pengumuman ini merupakan tanggapan emiten MKNT atas permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia. Isi dokumen tidak dapat diekstraksi karena kegagalan pemrosesan, sehingga detail peristiwa, angka, dan pihak tidak tersedia. Analisis dibatasi oleh keterbatasan data.

### Listing / regulatory

- Emiten MKNT menerbitkan pengumuman berjudul 'Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa' dengan nomor 157/MKNT-BEI/IX/2026 pada 3 September 2026. Ini merupakan tanggapan atas permintaan penjelasan dari Bursa, namun isi penjelasan tidak dapat diakses karena kegagalan ekstraksi dokumen.

### Analytical scenarios

- **Kemungkinan isi penjelasan terkait perdagangan saham atau kepatuhan** [analyst_hypothesis, low]: Karena pengumuman ini adalah tanggapan atas permintaan penjelasan bursa, kemungkinan besar berisi klarifikasi mengenai pergerakan harga saham, volume perdagangan, atau pemenuhan regulasi. Namun, tanpa isi dokumen, hal ini hanya spekulasi.
  - Basis: Judul pengumuman dan jenis pengumuman 'STOCK' menunjukkan fokus pada saham.; Permintaan penjelasan bursa umumnya terkait perdagangan atau kepatuhan.
  - Assumptions: Isi dokumen tidak tersedia karena kegagalan ekstraksi.
  - Caveats: Tidak ada fakta eksplisit yang mendukung hipotesis ini.; Klarifikasi bisa saja terkait hal lain seperti rencana korporasi atau perubahan pengurus.

### Risks / uncertainties

- Kegagalan ekstraksi seluruh dokumen menyebabkan ketidakpastian tinggi terhadap isi pengumuman.
- Tanpa isi dokumen, tidak dapat dipastikan apakah ada aksi korporasi, perubahan pengurus, atau risiko kepatuhan.

### Items to monitor

- Investor mungkin perlu memantau pengumuman lanjutan dari MKNT untuk mendapatkan klarifikasi lengkap.
- Jika penjelasan terkait perdagangan saham, investor perlu memperhatikan volatilitas atau suspensi.

---

## MTSM

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

Pengumuman ini merupakan pemberitahuan resmi mengenai perubahan pengurus pada emiten MTSM. Detail perubahan (nama, jabatan, tanggal efektif) tidak tersedia karena seluruh dokumen pendukung gagal diekstraksi. Analisis terbatas pada metadata dan judul pengumuman.

### Management / control changes

- Perubahan pengurus pada MTSM diumumkan pada 4 September 2026, namun rincian perubahan (nama, jabatan, tanggal efektif) tidak tersedia dalam dokumen yang berhasil diproses.

### Risks / uncertainties

- Ketidaklengkapan data: seluruh dokumen pendukung gagal diekstraksi, sehingga rincian perubahan pengurus tidak dapat diverifikasi.
- Risiko kepatuhan: perubahan pengurus yang tidak diungkapkan secara lengkap dapat menimbulkan pertanyaan dari regulator atau investor.

### Items to monitor

- Perubahan pengurus dapat mempengaruhi arah strategi perusahaan, namun tanpa rincian spesifik, dampaknya tidak dapat dinilai.

---

## MTWI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan direksi/komisaris, treasury stock, atau free float dibandingkan periode sebelumnya. Pemegang saham pengendali tetap Batavia Prosperindo Internasional Tbk dengan kepemilikan 85,90%.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, disampaikan melalui surat No. 027/MTI-CR/09/2026 tanggal 04 September 2026.
- Pemegang saham pengendali: PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk, dengan jumlah saham 2.512.097.613 lembar (85,90%).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris per 31 Agustus 2026: Vientje Harijanto (Direktur Utama) 746.082.496 saham (4,99%), Harjanto (Direktur) 37.034.758 saham (1,27%), Iis Syarifuddin (Direktur) 3.358.012 saham (0,11%), lainnya 0%.
- Total saham beredar: 2.924.486.639 lembar.
- Treasury stock: 0 lembar (0%).
- Free float: 7,72% (berdasarkan perhitungan pada laporan).
- Jumlah saham yang tercatat di KSEI: 2.562.575.215 lembar.
- Jumlah saham non-warkat: 2.512.097.613 lembar.
- Jumlah saham warkat: 0 lembar.
- Tidak ada perubahan jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham pengendali, direksi, atau komisaris antara bulan sebelumnya dan bulan ini (berdasarkan data yang tersedia).

### Key financial figures

- **Total saham beredar:** 2.924.486.639 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham pengendali (PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk):** 2.512.097.613 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham pengendali (persentase):** 85,90% (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham Direktur Utama (Vientje Harijanto):** 746.082.496 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham Direktur (Harjanto):** 37.034.758 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham Direktur (Iis Syarifuddin):** 3.358.012 (31 Agustus 2026)
- **Treasury stock:** 0 (31 Agustus 2026)
- **Free float (persentase):** 7,72% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham tercatat di KSEI:** 2.562.575.215 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham non-warkat:** 2.512.097.613 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham warkat:** 0 (31 Agustus 2026)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi pada laporan ini. Daftar direksi dan komisaris yang tercantum adalah: Komisaris Utama Ilham Akbar Habibie, Komisaris Independen Suwarna, Komisaris Independen Aries Setiawan Rusli, Direktur Utama Vientje Harijanto, Direktur Harjanto, Direktur Iis Syarifuddin, Direktur Rinto Cokrolukito.
- Tidak ada perubahan kepemilikan saham oleh direksi atau komisaris antara bulan sebelumnya dan bulan ini (berdasarkan data yang tersedia).

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal yang teridentifikasi pada laporan ini. Jumlah saham beredar dan kepemilikan pengendali tetap sama dengan periode sebelumnya.

### Analytical scenarios

- **Perhitungan free float** [derived_calculation, low]: Free float dihitung berdasarkan rumus: (Total saham beredar - saham pengendali - saham treasury - saham dimiliki direksi/komisaris) / Total saham beredar. Dengan data yang tersedia: (2.924.486.639 - 2.512.097.613 - 0 - (746.082.496 + 37.034.758 + 3.358.012)) / 2.924.486.639 = (2.924.486.639 - 2.512.097.613 - 786.475.266) / 2.924.486.639 = -374.086.240 / 2.924.486.639 = -12,79%. Namun, laporan menyatakan free float sebesar 7,72%. Perbedaan ini menunjukkan bahwa definisi free float yang digunakan mungkin berbeda, misalnya tidak mengurangi saham direksi/komisaris yang bukan pengendali, atau menggunakan basis perhitungan lain. Angka 7,72% diambil langsung dari laporan sebagai klaim emiten.
  - Basis: Total saham beredar: 2.924.486.639; Kepemilikan pengendali: 2.512.097.613; Kepemilikan direksi/komisaris: 746.082.496 + 37.034.758 + 3.358.012 = 786.475.266; Treasury stock: 0
  - Assumptions: Rumus free float standar yang mengurangi saham pengendali, treasury, dan direksi/komisaris.; Data kepemilikan direksi/komisaris dianggap sebagai bagian dari saham yang tidak bebas float.
  - Caveats: Perhitungan ini tidak sesuai dengan angka free float yang dilaporkan emiten (7,72%), sehingga definisi yang digunakan emiten mungkin berbeda.; Angka free float 7,72% adalah klaim emiten dan tidak diverifikasi secara independen.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini. Namun, perlu dicatat bahwa free float yang dilaporkan (7,72%) relatif rendah, yang dapat mempengaruhi likuiditas perdagangan saham, meskipun hal ini bukan merupakan perubahan baru.
- Perhitungan free float internal menunjukkan potensi perbedaan definisi, yang dapat menimbulkan ketidakjelasan bagi investor mengenai komposisi free float yang sebenarnya.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur kepemilikan atau manajemen. Investor mungkin tidak perlu merespons secara khusus.
- Free float yang rendah (7,72%) dapat menjadi pertimbangan bagi investor yang memperhatikan likuiditas saham, meskipun ini bukan informasi baru.

---

## NATO

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) menanggapi permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek. Emiten menyatakan tidak memiliki informasi/fakta material yang belum diungkap, tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu, dan belum memiliki rencana tindakan korporasi yang berdampak pada pencatatan saham dalam 3 bulan ke depan. Namun, emiten sedang menjajaki penerbitan obligasi sebagai alternatif sumber pendanaan, yang masih dalam tahap kajian internal dan belum ada keputusan final. Tidak ada angka keuangan atau aksi korporasi spesifik yang diumumkan.

### Material changes

- Emiten menyatakan tidak memiliki informasi/fakta material yang belum terungkap yang dapat mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi, sesuai POJK 31/POJK.04/2015 dan Peraturan Nomor I-E.
- Emiten menyatakan belum mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 4 Tahun 2024.
- Emiten menyatakan belum memiliki rencana tindakan korporasi yang berdampak terhadap pencatatan saham di Bursa dalam waktu 3 bulan mendatang.
- Emiten sedang melakukan pembahasan dan penjajakan terkait kemungkinan penerbitan obligasi sebagai salah satu alternatif sumber pendanaan, namun masih dalam tahap kajian internal dan belum ada keputusan final.
- Emiten menyatakan belum ada informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material yang dapat mempengaruhi harga efek atau kelangsungan hidup perusahaan.
- Emiten menyatakan belum ada rencana pemegang saham utama terkait kepemilikan sahamnya di Perseroan.
- Surat tanggapan ditandatangani oleh Mauritz Nainggolan selaku Direktur Utama pada 2 September 2026.
- Surat ini merupakan tanggapan atas permintaan penjelasan BEI nomor S-11204/BEI.PP3/09-2026 tanggal 1 September 2026 perihal volatilitas transaksi efek.

### Listing / regulatory

- Permintaan penjelasan dari BEI terkait volatilitas transaksi efek (surat nomor S-11204/BEI.PP3/09-2026 tanggal 1 September 2026).
- Tanggapan emiten yang menyatakan tidak ada informasi material yang belum diungkap sesuai POJK 31/POJK.04/2015 dan Peraturan Nomor I-E.

### Analytical scenarios

- **Tidak ada rencana korporasi** [explicit_fact, high]: Emiten secara eksplisit menyatakan belum memiliki rencana tindakan korporasi yang berdampak pada pencatatan saham dalam 3 bulan ke depan.
  - Basis: Pernyataan pada poin 4: 'Perseroan saat ini belum memiliki rencana tindakan korporasi yang dapat berdampak terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa dalam waktu 3 (tiga) bulan mendatang.'
- **Penjajakan penerbitan obligasi** [explicit_fact, high]: Emiten sedang membahas kemungkinan penerbitan obligasi sebagai alternatif sumber pendanaan, namun belum ada keputusan final.
  - Basis: Pernyataan pada poin 4: 'Perseroan sedang melakukan pembahasan dan penjajakan terkait kemungkinan penerbitan obligasi sebagai salah satu alternatif sumber pendanaan.'
- **Potensi penerbitan obligasi** [analyst_hypothesis, low]: Penjajakan penerbitan obligasi dapat menjadi langkah pendanaan di masa depan, namun karena masih kajian internal, belum dapat dipastikan jumlah, waktu, atau dampaknya terhadap struktur modal.
  - Basis: Pernyataan bahwa rencana masih dalam tahap kajian internal dan belum ada keputusan final.
  - Assumptions: Jika penerbitan obligasi terealisasi, akan menambah liabilitas emiten.
  - Caveats: Belum ada keputusan final, sehingga skenario ini hanya kemungkinan.
- **Tidak ada informasi material lain** [explicit_fact, high]: Emiten menyatakan tidak ada informasi/fakta material lain yang belum diungkap yang dapat mempengaruhi harga efek atau kelangsungan hidup perusahaan.
  - Basis: Pernyataan pada poin 5: 'belum ada Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material...'

### Risks / uncertainties

- Ketidakpastian terkait rencana penerbitan obligasi: masih dalam kajian internal, belum ada keputusan final mengenai pelaksanaan, jumlah, maupun waktu penerbitan.
- Volatilitas transaksi efek yang menjadi dasar permintaan penjelasan BEI, meskipun emiten menyatakan tidak mengetahui penyebabnya.

### Items to monitor

- Tidak ada informasi material baru yang diungkapkan; pergerakan harga saham yang volatil tidak dijelaskan penyebabnya oleh emiten.
- Penjajakan penerbitan obligasi dapat menjadi sinyal kebutuhan pendanaan di masa depan, namun belum ada kepastian.

---

## PANI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek posisi 31 Agustus 2026. Tidak ada perubahan jumlah saham beredar, komposisi pemegang saham pengendali, kepemilikan direksi/komisaris, maupun free float yang teridentifikasi dari evidence. PT Multi Artha Pratama tetap menjadi pengendali dengan 83,75% saham. Tidak ada indikasi perubahan material pada struktur permodalan atau kepemilikan.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode Agustus 2026, posisi 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melalui Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora.
- Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh: 18.189.502.198 saham (100%), tidak berubah dari bulan sebelumnya (Juli 2026).
- PT Multi Artha Pratama adalah pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 15.234.037.094 saham atau 83,75%, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris adalah 0 saham (0,00%) untuk masing-masing dari 15 orang yang tercantum.
- Tidak ada pemegang saham lain yang memiliki 5% atau lebih selain PT Multi Artha Pratama.
- Tidak ada treasury stock (0 saham) pada posisi 31 Agustus 2026.
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan <5% adalah 53.487 pihak, dengan total 2.955.465.104 saham (16,25%).
- Free float berdasarkan perhitungan emiten adalah 16,25% (2.955.465.104 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan susunan Direksi atau Dewan Komisaris yang dilaporkan dalam dokumen ini.
- Tidak ada transaksi material, aksi korporasi, atau perubahan struktur modal yang dilaporkan dalam dokumen ini.

### Key financial figures

- **Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh:** 18.189.502.198 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham PT Multi Artha Pratama:** 15.234.037.094 (31 Agustus 2026)
- **Persentase kepemilikan PT Multi Artha Pratama:** 83,75% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham free float:** 2.955.465.104 (31 Agustus 2026)
- **Persentase free float:** 16,25% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham <5%:** 53.487 (31 Agustus 2026)
- **Treasury stock:** 0 (31 Agustus 2026)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali: PT Multi Artha Pratama tetap pemegang saham pengendali dengan 83,75%.
- Tidak ada perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris yang teridentifikasi dari evidence.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (tetap 18.189.502.198 saham).
- Tidak ada treasury stock.
- Tidak ada penerbitan saham baru atau pembelian kembali saham yang dilaporkan.

### Analytical scenarios

- **Perhitungan free float** [derived_calculation, high]: Free float dihitung sebagai saham yang tidak dimiliki oleh pengendali dan afiliasinya: 18.189.502.198 - 15.234.037.094 = 2.955.465.104 saham (16,25%). Angka ini konsisten dengan laporan emiten.
  - Basis: Jumlah saham beredar: 18.189.502.198; Kepemilikan PT Multi Artha Pratama: 15.234.037.094; Kepemilikan direksi/komisaris: 0
  - Assumptions: Tidak ada afiliasi lain yang memiliki saham selain PT Multi Artha Pratama.
- **Perubahan jumlah pemegang saham** [derived_calculation, high]: Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan <5% meningkat dari 52.294 (Juli 2026) menjadi 53.487 (Agustus 2026), bertambah 1.193 pihak. Ini menunjukkan aktivitas perdagangan saham di pasar, namun tidak mengubah struktur kepemilikan secara material.
  - Basis: Jumlah pemegang saham Juli 2026: 52.294; Jumlah pemegang saham Agustus 2026: 53.487
  - Assumptions: Angka tersebut akurat dari laporan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari evidence. Laporan menunjukkan struktur kepemilikan yang stabil tanpa perubahan signifikan.
- Perubahan jumlah pemegang saham (kenaikan 1.193 pihak) dapat mengindikasikan peningkatan likuiditas atau fragmentasi kepemilikan, namun tidak material.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material pada struktur kepemilikan atau free float yang mempengaruhi penilaian investor.
- Stabilitas kepemilikan pengendali (83,75%) dan tidak adanya treasury stock menunjukkan tidak ada aksi korporasi yang memengaruhi jumlah saham beredar.
- Peningkatan jumlah pemegang saham kecil dapat menunjukkan minat investor ritel, tetapi tidak signifikan.

---

## PIPA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) menyampaikan koreksi atas pengumuman nomor 002/MML-CORSEC/VI/2026 tanggal 23 Juni 2026 perihal Penyampaian Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG. Koreksi ini bersifat administratif dan tidak menyebutkan perubahan spesifik yang dilakukan. Dokumen ESG yang dilampirkan memuat data emisi GRK (Scope 1: 108 tCO2e, Scope 2: 616 tCO2e, total 724 tCO2e), data pegawai (27 orang), tata kelola (2 komisaris, 3 direksi), serta target net zero emission 2045. Tidak ada aksi korporasi, perubahan struktur modal, ekspansi, pendanaan, perubahan pengurus/pengendali, atau transaksi aset yang diungkapkan dalam dokumen ini. Laporan keuangan tidak disertakan dalam pengumuman ini.

### Material changes

- PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) menyampaikan koreksi atas pengumuman nomor 002/MML-CORSEC/VI/2026 tanggal 23 Juni 2026 perihal Penyampaian Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG.
- Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG tahun 2025 disampaikan untuk periode 1 Januari 2025 sampai 31 Desember 2025 dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
- Panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dilakukan pada tanggal 3 Juni 2026 dan diumumkan di situs web perusahaan pada tanggal yang sama.
- Perusahaan tidak tercatat di bursa lain.
- Laporan emisi GRK tidak dikonsolidasikan, batasan organisasi ekuitas, dan tidak ada anak perusahaan yang dikecualikan.
- Total emisi GRK Scope 1 sebesar 108 tCO2e, Scope 2 sebesar 616 tCO2e, dan total Scope 1+2 sebesar 724 tCO2e; Scope 3 nihil.
- Perusahaan memiliki komitmen net zero emission dengan target tahun 2045, namun tidak memiliki komitmen pengurangan emisi GRK (E-07).
- Perusahaan tidak memiliki manajemen yang mengawasi pengendalian iklim.
- Data pegawai: total 27 pegawai, terdiri dari 10 laki-laki (37,04%) dan 17 perempuan (62,96%).
- Tingkat pergantian pegawai: 7 pegawai resign (10,9%), tidak ada pegawai baru.
- Jumlah kecelakaan kerja: 1 kejadian, dengan frekuensi 1,5% dari total pegawai.
- Perusahaan memiliki kebijakan terkait hak asasi manusia, pekerja anak/pekerja paksa, K3, dan anti-korupsi, namun tidak memiliki kebijakan pelecehan seksual/non-diskriminasi.
- Dewan Komisaris terdiri dari 2 orang (1 perempuan, 1 independen), Direksi terdiri dari 3 orang (1 independen).
- Kehadiran direksi dan komisaris dalam rapat dewan masing-masing 100% dari 6 rapat.
- Perusahaan tidak memiliki kebijakan pemisahan Chairman of the Board dan CEO.
- Perusahaan tidak memiliki kriteria khusus untuk pemilihan direksi/komisaris.
- Tidak ada assurance atau validasi pihak ketiga untuk laporan keberlanjutan.
- Dokumen ini adalah koreksi administratif; tidak ada aksi korporasi, perubahan struktur modal, ekspansi, atau transaksi aset yang disebutkan.

### Key financial figures

- **Total Emisi Langsung (Scope 1):** 108 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Total Emisi Tidak Langsung (Scope 2):** 616 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Total Emisi GRK (Scope 1 and 2):** 724 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Total Emisi GRK (Scope 1, 2 and 3):** 724 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Emisi langsung dari pembakaran bergerak:** 108 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Emisi tidak langsung dari konsumsi listrik:** 616 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Intensitas Emisi GRK per unit pendapatan:** 0 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Total konsumsi energi langsung:** 0 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Total konsumsi energi tidak langsung:** 0 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Total konsumsi air:** 0 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Total limbah yang dihasilkan:** 0 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Jumlah pegawai laki-laki:** 10 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Jumlah pegawai perempuan:** 17 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Jumlah pegawai resign:** 7 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Persentase pegawai resign:** 10.9 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Jumlah kecelakaan kerja:** 1 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Frekuensi kecelakaan kerja:** 1.5 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Jumlah rapat dewan:** 6 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Persentase kehadiran direksi:** 100 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Persentase kehadiran komisaris:** 100 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Jumlah komisaris:** 2 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Jumlah direksi:** 3 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Jumlah komisaris independen:** 1 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)
- **Jumlah direksi independen:** 1 (2025-01-01 s.d. 2025-12-31)

### Analytical scenarios

- **Emisi GRK** [explicit_fact, high]: Total emisi GRK Scope 1 dan 2 adalah 724 tCO2e, dengan Scope 1 sebesar 108 tCO2e dan Scope 2 sebesar 616 tCO2e. Tidak ada emisi Scope 3 yang dilaporkan.
  - Basis: Angka langsung dari dokumen: 108, 616, 724
- **Komitmen Net Zero** [explicit_fact, high]: Perusahaan menargetkan net zero emission pada tahun 2045, namun tidak memiliki komitmen pengurangan emisi GRK (E-07) dan tidak memiliki manajemen pengendalian iklim.
  - Basis: E-06: Ya, target 2045; E-07: Tidak; 'Apakah perusahaan memiliki manajemen yang mengawasi pengendalian iklim? Tidak'
- **Proporsi pegawai** [derived_calculation, high]: Dari total 27 pegawai, 10 laki-laki (37,04%) dan 17 perempuan (62,96%). Perhitungan: 10/27 = 37,04%, 17/27 = 62,96%.
  - Basis: Angka dari S-01: total pegawai 27, laki-laki 10, perempuan 17
  - Assumptions: Total pegawai dihitung dari penjumlahan baris total pada tabel S-01.
- **Tingkat turnover** [derived_calculation, low]: Tingkat pergantian pegawai 10,9% dihitung dari 7 pegawai resign dibagi total pegawai (7/27 = 25,9%, bukan 10,9%). Angka 10,9% mungkin dihitung dari basis berbeda atau salah.
  - Basis: S-03: 7 pegawai resign, 10,9%
  - Assumptions: Total pegawai 27 dari S-01.
  - Caveats: Terdapat inkonsistensi antara angka 10,9% dan perhitungan sederhana 7/27.
- **Tata kelola** [explicit_fact, high]: Dewan Komisaris terdiri dari 2 orang (1 perempuan, 1 independen), Direksi 3 orang (1 independen). Kehadiran rapat 100% untuk kedua dewan.
  - Basis: G-01 dan G-02
- **Koreksi administratif** [analyst_hypothesis, low]: Dokumen ini adalah koreksi atas pengumuman sebelumnya, kemungkinan untuk memperbaiki data ESG atau format pelaporan, namun tidak ada detail perubahan yang dijelaskan.
  - Basis: Perihal surat: 'Penyampaian Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG (KOREKSI)'
  - Assumptions: Koreksi dilakukan untuk memperbaiki kesalahan pada pengumuman awal.
  - Caveats: Tidak ada rincian perubahan yang diberikan dalam dokumen.
- **Kebijakan ESG** [explicit_fact, high]: Perusahaan memiliki kebijakan HAM, pekerja anak, K3, anti-korupsi, tetapi tidak memiliki kebijakan pelecehan seksual/non-diskriminasi.
  - Basis: S-08: Tidak; S-09: Ya; S-10: Ya; S-11: Ya; G-07: Ya
- **Verifikasi pihak ketiga** [explicit_fact, high]: Laporan tidak memiliki assurance atau validasi pihak ketiga.
  - Basis: Bagian 'Assurance dan validasi pihak ketiga' menandai 'Tidak'.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada aksi korporasi atau perubahan struktur modal yang diungkapkan dalam dokumen ini.
- Tidak ada informasi mengenai ekspansi, capex, atau pendanaan.
- Tidak ada perubahan pengurus atau pengendali yang disebutkan.
- Tidak ada transaksi aset atau afiliasi yang diungkapkan.
- Tidak ada informasi mengenai status pencatatan atau suspensi.
- Tidak ada laporan keuangan yang disertakan dalam dokumen ini.

---

## PLIN

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek periode 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan komposisi pemegang saham yang stabil: modal dasar 5.000.000.000 saham, modal disetor 3.550.000.000 saham, treasury stock 14.246.270 saham, dan jumlah pemegang saham publik (kepemilikan <5%) sebanyak 827 pihak dengan total 106.079.600 saham (3,00%). Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan, pengendali, direksi/komisaris, atau free float berdasarkan evidence yang diberikan.

### Material changes

- Periode laporan: 31 Agustus 2026.
- Modal dasar: 5.000.000.000 saham; modal disetor: 3.550.000.000 saham.
- Treasury stock: 14.246.270 saham (tidak berubah dari bulan-bulan sebelumnya dalam tabel).
- Pemegang saham dengan kepemilikan >=5%: 1 pihak, jumlah saham 3.429.674.130 (97,00%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan <5%: 827 pihak, jumlah saham 106.079.600 (3,00%).
- Tidak ada perubahan jumlah treasury stock atau komposisi pemegang saham dibandingkan bulan-bulan sebelumnya dalam tabel.
- Laporan ditandatangani oleh Sekretaris Perusahaan, Umbas Rombe.
- Biro Administrasi Efek: PT Sinartama Gunita.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur kepemilikan atau free float. Investor mungkin tidak perlu merespons secara khusus.

---

## POLY

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

Pengumuman ini adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek (saham) yang disampaikan oleh emiten POLY ke Bursa Efek Indonesia pada 4 September 2026. Dokumen utama dan seluruh lampiran gagal dimuat, sehingga tidak tersedia data mengenai perubahan struktur pemegang saham, jumlah saham, pihak-pihak yang terlibat, atau informasi lain yang biasanya tercantum dalam laporan tersebut. Analisis hanya dapat mengandalkan metadata pengumuman.

### Material changes

- Emiten POLY menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek dengan nomor pengumuman 066/APF-CS/IX/2026 pada 4 September 2026.
- Jenis pengumuman adalah STOCK, dan efek yang dilaporkan adalah saham (EfekEmiten_Saham: true).
- Terdapat 8 lampiran yang dilampirkan, semuanya berjudul 'Perubahan Struktur Pemegang Saham', namun seluruhnya gagal dimuat.

### Capital structure

- Pengumuman ini merupakan laporan bulanan registrasi pemegang efek, yang secara rutin melaporkan perubahan struktur pemegang saham. Namun, karena seluruh dokumen gagal dimuat, tidak ada detail perubahan yang dapat diidentifikasi.

### Analytical scenarios

- **Tidak ada perhitungan turunan yang dapat dibuat** [derived_calculation, low]: Karena tidak ada data angka dari dokumen, tidak ada perhitungan turunan yang dapat disusun.
  - Caveats: Seluruh dokumen gagal dimuat, sehingga tidak ada basis untuk perhitungan.
- **Potensi perubahan kepemilikan saham** [analyst_hypothesis, low]: Laporan bulanan registrasi pemegang efek biasanya mencerminkan perubahan kepemilikan saham yang mungkin terjadi karena transaksi pasar atau aksi korporasi. Namun, tanpa isi dokumen, tidak dapat dipastikan apakah ada perubahan signifikan atau hanya pelaporan rutin.
  - Basis: Judul lampiran 'Perubahan Struktur Pemegang Saham' mengindikasikan adanya perubahan, tetapi detail tidak tersedia.
  - Assumptions: Perubahan yang dilaporkan mungkin bersifat rutin dan tidak material, atau bisa juga signifikan.
  - Caveats: Hipotesis ini tidak didukung oleh data dokumen karena seluruh lampiran gagal dimuat.; Tidak ada informasi mengenai pihak, jumlah saham, atau persentase kepemilikan.

### Risks / uncertainties

- Seluruh dokumen pendukung gagal dimuat, sehingga tidak ada informasi yang dapat diverifikasi mengenai perubahan struktur pemegang saham.
- Ketidaklengkapan data dapat menyebabkan kesalahan interpretasi jika ada pihak yang mengandalkan pengumuman ini untuk pengambilan keputusan.

### Items to monitor

- Investor mungkin ingin memantau perubahan kepemilikan saham POLY, tetapi karena dokumen tidak tersedia, tidak ada informasi yang dapat digunakan untuk menilai dampak.

---

## PPRO

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PPRO mengumumkan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Magnitudo 7,7 di NTT. Bantuan diserahkan melalui Posko BPBD Kota Kupang pada 31 Agustus 2026, berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT. Bantuan berupa bahan pangan, sembako, air minum, sandang, dan kebutuhan pokok lainnya, dihimpun dari partisipasi manajemen dan seluruh Insan PPRO. Tidak ada informasi nilai bantuan atau dampak finansial. Pengumuman ini merupakan siaran pers awal, bukan koreksi atau pembatalan.

### Material changes

- PPRO menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa Magnitudo 7,7 di NTT.
- Bantuan diserahkan melalui Posko BPBD Kota Kupang pada Senin, 31 Agustus 2026.
- Penyerahan bantuan dikoordinasikan dengan BPBD Provinsi NTT untuk distribusi yang aman dan tepat sasaran.
- Jenis bantuan meliputi bahan pangan, sembako, air minum, kebutuhan sandang, dan kebutuhan pokok lainnya.
- Bantuan dihimpun melalui partisipasi manajemen dan seluruh Insan PPRO, baik di kantor pusat maupun proyek.
- Gempa bumi Magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menurut informasi BMKG.
- Direktur Utama PPRO, Dyah Rahadyannie, menyampaikan duka cita dan komitmen TJSL perusahaan.
- Tidak ada informasi mengenai nilai bantuan, sumber dana spesifik, atau dampak finansial terhadap PPRO.

### Analytical scenarios

- **Dampak finansial bantuan kemanusiaan** [analyst_hypothesis, low]: Bantuan kemanusiaan ini kemungkinan tidak berdampak material terhadap kinerja keuangan PPRO, namun nilai pastinya tidak diungkapkan.
  - Basis: Tidak ada angka nilai bantuan dalam dokumen.
  - Assumptions: Bantuan berskala kecil relatif terhadap pendapatan perusahaan.
  - Caveats: Nilai bantuan tidak diungkapkan, sehingga dampak finansial tidak dapat dipastikan.

### Risks / uncertainties

- Nilai bantuan tidak diungkapkan, sehingga materialitas dampak finansial tidak dapat dinilai.
- Tidak ada informasi mengenai kelanjutan program bantuan atau dampak jangka panjang.

---

## PRDA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) melaporkan hasil pelaksanaan pembelian kembali saham (buyback) dalam kondisi pasar berfluktuasi signifikan. Total 5.021.700 saham dibeli kembali selama 11 hari bursa (20 Agustus - 4 September 2026) dengan harga rata-rata harian Rp2.474-Rp2.783 per saham. Persentase akumulasi pembelian terhadap total saham tercatat di BEI adalah 0,52%. Sisa biaya pembelian kembali per 4 September 2026 adalah Rp136.886.305.450. Laporan ini merupakan tindak lanjut keterbukaan informasi tanggal 19 Agustus 2026 dan merujuk pada POJK No. 13 Tahun 2023. Emiten menyatakan tidak ada dampak material terhadap operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha.

### Material changes

- Emiten: PT Prodia Widyahusada Tbk (kode PRDA), bidang usaha jasa pelayanan penunjang kesehatan (laboratorium medis) dan klinik swasta.
- Jenis informasi: Laporan Hasil Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham (buyback).
- Tanggal kejadian dan pelaporan: 4 September 2026.
- Nomor surat: 110./CORSEC/EKS/IX/2026.
- Laporan disampaikan oleh Corporate Secretary Marina Eka Amalia pada 4 September 2026 pukul 16:55.
- Emiten menyatakan dampak buyback terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha adalah 'tidak ada'.
- Pembelian kembali saham dilakukan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan, berdasarkan keterbukaan informasi tanggal 19 Agustus 2026.
- Pelaporan merujuk pada Pasal 12 ayat (1) POJK No. 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal pada Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan.
- Total saham yang dibeli kembali selama periode 20 Agustus hingga 4 September 2026 adalah 5.021.700 saham.
- Persentase akumulasi pembelian kembali terhadap total saham tercatat di BEI adalah 0,52%.
- Sisa biaya pembelian kembali saham per 4 September 2026 adalah Rp136.886.305.450.
- Harga rata-rata pembelian kembali per saham bervariasi antara Rp2.474 (26 Agustus 2026) dan Rp2.783 (4 September 2026).
- Transaksi pembelian kembali dilakukan pada 11 hari bursa: 20, 21, 24, 26, 27, 28, 31 Agustus, dan 1, 2, 3, 4 September 2026.
- Laporan ditujukan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK dan Direksi PT Bursa Efek Indonesia.
- Laporan ditandatangani oleh Corporate Secretary, Marina Eka Amalia.
- Dokumen dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik dan tidak memerlukan tanda tangan.
- Dokumen tersedia dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris) dengan substansi yang sama.

### Key financial figures

- **Jumlah saham dibeli kembali - 20 Agustus 2026:** 595.900 (20 Agustus 2026)
- **Harga rata-rata pembelian kembali - 20 Agustus 2026:** Rp2.548 (20 Agustus 2026)
- **Sisa biaya pembelian kembali - 20 Agustus 2026:** Rp148.479.715.003 (20 Agustus 2026)
- **Jumlah saham dibeli kembali - 21 Agustus 2026:** 187.900 (21 Agustus 2026)
- **Harga rata-rata pembelian kembali - 21 Agustus 2026:** Rp2.552 (21 Agustus 2026)
- **Sisa biaya pembelian kembali - 21 Agustus 2026:** Rp147.999.539.039 (21 Agustus 2026)
- **Jumlah saham dibeli kembali - 24 Agustus 2026:** 136.200 (24 Agustus 2026)
- **Harga rata-rata pembelian kembali - 24 Agustus 2026:** Rp2.482 (24 Agustus 2026)
- **Sisa biaya pembelian kembali - 24 Agustus 2026:** Rp147.661.023.658 (24 Agustus 2026)
- **Jumlah saham dibeli kembali - 26 Agustus 2026:** 388.200 (26 Agustus 2026)
- **Harga rata-rata pembelian kembali - 26 Agustus 2026:** Rp2.474 (26 Agustus 2026)
- **Sisa biaya pembelian kembali - 26 Agustus 2026:** Rp146.699.101.575 (26 Agustus 2026)
- **Jumlah saham dibeli kembali - 27 Agustus 2026:** 660.100 (27 Agustus 2026)
- **Harga rata-rata pembelian kembali - 27 Agustus 2026:** Rp2.553 (27 Agustus 2026)
- **Sisa biaya pembelian kembali - 27 Agustus 2026:** Rp145.011.749.883 (27 Agustus 2026)
- **Jumlah saham dibeli kembali - 28 Agustus 2026:** 1.331.700 (28 Agustus 2026)
- **Harga rata-rata pembelian kembali - 28 Agustus 2026:** Rp2.591 (28 Agustus 2026)
- **Sisa biaya pembelian kembali - 28 Agustus 2026:** Rp141.556.154.904 (28 Agustus 2026)
- **Jumlah saham dibeli kembali - 31 Agustus 2026:** 305.000 (31 Agustus 2026)
- **Harga rata-rata pembelian kembali - 31 Agustus 2026:** Rp2.602 (31 Agustus 2026)
- **Sisa biaya pembelian kembali - 31 Agustus 2026:** Rp140.761.529.806 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham dibeli kembali - 1 September 2026:** 270.200 (1 September 2026)
- **Harga rata-rata pembelian kembali - 1 September 2026:** Rp2.652 (1 September 2026)
- **Sisa biaya pembelian kembali - 1 September 2026:** Rp140.044.048.216 (1 September 2026)
- **Jumlah saham dibeli kembali - 2 September 2026:** 168.600 (2 September 2026)
- **Harga rata-rata pembelian kembali - 2 September 2026:** Rp2.657 (2 September 2026)
- **Sisa biaya pembelian kembali - 2 September 2026:** Rp139.595.397.783 (2 September 2026)
- **Jumlah saham dibeli kembali - 3 September 2026:** 196.200 (3 September 2026)
- **Harga rata-rata pembelian kembali - 3 September 2026:** Rp2.700 (3 September 2026)
- **Sisa biaya pembelian kembali - 3 September 2026:** Rp139.064.994.478 (3 September 2026)
- **Jumlah saham dibeli kembali - 4 September 2026:** 781.700 (4 September 2026)
- **Harga rata-rata pembelian kembali - 4 September 2026:** Rp2.783 (4 September 2026)
- **Sisa biaya pembelian kembali - 4 September 2026:** Rp136.886.305.450 (4 September 2026)

### Corporate actions

- Pembelian kembali saham (buyback) dalam kondisi pasar berfluktuasi signifikan

### Capital structure

- Total saham dibeli kembali: 5.021.700 saham (0,52% dari total saham tercatat di BEI)
- Sisa biaya pembelian kembali per 4 September 2026: Rp136.886.305.450

### Listing / regulatory

- Pelaporan kepada OJK dan BEI sesuai POJK No. 13 Tahun 2023

### Analytical scenarios

- **Total saham dibeli kembali** [derived_calculation, high]: Total saham yang dibeli kembali dihitung dengan menjumlahkan seluruh transaksi harian: 595.900 + 187.900 + 136.200 + 388.200 + 660.100 + 1.331.700 + 305.000 + 270.200 + 168.600 + 196.200 + 781.700 = 5.021.700 saham.
  - Basis: Angka transaksi harian pada tabel laporan
  - Assumptions: Semua transaksi pada tabel dijumlahkan tanpa pembobotan
- **Total biaya pembelian kembali** [derived_calculation, medium]: Total biaya pembelian kembali dihitung dari selisih sisa biaya awal dan akhir: Rp148.479.715.003 - Rp136.886.305.450 = Rp11.593.409.553. Ini adalah total biaya yang dikeluarkan untuk membeli 5.021.700 saham.
  - Basis: Sisa biaya pada transaksi pertama (20 Agustus) dan terakhir (4 September)
  - Assumptions: Sisa biaya awal adalah biaya yang tersedia sebelum transaksi pertama, dan sisa biaya akhir adalah setelah transaksi terakhir
  - Caveats: Tidak ada informasi apakah sisa biaya awal merupakan total dana yang dialokasikan untuk buyback
- **Harga rata-rata tertimbang pembelian kembali** [derived_calculation, low]: Harga rata-rata tertimbang dihitung dengan membagi total biaya dengan total saham: Rp11.593.409.553 / 5.021.700 saham = Rp2.308,66 per saham. Namun, ini lebih rendah dari harga rata-rata harian yang dilaporkan, menunjukkan kemungkinan perbedaan metode perhitungan.
  - Basis: Total biaya (derived) dan total saham (derived)
  - Assumptions: Total biaya dihitung dari selisih sisa biaya; harga rata-rata tertimbang dihitung dari total biaya dibagi total saham
  - Caveats: Harga rata-rata harian yang dilaporkan mungkin dihitung dengan metode yang berbeda; selisih sisa biaya mungkin tidak mencerminkan total biaya aktual jika ada biaya lain
- **Tujuan buyback** [analyst_hypothesis, medium]: Buyback dilakukan dalam kondisi pasar berfluktuasi signifikan, kemungkinan untuk menstabilkan harga saham dan menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap prospek perusahaan.
  - Basis: Konteks POJK No. 13 Tahun 2023 dan keterbukaan informasi tanggal 19 Agustus 2026
  - Assumptions: Tujuan buyback sesuai dengan kebijakan POJK untuk menjaga kinerja dan stabilitas pasar
  - Caveats: Tujuan spesifik tidak dinyatakan secara eksplisit dalam dokumen
- **Dampak terhadap struktur modal** [analyst_hypothesis, low]: Pembelian kembali saham dapat mengurangi jumlah saham beredar dan meningkatkan rasio laba per saham, namun dampaknya belum dapat diukur tanpa data jumlah saham beredar dan laba.
  - Basis: Total saham dibeli kembali 5.021.700 saham
  - Assumptions: Saham yang dibeli kembali akan ditarik dari peredaran atau disimpan sebagai saham treasuri
  - Caveats: Dampak spesifik tidak dijelaskan dalam dokumen

### Risks / uncertainties

- Detail pelaksanaan buyback tidak tersedia dalam dokumen ini, sehingga tidak dapat diverifikasi jumlah saham, harga, atau dampak terhadap struktur modal.
- Pernyataan 'tidak ada dampak' bersifat klaim emiten dan tidak didukung data kuantitatif.
- Tidak ada informasi mengenai jumlah saham beredar total, sehingga dampak dilusi atau perubahan struktur modal tidak dapat dihitung secara pasti.
- Tidak ada informasi mengenai sumber dana buyback (apakah dari kas internal atau pinjaman).
- Tidak ada informasi mengenai rencana penggunaan saham yang dibeli kembali (apakah akan ditarik dari peredaran atau dijual kembali).

### Items to monitor

- Pembelian kembali saham oleh emiten dapat mempengaruhi harga saham di pasar.
- Pelaporan ini merupakan kewajiban regulasi yang dapat mempengaruhi persepsi investor terhadap kepatuhan emiten.

---

## PZZA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) menanggapi surat Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-11206/BEI.PP1/09-2026 tertanggal 1 September 2026 yang meminta penjelasan atas volatilitas transaksi efek PZZA pada 31 Agustus 2026. Pada hari tersebut, volume saham tercatat 5.419.100 saham dengan frekuensi 301 kali, dan harga penutupan naik Rp21 (11,48%) dari Rp183 menjadi Rp204. Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi, tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu, tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam 3 bulan ke depan, telah mengungkap semua informasi material, dan tidak ada rencana perubahan kepemilikan saham yang berdampak material. Tanggapan ditandatangani oleh Corporate Secretary Andromeda Hermawan Tristanto.

### Material changes

- Pada 31 Agustus 2026, terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham PZZA: volume 5.419.100 saham dengan frekuensi 301 kali, dibandingkan hari bursa sebelumnya 1.157.000 saham dengan frekuensi 117 kali.
- Harga penutupan saham PZZA pada 31 Agustus 2026 meningkat Rp21 atau 11,48% dari Rp183 menjadi Rp204.
- Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam POJK No. 31/POJK.04/2015.
- Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material sebagaimana diatur dalam ketentuan III.2.1 Peraturan Nomor I-E Lampiran Keputusan Direksi BEI No. Kep-00087/BEI/12-2025.
- Perseroan menyatakan tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam POJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.
- Perseroan menyatakan tidak memiliki rencana tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk yang berpotensi memengaruhi pencatatan saham di BEI, setidaknya dalam 3 bulan ke depan.
- Perseroan menyatakan semua informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material telah diungkap kepada publik.
- Berdasarkan informasi terbaru, tidak ada rencana perubahan kepemilikan saham yang akan berdampak material terhadap struktur kepemilikan Perseroan.
- Tanggapan ini ditujukan kepada BEI, Up. Bapak Aditya Nugraha – PH Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1, dan ditandatangani oleh Corporate Secretary Andromeda Hermawan Tristanto.
- Surat BEI yang ditanggapi bernomor S-11206/BEI.PP1/09-2026 tertanggal 1 September 2026, disampaikan melalui IDX-net.
- Tanggapan Perseroan bernomor 004/CS-SMK/IX/2026 dan tertanggal 2 September 2026.
- Perseroan adalah anggota Sriboga Group, dengan alamat Pizza Hut Indonesia Support Center, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav 1.000 Jakarta 12870.

### Key financial figures

- **volume_saham_hari_volatil:** 5.419.100 (31 Agustus 2026)
- **frekuensi_transaksi_hari_volatil:** 301 (31 Agustus 2026)
- **volume_saham_hari_sebelumnya:** 1.157.000 (hari bursa sebelumnya (sebelum 31 Agustus 2026))
- **frekuensi_transaksi_hari_sebelumnya:** 117 (hari bursa sebelumnya (sebelum 31 Agustus 2026))
- **harga_penutupan_hari_volatil:** Rp204 (31 Agustus 2026)
- **harga_penutupan_hari_sebelumnya:** Rp183 (hari bursa sebelumnya (sebelum 31 Agustus 2026))
- **kenaikan_harga_absolut:** Rp21 (31 Agustus 2026)
- **kenaikan_harga_persen:** 11,48% (31 Agustus 2026)

### Listing / regulatory

- Permintaan penjelasan BEI terkait volatilitas transaksi efek
- Tanggapan Perseroan atas permintaan penjelasan BEI

### Analytical scenarios

- **Rasio kenaikan volume** [derived_calculation, high]: Volume saham pada 31 Agustus 2026 sekitar 4,68 kali lipat dibandingkan hari bursa sebelumnya.
  - Basis: 5.419.100 / 1.157.000 = 4,68
  - Assumptions: Perhitungan menggunakan angka volume yang tercantum dalam dokumen
- **Rasio kenaikan frekuensi** [derived_calculation, high]: Frekuensi transaksi meningkat sekitar 2,57 kali lipat dibandingkan hari bursa sebelumnya.
  - Basis: 301 / 117 = 2,57
  - Assumptions: Perhitungan menggunakan angka frekuensi yang tercantum dalam dokumen
- **Penyebab volatilitas** [analyst_hypothesis, low]: Volatilitas mungkin dipicu oleh sentimen pasar atau aktivitas investor, namun tidak ada informasi material yang diungkapkan oleh Perseroan.
  - Basis: Perseroan menyatakan tidak ada informasi material; Tidak ada rencana aksi korporasi
  - Assumptions: Pasar merespons faktor eksternal atau spekulasi
  - Caveats: Tidak ada bukti langsung dalam dokumen mengenai penyebab volatilitas
- **Potensi aksi korporasi** [analyst_hypothesis, low]: Meskipun manajemen menyatakan tidak ada rencana aksi korporasi, pernyataan ini hanya mencakup 3 bulan ke depan; kemungkinan aksi di luar periode tersebut tidak dapat dikesampingkan.
  - Basis: Pernyataan manajemen pada poin 4
  - Assumptions: Manajemen tidak menyebutkan rencana jangka panjang
  - Caveats: Tidak ada informasi tambahan mengenai rencana jangka panjang

### Risks / uncertainties

- Volatilitas harga saham yang signifikan dapat menarik perhatian regulator dan memicu pengawasan lebih lanjut.
- Ketidakpastian penyebab volatilitas karena tidak ada informasi material yang diungkapkan.
- Pernyataan manajemen tentang tidak adanya aksi korporasi hanya berlaku untuk 3 bulan ke depan, sehingga perubahan rencana di masa mendatang tidak dapat dikesampingkan.

### Items to monitor

- Peningkatan volume dan harga saham PZZA pada 31 Agustus 2026
- Tidak ada informasi material yang diungkapkan oleh Perseroan

---

## RELI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

RELI menyampaikan materi Public Expose Tahunan melalui surat No 543/RSI/IX/2026 tanggal 3 September 2026. Dokumen ini hanya surat pengantar tanpa data keuangan atau operasional; materi terlampir dalam file terpisah yang tidak tersedia. Tidak ada aksi korporasi, ekspansi, atau perubahan pengurus yang diungkapkan.

### Material changes

- RELI menyampaikan materi Public Expose Tahunan melalui surat No 543/RSI/IX/2026 tanggal 3 September 2026.
- Surat ditandatangani oleh Corporate Secretary Nurwati Tunggal.
- Materi merujuk pada rencana Public Expose Tahunan yang diumumkan melalui Surat No 524/RSI/VIII/2026 tanggal 3 September 2026.
- Lampiran materi berupa file 'PUBEX RELI_8 Sept 2026.pdf' yang tidak tersedia dalam dokumen ini.
- Dokumen dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik.

### Listing / regulatory

- Penyampaian materi Public Expose Tahunan ke Bursa Efek Indonesia.

### Analytical scenarios

- **isi materi public expose** [analyst_hypothesis, low]: Materi Public Expose kemungkinan berisi informasi keuangan dan operasional perusahaan, namun tidak tersedia dalam dokumen ini.
  - Basis: Surat ini menyebutkan lampiran 'PUBEX RELI_8 Sept 2026.pdf' sebagai materi Public Expose.
  - Assumptions: Materi Public Expose akan berisi informasi keuangan dan operasional perusahaan.
  - Caveats: Tidak ada data dari lampiran yang tersedia dalam dokumen ini.

---

## RLCO

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) mengumumkan perubahan Ketua Unit Internal Audit, dari Yusnita Kristanti kepada Teruna Eka Farma, efektif 1 Agustus 2026. Perubahan ini merupakan pengumuman awal (bukan koreksi atau pembatalan) dan bersifat administratif terkait pengurus, tanpa dampak finansial atau operasional yang diungkapkan. Pengumuman dilaporkan pada 4 September 2026, dengan jeda sekitar satu bulan dari tanggal efektif, namun tidak ada indikasi keterlambatan atau sanksi.

### Material changes

- Perubahan Ketua Unit Internal Audit dari Yusnita Kristanti menjadi Teruna Eka Farma, efektif 1 Agustus 2026.
- Pengunduran diri Yusnita Kristanti efektif 31 Juli 2026.
- Masa jabatan Teruna Eka Farma: 1 Agustus 2026 hingga 31 Juli 2027.
- Pengangkatan berdasarkan Keputusan Direksi No. 10/SK/ALI/VII/2026 tanggal 23 Juli 2026.
- Perubahan dilakukan sesuai POJK No. 56/POJK.04/2015.
- Kepala Unit Audit Internal dilarang merangkap jabatan apapun di perseroan.
- Kepala Unit Audit Internal yang diangkat tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris, Direksi, atau Pemegang Saham Utama.
- Masa jabatan berdasarkan perjanjian kerja No. 027/VII/26/PK/HRD/ALI.
- Surat pemberitahuan ditujukan kepada OJK, ditandatangani Direktur Utama Edwin Pranata, dengan persetujuan Komisaris Utama Achmad Baiguni.
- Pengumuman bernomor 01/CORSEC/ALI/IX/2026, ditandatangani Corporate Secretary Ayu Amanda.

### Management / control changes

- Perubahan Ketua Unit Internal Audit dari Yusnita Kristanti menjadi Teruna Eka Farma, efektif 1 Agustus 2026.

### Listing / regulatory

- Pemberitahuan perubahan Kepala Unit Audit Internal kepada OJK sesuai POJK No. 56/POJK.04/2015.

### Analytical scenarios

- **Jeda waktu antara tanggal efektif dan pelaporan** [derived_calculation, high]: Jeda waktu antara tanggal efektif perubahan (1 Agustus 2026) dan tanggal pelaporan pengumuman (4 September 2026) adalah sekitar 34 hari.
  - Basis: Tanggal efektif: 1 Agustus 2026; Tanggal pelaporan: 4 September 2026
  - Assumptions: Jeda dihitung dari 1 Agustus 2026 hingga 4 September 2026
- **Keterlambatan pelaporan** [analyst_hypothesis, low]: Jeda sekitar satu bulan antara tanggal efektif dan pelaporan mungkin menunjukkan keterlambatan atau proses administrasi internal, namun tidak ada bukti pelanggaran atau sanksi.
  - Basis: Tanggal efektif: 1 Agustus 2026; Tanggal pelaporan: 4 September 2026
  - Assumptions: Jeda waktu dianggap signifikan
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai alasan jeda waktu

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai alasan pengunduran diri Yusnita Kristanti.
- Tidak ada informasi mengenai dampak finansial atau operasional dari perubahan ini.
- Tidak ada informasi mengenai kualifikasi atau latar belakang Teruna Eka Farma.

### Items to monitor

- Perubahan ini bersifat administratif dan tidak berdampak langsung pada kinerja keuangan atau operasional.
- Kepatuhan terhadap POJK No. 56/POJK.04/2015 menunjukkan tata kelola yang baik.
- Jeda waktu pelaporan dapat menjadi perhatian kecil bagi investor, namun tidak ada indikasi pelanggaran.

---

## SATU

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

Pengumuman ini adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek PT Satu Properti Tbk (SATU) per 31 Agustus 2026, disusun oleh BAE PT Adimitra Korpora. Laporan menyajikan data kepemilikan saham, klasifikasi investor, dan perhitungan free float. Tidak ada aksi korporasi, perubahan struktur modal, ekspansi, pendanaan, perubahan pengurus, atau transaksi aset yang tercatat. Jumlah saham beredar tetap 1.375.000.000 lembar, tidak berubah dari bulan sebelumnya. Free float dihitung sebesar 15,56%, di bawah ketentuan minimum 20% yang disyaratkan Bursa Efek Indonesia, namun tidak ada informasi sanksi atau rencana aksi. Terdapat perbedaan nama emiten antara dua dokumen lampiran (PT Satu Properti Tbk vs PT Kota Satu Properti Tbk) yang perlu dicatat sebagai keterbatasan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Satu Properti Tbk (SATU) per 31 Agustus 2026, disusun oleh BAE PT Adimitra Korpora, nomor surat 099/SATU/EKT-LB/CORSEC/SA-MI/VIII/2026.
- Jumlah saham beredar (ditempatkan dan disetor penuh) tercatat 1.375.000.000 lembar, tidak berubah dari bulan sebelumnya (Juli 2026).
- Kepemilikan pengendali dan afiliasi: pengendali 11,71% (161.048.400 lembar) dan afiliasi 0,09% (1.200.000 lembar), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan Direksi dan Komisaris: Direksi 10,3% (141.611.100 lembar), Komisaris 17,37% (238.888.100 lembar), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Pemegang saham dengan kepemilikan >=5%: PT Satu Properti Kota 17,35% (238.502.400 lembar), Yohanes 17,37% (238.888.100 lembar), Raden 33,18% (456.250.000 lembar).
- Pemegang saham dengan kepemilikan <5%: Masyarakat 542.613.500 lembar, Farida 162.248.400 lembar, Treasury 0 lembar.
- Free float dihitung sebesar 15,56% dari total saham, dengan jumlah saham free float 213.887.500 lembar, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Modal dasar perusahaan adalah 4.750.000.000 saham, modal disetor penuh 1.375.000.000 saham, tidak ada treasury stock.
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan <5% per Agustus 2026 adalah 1.083 pihak, dengan total 240.088.100 saham (17,46%).
- Tidak ada aksi korporasi, perubahan struktur modal, ekspansi, pendanaan, perubahan pengurus, atau transaksi aset yang tercatat dalam laporan ini.

### Key financial figures

- **total_saham_beredar:** 1.375.000.000 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pengendali:** 161.048.400 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_afiliasi_pengendali:** 1.200.000 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_direksi:** 141.611.100 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_komisaris:** 238.888.100 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pemegang_saham_5_persen_atau_lebih:** 238.502.400 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pemegang_saham_5_persen_atau_lebih_lainnya:** 456.250.000 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pemegang_saham_kurang_dari_5_persen:** 542.613.500 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pemegang_saham_kurang_dari_5_persen_lainnya:** 162.248.400 (31 Agustus 2026)
- **free_float_persen:** 15,56 (31 Agustus 2026)
- **free_float_jumlah_saham:** 213.887.500 (31 Agustus 2026)
- **modal_dasar:** 4.750.000.000 (31 Agustus 2026)
- **treasury_stock:** 0 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_kurang_dari_5_persen:** 1.083 (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Jumlah saham beredar 1.375.000.000 lembar, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan pengendali dan afiliasi tidak berubah: 11,71% dan 0,09%.
- Kepemilikan Direksi dan Komisaris tidak berubah: 10,3% dan 17,37%.
- Modal dasar 4.750.000.000 saham, modal disetor penuh 1.375.000.000 saham, tidak ada treasury stock.
- Tidak ada perubahan struktur modal atau kepemilikan yang signifikan.

### Listing / regulatory

- Free float dihitung sebesar 15,56%, di bawah ketentuan minimum 20% yang disyaratkan Bursa Efek Indonesia.
- Laporan disusun sesuai Peraturan OJK Nomor X.H.1 tentang Laporan Kepemilikan Saham Emiten atau Perusahaan Publik.
- Jumlah pemegang saham <5% adalah 1.083 pihak, memenuhi syarat minimal 300 pihak untuk penurunan tarif pajak sesuai PP No. 30 Tahun 2020.

### Analytical scenarios

- **Free float** [explicit_fact, high]: Free float dihitung sebesar 15,56% dari total saham, dengan jumlah saham free float 213.887.500 lembar.
  - Basis: Angka free float dan jumlah saham free float tercantum pada halaman 7 dan 16 laporan.
- **Kepatuhan free float** [derived_calculation, high]: Free float 15,56% berada di bawah ketentuan minimum 20% yang disyaratkan Bursa Efek Indonesia untuk perusahaan tercatat.
  - Basis: Perhitungan: 15,56% < 20%.; Ketentuan free float minimum 20% berdasarkan Peraturan Bursa Efek Indonesia.
  - Assumptions: Ketentuan free float minimum 20% berlaku untuk SATU.
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai sanksi atau tindakan koreksi yang diambil.
- **Kepemilikan pengendali** [explicit_fact, high]: Kepemilikan pengendali dan afiliasi tidak berubah dari bulan sebelumnya, menunjukkan tidak ada transaksi perubahan kepemilikan pengendali.
  - Basis: Angka kepemilikan pengendali dan afiliasi pada bulan ini dan sebelumnya identik.
- **Kepemilikan Direksi dan Komisaris** [explicit_fact, high]: Kepemilikan Direksi dan Komisaris tidak berubah dari bulan sebelumnya, menunjukkan tidak ada transaksi perubahan kepemilikan oleh orang dalam.
  - Basis: Angka kepemilikan Direksi dan Komisaris pada bulan ini dan sebelumnya identik.
- **Risiko kepatuhan** [analyst_hypothesis, low]: Free float di bawah 20% dapat menjadi risiko kepatuhan, namun tidak ada informasi mengenai sanksi atau rencana aksi untuk memenuhinya.
  - Basis: Free float 15,56% di bawah ketentuan minimum 20%.
  - Assumptions: Perusahaan akan mengambil tindakan untuk memenuhi ketentuan free float.
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai rencana aksi perusahaan.
- **Klasifikasi investor** [explicit_fact, high]: Laporan menyajikan klasifikasi investor berdasarkan data KSEI, dengan total nilai 774.687.191 dan 5.223.600, yang menjadi dasar perhitungan.
  - Basis: Angka total klasifikasi investor tercantum pada halaman 6 dan 15 laporan.
- **Tidak ada aksi korporasi** [explicit_fact, high]: Laporan ini tidak memuat informasi mengenai aksi korporasi seperti saham bonus, rights issue, private placement, buyback, stock split, merger, akuisisi, atau transaksi aset.
  - Basis: Tidak ada bagian dalam laporan yang menyebutkan aksi korporasi.
- **Tidak ada perubahan pengurus** [explicit_fact, high]: Laporan ini tidak memuat informasi mengenai perubahan pengurus, pengendali, kegiatan usaha, atau arah bisnis.
  - Basis: Tidak ada bagian dalam laporan yang menyebutkan perubahan tersebut.
- **Total saham pemegang >=5%** [derived_calculation, high]: Total saham pemegang >=5% adalah 1.134.911.900 saham, sesuai dengan penjumlahan kepemilikan masing-masing (456.250.000 + 137.500.000 + 161.048.400 + 141.611.100 + 238.502.400).
  - Basis: Penjumlahan kepemilikan pemegang saham >=5% yang tercantum pada halaman 4 lampiran.
- **Persentase kepemilikan <5%** [derived_calculation, high]: Persentase kepemilikan <5% dihitung sebagai 240.088.100 / 1.375.000.000 = 17,46%, konsisten dengan laporan.
  - Basis: Perhitungan dari jumlah saham <5% dan total saham beredar.
- **Stabilitas kepemilikan** [analyst_hypothesis, medium]: Tidak ada perubahan jumlah saham antara Juli dan Agustus 2026, mengindikasikan tidak ada aktivitas perdagangan signifikan atau aksi korporasi yang mempengaruhi struktur modal pada periode tersebut.
  - Basis: Tidak ada perubahan jumlah saham antara Juli dan Agustus 2026.
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai aktivitas perdagangan saham atau harga saham.

### Risks / uncertainties

- Free float di bawah ketentuan minimum 20% yang disyaratkan Bursa Efek Indonesia.
- Tidak ada informasi mengenai rencana aksi untuk memenuhi ketentuan free float.
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI mungkin tidak sepenuhnya akurat karena bergantung pada proses verifikasi KSEI.
- Terdapat perbedaan nama emiten antara dua dokumen lampiran: dokumen utama menyebut PT Satu Properti Tbk, sedangkan lampiran menyebut PT Kota Satu Properti Tbk.

### Items to monitor

- Free float di bawah 20% dapat menjadi perhatian investor terkait likuiditas dan kepatuhan bursa.
- Tidak ada aksi korporasi atau perubahan struktur modal yang dapat mempengaruhi harga saham.

---

## SMBR

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) merespons permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) atas volatilitas transaksi efek. Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya fakta material yang belum diungkapkan, tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu, dan tidak ada informasi material lain yang mempengaruhi harga saham atau kelangsungan usaha. Namun, SMBR mengungkapkan rencana aksi korporasi berupa streamlining dan penguatan struktur usaha dengan entitas anak, yang masih dalam kajian internal, sebagai bagian dari rencana streamlining entitas di bawah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang diamanatkan oleh PT Danantara Asset Management (DAM). Pemegang saham utama (SIG) belum memiliki rencana atas kepemilikan sahamnya di SMBR.

### Material changes

- SMBR menerima surat BEI No. S-11258/BEI.PP3/09-2026 tanggal 3 September 2026 perihal permintaan penjelasan atas volatilitas transaksi efek.
- SMBR menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan yang dapat mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal sesuai POJK No. 31/POJK.04/2015.
- SMBR menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga efek atau keputusan investasi pemodal sesuai ketentuan III.2.1 Peraturan Nomor I-E Keputusan Direksi BEI No. Kep-00087/BEI/12-2025.
- SMBR menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu yang berkaitan dengan peningkatan aktivitas dan harga saham sesuai POJK No. 4 Tahun 2024.
- SMBR berencana melakukan aksi korporasi berupa streamlining dan penguatan struktur usaha dengan entitas anak, masih dalam tahap kajian internal.
- Rencana aksi korporasi merupakan bagian dari rencana streamlining entitas di bawah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang diamanatkan oleh PT Danantara Asset Management (DAM).
- SMBR menyatakan tidak terdapat informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang material dan belum diungkapkan yang dapat mempengaruhi harga efek atau kelangsungan usaha.
- Berdasarkan konfirmasi kepada pemegang saham utama (SIG), saat ini pemegang saham utama belum mempunyai rencana atas kepemilikan sahamnya di SMBR.
- Tanggapan ditandatangani oleh Corporate Secretary atas nama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk.
- Tanggapan dikeluarkan dengan nomor surat 000104/KU.03.01/EKS/10000914/SMBR/09.2026 tanggal 4 September 2026.

### Corporate actions

- Rencana aksi korporasi: streamlining dan penguatan struktur usaha dengan entitas anak, masih dalam kajian internal, bagian dari rencana streamlining entitas di bawah SIG yang diamanatkan DAM.

### Capital structure

- Pemegang saham utama (SIG) belum memiliki rencana atas kepemilikan sahamnya di SMBR.

### Listing / regulatory

- Permintaan penjelasan BEI atas volatilitas transaksi efek, direspons oleh SMBR.

### Analytical scenarios

- **Rencana aksi korporasi** [explicit_fact, high]: SMBR secara eksplisit menyatakan berencana melakukan streamlining dan penguatan struktur usaha dengan entitas anak, masih dalam kajian internal.
  - Basis: Jawaban poin 4: 'Perseroan berencana melakukan rencana aksi korporasi berupa streamlining dan penguatan struktur usaha Perseroan dengan entitas anak usaha Perseroan.'
- **Tidak ada fakta material** [explicit_fact, high]: SMBR menyatakan tidak mengetahui fakta material yang belum diungkapkan yang mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi.
  - Basis: Jawaban poin 1 dan 2: 'tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik'
- **Aktivitas pemegang saham** [explicit_fact, high]: SMBR tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu yang berkaitan dengan peningkatan aktivitas dan harga saham.
  - Basis: Jawaban poin 3: 'tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu'
- **Rencana pemegang saham utama** [explicit_fact, high]: Pemegang saham utama (SIG) belum memiliki rencana atas kepemilikan sahamnya di SMBR.
  - Basis: Jawaban poin 6: 'pemegang saham utama belum mempunyai rencana saham yang dimilikinya'
- **Potensi dampak aksi korporasi** [analyst_hypothesis, low]: Rencana streamlining dan penguatan struktur usaha dengan entitas anak dapat berdampak pada struktur modal atau operasional SMBR, namun detail belum diungkapkan.
  - Basis: Jawaban poin 4: 'rencana tersebut masih dalam tahap kajian di internal Perseroan'
  - Assumptions: Aksi korporasi yang dimaksud dapat melibatkan perubahan struktur usaha atau kepemilikan entitas anak.
  - Caveats: Belum ada detail spesifik mengenai jenis aksi, nilai, atau jadwal.
- **Keterkaitan dengan volatilitas** [analyst_hypothesis, low]: Volatilitas transaksi efek yang memicu permintaan BEI mungkin terkait dengan ekspektasi pasar atas rencana aksi korporasi, meskipun SMBR tidak menyatakan hubungan langsung.
  - Basis: Surat BEI meminta penjelasan atas volatilitas, dan SMBR mengungkapkan rencana aksi korporasi.
  - Assumptions: Pasar mungkin telah merespons informasi rencana aksi korporasi.
  - Caveats: Tidak ada bukti langsung dari dokumen mengenai penyebab volatilitas.

### Risks / uncertainties

- Rencana aksi korporasi masih dalam tahap kajian internal, sehingga detail, nilai, dan jadwal belum dapat dipastikan.
- Tidak ada informasi kuantitatif mengenai dampak finansial dari rencana aksi korporasi.
- Ketidakjelasan mengenai jenis entitas anak yang terlibat dan bentuk penguatan struktur usaha.

### Items to monitor

- Volatilitas transaksi efek SMBR menjadi perhatian BEI, namun SMBR tidak mengonfirmasi adanya fakta material yang belum diungkapkan.

---

## SRTG

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mengumumkan ringkasan perubahan Anggaran Dasar (AD) yang disetujui melalui Akta No. 95 tanggal 21 Agustus 2026 dan telah mendapat persetujuan serta penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum RI pada 1 September 2026. Perubahan meliputi penyesuaian Pasal 3 (maksud dan tujuan) agar selaras dengan KBLI 2025, dengan dua kode kegiatan: 64210 (Aktivitas Perusahaan Induk) dan 70209 (Konsultasi Manajemen dan Bisnis Lainnya). Penyesuaian ini ditegaskan bukan perubahan kegiatan usaha sesuai POJK 17/POJK.04/2020. Selain itu, Pasal 16 ayat (7) dan Pasal 19 ayat (4) diubah untuk memperjelas hak pengunduran diri anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Emiten menyatakan tidak ada dampak material terhadap operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha.

### Material changes

- Perubahan Anggaran Dasar (AD) SRTG disetujui melalui Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 95 tanggal 21 Agustus 2026, di hadapan notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
- Persetujuan dan penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum RI dengan surat No. AHU-0084520.AH.01.02.TAHUN 2026 dan No. AHU-AH.01.03-0248117 tanggal 1 September 2026.
- Pasal 3 AD disesuaikan dengan KBLI 2025 (Peraturan BPS No. 7 Tahun 2025), mencakup dua kode: 64210 (Aktivitas Perusahaan Induk) dan 70209 (Aktivitas Konsultasi Manajemen dan Bisnis Lainnya).
- Penyesuaian KBLI dinyatakan bukan perubahan kegiatan usaha sebagaimana dimaksud POJK No. 17/POJK.04/2020.
- Pasal 16 ayat (7) diubah: anggota Direksi berhak mengundurkan diri dengan pemberitahuan tertulis kepada Perseroan.
- Pasal 19 ayat (4) diubah: anggota Dewan Komisaris berhak mengundurkan diri dengan pemberitahuan tertulis kepada Perseroan.
- Emiten menyatakan tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha.

### Corporate actions

- Perubahan Anggaran Dasar (penyesuaian KBLI dan tata cara pengunduran diri pengurus)

### Management / control changes

- Perubahan AD Pasal 16 ayat (7) dan Pasal 19 ayat (4) terkait hak pengunduran diri Direksi dan Dewan Komisaris

### Listing / regulatory

- Penyampaian informasi sesuai Peraturan No. I-E, Lampiran Keputusan Direksi BEI No. Kep-00087/BEI/12-2025

### Analytical scenarios

- **Perubahan AD** [explicit_fact, high]: Perubahan AD hanya bersifat administratif dan penyesuaian regulasi, bukan perubahan substansial kegiatan usaha.
  - Basis: Pasal 3 disesuaikan dengan KBLI 2025; Pernyataan emiten bahwa bukan perubahan kegiatan usaha
- **Dampak** [explicit_fact, high]: Emiten menyatakan tidak ada dampak material terhadap operasional, hukum, keuangan, atau kelangsungan usaha.
  - Basis: Pernyataan pada bagian 4 dokumen
- **Tujuan perubahan** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan Pasal 16 dan 19 mungkin bertujuan memperjelas prosedur pengunduran diri pengurus, namun tidak ada informasi lebih lanjut.
  - Basis: Teks pasal yang diubah
  - Assumptions: Perubahan tersebut untuk kepastian hukum
  - Caveats: Tidak ada penjelasan resmi dari emiten

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang diidentifikasi dari perubahan AD ini.

---

## SSIA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan ini mencakup komposisi pemegang saham yang mencapai 5% atau lebih, kepemilikan direksi dan komisaris, serta klasifikasi investor berdasarkan data KSEI. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan atau pengendalian berdasarkan evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) melalui Biro Administrasi Efek PT Sinartama Gunita.
- Jumlah saham yang diterbitkan dan disetor penuh: 4.705.249.440 saham.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih (per 31-08-2026): PT HENAN PUTIHRAI ASSET MANAGEMENT (619.047.100 saham, 13,1565%), PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN (482.000.000 saham, 10,2439%), PT ARMAN INVESTMENTS UTAMA (400.826.144 saham, 8,5187%), GSI S/A INTREPID INVESTMENTS LIMITED (386.015.600 saham, 8,2039%), DDBS BANK LTD SG S/A PT. PERSADA CAPITAL INVESTAMA (369.188.000 saham, 7,8463%). Total kelima pemegang saham tersebut: 2.257.076.844 saham (47,9693%).
- Kepemilikan direksi dan komisaris per 31-08-2026: Johannes Suriadjaja (Presiden Direktur) 16.722.400 saham (0,3554%), The Jok Tung (Wakil Presiden Direktur) 2.223.100 saham (0,0472%), Wilson Effendy (Direktur) 2.337.900 saham (0,0497%), Sonny Satianegara (Direktur) 3.293.500 saham (0,0700%). Komisaris (Hagianto Kumala, Crescento Hermawan, Fentony, F. Bedjo Wiantono, Jurawan Chandra) tidak memiliki saham. Total kepemilikan direksi dan komisaris: 24.576.900 saham (0,5223%).
- Kepemilikan pengendali dan afiliasinya (dari halaman 2 dan 11): jumlah saham pengendali saat ini 400.826.144 saham (8,52%) dan sebelumnya 386.015.600 saham (8,2%); afiliasi pengendali saat ini 16.722.400 saham (0,36%), 2.337.900 saham (0,05%), 3.293.500 saham (0,07%), 2.223.100 saham (0,05%).
- Kepemilikan pihak lain (dari halaman 3 dan 12): PT HENAN PUTIHRAI 619.047.100 saham (13,15%), PT DWIMURIA 482.000.000 saham (10,24%), DDBSLTD 369.188.000 saham (7,85%), GSI S/A INTREPID 386.015.600 saham (8,2%), treasury stock 0 saham (0%), total saham masyarakat 2.415.455.696 saham (51,34%).
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI (dari halaman 4-6 dan 13-15): jumlah investor scripless dan scrip, termasuk klasifikasi berdasarkan tipe investor (bank, dana, perusahaan, dll). Angka spesifik tidak dapat dipisahkan secara andal dari teks hasil ekstraksi.
- Laporan ditandatangani oleh Corporate Secretary PT Surya Semesta Internusa Tbk, Yulean, pada 04-09-2026.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.
- Tidak ada perubahan pengendali yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; kepemilikan pengendali dan afiliasinya tercatat konsisten antara bulan ini dan bulan sebelumnya.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar yang teridentifikasi; jumlah saham yang diterbitkan dan disetor penuh adalah 4.705.249.440 saham.
- Treasury stock tercatat 0 saham (0%) pada bulan ini dan sebelumnya.

### Analytical scenarios

- **Perubahan kepemilikan pengendali** [derived_calculation, high]: Berdasarkan data halaman 2 dan 11, jumlah saham pengendali (PT ARMAN INVESTMENTS UTAMA) meningkat dari 386.015.600 saham (8,2%) menjadi 400.826.144 saham (8,52%). Selisihnya adalah 14.810.544 saham (400.826.144 - 386.015.600). Namun, ini adalah perbandingan antara bulan berjalan dan bulan sebelumnya yang disajikan dalam laporan; tidak ada informasi tambahan mengenai transaksi atau penyebab perubahan.
  - Basis: Halaman 2: 'Jumlah Saham Sebelumnya 386.015.600' dan 'Jumlah Saham Ini 400.826.144'; Halaman 11: 'Previous Number Shares 386,015,600' dan 'Current Number Shares 400,826,144'
  - Assumptions: Angka 'Sebelumnya' dan 'Ini' merujuk pada posisi akhir bulan sebelumnya dan akhir bulan berjalan (31 Agustus 2026).
  - Caveats: Perubahan ini mungkin mencerminkan pembelian atau transfer saham, tetapi penyebabnya tidak dijelaskan dalam evidence.
- **Free float** [derived_calculation, medium]: Berdasarkan halaman 7 dan 16, jumlah saham masyarakat (free float) adalah 2.415.455.696 saham (51,34%) pada bulan ini dan sebelumnya. Ini menunjukkan tidak ada perubahan free float yang teridentifikasi.
  - Basis: Halaman 7: '2.440.032.596 24.576.900 2.415.455.696 4.705.249.440' dan '51,34'; Halaman 16: '2.440.032.596 24.576.900 2.415.455.696 4.705.249.440' dan '51,34'
  - Assumptions: Angka 2.415.455.696 mewakili jumlah saham free float dan 51,34% adalah persentasenya.
  - Caveats: Teks hasil ekstraksi tidak memberikan label eksplisit untuk angka-angka ini, tetapi konteksnya menunjukkan free float.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.
- Perubahan jumlah saham pengendali (dari 386.015.600 menjadi 400.826.144 saham) mungkin memerlukan perhatian, tetapi penyebabnya tidak dijelaskan.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur kepemilikan atau pengendalian.
- Investor mungkin memantau perubahan kepemilikan pengendali, meskipun perubahan tersebut tidak dijelaskan penyebabnya.

---

## SUNI

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) mengumumkan bahwa perusahaan ditetapkan sebagai pemenang tender dari PT Pertamina EP untuk pengadaan casing 13 3/8 inch Low Grade untuk kebutuhan Regional 1 melalui TFC. Penunjukan tertuang dalam surat No. 1126/PHR70510/2026-S0 untuk tender No. GX10064375A dengan nilai kontrak US$ 3.193.417,50 (versi Indonesia) atau US$ 3.193.147,50 (versi Inggris), jangka waktu 6 bulan 50 hari kalender. Manajemen menyatakan kemenangan tender ini diharapkan berdampak positif pada operasional, pendapatan, dan profitabilitas 2027, serta memperkuat posisi perusahaan untuk proyek berikutnya. Terdapat perbedaan nilai kontrak antara dua versi bahasa yang perlu diklarifikasi.

### Material changes

- Pada 4 September 2026, SUNI ditetapkan sebagai pemenang tender oleh PT Pertamina EP.
- Penunjukan pemenang tender No. 1126/PHR70510/2026-S0 untuk tender No. GX10064375A.
- Objek tender: Pengadaan Casing 13 3/8 inch Low Grade untuk Kebutuhan Regional 1 melalui TFC.
- Nilai kontrak: US$ 3.193.417,50 (versi Indonesia) atau US$ 3.193.147,50 (versi Inggris).
- Jangka waktu kontrak: 6 bulan dan 50 hari kalender.
- Manajemen menyatakan kemenangan tender diharapkan memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional melalui penambahan proyek.
- Manajemen menyatakan kemenangan tender berpotensi meningkatkan pendapatan dan profitabilitas pada 2027.
- Manajemen menyatakan kemenangan tender diharapkan memperkuat posisi perusahaan dalam memperoleh peluang proyek-proyek berikutnya.
- Laporan ditandatangani oleh Freddy Soejandy selaku Corporate Secretary.
- Lampiran: SUNI_Pengumuman Pemenang Tender PEP 260094.pdf.

### Key financial figures

- **Nilai kontrak tender:** 3,193,417.50 (2026-09-04)

### Corporate actions

- Kemenangan tender dari PT Pertamina EP untuk pengadaan casing 13 3/8 inch Low Grade. Ini merupakan perolehan kontrak baru yang dapat meningkatkan pendapatan, namun bukan aksi korporasi seperti merger, akuisisi, atau rights issue.

### Expansion projects

- Tidak ada proyek ekspansi atau capex yang diungkapkan secara eksplisit. Kemenangan tender ini merupakan kontrak pengadaan barang, bukan proyek ekspansi aset tetap.

### Analytical scenarios

- **Selisih nilai kontrak antara versi Indonesia dan Inggris** [derived_calculation, medium]: Selisih nilai kontrak antara versi Indonesia (US$ 3.193.417,50) dan versi Inggris (US$ 3.193.147,50) adalah US$ 270,00. Perhitungan: 3.193.417,50 - 3.193.147,50 = 270,00.
  - Basis: Nilai kontrak versi Indonesia: US$ 3.193.417,50; Nilai kontrak versi Inggris: US$ 3.193.147,50
  - Assumptions: Kedua angka tersebut merujuk pada nilai kontrak yang sama.
  - Caveats: Perbedaan ini menimbulkan ketidakjelasan mengenai nilai kontrak yang benar; perlu klarifikasi dari emiten.
- **Dampak pendapatan dan profitabilitas 2027** [analyst_hypothesis, low]: Kemenangan tender berpotensi meningkatkan pendapatan dan profitabilitas pada 2027, namun besaran dampak tidak dapat diestimasi tanpa data keuangan atau proyeksi kuantitatif dari emiten.
  - Basis: Pernyataan manajemen bahwa kemenangan tender berpotensi meningkatkan pendapatan dan profitabilitas pada 2027.
  - Assumptions: Kontrak akan dieksekusi sesuai jadwal dan menghasilkan pendapatan pada 2027.
  - Caveats: Tidak ada angka proyeksi atau kontribusi pendapatan yang diberikan.; Dampak aktual bergantung pada pelaksanaan kontrak, biaya, dan kondisi pasar.

### Risks / uncertainties

- Perbedaan nilai kontrak antara versi Indonesia (US$ 3.193.417,50) dan versi Inggris (US$ 3.193.147,50) menimbulkan ketidakjelasan mengenai angka yang benar.
- Dampak terhadap profitabilitas belum dapat dipastikan karena tidak ada proyeksi kuantitatif.
- Tidak ada informasi mengenai syarat-syarat kontrak, jaminan, atau risiko pelaksanaan yang diungkapkan dalam dokumen.

### Items to monitor

- Kemenangan tender ini dapat menjadi katalis positif bagi pendapatan dan profitabilitas SUNI pada 2027, namun investor perlu memantau klarifikasi nilai kontrak dan pelaksanaan kontrak.

---

## TAPG

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menanggapi surat Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-11260/BEI.PP2/09-2026 tanggal 2 September 2026 mengenai volatilitas transaksi efek. Dalam tanggapannya, TAPG menyatakan tidak mengetahui adanya fakta material yang mempengaruhi nilai efek, tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu, belum memiliki rencana korporasi yang berdampak pada pencatatan saham dalam 3 bulan ke depan, dan tidak ada informasi material lain yang belum diungkap. TAPG juga menyatakan pemegang saham utama tidak memiliki rencana perubahan kepemilikan, kecuali potensi sell down untuk memenuhi ketentuan free float Bursa. Emiten mengaitkan tren positif harga saham dengan penguatan harga CPO futures Malaysia dan kinerja ekspor Indonesia.

### Material changes

- TAPG menjawab tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal sesuai POJK 31/POJK.04/2015.
- TAPG tidak mengetahui adanya fakta material yang mempengaruhi harga efek sesuai Peraturan Nomor I-E butir III.2.1 Lampiran Keputusan Direksi BEI No. Kep-00087/BEI/12-2025.
- TAPG tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur POJK Nomor 4 Tahun 2024.
- TAPG belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam waktu dekat yang berdampak pada pencatatan saham di Bursa (paling tidak dalam 3 bulan mendatang).
- Tidak terdapat informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek atau kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
- Berdasarkan konfirmasi, pemegang saham utama tidak memiliki rencana perubahan kepemilikan saham, kecuali rencana sell down untuk meningkatkan free float dalam rangka pemenuhan ketentuan Bursa.
- TAPG menyebutkan bahwa pergerakan harga sahamnya kemungkinan dipengaruhi oleh penguatan harga CPO futures Malaysia dan kinerja ekspor Indonesia.
- CPO futures Malaysia berada di kisaran RM4,816–4,958 per ton pada periode 26 Agustus s.d. 1 September 2026, naik lebih dari 5% dari akhir Juli 2026, dan mencapai tertinggi tahun 2026 di RM5,018 pada 20 Agustus 2026.
- Data BPS Januari–Juni 2026: kumulatif nilai ekspor produk minyak sawit Indonesia mencapai USD 19,45 miliar, tumbuh 12,57% YoY dari USD 17,28 miliar pada periode yang sama 2025.
- BPS mencatat nilai ekspor CPO dan turunannya tumbuh 7,32% pada 1H2026.
- Total volume ekspor produk sawit mencapai 16,59 juta ton pada 1H2026, naik 5,79% YoY dari 15,68 juta ton pada 1H2025.
- Harga CPO berada pada level USD 1.132 per ton CIF Rotterdam, lebih tinggi dibandingkan rata-rata semester 1/2025 sebesar USD 1.088 per ton.
- TAPG menyatakan akan menyampaikan keterbukaan informasi jika terdapat fakta material atau rencana korporasi di kemudian hari.
- Pemegang saham utama akan melaporkan secara langsung perubahan kepemilikan saham sesuai POJK Nomor 4 Tahun 2024.

### Key financial figures

- **Kisaran harga CPO futures Malaysia:** RM4,816–4,958 per ton (26 Agustus - 1 September 2026)
- **Kenaikan harga CPO futures Malaysia:** >5% (akhir Juli 2026 - awal September 2026)
- **Harga tertinggi CPO futures Malaysia tahun 2026:** RM5,018 per ton (20 Agustus 2026)
- **Nilai ekspor produk minyak sawit Indonesia:** USD 19,45 miliar (Januari - Juni 2026)
- **Nilai ekspor produk minyak sawit Indonesia (pembanding):** USD 17,28 miliar (Januari - Juni 2025)
- **Pertumbuhan nilai ekspor produk minyak sawit Indonesia:** 12,57% YoY (1H2026 vs 1H2025)
- **Pertumbuhan nilai ekspor CPO dan turunannya:** 7,32% (1H2026)
- **Total volume ekspor produk sawit:** 16,59 juta ton (Januari - Juni 2026)
- **Total volume ekspor produk sawit (pembanding):** 15,68 juta ton (Januari - Juni 2025)
- **Pertumbuhan volume ekspor produk sawit:** 5,79% YoY (1H2026 vs 1H2025)
- **Harga CPO per ton CIF Rotterdam:** USD 1.132 per ton (1H2026)
- **Harga CPO per ton CIF Rotterdam (pembanding):** USD 1.088 per ton (1H2025)

### Capital structure

- Pemegang saham utama tidak memiliki rencana perubahan kepemilikan saham, kecuali potensi sell down untuk memenuhi free float.
- Tidak ada informasi mengenai aktivitas pemegang saham tertentu sesuai POJK 4/2024.

### Listing / regulatory

- Surat BEI No. S-11260/BEI.PP2/09-2026 meminta penjelasan atas volatilitas transaksi efek.
- TAPG menyatakan tidak mengetahui fakta material sesuai POJK 31/POJK.04/2015 dan Peraturan I-E butir III.2.1.
- TAPG menyatakan belum ada rencana korporasi yang berdampak pada pencatatan saham dalam 3 bulan.
- Potensi sell down untuk memenuhi ketentuan free float Bursa.

### Analytical scenarios

- **Tidak ada fakta material** [explicit_fact, high]: TAPG secara eksplisit menyatakan tidak mengetahui fakta material yang mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi.
  - Basis: Jawaban poin 1 dan 2 surat
- **Rencana korporasi** [explicit_fact, high]: TAPG belum memiliki rencana korporasi yang berdampak pada pencatatan saham dalam 3 bulan mendatang.
  - Basis: Jawaban poin 4 surat
- **Rencana pemegang saham utama** [explicit_fact, high]: Pemegang saham utama tidak memiliki rencana perubahan kepemilikan kecuali potensi sell down untuk free float.
  - Basis: Jawaban poin 6 surat
- **Kenaikan harga CPO futures** [derived_calculation, medium]: Kenaikan lebih dari 5% dari akhir Juli 2026, namun nilai absolut tidak diberikan, sehingga tidak dapat dihitung secara pasti.
  - Basis: Pernyataan 'naik lebih dari 5%'
  - Assumptions: Nilai akhir Juli 2026 tidak tersedia
  - Caveats: Perhitungan tidak dapat diverifikasi tanpa data awal
- **Selisih harga CPO CIF Rotterdam** [derived_calculation, high]: Selisih harga CPO CIF Rotterdam antara 1H2026 dan 1H2025 adalah USD 44 per ton (USD 1.132 - USD 1.088).
  - Basis: Angka USD 1.132 dan USD 1.088
  - Assumptions: Perhitungan sederhana
- **Pertumbuhan nilai ekspor** [derived_calculation, high]: Pertumbuhan nilai ekspor 12,57% YoY dihitung dari (19,45 - 17,28) / 17,28 = 12,56%, mendekati angka yang dilaporkan.
  - Basis: USD 19,45 miliar dan USD 17,28 miliar
  - Assumptions: Pembulatan
- **Penyebab volatilitas** [analyst_hypothesis, low]: Volatilitas saham TAPG mungkin terkait dengan sentimen positif harga CPO dan ekspor, namun tidak ada konfirmasi langsung dari emiten.
  - Basis: Tambahan penjelasan tentang tren positif saham
  - Assumptions: Korelasi antara harga komoditas dan harga saham
  - Caveats: Tidak ada analisis kuantitatif korelasi
- **Potensi sell down** [analyst_hypothesis, low]: Potensi sell down untuk free float dapat meningkatkan jumlah saham beredar dan mempengaruhi likuiditas, namun detail belum diungkap.
  - Basis: Jawaban poin 6
  - Assumptions: Sell down akan dilakukan jika diperlukan
  - Caveats: Tidak ada jadwal atau jumlah

### Risks / uncertainties

- Ketidakpastian mengenai rencana sell down oleh pemegang saham utama untuk memenuhi free float.
- Volatilitas harga saham yang tidak dijelaskan secara tuntas oleh emiten.
- Ketergantungan pada harga CPO global yang dapat berfluktuasi.

### Items to monitor

- Tidak ada rencana korporasi yang berdampak pada pencatatan saham dalam 3 bulan mendatang.
- Potensi sell down oleh pemegang saham utama untuk meningkatkan free float guna memenuhi ketentuan Bursa.

---

## TKIM

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek posisi 31 Agustus 2026. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, treasury stock, atau free float berdasarkan evidence yang diberikan. Komposisi pemegang saham tetap sama dengan bulan sebelumnya, dengan APP Purinusa Ekapersada sebagai pengendali (59,6727%).

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek posisi 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Sinartama Gunita selaku Biro Administrasi Efek.
- Total saham diterbitkan dan disetor penuh: 3.113.223.570 saham.
- Komposisi pemegang saham per 31 Agustus 2026: (1) PT APP Purinusa Ekapersada: 1.857.744.987 saham (59,6727%); (2) Masyarakat (KSEI): 911.362.449 saham (29,2739%); (3) Masyarakat: 344.116.134 saham (11,0534%).
- Tidak ada treasury stock (0 saham) pada posisi 31 Agustus 2026.
- Free float per 31 Agustus 2026: 29,16% (berdasarkan perhitungan dari total saham non-warkat yang dimiliki publik, sesuai rumus pada laporan).
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih hanya satu pihak: PT APP Purinusa Ekapersada (59,6727%).
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan kurang dari 5%: 11.643 pihak, dengan total 1.255.478.583 saham (40,33%).
- Tidak ada perubahan struktur pemegang saham yang material antara bulan ini dan bulan sebelumnya; jumlah saham pengendali dan persentase kepemilikan sama.
- Laporan mencantumkan kepatuhan terhadap PP No. 55 Tahun 2022 dan PMK No. 40/2023, dengan jumlah hari memenuhi syarat 243 hari sampai Agustus 2026.

### Key financial figures

- **Total saham diterbitkan dan disetor penuh:** 3.113.223.570 (2026-08-31)
- **Kepemilikan PT APP Purinusa Ekapersada:** 1.857.744.987 saham (59,6727%) (2026-08-31)
- **Kepemilikan Masyarakat (KSEI):** 911.362.449 saham (29,2739%) (2026-08-31)
- **Kepemilikan Masyarakat:** 344.116.134 saham (11,0534%) (2026-08-31)
- **Treasury stock:** 0 saham (2026-08-31)
- **Free float:** 29,16% (2026-08-31)
- **Jumlah pemegang saham <5%:** 11.643 pihak, 1.255.478.583 saham (40,33%) (2026-08-31)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali yang teridentifikasi; PT APP Purinusa Ekapersada tetap sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 59,6727% (1.857.744.987 saham) per 31 Agustus 2026.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal yang teridentifikasi; total saham diterbitkan dan disetor penuh tetap 3.113.223.570 saham, dan tidak ada treasury stock.

### Listing / regulatory

- Laporan mencantumkan kepatuhan terhadap PP No. 55 Tahun 2022 dan PMK No. 40/2023, dengan jumlah hari memenuhi syarat 243 hari sampai Agustus 2026.

### Analytical scenarios

- **Stabilitas struktur pemegang saham** [analyst_hypothesis, low]: Berdasarkan data yang tersedia, tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham antara bulan Juli dan Agustus 2026. Namun, karena laporan ini hanya mencakup posisi akhir bulan, tidak dapat dipastikan apakah ada transaksi yang terjadi di dalam bulan yang tidak tercermin pada posisi akhir.
  - Basis: Perbandingan data posisi bulan ini dan bulan sebelumnya pada laporan menunjukkan angka yang sama untuk kepemilikan pengendali dan total saham.
  - Assumptions: Data posisi bulan sebelumnya pada laporan dianggap akurat dan mewakili posisi 31 Juli 2026.
  - Caveats: Laporan tidak memberikan rincian transaksi harian atau perubahan intra-bulan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko kepatuhan material yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan; laporan menunjukkan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
- Tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham yang teridentifikasi, sehingga risiko terkait perubahan pengendali atau free float tidak terdeteksi.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini mengonfirmasi stabilitas struktur kepemilikan dan tidak adanya perubahan signifikan pada free float atau treasury stock pada periode tersebut.
- Tidak ada indikasi aksi korporasi atau perubahan pengendali yang dapat mempengaruhi prospek perusahaan berdasarkan laporan ini.

---

## TSPC

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per akhir Agustus 2026. Laporan menunjukkan perubahan jumlah saham yang beredar dan kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris, serta perubahan pada free float. Tidak ada perubahan pengendali atau transaksi material lainnya yang teridentifikasi.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode Agustus 2026, diumumkan pada 4 September 2026.
- Jumlah saham yang beredar (total saham) per akhir Agustus 2026: 4.106.902.918 saham, dibandingkan dengan 4.101.538.818 saham pada periode sebelumnya (perubahan +5.364.100 saham).
- Jumlah saham treasury stock per akhir Agustus 2026: 0 saham (tidak berubah dari periode sebelumnya).
- Total saham yang tercatat (termasuk treasury) per akhir Agustus 2026: 4.509.864.300 saham (tidak berubah).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris per akhir Agustus 2026: total 91,06% (sebelumnya 90,95%), dengan rincian: Direksi dan Komisaris memiliki 4.106.902.918 saham (91,06%) dan 3.876.750 saham (0,07%) untuk kategori lainnya, serta 393.598.232 saham (8,73%) untuk kategori lainnya.
- Free float per akhir Agustus 2026: 8,55% (sebelumnya 8,61%), berdasarkan perhitungan yang disajikan.
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali (PT Scan Pacific Tempo) dan tidak ada perubahan pada jumlah saham treasury.
- Tidak ada perubahan pada susunan Direksi dan Komisaris yang dilaporkan.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali (PT Scan Pacific Tempo) yang teridentifikasi.
- Tidak ada perubahan pada susunan Direksi dan Komisaris yang dilaporkan dalam laporan ini.

### Capital structure

- Jumlah saham beredar meningkat dari 4.101.538.818 menjadi 4.106.902.918 saham (perubahan +5.364.100 saham) pada periode Agustus 2026.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris meningkat dari 90,95% menjadi 91,06%.
- Free float menurun dari 8,61% menjadi 8,55%.
- Tidak ada perubahan pada total saham tercatat (4.509.864.300 saham) dan treasury stock (0 saham).

### Analytical scenarios

- **Peningkatan jumlah saham beredar** [analyst_hypothesis, low]: Peningkatan jumlah saham beredar sebesar 5.364.100 saham dapat berasal dari pelaksanaan opsi saham, waran, atau penerbitan saham baru lainnya, namun tidak ada rincian lebih lanjut dalam laporan ini.
  - Basis: Perubahan jumlah saham beredar dari 4.101.538.818 menjadi 4.106.902.918 saham.
  - Assumptions: Perubahan tersebut bukan dari transaksi treasury stock karena jumlah treasury stock tetap 0.
  - Caveats: Penyebab pasti perubahan tidak diungkapkan dalam laporan ini.

### Risks / uncertainties

- Penurunan free float dari 8,61% menjadi 8,55% dapat mempengaruhi likuiditas saham di pasar, namun masih di atas ambang batas minimum yang disyaratkan.
- Tidak ada risiko kepatuhan material yang teridentifikasi dari laporan ini.

### Items to monitor

- Perubahan jumlah saham beredar dan free float dapat mempengaruhi perhitungan indeks atau persepsi investor terhadap likuiditas.
- Tidak ada indikasi perubahan pengendali atau aksi korporasi lain yang material.

---

## UFOE

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE) merespons permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-11330/BEI.PP1/09-2026 tanggal 3 September 2026 terkait volatilitas transaksi efek. Dalam tanggapannya, Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi, tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu, tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam 3 bulan mendatang, tidak memiliki informasi material lain yang belum diungkapkan, dan tidak ada rencana perubahan kepemilikan saham utama. Surat ditandatangani Corporate Secretary Tedy Suronoto, S.H. pada 4 September 2026. Tidak ada angka keuangan atau aksi korporasi spesifik dalam pengumuman ini.

### Material changes

- Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam POJK No. 31/POJK.04/2015.
- Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor I-E, ketentuan III.2.1, Lampiran Keputusan Direksi BEI Kep-00087/BEI/12-2025.
- Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam POJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.
- Perseroan menyatakan belum memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana yang berakibat terhadap pencatatan saham di Bursa, dalam 3 bulan mendatang.
- Perseroan menyatakan tidak memiliki informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
- Perseroan telah berkomunikasi dengan pemegang saham utama dan berdasarkan informasi yang diterima, tidak terdapat rencana perubahan kepemilikan saham utama dalam waktu dekat.
- Surat tanggapan ditandatangani oleh Corporate Secretary Tedy Suronoto, S.H. pada tanggal 4 September 2026.
- Surat Bursa Efek Indonesia yang ditanggapi bernomor S-11330/BEI.PP1/09-2026 tanggal 3 September 2026.
- Tanggapan ini merupakan jawaban atas permintaan penjelasan Bursa terkait volatilitas transaksi efek.
- Perseroan akan menyampaikan informasi sesuai ketentuan keterbukaan informasi apabila terdapat perubahan kepemilikan saham di kemudian hari.

### Listing / regulatory

- Surat Bursa Efek Indonesia No. S-11330/BEI.PP1/09-2026 tanggal 3 September 2026 meminta penjelasan atas volatilitas transaksi efek.
- Perseroan menyatakan tidak memiliki rencana aksi korporasi yang berakibat pada pencatatan saham dalam 3 bulan mendatang.
- Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu sesuai POJK No. 4 Tahun 2024.

### Analytical scenarios

- **Tidak ada fakta material** [explicit_fact, high]: Perseroan secara eksplisit menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi, baik menurut POJK 31/2015 maupun Peraturan I-E.
  - Basis: Jawaban atas pertanyaan 1 dan 2 dalam dokumen
- **Tidak ada rencana aksi korporasi** [explicit_fact, high]: Perseroan menyatakan belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk yang berdampak pada pencatatan saham, dalam 3 bulan mendatang.
  - Basis: Jawaban atas pertanyaan 4 dalam dokumen
- **Tidak ada rencana perubahan kepemilikan saham utama** [explicit_fact, high]: Berdasarkan komunikasi dengan pemegang saham utama, tidak terdapat rencana perubahan kepemilikan saham utama dalam waktu dekat.
  - Basis: Jawaban atas pertanyaan 6 dalam dokumen
- **Kemungkinan penyebab volatilitas** [analyst_hypothesis, low]: Volatilitas transaksi efek yang memicu pertanyaan Bursa mungkin disebabkan oleh faktor pasar atau sentimen eksternal, bukan oleh informasi material dari Perseroan, karena Perseroan menyangkal adanya fakta material.
  - Basis: Surat Bursa meminta penjelasan atas volatilitas transaksi efek; Perseroan menyatakan tidak ada fakta material
  - Assumptions: Volatilitas yang dimaksud Bursa adalah pergerakan harga atau volume yang signifikan
  - Caveats: Tidak ada data harga atau volume dalam dokumen untuk verifikasi
- **Potensi risiko kepatuhan** [analyst_hypothesis, low]: Meskipun Perseroan menyatakan tidak ada fakta material, jika volatilitas signifikan terjadi, Bursa atau OJK dapat melakukan pengawasan lebih lanjut. Namun, tidak ada indikasi pelanggaran dalam dokumen ini.
  - Basis: Permintaan penjelasan Bursa atas volatilitas
  - Assumptions: Volatilitas signifikan memicu pengawasan
  - Caveats: Tidak ada informasi tentang hasil pengawasan atau sanksi

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi kuantitatif mengenai volatilitas atau penyebabnya dalam dokumen.
- Pernyataan Perseroan tidak mengetahui fakta material tidak menjamin tidak adanya fakta yang belum diungkapkan.
- Tidak ada jaminan bahwa pemegang saham utama tidak akan mengubah kepemilikan di luar pernyataan saat ini.

### Items to monitor

- Pernyataan tidak adanya fakta material dan tidak adanya rencana aksi korporasi dapat mempengaruhi ekspektasi investor terhadap pergerakan saham jangka pendek.
- Ketidakpastian penyebab volatilitas dapat menjadi perhatian investor dalam menilai risiko pasar.

---

## VINS

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Victoria Insurance Tbk (VINS) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk posisi 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan komposisi pemegang saham yang stabil: PT Victoria Investama Tbk tetap sebagai pengendali dengan 84,93% saham, tidak ada perubahan jumlah saham beredar (1.553.430.759 saham), tidak ada treasury stock, dan free float tercatat 15,07%. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan, pengendali, direksi/komisaris, atau jumlah saham beredar berdasarkan evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk posisi 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Victoria Insurance Tbk (VINS) melalui Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora.
- Total saham beredar: 1.553.430.759 saham (100%), dengan modal dasar disetor penuh 5.800.000.000 saham (berdasarkan rekapitulasi X.H.1-2).
- Pemegang saham pengendali: PT Victoria Investama Tbk memiliki 1.319.359.038 saham (84,93%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: hanya PT Victoria Investama Tbk (84,93%).
- Free float: 15,07% (234.071.721 saham) berdasarkan laporan, dengan jumlah pemegang saham <5% sebanyak 1.925 pihak pada Agustus 2026.
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada).
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris: seluruhnya 0% (tidak ada kepemilikan).
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar, kepemilikan pengendali, atau free float antara bulan sebelumnya dan bulan berjalan (Agustus 2026) berdasarkan data yang tersedia.

### Key financial figures

- **Total saham beredar:** 1.553.430.759 (31 Agustus 2026)
- **Modal dasar disetor penuh:** 5.800.000.000 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Victoria Investama Tbk:** 1.319.359.038 saham (84,93%) (31 Agustus 2026)
- **Free float:** 234.071.721 saham (15,07%) (31 Agustus 2026)
- **Treasury stock:** 0 (31 Agustus 2026)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali: PT Victoria Investama Tbk tetap sebagai pemegang saham pengendali dengan 84,93%.
- Tidak ada perubahan susunan direksi/komisaris yang teridentifikasi; seluruh direksi dan komisaris memiliki 0% saham.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (tetap 1.553.430.759 saham).
- Tidak ada treasury stock.
- Tidak ada perubahan free float (tetap 15,07%).

### Analytical scenarios

- **Perhitungan free float** [derived_calculation, high]: Free float dihitung sebagai total saham beredar dikurangi saham pengendali: 1.553.430.759 - 1.319.359.038 = 234.071.721 saham, atau 15,07% dari total saham beredar. Angka ini konsisten dengan laporan.
  - Basis: Total saham beredar: 1.553.430.759; Kepemilikan pengendali: 1.319.359.038; Free float: 234.071.721 (15,07%)
  - Assumptions: Free float didefinisikan sebagai saham yang tidak dimiliki oleh pengendali, sesuai laporan.; Tidak ada saham treasury yang mempengaruhi perhitungan.
  - Caveats: Perhitungan berdasarkan angka yang tersedia pada laporan; tidak ada verifikasi independen.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Struktur kepemilikan stabil, tidak ada perubahan signifikan pada jumlah saham beredar, free float, atau kepemilikan pengendali.
- Laporan mencakup data yang disampaikan oleh BAE dan KSEI; keakuratan klasifikasi investor bergantung pada data KSEI, namun tidak ada indikasi ketidakakuratan material.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini menunjukkan tidak ada perubahan material pada struktur kepemilikan atau jumlah saham beredar pada Agustus 2026. Kepemilikan pengendali tetap dominan (84,93%), free float 15,07%.
- Tidak ada aksi korporasi atau perubahan signifikan yang memerlukan perhatian khusus.

---

## VTNY

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menyampaikan laporan informasi/fakta material perihal Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas Laporan Keuangan Konsolidasian per 30 Juni 2026. Opini WDP diberikan karena laporan keuangan dua entitas anak, Venteny Pte. Ltd. (Singapura) dan Venteny G.K. (Jepang), tidak diaudit oleh auditor independen, sehingga auditor tidak dapat memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat atas informasi keuangan kedua entitas tersebut yang dikonsolidasikan. Emiten menyatakan tidak ada dampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha. Tanggal kejadian tercatat 5 Agustus 2026, dan laporan disampaikan pada 3 September 2026 oleh Corporate Secretary Zasa Pinkan Kinanti.

### Material changes

- PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material perihal Penjelasan atas Opini Wajar Dengan Pengecualian atas Audit Laporan Keuangan Perseroan per 30 Juni 2026.
- Tanggal kejadian informasi atau fakta material adalah 05 Agustus 2026.
- Laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026 memperoleh Opini 'Wajar Dengan Pengecualian' (Qualified Opinion).
- Opini WDP diberikan karena laporan keuangan Venteny Pte. Ltd. (Singapura) dan Venteny G.K. (Jepang) tidak diaudit oleh auditor independen.
- Auditor tidak dapat memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat mengenai informasi keuangan kedua entitas anak yang digabungkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
- Emiten menyatakan tidak terdapat pengaruh terhadap kegiatan operasional Perseroan akibat opini WDP.
- Emiten menyatakan tidak terdapat dampak terhadap aspek hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan.
- Laporan ditandatangani oleh Corporate Secretary Zasa Pinkan Kinanti dan disampaikan melalui sistem pelaporan elektronik pada 03-09-2026 17:21.
- Lampiran yang disebutkan: 'VFI 044 - Penjelasan Opini WDP atas LK Q2 2026.pdf'.
- Bidang usaha emiten: Holding, Portal Web dan/atau Platform Digital Dengan Tujuan Komersial dan Aktivitas.
- Alamat emiten: Jalan Sultan Agung Nomor 20 RT1/RW1, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12980.
- Nomor surat: 044/VFI/FINE/IX/2026.

### Key financial figures

- **Periode laporan keuangan:** 30 Juni 2026 (Q2 2026 (per 30 Juni 2026))
- **Opini audit:** Wajar Dengan Pengecualian (30 Juni 2026)

### Listing / regulatory

- Opini Wajar Dengan Pengecualian atas Laporan Keuangan per 30 Juni 2026

### Analytical scenarios

- **Opini audit** [explicit_fact, high]: Laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026 memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian karena laporan keuangan dua entitas anak tidak diaudit.
  - Basis: Pernyataan langsung dalam dokumen: 'Perseroan memperoleh Opini Wajar Dengan Pengecualian'
- **Entitas anak tidak diaudit** [explicit_fact, high]: Venteny Pte. Ltd. (Singapura) dan Venteny G.K. (Jepang) tidak diaudit oleh auditor independen, sehingga auditor tidak dapat memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat.
  - Basis: Pernyataan langsung dalam dokumen: 'laporan keuangan Venteny Pte. Ltd. (Singapura) dan Venteny G.K. (Jepang) tidak diaudit oleh auditor independen'
- **Dampak operasional** [explicit_fact, high]: Emiten menyatakan tidak ada pengaruh terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha.
  - Basis: Pernyataan langsung dalam dokumen: 'Tidak terdapat pengaruh terhadap kegiatan operasional Perseroan'
- **Risiko kualitas audit** [analyst_hypothesis, low]: Opini WDP dapat menimbulkan kekhawatiran investor mengenai kualitas pengendalian internal dan proses pelaporan keuangan, meskipun emiten menyatakan tidak ada dampak.
  - Basis: Opini WDP mengindikasikan keterbatasan bukti audit pada entitas anak
  - Assumptions: Pasar mungkin merespons negatif terhadap opini WDP
  - Caveats: Tidak ada data pasar atau reaksi harga yang tersedia dalam dokumen
- **Potensi perbaikan audit** [analyst_hypothesis, low]: Kedepannya, emiten mungkin perlu mengaudit laporan keuangan entitas anak untuk menghindari opini WDP berulang, namun tidak ada informasi mengenai rencana perbaikan.
  - Basis: Opini WDP disebabkan oleh tidak diauditnya entitas anak
  - Assumptions: Manajemen akan mengambil tindakan korektif
  - Caveats: Tidak ada pernyataan manajemen tentang langkah perbaikan dalam dokumen

### Risks / uncertainties

- Opini WDP dapat mempengaruhi persepsi investor terhadap kualitas laporan keuangan.
- Tidak ada informasi mengenai langkah perbaikan untuk mengaudit entitas anak di masa depan.

### Items to monitor

- Opini WDP dapat mempengaruhi persepsi investor terhadap kualitas laporan keuangan.
- Tidak ada informasi mengenai langkah perbaikan untuk mengaudit entitas anak di masa depan.

---

## WBSA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) menyampaikan bukti iklan Laporan Keuangan Interim Q2 2026 (per 30 Juni 2026) kepada Bursa Efek Indonesia. Iklan tersebut dimuat pada 31 Agustus 2026 di situs web perusahaan dan situs web BEI. Dokumen ini hanya berisi konfirmasi publikasi iklan, tanpa angka keuangan atau rincian aksi korporasi. Tidak ada informasi mengenai aksi korporasi, ekspansi, pendanaan, perubahan pengurus, atau perubahan struktur modal.

### Material changes

- Perseroan menyampaikan bukti iklan Laporan Keuangan Interim Q2 2026 (per 30 Juni 2026) kepada Bursa Efek Indonesia.
- Iklan Laporan Keuangan Interim Q2 2026 dimuat di situs web perusahaan (www.bsa-logistics.co.id) pada 31 Agustus 2026.
- Iklan Laporan Keuangan Interim Q2 2026 dimuat di situs web BEI (www.idx.co.id) pada 31 Agustus 2026.
- Dokumen ini ditandatangani oleh Edwin Wibowo selaku Direktur Utama.
- Dokumen dikirim secara elektronik pada 02 September 2026 pukul 09:41.
- Lampiran dokumen adalah 'WBSA - Bukti Iklan LK Q2 2026.pdf'.

### Listing / regulatory

- Penyampaian bukti iklan Laporan Keuangan Interim Q2 2026 kepada BEI merupakan pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi terkait laporan keuangan interim.
- Iklan Laporan Keuangan Interim Q2 2026 dimuat di situs web perusahaan dan situs web BEI pada 31 Agustus 2026.

### Analytical scenarios

- **Publikasi Laporan Keuangan Interim** [explicit_fact, high]: Dokumen ini adalah bukti iklan yang menyatakan bahwa Laporan Keuangan Interim Q2 2026 telah diiklankan pada 31 Agustus 2026 di dua media (situs web perusahaan dan BEI).
  - Basis: Tabel pada halaman 1 dan 2 mencantumkan media dan tanggal penerbitan.
- **Tanggal penyampaian** [explicit_fact, high]: Bukti iklan disampaikan ke BEI pada 02 September 2026, dua hari setelah publikasi iklan.
  - Basis: Tanggal dan waktu pada dokumen: 02-09-2026 09:41.
- **Kepatuhan keterbukaan informasi** [analyst_hypothesis, low]: Penyampaian bukti iklan ini kemungkinan merupakan pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi BEI terkait laporan keuangan interim, namun tidak ada indikasi aksi korporasi lain.
  - Basis: Perihal dokumen hanya menyebut 'Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Interim'.
  - Assumptions: Tidak ada informasi tambahan dalam dokumen.
  - Caveats: Hipotesis ini tidak didukung oleh data lain.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi keuangan atau aksi korporasi dalam dokumen ini; hanya konfirmasi publikasi iklan.

---

## WIKA

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

Pengumuman ini adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) per 31 Agustus 2026, disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom. Laporan menyajikan struktur kepemilikan saham, saham treasuri, kepemilikan direksi dan komisaris, klasifikasi investor berdasarkan data KSEI, serta perhitungan free float. Tidak ada aksi korporasi, perubahan struktur modal, atau perubahan pengurus/pengendali yang dilaporkan. Jumlah saham beredar stabil di 39.873.063.858 lembar. Free float dilaporkan sebesar 8,967% (3.575.513.077 saham), di atas batas minimum 7,5% yang umumnya disyaratkan BEI. Kepemilikan pengendali (Negara Republik Indonesia) tercatat 90,68770%.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk per 31 Agustus 2026, disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom, dengan nomor surat SE.01.00/A.CORSEC.00296/2026.
- Total saham ditempatkan dan disetor penuh WIKA adalah 39.873.063.858 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Pemegang saham pengendali adalah Negara Republik Indonesia dengan kepemilikan 36.159.965.337 saham atau 90,68770%.
- Jumlah saham treasuri adalah 1.100.000 saham atau 0,003% dari total saham, tidak berubah sejak Januari 2026.
- Free float WIKA per 31 Agustus 2026 adalah 3.575.513.077 saham atau 8,967% dari total saham.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris adalah 1.779.100 saham (0,004462% dari total saham).
- Jumlah pemegang saham per 31 Agustus 2026 adalah 57.209, dengan 57.131 pemegang saham memiliki SID.
- Laporan free float mengacu pada Keputusan Direksi BEI No. KEP-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026 tentang perubahan Peraturan Nomor I-A.
- Tidak ada aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau perubahan struktur modal yang dilaporkan dalam dokumen ini.
- Tidak ada perubahan pengurus atau pengendali yang tercatat dalam laporan ini.

### Key financial figures

- **Total saham ditempatkan dan disetor penuh:** 39.873.063.858 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham oleh Negara RI (pengendali):** 36.159.965.337 (31 Agustus 2026)
- **Persentase kepemilikan Negara RI:** 90,68770% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham treasuri:** 1.100.000 (31 Agustus 2026)
- **Persentase saham treasuri:** 0,003% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham free float:** 3.575.513.077 (31 Agustus 2026)
- **Persentase free float:** 8,967% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham (total):** 57.209 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham dengan SID:** 57.131 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris:** 1.779.100 (31 Agustus 2026)
- **Persentase kepemilikan Direksi dan Komisaris:** 0,004462% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham warkat:** 36.294.671.681 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham scripless:** 3.578.392.177 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham oleh pemegang saham <5% (masyarakat warkat):** 2.968.900 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham oleh pemegang saham <5% (masyarakat scripless):** 3.575.513.077 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham oleh pemegang saham <5% (masyarakat warkat) persentase:** 0,007% (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham oleh pemegang saham <5% (masyarakat scripless) persentase:** 8,967% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham tercatat di bursa:** 39.873.063.858 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham pengendali (Negara RI) - scripless:** 362.917.028 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham pengendali (Negara RI) - warkat:** 35.797.048.309 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham pengendali (Negara RI) - total:** 36.159.965.337 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham pengendali (Negara RI) - persentase:** 90,68770% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham pengendali (Negara RI) - scripless persentase:** 0,91018% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham pengendali (Negara RI) - warkat persentase:** 89,77752% (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Jumlah saham beredar stabil di 39.873.063.858 lembar.
- Kepemilikan pengendali (Negara Republik Indonesia) sebesar 90,68770%.
- Saham treasuri tercatat 1.100.000 lembar (0,003%).
- Free float 8,967% dari total saham.
- Kepemilikan Direksi dan Komisaris total 1.779.100 lembar.

### Listing / regulatory

- Laporan free float mengacu pada Keputusan Direksi BEI No. KEP-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026.
- Tidak ada suspensi atau delisting yang tercatat.

### Analytical scenarios

- **Total saham non-free float** [derived_calculation, high]: Total saham yang tidak termasuk free float dihitung sebagai total saham dikurangi free float: 39.873.063.858 - 3.575.513.077 = 36.297.550.781 saham.
  - Basis: Total saham: 39.873.063.858; Free float: 3.575.513.077
  - Assumptions: Free float dihitung dari total saham beredar.
- **Kepemilikan saham pengendali (warkat)** [derived_calculation, high]: Kepemilikan Negara RI dalam bentuk warkat dihitung sebagai 36.159.965.337 - 362.917.028 = 35.797.048.309 saham.
  - Basis: Total kepemilikan Negara RI: 36.159.965.337; Kepemilikan scripless Negara RI: 362.917.028
  - Assumptions: Kepemilikan Negara RI hanya terdiri dari warkat dan scripless.
- **Kepatuhan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Free float 8,967% berada di atas batas minimum 7,5% yang umumnya disyaratkan oleh BEI, sehingga emiten kemungkinan memenuhi ketentuan pencatatan.
  - Basis: Free float: 8,967%
  - Assumptions: Batas minimum free float BEI adalah 7,5%.
  - Caveats: Ketentuan free float dapat berbeda tergantung papan pencatatan dan peraturan terbaru.
- **Tidak ada aksi korporasi** [analyst_hypothesis, medium]: Tidak ada indikasi aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau perubahan struktur modal karena jumlah saham dan kepemilikan tidak berubah.
  - Basis: Jumlah saham dan kepemilikan sama antara bulan ini dan sebelumnya.
  - Caveats: Laporan ini hanya mencakup data kepemilikan, bukan pengumuman aksi korporasi.

### Risks / uncertainties

- Free float 8,967% relatif rendah, meskipun di atas batas minimal, dapat membatasi likuiditas saham.
- Kepemilikan pengendali yang tinggi (90,68770%) dapat mengurangi free float dan meningkatkan risiko tata kelola.
- Tidak ada informasi mengenai rencana aksi korporasi yang dapat mempengaruhi struktur modal.

### Items to monitor

- Struktur kepemilikan yang stabil dan free float di atas batas minimum menunjukkan tidak ada perubahan signifikan yang dapat mempengaruhi harga saham secara langsung.
- Kepatuhan terhadap peraturan free float perlu dipantau, terutama jika ada pembelian kembali saham lebih lanjut yang dapat menurunkan free float di bawah ambang batas.

---

## WINE

**Window:** 2026-09-02 → 2026-09-04

**Announcements:** 1

### Overview

PT Hatten Bali Tbk (WINE) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode yang berakhir 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material dalam struktur permodalan, kepemilikan saham, atau komposisi pemegang saham dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah saham beredar tetap 2.710.000.000 saham, tidak ada treasury stock, dan tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali atau pihak manajemen. Perubahan kecil terjadi pada jumlah pemegang saham (dari 2.784 menjadi 3.145) dan kepemilikan asing (naik 24.700 saham), namun tidak mempengaruhi struktur kepemilikan secara signifikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode berakhir 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Hatten Bali Tbk (WINE) melalui Biro Administrasi Efek PT Sinartama Gunita.
- Jumlah saham yang diterbitkan dan disetor penuh: 2.710.000.000 saham, dengan modal dasar 8.000.000.000 saham.
- Tidak ada treasury stock (0 saham) pada posisi 31 Agustus 2026.
- Komposisi pemegang saham per 31 Agustus 2026: Pemegang saham dengan kepemilikan >=5% berjumlah 3 pihak dengan total 2.228.509.900 saham (82,23%); pemegang saham dengan kepemilikan <5% berjumlah 3.142 pihak dengan total 481.490.100 saham (17,77%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih per 31 Agustus 2026: (1) Ida Bagus Rai Budarsa - 1.016.123.900 saham (37,4953%); (2) PT Gotama Putra - 1.016.000.000 saham (37,4908%); (3) UOB Kay Hian Pte Ltd - 196.386.000 saham (7,2467%).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: 0 saham (0%) pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Pengendali dan Afiliasi Pengendali: 0 saham (0%) pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Free float berdasarkan laporan: 481.490.100 saham (17,77%) pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham per 31 Agustus 2026: 3.145 pihak (naik dari 2.784 pihak pada bulan sebelumnya).
- Kepemilikan asing per 31 Agustus 2026: 293.046.000 saham (naik 24.700 saham dari 293.021.300 saham pada Juli 2026); kepemilikan nasional: 2.416.954.000 saham (turun 24.700 saham).
- Tidak ada kegiatan mutasi saham (pemindahan hak, splitting, penggabungan, deposit, withdrawal, exercise, konversi, stock split) selama periode Agustus 2026.
- Laporan ditandatangani oleh Ida Bagus Rai Budarsa selaku Direktur Utama PT Hatten Bali Tbk.
- Laporan disampaikan untuk memenuhi ketentuan III.1.4 Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00087/BEI/12-2025 tanggal 12 Desember 2025 perihal Peraturan I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada susunan Direksi atau Komisaris yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali atau afiliasi pengendali yang teridentifikasi; kepemilikan pengendali tercatat 0% pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Pemegang saham utama (>=5%) tetap sama: Ida Bagus Rai Budarsa, PT Gotama Putra, dan UOB Kay Hian Pte Ltd, dengan jumlah saham yang tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (tetap 2.710.000.000 saham) antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Tidak ada treasury stock (0 saham) pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Tidak ada aktivitas yang mempengaruhi struktur modal seperti stock split, penggabungan saham, konversi, atau exercise yang dilaporkan.

### Listing / regulatory

- Laporan disampaikan sebagai pemenuhan kewajiban pelaporan bulanan sesuai Peraturan I-E dan Peraturan X.H.1.
- Tidak ada indikasi pelanggaran ketentuan free float atau perubahan status pencatatan yang teridentifikasi.

### Analytical scenarios

- **Perubahan jumlah pemegang saham** [derived_calculation, medium]: Jumlah pemegang saham meningkat dari 2.784 pihak (bulan sebelumnya) menjadi 3.145 pihak (bulan ini), atau bertambah 361 pihak. Ini menunjukkan adanya aktivitas perdagangan atau transfer kepemilikan, meskipun tidak ada perubahan pada pemegang saham besar.
  - Basis: Jumlah pemegang saham bulan ini: 3.145 (dari lampiran halaman 6 dan 7); Jumlah pemegang saham bulan sebelumnya: 2.784 (dari halaman 7 dokumen utama)
  - Assumptions: Angka 2.784 dan 3.145 diambil dari teks yang terbaca pada dokumen utama dan lampiran.
  - Caveats: Angka 2.784 mungkin merujuk pada posisi bulan sebelumnya yang tidak secara eksplisit diberi label, namun konteksnya menunjukkan demikian.
- **Perubahan kepemilikan asing** [derived_calculation, high]: Kepemilikan asing meningkat sebesar 24.700 saham (dari 293.021.300 menjadi 293.046.000 saham) antara Juli dan Agustus 2026, sementara kepemilikan nasional menurun dengan jumlah yang sama. Ini menunjukkan adanya pembelian saham oleh investor asing dan penjualan oleh investor nasional, namun dampaknya terhadap struktur kepemilikan tidak material.
  - Basis: Laporan Kegiatan Registrasi Saham: Pemodal Asing Juli 293.021.300, Agustus 293.046.000, perubahan +24.700; Pemodal Nasional Juli 2.416.978.700, Agustus 2.416.954.000, perubahan -24.700
  - Assumptions: Perubahan ini dihitung dari selisih angka yang tersedia.
  - Caveats: Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai pihak yang melakukan transaksi.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Tidak ada perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan, jumlah saham beredar, atau kebijakan manajemen yang dapat mempengaruhi kinerja atau nilai perusahaan.
- Perubahan kecil pada jumlah pemegang saham dan kepemilikan asing tidak dianggap material dan tidak menimbulkan risiko kepatuhan yang teridentifikasi.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini menunjukkan stabilitas struktur permodalan dan kepemilikan saham WINE. Tidak ada aksi korporasi atau perubahan signifikan yang dapat mempengaruhi harga saham atau prospek perusahaan.
- Peningkatan jumlah pemegang saham dapat menunjukkan peningkatan likuiditas atau minat investor, namun dampaknya tidak signifikan.
