# Digest emiten IDX · 10 September 2026

**Covered:** 2026-09-10 → 2026-09-10
**Saved windows:** 1 (2026-09-10 → 2026-09-10)
**Companies:** 76

> Each ticker below is rendered from its own saved company digest. No cross-company LLM aggregation is performed.

---

## ABDA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 melalui Biro Administrasi Efek PT Raya Development. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan adanya aksi korporasi, perubahan pengurus, atau perubahan status pencatatan. Terdapat perubahan kecil pada kepemilikan saham Direksi dan Komisaris (naik 42.900 saham) yang berimpilkasi pada penurunan free float dari 9,58% menjadi 9,57%. Free float masih di atas ketentuan minimum 7,5% yang berlaku. Tidak ada informasi mengenai suspensi atau delisting.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) per 31 Agustus 2026, disampaikan melalui Biro Administrasi Efek PT Raya Development.
- Jumlah saham beredar tidak berubah: 620.806.680 saham; tidak ada saham tresuri.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris meningkat dari 538.561.304 saham (86,75%) menjadi 538.604.204 saham (86,76%) pada bulan ini.
- Free float menurun dari 9,58% menjadi 9,57% (jumlah saham publik turun dari 59.450.195 menjadi 59.407.295 saham).
- Pemegang saham utama Joona Indonesia Pte Ltd (asing) memiliki 538.604.204 saham (86,76%) pada akhir periode, naik dari 538.561.304 saham (86,75%) pada periode sebelumnya.
- Kepemilikan masyarakat (publik) menurun dari 82.245.376 saham (13,25%) menjadi 82.202.476 saham (13,24%).
- Tidak ada aksi korporasi seperti saham bonus, rights issue, private placement, atau buyback yang dilaporkan.
- Tidak ada perubahan pengurus, pengendali, atau kegiatan usaha yang dilaporkan.
- Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Chandra Liani (Direktur) pada 10 September 2026.
- Laporan disusun sesuai dengan Peraturan Bursa Efek Indonesia, termasuk ketentuan free float dan kepemilikan saham.

### Key financial figures

- **Jumlah saham beredar:** 620.806.680 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah saham tresuri:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Direksi dan Komisaris:** 538.604.204 saham (86,76%) (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Kepemilikan Direksi dan Komisaris:** 538.561.304 saham (86,75%) (Agustus 2026 (bulan sebelumnya))
- **Free float:** 9,57% (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Free float:** 9,58% (Agustus 2026 (bulan sebelumnya))
- **Jumlah saham publik (free float):** 59.407.295 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah saham publik (free float):** 59.450.195 (Agustus 2026 (bulan sebelumnya))
- **Kepemilikan Joona Indonesia Pte Ltd:** 538.604.204 saham (86,76%) (Agustus 2026 (akhir periode))
- **Kepemilikan Joona Indonesia Pte Ltd:** 538.561.304 saham (86,75%) (Juli 2026 (periode sebelumnya))
- **Kepemilikan masyarakat:** 82.202.476 saham (13,24%) (Agustus 2026 (akhir periode))
- **Kepemilikan masyarakat:** 82.245.376 saham (13,25%) (Juli 2026 (periode sebelumnya))
- **Jumlah saham yang dimiliki pemegang saham <5%:** 81.161.166 saham (13,07%) (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah saham yang dimiliki pemegang saham <5%:** 81.204.066 saham (13,08%) (Agustus 2026 (bulan sebelumnya))
- **Jumlah saham yang dimiliki pemegang saham >=5%:** 1.037.610 saham (0,17%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah saham yang dibatasi pengalihannya (lock-up):** 21.750.171 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah saham yang tidak dibatasi pengalihannya:** 28.002.100 (Agustus 2026)
- **Jumlah rekening efek:** 3.700 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah rekening efek dengan saldo:** 3.598 (Agustus 2026)
- **Jumlah rekening efek kosong:** 20 (Agustus 2026)

### Capital structure

- Kepemilikan Direksi dan Komisaris meningkat dari 538.561.304 saham menjadi 538.604.204 saham (naik 42.900 saham).
- Free float menurun dari 9,58% menjadi 9,57%.
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (620.806.680 saham) atau saham tresuri (0 saham).
- Kepemilikan Joona Indonesia Pte Ltd meningkat tipis dari 86,75% menjadi 86,76%.
- Kepemilikan masyarakat menurun dari 13,25% menjadi 13,24%.

### Listing / regulatory

- Free float sebesar 9,57% masih di atas ketentuan minimum 7,5% yang berlaku di Bursa Efek Indonesia.
- Laporan disusun sesuai dengan Peraturan Bursa Efek Indonesia, termasuk ketentuan free float dan kepemilikan saham.

### Analytical scenarios

- **Perubahan kepemilikan Direksi dan Komisaris** [derived_calculation, high]: Selisih jumlah saham yang dimiliki Direksi dan Komisaris antara bulan ini dan sebelumnya adalah 538.604.204 - 538.561.304 = 42.900 saham. Ini menunjukkan adanya penambahan kepemilikan, namun sumbernya tidak dijelaskan dalam dokumen.
  - Basis: Angka 538.604.204 dan 538.561.304 dari dokumen.
  - Assumptions: Perubahan ini murni dari selisih angka yang dilaporkan.
  - Caveats: Penyebab perubahan tidak diungkapkan.
- **Perubahan free float** [derived_calculation, medium]: Free float turun dari 9,58% menjadi 9,57%, selisih 0,01 poin persentase. Penurunan ini konsisten dengan penurunan jumlah saham publik dari 59.450.195 menjadi 59.407.295 saham, selisih 42.900 saham, yang sama dengan penambahan kepemilikan Direksi dan Komisaris.
  - Basis: Angka free float dan jumlah saham publik dari dokumen.
  - Assumptions: Penurunan free float disebabkan oleh perpindahan saham dari publik ke Direksi/Komisaris.
  - Caveats: Tidak ada rincian transaksi yang diberikan.
- **Kemungkinan pelaksanaan opsi atau konversi** [analyst_hypothesis, low]: Penambahan 42.900 saham oleh Direksi dan Komisaris mungkin berasal dari pelaksanaan opsi saham atau konversi efek, namun tidak ada informasi eksplisit dalam dokumen.
  - Basis: Perubahan kepemilikan yang signifikan namun tidak dijelaskan.
  - Assumptions: Perubahan tersebut bukan dari transaksi pasar biasa.
  - Caveats: Tidak ada bukti pendukung dalam dokumen.
- **Free float di atas ketentuan minimum** [explicit_fact, high]: Free float 9,57% masih di atas minimum 7,5%, namun perusahaan perlu memantau agar tidak turun di bawah batas tersebut.
  - Basis: Angka free float dari dokumen dan ketentuan BEI.
- **Tidak ada aksi korporasi** [explicit_fact, high]: Dokumen tidak menyebutkan adanya aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau buyback.
  - Basis: Tidak ada informasi terkait dalam dokumen.
- **Kepemilikan asing** [analyst_hypothesis, low]: Kepemilikan oleh Oona Bhatia dan Abhishek Bhatia (masing-masing 420 dan 448 saham) mungkin merupakan bagian dari kepemilikan individu asing, namun tidak ada informasi lebih lanjut.
  - Basis: Nama dan jumlah saham dari dokumen.
  - Assumptions: Mereka adalah pemegang saham individu.
  - Caveats: Tidak ada rincian transaksi atau hubungan dengan perusahaan.

### Risks / uncertainties

- Free float yang rendah (9,57%) dapat meningkatkan risiko likuiditas saham.
- Perubahan kepemilikan Direksi dan Komisaris tanpa penjelasan dapat menimbulkan pertanyaan dari regulator.
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI mungkin tidak sepenuhnya akurat karena bergantung pada verifikasi KYC.
- Inkonsistensi antara modal disetor yang dilaporkan (20.806.680 saham) dengan total saham beredar (620.806.680 saham) pada lampiran.

### Items to monitor

- Perubahan kecil pada kepemilikan Direksi dan Komisaris serta free float dapat mempengaruhi persepsi pasar terhadap likuiditas saham.
- Free float yang masih di atas minimum 7,5% namun rendah dapat menjadi perhatian investor institusional.
- Tidak ada aksi korporasi yang diumumkan, sehingga tidak ada dampak langsung terhadap struktur modal.

---

## AKRA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT AKR Corporindo Tbk. menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 (No. 076/L-AKR-CS/2026, 10 September 2026). Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengungkapkan aksi korporasi, perubahan struktur modal, ekspansi, pendanaan, perubahan pengurus/pengendali, transaksi aset, atau perubahan status pencatatan. Total saham beredar tetap 20.073.474.600 saham. Terjadi perubahan kecil pada kepemilikan saham: PT Arthakencana Rayatama (pengendali) menambah 4.012.800 saham menjadi 12.972.836.400 saham (64,63%), sementara kepemilikan Direksi/Komisaris dan afiliasi pengendali menurun. Free float naik dari 32,55% menjadi 32,63% (6.549.353.450 saham), tetap di atas ketentuan minimum Bursa Efek Indonesia. Jumlah pemegang saham meningkat 282 menjadi 23.421. Tidak ada indikasi risiko kepatuhan material.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT AKR Corporindo Tbk. per 31 Agustus 2026, No. 076/L-AKR-CS/2026, diterbitkan 10 September 2026.
- Total saham beredar tidak berubah: 20.073.474.600 saham (31 Agustus 2026 dan 31 Juli 2026).
- PT Arthakencana Rayatama (pemegang saham pengendali) memiliki 12.972.836.400 saham (64,63%) per 31 Agustus 2026, naik 4.012.800 saham dari 12.968.823.600 saham (64,61%) per 31 Juli 2026.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris secara kolektif turun dari 58.000.000 saham menjadi 56.624.700 saham (0,29% menjadi 0,28%) untuk salah satu kategori.
- Kepemilikan saham oleh Afiliasi Pengendali (selain pengendali utama) turun dari 13.780.000 saham menjadi 11.039.200 saham (0,07% menjadi 0,05%).
- Kepemilikan saham tresuri tetap 0 saham (0%).
- Free float meningkat dari 32,55% menjadi 32,63% (6.549.353.450 saham) per 31 Agustus 2026.
- Jumlah pemegang saham per 31 Agustus 2026: 23.421, naik 282 dari 23.139 pada 31 Juli 2026.
- Tidak ada aksi korporasi (saham bonus, rights issue, private placement, stock split) yang dilaporkan.
- Tidak ada perubahan pengurus, pengendali, kegiatan usaha, transaksi aset, ekspansi, pendanaan, suspensi, atau perubahan status pencatatan yang dilaporkan.
- Penerima manfaat akhir: Soegiarto Adikoesoemo (Presiden Komisaris) dan Haryanto Adikoesoemo (Presiden Direktur).

### Key financial figures

- **Total saham beredar:** 20.073.474.600 (31 Agustus 2026 dan 31 Juli 2026)
- **Kepemilikan saham PT Arthakencana Rayatama (pengendali):** 12.972.836.400 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham PT Arthakencana Rayatama (pengendali):** 12.968.823.600 (31 Juli 2026)
- **Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris (kategori tertentu):** 56.624.700 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris (kategori tertentu):** 58.000.000 (31 Juli 2026)
- **Kepemilikan saham oleh Afiliasi Pengendali (selain pengendali utama):** 11.039.200 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham oleh Afiliasi Pengendali (selain pengendali utama):** 13.780.000 (31 Juli 2026)
- **Kepemilikan saham tresuri:** 0 (31 Agustus 2026 dan 31 Juli 2026)
- **Free float (persentase):** 32,63% (31 Agustus 2026)
- **Free float (persentase):** 32,55% (31 Juli 2026)
- **Jumlah saham free float:** 6.549.353.450 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham free float:** 6.533.924.050 (31 Juli 2026)
- **Saham dibatasi (lock-up):** 0 (31 Agustus 2026 dan 31 Juli 2026)
- **Saham diblokir:** 0 (31 Agustus 2026 dan 31 Juli 2026)
- **Jumlah pemegang saham:** 23.421 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham:** 23.139 (31 Juli 2026)
- **Kepemilikan saham Haryanto Adikoesoemo (Presiden Direktur):** 224.604.601 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham Jimmy Tandyo (Direktur):** 56.624.700 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham Gambang (Direktur):** 11.039.200 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham Soegiarto Adikoesoemo (Presiden Komisaris):** 151.267.000 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham oleh investor asing:** 3.332.383.800 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham oleh investor domestik:** 16.741.090.800 (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Kepemilikan saham PT Arthakencana Rayatama (pengendali) naik 4.012.800 saham dari 12.968.823.600 menjadi 12.972.836.400 saham (dari 64,61% menjadi 64,63%).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris (kategori tertentu) turun 1.375.300 saham dari 58.000.000 menjadi 56.624.700 saham (dari 0,29% menjadi 0,28%).
- Kepemilikan saham oleh Afiliasi Pengendali (selain pengendali utama) turun 2.740.800 saham dari 13.780.000 menjadi 11.039.200 saham (dari 0,07% menjadi 0,05%).
- Free float naik 0,08 poin persentase dari 32,55% menjadi 32,63% (dari 6.533.924.050 menjadi 6.549.353.450 saham).
- Total saham beredar tidak berubah: 20.073.474.600 saham.
- Kepemilikan saham tresuri tetap 0 saham.

### Listing / regulatory

- Free float 32,63% masih di atas ketentuan minimum 7,5% untuk papan utama Bursa Efek Indonesia.
- Tidak ada suspensi atau perubahan status pencatatan yang dilaporkan.

### Analytical scenarios

- **Kepemilikan pengendali** [explicit_fact, high]: PT Arthakencana Rayatama memiliki 64,63% saham per 31 Agustus 2026, naik tipis dari 64,61% per 31 Juli 2026.
  - Basis: Angka kepemilikan langsung pada halaman 3 dan 8 dokumen utama.
- **Perubahan jumlah saham pengendali** [derived_calculation, high]: Kenaikan 4.012.800 saham (12.972.836.400 - 12.968.823.600).
  - Basis: Angka kepemilikan bulan ini dan sebelumnya.
  - Assumptions: Tidak ada aksi korporasi yang mengubah total saham.
- **Perubahan kepemilikan Direksi dan Komisaris** [derived_calculation, high]: Penurunan 1.375.300 saham (58.000.000 - 56.624.700).
  - Basis: Angka kepemilikan bulan ini dan sebelumnya.
- **Perubahan free float** [derived_calculation, high]: Kenaikan 0,08 poin persentase (32,63% - 32,55%).
  - Basis: Persentase free float pada halaman 7 dan 16.
- **Penyebab perubahan kepemilikan** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan kecil pada kepemilikan pengendali dan afiliasi mungkin terkait transaksi pasar atau transfer antar pihak terkait, tetapi tidak ada detail transaksi.
  - Basis: Perubahan angka kepemilikan tanpa penjelasan.
  - Assumptions: Tidak ada aksi korporasi yang diumumkan.
  - Caveats: Penyebab pastinya tidak diungkapkan dalam laporan.
- **Tidak ada aksi korporasi** [explicit_fact, high]: Laporan tidak menyebutkan aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau buyback.
  - Basis: Isi laporan hanya berisi data kepemilikan.
- **Kepatuhan free float** [explicit_fact, high]: Free float 32,63% memenuhi ketentuan Bursa Efek Indonesia (minimum 7,5% untuk papan utama).
  - Basis: Persentase free float pada halaman 7 dan 16.
- **Stabilitas struktur modal** [analyst_hypothesis, high]: Total saham beredar tidak berubah, menunjukkan tidak ada penerbitan saham baru atau pembelian kembali.
  - Basis: Total saham beredar sama pada bulan ini dan sebelumnya.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko kepatuhan yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Perubahan kepemilikan kecil tidak mempengaruhi pengendalian.
- Detail transaksi yang menyebabkan perubahan kepemilikan tidak diungkapkan.
- Penurunan saham scripless yang dimiliki perusahaan modal ventura dan private equity sebesar 15.326.100 saham tidak dijelaskan.

### Items to monitor

- Perubahan kecil pada kepemilikan pengendali dan free float dapat mempengaruhi persepsi pasar, namun tidak material.
- Kepatuhan free float yang tetap di atas minimum menunjukkan tidak ada risiko suspensi terkait free float.

---

## ASGR

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Astra Graphia Tbk (ASGR) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengumumkan aksi korporasi, perubahan struktur modal, ekspansi, pendanaan, atau perubahan pengurus. Struktur kepemilikan tercatat stabil: jumlah saham beredar 1.348.780.500 lembar, kepemilikan pengendali 76,87%, afiliasi pengendali 1,07%, dan free float 22,06%. Jumlah pemegang saham (SID) tercatat 6.535, naik dari 6.012 pada bulan sebelumnya. Tidak ada saham treasuri, warkat, atau saham yang dibatasi. Laporan ini juga memuat definisi pengendali dan pemilik manfaat sesuai regulasi OJK.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Astra Graphia Tbk (ASGR) per 31 Agustus 2026, nomor surat CSL/AG-069-IX-2026, disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada 10 September 2026.
- Jumlah saham beredar tercatat 1.348.780.500 lembar, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Pengendali tercatat 76,87% dari total saham, stabil dibanding bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Afiliasi Pengendali tercatat 1,07% dari total saham, stabil dibanding bulan sebelumnya.
- Free float dihitung sebesar 22,06% dari total saham, dengan jumlah saham free float 297.594.560 lembar, stabil dibanding bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham (SID) tercatat 6.535 pada bulan ini, naik dari 6.012 pada bulan sebelumnya.
- Tidak ada saham treasuri (0 lembar), saham warkat (0 lembar), saham yang dibeli kembali (0 lembar), saham yang diterbitkan (0 lembar), saham yang dibatasi (0 lembar), saham yang diblokir (0 lembar), saham yang disita (0 lembar), saham yang dimiliki karyawan (0 lembar), saham yang dimiliki direksi dan komisaris (0 lembar), saham yang dimiliki pemegang saham >5% (0 lembar), saham yang dimiliki pemegang saham <5% (0 lembar), saham yang dimiliki pemerintah (0 lembar), saham yang dimiliki institusi (0 lembar), saham yang dimiliki individu (0 lembar), dan saham yang dimiliki asing (0 lembar) pada bulan ini.
- Jumlah saham yang dimiliki investor KSEI tercatat 1.036.752.580 lembar pada bulan ini.
- Laporan tidak menyebutkan adanya aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, stock split, merger, akuisisi, atau perubahan pengurus.
- Tidak ada perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan saham antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Laporan mencakup definisi pengendali dan pemilik manfaat sesuai Peraturan OJK No. 9/2018 dan Peraturan Bursa Efek Indonesia.
- Data klasifikasi investor bersumber dari KSEI dan disajikan berdasarkan verifikasi KYC, dengan catatan keakuratan menjadi tanggung jawab investor.
- Tidak ada informasi mengenai transaksi aset, ekspansi, atau pendanaan dalam laporan ini.

### Key financial figures

- **Jumlah Saham Beredar:** 1.348.780.500 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham Free Float:** 297.594.560 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Persentase Free Float:** 22,06% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Pengendali:** 76,87% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Afiliasi Pengendali:** 1,07% (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham Treasuri:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham Warkat (Scrip):** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Pemegang Saham (SID):** 6.535 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Pemegang Saham (SID) - Pembanding:** 6.012 (Juli 2026 (bulan sebelumnya))
- **Jumlah Saham yang Dibeli Kembali (Buyback):** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Diterbitkan:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dibatasi (Lock-up):** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Diblokir:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Disita:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dimiliki oleh Karyawan:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dimiliki oleh Direksi dan Komisaris:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dimiliki oleh Pemegang Saham >5%:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dimiliki oleh Pemegang Saham <5%:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dimiliki oleh Investor KSEI:** 1.036.752.580 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dimiliki oleh Investor Non-KSEI:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dimiliki oleh Pemerintah:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dimiliki oleh Institusi:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dimiliki oleh Individu:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dimiliki oleh Asing:** 0 (Agustus 2026 (bulan ini))

### Capital structure

- Jumlah saham beredar: 1.348.780.500 lembar (stabil).
- Kepemilikan pengendali: 76,87% (stabil).
- Kepemilikan afiliasi pengendali: 1,07% (stabil).
- Free float: 22,06% (stabil).
- Jumlah pemegang saham: 6.535 (naik dari 6.012).

### Listing / regulatory

- Laporan disampaikan sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia.
- Free float 22,06% memenuhi ketentuan minimum 7,5% (jika berlaku).

### Analytical scenarios

- **Struktur kepemilikan** [explicit_fact, high]: Kepemilikan pengendali sebesar 76,87% dan afiliasi 1,07% tercatat stabil, menunjukkan tidak ada perubahan signifikan dalam struktur pengendalian.
  - Basis: Angka kepemilikan pada laporan
- **Free float** [derived_calculation, high]: Free float dihitung sebagai 100% - 76,87% - 1,07% = 22,06%, sesuai dengan angka yang dilaporkan.
  - Basis: Persentase kepemilikan pengendali dan afiliasi
  - Assumptions: Tidak ada saham treasuri atau pembatasan lain yang mempengaruhi free float.
- **Jumlah saham free float** [derived_calculation, high]: Jumlah saham free float dihitung sebagai 22,06% x 1.348.780.500 = 297.594.560 lembar, sesuai dengan angka yang dilaporkan.
  - Basis: Persentase free float dan total saham beredar
- **Penurunan jumlah pemegang saham** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan jumlah pemegang saham dari 6.012 menjadi 6.535 (kenaikan 523) mungkin mengindikasikan akumulasi kepemilikan oleh investor tertentu, namun belum ada konfirmasi.
  - Basis: Jumlah SID bulan ini dan sebelumnya
  - Assumptions: Perubahan jumlah SID mencerminkan perubahan kepemilikan.
  - Caveats: Perubahan jumlah SID bisa dipengaruhi faktor lain seperti penggabungan rekening.
- **Tidak ada aksi korporasi** [explicit_fact, high]: Laporan tidak menyebutkan adanya aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau perubahan struktur modal.
  - Basis: Isi laporan
- **Kepatuhan free float** [explicit_fact, medium]: Free float 22,06% berada di atas ketentuan minimum Bursa Efek Indonesia (7,5% untuk papan utama), menunjukkan kepatuhan.
  - Basis: Angka free float pada laporan
  - Assumptions: Ketentuan free float yang berlaku adalah 7,5%.
  - Caveats: Ketentuan free float dapat berbeda tergantung papan pencatatan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan perubahan fundamental atau aksi korporasi yang dapat mempengaruhi harga saham secara langsung.
- Kenaikan jumlah pemegang saham (SID) dari 6.012 menjadi 6.535 dapat mencerminkan peningkatan partisipasi investor ritel, namun belum dapat dikonfirmasi penyebabnya.
- Free float yang stabil di 22,06% menunjukkan likuiditas yang memadai dan kepatuhan terhadap aturan bursa.

---

## ASHA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi akhir Agustus 2026. Laporan ini disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Sinartama Gunita dan ditandatangani oleh Corporate Secretary Erlin Sutioso. Berdasarkan evidence yang tersedia, tidak teridentifikasi perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float. Komposisi pemegang saham utama (masing-masing ≥5%) tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya, dengan total saham beredar tetap 5.000.000.000 saham. Tidak ada transaksi atau aksi korporasi lain yang teridentifikasi dari dokumen ini.

### Material changes

- PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 2643/CSFI-DIR/IX/2026, diumumkan pada 10 September 2026.
- Laporan disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Sinartama Gunita, dengan nomor surat 17/SG-CA/LB-ASHA/IX/2026, tertanggal 03 September 2026.
- Total saham beredar ASHA adalah 5.000.000.000 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Komposisi pemegang saham utama (≥5%) per akhir Agustus 2026: PT Arta Fortuna International (30% atau 1.500.000.000 saham), PT Asha Sukses (11% atau 550.000.000 saham), Dirga (7,5% atau 375.000.000 saham), Mestika (7% atau 350.000.000 saham), dan Sutioso (44,5% atau 2.225.000.000 saham). Tidak ada perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham treasury (0 saham) dan tidak ada pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5% yang tercatat dalam laporan.
- Tidak ada perubahan pada kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris (masing-masing 0 saham).
- Free float ASHA adalah 0% (tidak ada saham yang memenuhi kriteria free float berdasarkan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A dan V.2).
- Laporan mencakup klasifikasi investor berdasarkan data KSEI, dengan total saham scripless sebesar 2.601.103.600 saham dan total saham warkat sebesar 2.368.454.100 saham, namun tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada komposisi investor.
- Laporan ditandatangani oleh Erlin Sutioso selaku Corporate Secretary, dan oleh Hartono selaku Manager Operasional BAE.
- Tidak ada perubahan pada susunan Direksi, Komisaris, atau pengendali yang teridentifikasi dari laporan ini.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini. Namun, perlu dicatat bahwa free float ASHA adalah 0%, yang berarti seluruh saham dimiliki oleh pemegang saham pengendali atau pihak terkait, sehingga likuiditas perdagangan saham di pasar sekunder mungkin rendah.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham atau kepemilikan yang teridentifikasi dari laporan ini. Investor mungkin memantau perkembangan lebih lanjut terkait free float yang rendah (0%) dan konsentrasi kepemilikan oleh pemegang saham pengendali.

---

## ASLC

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

Pengumuman ini adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) untuk periode Agustus 2026, bersifat rutin dan tidak mengindikasikan aksi korporasi baru. Laporan menyatakan tidak ada perubahan signifikan pada struktur kepemilikan, tidak ada treasury stock, dan tidak ada aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau buyback. Pemegang saham pengendali (PT Adi Sarana Armada Tbk) memiliki 77,60% saham, dan free float dilaporkan 18,59%. Terdapat inkonsistensi pada angka jumlah pemodal asing/nasional di lampiran BAE yang perlu verifikasi.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) periode Agustus 2026, disampaikan melalui surat nomor 054/S-CORSEC-Report/IX/2026 tanggal 10 September 2026.
- Jumlah saham tercatat (modal disetor penuh) adalah 12.746.354.780 saham, tidak berubah sepanjang Januari–Agustus 2026.
- Modal dasar ASLC adalah 40.625.000.000 saham.
- Tidak ada saham treasuri (0 saham) pada seluruh periode yang dilaporkan.
- Pemegang saham dengan kepemilikan >=5% adalah PT Adi Sarana Armada Tbk dengan 9.891.216.695 saham (77,60%), tidak berubah sejak periode sebelumnya.
- Kepemilikan pengendali (controller) sebesar 77,6% dari total saham; kepemilikan afiliasi pengendali masing-masing sebesar 0,2%, 0,9%, 1,5%, dan 0,1%.
- Free float berdasarkan perhitungan adalah 18,59% dari total saham.
- Tidak ada perubahan kepemilikan saham yang signifikan antara bulan sebelumnya dan bulan ini.
- Tidak ada aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, stock split, atau buyback yang diumumkan dalam laporan ini.
- Laporan mencatat kegiatan registrasi: pemindahan hak (mutasi) dan splitting, yang memengaruhi jumlah pemodal dan saham.
- Laporan diterbitkan oleh BAE PT Raya Saham Registra pada 31 Agustus 2026.
- Dokumen ditandatangani secara elektronik oleh CFO Umar Armeza (pada laporan utama) dan Corporate Secretary Armeza Farhyah Umar (pada surat pengantar).

### Key financial figures

- **Jumlah Saham Tercatat (Modal Disetor Penuh):** 12.746.354.780 (Agustus 2026 (posisi akhir bulan))
- **Modal Dasar:** 40.625.000.000 (Agustus 2026)
- **Treasury Stock:** 0 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan Pengendali:** 77,6% (Agustus 2026)
- **Kepemilikan Afiliasi Pengendali:** 0,2%, 0,9%, 1,5%, 0,1% (Agustus 2026)
- **Free Float:** 18,59% (Agustus 2026)
- **Jumlah Pemegang Saham dengan Kepemilikan >=5%:** 1 (Agustus 2026)
- **Jumlah Saham Pemegang Saham >=5%:** 9.891.216.695 (Agustus 2026)
- **Persentase Kepemilikan Pemegang Saham >=5%:** 77,60% (Agustus 2026)

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar atau struktur modal selama Agustus 2026.
- Pemegang saham pengendali PT Adi Sarana Armada Tbk memiliki 9.891.216.695 saham (77,60%), tidak berubah.
- Tidak ada treasury stock (0 saham).
- Free float dilaporkan 18,59%.

### Analytical scenarios

- **Free float** [derived_calculation, medium]: Free float dihitung sebagai 100% - 77,6% - 0,2% - 0,9% - 1,5% - 0,1% = 19,7%, namun laporan menyatakan 18,59%. Perbedaan mungkin karena definisi free float yang lebih ketat (misalnya tidak termasuk saham yang dibatasi).
  - Basis: Angka kepemilikan pengendali dan afiliasi; Angka free float 18,59%
  - Assumptions: Semua kepemilikan di luar pengendali dan afiliasi dianggap free float
  - Caveats: Definisi free float mungkin berbeda
- **Struktur kepemilikan stabil** [analyst_hypothesis, medium]: Tidak ada perubahan signifikan dalam jumlah saham yang dimiliki oleh pengendali atau afiliasi antara bulan sebelumnya dan bulan ini, menunjukkan struktur kepemilikan yang stabil.
  - Basis: Perbandingan angka kepemilikan pada halaman 2 dan 11
  - Assumptions: Angka yang sama menunjukkan tidak ada perubahan
  - Caveats: Perubahan kecil mungkin tidak terlihat
- **Kesalahan penulisan pada laporan** [analyst_hypothesis, low]: Angka jumlah pemodal asing dan nasional pada laporan kegiatan registrasi tampak tidak wajar (perubahan drastis), kemungkinan terdapat kesalahan penulisan atau format.
  - Basis: Perbedaan besar antara angka sebelumnya dan sekarang pada laporan
  - Assumptions: Laporan seharusnya konsisten dengan total saham beredar
  - Caveats: Belum ada konfirmasi dari emiten atau BAE

### Risks / uncertainties

- Angka pada laporan kegiatan registrasi (jumlah pemodal asing/nasional) tampak tidak konsisten dan berpotensi salah tulis.
- Rincian perubahan kepemilikan 5% atau lebih tidak tersedia pada bagian dokumen lampiran 2, sehingga dampak terhadap struktur modal atau pengendalian tidak dapat dinilai.
- Tidak ada informasi mengenai rencana aksi korporasi atau ekspansi.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan aksi korporasi baru, sehingga dampak langsung terhadap harga saham diperkirakan minimal.
- Struktur kepemilikan yang stabil dan free float di atas 10% menunjukkan tidak ada tekanan dari perubahan kepemilikan besar.
- Inkonsistensi data pada lampiran BAE perlu dipantau untuk memastikan tidak ada kesalahan pelaporan yang material.

---

## ASMI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham dibandingkan bulan sebelumnya: jumlah saham beredar tetap 8.958.380.460, pemegang saham pengendali PT Indomitra Prima Sejati tetap 1,01%, pemegang saham 5% atau lebih PT Asuransi Jiwa Kresna tetap 29,96%, dan tidak ada kepemilikan saham treasuri. Tidak ada perubahan susunan direksi/komisaris atau kepemilikan saham oleh direksi/komisaris (seluruhnya 0). Free float tidak dihitung secara eksplisit dalam dokumen, namun komposisi pemegang saham publik (masing-masing <5%) tidak berubah secara material.

### Material changes

- Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh per 31 Agustus 2026: 8.958.380.460 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya (8.958.380.460).
- Pemegang saham pengendali: PT Indomitra Prima Sejati memiliki 90.215.000 saham (1,01%) per 31 Agustus 2026, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: PT Asuransi Jiwa Kresna memiliki 2.684.208.800 saham (29,96%) per 31 Agustus 2026, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Tidak ada saham treasuri (0 saham) pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris seluruhnya 0% (Jemmy Atmadja, Norvin Osel, Lianny, Magit Les Denny Tewu, Hendra Sudjaka, Muhamad Idrus).
- Jumlah pemegang saham per 31 Agustus 2026: 5.342 (berdasarkan rekapitulasi formulir X.H.1-2).
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham dengan kepemilikan <5%: 6.274.171.660 saham (70,04%) per 31 Agustus 2026, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Laporan disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, ditandatangani oleh Andry (Direktur) dan disetujui oleh Roberto Suwandi serta Indah Puspita Sari (Account Officer).

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi/komisaris yang teridentifikasi pada periode laporan.
- Kepemilikan saham oleh seluruh direksi dan komisaris adalah 0% (tidak ada perubahan).
- Pemegang saham pengendali tetap PT Indomitra Prima Sejati dengan kepemilikan 1,01% (tidak ada perubahan).

### Capital structure

- Jumlah saham beredar tetap 8.958.380.460 saham (tidak ada perubahan).
- Tidak ada saham treasuri (0 saham) pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan pada komposisi kepemilikan saham yang signifikan (pemegang saham pengendali dan pemegang saham 5% atau lebih tidak berubah).

### Listing / regulatory

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek disampaikan sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A dan I-V.
- Tidak ada indikasi suspensi atau perubahan status pencatatan pada laporan ini.

### Analytical scenarios

- **Struktur kepemilikan stabil** [analyst_hypothesis, medium]: Berdasarkan data yang tersedia, tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham antara bulan Juli dan Agustus 2026. Jumlah saham beredar, kepemilikan pengendali, dan kepemilikan saham 5% atau lebih tetap sama. Hal ini menunjukkan tidak ada aktivitas perubahan struktur modal atau perpindahan kepemilikan signifikan pada periode tersebut.
  - Basis: Jumlah saham beredar per 31 Agustus 2026 sama dengan bulan sebelumnya (8.958.380.460).; Kepemilikan PT Asuransi Jiwa Kresna (29,96%) dan PT Indomitra Prima Sejati (1,01%) tidak berubah.; Tidak ada saham treasuri pada bulan ini maupun sebelumnya.
  - Assumptions: Data bulan sebelumnya yang digunakan adalah data yang tercantum dalam laporan yang sama (kolom 'Bulan Sebelumnya').
  - Caveats: Laporan ini hanya mencakup posisi per 31 Agustus 2026; perubahan yang terjadi setelah tanggal tersebut tidak tercakup.; Data klasifikasi investor berdasarkan KSEI mungkin memiliki keterbatasan akurasi.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Struktur kepemilikan saham stabil dan tidak ada perubahan signifikan pada komposisi pemegang saham.
- Laporan ini tidak memberikan informasi mengenai kinerja keuangan atau prospek usaha perusahaan.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini menunjukkan tidak ada perubahan signifikan pada struktur kepemilikan saham ASMI per 31 Agustus 2026. Hal ini dapat dianggap sebagai informasi yang netral atau tidak berdampak material terhadap prospek perusahaan.
- Tidak ada aksi korporasi atau perubahan manajemen yang diumumkan dalam laporan ini.

---

## BABP

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi akhir Agustus 2026. Laporan ini menyajikan struktur kepemilikan saham, termasuk pemegang saham utama, jumlah saham treasury, dan free float. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan, namun perlu dicatat bahwa laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan adanya aksi korporasi atau perubahan signifikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 073/MNCB/CS/IX/2026.
- Pemegang saham utama (di atas 5%) meliputi: PT MNC Kapital Indonesia (49,83%), PT MNC Land (23,44%), PT MNC Global Mediacom (7,23%), Winfly Ltd (6,82%), dan Peter Fajar (0,01%).
- Jumlah saham treasury stock adalah 0 (nol) saham, baik pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Free float berdasarkan laporan adalah 12,76% dari total saham, dengan jumlah saham free float 5.625.234.695 saham pada bulan ini dan 5.614.036.695 saham pada bulan sebelumnya.
- Total saham tercatat adalah 44.458.997.354 saham, dengan total saham scripless 44.014.333.126 saham.
- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan adanya aksi korporasi atau perubahan signifikan.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; jumlah saham treasury stock tetap 0 dan free float hanya berubah tipis dari 5.614.036.695 menjadi 5.625.234.695 saham (perubahan sekitar 0,2%).

### Analytical scenarios

- **Perubahan free float** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan free float dari 5.614.036.695 menjadi 5.625.234.695 saham (selisih 11.198.000 saham) mungkin disebabkan oleh transaksi saham di pasar sekunder atau perubahan kepemilikan yang tidak material. Namun, tanpa data detail transaksi, ini hanya hipotesis dengan confidence rendah.
  - Basis: Perubahan jumlah free float antara bulan sebelumnya dan bulan ini pada laporan.
  - Assumptions: Perubahan free float mencerminkan aktivitas perdagangan atau transfer saham yang tidak tercatat sebagai aksi korporasi.
  - Caveats: Tidak ada rincian transaksi atau penyebab perubahan yang tersedia dalam evidence.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan adanya perubahan signifikan.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat informatif dan tidak menunjukkan adanya perubahan material yang memerlukan respons investor. Investor dapat memantau laporan berikutnya untuk perubahan signifikan.

---

## BBTN

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 melalui Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan adanya aksi korporasi, perubahan struktur modal, ekspansi, atau perubahan pengurus/pengendali. Struktur kepemilikan tetap: Negara Republik Indonesia melalui PT Danantara Indonesia sebagai pengendali (59,4%) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (40%). Total saham beredar tidak berubah (14.034.444.413 saham). Free float dilaporkan 35,15% (naik tipis dari 35,09% bulan sebelumnya) pada dokumen utama, namun lampiran menyebutkan free float 40,264% dari saham tercatat; perbedaan ini karena basis perhitungan yang berbeda. Tidak ada saham treasury. Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Ramon Armando (Head of Corporate Secretary Division) pada 10 September 2026.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek BBTN per 31 Agustus 2026, disampaikan melalui Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom.
- Total saham ditempatkan dan disetor penuh: 14.034.444.413 saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Pemegang saham pengendali: PT Danantara Indonesia memiliki 8.336.459.982 saham (59,4%) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memiliki 5.594.306.430 saham (40%).
- Kepemilikan saham oleh masing-masing Direksi dan Komisaris adalah 0% (tidak ada saham yang dimiliki secara langsung) pada dokumen utama; lampiran menyebutkan kepemilikan direksi dan komisaris 19.370.635 saham (0,138022%).
- Free float berdasarkan perhitungan Bursa Efek Indonesia adalah 35,15% pada bulan ini, meningkat dari 35,09% pada bulan sebelumnya (dokumen utama).
- Lampiran menyebutkan free float 5.594.306.430 saham atau 40,264% dari saham tercatat di BEI.
- Saham tidak dicatatkan di BEI: 140.344.445 saham, dalam rangka memenuhi PP No 29 Tahun 1999 jo Pasal 39 Ayat (2) POJK No 41/POJK.03/2019.
- Saham tercatat di BEI: 13.894.099.968 saham (dilaporkan 100,000% dari saham tercatat).
- Tidak ada saham treasury (0 saham).
- Jumlah pemegang saham pemilik SID: 47.918.
- Tidak ada aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau perubahan struktur modal yang tercatat dalam laporan ini.
- Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Ramon Armando, Head of Corporate Secretary Division, pada 10 September 2026.

### Key financial figures

- **Total saham ditempatkan dan disetor penuh:** 14.034.444.413 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan Danantara:** 8.336.459.982 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan BTN Persero:** 5.594.306.430 (31 Agustus 2026)
- **Free float (dokumen utama):** 35,15% (31 Agustus 2026)
- **Free float (bulan sebelumnya, dokumen utama):** 35,09% (31 Juli 2026)
- **Free float (lampiran):** 5.594.306.430 saham (40,264%) (31 Agustus 2026)
- **Saham warkat:** 8.420.767.348 (31 Agustus 2026)
- **Saham scripless:** 5.613.677.065 (31 Agustus 2026)
- **Saham tidak dicatatkan di BEI:** 140.344.445 (31 Agustus 2026)
- **Saham tercatat di BEI:** 13.894.099.968 (31 Agustus 2026)
- **Saham treasury:** 0 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan direksi dan komisaris (dokumen utama):** 0% per individu (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan direksi dan komisaris (lampiran):** 19.370.635 saham (0,138022%) (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham pemilik SID:** 47.918 (31 Agustus 2026)
- **Saham publik (<5%):** 4.883.806.613 (31 Agustus 2026)
- **Saham publik (<5%) bulan sebelumnya:** 4.875.438.213 (31 Juli 2026)

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (tetap 14.034.444.413 saham).
- Tidak ada saham treasury (0 saham).
- Kepemilikan pengendali tidak berubah: PT Danantara Indonesia 59,4% dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 40%.
- Kepemilikan direksi dan komisaris: dokumen utama menyatakan 0% per individu; lampiran menyebutkan 19.370.635 saham (0,138022%).
- Free float naik tipis dari 35,09% menjadi 35,15% (dokumen utama); lampiran menyebutkan 40,264% dari saham tercatat.

### Listing / regulatory

- Laporan disampaikan sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia, termasuk ketentuan free float.
- Saham tidak dicatatkan di BEI sebanyak 140.344.445 saham untuk memenuhi PP No 29 Tahun 1999 jo Pasal 39 Ayat (2) POJK No 41/POJK.03/2019.
- Lampiran menyebutkan kepatuhan free float minimum 40% sesuai PMK No. 3000.
- Keputusan Direksi BEI No. KEP-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026 tentang perubahan Peraturan I-A mengenai definisi free float disebutkan dalam lampiran.
- Tidak ada suspensi atau perubahan status pencatatan yang tercantum.

### Analytical scenarios

- **Perubahan free float** [derived_calculation, high]: Free float naik 0,06 poin persentase dari 35,09% menjadi 35,15% (dokumen utama).
  - Basis: Free float bulan ini 35,15%; Free float bulan sebelumnya 35,09%
  - Assumptions: Perubahan free float dihitung sebagai selisih persentase
- **Proporsi saham publik di bawah 5%** [derived_calculation, medium]: Total saham publik di bawah 5% adalah 4.883.806.613 saham, setara dengan 34,8% dari total saham (4.883.806.613 / 14.034.444.413).
  - Basis: Angka saham publik dari laporan; Total saham beredar
  - Assumptions: Perhitungan proporsi menggunakan total saham beredar
  - Caveats: Pembulatan desimal
- **Selisih kepemilikan pengendali dan free float** [derived_calculation, medium]: Kepemilikan pengendali 8.336.459.982 (59,4%) ditambah free float 5.594.306.430 (40,264%) = 13.930.766.412 saham, kurang dari total saham 14.034.444.413; selisih 103.678.001 saham (0,74%) mungkin dimiliki oleh direksi/komisaris atau lainnya.
  - Basis: Angka kepemilikan pengendali; Angka free float; Total saham beredar
  - Assumptions: Tidak ada tumpang tindih antara kategori
  - Caveats: Selisih mungkin termasuk saham warkat publik dan kepemilikan lainnya
- **Penyebab kenaikan free float** [analyst_hypothesis, low]: Kenaikan free float mungkin disebabkan oleh penjualan saham oleh pemegang saham pengendali atau pembelian oleh investor publik, tetapi tidak ada transaksi spesifik yang diungkapkan.
  - Basis: Kenaikan free float dari 35,09% ke 35,15%; Tidak ada aksi korporasi lain
  - Assumptions: Perubahan free float berasal dari transaksi pasar sekunder
  - Caveats: Tidak ada data transaksi yang tersedia
- **Tidak ada aksi korporasi** [analyst_hypothesis, medium]: Tidak ada aksi korporasi yang memengaruhi struktur modal, seperti rights issue atau saham bonus, karena jumlah saham beredar tetap.
  - Basis: Jumlah saham beredar tidak berubah; Tidak ada pengumuman aksi korporasi
  - Assumptions: Laporan ini mencakup semua aksi korporasi yang relevan
  - Caveats: Aksi korporasi mungkin diumumkan di luar laporan ini

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko kepatuhan yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Kenaikan free float kecil (0,06%) mungkin tidak signifikan secara fundamental.
- Laporan free float belum memperhitungkan saham afiliasi pengendali dan portofolio investasi publik yang disetujui bursa, sehingga angka free float dapat berubah.
- Terdapat inkonsistensi persentase saham tercatat (100% vs 99% dari total saham) karena basis perhitungan berbeda.

### Items to monitor

- Perubahan kecil pada free float (35,09% menjadi 35,15%) dapat memengaruhi komposisi kepemilikan publik, namun tidak material.
- Kepatuhan free float tetap terjaga di atas ambang minimum bursa.
- Tidak ada indikasi aksi korporasi yang dapat memengaruhi harga saham.

---

## BBYB

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) mengumumkan perubahan susunan pengurus, khususnya penambahan Indra Aditya Sanjaya sebagai Direktur Manajemen Risiko, efektif per 10 September 2026 setelah mendapat persetujuan OJK atas penilaian kemampuan dan kepatutan. Perubahan ini berdasarkan RUPST 30 April 2026. Emiten menyatakan kejadian ini tidak berdampak merugikan terhadap kegiatan usaha dan keuangan. Tidak ada perubahan pada posisi lain yang tercantum.

### Material changes

- PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menyampaikan keterbukaan informasi material kepada OJK pada 10 September 2026.
- Jenis informasi material: Pernyataan Efektif anggota Direksi PT Bank Neo Commerce Tbk.
- Perubahan susunan Direksi didasarkan pada Keputusan RUPST Perseroan tanggal 30 April 2026.
- OJK telah memberikan persetujuan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Indra Aditya Sanjaya sebagai Direktur Manajemen Risiko.
- Susunan Dewan Komisaris dan Direksi terbaru: Komisaris Utama Independen Inkawan D. Jusi; Komisaris Kreisna Dewantara Gozali; Komisaris Independen Pramoda Dei Sudarmo; Direktur Utama Eri Budiono; Direktur Operasional & Teknologi Informasi Adrian Wibisono Soewardjo; Direktur Manajemen Risiko Indra Aditya Sanjaya.
- Emiten menyatakan kejadian ini tidak berdampak merugikan terhadap kegiatan usaha dan keuangan Perseroan.
- Tidak ada keterangan lain-lain yang disampaikan.
- Laporan ditujukan kepada OJK dan ditembuskan ke Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia.
- Surat ditandatangani oleh Heru Sulistiadhi selaku Head of Corporate Secretary.
- Nomor surat: 1643/SET/BNC-Tbk/IX/2026, tanggal 10 September 2026.
- Bidang usaha emiten adalah perbankan.
- Perubahan ini merupakan aksi korporasi terkait perubahan pengurus (Direksi).

### Corporate actions

- Perubahan susunan Direksi (efektif setelah persetujuan OJK)

### Management / control changes

- Indra Aditya Sanjaya diangkat sebagai Direktur Manajemen Risiko, menggantikan posisi yang sebelumnya tidak disebutkan dalam dokumen.
- Susunan Direksi dan Dewan Komisaris diperbarui; tidak ada perubahan pada posisi Komisaris Utama, Komisaris, dan Komisaris Independen yang tercantum.

### Listing / regulatory

- Persetujuan OJK atas penilaian kemampuan dan kepatutan calon Direktur Manajemen Risiko.
- Penyampaian laporan keterbukaan informasi material kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia.

### Analytical scenarios

- **Perubahan pengurus** [explicit_fact, high]: Dokumen menyatakan perubahan susunan Direksi efektif setelah OJK menyetujui penilaian kemampuan dan kepatutan Indra Aditya Sanjaya sebagai Direktur Manajemen Risiko.
  - Basis: Uraian Informasi atau Fakta Material poin 2 dan 3
- **Dampak kejadian** [explicit_fact, high]: Emiten menyatakan kejadian ini tidak berdampak merugikan terhadap kegiatan usaha dan keuangan Perseroan.
  - Basis: Bagian Dampak Kejadian
- **Kesinambungan kepemimpinan** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan ini hanya menambah satu anggota Direksi (Direktur Manajemen Risiko) tanpa mengubah posisi lain, sehingga kemungkinan besar merupakan pengisian jabatan yang kosong atau rotasi internal, namun hal ini tidak dinyatakan secara eksplisit.
  - Basis: Susunan pengurus baru mencantumkan Indra Aditya Sanjaya sebagai Direktur Manajemen Risiko, sementara posisi lain tetap sama.
  - Assumptions: Tidak ada perubahan pada posisi lain yang tercantum.
  - Caveats: Dokumen tidak menyebutkan alasan atau latar belakang perubahan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai alasan atau latar belakang perubahan Direksi selain persetujuan OJK.
- Tidak ada rincian mengenai dampak keuangan atau operasional dari perubahan ini.

---

## BCAP

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan ini menyajikan data kepemilikan saham, termasuk pemegang saham pengendali, komposisi free float, dan klasifikasi investor. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan atau jumlah saham beredar antara bulan sebelumnya dan bulan ini berdasarkan evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 027/MNCKI/CORSEC/IX/2026.
- Total saham beredar (jumlah saham) tercatat 42.618.850.927 saham, sama dengan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh PT MNC Holding Asia (pemegang saham pengendali) sebesar 55,2% atau 23.524.335.155 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham lainnya: 3.900.000.000 saham (9,15%), 3.708.705.000 saham (8,7%), dan 2.782.427.300 saham (6,53%), masing-masing tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan jumlah saham treasury (0 saham) dan tidak ada perubahan jumlah saham yang dibatasi pengalihannya (lock-up) antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Free float berdasarkan perhitungan: 36,09% dari total saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham tercatat 27 pemegang saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Laporan ditandatangani oleh Elizabeth Steffi, Corporate Secretary PT MNC Kapital Indonesia Tbk.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi dalam laporan ini.
- PT MNC Holding Asia tetap sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 55,2% (23.524.335.155 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (42.618.850.927 saham) antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan jumlah saham treasury (0 saham) antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan jumlah saham yang dibatasi pengalihannya (0 saham) antara bulan ini dan bulan sebelumnya.

### Analytical scenarios

- **Perhitungan free float** [derived_calculation, high]: Free float dihitung sebagai 36,09% dari total saham beredar. Dengan total saham 42.618.850.927, maka jumlah saham free float sekitar 15.385.810.772 saham (42.618.850.927 x 36,09%). Angka ini konsisten dengan data yang disajikan pada halaman 7 dan 16.
  - Basis: Total saham beredar: 42.618.850.927; Persentase free float: 36,09%; Jumlah saham free float: 15.385.810.772
  - Assumptions: Persentase free float dihitung terhadap total saham beredar.
  - Caveats: Perhitungan ini berdasarkan angka yang tersedia pada dokumen.
- **Kepemilikan saham pengendali** [derived_calculation, high]: PT MNC Holding Asia memiliki 23.524.335.155 saham atau 55,2% dari total saham beredar. Perhitungan: 23.524.335.155 / 42.618.850.927 = 55,2%.
  - Basis: Jumlah saham PT MNC Holding Asia: 23.524.335.155; Total saham beredar: 42.618.850.927
  - Assumptions: Persentase dihitung terhadap total saham beredar.
  - Caveats: Angka persentase dibulatkan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan atau jumlah saham beredar berdasarkan evidence yang diberikan. Namun, laporan ini tidak memberikan informasi mengenai perubahan yang mungkin terjadi di luar data yang disajikan.
- Klasifikasi investor pada laporan ini didasarkan pada data KSEI dan proses verifikasi yang dilakukan oleh KSEI, sehingga keakuratannya bergantung pada data tersebut.

### Items to monitor

- Stabilitas struktur kepemilikan dan tidak adanya perubahan jumlah saham beredar dapat menjadi indikasi tidak adanya aksi korporasi yang mempengaruhi struktur modal pada periode tersebut.
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali atau jumlah saham treasury yang dapat mempengaruhi likuiditas atau distribusi kepemilikan.

---

## BEER

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) menerbitkan pemanggilan RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 2 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB di Jakarta Selatan secara elektronik melalui eASY.KSEI. RUPSLB memiliki dua agenda: (1) persetujuan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar untuk penyesuaian dengan KBLI 2025, dan (2) persetujuan perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris. Pemegang saham yang berhak hadir adalah yang tercatat pada 9 September 2026 pukul 16.00 WIB. Batas deklarasi kehadiran elektronik dan voting adalah 1 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB, dan kuasa tertulis ke BAE selambatnya 29 September 2026 pukul 16.00 WIB. Tidak ada informasi keuangan atau aksi korporasi lain yang diungkapkan.

### Material changes

- RUPSLB dijadwalkan pada Jumat, 2 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB, di Jakarta Selatan, secara elektronik melalui eASY.KSEI.
- Recording date (Daftar Pemegang Saham) yang berhak hadir adalah 9 September 2026 pukul 16.00 WIB.
- Agenda pertama RUPSLB: persetujuan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar untuk penyesuaian dengan KBLI 2025.
- Agenda kedua RUPSLB: persetujuan perubahan susunan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
- Batas akhir penyampaian kuasa tertulis ke BAE (PT Adimitra Jasa Korpora) adalah 29 September 2026 pukul 16.00 WIB.
- Batas akhir deklarasi kehadiran elektronik dan voting melalui eASY.KSEI adalah 1 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB.
- Pemanggilan bernomor 091/JJM/CORPSEC/IX/2026, diterbitkan oleh Sekretaris Perusahaan M. Dwi Hapsoro.
- Pemanggilan merujuk pada surat pemberitahuan sebelumnya nomor 081/JJM/CORPSEC/VIII/2026 tanggal 26 Agustus 2026.
- Dokumen dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan IDX pada 10 September 2026 pukul 22:26.

### Corporate actions

- Perubahan anggaran dasar (Pasal 3) untuk penyesuaian dengan KBLI 2025
- Perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris

### Management / control changes

- Perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris akan dimintakan persetujuan dalam RUPSLB (agenda kedua). Nama dan posisi calon tidak diungkapkan.

### Listing / regulatory

- Pemanggilan RUPSLB sesuai ketentuan POJK No. 15/POJK.04/2020 dan Anggaran Dasar.
- Penyesuaian KBLI 2025 untuk kepatuhan perizinan OSS.

### Analytical scenarios

- **Tidak ada perhitungan turunan yang dapat dibuat** [derived_calculation, high]: Tidak ada angka keuangan atau data kuantitatif lain dalam dokumen yang memungkinkan perhitungan turunan.
- **Dampak perubahan KBLI** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan KBLI 2025 mungkin mengubah klasifikasi kegiatan usaha, tetapi tidak ada detail spesifik tentang perubahan tersebut.
  - Basis: Agenda 1 menyebut penyesuaian dengan KBLI 2025
  - Assumptions: Perubahan KBLI dapat mempengaruhi izin usaha atau pelaporan
  - Caveats: Tidak ada rincian perubahan KBLI dalam dokumen
- **Perubahan pengurus** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan susunan Direksi/Komisaris dapat berdampak pada arah strategis, tetapi tidak ada nama atau posisi yang diungkapkan.
  - Basis: Agenda 2 menyebut perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
  - Assumptions: Perubahan pengurus mungkin terkait dengan penyesuaian KBLI atau strategi bisnis
  - Caveats: Tidak ada detail calon atau alasan perubahan

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai dampak perubahan KBLI terhadap kegiatan usaha atau izin
- Tidak ada rincian perubahan susunan Direksi/Komisaris
- Tidak ada data keuangan atau aksi korporasi lain yang disebutkan
- Kuota kehadiran fisik tidak dijelaskan jumlahnya

### Items to monitor

- Perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris dapat mempengaruhi arah strategis perusahaan, namun detail belum diungkapkan.
- Perubahan KBLI 2025 mungkin berdampak pada klasifikasi usaha dan kepatuhan perizinan, namun dampak operasional belum jelas.

---

## BHIT

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per akhir Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah saham beredar dan kepemilikan pengendali tetap, dengan free float sedikit meningkat dari 75,41% menjadi 75,43%.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk posisi akhir Agustus 2026, diumumkan pada 10 September 2026.
- Jumlah saham beredar (total listed shares) tidak berubah: 86.068.156.705 saham pada bulan ini dan sebelumnya.
- Kepemilikan pengendali (PT MNC Asia Holding) tidak berubah: 67,77% atau 56.615.435.931 saham, baik bulan ini maupun sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris tidak berubah: total 44.477.200 saham (0,05%) untuk Direksi dan 16.180.500 saham (0,02%) untuk Komisaris.
- Treasury stock tidak berubah: 0 saham pada bulan ini dan sebelumnya.
- Free float meningkat tipis dari 75,41% menjadi 75,43% (dari 64.900.991.031 saham menjadi 64.925.184.731 saham), namun jumlah saham free float tercatat sama (67.567.090.877 saham) pada kedua bulan.
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih selain pengendali.
- Tidak ada perubahan pada susunan Direksi dan Komisaris.
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham yang dibatasi (lock-up) atau saham yang diblokir.
- Tidak ada perubahan pada klasifikasi investor berdasarkan data KSEI.
- Laporan ditandatangani oleh Henry Suparman, Direktur PT MNC Asia Holding (entitas pengendali).

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada susunan Direksi dan Komisaris yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali (PT MNC Asia Holding) yang teridentifikasi.
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih selain pengendali yang teridentifikasi.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar (86.068.156.705 saham) yang teridentifikasi.
- Tidak ada perubahan pada treasury stock (0 saham) yang teridentifikasi.
- Tidak ada perubahan pada saham yang dibatasi (lock-up) atau diblokir yang teridentifikasi.

### Listing / regulatory

- Tidak ada perubahan pada status pencatatan atau suspensi yang teridentifikasi dari laporan ini.

### Analytical scenarios

- **Perubahan free float** [analyst_hypothesis, low]: Free float meningkat dari 75,41% menjadi 75,43% meskipun jumlah saham free float tercatat sama (67.567.090.877 saham) pada kedua bulan. Ini mungkin disebabkan oleh perubahan jumlah saham yang dikecualikan dari free float (misalnya saham yang dimiliki oleh pemegang saham dengan kepemilikan <5% namun memiliki hubungan afiliasi atau perubahan klasifikasi lainnya), namun tidak ada rincian yang cukup dalam laporan untuk memastikan penyebabnya.
  - Basis: Perbedaan persentase free float antara bulan ini (75,43%) dan sebelumnya (75,41%); Jumlah saham free float yang sama pada kedua bulan (67.567.090.877 saham)
  - Assumptions: Perubahan persentase free float disebabkan oleh perubahan jumlah saham yang dikecualikan, bukan perubahan jumlah saham beredar.
  - Caveats: Laporan tidak memberikan rincian komponen free float secara lengkap.; Perubahan persentase sangat kecil dan mungkin tidak material.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Laporan menyatakan bahwa informasi yang disajikan adalah benar dan lengkap, namun tidak ada indikasi risiko kepatuhan.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham atau kepemilikan pengendali yang teridentifikasi.
- Perubahan free float yang sangat kecil (0,02%) tidak dianggap material.
- Investor mungkin tidak perlu menyesuaikan strategi berdasarkan laporan ini.

---

## BIPI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham besar (di atas 5%), dengan penurunan jumlah saham yang dimiliki oleh PT Indotambang Perkasa dari 12.352.555.813 saham (19,39%) menjadi 12.352.555.813 saham (19,39%) - tidak ada perubahan pada jumlah saham, namun persentase kepemilikan tetap sama. Terjadi perubahan pada jumlah pemegang saham dengan kepemilikan >5% dari 3 menjadi 3 (tetap), namun jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham >5% turun dari 24.947.555.813 saham (39,158%) menjadi 23.171.555.813 saham (36,370%). Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar (63.710.196.917 saham) dan tidak ada treasury stock. Tidak ada perubahan pada susunan direksi dan komisaris.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Ficomindo Buana Registrar.
- Jumlah saham beredar (modal disetor) tetap 63.710.196.917 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Tidak ada treasury stock (0 saham) pada posisi 31 Agustus 2026.
- Pemegang saham dengan kepemilikan >5%: 3 pemegang, dengan total kepemilikan 23.171.555.813 saham (36,370%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan <5%: 86.416 pemegang, dengan total kepemilikan 40.538.641.104 saham (63,630%).
- Pemegang saham besar (di atas 5%) per 31 Agustus 2026: PT Indotambang Perkasa (12.352.555.813 saham, 19,389%), CGS International Securities Mauritius Ltd (6.319.000.000 saham, 9,918%), Bakrie Capital Indonesia, PT (4.500.000.000 saham, 7,063%).
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris: Wong Michael (Direktur) memiliki 1.570.000 saham; direksi/komisaris lainnya tidak memiliki saham.
- Tidak ada perubahan susunan direksi dan komisaris pada bulan Agustus 2026.
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar dan tidak ada aksi korporasi yang memengaruhi struktur modal.
- Laporan mencakup data klasifikasi investor berdasarkan KSEI, termasuk jumlah pemegang saham dan saham yang dimiliki oleh berbagai kategori investor.
- Laporan juga mencakup data penyebaran saham berdasarkan wilayah dan klasifikasi investor (nasional/asing).

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi dan komisaris pada bulan Agustus 2026. Susunan direksi dan komisaris per 31 Agustus 2026: Komisaris Utama Independen: Achmad Widjaja; Komisaris Independen: Jowi Wahyu Daryoto; Komisaris: Andi Ariefandra Putra Jakile; Direktur Utama: Raymond Anthony Gerungan; Direktur: Ferdy Yustianto; Direktur: Wong Michael; Direktur: Andreas Kastono Ahadi.
- Tidak ada perubahan pengendali atau pemegang saham pengendali yang teridentifikasi pada laporan ini.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar (63.710.196.917 saham) dan tidak ada treasury stock.
- Tidak ada aksi korporasi yang memengaruhi struktur modal (seperti penerbitan saham baru, pembelian kembali saham, atau pemecahan saham) yang teridentifikasi pada laporan ini.

### Listing / regulatory

- Laporan ini disampaikan sebagai pemenuhan kewajiban pelaporan bulanan registrasi pemegang efek kepada Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.
- Tidak ada indikasi pelanggaran ketentuan pencatatan atau suspensi pada laporan ini.

### Analytical scenarios

- **Perubahan kepemilikan pemegang saham besar** [derived_calculation, medium]: Berdasarkan data laporan, jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham dengan kepemilikan >5% turun dari 24.947.555.813 saham (39,158%) pada Juli 2026 menjadi 23.171.555.813 saham (36,370%) pada Agustus 2026. Penurunan sebesar 1.776.000.000 saham (sekitar 2,79% dari total saham beredar). Namun, rincian per pemegang saham menunjukkan PT Indotambang Perkasa tetap memiliki 12.352.555.813 saham, CGS International Securities Mauritius Ltd tetap 6.319.000.000 saham, dan Bakrie Capital Indonesia tetap 4.500.000.000 saham. Total dari ketiganya adalah 23.171.555.813 saham, yang sesuai dengan total yang dilaporkan. Perbedaan dengan bulan sebelumnya (24.947.555.813) tidak dapat dijelaskan dari data yang tersedia, karena tidak ada rincian pemegang saham >5% pada bulan Juli 2026 dalam dokumen ini. Kemungkinan ada perubahan identitas pemegang saham atau perubahan kepemilikan yang tidak tercantum secara eksplisit.
  - Basis: Lampiran 1: Laporan Kepemilikan Efek yang Mencapai 5% atau Lebih (posisi Agustus 2026); Lampiran 6: Laporan Bulanan Kepemilikan Saham Emiten (data Juli dan Agustus 2026)
  - Assumptions: Data bulan Juli 2026 diambil dari Lampiran 6 yang mencantumkan posisi akhir bulan Juli 2026.
  - Caveats: Rincian pemegang saham >5% untuk bulan Juli 2026 tidak tersedia dalam dokumen, sehingga penyebab penurunan tidak dapat dipastikan.
- **Free float** [derived_calculation, low]: Berdasarkan data Lampiran 6, jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham dengan kepemilikan <5% adalah 40.538.641.104 saham (63,630%) per 31 Agustus 2026. Namun, free float yang dihitung berdasarkan Peraturan Bursa Efek Indonesia (termasuk ketentuan tentang saham yang dibatasi) tidak dapat dihitung secara langsung dari data ini karena memerlukan informasi tambahan mengenai saham yang dibatasi (lock-up) dan kepemilikan oleh pihak terkait. Oleh karena itu, tidak ada perhitungan free float yang dapat disajikan.
  - Basis: Lampiran 6: Laporan Bulanan Kepemilikan Saham Emiten
  - Assumptions: Free float tidak dapat dihitung tanpa data tambahan mengenai saham yang dibatasi.
  - Caveats: Perhitungan free float memerlukan data yang tidak tersedia dalam laporan ini.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Namun, perlu dicatat bahwa terjadi penurunan jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham besar (>5%) dari bulan sebelumnya, yang mungkin mengindikasikan perubahan struktur kepemilikan yang perlu dipantau.
- Laporan ini tidak memberikan informasi mengenai kinerja keuangan atau prospek bisnis, sehingga tidak dapat digunakan untuk menilai risiko operasional atau keuangan.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material pada struktur modal atau kepemilikan saham yang signifikan. Jumlah saham beredar tetap dan tidak ada treasury stock.
- Perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham besar (di atas 5%) mungkin menarik bagi investor untuk memantau dinamika kepemilikan, tetapi tidak ada indikasi perubahan pengendali.
- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan adanya aksi korporasi yang memengaruhi harga saham secara langsung.

---

## BKDP

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan adanya aksi korporasi, perubahan struktur modal, atau perubahan pengurus. Data menunjukkan total saham beredar 7.513.992.252 lembar, dengan kepemilikan pengendali (PT Adhibalaraja dan PT Primantara Wisesa Sejahtera) sebesar 67,36%, kepemilikan direksi dan komisaris 18,04%, dan free float 7,23% (543.566.726 saham). Free float tersebut berada di bawah ketentuan minimum BEI yang umumnya 7,5%, sehingga berpotensi menjadi perhatian regulasi. Tidak ada perubahan kepemilikan signifikan dibanding bulan sebelumnya. Terdapat 22.783.926 saham dalam status sita/blokir.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek BKDP per 31 Agustus 2026, nomor surat 29/BDP/CORSEC/IX/2026.
- Total saham beredar: 7.513.992.252 saham.
- Kepemilikan pengendali: PT Adhibalaraja 2.600.000.000 saham (34,60%) dan PT Primantara Wisesa Sejahtera 2.461.554.500 saham (32,76%).
- Kepemilikan direksi dan komisaris: Hendro Sumampow 623.500.000 saham (8,30%), Iefenn Adrianne Sumampow 294.181.167 saham (3,92%), Leotine Ierma Agustina 294.181.167 saham (3,92%), Endang Lestari Pujiastuti 143.449.332 saham (1,91%).
- Free float: 543.566.726 saham (7,23%) dari total saham.
- Saham non-warkat: 7.513.992.252 saham (100%); saham warkat: 0; saham treasuri: 0.
- Terdapat 22.783.926 saham dalam status sita/blokir oleh aparat penegak hukum/otoritas.
- Jumlah pemegang saham (SID) turun dari 3.454 menjadi 3.448 (perubahan -6).
- Tidak ada perubahan kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris antara bulan sebelumnya dan bulan ini.
- Tidak ada aksi korporasi, perubahan pengurus, atau perubahan struktur modal yang dilaporkan.

### Key financial figures

- **Total saham beredar:** 7.513.992.252 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan pengendali (PT Adhibalaraja):** 2.600.000.000 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan pengendali (PT Primantara Wisesa Sejahtera):** 2.461.554.500 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan direksi dan komisaris (total):** 1.355.311.666 (31 Agustus 2026)
- **Free float:** 543.566.726 (31 Agustus 2026)
- **Free float (persentase):** 7,23% (31 Agustus 2026)
- **Saham sita/blokir:** 22.783.926 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham (SID):** 3.448 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham (SID) bulan sebelumnya:** 3.454 (31 Juli 2026)

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal yang dilaporkan; total saham beredar tetap 7.513.992.252 saham.
- Kepemilikan pengendali dan afiliasi tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan direksi dan komisaris tidak berubah dari bulan sebelumnya.

### Listing / regulatory

- Free float 7,23% berpotensi di bawah ketentuan minimum BEI (7,5%) untuk pemenuhan free float.
- Terdapat 22.783.926 saham dalam status sita atau blokir oleh aparat penegak hukum/otoritas.

### Analytical scenarios

- **Kepemilikan pengendali** [explicit_fact, high]: PT Adhibalaraja dan PT Primantara Wisesa Sejahtera secara bersama-sama memiliki 5.061.554.500 saham atau 67,36% dari total saham beredar.
  - Basis: Angka kepemilikan masing-masing tercantum pada lampiran 2.
- **Free float** [explicit_fact, high]: Free float per 31 Agustus 2026 adalah 543.566.726 saham atau 7,23% dari total saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
  - Basis: Angka free float dan persentase tercantum pada lampiran 2.
- **Total kepemilikan direksi dan komisaris** [derived_calculation, high]: Total kepemilikan direksi dan komisaris dihitung dengan menjumlahkan kepemilikan individu: 623.500.000 + 294.181.167 + 294.181.167 + 143.449.332 = 1.355.311.666 saham, atau 18,04% dari total saham.
  - Basis: Angka kepemilikan individu pada lampiran 2.
- **Saham free float dalam jumlah** [derived_calculation, high]: Saham free float dihitung sebagai 7,23% x 7.513.992.252 = 543.566.726 saham (dibulatkan).
  - Basis: Persentase free float dan total saham pada lampiran 2.
- **Kepatuhan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Free float 7,23% berada di bawah ketentuan minimum 7,5% yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia, sehingga berpotensi menimbulkan sanksi atau kewajiban pemenuhan. Namun, perlu verifikasi peraturan yang berlaku dan status kepatuhan emiten.
  - Basis: Angka free float 7,23% tercantum pada lampiran 2.; Regulasi BEI umumnya mensyaratkan free float minimal 7,5%.
  - Assumptions: Ketentuan free float yang berlaku adalah 7,5%.
  - Caveats: Belum ada konfirmasi dari emiten mengenai status kepatuhan atau rencana aksi.
- **Saham sita/blokir** [explicit_fact, high]: Terdapat 22.783.926 saham non-warkat dalam status sita atau blokir oleh aparat penegak hukum atau otoritas, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
  - Basis: Angka tercantum pada lampiran 2.
- **Jumlah pemegang saham** [explicit_fact, high]: Jumlah pemegang saham (SID) turun dari 3.454 menjadi 3.448, penurunan 6 pemegang saham.
  - Basis: Angka pada lampiran 2.

### Risks / uncertainties

- Free float 7,23% berpotensi di bawah ketentuan minimum BEI, dapat memicu sanksi atau kewajiban pemenuhan.
- Adanya saham dalam status sita/blokir dapat mempengaruhi likuiditas atau kepemilikan.
- Tidak ada informasi mengenai rencana aksi korporasi untuk memenuhi free float.

### Items to monitor

- Pemantauan terhadap pemenuhan free float dan potensi tindakan regulasi dari BEI.
- Status saham sita/blokir yang dapat mempengaruhi likuiditas perdagangan.
- Struktur kepemilikan yang terkonsentrasi pada pengendali dan afiliasi.

---

## BMRI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengumumkan penyelesaian penerbitan Additional Tier 1 Capital (AT1) dalam bentuk Perpetual Bond berdenominasi USD 750.000.000 dengan initial distribution rate 7,35% per tahun pada 10 September 2026. Instrumen ini dicatatkan di Singapore Stock Exchange (SGX-ST) dan diterbitkan sesuai POJK No. 11/POJK.03/2016. Dana hasil penerbitan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan. Emiten menyatakan nilai penerbitan kurang dari 20% ekuitas per 30 Juni 2026 (audited), sehingga bukan Transaksi Material. Penerbitan bukan merupakan penawaran umum dan bukan private placement. Joint lead managers: HSBC, J.P. Morgan, Mandiri Securities, dan Standard Chartered.

### Material changes

- Pada 10 September 2026, BMRI menyelesaikan penerbitan Perpetual Bond sebesar USD 750.000.000 dengan initial distribution rate 7,35% per tahun.
- Perpetual Bond diterbitkan sebagai instrumen Additional Tier 1 capital sesuai POJK No. 11/POJK.03/2016.
- Obligasi ditawarkan dan dijual kepada investor di luar AS berdasarkan Regulation S US Securities Act 1933.
- Perpetual Bond dicatatkan di Singapore Stock Exchange (SGX-ST).
- Joint lead managers: The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, J.P. Morgan Securities plc, Mandiri Securities Pte. Ltd., dan Standard Chartered Bank.
- Dana hasil penerbitan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan.
- Emiten menyatakan nilai penerbitan kurang dari 20% ekuitas berdasarkan laporan keuangan audited per 30 Juni 2026, sehingga bukan Transaksi Material.
- Penerbitan bukan penawaran umum dan bukan private placement efek utang sesuai POJK No. 30/POJK.04/2019.

### Key financial figures

- **Nilai penerbitan Perpetual Bond:** 750000000 (10 September 2026)
- **Initial distribution rate:** 7.35% (10 September 2026)
- **Ekuitas (untuk uji materialitas):** tidak diungkapkan (30 Juni 2026)

### Corporate actions

- Penerbitan Additional Tier 1 Capital dalam bentuk Perpetual Bond

### Capital structure

- Penerbitan Perpetual Bond menambah modal inti tambahan (AT1) tanpa mengubah jumlah saham biasa.

### Listing / regulatory

- Pencatatan Perpetual Bond di SGX-ST
- Penerbitan sesuai POJK No. 11/POJK.03/2016
- Bukan transaksi material berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020

### Analytical scenarios

- **Nilai penerbitan** [explicit_fact, high]: Nilai Perpetual Bond adalah USD 750 juta dengan initial distribution rate 7,35% per tahun.
  - Basis: Dokumen menyebutkan 'USD 750.000.000' dan '7,35% per tahun'.
- **Estimasi ekuitas minimum** [derived_calculation, medium]: Jika nilai penerbitan kurang dari 20% ekuitas, maka ekuitas per 30 Juni 2026 lebih besar dari USD 3,75 miliar (USD 750 juta / 20%).
  - Basis: Nilai penerbitan USD 750 juta; Ambang batas 20%
  - Assumptions: Perbandingan langsung nilai penerbitan terhadap ekuitas
  - Caveats: Angka ekuitas aktual tidak tersedia; hanya batas bawah
- **Dampak pada rasio modal** [analyst_hypothesis, low]: Penerbitan AT1 berpotensi meningkatkan rasio modal inti tambahan (AT1) dan total modal, namun dampak kuantitatif tidak dapat dihitung tanpa data modal awal dan RWA.
  - Basis: Sifat instrumen AT1; Tujuan penguatan modal
  - Assumptions: Instrumen memenuhi kriteria AT1
  - Caveats: Tidak ada angka modal awal atau target rasio

### Risks / uncertainties

- Nilai ekuitas per 30 Juni 2026 tidak diungkapkan, sehingga uji materialitas tidak dapat diverifikasi secara kuantitatif.
- Tidak ada informasi mengenai jadwal pembayaran bunga atau opsi penarikan kembali (call option) yang mungkin ada pada Perpetual Bond.
- Dampak kuantitatif terhadap rasio modal tidak dijelaskan.

### Items to monitor

- Penerbitan AT1 Perpetual Bond dapat memperkuat struktur permodalan BMRI, namun dampak terhadap rasio CAR tidak dapat dihitung tanpa data tambahan.
- Pencatatan di SGX-ST menunjukkan akses pasar internasional, namun tidak ada informasi tentang dampak langsung terhadap harga saham.

---

## BRIS

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek periode Agustus 2026. Tidak teridentifikasi perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan direksi/komisaris, treasury stock, atau free float berdasarkan evidence yang diberikan. Seluruh angka kepemilikan direksi/komisaris dan pemegang saham besar tidak berubah dibanding bulan sebelumnya.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek periode Agustus 2026, disampaikan oleh PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.
- Tidak ada perubahan jumlah saham yang dimiliki oleh direksi dan komisaris antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris tercatat 0% untuk seluruh anggota yang teridentifikasi.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (51,47%), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (15,38%), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (23,24%).
- Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham 5% atau lebih tidak berubah antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Treasury stock tercatat 0 saham pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Free float tercatat 9,91% pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Total saham tercatat 46.129.260.138 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Tidak ada perubahan pengendali atau afiliasi pengendali yang teridentifikasi.
- Laporan ditandatangani oleh Wisnu Sunandar, Senior Vice President, pada 10 September 2026.
- Tidak ada indikasi perubahan material pada struktur permodalan atau kepemilikan saham.

### Key financial figures

- **Total saham tercatat:** 46.129.260.138 (Agustus 2026)
- **Free float:** 9,91% (Agustus 2026)
- **Treasury stock:** 0 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk:** 51,47% (Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk:** 15,38% (Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk:** 23,24% (Agustus 2026)
- **Jumlah saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk:** 23.740.608.438 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk:** 7.092.761.655 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk:** 10.720.230.418 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham direksi/komisaris (per orang):** 0 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham direksi/komisaris (per orang):** 0 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham direksi/komisaris (per orang, beberapa):** 220.101, 2.280.100, 2.280.100, 1.071.400, 1.134.400, 343.100 (Agustus 2026)

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi; laporan bersifat rutin.

---

## BSML

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Agustus 2026. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan adanya aksi korporasi, perubahan pengurus, atau perubahan kegiatan usaha. Terdapat perubahan kecil pada struktur kepemilikan: kepemilikan pengendali dan afiliasi naik dari 36,48% menjadi 36,64%, free float naik dari 25,3% menjadi 25,79%, dan kepemilikan pemegang saham <5% turun dari 23,38% menjadi 23,07%. Emiten menyatakan tidak ada perubahan struktur pemegang saham yang material.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) PT BSML per 31 Agustus 2026, disampaikan melalui surat nomor 061/DIR-BSML/IX/2026 pada 10 September 2026.
- Total saham beredar: 1.850.225.000 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan pengendali dan afiliasi: 36,64% (677.965.065 saham) pada Agustus 2026, naik dari 36,48% (675.009.165 saham) pada Juli 2026.
- Free float berdasarkan Peraturan Bursa V.2: 25,79% (477.218.735 saham) pada Agustus 2026, naik dari 25,3% (468.071.935 saham) pada Juli 2026.
- Kepemilikan Direksi dan Komisaris: 74.020.000 saham (4%) masing-masing, tidak berubah.
- Pemegang saham >=5%: PT Goldfive Investment 13,01% (240.751.300 saham), David 5,28% (97.619.000 saham), Nengah Desanan 13,11% (242.568.700 saham).
- Kepemilikan pemegang saham <5%: 23,07% (426.849.630 saham) pada Agustus 2026, turun dari 23,38% (432.488.135 saham) pada Juli 2026.
- Emiten menyatakan tidak ada perubahan struktur pemegang saham yang material.
- Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Corporate Secretary Pramayari pada 10 September 2026.

### Key financial figures

- **total_saham_beredar:** 1.850.225.000 saham (Agustus 2026 dan Juli 2026)
- **kepemilikan_pengendali_dan_afiliasi:** 36,64% (677.965.065 saham) (Agustus 2026)
- **kepemilikan_pengendali_dan_afiliasi_sebelumnya:** 36,48% (675.009.165 saham) (Juli 2026)
- **free_float:** 25,79% (477.218.735 saham) (Agustus 2026)
- **free_float_sebelumnya:** 25,3% (468.071.935 saham) (Juli 2026)
- **kepemilikan_direksi_dan_komisaris:** 74.020.000 saham (4%) masing-masing (Agustus 2026 dan Juli 2026)
- **kepemilikan_pt_goldfive_investment:** 13,01% (240.751.300 saham) (Agustus 2026)
- **kepemilikan_david:** 5,28% (97.619.000 saham) (Agustus 2026)
- **kepemilikan_nengah_desanan:** 13,11% (242.568.700 saham) (Agustus 2026)
- **kepemilikan_pemegang_saham_kurang_dari_5_persen:** 23,07% (426.849.630 saham) (Agustus 2026)
- **kepemilikan_pemegang_saham_kurang_dari_5_persen_sebelumnya:** 23,38% (432.488.135 saham) (Juli 2026)

### Capital structure

- Kepemilikan pengendali dan afiliasi meningkat dari 36,48% menjadi 36,64% (kenaikan 2.955.900 saham).
- Free float meningkat dari 25,3% menjadi 25,79% (kenaikan 9.146.800 saham).
- Kepemilikan pemegang saham <5% menurun dari 23,38% menjadi 23,07% (penurunan 5.638.505 saham).
- Kepemilikan PT Goldfive Investment menurun dari 13,11% menjadi 13,01% (penurunan 1.817.400 saham).
- Kepemilikan David meningkat dari 5,03% menjadi 5,28% (kenaikan 4.500.000 saham).
- Kepemilikan Nengah Desanan menurun dari 13,11% menjadi 13,01% (penurunan 1.817.400 saham).

### Listing / regulatory

- Laporan disampaikan sesuai dengan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A dan V.2 mengenai free float.

### Analytical scenarios

- **Perubahan kepemilikan pengendali** [derived_calculation, high]: Kepemilikan pengendali dan afiliasi naik sebesar 2.955.900 saham (677.965.065 - 675.009.165), atau sekitar 0,16% poin. Ini menunjukkan adanya pembelian saham oleh pengendali atau afiliasi.
  - Basis: Kepemilikan pengendali dan afiliasi bulan ini: 677.965.065 saham; Kepemilikan pengendali dan afiliasi bulan sebelumnya: 675.009.165 saham
  - Assumptions: Selisih dihitung sebagai pengurangan langsung antara dua angka yang dilaporkan.
  - Caveats: Penyebab transaksi tidak dijelaskan dalam laporan.
- **Perubahan free float** [derived_calculation, high]: Free float naik sebesar 9.146.800 saham (477.218.735 - 468.071.935), atau sekitar 0,49% poin. Ini bisa disebabkan oleh penjualan saham oleh pemegang saham pengendali atau perubahan klasifikasi kepemilikan.
  - Basis: Free float bulan ini: 477.218.735 saham; Free float bulan sebelumnya: 468.071.935 saham
  - Assumptions: Selisih dihitung sebagai pengurangan langsung antara dua angka yang dilaporkan.
  - Caveats: Penyebab perubahan tidak dijelaskan dalam laporan.
- **Perubahan kepemilikan pemegang saham <5%** [derived_calculation, medium]: Kepemilikan pemegang saham <5% turun sebesar 5.638.505 saham (432.488.135 - 426.849.630). Ini mungkin terkait dengan perubahan klasifikasi investor atau transaksi di pasar.
  - Basis: Kepemilikan <5% bulan ini: 426.849.630 saham; Kepemilikan <5% bulan sebelumnya: 432.488.135 saham
  - Assumptions: Selisih dihitung sebagai pengurangan langsung antara dua angka yang dilaporkan.
  - Caveats: Penyebab perubahan tidak dijelaskan dalam laporan.
- **Penyebab perubahan kepemilikan** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan kepemilikan pengendali dan free float yang bergerak berlawanan arah (pengendali naik, free float naik) menunjukkan kemungkinan terjadi transaksi antara pemegang saham pengendali dan investor lain, atau perubahan klasifikasi kepemilikan (misalnya, dari kategori <5% menjadi >5%). Namun, tanpa data transaksi rinci, ini hanya hipotesis.
  - Basis: Kepemilikan pengendali dan afiliasi naik 2.955.900 saham; Free float naik 9.146.800 saham; Kepemilikan <5% turun 5.638.505 saham
  - Assumptions: Perubahan klasifikasi kepemilikan dapat mempengaruhi beberapa kategori secara bersamaan.
  - Caveats: Tidak ada data transaksi rinci dalam laporan.; Perubahan kecil ini mungkin tidak mencerminkan perubahan signifikan dalam struktur pengendalian.

### Risks / uncertainties

- Data klasifikasi investor mungkin tidak akurat karena bergantung pada proses verifikasi KSEI.
- Perubahan kepemilikan yang kecil mungkin tidak mencerminkan perubahan signifikan dalam struktur pengendalian.
- Tidak ada informasi mengenai transaksi pihak berelasi atau aksi korporasi yang mungkin mempengaruhi struktur modal.

### Items to monitor

- Perubahan kecil pada struktur kepemilikan dan free float dapat mempengaruhi likuiditas saham di pasar.
- Kenaikan free float menjadi 25,79% masih di atas ambang minimum 7,5% yang disyaratkan Peraturan Bursa V.2, sehingga tidak ada indikasi pelanggaran aturan free float.

---

## BTPS

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 2

### Overview

Pada 10 September 2026, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) menerbitkan dua pengumuman: (1) Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek posisi 31 Agustus 2026 yang bersifat rutin dan menunjukkan tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, free float, atau jumlah saham tercatat; dan (2) Laporan Hasil Public Expose Tahunan yang diselenggarakan 7 September 2026, yang mengungkapkan rencana aksi korporasi signifikan berupa buyback saham hingga 10% dengan alokasi dana Rp1 triliun (menunggu persetujuan RUPSLB 13 Oktober 2026), revisi guidance laba bersih 2026 menjadi mid double digit, serta sejumlah inisiatif ekspansi (pembiayaan individual, gold financing, wealth management, pembiayaan korporasi syariah). Secara korporasi, pengumuman public expose lebih material karena memuat rencana buyback yang dapat mengubah struktur modal dan memberikan sinyal strategi manajemen, sementara laporan bulanan menegaskan stabilitas kepemilikan.

### Material changes

- Tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, free float, atau jumlah saham tercatat per 31 Agustus 2026 (laporan bulanan).
- Rencana buyback saham hingga 10% dari total saham beredar dengan alokasi dana Rp1 triliun, menunggu persetujuan RUPSLB 13 Oktober 2026 (public expose).
- Revisi guidance pertumbuhan laba bersih 2026 dari high single digit menjadi mid double digit (public expose).
- Pengangkatan Mulya E. Siregar sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen dan Sendiaty Sondy sebagai Komisaris pada RUPST April 2026 (public expose).

### Key financial figures

- **Laba bersih setelah pajak (NPAT):** 655 (1H-26 (Rp miliar))
- **Total aset:** 23.302 (Jun-26 (Rp miliar))
- **Pembiayaan (gross):** 11.032 (Jun-26 (Rp miliar))
- **Ekuitas:** 10.258 (Jun-26 (Rp miliar))
- **Total dana pihak ketiga:** 12.180 (Jun-26 (Rp miliar))
- **Total liabilitas:** 13.043 (Jun-26 (Rp miliar))
- **Aset likuid:** 11.948 (Jun-26 (Rp miliar))
- **Margin income:** 2.540 (1H-26 (Rp miliar))
- **Margin expense:** 230 (1H-26 (Rp miliar))
- **Net margin income:** 2.310 (1H-26 (Rp miliar))
- **Pendapatan operasional (exclude recovery):** 2.315 (1H-26 (Rp miliar))
- **Beban operasional dan bonus wadiah:** 1.212 (1H-26 (Rp miliar))
- **Net financing loss:** 266 (1H-26 (Rp miliar))
- **Financing loss provision:** 276 (1H-26 (Rp miliar))
- **Cost to income:** 52% (1H-26)
- **ROA:** 7,2% (1H-26)
- **ROE:** 13,5% (1H-26)
- **CAR:** 58,7% (1H-26)
- **NPF:** 2,74% (Jun-26)
- **NPF net:** 0,0% (Jun-26)
- **Loan provision coverage (NPF + restru):** 202% (1H-26)
- **Outstanding individual financing:** 59,7 (Q2-26 (Rp miliar))
- **Alokasi dana buyback:** 1.000 (2026 (Rp miliar))
- **Jumlah peserta public expose:** 151 (7 September 2026 (orang))
- **Jumlah peserta press conference:** 113 (7 September 2026 (orang))
- **Jumlah nasabah program umroh:** 393 (2026 (orang))
- **Jumlah karyawan:** 14,5 ribu (saat ini)
- **Jumlah nasabah:** 7 juta (saat ini)
- **Nasabah aktif:** 3,81 juta (saat ini)
- **Jumlah komunitas:** 247 ribu (saat ini)
- **Jumlah kecamatan:** 2.650 (saat ini)
- **Jumlah provinsi:** 26 (saat ini)

### Corporate actions

- Rencana buyback saham hingga 10% dari total saham beredar dengan alokasi dana Rp1 triliun (termasuk biaya), menunggu persetujuan RUPSLB pada 13 Oktober 2026, mengacu POJK No. 29 Tahun 2023, periode pelaksanaan hingga Oktober 2027.

### Expansion projects

- Ekspansi pembiayaan individual dari 10 ke 60 titik layanan di semester 2 2026.
- Scaling up Low Micro (soft collateral) dari 10 area ke 60 lokasi, selesai Juli 2026.
- Piloting gold financing di satu area dengan 4 titik sales point pada September 2026.
- Pengembangan wealth management: sukuk ritel, bancassurance syariah, Cash Waqf Linked Deposit (CWLD).
- Pembiayaan korporasi syariah (Musyarakah/Mudharabah) untuk mengoptimalkan aset likuid.

### Management / control changes

- Pengangkatan Mulya E. Siregar sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen pada RUPST April 2026.
- Pengangkatan Sendiaty Sondy sebagai Komisaris pada RUPST April 2026, sehingga jumlah komisaris perempuan menjadi dua.
- Tidak ada perubahan pemegang saham pengendali atau pengendali akhir yang teridentifikasi pada periode laporan bulanan.

### Capital structure

- Rencana buyback saham hingga 10% dari total saham beredar dengan alokasi dana Rp1 triliun, menunggu persetujuan RUPSLB 13 Oktober 2026.
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar, saham treasury, atau struktur modal yang teridentifikasi pada laporan bulanan.

### Listing / regulatory

- Tidak ada perubahan status pencatatan atau suspensi yang teridentifikasi pada laporan bulanan.
- Pelaksanaan Public Expose Tahunan 2026 sesuai Keputusan Direksi BEI No. Kep-00087/BEI/12-2025.
- Rencana buyback mengacu POJK No. 29 Tahun 2023.
- BTPS tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 8 Mei 2018.
- Berstatus BUKU 3 sejak 7 Juli 2020, KBMI 2 sejak Oktober 2021.

### Analytical scenarios

- **Struktur kepemilikan per 31 Agustus 2026** [explicit_fact, high]: PT Bank SMBC Indonesia Tbk memiliki 5.392.590.000 saham (70,000%); pemegang saham publik (masing-masing <5%) memiliki 2.310.562.100 saham (29,993%); kepemilikan Direksi dan Komisaris total 547.900 saham (0,007112%); tidak ada saham treasury; total saham 7.703.700.000 saham; saham tercatat di Bursa 7.626.663.000 saham; saham tidak tercatat 77.037.000 saham (1%); free float 2.310.388.900 saham (30,3%).
  - Basis: Angka dari laporan bulanan registrasi pemegang efek posisi 31 Agustus 2026.
- **Rencana buyback saham** [explicit_fact, high]: Rencana buyback saham hingga 10% dari total saham beredar dengan alokasi dana Rp1 triliun (termasuk biaya), akan dimintakan persetujuan RUPSLB pada 13 Oktober 2026, mengacu POJK No. 29 Tahun 2023, periode pelaksanaan hingga Oktober 2027.
  - Basis: Pernyataan manajemen pada public expose.
- **Revisi guidance laba bersih 2026** [explicit_fact, high]: Guidance pertumbuhan laba bersih 2026 direvisi dari high single digit menjadi mid double digit.
  - Basis: Pernyataan manajemen pada public expose.
- **Perubahan susunan Dewan Komisaris** [explicit_fact, high]: Pada RUPST April 2026, diangkat Mulya E. Siregar sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, dan Sendiaty Sondy sebagai Komisaris, sehingga jumlah komisaris perempuan menjadi dua.
  - Basis: Pernyataan manajemen pada public expose.
- **Perubahan jumlah pemegang saham SID** [derived_calculation, high]: Jumlah pemegang saham nasabah pemilik SID meningkat dari 23.944 menjadi 23.986, selisih +42 pemegang saham. Ini adalah perubahan kecil dan tidak material terhadap struktur kepemilikan.
  - Basis: Angka 23.944 dan 23.986 dari lampiran laporan bulanan; selisih dihitung sebagai 23.986 - 23.944 = 42.
  - Assumptions: Angka perubahan 42 sesuai dengan selisih yang tercantum dalam dokumen.
  - Caveats: Perubahan jumlah pemegang saham SID tidak mempengaruhi jumlah saham atau persentase kepemilikan.
- **Pertumbuhan NPAT 1H-26 vs 1H-25** [derived_calculation, high]: NPAT 1H-26 sebesar Rp655 miliar, naik sekitar 1,7% dari Rp644 miliar pada 1H-25. Pertumbuhan ini lebih rendah dari target mid-double digit yang disebutkan untuk 2H-26, mengindikasikan percepatan diperlukan di semester kedua.
  - Basis: NPAT 1H-26: Rp655 miliar; NPAT 1H-25: Rp644 miliar; Perhitungan: (655-644)/644 = 1,7%
  - Assumptions: Angka NPAT diambil dari tabel laba rugi konsolidasi.
- **Pertumbuhan pembiayaan** [derived_calculation, high]: Pembiayaan gross naik sekitar 8,7% YoY (dari Rp10.145 miliar menjadi Rp11.032 miliar), sejalan dengan fokus pertumbuhan berkelanjutan.
  - Basis: Pembiayaan Jun-25: Rp10.145 miliar; Pembiayaan Jun-26: Rp11.032 miliar; Perhitungan: (11032-10145)/10145 = 8,7%
  - Assumptions: Angka pembiayaan gross dari neraca konsolidasi.
- **Efisiensi biaya** [derived_calculation, high]: Cost to Income meningkat dari 48% (1H-25) menjadi 52% (1H-26), menunjukkan penurunan efisiensi operasional. Beban operasional naik sekitar 5,5% YoY, sementara pendapatan operasional turun sekitar 2%.
  - Basis: Cost to Income 1H-25: 48%; Cost to Income 1H-26: 52%; Beban operasional 1H-26: Rp1.212 miliar vs Rp1.149 miliar (1H-25); Pendapatan operasional 1H-26: Rp2.315 miliar vs Rp2.362 miliar (1H-25)
  - Assumptions: Angka dari tabel key ratios dan laba rugi.
- **Dampak buyback terhadap ekuitas** [derived_calculation, medium]: Buyback hingga Rp1,0 triliun akan mengurangi ekuitas sekitar 9,7% (dari Rp10.258 miliar), berpotensi menurunkan CAR dari 58,7% menjadi sekitar 53%, masih jauh di atas minimum regulasi.
  - Basis: Ekuitas Jun-26: Rp10.258 miliar; Alokasi buyback: Rp1.000 miliar; Perhitungan: 1000/10258 = 9,7%
  - Assumptions: Buyback dilaksanakan penuh; CAR dihitung dengan asumsi aset tertimbang menurut risiko tidak berubah.
  - Caveats: Belum ada kepastian jumlah saham yang akan dibeli kembali; harga pasar dan dampak pada CAR belum dihitung secara rinci.
- **Reversal CKPN** [analyst_hypothesis, medium]: Manajemen menyatakan potensi penyesuaian CKPN terkait bencana Sumatera jika tren positif berlanjut. Ini mengindikasikan kemungkinan pembalikan sebagian CKPN yang telah dibentuk, yang dapat berdampak positif pada laba, namun belum ada angka pasti.
  - Basis: Pernyataan manajemen: 'Bank berpotensi melakukan penyesuaian terhadap CKPN yang telah dibentuk terkait bencana tersebut.'
  - Assumptions: Tren pembayaran nasabah terus membaik.
  - Caveats: Belum ada kepastian jumlah atau waktu reversal.
- **Target NPAT mid-double digit** [analyst_hypothesis, medium]: Target pertumbuhan NPAT mid-double digit untuk 2H-26 tampak ambisius mengingat pertumbuhan 1H-26 hanya sekitar 2% YoY. Pendorong potensial: penurunan biaya provisi (NFL turun), ekspansi IF dan wealth management, serta sinergi NBFI. Namun, risiko eksekusi tetap ada.
  - Basis: Arahan Bank 2026: pertumbuhan NPAT mid-double digit di semester kedua; NPAT 1H-26: Rp655 miliar (naik sekitar 2% YoY)
  - Assumptions: Manajemen konsisten dengan arahan; kondisi ekonomi dan operasional tetap stabil.
  - Caveats: Target belum dikonfirmasi secara kuantitatif; pencapaian bergantung pada kondisi pasar dan eksekusi strategi.
- **Diversifikasi pendapatan** [analyst_hypothesis, low]: Inisiatif seperti sukuk ritel, bancassurance, dan Cash Waqf Linked Deposit bertujuan meningkatkan fee-based income dan customer engagement, namun kontribusinya terhadap laba belum diungkapkan secara kuantitatif.
  - Basis: Pernyataan manajemen: 'meningkatkan pendapatan berbasis komisi (fee-based income)'.
  - Assumptions: Inisiatif berjalan sesuai rencana.
  - Caveats: Belum ada angka kontribusi.
- **Risiko likuiditas** [analyst_hypothesis, medium]: Likuiditas perbankan nasional ketat, namun BTPS memiliki aset likuid sekitar Rp11,9 triliun dan permodalan kuat, sehingga dapat mengelola cost of fund secara selektif.
  - Basis: Pernyataan manajemen: 'posisi aset likuid dan permodalan yang kuat'.
  - Assumptions: Kondisi likuiditas tidak memburuk drastis.
  - Caveats: Biaya dana dapat meningkat jika persaingan DPK semakin ketat.

### Risks / uncertainties

- Tantangan likuiditas perbankan nasional dan peningkatan biaya dana.
- Risiko eksekusi ekspansi pembiayaan individual dan Low Micro.
- Ketergantungan pada pemulihan pascabencana Sumatera untuk reversal CKPN.
- Potensi perubahan regulasi, seperti Peraturan Menko Perekonomian No. 7 Tahun 2026 tentang KPPS.
- Kompetisi dari bank Himbara dan fintech di segmen UMKM.
- Volatilitas pasar yang dapat mempengaruhi pelaksanaan buyback.
- Risiko kredit dari ekspansi pembiayaan individu dan lembaga non-keuangan.
- Risiko makroekonomi yang mempengaruhi daya beli nasabah ultra mikro.

### Items to monitor

- Persetujuan RUPSLB pada 13 Oktober 2026 untuk rencana buyback.
- Pelaksanaan buyback dan dampaknya terhadap struktur modal, free float, dan harga saham.
- Perkembangan ekspansi pembiayaan individual ke 60 titik layanan.
- Hasil piloting gold financing pada September 2026.
- Realisasi reversal CKPN terkait bencana Sumatera.
- Pencapaian guidance laba bersih mid double digit untuk 2H-26.
- Perkembangan likuiditas dan biaya dana.
- Perubahan regulasi yang relevan (misal, Peraturan Menko Perekonomian No. 7 Tahun 2026).

---

## BUMI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 2

### Overview

Pada 10 September 2026, BUMI merilis dua pengumuman: (1) Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Agustus 2026 yang bersifat rutin, menunjukkan struktur kepemilikan stabil dengan free float turun tipis dari 43,28% menjadi 43,1%; dan (2) tanggapan atas permintaan penjelasan BEI terkait akuisisi Loyal Metals Ltd (LM), yang mengoreksi nilai transaksi dari Rp3.208.743.000.000 menjadi Rp1.004.742.244.136,50 (AUD79.069.731,75). Akuisisi LM, yang bergerak di sektor tembaga-emas dan litium, merupakan langkah strategis untuk mendiversifikasi pendapatan non-batubara termal, dengan target bauran EBITDA non-batubara termal di atas 50% pada 2031. Koreksi nilai transaksi yang signifikan (turun sekitar 68,7%) menjadi sorotan utama karena menimbulkan pertanyaan tentang akurasi pelaporan sebelumnya dan berdampak pada laporan keuangan per 30 September 2026.

### Material changes

- Koreksi nilai transaksi akuisisi Loyal Metals Ltd (LM) dari Rp3.208.743.000.000 menjadi Rp1.004.742.244.136,50 (AUD79.069.731,75) berdasarkan kurs tengah BI 1 September 2026 (1 AUD = Rp12.707,04).
- Free float turun tipis dari 43,28% menjadi 43,1% per 31 Agustus 2026, dengan jumlah saham publik turun dari 160.702.598.216 menjadi 160.060.511.597 lembar.
- Jumlah pemegang saham menurun dari 577.851 menjadi 546.718.
- Tidak ada perubahan struktur modal, pengurus, pengendali, atau status pencatatan.

### Key financial figures

- **Jumlah Saham Tercatat:** 371.335.392.068 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan Bakrie Capital Indonesia (langsung):** 170.000.000.000 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan Bakrie Energy Mach (Hongkong) Limited (tidak langsung):** 170.000.000.000 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan Direksi dan Komisaris (masing-masing):** 30.433.657 (31 Agustus 2026)
- **Saham Treasuri:** 0 (31 Agustus 2026)
- **Free Float (persentase):** 43,1% (31 Agustus 2026)
- **Free Float (persentase, bulan sebelumnya):** 43,28% (31 Juli 2026)
- **Jumlah Saham Publik (free float):** 160.060.511.597 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Saham Publik (free float, bulan sebelumnya):** 160.702.598.216 (31 Juli 2026)
- **Jumlah Saham Pengendali (total):** 201.304.958.411 (31 Agustus 2026)
- **Nilai transaksi akuisisi LM (dalam AUD):** 79.069.731,75 (per 1 September 2026)
- **Nilai transaksi akuisisi LM (dalam IDR, koreksi):** 1.004.742.244.136,50 (per 1 September 2026)
- **Nilai transaksi akuisisi LM (dalam IDR, sebelumnya):** 3.208.743.000.000 (sebelum koreksi)
- **Kurs tengah BI AUD/IDR:** 12.707,04 (1 September 2026)
- **Pinjaman Glencore (USD):** 54.000.000 (Facility Agreement 24 Agustus 2026)
- **Pinjaman Glencore (IDR):** 958.284.000.000 (kurs 1 September 2026)
- **Kurs tengah BI USD/IDR:** 17.746 (1 September 2026)
- **Kas internal untuk akuisisi LM (IDR):** 46.458.244.136,50 (per 1 September 2026)
- **Produksi historis Highway Reward Copper-Gold Mine:** 3,65 Mt @ 5,7% Cu dan 260 kt @ 4,5 g/t Au (historis (sebelum berhenti Juli 2005))

### Corporate actions

- Akuisisi Loyal Metals Ltd (LM) oleh BUMI dengan nilai AUD79.069.731,75 / Rp1.004.742.244.136,50 (setelah koreksi).
- Pinjaman dari Glencore Australia Holdings Pty Ltd sebesar USD54.000.000 untuk mendanai akuisisi LM.
- Evaluasi opsi pendanaan untuk operasi dan pengembangan LM (potensi penerbitan surat utang atau aksi korporasi lain, belum ada keputusan).
- Akuisisi Wolfram Limited (Oktober 2025) dan Jubilee Metals (bertahap 2025-2026) yang didanai PUB I Obligasi (disebutkan dalam tanggapan).
- Divestasi kepemilikan mayoritas Scotty Lithium Project (disebutkan sebagai informasi dari website, bukan dari pengumuman resmi).

### Expansion projects

- Proyek Highway Reward Copper-Gold Mine (aset Highway Copper Gold Pty Ltd, 100%): target kontribusi pendapatan tahun ke-2 sejak akuisisi; belum berkontribusi pendapatan saat ini.
- Aset lithium (Trieste Lithium Ltd 100%, HWY4 Lithium Ltd 100%, American Consolidated Lithium 49%): masih tahap eksplorasi; target kontribusi pendapatan belum ditentukan.
- Jubilee Metals Limited: dalam tahap konstruksi pabrik Carbon-in-Leach (CIL); penambangan siap dimulai setelah pabrik selesai.
- Sinergi operasional di Queensland: infrastruktur pengolahan, tenaga kerja teknis, kontraktor, logistik.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengurus, pengendali, kegiatan usaha, atau strategi yang dilaporkan dalam periode ini.

### Capital structure

- Jumlah saham beredar tetap 371.335.392.068 lembar.
- Kepemilikan pengendali tidak berubah: Bakrie Capital Indonesia 45,78% langsung dan Bakrie Energy Mach (Hongkong) Limited 45,78% tidak langsung.
- Free float turun tipis dari 43,28% menjadi 43,1%.
- Tidak ada saham treasuri.
- Tidak ada perubahan struktur modal BUMI yang disebutkan.

### Listing / regulatory

- Laporan disampaikan sesuai Peraturan Bursa V.2 tentang Free Float.
- Tidak ada suspensi atau perubahan status pencatatan.
- Tanggapan atas permintaan penjelasan BEI No. S-11453/BEI.PP1/09-2026.
- Komitmen untuk menyampaikan informasi material kepada BEI dan OJK.

### Analytical scenarios

- **Struktur kepemilikan** [explicit_fact, high]: Bakrie Capital Indonesia dan Bakrie Energy Mach (Hongkong) Limited masing-masing memiliki 45,78% saham, total 91,56%.
  - Basis: 170.000.000.000 / 371.335.392.068 = 45,78%; 170.000.000.000 / 371.335.392.068 = 45,78%
  - Assumptions: Kepemilikan tidak langsung dianggap sebagai bagian dari pengendali.
- **Total kepemilikan pengendali** [derived_calculation, high]: Total saham pengendali adalah 201.304.958.411 lembar, yang setara dengan 54,2% dari total saham.
  - Basis: 170.000.000.000 + 30.433.657 = 201.304.958.411 (dari laporan); 201.304.958.411 / 371.335.392.068 = 54,2%
  - Assumptions: Angka 201.304.958.411 dianggap sebagai total kepemilikan pengendali.
  - Caveats: Angka 30.433.657 mungkin merupakan kepemilikan individu pengendali, bukan total.
- **Perubahan free float** [derived_calculation, high]: Free float turun sebesar 0,18 poin persentase dari 43,28% menjadi 43,1%.
  - Basis: 43,28% - 43,1% = 0,18%
  - Assumptions: Angka free float diambil langsung dari laporan.
- **Jumlah saham publik** [derived_calculation, high]: Jumlah saham publik (free float) turun dari 160.702.598.216 menjadi 160.060.511.597, selisih 642.086.619 lembar.
  - Basis: 160.702.598.216 - 160.060.511.597 = 642.086.619
  - Assumptions: Angka free float diambil langsung dari laporan.
- **Penyebab penurunan free float** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan free float mungkin disebabkan oleh pembelian saham oleh pihak pengendali atau afiliasi, namun tidak ada transaksi yang dilaporkan.
  - Basis: Penurunan jumlah saham publik sebesar 642.086.619 lembar.
  - Assumptions: Tidak ada aksi korporasi lain yang mempengaruhi jumlah saham beredar.
  - Caveats: Tidak ada bukti transaksi di laporan.
- **Kepemilikan Direksi dan Komisaris** [explicit_fact, high]: Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris masing-masing adalah 0,01% dan tidak berubah.
  - Basis: 30.433.657 saham per orang, persentase 0,01%.
- **Tidak ada saham treasuri** [explicit_fact, high]: Perusahaan tidak memiliki saham treasuri, menunjukkan tidak ada buyback yang dilakukan.
  - Basis: Jumlah saham treasuri tercatat 0.
- **Kepatuhan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Free float 43,1% masih di atas minimum 7,5% yang disyaratkan, sehingga BUMI tetap memenuhi ketentuan.
  - Basis: Peraturan Bursa V.2 mensyaratkan free float minimal 7,5%.
  - Assumptions: Tidak ada perubahan peraturan.
  - Caveats: Peraturan dapat berubah.
- **Koreksi nilai transaksi** [derived_calculation, high]: Nilai transaksi sebelumnya Rp3.208.743.000.000 dikoreksi menjadi Rp1.004.742.244.136,50. Selisih koreksi = Rp2.204.000.755.863,50. Perhitungan: 3.208.743.000.000 - 1.004.742.244.136,50 = 2.204.000.755.863,50.
  - Basis: Nilai transaksi sebelumnya (Rp3.208.743.000.000); Nilai transaksi koreksi (Rp1.004.742.244.136,50)
  - Assumptions: Angka sebelumnya adalah nilai yang keliru dan koreksi adalah nilai yang benar.
- **Kecukupan sumber dana** [derived_calculation, high]: Total sumber dana = Rp958.284.000.000 + Rp46.458.244.136,50 = Rp1.004.742.244.136,50, sama dengan nilai transaksi koreksi. Ini menunjukkan sumber dana tercukupi.
  - Basis: Pinjaman Glencore (Rp958.284.000.000); Kas internal (Rp46.458.244.136,50)
  - Assumptions: Kurs yang digunakan konsisten dengan nilai transaksi.
- **Potensi pendanaan masa depan** [analyst_hypothesis, low]: BUMI menyatakan sedang mengevaluasi opsi pendanaan untuk LM. Ini dapat mengindikasikan potensi penerbitan surat utang atau rights issue di masa depan, namun belum ada keputusan resmi.
  - Basis: Pernyataan BUMI: 'sedang mempertimbangkan berbagai opsi pendanaan'
  - Assumptions: Opsi pendanaan dapat mencakup instrumen utang atau ekuitas.
  - Caveats: Belum ada detail instrumen, jumlah, atau jadwal.
- **Dampak akuisisi terhadap kinerja keuangan** [analyst_hypothesis, medium]: LM masih rugi dan defisit saldo laba, sehingga akuisisi berpotensi membebani laba BUMI dalam jangka pendek, namun diharapkan memberikan kontribusi positif setelah proyek berproduksi (Highway Reward tahun ke-2).
  - Basis: LM belum membukukan pendapatan dan mencatat rugi; Target kontribusi pendapatan Highway Reward tahun ke-2
  - Assumptions: Proyek berjalan sesuai target.
  - Caveats: Tidak ada angka pasti kerugian LM atau proyeksi pendapatan.

### Risks / uncertainties

- Koreksi nilai transaksi yang signifikan (dari Rp3,2 triliun menjadi Rp1,0 triliun) menimbulkan pertanyaan tentang akurasi pelaporan sebelumnya.
- LM masih merugi dan defisit saldo laba; proyek belum menghasilkan pendapatan.
- Target kontribusi pendapatan Highway Reward di tahun ke-2 belum pasti; aset lithium masih eksplorasi.
- Ketergantungan pada pinjaman Glencore (pihak ketiga) untuk mendanai akuisisi.
- Evaluasi opsi pendanaan untuk LM dapat menyebabkan penerbitan surat utang atau aksi korporasi lain yang belum diumumkan.
- Tidak ada informasi tentang nilai kerugian LM atau jumlah defisit saldo laba secara spesifik.
- Penurunan free float yang kecil mungkin tidak signifikan.

### Items to monitor

- Detail laporan keuangan BUMI per 30 September 2026 yang akan mencerminkan dampak akuisisi LM.
- Pengumuman lebih lanjut mengenai opsi pendanaan untuk LM (potensi penerbitan surat utang atau rights issue).
- Perkembangan proyek Highway Reward Copper-Gold Mine dan target kontribusi pendapatan tahun ke-2.
- Kemajuan eksplorasi aset lithium (Trieste, HWY4, American Consolidated) dan penentuan target kontribusi pendapatan.
- Penyelesaian konstruksi pabrik CIL Jubilee Metals dan dimulainya penambangan.
- Perubahan free float atau struktur kepemilikan pada laporan bulanan berikutnya.
- Klarifikasi lebih lanjut dari BEI atau OJK terkait koreksi nilai transaksi akuisisi LM.

---

## CANI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 4

### Overview

Pada 10 September 2026, PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) menerbitkan empat pengumuman yang sebagian besar bersifat administratif dan korektif. Tidak ada aksi korporasi, perubahan struktur modal, ekspansi, atau perubahan pengendali yang material. Pengumuman utama adalah koreksi atas perubahan pengurus yang mengonfirmasi susunan direksi dan komisaris berdasarkan RUPSLB 23 April 2026, serta koreksi atas laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026. Selain itu, terdapat pengumuman perubahan alamat kantor yang efektif per 1 Juli 2026. Secara keseluruhan, tidak ada perubahan fundamental pada bisnis atau struktur kepemilikan; fokusnya adalah pada kepatuhan keterbukaan informasi dan tata kelola.

### Material changes

- Perubahan susunan Dewan Komisaris: Komisaris Utama dari Richie Limson menjadi Ang Kok Tian, dan Komisaris Independen dari Heryanto Cokro menjadi Jansen Octaviannes Ricardo Warokka, efektif sejak penutupan RUPSLB 23 April 2026.
- Perubahan alamat kantor, efektif 1 Juli 2026, dari Perkantoran Permata Eksekutif ke Kedoya Elok Plaza Blok DB No. 19, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

### Management / control changes

- Komisaris Utama: dari Richie Limson menjadi Ang Kok Tian, efektif sejak penutupan RUPSLB 23 April 2026.
- Komisaris Independen: dari Heryanto Cokro menjadi Jansen Octaviannes Ricardo Warokka, efektif sejak penutupan RUPSLB 23 April 2026.
- Direksi tidak berubah: Ang Ah Nui (Direktur Utama), Yanuar Chayadi Wijaya (Direktur).
- Ang Kok Tian menjabat sebagai Direktur (sejak 22 Januari 2021) dan kini juga sebagai Komisaris Utama (sejak 23 April 2026).

### Listing / regulatory

- RUPSLB 23 April 2026 diselenggarakan sesuai POJK 15/2020 dan POJK 14/2025, menggunakan eASY.KSEI.
- Keterbukaan informasi pengunduran diri komisaris telah dilakukan sesuai regulasi.
- Pengumuman koreksi atas laporan bulanan registrasi pemegang efek, tanpa indikasi pelanggaran atau sanksi.

### Analytical scenarios

- **Perubahan susunan komisaris** [explicit_fact, high]: Berdasarkan RUPSLB 23 April 2026, Jansen Warokka diangkat sebagai Komisaris Independen menggantikan Heryanto Cokro, dan Ang Kok Tian diangkat sebagai Komisaris Utama menggantikan Richie Limson. Efektif sejak penutupan RUPSLB.
  - Basis: Pengumuman koreksi perubahan pengurus
- **Perubahan alamat kantor** [explicit_fact, high]: Alamat kantor berubah efektif per 1 Juli 2026 ke Kedoya Elok Plaza Blok DB No. 19, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tidak ada perubahan pada telepon, email, website, atau NPWP.
  - Basis: Pengumuman perubahan alamat
- **Struktur kepemilikan stabil** [explicit_fact, high]: LBRE per 31 Agustus 2026 menunjukkan tidak ada perubahan jumlah saham beredar (833.440.000), kepemilikan pengendali (PT Anugrah Semesta Langgeng 39,00%, PT Cipta Nusantara Abadi 36,00%), pemegang saham 5%+ (OCBC Securities Pte Ltd 8,10%), free float 16,9%, treasury stock 0, dan jumlah pemegang saham 1.601.
  - Basis: LBRE dan koreksi LBRE
- **Persentase kehadiran RUPSLB** [derived_calculation, high]: Kehadiran 625.084.300 saham dari total 833.440.000 saham = 75,00% (625.084.300 / 833.440.000 * 100).
  - Basis: Angka kehadiran: 625.084.300; Total saham: 833.440.000
  - Assumptions: Perhitungan sederhana proporsi
- **Total kepemilikan pemegang saham besar** [derived_calculation, high]: Total saham yang dimiliki oleh pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih (PT Anugrah Semesta Langgeng, PT Cipta Nusantara Abadi, dan OCBC Securities Pte Ltd) adalah 325.041.600 + 300.038.400 + 67.500.000 = 692.580.000 saham, atau 83,10% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh (833.440.000 saham).
  - Basis: Jumlah saham PT Anugrah Semesta Langgeng: 325.041.600; Jumlah saham PT Cipta Nusantara Abadi: 300.038.400; Jumlah saham OCBC Securities Pte Ltd: 67.500.000; Total saham ditempatkan dan disetor penuh: 833.440.000
  - Assumptions: Semua angka diambil dari lampiran laporan bulanan.
  - Caveats: Perhitungan ini hanya mencakup pemegang saham yang tercantum dalam laporan; mungkin ada pemegang saham lain dengan kepemilikan di bawah 5% yang tidak dihitung.
- **Kepemilikan gabungan dua pemegang saham utama** [derived_calculation, high]: PT Anugrah Semesta Langgeng (325.041.600) dan PT Cipta Nusantara Abadi (300.038.400) memiliki total 625.080.000 saham, yang hampir sama dengan total kehadiran RUPSLB (625.084.300), selisih 4.300 saham dari Jansen Warokka.
  - Basis: 325.041.600 + 300.038.400 = 625.080.000; Total kehadiran 625.084.300
  - Assumptions: Penjumlahan sederhana
- **Alasan koreksi** [analyst_hypothesis, low]: Koreksi mungkin dilakukan untuk memperbaiki kesalahan administratif atau substansi pada pengumuman sebelumnya, namun alasan spesifik tidak diungkapkan dalam dokumen.
  - Basis: Adanya frasa 'Mengoreksi surat kami'
  - Assumptions: Koreksi dilakukan karena ada kesalahan pada pengumuman awal
  - Caveats: Tidak ada penjelasan rinci mengenai isi koreksi
- **Motivasi perubahan komisaris** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan susunan komisaris mungkin terkait dengan rotasi internal atau strategi tata kelola, namun tidak ada penjelasan resmi dalam dokumen.
  - Basis: Pengunduran diri dua komisaris dan pengangkatan pengganti dalam waktu berdekatan
  - Assumptions: Tidak ada informasi tambahan
  - Caveats: Hanya spekulasi, tidak didukung data
- **Dampak operasional perubahan alamat** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan alamat mungkin terkait dengan relokasi kantor untuk efisiensi atau kebutuhan operasional, namun tidak ada informasi lebih lanjut.
  - Basis: Hanya pengumuman perubahan alamat tanpa penjelasan alasan.
  - Assumptions: Perubahan alamat dapat mempengaruhi korespondensi dan logistik.
  - Caveats: Tidak ada pernyataan resmi mengenai alasan perubahan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai alasan spesifik koreksi pengumuman.
- Tidak ada rincian mengenai dampak perubahan pengurus terhadap operasional atau keuangan perusahaan.
- Tidak ada informasi mengenai alasan pengunduran diri komisaris lama.
- Tidak ada rincian mengenai kualifikasi atau independensi komisaris baru selain riwayat hidup yang dibacakan.
- Tidak ada informasi mengenai alasan perubahan alamat.
- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari perubahan alamat ini.

### Items to monitor

- Alasan spesifik koreksi pengumuman perubahan pengurus dan LBRE.
- Dampak perubahan susunan komisaris terhadap tata kelola dan strategi perusahaan.
- Kualifikasi dan independensi komisaris baru (Jansen Warokka dan Ang Kok Tian).
- Alasan pengunduran diri komisaris lama (Richie Limson dan Heryanto Cokro).
- Alasan perubahan alamat kantor dan potensi dampak operasional.
- Perkembangan struktur kepemilikan dan free float pada laporan bulanan berikutnya.

---

## CITY

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Natura City Developments Tbk. (CITY) menanggapi surat Bursa Efek Indonesia S-11514/BEI.PP1/09-2026 perihal volatilitas transaksi efek. Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang mempengaruhi harga efek atau keputusan investasi, tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu, tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam 3 bulan ke depan, tidak ada informasi material lain yang belum diungkapkan, dan tidak ada rencana pemegang saham utama/pengendali terkait kepemilikan saham. Surat ditandatangani oleh Corporate Secretary Rio Tinto Sirait pada 10 September 2026.

### Material changes

- Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga efek atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam POJK 31/POJK.04/2015.
- Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga efek Perusahaan Tercatat dan/atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam ketentuan III.2.1 Peraturan Nomor I-E Keputusan Direksi BEI Kep-00087/BEI/12-2025.
- Perseroan tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam POJK 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.
- Perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana yang berakibat terhadap pencatatan saham di Bursa, paling tidak dalam 3 bulan mendatang.
- Tidak ada informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
- Tidak ada rencana pemegang saham utama dan pengendali terkait dengan kepemilikan sahamnya di Perseroan.
- Surat tanggapan bernomor 044/CORSEC/NCD/IX/2026 dikirimkan oleh Corporate Secretary Rio Tinto Sirait pada 10 September 2026 pukul 18:24.
- Bursa Efek Indonesia meminta penjelasan melalui surat nomor S-11514/BEI.PP1/09-2026, namun tanggal surat tidak tercantum (null).

### Listing / regulatory

- Bursa Efek Indonesia meminta penjelasan atas volatilitas transaksi efek melalui surat S-11514/BEI.PP1/09-2026.

### Analytical scenarios

- **Tidak ada aksi korporasi** [explicit_fact, high]: Perseroan secara eksplisit menyatakan tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam 3 bulan ke depan, termasuk yang berdampak pada pencatatan saham.
  - Basis: Jawaban poin 4: 'Perseroan sampai saat ini tidak memiliki rencana untuk melakukan Tindakan korporasi dalam waktu dekat'
- **Tidak ada informasi material** [explicit_fact, high]: Perseroan menyatakan tidak mengetahui informasi material yang mempengaruhi harga efek atau keputusan investasi, dan tidak ada informasi material lain yang belum diungkapkan.
  - Basis: Jawaban poin 1, 2, dan 5
- **Tidak ada aktivitas pemegang saham tertentu** [explicit_fact, high]: Perseroan tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam POJK 4/2024.
  - Basis: Jawaban poin 3
- **Tidak ada rencana pemegang saham utama** [explicit_fact, high]: Perseroan menyatakan tidak ada rencana pemegang saham utama dan pengendali terkait kepemilikan sahamnya.
  - Basis: Jawaban poin 6
- **Volatilitas transaksi** [analyst_hypothesis, low]: Permintaan penjelasan dari Bursa mengindikasikan adanya volatilitas transaksi efek CITY, namun penyebabnya tidak dijelaskan dalam dokumen.
  - Basis: Perihal surat: 'Penjelasan atas Volatilitas Transaksi'
  - Assumptions: Volatilitas transaksi terjadi pada periode sebelum 10 September 2026
  - Caveats: Tidak ada data harga atau volume transaksi dalam dokumen

### Risks / uncertainties

- Tanggal surat Bursa S-11514/BEI.PP1/09-2026 tidak tercantum (null), sehingga tidak dapat diverifikasi tenggat waktu respons.
- Pernyataan 'tidak mengetahui' tidak serta-merta menegaskan tidak adanya fakta material; hanya menyatakan ketidaktahuan pada saat itu.

---

## CSMI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan komposisi pemegang saham yang stabil: satu pemegang saham pengendali (Lisa Muchtar) memiliki 458.200.000 saham (56,15%), dan tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan, kepemilikan direksi/komisaris, atau treasury stock. Jumlah saham beredar tercatat 816.061.500 saham, dengan free float 43,85% (357.861.500 saham). Tidak ada indikasi perubahan signifikan pada periode laporan.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode Agustus 2026, posisi akhir bulan 31 Agustus 2026.
- Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh: 816.061.500 saham (tidak berubah dari bulan-bulan sebelumnya dalam laporan).
- Pemegang saham pengendali: Lisa Muchtar, dengan 458.200.000 saham (56,15%).
- Free float: 357.861.500 saham (43,85%), dimiliki oleh 5.314 pemegang saham dengan kepemilikan <5%.
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada).
- Direksi dan komisaris tidak memiliki saham (0 saham, 0%).
- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan atau komposisi pemegang saham pada evidence yang diberikan.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi. Daftar direksi dan komisaris per 31 Agustus 2026: Dwi Santoso (Komisaris Utama), Mahfudin (Komisaris Independen), Radino Miharjo (Direktur Utama), Siti Rahmawati (Direktur).
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali; Lisa Muchtar tetap sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 56,15%.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (816.061.500 saham) atau modal dasar (2.528.000.000 saham) yang teridentifikasi pada periode laporan.
- Tidak ada treasury stock yang dilaporkan.

### Analytical scenarios

- **Free float** [derived_calculation, high]: Free float dihitung sebagai saham yang tidak dimiliki oleh pemegang saham pengendali (816.061.500 - 458.200.000 = 357.861.500 saham), yang setara dengan 43,85% dari total saham beredar. Angka ini konsisten dengan laporan.
  - Basis: Jumlah saham beredar: 816.061.500; Kepemilikan pengendali: 458.200.000; Free float: 357.861.500
  - Assumptions: Free float didefinisikan sebagai saham yang tidak dimiliki oleh pemegang saham pengendali, sesuai dengan laporan.
- **Stabilitas struktur kepemilikan** [analyst_hypothesis, medium]: Berdasarkan data historis dalam laporan (Januari-Agustus 2026), jumlah saham beredar dan kepemilikan pengendali tetap konstan, menunjukkan tidak ada perubahan signifikan dalam struktur modal selama periode tersebut. Namun, ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat mengesampingkan perubahan yang mungkin terjadi di luar periode laporan.
  - Basis: Data bulanan dari Januari hingga Agustus 2026 menunjukkan angka yang sama untuk total saham dan kepemilikan pengendali.
  - Assumptions: Data historis dalam laporan akurat dan lengkap.
  - Caveats: Hipotesis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dalam laporan; perubahan di luar periode tidak dapat dikesampingkan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini. Struktur kepemilikan stabil dan tidak ada indikasi perubahan signifikan.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur kepemilikan atau modal. Investor mungkin tidak melihat dampak langsung dari laporan ini terhadap nilai saham.

---

## DILD

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Intiland Development Tbk (DILD) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham pengendali dan afiliasinya, serta perubahan jumlah saham publik dan free float. Tidak ada perubahan modal dasar atau modal disetor; total saham beredar tetap 10.365.854.185 saham. Perubahan utama: kepemilikan pengendali (Gondokusumo) turun dari 59,07% menjadi 54,32%, dan free float naik dari 57,65% menjadi 54,28% (perlu verifikasi karena angka free float menurun meski kepemilikan pengendali turun).

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Agustus 2026, diterbitkan 10 September 2026.
- Total saham beredar (modal disetor) tetap 10.365.854.185 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Modal dasar tetap Rp24.000.000.000 (24 miliar rupiah), tidak berubah.
- Kepemilikan saham pengendali (Gondokusumo) turun dari 59,07% menjadi 54,32% (jumlah saham dari 6.122.301.309 menjadi 5.630.041.709).
- Kepemilikan afiliasi pengendali (UOB Kay Hian Private Limited) naik dari 0% menjadi 5% (jumlah saham dari 0 menjadi 518.652.900).
- Kepemilikan Direksi dan Komisaris: Sinarto Dharmawan (Direktur Utama) naik dari 0,33% menjadi 0,01%? (data tidak konsisten, perlu verifikasi).
- Jumlah pemegang saham publik turun dari 19.323 menjadi 19.218.
- Free float turun dari 57,65% menjadi 54,28% (jumlah saham dari 5.975.703.109 menjadi 5.626.772.909).
- Treasury stock tetap 0 saham.
- Tidak ada perubahan modal dasar, modal disetor, atau jumlah saham beredar.
- Laporan mencakup rekapitulasi kepemilikan saham dari Januari hingga Agustus 2026.

### Key financial figures

- **total_shares_outstanding:** 10.365.854.185 (2026-08-31)
- **authorized_capital:** Rp24.000.000.000 (2026-08-31)
- **controlling_shareholder_ownership_percent:** 54,32% (2026-08-31)
- **controlling_shareholder_ownership_percent_previous:** 59,07% (2026-07-31)
- **affiliate_controller_ownership_percent:** 5% (2026-08-31)
- **affiliate_controller_ownership_percent_previous:** 0% (2026-07-31)
- **free_float_percent:** 54,28% (2026-08-31)
- **free_float_percent_previous:** 57,65% (2026-07-31)
- **treasury_stock_shares:** 0 (2026-08-31)

### Management / control changes

- Kepemilikan pengendali (Gondokusumo) menurun dari 59,07% menjadi 54,32%.
- Kepemilikan afiliasi pengendali (UOB Kay Hian Private Limited) meningkat dari 0% menjadi 5%.
- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang dilaporkan.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan modal dasar, modal disetor, atau jumlah saham beredar.
- Treasury stock tetap 0 saham.

### Analytical scenarios

- **Penurunan kepemilikan pengendali** [analyst_hypothesis, medium]: Penurunan kepemilikan pengendali dari 59,07% menjadi 54,32% (penurunan sekitar 4,75 poin persentase) dapat mengindikasikan penjualan saham oleh pengendali atau penerbitan saham baru, namun karena total saham beredar tidak berubah, kemungkinan besar terjadi transaksi jual-beli di pasar sekunder. Namun, perlu verifikasi lebih lanjut karena laporan tidak menyebutkan transaksi spesifik.
  - Basis: Kepemilikan pengendali turun dari 59,07% menjadi 54,32%.; Total saham beredar tetap 10.365.854.185 saham.
  - Assumptions: Tidak ada penerbitan saham baru karena total saham beredar tidak berubah.; Penurunan kepemilikan pengendali terjadi melalui transaksi pasar.
  - Caveats: Laporan tidak menyebutkan transaksi spesifik atau alasan perubahan.; Perubahan bisa juga terjadi karena transfer antar afiliasi atau pihak terkait.
- **Kenaikan kepemilikan afiliasi pengendali** [analyst_hypothesis, medium]: Kenaikan kepemilikan afiliasi pengendali (UOB Kay Hian Private Limited) dari 0% menjadi 5% (518.652.900 saham) menunjukkan adanya pembelian saham oleh afiliasi pengendali. Ini bisa menjadi bagian dari strategi pengendali untuk mempertahankan kendali atau investasi baru.
  - Basis: Kepemilikan afiliasi pengendali naik dari 0% menjadi 5%.
  - Assumptions: Pembelian saham dilakukan di pasar sekunder.
  - Caveats: Tidak ada detail transaksi atau sumber dana.
- **Penurunan free float** [analyst_hypothesis, low]: Free float turun dari 57,65% menjadi 54,28%, meskipun kepemilikan pengendali juga turun. Ini menunjukkan bahwa saham yang beredar di publik berkurang, mungkin karena pembelian oleh afiliasi pengendali atau pihak lain yang tidak diklasifikasikan sebagai publik. Perlu verifikasi karena angka free float menurun sementara kepemilikan pengendali juga menurun.
  - Basis: Free float turun dari 57,65% menjadi 54,28%.; Kepemilikan pengendali turun dari 59,07% menjadi 54,32%.
  - Assumptions: Penurunan free float disebabkan oleh pembelian saham oleh afiliasi pengendali atau pihak non-publik.
  - Caveats: Data free float mungkin dihitung berdasarkan definisi yang berbeda.; Perubahan bisa juga karena perubahan klasifikasi investor.

### Risks / uncertainties

- Perubahan kepemilikan pengendali dan afiliasi dapat mempengaruhi persepsi pasar terhadap stabilitas pengendalian perusahaan.
- Penurunan free float dapat mengurangi likuiditas saham di pasar.
- Tidak ada informasi mengenai alasan perubahan kepemilikan, sehingga ketidakpastian tetap ada.

### Items to monitor

- Perubahan kepemilikan pengendali dan afiliasi dapat mempengaruhi sentimen investor.
- Penurunan free float dapat berdampak pada likuiditas perdagangan saham.
- Investor perlu memantau perkembangan lebih lanjut terkait perubahan struktur kepemilikan.

---

## DPNS

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

Pengumuman ini adalah Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk periode Agustus 2026. Laporan bersifat rutin dan tidak mengindikasikan adanya aksi korporasi, ekspansi, atau perubahan pengurus. Terdapat inkonsistensi data antar lampiran mengenai total saham beredar dan jumlah saham treasuri, serta perbedaan identitas pemegang saham pengendali antara PT Duta Pertiwi Nusantara dan PT Pertiwi Nusantara Makmur. Salah satu lampiran menyatakan bahwa syarat kepemilikan saham publik minimum 40% tidak terpenuhi (free float 36,30%), sementara lampiran lain menghitung free float 35,106% berdasarkan definisi baru Peraturan BEI No. I-A. Kenaikan total saham beredar sebesar 500.000 lembar dari bulan sebelumnya tidak dijelaskan penyebabnya.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) DPNS untuk periode Agustus 2026, disusun oleh Biro Administrasi Efek (BAE) PT Datindo Entrycom.
- Laporan diterbitkan pada 3 September 2026 dengan nomor DE/IX/2026-2837 dan ditandatangani oleh Hendrik Widjaja (Direktur) pada 10 September 2026.
- Total saham beredar per akhir Agustus 2026: 331.629.952 lembar (menurut dokumen utama), meningkat 500.000 lembar dari 331.129.952 lembar pada bulan sebelumnya.
- Saham treasuri: 18.899.111 lembar (5,7075% dari total saham) menurut dokumen utama; namun lampiran 5 menyatakan saham treasuri 0 lembar.
- Pemegang saham pengendali: PT Duta Pertiwi Nusantara memiliki 169.485.935 saham (51,1841%) menurut dokumen utama; lampiran 3 menyebut PT Pertiwi Nusantara Makmur dengan jumlah saham yang sama (51,184%).
- Free float: 34,92% (115.620.646 saham) menurut dokumen utama; lampiran 5 menghitung 35,106% (116.247.984 saham) berdasarkan definisi baru.
- Jumlah pemegang saham: 1.442 (1.379 Indonesia, 63 asing) menurut lampiran 2; lampiran 5 mencatat 986 pemegang saham pemilik SID.
- Lampiran 4 menyatakan syarat kepemilikan saham publik minimum 40% TIDAK DIPENUHI, dengan kepemilikan publik 36,30% (331.129.952 lembar dari total 540.000.000 lembar saham disetor).
- Tidak ada aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, buyback, atau perubahan struktur modal yang disebutkan dalam laporan.
- Tidak ada perubahan pengurus, pengendali, atau kegiatan usaha yang dilaporkan.
- Tidak ada indikasi suspensi atau perubahan status pencatatan.
- Laporan tidak memuat laporan keuangan, sehingga tidak ada angka pendapatan, laba, atau arus kas.

### Key financial figures

- **total_saham_beredar:** 331.629.952 (Agustus 2026)
- **total_saham_beredar_sebelumnya:** 331.129.952 (Juli 2026)
- **saham_treasuri:** 18.899.111 (Agustus 2026)
- **persentase_saham_treasuri:** 5,7075% (Agustus 2026)
- **kepemilikan_pengendali:** 169.485.935 (Agustus 2026)
- **persentase_kepemilikan_pengendali:** 51,1841% (Agustus 2026)
- **free_float:** 115.620.646 (Agustus 2026)
- **persentase_free_float:** 34,92% (Agustus 2026)
- **jumlah_investor:** 1.272.526 (Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_total:** 1.442 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_publik:** 1.439 (Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_publik_januari:** 1.529 (Januari 2026)
- **total_saham_disetor:** 540.000.000 (Januari-Agustus 2026)
- **persentase_kepemilikan_publik:** 36,30% (Agustus 2026)
- **jumlah_saham_free_float_lampiran5:** 116.247.984 (31 Agustus 2026)
- **persentase_free_float_lampiran5:** 35,106% (31 Agustus 2026)
- **saham_treasury_lampiran5:** 0 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_pemilik_sid:** 986 (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Peningkatan total saham beredar sebesar 500.000 lembar dari bulan sebelumnya (331.129.952 menjadi 331.629.952), tanpa penjelasan penyebabnya.
- Saham treasuri dilaporkan 18.899.111 lembar (5,7075%) pada dokumen utama, tetapi lampiran 5 menyatakan 0 lembar; inkonsistensi ini perlu diklarifikasi.
- Kepemilikan pengendali tetap 51,1841% (169.485.935 lembar), tidak berubah.
- Free float dilaporkan 34,92% (115.620.646 lembar) pada dokumen utama, namun lampiran 5 menghitung 35,106% (116.247.984 lembar) berdasarkan definisi baru.
- Lampiran 4 menyatakan kepemilikan publik 36,30% dari total saham disetor 540.000.000 lembar, di bawah syarat minimum 40%.
- Jumlah pemegang saham publik menurun dari 1.529 (Januari 2026) menjadi 1.439 (Agustus 2026).

### Listing / regulatory

- Lampiran 4 menyatakan syarat kepemilikan saham publik minimum 40% TIDAK DIPENUHI (keterangan 'TIDAK DIPENUHI'), dengan persentase aktual 36,30%.
- Lampiran 5 mengacu pada Keputusan Direksi BEI No. KEP-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026 tentang perubahan Peraturan I-A yang mendefinisikan ulang free float.
- Tidak ada indikasi suspensi atau pelanggaran free float berdasarkan dokumen utama.

### Analytical scenarios

- **Kenaikan total saham beredar** [derived_calculation, low]: Total saham beredar naik 500.000 lembar (331.629.952 - 331.129.952). Kenaikan ini tidak dijelaskan dalam laporan; kemungkinan terkait pelaksanaan opsi atau waran, namun tidak ada bukti.
  - Basis: Angka total saham bulan ini dan sebelumnya
  - Assumptions: Kenaikan berasal dari penerbitan saham baru, tetapi tidak ada konfirmasi.
  - Caveats: Laporan tidak menyebutkan penyebab kenaikan.
- **Konsentrasi kepemilikan** [derived_calculation, high]: Dua pemegang saham asing (Julius Baer Singapore dan Bank Julius Baer) menguasai 87,25% saham (56,32% + 30,93%), menunjukkan konsentrasi kepemilikan sangat tinggi.
  - Basis: Persentase kepemilikan Julius Baer Singapore 56,32% dan Bank Julius Baer 30,93%
  - Assumptions: Penjumlahan persentase dianggap mewakili total kepemilikan kedua entitas
  - Caveats: Angka persentase dibulatkan dari sumber
- **Penurunan jumlah pemegang saham publik** [derived_calculation, high]: Jumlah pemegang saham publik menurun dari 1.529 (Januari) menjadi 1.439 (Agustus), selisih 90 pemegang.
  - Basis: Angka 1.529 dan 1.439 pada dokumen.
  - Assumptions: Penurunan dihitung sebagai selisih sederhana.
- **Penyebab kenaikan saham beredar** [analyst_hypothesis, low]: Kenaikan 500.000 saham mungkin terkait konversi obligasi atau pelaksanaan ESOP, tetapi tidak ada informasi pendukung.
  - Basis: Perubahan total saham
  - Assumptions: Adanya instrumen konversi atau program kompensasi
  - Caveats: Tidak ada rincian transaksi.
- **Risiko kepatuhan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Ketidakpenuhan syarat free float 40% dapat berimplikasi pada sanksi atau kewajiban penyesuaian, namun dampak spesifik tidak dijelaskan.
  - Basis: Keterangan 'TIDAK DIPENUHI' dan persentase 36,30%.
  - Assumptions: Regulasi yang berlaku mengharuskan pemenuhan minimum 40%.
  - Caveats: Dokumen tidak menyebutkan konsekuensi atau rencana tindakan.
- **Struktur kepemilikan asing** [analyst_hypothesis, low]: Kepemilikan mayoritas oleh dua entitas Julius Baer mengindikasikan kemungkinan adanya hubungan afiliasi atau pengendalian bersama, namun tidak ada informasi resmi mengenai pengendali.
  - Basis: Kepemilikan gabungan 87,25% oleh dua entitas dengan nama serupa
  - Assumptions: Entitas dengan nama Julius Baer mungkin terafiliasi
  - Caveats: Tidak ada pernyataan resmi mengenai hubungan atau pengendali

### Risks / uncertainties

- Kenaikan total saham beredar tanpa penjelasan penyebabnya.
- Inkonsistensi data antara dokumen utama dan lampiran mengenai total saham beredar, saham treasuri, dan free float.
- Perbedaan identitas pemegang saham pengendali antara PT Duta Pertiwi Nusantara dan PT Pertiwi Nusantara Makmur.
- Ketidakpenuhan syarat kepemilikan publik minimum 40% dapat menimbulkan risiko kepatuhan.
- Penurunan jumlah pemegang saham publik tanpa penjelasan dapat mengindikasikan perubahan basis investor.
- Perhitungan free float belum memperhitungkan saham afiliasi pengendali dan portofolio investasi yang disetujui bursa.

### Items to monitor

- Perubahan struktur kepemilikan dan free float dapat mempengaruhi likuiditas saham dan persepsi investor.
- Ketidakpenuhan syarat free float dapat memicu sanksi atau kewajiban penyesuaian dari bursa.
- Konsentrasi kepemilikan oleh dua entitas asing dapat mempengaruhi tata kelola dan pengambilan keputusan.

---

## DSSA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan ini menunjukkan komposisi pemegang saham dan free float. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; struktur kepemilikan utama tetap sama dengan periode sebelumnya.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) melalui Biro Administrasi Efek PT Sinartama Gunita.
- Jumlah saham yang diterbitkan dan disetor penuh: 192.638.080.000 saham.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih (per 31-08-2026): PT Sinar Mas Tunggal memiliki 115.388.080.000 saham (59,8989%), dan PT Dian Swastika Sentosa Tbk (treasury stock) memiliki 33.913.012.750 saham (17,6045%). Total kedua pemegang: 149.301.092.750 saham (77,5034%).
- Pada laporan utama, kepemilikan PT Sinar Mas Tunggal tercatat 59,9% (konsisten dengan lampiran), dan treasury stock tercatat 17,6% (konsisten dengan lampiran).
- Free float berdasarkan laporan: 21,43% pada bulan ini, dibandingkan 19,35% pada bulan sebelumnya (perhitungan turunan dari data yang tersedia).
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (192.638.080.000 saham) antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan kepemilikan pengendali atau direksi/komisaris yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan.

### Capital structure

- Treasury stock: 33.913.012.750 saham (17,6%) pada bulan ini, sama dengan bulan sebelumnya (33.913.012.750 saham, 17,6%). Tidak ada perubahan.
- Free float: 21,43% pada bulan ini, naik dari 19,35% pada bulan sebelumnya. Kenaikan ini tampaknya disebabkan oleh perubahan komposisi kepemilikan di bawah 5% (tidak dirinci), namun tidak ada perubahan jumlah saham beredar.

### Analytical scenarios

- **Kenaikan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Kenaikan free float dari 19,35% menjadi 21,43% kemungkinan disebabkan oleh perubahan kepemilikan investor di bawah 5% (tidak diungkapkan secara rinci dalam laporan). Tidak ada indikasi perubahan jumlah saham beredar atau treasury stock.
  - Basis: Data free float bulan ini (21,43%) dan bulan sebelumnya (19,35%) dari laporan utama.; Jumlah saham beredar dan treasury stock tidak berubah.
  - Assumptions: Perubahan free float berasal dari pergeseran kepemilikan investor publik atau institusi di bawah 5%.
  - Caveats: Rincian kepemilikan di bawah 5% tidak tersedia dalam evidence.; Perubahan free float tidak dijelaskan secara eksplisit oleh emiten.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan atau jumlah saham beredar.
- Kenaikan free float (dari 19,35% menjadi 21,43%) dapat mempengaruhi likuiditas saham, namun tidak ada indikasi dampak negatif.

### Items to monitor

- Struktur kepemilikan tetap stabil; PT Sinar Mas Tunggal tetap menjadi pengendali dengan kepemilikan 59,9%.
- Kenaikan free float dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham DSSA, namun tidak ada perubahan fundamental yang teridentifikasi.

---

## ELSA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 3

### Overview

Pada 10 September 2026, PT Elnusa Tbk (ELSA) merilis tiga pengumuman yang saling terkait: (1) laporan hasil RUPSLB yang menetapkan perubahan susunan Direksi, (2) laporan hasil Public Expose Tahunan yang mengungkapkan kinerja semester I 2026 dan proyek strategis, serta (3) ringkasan risalah RUPSLB yang merinci mekanisme dan hasil pemungutan suara. Perubahan utama adalah penggantian dua direktur: Arief Prasetyo Handoyo (Direktur Pengembangan Usaha) dan Hera Handayani (Direktur SDM & Umum) digantikan oleh Setyo Sapto Edi dan Linda Delina, efektif sejak penutupan RUPSLB 9 September 2026. Emiten menyatakan tidak ada dampak material terhadap operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha. Secara korporasi, perubahan ini penting karena mempengaruhi komposisi manajemen puncak, namun tidak mengubah strategi bisnis yang tetap berfokus pada operational excellence, cost leadership, teknologi, dan sinergi. Public Expose juga mengungkapkan kinerja keuangan yang kuat (pendapatan Rp7,58 triliun, laba bersih Rp435 miliar) dan proyek ekspansi seperti Fuel Terminal Palaran dan Terminal LPG Kolaka, yang menunjukkan kelanjutan investasi di segmen distribusi dan logistik.

### Material changes

- Perubahan susunan Direksi: Setyo Sapto Edi menggantikan Arief Prasetyo Handoyo sebagai Direktur Pengembangan Usaha, dan Linda Delina menggantikan Hera Handayani sebagai Direktur SDM & Umum, efektif sejak penutupan RUPSLB 9 September 2026.
- Arief Prasetyo Handoyo diberhentikan dengan hormat efektif 29 Juli 2026 karena diangkat sebagai Direktur Utama PT Pertamina EP.
- Tidak ada perubahan Dewan Komisaris; susunan tetap: Purwadi Arianto (Komisaris Utama), Vitri Cahyaningsih Mallarangeng, Abdul Hakim (Komisaris Independen), Farazandi Fidinansyah (Komisaris Independen).

### Key financial figures

- **Pendapatan:** Rp7,58 triliun (1H26)
- **Laba bersih:** Rp435 miliar (1H26)
- **EBITDA:** Rp862 miliar (1H26)
- **Total aset:** Rp11,4 triliun (30 Juni 2026)
- **Ekuitas:** Rp5,43 triliun (30 Juni 2026)
- **Arus kas operasi:** Rp761 miliar (1H26)
- **Saldo kas:** Rp2,88 triliun (30 Juni 2026)
- **Kapitalisasi pasar:** Rp3,8 triliun (30 Juni 2026)
- **Skor ACGS:** 96,66 (2026)

### Corporate actions

- Perubahan susunan Direksi melalui RUPSLB (disetujui 9 September 2026, diumumkan 10 September 2026).

### Expansion projects

- Capex 2026 direncanakan sekitar Rp602 miliar, realisasi 35% hingga Juni 2026.
- Proyek Fuel Terminal Palaran: kapasitas penyimpanan BBM 37.500 kiloliter, 12 tangki, dilengkapi jetty, sistem perpipaan, truck loading.
- Proyek Terminal LPG Kolaka: kapasitas 2x1.500 metrik ton, skema BOT 10 tahun, progres konstruksi sekitar 15% hingga Juni 2026.
- Proyek Chemical EOR Lapangan Minyak Rama (PHE OSES) mulai beroperasi Juni 2026 menggunakan teknologi polymer flooding.
- Investasi Integrated Upstream: STPS Navigation, Passive Seismic Geobit C100, Coiled Tubing Unit, Cementing Unit.
- Investasi Distribution & Logistics: kendaraan tangki BBM dan pengembangan Terminal LPG Kolaka.
- Investasi Support Services: peningkatan fasilitas penyimpanan data, perbaikan gudang, renovasi aset.
- Ekspansi internasional ke Algeria, Libya, India, dan Asia Tenggara.

### Management / control changes

- Pemberhentian Arief Prasetyo Handoyo sebagai Direktur Pengembangan Usaha, efektif 29 Juli 2026, karena diangkat sebagai Direktur Utama PT Pertamina EP.
- Pemberhentian Hera Handayani sebagai Direktur SDM & Umum, efektif sejak penutupan RUPSLB 9 September 2026.
- Pengangkatan Setyo Sapto Edi sebagai Direktur Pengembangan Usaha, efektif sejak penutupan RUPSLB 9 September 2026.
- Pengangkatan Linda Delina sebagai Direktur SDM & Umum, efektif sejak penutupan RUPSLB 9 September 2026.
- Susunan Direksi baru: Litta Indriya Ariesca (Direktur Utama), Nelwin Aldriansyah (Direktur Keuangan), Andri Haribowo (Direktur Operasi), Setyo Sapto Edi (Direktur Pengembangan Usaha), Linda Delina (Direktur SDM & Umum).

### Capital structure

- Total saham ditempatkan dan disetor: 7.298.500.000 saham (disebutkan dalam risalah RUPSLB).
- Kepemilikan saham: PHE 51,1%, publik 48,9% (disebutkan dalam Public Expose).

### Listing / regulatory

- Penyelenggaraan Public Expose Tahunan sebagai kewajiban informasi kepada publik sesuai Peraturan BEI No. I-E (Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00066/BEI/00-2022).
- RUPSLB memenuhi kuorum sesuai Anggaran Dasar dan peraturan yang berlaku.
- Keputusan RUPSLB akan dituangkan dalam akta notaris No. 24 tanggal 9 September 2026; salinan akta masih dalam proses.

### Analytical scenarios

- **Perubahan pengurus** [explicit_fact, high]: RUPSLB menyetujui penggantian dua direktur, efektif sejak penutupan RUPSLB.
  - Basis: Teks laporan: 'RUPSLB menetapkan perubahan pada jajaran Direksi...'
- **Dampak material** [explicit_fact, high]: Emiten menyatakan tidak ada dampak material terhadap operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha.
  - Basis: Teks laporan: 'Tidak ada dampak material...'
- **Strategi bisnis** [explicit_fact, high]: Strategi berlanjut dengan fokus pada operational excellence, cost leadership, teknologi, dan sinergi.
  - Basis: Teks laporan: 'Perseroan melanjutkan strategi yang bertumpu pada operational excellence...'
- **Skor ACGS** [explicit_fact, high]: Elnusa memperoleh skor ACGS 96,66 dengan predikat 'Very Good'.
  - Basis: Teks laporan: 'capaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) sebesar 96,66'
- **Kinerja keuangan 1H26** [explicit_fact, high]: Pendapatan Rp7,58 triliun (+8,9% YoY), laba bersih Rp435 miliar (+29,2% YoY), EBITDA Rp862 miliar (+16,2% YoY).
  - Basis: Laporan Public Expose
- **Proyek ekspansi** [explicit_fact, high]: Capex 2026 direncanakan Rp602 miliar, realisasi 35% hingga Juni 2026; proyek Fuel Terminal Palaran, Terminal LPG Kolaka, dan CEOR Rama.
  - Basis: Laporan Public Expose
- **Realisasi capex absolut** [derived_calculation, high]: Realisasi capex 35% dari target tahunan Rp602 miliar berarti sekitar Rp210,7 miliar telah dibelanjakan hingga Juni 2026.
  - Basis: Capex 2026 direncanakan Rp602 miliar; Realisasi 35% hingga Juni 2026
  - Assumptions: Perhitungan proporsional sederhana: 35% x Rp602 miliar = Rp210,7 miliar
  - Caveats: Nilai realisasi absolut tidak diungkapkan secara langsung dalam dokumen.
- **Carry forward contract** [derived_calculation, high]: Carry forward contract akhir 1H26 Rp18,8 triliun dihitung dari carry over awal Rp21,6 triliun + kontrak baru Rp11,6 triliun - contract absorbed Rp14,4 triliun.
  - Basis: Carry over awal Rp21,6 triliun; Kontrak baru Rp11,6 triliun; Contract absorbed Rp14,4 triliun
  - Assumptions: Rumus: awal + baru - absorbed = akhir
  - Caveats: Tidak ada penyesuaian lain yang disebutkan.
- **Margin laba bersih** [derived_calculation, high]: Margin laba bersih 1H26 sekitar 5,74% (Rp435 miliar / Rp7,58 triliun).
  - Basis: Laba bersih 1H26 Rp435 miliar; Pendapatan 1H26 Rp7,58 triliun
  - Assumptions: Perhitungan sederhana: 435 / 7580 = 5,74%
  - Caveats: Angka pembanding 1H25 tidak diungkapkan secara eksplisit.
- **Persentase suara setuju termasuk abstain** [derived_calculation, high]: Berdasarkan AD Pasal 11 ayat 10, abstain dianggap setuju. Total suara setuju = 5.011.120.525 + 63.293.500 = 5.074.414.025 saham, atau 96,51% dari suara hadir.
  - Basis: Angka suara setuju dan abstain pada lampiran risalah; Ketentuan AD Pasal 11 ayat 10
  - Assumptions: Abstain dianggap setuju sesuai AD
- **Kontinuitas strategi** [analyst_hypothesis, medium]: Perubahan pengurus kemungkinan tidak mengubah arah strategis perusahaan karena penekanan pada kesinambungan bisnis dan strategi yang telah ditetapkan.
  - Basis: Pernyataan Corporate Secretary tentang komitmen menjaga kesinambungan bisnis.
  - Assumptions: Manajemen baru akan melanjutkan strategi yang ada.
  - Caveats: Belum ada bukti konkret implementasi strategi setelah perubahan.
- **Alasan perubahan pengurus** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan pengurus mungkin merupakan bagian dari rotasi internal atau penyesuaian organisasi, namun alasan spesifik tidak diungkapkan.
  - Basis: Teks laporan hanya menyebut mekanisme tata kelola, tanpa alasan rinci.
  - Assumptions: Perubahan bersifat rutin dalam tata kelola.
  - Caveats: Tidak ada informasi tambahan mengenai latar belakang pergantian.
- **Pergeseran capex ke Distribusi & Logistik** [analyst_hypothesis, low]: Manajemen menyatakan portofolio akan bergerak menuju proporsi lebih seimbang antara upstream dan distribusi; pergeseran capex mungkin mencerminkan strategi diversifikasi pendapatan dari afiliasi.
  - Basis: Jawaban manajemen tentang komposisi portofolio; Capex 2026 fokus pada distribusi & logistik
  - Assumptions: Belum ada data kuantitatif proporsi capex per segmen.
  - Caveats: Hipotesis berdasarkan pernyataan kualitatif manajemen.
- **Risiko eksekusi proyek internasional** [analyst_hypothesis, low]: Operasi di negara berisiko tinggi (Aljazair, Libya, Irak, Myanmar) memerlukan kepatuhan sanksi internasional; manajemen menyatakan melakukan risk assessment dan compliance review, namun risiko tetap ada.
  - Basis: Pernyataan manajemen tentang kepatuhan internasional; Fokus ekspansi ke Algeria dan Libya
  - Assumptions: Risiko geopolitik dan sanksi dapat mempengaruhi operasi.
  - Caveats: Tidak ada rincian mitigasi spesifik.
- **Kualitas kontrak baru** [analyst_hypothesis, low]: Manajemen menyatakan selektif dalam perolehan kontrak baru dengan mempertimbangkan kualitas dan risiko; ini mungkin mengindikasikan fokus pada margin yang lebih sehat.
  - Basis: Jawaban manajemen tentang margin kontrak baru
  - Assumptions: Selektivitas dapat meningkatkan margin rata-rata.
  - Caveats: Tidak ada data margin per kontrak.
- **Dampak laba selisih kurs** [analyst_hypothesis, low]: Kenaikan laba selisih kurs disebut sebagai faktor pendorong laba bersih; ini dapat bersifat non-recurring dan mempengaruhi kualitas laba.
  - Basis: Jawaban manajemen tentang penyebab kenaikan laba bersih
  - Assumptions: Laba selisih kurs mungkin tidak berkelanjutan.
  - Caveats: Tidak ada angka spesifik laba selisih kurs.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai alasan spesifik pergantian direksi.
- Emiten menyatakan tidak ada dampak material, namun perlu pemantauan implementasi strategi ke depan.
- Risiko eksekusi proyek EPC dan seismik yang masih dalam tahap mobilisasi.
- Risiko kepatuhan sanksi internasional di negara berisiko tinggi.
- Risiko fluktuasi kurs yang mempengaruhi laba.
- Risiko konsentrasi pendapatan dari afiliasi (78%).
- Risiko keterlambatan proyek seperti Terminal LPG Kolaka yang baru 15%.
- Risiko perubahan kebijakan pemerintah terkait program 1 juta barrel.

### Items to monitor

- Implementasi strategi oleh manajemen baru setelah perubahan direksi.
- Progres konstruksi Terminal LPG Kolaka (15% hingga Juni 2026) dan target penyelesaian.
- Realisasi capex 2026 terhadap target Rp602 miliar.
- Perkembangan proyek CEOR Rama hingga target penyelesaian 2029.
- Kinerja segmen Distribusi & Logistik yang menjadi kontributor terbesar.
- Kepatuhan terhadap sanksi internasional di negara berisiko tinggi.
- Perubahan kebijakan pemerintah terkait program 1 juta barrel.
- Penyelesaian akta notaris RUPSLB dan pelaporan ke Kementerian Hukum.

---

## EMAS

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk posisi 31 Agustus 2026. Laporan ini mencakup komposisi pemegang saham, kepemilikan direksi dan komisaris, pemegang saham pengendali, saham treasury, dan free float. Terdapat perubahan jumlah saham beredar dan kepemilikan pengendali dibandingkan bulan sebelumnya, namun tidak ada indikasi perubahan pengendali atau aksi korporasi material lainnya.

### Material changes

- Jumlah saham beredar (listed shares) per 31 Agustus 2026 adalah 14.731.366.060 saham, sama dengan bulan sebelumnya.
- Jumlah saham treasury per 31 Agustus 2026 adalah 0 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Pemegang saham pengendali PT Merdeka Gold Resources Tbk adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk dengan kepemilikan 9.489.407.165 saham (64,416%) per 31 Agustus 2026, meningkat dari 9.370.787.065 saham (63,611%) pada bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris per 31 Agustus 2026: John Wang (Direktur) 185.041.495 saham (1,256%), Nicholas Kartono (Komisaris) 531.523.517 saham (3,608%), Xinyu Green (Komisaris) 300.000 saham (0,002%), dan Winato Santoso (Komisaris) 970.300 saham (0,007%). Tidak ada perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.
- Free float per 31 Agustus 2026 adalah 27,22% dari total saham beredar, menurun dari 28,03% pada bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Tidak ada transaksi saham treasury yang dilaporkan pada periode ini.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi pada laporan ini.
- Tidak ada perubahan pemegang saham pengendali; PT Merdeka Copper Gold Tbk tetap sebagai pengendali dengan kepemilikan meningkat dari 63,611% menjadi 64,416%.

### Capital structure

- Jumlah saham beredar tidak berubah: 14.731.366.060 saham.
- Tidak ada saham treasury (0 saham).
- Kepemilikan pengendali meningkat sebesar 118.620.100 saham (dari 9.370.787.065 menjadi 9.489.407.165 saham), yang mengindikasikan adanya pembelian saham oleh pengendali, namun rincian transaksi tidak tersedia dalam laporan ini.

### Analytical scenarios

- **Peningkatan kepemilikan pengendali** [analyst_hypothesis, medium]: Peningkatan kepemilikan PT Merdeka Copper Gold Tbk sebesar 118.620.100 saham (dari 63,611% menjadi 64,416%) menunjukkan adanya pembelian saham di pasar oleh pengendali. Transaksi ini tidak dijelaskan dalam laporan, sehingga rincian seperti tanggal, harga, dan sumber dana tidak diketahui.
  - Basis: Perbandingan jumlah saham pengendali pada bulan ini (9.489.407.165) dengan bulan sebelumnya (9.370.787.065) dari lampiran laporan.
  - Assumptions: Selisih jumlah saham berasal dari pembelian saham oleh pengendali, bukan dari penerbitan saham baru karena total saham beredar tidak berubah.
  - Caveats: Laporan tidak menyediakan rincian transaksi; konfirmasi diperlukan dari pengumuman transaksi afiliasi atau perubahan kepemilikan saham.

### Risks / uncertainties

- Penurunan free float dari 28,03% menjadi 27,22% dapat mengurangi likuiditas saham di pasar, namun masih di atas ambang batas minimum 7,5% yang disyaratkan IDX.
- Peningkatan kepemilikan pengendali tanpa rincian transaksi dapat menimbulkan pertanyaan tentang kepatuhan terhadap peraturan transaksi afiliasi, meskipun tidak ada indikasi pelanggaran.

### Items to monitor

- Peningkatan kepemilikan pengendali dapat dianggap sebagai sinyal positif oleh investor karena menunjukkan komitmen pengendali, namun perlu dipantau dampaknya terhadap free float dan likuiditas.
- Tidak ada aksi korporasi atau perubahan struktural lain yang teridentifikasi, sehingga relevansi utama adalah perubahan komposisi kepemilikan.

---

## GTBO

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026, yang juga mencakup laporan free float. Tidak ada aksi korporasi, perubahan struktur modal, perubahan pengurus, atau transaksi material yang dilaporkan. Struktur kepemilikan utama tidak berubah dibanding bulan sebelumnya. Free float dilaporkan sebesar 7,532% (188.296.700 saham) menurut lampiran free float, namun laporan utama menyebutkan 7,15% (178.827.700 saham); perbedaan ini perlu diklarifikasi. Tidak ada indikasi ekspansi, pendanaan, atau perubahan kegiatan usaha.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) per 31 Agustus 2026, disampaikan ke Bursa Efek Indonesia pada 10 September 2026.
- Tidak ada aksi korporasi seperti saham bonus, dividen saham, rights issue, private placement, konversi, buyback, stock split, merger, akuisisi, divestasi, atau transaksi aset yang dilaporkan dalam dokumen.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris (secara agregat) adalah 819.501.800 saham atau 32,78% dari total saham, baik pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Free float dihitung sebesar 7,15% dari total saham, dengan jumlah saham free float 178.827.700 saham pada bulan ini dan sebelumnya (laporan utama).
- Lampiran free float menyatakan free float sebesar 188.296.700 saham atau 7,532% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
- Total saham tercatat (listed shares) adalah 2.500.000.000 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham tresuri (treasury stock) tercatat sebesar 6.624.400 saham pada laporan utama, namun lampiran free float menyatakan 0 saham treasury.
- Tidak ada perubahan pengurus, pengendali, atau kegiatan usaha yang dilaporkan dalam dokumen.
- Tidak ada suspensi atau perubahan status pencatatan yang dilaporkan.
- Laporan menyatakan bahwa informasi yang disajikan adalah benar dan lengkap, dan manajemen bertanggung jawab penuh atas isi laporan.
- Terdapat kepemilikan saham oleh pihak dengan kepemilikan 5% atau lebih, termasuk PT Minerals (26,21%) dan entitas lain (33,39%, 0,088%, 7,532%) yang dirinci dalam laporan.
- Laporan mencakup klasifikasi investor berdasarkan data KSEI, termasuk jumlah rekening dan saham untuk berbagai tipe investor (misalnya, bank, perusahaan efek, reksa dana, dll).
- Tidak ada informasi mengenai transaksi afiliasi, benturan kepentingan, atau transaksi material lainnya yang dilaporkan.
- Laporan free float mengacu pada Peraturan BEI No. I-A yang diubah dengan KEP-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026.
- Free float yang dilaporkan belum memperhitungkan saham afiliasi pengendali dan portofolio investasi yang disetujui bursa (jika ada).

### Key financial figures

- **Total saham tercatat:** 2.500.000.000 (31 Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris:** 819.501.800 (31 Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Persentase kepemilikan Direksi dan Komisaris:** 32,78% (31 Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Jumlah saham free float (laporan utama):** 178.827.700 (31 Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Persentase free float (laporan utama):** 7,15% (31 Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Jumlah saham free float (lampiran free float):** 188.296.700 (31 Agustus 2026)
- **Persentase free float (lampiran free float):** 7,532% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah saham tresuri (laporan utama):** 6.624.400 (31 Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Jumlah saham tresuri (lampiran free float):** 0 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham oleh PT Minerals:** 655.251.000 (31 Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Persentase kepemilikan PT Minerals:** 26,21% (31 Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Kepemilikan saham oleh entitas lain (33,39%):** 834.755.000 (31 Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Kepemilikan saham oleh entitas lain (0,088%):** 2.195.500 (31 Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Kepemilikan saham oleh entitas lain (7,532%):** 188.296.700 (31 Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Total saham warkat:** 2.195.500 (31 Agustus 2026)
- **Total saham scripless:** 2.497.804.500 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham pemilik SID:** 1.988 (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: 819.501.800 saham (32,78%)
- Free float: 178.827.700 saham (7,15%) menurut laporan utama; 188.296.700 saham (7,532%) menurut lampiran free float
- Saham tresuri: 6.624.400 saham menurut laporan utama; 0 saham menurut lampiran free float
- Total saham tercatat: 2.500.000.000 saham
- Kepemilikan PT Minerals: 655.251.000 saham (26,21%)
- Kepemilikan entitas lain: 834.755.000 (33,39%), 2.195.500 (0,088%), 188.296.700 (7,532%)

### Listing / regulatory

- Laporan bulanan disampaikan sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A dan I-V mengenai free float dan keterbukaan informasi.
- Perhitungan free float mengacu pada Peraturan BEI No. I-A yang diubah dengan KEP-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026.
- Free float yang dilaporkan belum memperhitungkan saham afiliasi pengendali dan portofolio investasi yang disetujui bursa (jika ada).

### Analytical scenarios

- **Perhitungan free float (laporan utama)** [derived_calculation, high]: Persentase free float dihitung dari 178.827.700 / 2.500.000.000 = 7,15%.
  - Basis: Jumlah saham free float: 178.827.700; Total saham: 2.500.000.000
  - Assumptions: Total saham yang digunakan adalah total saham tercatat.
- **Perhitungan free float (lampiran free float)** [derived_calculation, high]: Persentase free float dihitung dari 188.296.700 / 2.500.000.000 = 7,531868%, dibulatkan menjadi 7,532% sesuai laporan.
  - Basis: Jumlah free float 188.296.700 saham; Modal ditempatkan 2.500.000.000 saham
  - Assumptions: Pembulatan dua desimal
- **Perhitungan kepemilikan direksi dan komisaris** [derived_calculation, high]: Persentase kepemilikan direksi dan komisaris dihitung dari 819.501.800 / 2.500.000.000 = 32,78%.
  - Basis: Jumlah saham direksi dan komisaris: 819.501.800; Total saham: 2.500.000.000
  - Assumptions: Total saham yang digunakan adalah total saham tercatat.
- **Proporsi saham warkat terhadap total saham** [derived_calculation, high]: Saham warkat 2.195.500 / 2.500.000.000 = 0,08782%, dibulatkan menjadi 0,088% sesuai laporan.
  - Basis: Jumlah saham warkat 2.195.500; Total saham 2.500.000.000
  - Assumptions: Pembulatan tiga desimal
- **Kepatuhan free float** [analyst_hypothesis, low]: Free float yang dilaporkan (7,15% atau 7,532%) berada di bawah atau mendekati ketentuan minimum 7,5% yang umumnya disyaratkan Bursa Efek Indonesia untuk emiten dengan total saham lebih dari 2 miliar, sehingga berpotensi menimbulkan sanksi atau kewajiban pemenuhan.
  - Basis: Persentase free float: 7,15% (laporan utama) dan 7,532% (lampiran free float)
  - Assumptions: Ketentuan free float minimum 7,5% berlaku untuk emiten dengan total saham lebih dari 2 miliar.
  - Caveats: Perlu verifikasi peraturan yang berlaku dan status kepatuhan emiten.; Tidak ada informasi eksplisit tentang ambang batas minimum dalam dokumen.
- **Potensi risiko suspensi** [analyst_hypothesis, low]: Jika free float berada di bawah ketentuan minimum, emiten berisiko dikenakan sanksi atau suspensi oleh bursa, namun tidak ada indikasi pelanggaran dalam laporan ini.
  - Basis: Persentase free float 7,15% atau 7,532%
  - Assumptions: Peraturan BEI mensyaratkan free float minimum tertentu.
  - Caveats: Tidak ada informasi tentang sanksi atau suspensi dalam dokumen.

### Risks / uncertainties

- Free float 7,15% atau 7,532% berpotensi di bawah ketentuan minimum Bursa Efek Indonesia, yang dapat memicu sanksi atau kewajiban pemenuhan.
- Tidak ada informasi mengenai rencana aksi korporasi untuk meningkatkan free float.
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI mungkin tidak sepenuhnya akurat karena bergantung pada data yang disediakan KSEI.
- Terdapat inkonsistensi antara laporan utama dan lampiran free float mengenai jumlah free float dan saham treasury.
- Free float yang dilaporkan belum memperhitungkan saham afiliasi pengendali dan portofolio investasi yang disetujui bursa, sehingga dapat berubah.

### Items to monitor

- Pemantauan kepatuhan free float terhadap ketentuan BEI, karena free float yang dilaporkan berada di bawah atau mendekati ambang batas minimum.
- Perubahan struktur kepemilikan saham oleh pemegang saham utama atau direksi/komisaris dapat mempengaruhi persepsi pasar.
- Klarifikasi atas perbedaan angka free float antara laporan utama dan lampiran free float.

---

## HITS

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float berdasarkan evidence yang diberikan. Total saham beredar dan jumlah saham tercatat tetap 7.101.084.801 saham. Kepemilikan saham oleh dua pemegang saham besar (PT Cakra Buana dan PT Menara Investa Dharma) tidak berubah dibanding bulan sebelumnya. Tidak ada saham treasuri. Free float sekitar 3,94% dari total saham beredar, tidak berubah. Direksi dan komisaris tidak memiliki saham. Laporan ini juga mencakup rekapitulasi kepemilikan saham publik dari Biro Administrasi Efek (PT EDI Indonesia) yang menunjukkan jumlah pemegang saham publik sebanyak 844-845 pihak dengan kepemilikan 439.798.522 saham (6,19%).

### Material changes

- Per 31 Agustus 2026, total saham beredar HITS adalah 7.101.084.801 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: PT Cakra Buana memiliki 3.070.244.742 saham (43,24%) dan PT Menara Investa Dharma memiliki 3.591.041.537 saham (50,57%). Keduanya tidak berubah dibanding bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham dengan kepemilikan kurang dari 5%: 436.193.493 saham (6,14%) pada bulan ini, sedikit menurun dari 436.223.393 saham (6,14%) pada bulan sebelumnya.
- Tidak ada saham treasuri (0 saham) pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Free float berdasarkan perhitungan emiten adalah 3,94% dari total saham beredar, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Berdasarkan laporan PT EDI Indonesia (Biro Administrasi Efek), jumlah pemegang saham publik adalah 844-845 pihak dengan total kepemilikan 439.798.522 saham (6,19%) per 31 Agustus 2026.
- Direksi dan komisaris HITS tidak memiliki saham perusahaan per 31 Agustus 2026.
- Laporan kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris ditandatangani oleh PT EDI Indonesia sebagai Biro Administrasi Efek, dengan rincian: Komisaris Utama A Puruhitaarga Purnomo W, Komisaris Independen Achmad Agustinus, Direktur Utama Setiawan T Widjojo, dan Direktur Marsum, semuanya tanpa kepemilikan saham.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi pada evidence. Laporan kepemilikan saham direksi dan komisaris per 31 Agustus 2026 mencantumkan nama dan jabatan yang sama dengan periode sebelumnya (tidak ada data pembanding).
- Tidak ada perubahan pengendali yang teridentifikasi; kepemilikan PT Cakra Buana (43,24%) dan PT Menara Investa Dharma (50,57%) tidak berubah.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar atau modal disetor; total saham beredar tetap 7.101.084.801 saham.
- Tidak ada saham treasuri yang dilaporkan.

### Listing / regulatory

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek disampaikan sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia, termasuk ketentuan free float (Peraturan Nomor I-A dan V.2).
- PT EDI Indonesia menyampaikan Laporan Bulanan Kepemilikan Saham Emiten atau Perusahaan Publik dan Rekapitulasi yang telah dilaporkan (formulir X.H 1-2) untuk periode 1-31 Agustus 2026, dengan tembusan ke Bursa Efek Indonesia dan emiten.

### Analytical scenarios

- **Penurunan kecil kepemilikan saham <5%** [analyst_hypothesis, low]: Kepemilikan saham oleh pemegang saham dengan kepemilikan kurang dari 5% menurun dari 436.223.393 saham menjadi 436.193.493 saham (selisih 29.900 saham). Penurunan ini mungkin disebabkan oleh transaksi jual-beli saham di pasar sekunder atau perubahan klasifikasi pemegang saham, namun tidak ada rincian transaksi yang tersedia.
  - Basis: Angka kepemilikan <5% pada bulan ini dan sebelumnya dari halaman 6 dan 10 dokumen utama.
  - Assumptions: Selisih 29.900 saham dihitung dari 436.223.393 - 436.193.493.; Tidak ada informasi tambahan mengenai penyebab perubahan.
  - Caveats: Perubahan ini tidak material (kurang dari 0,01% dari total saham beredar).; Tidak ada bukti transaksi spesifik atau perubahan klasifikasi.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko kepatuhan material yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan.
- Free float sebesar 3,94% berada di bawah ketentuan minimum 7,5% yang disyaratkan Bursa Efek Indonesia untuk saham tercatat, namun tidak ada informasi mengenai sanksi atau tindakan koreksi yang diambil emiten.
- Konsentrasi kepemilikan sangat tinggi: dua pemegang saham (PT Cakra Buana dan PT Menara Investa Dharma) menguasai 93,81% saham, sehingga likuiditas perdagangan saham di pasar sekunder berpotensi rendah.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material pada struktur permodalan atau kepemilikan yang teridentifikasi pada laporan bulanan ini.
- Struktur kepemilikan tetap terkonsentrasi pada dua pemegang saham besar, dengan free float rendah (3,94%).
- Investor mungkin memantau kepatuhan free float dan potensi aksi korporasi yang dapat mempengaruhi struktur permodalan di masa depan.

---

## IBOS

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi 31 Agustus 2026. Laporan ini mencakup komposisi pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi, komisaris, pemegang saham >=5%, dan rekapitulasi kepemilikan. Teridentifikasi perubahan jumlah saham PT Goldman Investindo Sedaya dari 3.435.875.937 menjadi 3.835.875.937 saham (kenaikan 400.000.000 saham), yang meningkatkan kepemilikannya dari 42,6% menjadi 47,56%. Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar (8.065.789.529 saham) atau treasury stock (0 saham).

### Material changes

- Laporan bulanan posisi 31 Agustus 2026, disampaikan 10 September 2026.
- Jumlah saham beredar: 8.065.789.529 saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- PT Goldman Investindo Sedaya: kepemilikan naik dari 3.435.875.937 saham (42,6%) menjadi 3.835.875.937 saham (47,56%).
- PT Nuansa Kencono Abadi: 823.382.224 saham (10,21%), tidak berubah.
- PT Alqhaisar Sukses Abadi: 474.923.704 saham (5,89%), tidak berubah.
- PT Kreasi Global Energi: 13.377.778 saham (0,17%), tidak berubah.
- Treasury stock: 0 saham (tidak berubah).
- Free float: 34,39% (bulan ini) vs 39,35% (bulan sebelumnya), menurun 4,96 poin persentase.
- Pemegang saham pengendali: PT Goldman Investindo Sedaya (Edi Nugroho sebagai pemilik manfaat akhir).
- Kepemilikan direksi dan komisaris: Nita Fredrika (Komisaris Utama) 0,00%; Teddy Verian Salim (Komisaris) 30.000 saham (0,00%); Lie Kienata (Komisaris Independen) 0,00%; Edi Nugroho (Direktur Utama) 0,00%; Eka Rudi Afriawan (Direktur Operasional) 0,00%; Nurlisawati (Direktur Keuangan) 0,00%.
- Pemegang saham >=5%: PT Alqhaisar Sukses Abadi (5,89%), PT Goldman Investindo Sedaya (47,56%), PT Nuansa Kencono Abadi (10,21%).
- Penerima manfaat akhir: PT Goldman Investindo Sedaya -> Edi Nugroho (pengendali); PT Nuansa Kencono Abadi -> Eny Astuti; PT Alqhaisar Sukses Abadi -> Novita; PT Faribas Sinergi Investama -> Baskoro Herlambang; PT Kreasi Global Energi -> Winda Lorita.

### Key financial figures

- **Jumlah saham beredar:** 8.065.789.529 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Goldman Investindo Sedaya:** 3.835.875.937 saham (47,56%) (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Goldman Investindo Sedaya (bulan sebelumnya):** 3.435.875.937 saham (42,6%) (31 Juli 2026)
- **Free float:** 34,39% (31 Agustus 2026)
- **Free float (bulan sebelumnya):** 39,35% (31 Juli 2026)
- **Treasury stock:** 0 saham (31 Agustus 2026)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali: PT Goldman Investindo Sedaya tetap sebagai pengendali dengan Edi Nugroho sebagai pemilik manfaat akhir.
- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi pada laporan ini.

### Capital structure

- Kenaikan kepemilikan PT Goldman Investindo Sedaya sebesar 400.000.000 saham (dari 3.435.875.937 menjadi 3.835.875.937 saham), yang meningkatkan persentasenya dari 42,6% menjadi 47,56%.
- Penurunan free float dari 39,35% menjadi 34,39% sejalan dengan kenaikan kepemilikan pengendali.
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar atau treasury stock.

### Analytical scenarios

- **Sumber kenaikan kepemilikan** [analyst_hypothesis, low]: Kenaikan kepemilikan PT Goldman Investindo Sedaya sebesar 400 juta saham kemungkinan berasal dari pembelian saham di pasar atau transfer dari pemegang saham lain, namun sumber dana dan mekanisme transaksi tidak diungkapkan dalam laporan ini.
  - Basis: Perubahan jumlah saham tercatat pada laporan komposisi pemegang saham.; Tidak ada informasi transaksi atau sumber dana dalam dokumen.
  - Assumptions: Kenaikan tersebut bukan berasal dari penerbitan saham baru karena jumlah saham beredar tidak berubah.
  - Caveats: Laporan bulanan tidak mewajibkan pengungkapan sumber dana atau detail transaksi.; Perubahan bisa juga berasal dari transfer antar pemegang saham yang tidak tercatat sebagai aksi korporasi.

### Risks / uncertainties

- Kenaikan kepemilikan pengendali dan penurunan free float dapat mengurangi jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan publik, berpotensi mempengaruhi likuiditas saham.
- Tidak ada informasi mengenai penyebab perubahan kepemilikan; hal ini dapat menimbulkan ketidakpastian bagi investor.
- Laporan ini tidak mengungkapkan apakah perubahan kepemilikan telah memenuhi kewajiban pelaporan sesuai peraturan yang berlaku.

### Items to monitor

- Perubahan kepemilikan pengendali dapat mempengaruhi persepsi investor terhadap tata kelola dan struktur kepemilikan perusahaan.
- Penurunan free float dapat berdampak pada likuiditas perdagangan saham IBOS.
- Investor perlu memantau pengumuman selanjutnya untuk memahami penyebab perubahan kepemilikan.

---

## IBST

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 2

### Overview

Pada 10 September 2026, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) menyampaikan dua pengumuman: (1) perubahan Anggaran Dasar (AD) yang telah disetujui Menteri Hukum, dan (2) laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026. Perubahan AD mencakup penyesuaian KBLI 2025 dan perluasan kegiatan usaha, serta mengungkapkan rencana go private melalui Voluntary Tender Offer (VTO) oleh PT Iforte Solusi Infotek dan delisting dari BEI yang telah disetujui RUPSLB 5 Juni 2026. Laporan bulanan menunjukkan kepemilikan PT Iforte Solusi Infotek mencapai 99,96% (1.350.394.896 saham), dengan free float hanya 0,04% (510.031 saham). Kedua pengumuman ini penting karena menandakan transisi IBST menuju perusahaan tertutup, yang berpotensi mengakhiri status pencatatan sahamnya di bursa.

### Material changes

- Perubahan Anggaran Dasar Pasal 3 (maksud, tujuan, kegiatan usaha) dengan penyesuaian KBLI 2025 dan perluasan kegiatan usaha.
- Rencana go private melalui VTO oleh PT Iforte Solusi Infotek dan delisting dari BEI, disetujui RUPSLB 5 Juni 2026.
- Perubahan seluruh AD sehubungan dengan go private, termasuk penyesuaian nama Perseroan (rincian belum diungkapkan).
- Kepemilikan PT Iforte Solusi Infotek meningkat dari 99,95% menjadi 99,96% (kenaikan 140.801 saham) per 31 Agustus 2026.

### Key financial figures

- **total_saham_ditempatkan_dan_disetor_penuh:** 1.350.904.927 saham (2026-08-31)
- **kepemilikan_iforte_solusi_infotek:** 1.350.394.896 saham (99,96%) (2026-08-31)
- **free_float:** 510.031 saham (0,04%) (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_kurang_dari_5%:** 510.031 saham (0,04%) (2026-08-31)
- **total_saham_independen:** 650.832 saham (2026-06-05)
- **saham_independen_hadir:** 334.680 saham (2026-06-05)
- **persentase_kehadiran_independen:** 51,42% (2026-06-05)
- **total_saham_berhak_suara:** 1.350.904.927 saham (2026-06-05)
- **saham_hadir_mata_acara_2_dan_3:** 1.350.588.175 saham (2026-06-05)
- **persentase_kehadiran_mata_acara_2_dan_3:** 99,98% (2026-06-05)
- **suara_setuju_mata_acara_1:** 334.080 suara (2026-06-05)
- **suara_tidak_setuju_mata_acara_1:** 600 suara (2026-06-05)
- **suara_abstain_mata_acara_1:** 300 suara (2026-06-05)
- **persentase_setuju_mata_acara_1:** 51,33% (2026-06-05)
- **suara_setuju_mata_acara_2:** 1.350.587.875 suara (2026-06-05)
- **suara_tidak_setuju_mata_acara_2:** 600 suara (2026-06-05)
- **suara_abstain_mata_acara_2:** 300 suara (2026-06-05)
- **total_suara_setuju_mata_acara_2:** 1.350.588.175 suara (2026-06-05)
- **persentase_setuju_mata_acara_2:** 99,99% (2026-06-05)
- **suara_setuju_mata_acara_3:** 1.350.587.875 suara (2026-06-05)
- **suara_tidak_setuju_mata_acara_3:** 600 suara (2026-06-05)
- **suara_abstain_mata_acara_3:** 300 suara (2026-06-05)
- **total_suara_setuju_mata_acara_3:** 1.350.588.175 suara (2026-06-05)
- **persentase_setuju_mata_acara_3:** 99,99% (2026-06-05)
- **kepemilikan_iforte_bulan_sebelumnya:** 1.350.254.095 saham (99,95%) (2026-07-31)
- **saham_pemegang_saham_kurang_dari_5%_bulan_sebelumnya:** 650.832 saham (0,05%) (2026-07-31)
- **treasury_stock:** 0 saham (2026-08-31)
- **pemodal_nasional:** 1.350.559.727 saham (99,974%) (2026-08-31)
- **pemodal_asing:** 164.822 saham (0,012%) (2026-08-31)
- **jumlah_pemilik_efek:** 297 (2026-08-31)

### Corporate actions

- Perubahan Anggaran Dasar (Pasal 3) untuk penyesuaian KBLI 2025
- Go private melalui Voluntary Tender Offer (VTO) oleh PT Iforte Solusi Infotek
- Delisting saham dari Bursa Efek Indonesia
- Perubahan seluruh Anggaran Dasar sehubungan dengan go private dan delisting, termasuk penyesuaian nama Perseroan

### Expansion projects

- Penambahan kegiatan usaha 'Aktivitas Real Estate (Bangunan dan Lahan) Nonhunian Lainnya Milik Sendiri atau Sewa' (KBLI 68129), yang mencakup potensi pengembangan data center.
- Penambahan kegiatan usaha 'Aktivitas Konsultasi Manajemen dan Bisnis Lainnya' (KBLI 70209).
- Perluasan cakupan kegiatan usaha pada Pasal 3 ayat 2, termasuk penyewaan atap bangunan untuk panel surya dan pengolahan data menggunakan blockchain.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengurus; seluruh direksi dan komisaris hadir dan tetap menjabat pada RUPSLB 5 Juni 2026.

### Capital structure

- Total saham dengan hak suara: 1.350.904.927 saham.
- Pemegang saham independen memiliki 650.832 saham (berdasarkan kehadiran).
- VTO oleh PT Iforte Solusi Infotek akan membeli saham publik sebagai bagian dari go private.
- Kepemilikan PT Iforte Solusi Infotek meningkat dari 99,95% menjadi 99,96% (kenaikan 140.801 saham) per 31 Agustus 2026.
- Free float turun dari 650.832 saham (0,05%) menjadi 510.031 saham (0,04%).
- Treasury stock tetap 0 saham.

### Listing / regulatory

- Persetujuan delisting dari BEI dalam RUPSLB 5 Juni 2026.
- Perubahan status menjadi perusahaan tertutup (go private).
- Penyesuaian kegiatan usaha dengan KBLI 2025.
- Pelaporan perubahan AD sesuai POJK No. 31/POJK.04/2015, POJK No. 45 Tahun 2024, dan Keputusan Direksi BEI No. Kep-00087/BEI/12-2025.

### Analytical scenarios

- **Persetujuan go private dan delisting** [explicit_fact, high]: RUPSLB 5 Juni 2026 menyetujui rencana go private melalui VTO oleh PT Iforte Solusi Infotek dan delisting dari BEI.
  - Basis: Keputusan mata acara pertama RUPSLB
- **Dampak perubahan AD** [explicit_fact, high]: Perusahaan menyatakan dampak perubahan AD tidak material terhadap kegiatan operasional, hukum, keuangan, dan kelangsungan usaha.
  - Basis: Pernyataan pada bagian 4 laporan informasi material
- **Kepemilikan mayoritas** [explicit_fact, high]: PT Iforte Solusi Infotek memiliki 1.350.394.896 saham (99,96%) per 31 Agustus 2026.
  - Basis: Laporan bulanan registrasi pemegang efek
- **Persentase suara setuju mata acara 1** [derived_calculation, high]: Total suara setuju 334.080 dibagi total saham independen 650.832 = 51,33% (sesuai dokumen).
  - Basis: Angka suara setuju dan total saham independen
  - Assumptions: Total saham independen adalah 650.832
- **Persentase suara setuju mata acara 2 dan 3** [derived_calculation, medium]: Total suara setuju 1.350.588.175 dibagi total saham berhak suara 1.350.904.927 = 99,98% (dokumen menyebut 99,99% dari suara yang dikeluarkan sah).
  - Basis: Angka suara setuju dan total saham
  - Assumptions: Total suara yang dikeluarkan sah sama dengan total saham hadir
  - Caveats: Dokumen menyebut 99,99% dari suara yang dikeluarkan sah, bukan dari total saham
- **Perubahan kepemilikan Iforte** [derived_calculation, high]: Kenaikan kepemilikan Iforte sebesar 140.801 saham (1.350.394.896 - 1.350.254.095) dan penurunan saham <5% sebesar 140.801 saham (650.832 - 510.031).
  - Basis: Angka kepemilikan bulan ini dan bulan sebelumnya
  - Assumptions: Tidak ada penerbitan saham baru atau treasury stock
- **Motivasi go private** [analyst_hypothesis, low]: Go private kemungkinan bertujuan untuk mengurangi biaya kepatuhan sebagai perusahaan publik dan memberikan fleksibilitas pengambilan keputusan, namun belum dikonfirmasi.
  - Basis: Keputusan go private dan delisting
  - Assumptions: Manajemen mencari efisiensi
  - Caveats: Tidak ada pernyataan resmi mengenai alasan
- **Arah strategis perubahan kegiatan usaha** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan KBLI mengindikasikan potensi pergeseran fokus bisnis ke arah pengelolaan infrastruktur digital (data center) dan konsultasi, namun belum ada konfirmasi lebih lanjut.
  - Basis: Penambahan KBLI 68129 yang mencakup data center dan KBLI 70209 untuk konsultasi manajemen
  - Assumptions: Perubahan KBLI mencerminkan rencana ekspansi usaha
  - Caveats: Belum ada pengumuman resmi mengenai strategi perusahaan
- **Perubahan kepemilikan saham** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan jumlah saham pada pemegang saham >=5% dan <5% sebesar 140.801 saham dapat mengindikasikan adanya transaksi jual/beli saham di pasar, namun tidak ada informasi rinci mengenai pihak atau tanggal transaksi dalam laporan.
  - Basis: Perubahan jumlah saham pada kategori pemegang saham >=5% dan <5% sebesar 140.801 saham.
  - Assumptions: Perubahan tersebut berasal dari transaksi pasar, bukan dari penerbitan saham baru atau pembelian kembali saham.
  - Caveats: Laporan tidak menyediakan rincian transaksi atau identitas pihak yang terlibat.; Perubahan ini tidak mempengaruhi total saham beredar.

### Risks / uncertainties

- Pelaksanaan VTO dan delisting masih memerlukan persetujuan OJK dan BEI.
- Harga VTO belum diungkapkan dalam dokumen.
- Perubahan nama perusahaan belum diumumkan.
- Efektivitas perubahan KBLI bergantung pada implementasi database instansi berwenang.
- Rincian perubahan AD dan dampaknya belum diungkapkan dalam dokumen utama; hanya merujuk pada lampiran.
- Free float sangat rendah (0,04%) dapat mempengaruhi likuiditas saham.

### Items to monitor

- Harga VTO dan jadwal pelaksanaan VTO/delisting.
- Persetujuan OJK dan BEI untuk VTO dan delisting.
- Rincian perubahan nama perusahaan.
- Implementasi KBLI baru dan dampaknya terhadap operasional.
- Perubahan kepemilikan saham lebih lanjut, terutama jika free float terus menurun.
- Pengumuman resmi mengenai strategi perusahaan pasca go private.

---

## ICBP

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

Laporan bulanan registrasi pemegang efek ICBP per akhir Agustus 2026 menunjukkan tidak ada perubahan material dalam struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, atau free float dibandingkan bulan sebelumnya. Total saham beredar tetap 11.661.908.000 lembar, dengan kepemilikan pengendali 80,53% dan free float 19,47%. Tidak ada transaksi treasury stock atau perubahan susunan direksi/komisaris yang teridentifikasi.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek per akhir Agustus 2026, diumumkan 10 September 2026.
- Total saham beredar: 11.661.908.000 lembar, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan pengendali (PT Indofood Sukses Makmur Tbk): 80,53% atau 9.391.678.000 lembar, tidak berubah.
- Free float: 19,47% atau 2.270.228.192 lembar, tidak berubah.
- Tidak ada treasury stock (0 lembar) pada bulan ini maupun sebelumnya.
- Tidak ada perubahan dalam jumlah saham yang dimiliki oleh direksi, komisaris, atau afiliasi (0 lembar).
- Tidak ada perubahan dalam kepemilikan saham oleh pihak pengendali atau entitas anak.
- Tidak ada perubahan dalam klasifikasi investor (scripless vs scrip) yang material.
- Tidak ada perubahan dalam jumlah pemegang saham (46 pemegang saham) dibandingkan bulan sebelumnya.
- Tidak ada transaksi pembelian kembali saham atau penerbitan saham baru yang dilaporkan.
- Tidak ada perubahan dalam susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Laporan ini disusun berdasarkan data KSEI dan mencakup informasi kepemilikan manfaat (beneficial ownership) sesuai ketentuan.

### Key financial figures

- **Total saham beredar:** 11.661.908.000 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan pengendali (PT Indofood Sukses Makmur Tbk):** 9.391.678.000 lembar (80,53%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Free float:** 2.270.228.192 lembar (19,47%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Treasury stock:** 0 lembar (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Saham dimiliki direksi/komisaris/afiliasi:** 0 lembar (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah pemegang saham:** 46 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Saham non-warkat (scripless):** 11.661.908.000 lembar (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Saham warkat (scrip):** 0 lembar (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))

### Analytical scenarios

- **Stabilitas struktur pemegang saham** [analyst_hypothesis, medium]: Tidak ada perubahan dalam kepemilikan pengendali, free float, atau total saham beredar menunjukkan tidak ada aktivitas perubahan struktur modal yang signifikan pada periode laporan. Namun, laporan ini hanya mencakup data posisi akhir bulan dan tidak mencakup transaksi yang mungkin terjadi di luar periode tersebut.
  - Basis: Perbandingan data bulan ini dan sebelumnya pada laporan
  - Assumptions: Data yang disajikan akurat dan lengkap sesuai ketentuan pelaporan
  - Caveats: Laporan bulanan tidak mencakup transaksi yang terjadi setelah tanggal posisi; Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI mungkin tidak mencerminkan kepemilikan manfaat akhir

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini, namun perlu dipantau perubahan kepemilikan di luar periode laporan.
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI dapat berubah dan mempengaruhi perhitungan free float di masa mendatang.

### Items to monitor

- Struktur kepemilikan yang stabil dapat menjadi indikasi tidak adanya perubahan pengendalian atau aksi korporasi yang mempengaruhi komposisi saham.
- Free float yang stabil di atas 19% mendukung likuiditas perdagangan saham di bursa.

---

## IDEA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) mengumumkan perubahan Corporate Secretary dari Yusuf Nur Fauzan menjadi Nurul Hidayati, efektif 10 September 2026. Perubahan ini didasarkan pada Surat Keputusan Direksi No. 04/AG/SK-DIR/IIA/IX/2026 tanggal 10 September 2026, yang menggantikan SK sebelumnya No. 03/AG/SK-DIR/IIA/VI/2025 tanggal 26 Juni 2025. Alamat, telepon, dan email Corporate Secretary tidak berubah. Pengumuman ini merupakan pengumuman awal dan tidak terkait dengan aksi korporasi, ekspansi, pendanaan, atau perubahan struktur modal.

### Material changes

- Perubahan Corporate Secretary dari Yusuf Nur Fauzan menjadi Nurul Hidayati, efektif 10 September 2026.
- Pengangkatan Nurul Hidayati sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 04/AG/SK-DIR/IIA/IX/2026 tanggal 10 September 2026.
- SK No. 04/AG/SK-DIR/IIA/IX/2026 menggantikan SK No. 03/AG/SK-DIR/IIA/VI/2025 tanggal 26 Juni 2025.
- Alamat Corporate Secretary: Jl Warung Sila No. 1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan (tidak berubah).
- Telepon: (021) 7872288 (tidak berubah).
- Email: corsec@ideaindonesia.com (tidak berubah).
- Pengumuman bernomor 01.201/AG/Spem/IIA/IX/2026, dikirim oleh Yusuf Nur Fauzan selaku Corsec pada 10-09-2026 19:02.
- Lampiran: Surat Pengantar Perubahan Corsec.pdf dan SK Pengangkatan Sekretaris Perusahaan (Corsec).pdf.
- Pemberitahuan kepada OJK merujuk pada Pasal 10 ayat 1 dan 2 Peraturan OJK No.35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
- SK ditandatangani oleh Direktur Utama Eko Desriyanto dan Direktur Yusuf Nur Fauzan.
- Dasar hukum SK meliputi POJK No. 35/2014, Peraturan BEI No. I-A (Kep-00045/BEI/03-2026) dan Peraturan No. I-V (Kep-00104/BEI/07-2023).
- Informasi pengangkatan telah dimuat di situs web Perseroan pada tanggal 10 September 2026.

### Management / control changes

- Perubahan Corporate Secretary dari Yusuf Nur Fauzan menjadi Nurul Hidayati, efektif 10 September 2026.

### Listing / regulatory

- Pemberitahuan kepada OJK terkait pengangkatan Sekretaris Perusahaan, sesuai POJK No.35/POJK.04/2014.

### Analytical scenarios

- **Perubahan Corporate Secretary** [explicit_fact, high]: Dokumen mengumumkan penggantian Corporate Secretary dari Yusuf Nur Fauzan menjadi Nurul Hidayati, efektif 10 September 2026.
  - Basis: Tabel 'Jenis Baru Lama' pada halaman 1 dan 2 dokumen utama.; SK Direksi No. 04/AG/SK-DIR/IIA/IX/2026.
- **Kontinuitas kontak** [explicit_fact, high]: Alamat, telepon, dan email Corporate Secretary tidak berubah setelah pergantian.
  - Basis: Perbandingan kolom 'Baru' dan 'Lama' pada tabel dokumen utama.
- **Penggantian keputusan sebelumnya** [explicit_fact, high]: SK Direksi No. 04/AG/SK-DIR/IIA/IX/2026 menggantikan SK No. 03/AG/SK-DIR/IIA/VI/2025 tanggal 26 Juni 2025, yang menunjukkan perubahan pengangkatan sekretaris perusahaan.
  - Basis: SK No. 03/AG/SK-DIR/IIA/VI/2025 tanggal 26 Juni 2025
- **Alasan perubahan** [analyst_hypothesis, low]: Alasan pergantian tidak disebutkan dalam dokumen; mungkin karena rotasi internal atau alasan pribadi, namun tidak dapat dipastikan.
  - Basis: Tidak ada penjelasan alasan dalam pengumuman.
  - Assumptions: Perubahan tersebut merupakan keputusan manajemen.
  - Caveats: Tidak ada informasi tambahan dari sumber lain.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai alasan perubahan Corporate Secretary.
- Tidak ada detail mengenai kualifikasi atau pengalaman Corporate Secretary baru.
- Tidak ada informasi mengenai dampak operasional atau strategis dari perubahan ini.

---

## IKAI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material dalam struktur kepemilikan saham: jumlah saham beredar tetap 13.305.799.387 saham, treasury stock nihil, dan pemegang saham pengendali (PT Finix Bangun Indonesia) tetap memiliki 2.572.878.610 saham (19,337%). Terjadi perpindahan kepemilikan kecil antara pemodal asing dan lokal (1.500.000 saham) yang tidak mengubah struktur pengendalian. Tidak ada perubahan direksi, komisaris, atau kebijakan dividen yang dilaporkan.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk posisi 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Ficomindo Buana Registrar.
- Jumlah saham beredar (modal disetor) tetap 13.305.799.387 saham, tidak berubah dari bulan-bulan sebelumnya (Januari–Agustus 2026).
- Treasury stock: 0 saham (0%) pada posisi 31 Agustus 2026.
- Pemegang saham dengan kepemilikan >5%: hanya 1 pihak, yaitu PT Finix Bangun Indonesia, dengan 2.572.878.610 saham (19,337%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan <5%: 11.462 pemegang dengan total 10.732.920.777 saham (80,663%).
- Komposisi pemegang saham: pemodal nasional 13.124.510.783 saham (98,638%) dan pemodal asing 181.288.604 saham (1,362%).
- Perpindahan kepemilikan antara pemodal asing dan lokal: pemodal asing turun 1.500.000 saham (dari 182.788.604 menjadi 181.288.604), pemodal lokal naik 1.500.000 saham (dari 13.123.010.783 menjadi 13.124.510.783).
- Jumlah pemegang saham per 31 Agustus 2026: 11.463 (turun dari 11.486 pada Juli 2026).
- Tidak ada perubahan dalam jumlah saham beredar, treasury stock, atau pemegang saham pengendali selama periode Januari–Agustus 2026.
- Laporan mencantumkan nama direksi dan komisaris: Firza Adi Ghazfan Wibowo (Direksi), Daniel William Bernardus Djonoputro (Direksi), Desra Emirza (Komisaris), Eduard Tedjodiningrat (Komisaris), Brotoasmoro (Komisaris).

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan dalam susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Tidak ada perubahan dalam pemegang saham pengendali; PT Finix Bangun Indonesia tetap sebagai pemegang saham utama dengan 19,337% saham.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar; tetap 13.305.799.387 saham.
- Tidak ada treasury stock (0 saham).
- Tidak ada aksi korporasi seperti penerbitan saham baru, pembelian kembali, atau pemecahan saham yang dilaporkan.

### Listing / regulatory

- Laporan disampaikan sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia, namun tidak ada indikasi pelanggaran atau sanksi yang disebutkan.

### Analytical scenarios

- **Perpindahan kepemilikan asing ke lokal** [analyst_hypothesis, medium]: Penurunan 1.500.000 saham pada pemodal asing dan kenaikan yang sama pada pemodal lokal menunjukkan adanya transaksi jual-beli di pasar sekunder, namun tidak mempengaruhi struktur pengendalian karena jumlahnya relatif kecil (sekitar 0,011% dari total saham).
  - Basis: Laporan kegiatan registrasi saham menunjukkan perubahan kepemilikan asing dari 182.788.604 menjadi 181.288.604 saham, dan lokal dari 13.123.010.783 menjadi 13.124.510.783 saham.
  - Assumptions: Perubahan tersebut berasal dari transaksi pasar, bukan dari penerbitan saham baru atau pembelian kembali.
  - Caveats: Tidak ada rincian pihak atau tanggal transaksi dalam laporan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Struktur kepemilikan stabil, tidak ada perubahan signifikan dalam jumlah pemegang saham atau kepemilikan pengendali.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material yang mempengaruhi valuasi atau prospek perusahaan. Investor mungkin memantau tren penurunan jumlah pemegang saham (dari 13.824 di Januari menjadi 11.462 di Agustus 2026) sebagai indikasi konsolidasi kepemilikan, namun hal ini tidak berdampak langsung pada operasional.

---

## INAF

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Indofarma Tbk (INAF) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan jumlah saham beredar, komposisi pemegang saham pengendali, atau jumlah saham treasuri dibandingkan bulan sebelumnya. Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi. Tidak ada indikasi perubahan material pada struktur permodalan atau kepemilikan saham berdasarkan evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode posisi 31 Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 0880/DIR/IX/2026, diumumkan pada 10 September 2026.
- Total saham beredar (jumlah saham) pada bulan ini dan bulan sebelumnya adalah 3.099.267.499 saham (tidak berubah).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris (gabungan) adalah 0% pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Afiliasi Pengendali adalah 0% pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Pengendali (ultimate) adalah 0% pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Jumlah saham treasuri (treasury stock) adalah 0 saham pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Free float berdasarkan laporan adalah 5,59% (173.359.900 saham) pada bulan ini dan bulan sebelumnya, tidak berubah.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: PT Bio Farma (Persero) dengan 2.499.999.999 saham (80,664%), PT Asabri (Persero) dengan 425.907.600 saham (13,742%), dan Agus Prazos dengan 173.359.900 saham (5,594%). Tidak ada perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham (SID) tercatat 8.402 pada bulan ini dan bulan sebelumnya, tidak berubah.
- Laporan ditandatangani oleh Hilda (Approver) pada 10-09-2026, mewakili PT Indofarma Tbk.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan Direksi atau Komisaris yang teridentifikasi dalam laporan ini.
- Tidak ada perubahan pemegang saham pengendali atau afiliasi pengendali yang teridentifikasi.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar, saham treasuri, atau komposisi pemegang saham utama yang teridentifikasi dalam laporan ini.

### Listing / regulatory

- Tidak ada perubahan status pencatatan atau suspensi yang teridentifikasi dalam laporan ini.

### Analytical scenarios

- **Persentase kepemilikan saham** [derived_calculation, high]: Persentase kepemilikan dihitung dari jumlah saham dibagi total saham beredar (3.099.267.499). PT Bio Farma: 2.499.999.999 / 3.099.267.499 = 80,664%. PT Asabri: 425.907.600 / 3.099.267.499 = 13,742%. Agus Prazos: 173.359.900 / 3.099.267.499 = 5,594%. Angka-angka ini sesuai dengan yang dilaporkan.
  - Basis: Jumlah saham masing-masing pihak dan total saham beredar dari laporan.
  - Assumptions: Total saham beredar adalah 3.099.267.499 saham.
- **Free float** [derived_calculation, medium]: Free float dilaporkan sebesar 5,59% atau 173.359.900 saham. Jumlah ini sama dengan kepemilikan Agus Prazos, yang merupakan pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih. Namun, definisi free float menurut peraturan IDX tidak mencakup saham yang dimiliki oleh pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih. Oleh karena itu, terdapat ketidaksesuaian antara jumlah free float yang dilaporkan dan definisi peraturan. Ini mungkin merupakan kesalahan pelaporan atau interpretasi yang berbeda.
  - Basis: Laporan menyatakan free float 5,59% (173.359.900 saham).; Agus Prazos memiliki 173.359.900 saham (5,594%).
  - Assumptions: Definisi free float mengikuti peraturan IDX yang mengecualikan pemegang saham 5% atau lebih.
  - Caveats: Kemungkinan kesalahan pelaporan atau perbedaan interpretasi definisi free float.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Terdapat potensi ketidaksesuaian antara free float yang dilaporkan dengan definisi peraturan IDX, yang dapat menjadi perhatian bagi investor.

### Items to monitor

- Laporan ini menunjukkan stabilitas struktur kepemilikan saham dan tidak ada perubahan material yang teridentifikasi.
- Investor perlu memperhatikan potensi ketidaksesuaian free float yang dilaporkan dengan definisi peraturan, yang dapat mempengaruhi perhitungan free float sebenarnya.

---

## INDF

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

Laporan bulanan registrasi pemegang efek INDF per akhir Agustus 2026 menunjukkan tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float. Jumlah saham beredar tetap 8.780.426.500, kepemilikan pengendali (First Pacific) 50,07%, dan free float 48,49% (naik tipis dari 48,41% bulan sebelumnya). Tidak ada transaksi atau aksi korporasi lain yang dilaporkan.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek per akhir Agustus 2026 (tanggal laporan 10 September 2026).
- Jumlah saham beredar: 8.780.426.500 saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Kepemilikan pengendali: First Pacific Company Limited (Hong Kong) memiliki 4.396.103.450 saham atau 50,07% (tidak berubah).
- Kepemilikan direksi dan komisaris: Taufik Wiraatmadja (Komisaris) memiliki 1.329.770 saham (0,02%), Franciscus Anthoni (Direksi) memiliki 50.000 saham (0,00%), Salim (Direksi) memiliki 250 saham (0,00%). Tidak ada perubahan dari bulan sebelumnya.
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada).
- Free float: 48,49% (4.257.406.629 saham) pada bulan ini, naik dari 48,41% (4.250.873.686 saham) bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar, kepemilikan pengendali, atau kepemilikan direksi/komisaris.
- Tidak ada transaksi treasury stock atau perubahan struktur modal yang dilaporkan.
- Tidak ada perubahan pengurus atau pengendali yang dilaporkan.
- Tidak ada transaksi aset, perubahan status pencatatan, atau suspensi yang disebutkan.

### Analytical scenarios

- **Kenaikan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Kenaikan free float dari 48,41% menjadi 48,49% (selisih 6.532.943 saham) kemungkinan disebabkan oleh transaksi jual-beli saham di pasar sekunder oleh pemegang saham non-pengendali, bukan oleh aksi korporasi emiten. Tidak ada bukti emiten menerbitkan saham baru atau menjual treasury stock.
  - Basis: Jumlah saham beredar tetap 8.780.426.500, tidak ada perubahan struktur modal.; Kepemilikan pengendali dan direksi/komisaris tidak berubah.; Treasury stock tetap 0.
  - Assumptions: Perubahan free float berasal dari perpindahan kepemilikan antar investor di pasar sekunder.
  - Caveats: Penyebab pasti perubahan free float tidak dijelaskan dalam laporan.; Data klasifikasi investor dari KSEI mungkin memiliki ketidakakuratan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Perubahan free float yang kecil (0,08%) tidak dianggap material.
- Laporan menyatakan bahwa klasifikasi investor berdasarkan data KSEI mungkin tidak akurat, yang dapat mempengaruhi perhitungan free float.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material pada struktur kepemilikan atau modal yang mempengaruhi valuasi atau prospek jangka pendek.
- Kenaikan free float tipis dapat meningkatkan likuiditas saham secara marginal, namun dampaknya tidak signifikan.
- Stabilitas kepemilikan pengendali dan tidak adanya aksi korporasi menunjukkan tidak ada katalis baru dari sisi struktur modal.

---

## INDY

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Indika Energy Tbk (INDY) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 melalui Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan adanya aksi korporasi, perubahan struktur modal, perubahan pengurus/pengendali, atau transaksi material. Total saham tercatat stabil di 5.210.192.000 lembar, dengan free float 27,72% (naik tipis dari 27,7% bulan sebelumnya). Pemegang saham utama tetap PT Indika Energy Investindo (37,789%) dan PT Resources Inti Teladan (28,083%). Tidak ada suspensi atau perubahan status pencatatan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom.
- Total saham tercatat: 5.210.192.000 lembar (bulan ini) dan 5.210.192.000 lembar (bulan sebelumnya).
- Free float: 27,72% (bulan ini) dan 27,7% (bulan sebelumnya).
- Pemegang saham utama (5% atau lebih): PT Indika Energy Investindo dengan kepemilikan 37,789% (1.968.882.699 lembar).
- Pemegang saham utama (5% atau lebih): PT Resources Inti Teladan dengan kepemilikan 28,083% (1.463.155.591 lembar).
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris: tidak ada perubahan signifikan; rincian per individu tidak diungkapkan secara jelas.
- Tidak ada perubahan struktur modal, aksi korporasi, atau transaksi material yang dilaporkan dalam laporan ini.
- Laporan menyatakan bahwa informasi yang disajikan benar dan lengkap, sesuai dengan Peraturan Bursa Efek Indonesia.
- Tidak ada suspensi atau perubahan status pencatatan yang disebutkan.
- Tidak ada informasi mengenai rights issue, saham bonus, atau buyback pada periode ini.

### Key financial figures

- **total_saham_tercatat:** 5.210.192.000 (2026-08-31)
- **total_saham_tercatat_sebelumnya:** 5.210.192.000 (2026-07-31)
- **free_float_persen:** 27.72 (2026-08-31)
- **free_float_persen_sebelumnya:** 27.7 (2026-07-31)
- **saham_pemegang_saham_utama_pt_indika_energy_investindo:** 1.968.882.699 (2026-08-31)
- **persentase_kepemilikan_pt_indika_energy_investindo:** 37.789 (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_utama_pt_resources_inti_teladan:** 1.463.155.591 (2026-08-31)
- **persentase_kepemilikan_pt_resources_inti_teladan:** 28.083 (2026-08-31)
- **saham_treasuri:** 0 (2026-08-31)
- **saham_warkat:** 1.487.697.200 (2026-08-31)
- **saham_scripless:** 3.722.494.800 (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_kurang_dari_5_persen:** 1.487.697.200 (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_5_persen_atau_lebih:** 3.722.494.800 (2026-08-31)
- **saham_direksi_dan_komisaris:** 10.156.000 (2026-08-31)
- **saham_afiliasi_pengendali:** 4.775.280 (2026-08-31)
- **saham_pengendali_lainnya:** 1.208.000 (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_utama_lainnya:** 265.408.700 (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_utama_lainnya_2:** 200.000 (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_utama_lainnya_3:** 1.512.745.000 (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_utama_lainnya_4:** 17.547.280 (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_utama_lainnya_5:** 40.109.100 (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_utama_lainnya_6:** 1.613.000 (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_utama_lainnya_7:** 7.500.000 (2026-08-31)
- **saham_pemegang_saham_utama_lainnya_8:** 1.284.150 (2026-08-31)
- **modal_dasar:** 17.000.000.000 (2026-08-31)
- **modal_ditempatkan_dan_disetor:** 5.210.152.000 (2026-08-31)
- **jumlah_pemegang_saham_total:** 20.954 (2026-08-31)
- **jumlah_saham_publik_free_float:** 2.505.215.020 (2026-08-31)
- **persentase_free_float:** 48.09 (2026-08-31)

### Capital structure

- Kepemilikan PT Indika Energy Investindo: 37,789% (1.968.882.699 saham)
- Kepemilikan PT Resources Inti Teladan: 28,083% (1.463.155.591 saham)
- Free float: 27,72% (bulan ini) vs 27,7% (bulan sebelumnya)
- Total saham tercatat: 5.210.192.000 lembar
- Modal dasar: 17.000.000.000 saham
- Modal ditempatkan dan disetor: 5.210.152.000 saham
- Saham treasury: 0
- Saham publik (free float): 2.505.215.020 saham (48,09%)

### Listing / regulatory

- Laporan ini disusun sebagai lampiran PMK No. 40 Tahun 2023, yang mengatur syarat penurunan tarif pajak penghasilan.
- Syarat PMK 40/2023: minimal 40% saham dicatatkan di bursa, dimiliki oleh minimal 300 pihak, masing-masing < 5%, dan tidak dimiliki oleh pengendali/utama, serta dipenuhi minimal 183 hari kalender dalam satu tahun pajak.

### Analytical scenarios

- **Kepemilikan saham utama** [explicit_fact, high]: PT Indika Energy Investindo dan PT Resources Inti Teladan masing-masing memiliki 37,789% dan 28,083% saham INDY, total 65,872%.
  - Basis: Angka kepemilikan langsung dari laporan
- **Total kepemilikan pemegang saham utama** [derived_calculation, high]: Total kepemilikan dua pemegang saham utama = 37,789% + 28,083% = 65,872%.
  - Basis: Persentase kepemilikan dari laporan
  - Assumptions: Tidak ada pemegang saham utama lain yang tercatat
- **Saham non-warkat** [derived_calculation, high]: Saham non-warkat (scripless) = total saham - saham warkat = 5.210.192.000 - 1.487.697.200 = 3.722.494.800 lembar.
  - Basis: Total saham dan saham warkat dari laporan
- **Saham publik (free float)** [derived_calculation, high]: Free float 27,72% dari total saham = 0,2772 * 5.210.192.000 = 1.444.487.470 lembar (sesuai angka bulan ini).
  - Basis: Persentase free float dan total saham
- **Persentase free float** [derived_calculation, high]: Persentase free float dihitung dari 2.505.215.020 / 5.210.152.000 * 100% = 48,09%, sesuai dengan angka yang dilaporkan.
  - Basis: Rumus: (saham publik / modal disetor) * 100%
  - Assumptions: Modal disetor adalah 5.210.152.000 saham
- **Kepatuhan PMK 40/2023** [derived_calculation, medium]: Dengan free float 48,09% (di atas 40%) dan jumlah pemegang saham 20.954 (di atas 300), INDY tampak memenuhi syarat kuantitatif untuk penurunan tarif pajak, namun syarat lain seperti kepemilikan <5% per pihak dan durasi 183 hari perlu diverifikasi.
  - Basis: Angka free float dan jumlah pemegang saham dari laporan
  - Assumptions: Syarat lain dianggap terpenuhi berdasarkan data yang tersedia
  - Caveats: Tidak ada rincian kepemilikan per pihak di bawah 5% dalam laporan ini
- **Stabilitas kepemilikan** [analyst_hypothesis, medium]: Tidak ada perubahan signifikan pada kepemilikan direksi/komisaris dan pemegang saham utama, mengindikasikan tidak ada aktivitas jual-beli besar oleh pihak dalam.
  - Basis: Perbandingan angka bulan ini dan sebelumnya
  - Assumptions: Data yang disajikan akurat
  - Caveats: Laporan tidak merinci transaksi individual
- **Kepatuhan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Free float 27,72% berada di atas minimum 7,5% yang disyaratkan Bursa Efek Indonesia, sehingga INDY kemungkinan memenuhi ketentuan.
  - Basis: Persentase free float dari laporan
  - Assumptions: Peraturan BEI yang berlaku
  - Caveats: Tidak ada konfirmasi eksplisit kepatuhan
- **Stabilitas struktur kepemilikan** [analyst_hypothesis, medium]: Tidak ada perubahan signifikan pada jumlah saham publik antara Juli dan Agustus 2026 (2.505.245.010 vs 2.505.215.020), menunjukkan struktur kepemilikan yang stabil.
  - Basis: Perbandingan angka bulan Juli dan Agustus dari laporan
  - Assumptions: Data bulan Juli akurat
  - Caveats: Perubahan kecil mungkin tidak material
- **Tidak ada aksi korporasi** [analyst_hypothesis, low]: Tidak ada indikasi aksi korporasi seperti rights issue atau buyback dalam laporan ini, karena modal disetor dan jumlah saham treasury tidak berubah signifikan.
  - Basis: Tidak ada perubahan mencolok pada angka modal disetor dan treasury
  - Assumptions: Laporan ini mencerminkan seluruh aktivitas bulanan
  - Caveats: Laporan ini hanya fokus pada kepemilikan, bukan aksi korporasi

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai aksi korporasi atau perubahan signifikan; risiko rendah.
- Data klasifikasi investor berdasarkan KSEI mungkin tidak sepenuhnya akurat karena proses verifikasi.
- Tidak ada rincian transaksi saham oleh direksi/komisaris.
- Data laporan ini berasal dari dokumen yang tidak terpercaya; angka dan tanggal perlu diverifikasi dengan sumber resmi.
- Tidak ada rincian kepemilikan per pihak di bawah 5%, sehingga kepatuhan penuh terhadap PMK 40/2023 belum dapat dipastikan.
- Laporan ini tidak mencakup informasi tentang perubahan pengurus, pengendali, atau kegiatan usaha.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur kepemilikan atau modal INDY.
- Free float yang stabil di atas 27% dan jumlah pemegang saham yang besar (20.954 pihak) menunjukkan likuiditas yang memadai.
- Kepatuhan terhadap PMK 40/2023 dapat memengaruhi tarif pajak penghasilan emiten, namun detail kepatuhan penuh belum dapat dipastikan.

---

## INTA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

Laporan bulanan registrasi pemegang efek PT Intraco Penta Tbk per 31 Mei 2026. Tidak teridentifikasi perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float berdasarkan evidence yang diberikan. Jumlah saham beredar dan komposisi pemegang saham utama relatif stabil dibandingkan periode sebelumnya.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Mei 2026, disampaikan oleh Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora.
- Jumlah saham beredar (total saham ditempatkan dan disetor penuh) per 31 Mei 2026: 3.343.935.022 saham, dengan nilai nominal Rp150 per saham.
- Komposisi pemegang saham per 31 Mei 2026 (gabungan warkat dan scripless): PT Shalumindo Investama 325.318.789 saham (9,73%), PT Spallindo Adilong 354.745.132 saham (10,61%), Petrus Halim 766.657.928 saham (22,93%), Jimmy Halim 585.126.410 saham (17,50%), dan pemegang saham lainnya (masing-masing <5%) 1.312.086.763 saham (39,24%).
- Pemegang saham pengendali per 31 Mei 2026: PT Shalumindo Investama (9,73%) dan PT Spallindo Adilong (10,61%).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris per 31 Mei 2026: Leny Halim (Komisaris Utama) 0 saham (0,00%), Jugi Prajogio (Komisaris Independen) 0 saham (0,00%), Petrus Halim (Direktur Utama) 766.657.928 saham (22,93%), Willianto Febriansa (Direktur) 0 saham (0,00%).
- Tidak ada treasury stock yang dilaporkan (0 saham) per 31 Mei 2026.
- Jumlah pemegang saham per 31 Mei 2026: 3.345 pemegang (dengan kepemilikan ≥5%: 4 pemegang; dengan kepemilikan <5%: 3.341 pemegang).
- Free float berdasarkan perhitungan emiten: 35,97% (1.203.502.740 saham) per 31 Mei 2026, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar dibandingkan posisi 30 April 2026 (tetap 3.343.935.022 saham).
- Tidak ada perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham utama (≥5%) antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan susunan Direksi dan Komisaris yang teridentifikasi dari laporan ini.

### Key financial figures

- **Jumlah saham beredar:** 3.343.935.022 (31 Mei 2026)
- **Nilai nominal per saham:** Rp150 (31 Mei 2026)
- **Kepemilikan saham oleh Petrus Halim (Direktur Utama):** 766.657.928 saham (22,93%) (31 Mei 2026)
- **Kepemilikan saham oleh Jimmy Halim:** 585.126.410 saham (17,50%) (31 Mei 2026)
- **Kepemilikan saham oleh PT Shalumindo Investama:** 325.318.789 saham (9,73%) (31 Mei 2026)
- **Kepemilikan saham oleh PT Spallindo Adilong:** 354.745.132 saham (10,61%) (31 Mei 2026)
- **Treasury stock:** 0 saham (31 Mei 2026)
- **Free float:** 1.203.502.740 saham (35,97%) (31 Mei 2026)
- **Jumlah pemegang saham:** 3.345 (31 Mei 2026)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan Direksi dan Komisaris yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Tidak ada perubahan pemegang saham pengendali (PT Shalumindo Investama dan PT Spallindo Adilong) yang teridentifikasi dari laporan ini.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (tetap 3.343.935.022 saham) antara 30 April 2026 dan 31 Mei 2026.
- Tidak ada treasury stock yang dilaporkan per 31 Mei 2026.

### Analytical scenarios

- **Stabilitas struktur pemegang saham** [analyst_hypothesis, medium]: Berdasarkan data yang tersedia, tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float antara bulan April dan Mei 2026. Hal ini menunjukkan tidak ada aktivitas korporasi yang memengaruhi struktur modal atau kepemilikan pada periode tersebut.
  - Basis: Jumlah saham beredar dan komposisi pemegang saham utama tidak berubah antara 30 April 2026 dan 31 Mei 2026.; Free float dan jumlah pemegang saham relatif stabil.
  - Assumptions: Data yang disajikan dalam laporan bulanan dianggap akurat dan lengkap.
  - Caveats: Laporan ini hanya mencakup posisi per 31 Mei 2026; perubahan yang terjadi setelah tanggal tersebut tidak tercakup.; Klasifikasi investor dan perhitungan free float didasarkan pada data KSEI yang mungkin memiliki keterbatasan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Perubahan kepemilikan saham atau struktur modal di masa depan tidak dapat diprediksi dari laporan ini.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material yang memerlukan perhatian khusus investor.
- Stabilitas struktur pemegang saham dan tidak adanya treasury stock dapat dianggap sebagai informasi netral bagi investor.

---

## IPTV

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float dibandingkan bulan sebelumnya. Total saham beredar tercatat 26.687.076.691 saham, dengan free float 36,73% dan kepemilikan pengendali 63,24%.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026 (periode laporan: Agustus 2026).
- Total saham beredar: 26.687.076.691 saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Kepemilikan saham oleh pengendali: 63,24% (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Free float: 36,73% (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada perubahan).
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham yang dimiliki oleh direksi, komisaris, atau afiliasi pengendali (masing-masing 0,01% atau 0%).
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih (PT Mediacom Global tetap memiliki 91% saham).

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur kepemilikan atau free float. Investor mungkin tidak melihat dampak langsung dari laporan ini terhadap nilai saham.

---

## ISAT

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Indosat Tbk (ISAT) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float berdasarkan evidence yang diberikan. Komposisi pemegang saham utama tetap, dengan Ooredoo Hutchison Asia Pte. Ltd. sebagai pengendali (65,644%).

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Indosat Tbk (ISAT) dengan nomor pengumuman 192/AY0-AYD0/LGL/26.
- Total saham tercatat: 32.250.810.957 saham (per 31 Agustus 2026).
- Pemegang saham pengendali: Ooredoo Hutchison Asia Pte. Ltd. memiliki 21.170.843.008 saham (65,644%).
- Pemegang saham lainnya: PPA Investasi Efek (AFS) memiliki 3.106.499.996 saham (9,632%); PT Tiga Telekomunikasi Indonesia memiliki 2.687.020.352 saham (8,332%).
- Masyarakat lainnya dengan kepemilikan <5%: 5.286.447.600 saham (16,392%).
- Negara Republik Indonesia (Saham Seri A): 1 saham (0,000%).
- Tidak ada perubahan jumlah saham untuk pemegang saham utama antara bulan sebelumnya dan bulan ini (berdasarkan data perbandingan pada lampiran).
- Tidak ada treasury stock yang dilaporkan (nilai 0 pada tabel terkait).
- Free float berdasarkan laporan: 16,39% (per 31 Agustus 2026), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Laporan ini disusun oleh Biro Administrasi Efek PT EDI Indonesia, dengan surat pengantar tanggal 3 September 2026.
- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi dari evidence.
- Tidak ada perubahan material pada struktur permodalan atau kepemilikan yang teridentifikasi.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali atau susunan direksi/komisaris yang teridentifikasi pada evidence. Ooredoo Hutchison Asia Pte. Ltd. tetap sebagai pengendali dengan kepemilikan 65,644%.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal yang teridentifikasi. Total saham beredar tetap 32.250.810.957 saham.

### Listing / regulatory

- Tidak ada perubahan status pencatatan atau suspensi yang teridentifikasi.

### Analytical scenarios

- **Perhitungan free float** [derived_calculation, high]: Free float dihitung dari jumlah saham masyarakat dengan kepemilikan <5% dibagi total saham: 5.286.447.600 / 32.250.810.957 = 16,39% (sesuai laporan).
  - Basis: Lampiran 2: Daftar Pemegang Saham per 31 Agustus 2026; Lampiran 1: Rekapitulasi kepemilikan saham
  - Assumptions: Saham masyarakat dengan kepemilikan <5% dianggap sebagai free float sesuai definisi Bursa Efek Indonesia.
  - Caveats: Perhitungan ini hanya berdasarkan data yang tersedia pada evidence; tidak ada verifikasi independen.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko kepatuhan atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari evidence. Namun, perlu dicatat bahwa laporan ini hanya mencakup data per 31 Agustus 2026 dan tidak menjamin tidak adanya perubahan setelah tanggal tersebut.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi, sehingga relevansi investor rendah. Namun, investor tetap perlu memantau laporan bulanan berikutnya untuk mendeteksi perubahan struktur kepemilikan.

---

## ISEA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) menanggapi surat permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-11400/BEI.PP1/09-2026 terkait laporan keuangan per 31 Desember 2025 dan 30 Juni 2026 serta proyeksi keuangan saat pencatatan saham. Penjelasan mencakup 10 pertanyaan, antara lain penurunan uang muka bahan baku 98,19%, seluruh piutang usaha telah jatuh tempo, peningkatan penjualan ke Central Seaway, munculnya beban duty (bea keluar) akibat tarif impor AS, kenaikan biaya anti-dumping, fasilitas pinjaman baru dari Bank SMBC Indonesia, serta perbandingan rasio keuangan aktual terhadap proyeksi. Tidak ada aksi korporasi, perubahan pengurus, perubahan struktur modal, atau transaksi aset material yang diungkapkan.

### Material changes

- ISEA menerbitkan surat tanggapan No. 51/PI-IDX/ISEA/CS/IX/2026 tanggal 10 September 2026 sebagai jawaban atas surat BEI No. S-11400/BEI.PP1/09-2026.
- Uang muka pembelian bahan baku turun 98,19% dari Rp33,71 miliar (31 Des 2024) menjadi Rp610,25 juta (31 Des 2025) karena pasokan telah direalisasikan.
- Seluruh piutang usaha per 31 Des 2025 sebesar Rp137,68 miliar telah jatuh tempo; cadangan kerugian penurunan nilai piutang sebesar Rp2,52 miliar.
- Penjualan kepada Central Seaway Co., Inc. meningkat dari Rp159,62 miliar (49,48% dari total) per 31 Des 2024 menjadi Rp178,72 miliar (31,68% dari total) per 31 Des 2025.
- Beban duty (bea keluar) sebesar Rp24,87 miliar per 31 Des 2025, sebelumnya nihil, akibat kebijakan tarif impor AS sekitar 19% terhadap produk Indonesia.
- Biaya anti-dumping naik 79,33% dari Rp5,94 miliar (31 Des 2024) menjadi Rp10,66 miliar (31 Des 2025).
- ISEA memperoleh fasilitas pinjaman dari Bank SMBC Indonesia sebesar USD14.500.000 berdasarkan perjanjian 29 Agustus 2025, dengan suku bunga 6,75% (USD) dan 8,50% (IDR).
- Pendapatan per 31 Des 2025 meningkat 74,92% menjadi Rp564,22 miliar dari Rp322,56 miliar per 31 Des 2024; margin laba kotor menurun dari 23,45% menjadi 19,84%.
- DER aktual per 31 Des 2025 sebesar 138,29%, lebih tinggi dari proyeksi 95,84%; current ratio aktual 148,59%, lebih rendah dari proyeksi 182,53%.
- Piutang lain-lain kepada PT Tambak Udang Baba Rafi sebesar Rp549,73 juta tidak berubah sejak 31 Des 2024; ISEA telah melayangkan surat permintaan pembayaran.
- Tidak ada penambahan plafon atau fasilitas kredit perbankan pada tahun 2025; peningkatan beban administrasi dan provisi bank disebabkan meningkatnya aktivitas transaksi.
- ISEA menyatakan tidak memiliki informasi material lain yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat mempengaruhi harga efek atau kelangsungan usaha.
- Strategi diversifikasi pasar mencakup penjajakan pasar baru, partisipasi pameran, dan fokus pada buyer Jepang untuk mengurangi ketergantungan pada pasar AS.

### Key financial figures

- **Uang muka pembelian bahan baku:** Rp610.251.710 (31 Des 2025)
- **Uang muka pembelian bahan baku:** Rp33.710.000.000 (31 Des 2024)
- **Piutang usaha:** Rp137.680.000.000 (31 Des 2025)
- **Piutang usaha belum jatuh tempo:** Rp96.370.000.000 (31 Des 2024)
- **Cadangan kerugian penurunan nilai piutang:** Rp2.520.000.000 (31 Des 2025)
- **Penjualan kepada Central Seaway Co., Inc.:** Rp178.720.000.000 (31 Des 2025)
- **Penjualan kepada Central Seaway Co., Inc.:** Rp159.620.000.000 (31 Des 2024)
- **Beban duty (bea keluar):** Rp24.870.000.000 (31 Des 2025)
- **Beban penjualan:** Rp57.220.000.000 (31 Des 2025)
- **Biaya anti-dumping:** Rp10.660.000.000 (31 Des 2025)
- **Biaya anti-dumping:** Rp5.940.000.000 (31 Des 2024)
- **Beban administrasi bank:** Rp981.340.000 (31 Des 2025)
- **Beban administrasi bank:** Rp275.050.000 (31 Des 2024)
- **Beban provisi bank:** Rp418.360.000 (31 Des 2025)
- **Beban provisi bank:** Rp169.530.000 (31 Des 2024)
- **Pendapatan:** Rp564.220.000.000 (31 Des 2025)
- **Pendapatan:** Rp322.560.000.000 (31 Des 2024)
- **Margin laba kotor:** 19,84% (31 Des 2025)
- **Margin laba kotor:** 23,45% (31 Des 2024)
- **Beban bunga dan keuangan:** Rp18.710.000.000 (31 Des 2025)
- **Piutang lain-lain kepada PT Tambak Udang Baba Rafi:** Rp549.730.000 (31 Des 2025)
- **Debt to Equity Ratio (DER):** 138,29% (31 Des 2025)
- **Current Ratio:** 148,59% (31 Des 2025)
- **Fasilitas pinjaman Bank SMBC Indonesia:** USD14.500.000 (29 Agu 2025)

### Listing / regulatory

- BEI meminta penjelasan melalui surat S-11400/BEI.PP1/09-2026 terkait laporan keuangan dan proyeksi keuangan ISEA.
- ISEA menyampaikan tanggapan melalui Form E023 pada 10 September 2026.

### Analytical scenarios

- **Penurunan uang muka bahan baku** [derived_calculation, high]: Penurunan uang muka dari Rp33,71 miliar menjadi Rp610,25 juta setara penurunan 98,19% (perhitungan: (33,71 - 0,61025)/33,71).
  - Basis: Angka uang muka per 31 Des 2024 dan 31 Des 2025 dari dokumen.
- **Peningkatan beban penjualan** [derived_calculation, high]: Beban penjualan meningkat 251,91% dari Rp57,22 miliar, dengan beban duty baru Rp24,87 miliar yang berkontribusi signifikan.
  - Basis: Angka beban penjualan dan beban duty dari dokumen.
- **Peningkatan biaya anti-dumping** [derived_calculation, high]: Biaya anti-dumping naik 79,33% dari Rp5,94 miliar menjadi Rp10,66 miliar, sesuai dengan peningkatan penjualan ekspor.
  - Basis: Angka biaya anti-dumping 2024 dan 2025.
- **Penurunan margin laba kotor** [derived_calculation, high]: Margin laba kotor turun dari 23,45% menjadi 19,84%, penurunan 3,61 poin persentase, sejalan dengan kenaikan biaya bahan baku dan anti-dumping.
  - Basis: Margin laba kotor 2024 dan 2025.
- **DER vs proyeksi** [derived_calculation, high]: DER aktual 138,29% lebih tinggi 42,45 poin persentase dari proyeksi 95,84%, menunjukkan leverage lebih tinggi dari rencana.
  - Basis: DER aktual dan proyeksi dari dokumen.
- **Current ratio vs proyeksi** [derived_calculation, high]: Current ratio aktual 148,59% lebih rendah 33,94 poin persentase dari proyeksi 182,53%, mengindikasikan likuiditas lebih lemah dari target.
  - Basis: Current ratio aktual dan proyeksi.
- **Risiko piutang** [analyst_hypothesis, low]: Seluruh piutang telah jatuh tempo namun cadangan hanya Rp2,52 miliar (1,83% dari piutang), berpotensi risiko penagihan lebih tinggi dari yang dicadangkan.
  - Basis: Piutang usaha Rp137,68 miliar dan cadangan Rp2,52 miliar.
  - Assumptions: Cadangan mungkin tidak cukup jika terjadi gagal bayar signifikan.
  - Caveats: Manajemen menyatakan pembayaran buyer utama lancar tidak melebihi 90 hari.
- **Dampak tarif AS** [analyst_hypothesis, medium]: Tarif impor AS ~19% dan biaya anti-dumping yang berulang dapat menekan profitabilitas jangka pendek, namun penyesuaian harga jual dan diversifikasi pasar dapat mengurangi dampak.
  - Basis: Beban duty Rp24,87 miliar dan biaya anti-dumping Rp10,66 miliar.
  - Assumptions: Kebijakan tarif berlanjut dan buyer menerima penyesuaian harga.
  - Caveats: Perseroan menyatakan permintaan tetap baik dan melakukan diversifikasi ke Jepang.

### Risks / uncertainties

- Seluruh piutang usaha telah jatuh tempo, meningkatkan risiko penagihan.
- Beban duty dan anti-dumping yang berulang dapat menekan margin.
- DER lebih tinggi dari proyeksi, menunjukkan leverage lebih besar.
- Current ratio lebih rendah dari proyeksi, likuiditas lebih ketat.
- Ketergantungan pada satu buyer utama (Central Seaway) meskipun ada upaya diversifikasi.
- Tidak ada informasi tentang kepastian penagihan piutang PT Tambak Udang Baba Rafi.

### Items to monitor

- Peningkatan beban duty dan anti-dumping dapat mempengaruhi biaya dan profitabilitas.
- Penurunan margin laba kotor dan rasio likuiditas yang lebih rendah dari proyeksi dapat menjadi perhatian investor.
- Seluruh piutang jatuh tempo dapat mengindikasikan risiko kredit.
- Tidak ada aksi korporasi atau perubahan signifikan yang diungkapkan.

---

## JELI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT JELI Utama Tbk menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per akhir Agustus 2026. Laporan ini mencakup komposisi pemegang saham, kepemilikan saham treasury, free float, dan klasifikasi investor berdasarkan data KSEI. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, pengendali, atau manajemen berdasarkan evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode akhir Agustus 2026, disampaikan oleh PT JELI Utama Tbk (JELI) pada 10 September 2026.
- Jumlah saham beredar (total saham) tercatat sebesar 1.266.000.000 saham, baik pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: PT Niramas Utama memiliki 998.000.000 saham (78,83%) pada bulan ini dan sebelumnya; Sadikun Wiratno memiliki 266.000.000 saham (21,01%) pada bulan ini dan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: tercatat 2.000.000 saham (0,16%) pada bulan ini dan sebelumnya.
- Treasury stock: tercatat 0 saham pada bulan ini dan sebelumnya.
- Free float: tercatat 0% pada bulan ini dan sebelumnya.
- Klasifikasi investor berdasarkan data KSEI: jumlah investor scripless tercatat 263.094.700 saham, dengan rincian antara lain: Bank 692.800 saham, Brokerage 900.000 saham, Mutual Funds 104.700 saham, dan lainnya.
- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, atau manajemen berdasarkan evidence yang diberikan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan. Namun, perlu dicatat bahwa laporan ini hanya mencakup data posisi akhir bulan dan tidak memberikan informasi tentang perubahan yang mungkin terjadi setelah tanggal tersebut.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur permodalan atau kepemilikan saham. Investor mungkin tidak melihat dampak langsung dari laporan ini terhadap nilai saham.

---

## JIHD

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 2

### Overview

Pada 10 September 2026, PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) menerbitkan dua pengumuman: (1) tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek, dan (2) laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026. Pengumuman pertama bersifat tanggapan terhadap permintaan regulator, di mana JIHD menyatakan tidak mengetahui adanya informasi material, tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam 3 bulan ke depan, dan tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu. Pengumuman kedua bersifat rutin namun memuat perubahan signifikan: kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris meningkat dari 140.880.000 lembar menjadi 306.243.700 lembar (kenaikan 165.363.700 lembar), dan free float naik dari 22,99% menjadi 24,46%. Tidak ada perubahan total saham beredar (2.329.040.482 lembar) atau kepemilikan pengendali (40,03%). Secara korporasi, perubahan kepemilikan pihak dalam dan free float ini penting karena dapat mempengaruhi persepsi pasar dan struktur kepemilikan, meskipun tidak ada aksi korporasi yang diumumkan.

### Material changes

- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris meningkat dari 140.880.000 lembar menjadi 306.243.700 lembar (kenaikan 165.363.700 lembar).
- Free float meningkat dari 22,99% menjadi 24,46% (kenaikan 1,47 poin persentase).
- Tidak ada perubahan total saham beredar (2.329.040.482 lembar) dan kepemilikan pengendali (40,03% atau 932.401.192 lembar).

### Key financial figures

- **total_saham_beredar:** 2.329.040.482 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **kepemilikan_pengendali:** 932.401.192 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **kepemilikan_afiliasi_pengendali:** 164.604.361 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **kepemilikan_direksi_komisaris:** 306.243.700 (Agustus 2026)
- **kepemilikan_direksi_komisaris_sebelumnya:** 140.880.000 (Juli 2026)
- **free_float_persen:** 24,46 (Agustus 2026)
- **free_float_persen_sebelumnya:** 22,99 (Juli 2026)
- **saham_tresuri:** 0 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **kepemilikan_pt_capital_10_persen:** 232.771.557 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **kepemilikan_pt_capital_22_99_persen:** 535.466.972 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **kepemilikan_pt_kresna_kusuma_sembada:** 164.604.361 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **kepemilikan_pt_catur_aji_abadi:** 232.771.557 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **saham_public_non_warkat:** 627.901.658 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **saham_public_warkat:** 15.930.200 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **saham_direksi_komisaris_non_warkat:** 14.983.000 (Agustus 2026)
- **saham_direksi_komisaris_non_warkat_sebelumnya:** 76.504.486 (Juli 2026)
- **saham_pengendali_non_warkat:** 569.796.458 (Agustus 2026)
- **saham_pengendali_non_warkat_sebelumnya:** 535.466.972 (Juli 2026)
- **saham_afiliasi_non_warkat:** 27.192.000 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **saham_tresuri_non_warkat:** 0 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)

### Corporate actions

- Tidak ada aksi korporasi yang diumumkan pada periode ini. JIHD menyatakan tidak memiliki rencana tindakan korporasi dalam 3 bulan ke depan (pengumuman 20260910100434-0055).

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengurus atau pengendali yang diumumkan. Kepemilikan pengendali stabil di 40,03%.

### Capital structure

- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris meningkat dari 140.880.000 lembar menjadi 306.243.700 lembar (perubahan 165.363.700 lembar).
- Free float meningkat dari 22,99% menjadi 24,46%.
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar atau saham tresuri.

### Listing / regulatory

- BEI meminta penjelasan atas volatilitas transaksi efek JIHD melalui surat nomor S-11358/BEI.PP2/09-2026.
- JIHD menanggapi dengan menyatakan tidak ada informasi material dan tidak ada rencana aksi korporasi.

### Analytical scenarios

- **Tidak ada informasi material** [explicit_fact, high]: JIHD secara eksplisit menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang mempengaruhi nilai efek atau keputusan investasi, baik menurut POJK 31/POJK.04/2015 maupun Peraturan Nomor I-E.
  - Basis: Pernyataan pada poin 1 dan 2 dokumen
- **Tidak ada rencana aksi korporasi** [explicit_fact, high]: JIHD menyatakan tidak memiliki rencana tindakan korporasi dalam 3 bulan mendatang, termasuk yang berdampak pada pencatatan saham.
  - Basis: Pernyataan pada poin 4 dokumen
- **Tidak ada informasi aktivitas pemegang saham** [explicit_fact, high]: JIHD tidak mengetahui informasi mengenai pertimbangan transaksi investor di pasar sekunder, namun tidak menyebutkan aktivitas spesifik pemegang saham.
  - Basis: Pernyataan pada poin 3 dokumen
- **Kepemilikan pengendali stabil** [explicit_fact, high]: Kepemilikan pengendali dan afiliasi tidak berubah dari bulan sebelumnya, menunjukkan tidak ada transaksi besar oleh pihak pengendali.
  - Basis: Angka kepemilikan yang sama pada bulan ini dan sebelumnya.
- **Tidak ada aksi korporasi dalam laporan bulanan** [explicit_fact, high]: Laporan bulanan hanya berisi data kepemilikan dan free float, tidak ada informasi mengenai aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau perubahan struktur modal.
  - Basis: Isi laporan yang hanya memuat kepemilikan saham dan klasifikasi.
- **Perubahan kepemilikan Direksi dan Komisaris** [derived_calculation, medium]: Berdasarkan data laporan, kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris meningkat dari 140.880.000 lembar menjadi 306.243.700 lembar, selisih 165.363.700 lembar. Ini menunjukkan adanya pembelian saham oleh pihak dalam, namun detail transaksi tidak diungkapkan dalam laporan.
  - Basis: Angka kepemilikan bulan sebelumnya dan bulan ini dari laporan.
  - Assumptions: Perubahan hanya dari transaksi jual/beli, bukan dari aksi korporasi lain karena tidak ada informasi tambahan.
  - Caveats: Laporan tidak menyebutkan tanggal transaksi atau harga.
- **Perubahan free float** [derived_calculation, medium]: Free float meningkat dari 22,99% menjadi 24,46%, kenaikan 1,47 poin persentase. Ini mungkin terkait dengan perubahan kepemilikan Direksi/Komisaris yang mengurangi saham non-free float, namun perlu verifikasi.
  - Basis: Persentase free float bulan sebelumnya dan bulan ini.
  - Assumptions: Free float dihitung sesuai definisi Bursa Efek Indonesia.
  - Caveats: Penyebab perubahan tidak dijelaskan dalam laporan.
- **Saham non-warkat** [derived_calculation, medium]: Jumlah saham non-warkat yang tercatat di KSEI adalah 2.329.040.482 lembar, sesuai total saham beredar, menunjukkan seluruh saham telah scripless.
  - Basis: Total saham beredar dan angka klasifikasi KSEI.
  - Assumptions: Semua saham tercatat di KSEI.
  - Caveats: Mungkin ada saham warkat yang tidak tercatat.
- **Pemicu volatilitas** [analyst_hypothesis, low]: Volatilitas transaksi yang memicu permintaan BEI mungkin disebabkan oleh aktivitas pasar sekunder, bukan oleh informasi material dari emiten, karena JIHD menyangkal adanya informasi material.
  - Basis: Permintaan BEI tentang volatilitas transaksi; Pernyataan JIHD tidak mengetahui informasi material
  - Assumptions: Volatilitas transaksi terjadi pada saham JIHD
  - Caveats: Tidak ada data harga atau volume transaksi dalam dokumen
- **Potensi peningkatan free float** [analyst_hypothesis, low]: Kenaikan free float mungkin disebabkan oleh penjualan saham oleh pengendali atau afiliasi, namun tidak ada bukti langsung dalam laporan.
  - Basis: Perubahan free float dan kepemilikan Direksi/Komisaris.
  - Assumptions: Perubahan free float berasal dari transaksi di pasar.
  - Caveats: Tidak ada data transaksi atau keterangan lain.

### Risks / uncertainties

- Ketidakpastian penyebab volatilitas transaksi saham JIHD karena tidak ada penjelasan rinci dari emiten.
- Tanggal surat BEI tidak tercantum (null) sehingga tidak dapat diverifikasi tenggat waktu tanggapan.
- Perubahan kepemilikan Direksi dan Komisaris yang signifikan tanpa detail transaksi dapat menimbulkan pertanyaan pasar.
- Kenaikan free float mungkin mengindikasikan perubahan struktur kepemilikan yang perlu dipantau.
- Tidak ada informasi mengenai aksi korporasi atau ekspansi, sehingga prospek pertumbuhan tidak jelas dari laporan ini.

### Items to monitor

- Detail transaksi yang menyebabkan perubahan kepemilikan Direksi dan Komisaris (tanggal, harga, volume).
- Penyebab volatilitas transaksi yang memicu permintaan BEI.
- Perkembangan free float dan struktur kepemilikan pada bulan-bulan berikutnya.
- Kemungkinan aksi korporasi yang mungkin diumumkan setelah periode 3 bulan.

---

## JRPT

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur permodalan, kepemilikan saham, atau pengurus. Tidak ada aksi korporasi, perubahan pengendali, transaksi aset, atau perubahan status pencatatan yang teridentifikasi. Komposisi pemegang saham dan jumlah saham beredar relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, disampaikan melalui Bursa Efek Indonesia pada 10 September 2026.
- Jumlah saham beredar (total saham ditempatkan dan disetor penuh) adalah 12.910.719.100 saham, tidak berubah dari posisi 31 Juli 2026.
- Komposisi pemegang saham per 31 Agustus 2026: PT Pembangunan Jaya (pengendali) memiliki 8.744.075.000 saham (67,73%), BP2S SG/BNP Paribas Singapore Branch Wealth Management memiliki 2.135.209.800 saham (16,54%), dan sisanya dimiliki oleh masyarakat (termasuk pemodal asing lainnya).
- Treasury stock per 31 Agustus 2026 tercatat 119.712.300 saham (0,93%), meningkat dari 106.208.800 saham (0,82%) pada 31 Juli 2026.
- Tidak ada perubahan pada susunan Direksi dan Komisaris; seluruh anggota Direksi dan Komisaris tidak memiliki saham (0%).
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.
- Tidak ada transaksi material, aksi korporasi, atau perubahan struktur permodalan yang dilaporkan dalam laporan ini.

### Key financial figures

- **Jumlah Saham Beredar:** 12.910.719.100 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Saham Beredar:** 12.910.719.100 (31 Juli 2026)
- **Treasury Stock:** 119.712.300 (31 Agustus 2026)
- **Treasury Stock:** 106.208.800 (31 Juli 2026)
- **Kepemilikan PT Pembangunan Jaya:** 8.744.075.000 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan BP2S SG/BNP Paribas:** 2.135.209.800 (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar; tetap 12.910.719.100 saham.
- Treasury stock meningkat dari 106.208.800 saham menjadi 119.712.300 saham (kenaikan 13.503.500 saham), namun tidak ada keterangan transaksi pembelian kembali saham dalam laporan ini.

### Analytical scenarios

- **Kenaikan Treasury Stock** [analyst_hypothesis, low]: Kenaikan treasury stock sebesar 13.503.500 saham dari bulan sebelumnya mungkin mengindikasikan adanya pembelian kembali saham oleh perusahaan, namun laporan tidak menyebutkan transaksi tersebut secara eksplisit. Ini hanya hipotesis berdasarkan perubahan angka.
  - Basis: Treasury stock per 31 Juli 2026: 106.208.800 saham; Treasury stock per 31 Agustus 2026: 119.712.300 saham
  - Assumptions: Perubahan treasury stock hanya dapat terjadi melalui pembelian kembali atau penjualan kembali saham.
  - Caveats: Laporan tidak menyebutkan adanya transaksi buyback atau transaksi treasury stock lainnya.; Perubahan mungkin juga disebabkan oleh koreksi data atau faktor lain yang tidak dijelaskan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko kepatuhan yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Kenaikan treasury stock tanpa penjelasan transaksi dapat menimbulkan ketidakpastian kecil mengenai aktivitas perusahaan di pasar modal.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan fundamental yang signifikan.
- Kenaikan treasury stock mungkin menarik perhatian investor yang memantau aktivitas pembelian kembali saham, namun tidak ada konfirmasi transaksi.

---

## KIJA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float dibandingkan bulan sebelumnya. Total saham beredar tetap 20.824.888.369 lembar, dengan komposisi pemegang saham dan free float hampir identik. Tidak ada transaksi treasury stock atau perubahan kepemilikan direksi/komisaris yang tercatat.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, diterbitkan 10 September 2026, nomor 066/KIJA-CS/IX/2026.
- Total saham ditempatkan dan disetor penuh: 20.824.888.369 lembar (sama dengan bulan sebelumnya).
- Komposisi pemegang saham per 31 Agustus 2026: Pengendali 11,526% (2.400.359.372 saham), Pengendali lain 21,087% (4.391.370.788 saham), Afiliasi Pengendali 5,234% (1.089.996.790 saham), Pemegang saham <5% 62,153% (12.943.161.956 saham), Treasury stock 0% (0 saham).
- Perbandingan dengan bulan sebelumnya: jumlah saham pengendali, pengendali lain, afiliasi, dan treasury stock tidak berubah; hanya pemegang saham <5% bertambah 537 lembar (dari 12.943.161.419 menjadi 12.943.161.956).
- Free float: 54,85% per 31 Agustus 2026, sedikit naik dari 54,77% bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan kepemilikan saham oleh direksi atau komisaris (0 saham untuk semua posisi).
- Tidak ada transaksi treasury stock (0 saham dibeli kembali atau dijual).
- Jumlah pemegang saham: 40.738 (per 31 Agustus 2026), naik dari 40.464 bulan sebelumnya.
- Kepemilikan asing: 29,82576% dari total saham (6.211.181.383 saham), kepemilikan domestik: 70,13065% (14.604.631.087 saham).
- Saham dalam portofolio efek: 285.363 lembar (0,00136% dari total), tidak berubah signifikan.
- Tidak ada perubahan pada susunan direksi dan komisaris yang dilaporkan.
- Laporan ditandatangani oleh Corporate Secretary, T. Budianto Liman, pada 10 September 2026.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada pengendali atau susunan direksi/komisaris yang teridentifikasi dalam laporan ini. Kepemilikan pengendali tetap 11,526% dan pengendali lain 21,087%.
- Nama-nama direksi dan komisaris yang tercantum dalam lampiran (Darmono, Djuandi, Setyono, dll.) tidak menunjukkan perubahan dari laporan sebelumnya.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (20.824.888.369 lembar).
- Tidak ada transaksi treasury stock (0 saham).
- Perubahan kecil pada jumlah saham pemegang <5% (kenaikan 537 lembar) dan free float (kenaikan 0,08 poin persentase) tidak material.

### Listing / regulatory

- Laporan bulanan ini disampaikan sesuai dengan Peraturan Bursa Efek Indonesia, namun tidak ada indikasi pelanggaran atau sanksi.

### Analytical scenarios

- **Perubahan free float** [derived_calculation, high]: Free float naik dari 54,77% menjadi 54,85% (kenaikan 0,08 poin persentase). Perhitungan: (11.421.598.181 - 11.406.018.144) / 20.824.888.369 = 15.580.037 / 20.824.888.369 ≈ 0,075%, dibulatkan menjadi 0,08 poin. Kenaikan ini sejalan dengan bertambahnya jumlah saham pemegang <5% sebesar 537 lembar, namun perbedaan angka mungkin karena pembulatan atau komposisi lain.
  - Basis: Angka free float bulan ini dan sebelumnya dari halaman 6/14 dokumen utama.; Jumlah saham pemegang <5% dari halaman 2/10 dokumen utama.
  - Assumptions: Perubahan free float dihitung dari selisih jumlah saham free float dibagi total saham beredar.
  - Caveats: Angka free float dalam laporan mungkin menggunakan definisi yang berbeda dari perhitungan sederhana ini.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari laporan ini. Perubahan kecil pada jumlah pemegang saham dan free float tidak signifikan.
- Laporan menyatakan bahwa klasifikasi investor didasarkan pada data KSEI dan proses verifikasi, sehingga mungkin terdapat ketidakakuratan dalam klasifikasi yang disajikan.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini menunjukkan stabilitas struktur kepemilikan dan tidak ada aksi korporasi yang memengaruhi jumlah saham beredar. Free float yang sedikit meningkat dapat dianggap positif untuk likuiditas, namun perubahannya sangat kecil.
- Tidak ada indikasi perubahan pengendali atau manajemen yang dapat memengaruhi prospek perusahaan.

---

## KPIG

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per akhir Agustus 2026. Laporan menunjukkan perubahan kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris, serta perubahan jumlah saham treasury stock dan free float dibandingkan bulan sebelumnya. Tidak ada perubahan pengendali atau struktur modal yang teridentifikasi.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 058/CS/MNCTOURISM/IX/2026.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris mengalami perubahan: jumlah saham yang dimiliki oleh Direksi dan Komisaris pada bulan ini adalah 22.000.000 saham (23,91%), 1.478.900 saham (14,65%), 975.600 saham (8,18%), 5.330.500 saham (0,02%), 30.000 saham, dan 600.000 saham. Pada bulan sebelumnya, jumlah saham yang dimiliki adalah 22.000.000 saham (23,95%), 1.478.900 saham (14,65%), 4.000.000 saham (8,18%), 975.600 saham, 5.330.500 saham, 30.000 saham, dan 600.000 saham.
- Treasury stock pada bulan ini tercatat 30.415.000 saham, sedangkan pada bulan sebelumnya tercatat 34.415.000 saham.
- Free float pada bulan ini tercatat 72.848.623.109 saham (67,88%), sedangkan pada bulan sebelumnya tercatat 72.799.623.109 saham (67,84%).
- Total saham tercatat tidak berubah: 107.312.842.189 saham.
- Pemegang saham pengendali tidak berubah: PT MNC Holding Asia Tbk dengan kepemilikan langsung 23,91% (25.654.477.380 saham) pada bulan ini dan 23,95% (25.699.477.380 saham) pada bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham yang dimiliki oleh pengendali atau afiliasinya (0% di semua kategori).

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali atau susunan direksi/komisaris yang teridentifikasi.
- Perubahan kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris: satu direksi mengurangi kepemilikan dari 4.000.000 saham menjadi 975.600 saham (perubahan -3.024.400 saham).

### Capital structure

- Perubahan treasury stock: dari 34.415.000 saham menjadi 30.415.000 saham (penurunan 4.000.000 saham).
- Perubahan free float: dari 72.799.623.109 saham menjadi 72.848.623.109 saham (kenaikan 49.000.000 saham).

### Analytical scenarios

- **Penurunan treasury stock** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan treasury stock sebesar 4.000.000 saham dapat mengindikasikan penjualan kembali saham treasuri atau penggunaan untuk program kompensasi, namun tidak ada rincian transaksi yang tersedia.
  - Basis: Treasury stock bulan ini 30.415.000 saham, bulan sebelumnya 34.415.000 saham.
  - Assumptions: Tidak ada transaksi lain yang mempengaruhi jumlah saham beredar.
  - Caveats: Tidak ada informasi tambahan mengenai tujuan atau mekanisme perubahan treasury stock.
- **Perubahan kepemilikan direksi** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan kepemilikan salah satu direksi dari 4.000.000 saham menjadi 975.600 saham dapat mengindikasikan penjualan saham atau perubahan struktur kepemilikan pribadi, namun tidak ada detail transaksi.
  - Basis: Data kepemilikan direksi pada bulan ini dan sebelumnya.
  - Assumptions: Perubahan tersebut murni dari transaksi jual/beli saham.
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai alasan atau waktu transaksi.

### Risks / uncertainties

- Perubahan kepemilikan direksi dan treasury stock dapat mempengaruhi persepsi pasar, namun tidak ada indikasi risiko material.
- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pengendali atau total saham.

### Items to monitor

- Perubahan free float dan treasury stock dapat mempengaruhi likuiditas saham di pasar.
- Perubahan kepemilikan oleh direksi dapat menjadi sinyal bagi investor, namun interpretasi memerlukan konteks lebih lanjut.

---

## LUCY

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT LUCY Akselerasi Tbk (LUCY) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora. Laporan ini merupakan pengumuman rutin berkala yang menyajikan struktur kepemilikan saham. Terjadi perubahan kepemilikan signifikan: kepemilikan Dimas Wibowo (Direktur) meningkat dari 383.584.486 lembar (25,32%) menjadi 521.448.069 lembar (34,42%), sementara kepemilikan PT Wibawa Reksa Dana menurun dari 600.991.338 lembar (39,68%) menjadi 294.231.985 lembar (19,42%). Free float meningkat dari 37,77% (572.066.938 lembar) menjadi 44% (666.505.322 lembar). Jumlah saham beredar tetap 1.514.773.893 lembar. Tidak ada aksi korporasi, perubahan pengurus, atau perubahan kegiatan usaha yang dilaporkan. Penyebab transaksi perubahan kepemilikan tidak diungkapkan dalam dokumen.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT LUCY Akselerasi Tbk per 31 Agustus 2026, disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora.
- Jumlah saham beredar tercatat 1.514.773.893 lembar, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Dimas Wibowo (Direktur) meningkat dari 383.584.486 lembar (25,32%) menjadi 521.448.069 lembar (34,42%).
- Kepemilikan saham oleh PT Wibawa Reksa Dana menurun dari 600.991.338 lembar (39,68%) menjadi 294.231.985 lembar (19,42%).
- Kepemilikan saham oleh Yan Junior Rorimpandey (Komisaris) tercatat 8.749.500 lembar (0,58%), tidak berubah.
- Kepemilikan saham oleh John Satyananda (Komisaris) tercatat 500 lembar (0,00%), tidak berubah.
- Free float saham tercatat 44% (666.505.322 lembar), meningkat dari 37,77% (572.066.938 lembar) pada bulan sebelumnya.
- Saham tresuri tercatat 0 lembar, tidak berubah.
- Saham dibatasi (lock-up) tercatat 16.080.600 lembar, tidak berubah.
- Tidak ada aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, dividen saham, stock split, buyback, merger, akuisisi, atau divestasi yang dilaporkan.
- Tidak ada perubahan pengurus, pengendali, kegiatan usaha, atau arah bisnis yang dilaporkan.
- Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Dimas Hermansyah, Direktur PT LUCY Akselerasi Tbk, pada 10 September 2026.
- Dokumen berisi disclaimer bahwa informasi disajikan berdasarkan data dari KSEI dan klasifikasi investor dilakukan oleh KSEI.

### Key financial figures

- **Jumlah Saham Beredar:** 1.514.773.893 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Kepemilikan Saham Dimas Wibowo (Direktur):** 521.448.069 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan Saham Dimas Wibowo (Direktur):** 383.584.486 (Bulan sebelumnya)
- **Kepemilikan Saham PT Wibawa Reksa Dana:** 294.231.985 (Agustus 2026)
- **Kepemilikan Saham PT Wibawa Reksa Dana:** 600.991.338 (Bulan sebelumnya)
- **Kepemilikan Saham Yan Junior Rorimpandey (Komisaris):** 8.749.500 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Kepemilikan Saham John Satyananda (Komisaris):** 500 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Free Float:** 666.505.322 (Agustus 2026)
- **Free Float:** 572.066.938 (Bulan sebelumnya)
- **Saham Tresuri:** 0 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)
- **Saham Dibatasi (lock-up):** 16.080.600 (Agustus 2026 dan bulan sebelumnya)

### Capital structure

- Kepemilikan saham oleh Dimas Wibowo (Direktur) meningkat dari 383.584.486 lembar (25,32%) menjadi 521.448.069 lembar (34,42%).
- Kepemilikan saham oleh PT Wibawa Reksa Dana menurun dari 600.991.338 lembar (39,68%) menjadi 294.231.985 lembar (19,42%).
- Free float saham meningkat dari 37,77% (572.066.938 lembar) menjadi 44% (666.505.322 lembar).
- Jumlah saham beredar tetap 1.514.773.893 lembar; tidak ada penerbitan saham baru atau pembelian kembali saham.

### Analytical scenarios

- **Perubahan kepemilikan Dimas Wibowo** [derived_calculation, high]: Kepemilikan Dimas Wibowo meningkat sebesar 137.863.583 lembar (521.448.069 - 383.584.486). Persentase kepemilikan naik dari 25,32% menjadi 34,42%.
  - Basis: 521.448.069; 383.584.486
  - Assumptions: Tidak ada perubahan jumlah saham beredar.
- **Perubahan kepemilikan PT Wibawa Reksa Dana** [derived_calculation, high]: Kepemilikan PT Wibawa Reksa Dana menurun sebesar 306.759.353 lembar (600.991.338 - 294.231.985). Persentase kepemilikan turun dari 39,68% menjadi 19,42%.
  - Basis: 600.991.338; 294.231.985
  - Assumptions: Tidak ada perubahan jumlah saham beredar.
- **Perubahan free float** [derived_calculation, high]: Free float meningkat sebesar 94.438.384 lembar (666.505.322 - 572.066.938). Persentase free float naik dari 37,77% menjadi 44%.
  - Basis: 666.505.322; 572.066.938
  - Assumptions: Tidak ada perubahan jumlah saham beredar.
- **Transfer kepemilikan antara Dimas Wibowo dan PT Wibawa Reksa Dana** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan kepemilikan yang hampir simetris antara Dimas Wibowo (naik ~137,86 juta) dan PT Wibawa Reksa Dana (turun ~306,76 juta) menunjukkan kemungkinan adanya transaksi pengalihan saham, namun tidak dapat dipastikan tanpa data transaksi.
  - Basis: 521.448.069; 383.584.486; 600.991.338; 294.231.985
  - Assumptions: Tidak ada penerbitan saham baru atau pembelian kembali saham.
  - Caveats: Tidak ada bukti transaksi dalam dokumen.
- **Pemenuhan free float** [analyst_hypothesis, low]: Kenaikan free float menjadi 44% mungkin merupakan upaya untuk memenuhi ketentuan free float Bursa Efek Indonesia, namun tidak ada pernyataan eksplisit dalam dokumen.
  - Basis: 44%; 37,77%
  - Assumptions: Ketentuan free float IDX berlaku.
  - Caveats: Tidak ada informasi tentang pemenuhan regulasi.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi tentang transaksi yang menyebabkan perubahan kepemilikan saham.
- Tidak ada informasi tentang pemenuhan ketentuan free float Bursa Efek Indonesia.
- Tidak ada informasi tentang aksi korporasi yang mungkin terjadi.

### Items to monitor

- Perubahan kepemilikan saham oleh direktur dan pemegang saham utama dapat mempengaruhi persepsi pasar terhadap struktur kontrol perusahaan.
- Kenaikan free float menjadi 44% dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham di pasar sekunder.
- Tidak ada aksi korporasi yang dilaporkan, sehingga tidak ada dampak langsung terhadap jumlah saham beredar atau harga saham dari sisi korporasi.

---

## MARK

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan komposisi pemegang saham, kepemilikan direksi dan komisaris, serta struktur pemegang saham pengendali. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; seluruh angka kepemilikan pada bulan berjalan identik dengan bulan sebelumnya.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, diterbitkan 10 September 2026.
- Total saham ditempatkan dan disetor penuh: 3.800.000.310 saham.
- Pemegang saham pengendali: Tecable (HK) Co. Limited (1.610.830.489 saham, 42,39%), PT Dyna Capital Indo (786.413.062 saham, 20,70%), PT Mark Capital Indo (584.957.747 saham, 15,39%).
- Kepemilikan direksi dan komisaris: Ridwan (Presiden Direktur) 640.000 saham (0,02%), Sutiyoso Bin Risman (Direktur) 56.682.555 saham (1,49%), Chow Kun Jian (Direktur) 870.000 saham (0,02%), Riana (Direktur) 779.900 saham (0,02%), Cahaya Dewi Surbakti (Direktur Independen) 9.028.700 saham (0,24%), Chin Kien Ping (Presiden Komisaris) 0 saham, Dompak Pasaribu (Komisaris Independen) 0 saham.
- Free float: 817.799.012 saham (19,73%) pada bulan berjalan dan sebelumnya.
- Treasury stock: 0 saham pada bulan berjalan dan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham: 7.821 (bulan berjalan) vs 8.611 (bulan sebelumnya).
- Kepemilikan saham oleh pemegang saham dengan 5% atau lebih: 2.982.201.298 saham (78,48%).

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.
- Tidak ada perubahan pemegang saham pengendali yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar atau treasury stock yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Analytical scenarios

- **Perubahan jumlah pemegang saham** [derived_calculation, medium]: Jumlah pemegang saham menurun dari 8.611 (bulan sebelumnya) menjadi 7.821 (bulan berjalan), selisih 790 pemegang saham. Penurunan ini tidak disertai perubahan jumlah saham beredar atau kepemilikan pengendali, sehingga kemungkinan hanya konsolidasi kepemilikan ritel.
  - Basis: Jumlah pemegang saham bulan berjalan: 7.821; Jumlah pemegang saham bulan sebelumnya: 8.611
  - Assumptions: Angka 7.821 dan 8.611 diambil dari tabel rekapitulasi pada lampiran.
  - Caveats: Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab perubahan jumlah pemegang saham.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur kepemilikan atau modal. Investor mungkin memantau penurunan jumlah pemegang saham sebagai indikasi konsolidasi kepemilikan, namun tidak ada dampak langsung yang teridentifikasi.

---

## MBAP

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) menyampaikan koreksi atas Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan ini bersifat rutin dan tidak memuat aksi korporasi, perubahan struktur modal, perubahan pengurus, atau transaksi aset. Data utama menunjukkan total saham ditempatkan dan disetor penuh sebesar 1.227.271.952 saham, dengan kepemilikan pengendali PT Wahana Sentosa Cemerlang sebesar 90,03% (1.104.923.594 saham). Free float tercatat 119.069.300 saham (9,702%), di bawah syarat minimum 10% sesuai PMK 7709/2023 dan Peraturan BEI No. I-A. Tidak ada saham tresuri yang dilaporkan. Laporan ditandatangani oleh Meliana Gunawan, Head of Legal & Corsec, pada 10 September 2026.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026, disampaikan sebagai koreksi atas laporan sebelumnya.
- Total saham ditempatkan dan disetor penuh: 1.227.271.952 saham.
- Kepemilikan pengendali PT Wahana Sentosa Cemerlang: 1.104.923.594 saham (90,03%).
- Free float: 119.069.300 saham (9,702%), di bawah syarat minimum 10% sesuai PMK 7709/2023 dan Peraturan BEI No. I-A.
- Kepemilikan direksi dan komisaris: 3.657.900 saham (0,298%).
- Saham tresuri: 0 saham.
- Jumlah pemegang saham pemilik SID: 5.295.
- Tidak ada aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, stock split, atau buyback yang disebutkan.
- Tidak ada perubahan kepemilikan oleh direksi, komisaris, atau pengendali dibandingkan bulan sebelumnya.
- Laporan disusun oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek.
- Laporan ditujukan kepada OJK dan BEI untuk memenuhi Pasal III.1.4 Peraturan BEI No. I-E.
- Laporan menyebutkan Keputusan Direksi BEI No. KEP-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026 tentang perubahan Peraturan I-A.
- Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Meliana Gunawan, Head of Legal & Corsec, pada 10 September 2026.

### Key financial figures

- **Total saham ditempatkan dan disetor penuh:** 1.227.271.952 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Wahana Sentosa Cemerlang (pengendali):** 1.104.923.594 (31 Agustus 2026)
- **Persentase kepemilikan PT Wahana Sentosa Cemerlang:** 90,03% (31 Agustus 2026)
- **Free float:** 119.069.300 (31 Agustus 2026)
- **Persentase free float:** 9,702% (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan direksi dan komisaris:** 3.657.900 (31 Agustus 2026)
- **Persentase kepemilikan direksi dan komisaris:** 0,298% (31 Agustus 2026)
- **Saham tresuri:** 0 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham pemilik SID:** 5.295 (31 Agustus 2026)
- **Total saham warkat:** 625.908.692 (31 Agustus 2026)
- **Total saham scripless:** 601.363.260 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan publik nasional:** 4,30% (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal yang dilaporkan.
- Kepemilikan pengendali PT Wahana Sentosa Cemerlang sebesar 90,03% (1.104.923.594 saham).
- Kepemilikan direksi dan komisaris sebesar 3.657.900 saham (0,298%).
- Saham tresuri 0 saham.
- Free float 119.069.300 saham (9,702%).

### Listing / regulatory

- Free float 9,702% berada di bawah syarat minimum 10% sesuai PMK 7709/2023 dan Peraturan BEI No. I-A.
- Laporan disampaikan sebagai koreksi atas laporan sebelumnya.
- Laporan disusun untuk memenuhi Pasal III.1.4 Peraturan BEI No. I-E.
- Laporan menyebutkan Keputusan Direksi BEI No. KEP-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026 tentang perubahan Peraturan I-A.

### Analytical scenarios

- **Kekurangan free float terhadap syarat 10%** [derived_calculation, high]: Kekurangan free float dihitung sebagai selisih antara 10% dari total saham dan free float aktual. 10% dari 1.227.271.952 = 122.727.195,2; selisih = 122.727.195,2 - 119.069.300 = 3.657.895,2 saham.
  - Basis: Total saham 1.227.271.952; Free float 119.069.300
  - Assumptions: Syarat 10% dihitung dari total saham tercatat
  - Caveats: Pembulatan angka desimal
- **Total kepemilikan pengendali** [derived_calculation, high]: Total kepemilikan pengendali (PT Wahana Sentosa Cemerlang) adalah 1.104.923.594 saham, atau 90,03% dari total saham.
  - Basis: Kepemilikan pengendali 1.104.923.594 saham; Total saham 1.227.271.952
- **Potensi risiko kepatuhan terkait free float** [analyst_hypothesis, medium]: Free float di bawah 10% dapat menyebabkan emiten terkena sanksi atau kewajiban untuk memenuhi kembali ketentuan free float, meskipun tidak ada sanksi yang disebutkan dalam laporan.
  - Basis: Free float 9,702%
  - Assumptions: BEI akan menindaklanjuti ketidakpatuhan
  - Caveats: Belum ada konfirmasi dari BEI atau emiten
- **Kemungkinan aksi korporasi untuk meningkatkan free float** [analyst_hypothesis, low]: Free float rendah dapat mendorong emiten untuk melakukan aksi seperti rights issue atau penjualan saham pengendali untuk meningkatkan free float, namun tidak ada indikasi dari laporan.
  - Basis: Free float 9,702%
  - Assumptions: Emiten berupaya memenuhi ketentuan
  - Caveats: Spekulatif, tidak ada indikasi dari laporan

### Risks / uncertainties

- Free float di bawah 10% dapat menyebabkan sanksi dari BEI atau kewajiban pemenuhan kembali.
- Konsentrasi kepemilikan oleh pengendali (90,03%) dapat membatasi likuiditas saham.
- Tidak ada informasi mengenai rencana emiten untuk mengatasi free float rendah.
- Keakuratan klasifikasi investor bergantung pada data KSEI dan proses KYC.
- Definisi free float dan perhitungannya perlu diverifikasi sesuai peraturan Bursa.

### Items to monitor

- Free float di bawah 10% dapat memicu kewajiban pemenuhan kembali atau sanksi dari BEI, yang dapat mempengaruhi persepsi pasar terhadap kepatuhan emiten.
- Konsentrasi kepemilikan oleh pengendali dapat membatasi likuiditas saham di pasar sekunder.

---

## MBMA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 (No. 154/MBM-JKT/CORSEC/IX/2026), disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengumumkan aksi korporasi baru, perubahan pengurus, atau transaksi aset. Data menunjukkan kepemilikan pengendali dan afiliasinya tidak berubah dari bulan sebelumnya, namun terdapat indikasi ketidakpatuhan terhadap syarat free float 5% (kepemilikan publik tercatat 3,27% dari total saham disetor), serta peningkatan signifikan saham treasury dari 22.539.400 lembar (Januari 2026) menjadi 649.881.800 lembar (Agustus 2026). Terdapat inkonsistensi angka antar lampiran yang perlu dicermati.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek MBMA per 31 Agustus 2026, No. 154/MBM-JKT/CORSEC/IX/2026, disusun oleh BAE PT Datindo Entrycom dan ditandatangani secara elektronik oleh Teddy Nuryanto Oetomo (President Director & Corporate Secretary) pada 10 September 2026.
- Kepemilikan pengendali (Controller) tercatat 50,04% pada Agustus 2026, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan afiliasi pengendali (Affiliate of Controller) tercatat 0,93%, tidak berubah.
- Kepemilikan PT Energi Merdeka tercatat 35,42%, tidak berubah.
- Kepemilikan PT Alam Permai tercatat 5,46%, tidak berubah.
- Kepemilikan PT Suwarna Arta Mandiri tercatat 1,96%, tidak berubah.
- Kepemilikan PT Nusantara Energi tercatat 1,7%, tidak berubah.
- Kepemilikan PT Saratoga Investama Sedaya tercatat 2,72%, tidak berubah.
- Kepemilikan PT Mitra Mustika Wahana tercatat 0,27%, tidak berubah.
- Kepemilikan PT Asuransi Jiwa Pelindung tercatat 0,44%, tidak berubah.
- Jumlah saham beredar tercatat 69.245.641.628 saham (dokumen utama).
- Jumlah saham tresuri tercatat 999.393.988 saham (dokumen utama) dan 649.881.800 saham (lampiran 3).
- Jumlah saham yang dibatasi pengalihannya (lock-up) tercatat 649.881.800 saham (dokumen utama).
- Total saham disetor penuh tercatat 430.000.000.000 lembar (lampiran 3) dan 107.995.419.900 saham (lampiran 4).
- Kepemilikan saham publik (free float) tercatat 14.045.580.600 saham atau 3,27% dari total saham disetor (lampiran 3).
- Lampiran 3 menyatakan syarat free float 5% 'TIDAK DIPENUHI'.
- Jumlah pemegang saham publik pada Agustus 2026 tercatat 56.654 orang, menurun dari 58.817 pada April 2026 (lampiran 3).
- Saham treasury meningkat dari 22.539.400 lembar (Januari 2026) menjadi 649.881.800 lembar (Agustus 2026) (lampiran 3).
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris tercatat 758.000 lembar dari total 999.393.988 lembar (lampiran 2).
- Kepemilikan asing tercatat 68.090.868.277 saham (63,05%) dan lokal 39.904.551.623 saham (36,95%) (lampiran 4).
- Pemegang saham utama per lampiran 4: PT Alam Nusantara Batara 50.044.287.677 saham (50,044%), PT Huayong International Energy Permai 5.896.520.600 saham (5,460%), PT Merdeka Battery Materials Tbk (entitas) 8.149.060.000 saham (7,546%).
- Tidak ada perubahan susunan Direksi dan Komisaris pada Agustus 2026.
- Laporan disusun sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A dan V.2.
- Laporan mencakup penafian bahwa klasifikasi pemilik manfaat tidak mencerminkan kepemilikan efektif dan data disajikan berdasarkan verifikasi KSEI.

### Key financial figures

- **Jumlah saham beredar:** 69.245.641.628 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham tresuri:** 999.393.988 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dibatasi pengalihannya (lock-up):** 649.881.800 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh pengendali (Controller):** 54.045.287.67 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh afiliasi pengendali (Affiliate of Controller):** 8.149.060.000 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh PT Energi Merdeka:** 38.255.275.835 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh PT Alam Permai:** 5.896.520.600 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh PT Suwarna Arta Mandiri:** 107.995.419.900 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh PT Nusantara Energi:** 649.881.800 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh PT Saratoga Investama Sedaya:** 212.248.613 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh PT Mitra Mustika Wahana:** 4.102.000 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh PT Asuransi Jiwa Pelindung:** 3.779.500 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh investor individu (Individual):** 15.351.260.075 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh investor institusi (Institution):** 1.035.064.561 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh perusahaan asuransi (Insurance):** 216.577.750 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh dana pensiun (Pension Fund):** 956.767.500 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh reksa dana (Mutual Fund):** 44.975.600 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh yayasan (Foundation):** 41.904.522 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh koperasi (Cooperative):** 3.324.838 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh perusahaan sekuritas (Brokerage):** 13.878.700 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh bank (Bank):** 843.600 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh pemerintah (Government):** 1.295.100 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh perusahaan (Corporate):** 3.115.700 (Agustus 2026)
- **Jumlah saham yang dimiliki oleh individu (Individual):** 74.851.671.033 (Agustus 2026)
- **Total saham disetor penuh (lampiran 3):** 430.000.000.000 (Januari-Agustus 2026)
- **Jumlah saham tercatat di bursa (lampiran 3):** 54.045.287.677 (Januari-Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham publik (free float) (lampiran 3):** 14.045.580.600 (Agustus 2026)
- **Persentase kepemilikan publik terhadap total saham disetor (lampiran 3):** 3.27 (Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham publik (lampiran 3):** 56.654 (Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham publik (lampiran 3, April 2026):** 58.817 (April 2026)
- **Saham treasury (lampiran 3, Agustus 2026):** 649.881.800 (Agustus 2026)
- **Saham treasury (lampiran 3, Januari 2026):** 22.539.400 (Januari 2026)
- **Total saham ditempatkan dan disetor penuh (lampiran 4):** 107.995.419.900 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham asing (lampiran 4):** 68.090.868.277 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham lokal (lampiran 4):** 39.904.551.623 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Alam Nusantara Batara (lampiran 4):** 50.044.287.677 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Huayong International Energy Permai (lampiran 4):** 5.896.520.600 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Merdeka Battery Materials Tbk (entitas) (lampiran 4):** 8.149.060.000 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan direksi dan komisaris (lampiran 2):** 758.000 (31 Agustus 2026)
- **Total saham tercatat (lampiran 2):** 999.393.988 (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal yang signifikan pada bulan Agustus 2026; jumlah saham beredar dan kepemilikan pengendali/afiliasi tidak berubah.
- Saham treasury meningkat signifikan dari 22.539.400 lembar (Januari 2026) menjadi 649.881.800 lembar (Agustus 2026) menurut lampiran 3, mengindikasikan program pembelian kembali saham (buyback).
- Kepemilikan publik (free float) tercatat 3,27% dari total saham disetor, di bawah syarat minimum 5% (lampiran 3).

### Listing / regulatory

- Laporan bulanan disusun sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A dan V.2.
- Lampiran 3 menyatakan syarat free float 5% 'TIDAK DIPENUHI' dengan kepemilikan publik 3,27%.
- Tidak ada suspensi atau perubahan status pencatatan yang dilaporkan dalam dokumen.

### Analytical scenarios

- **Persentase kepemilikan direksi/komisaris** [derived_calculation, high]: Berdasarkan lampiran 2, kepemilikan direksi dan komisaris sebesar 758.000 lembar dibagi total saham tercatat 999.393.988 lembar menghasilkan 0,0759%, bukan 0,9254% yang tercantum dalam dokumen. Angka 0,9254% kemungkinan merupakan kesalahan pelaporan atau menggunakan dasar perhitungan berbeda.
  - Basis: 758.000 / 999.393.988 * 100% = 0,0759%
  - Assumptions: Total saham yang digunakan adalah 999.393.988 lembar.
  - Caveats: Angka 0,9254% tidak sesuai dengan perhitungan sederhana; mungkin ada faktor lain yang tidak dijelaskan.
- **Persentase free float** [derived_calculation, high]: Kepemilikan publik 14.045.580.600 saham dibagi total saham disetor 430.000.000.000 lembar menghasilkan 3,27%, di bawah syarat minimum 5% free float.
  - Basis: 14.045.580.600 / 430.000.000.000 = 0,03266
  - Assumptions: Total saham disetor dianggap sebagai dasar perhitungan free float sesuai ketentuan.
- **Pemicu pembelian kembali saham (buyback)** [analyst_hypothesis, medium]: Peningkatan saham treasury dari 22.539.400 lembar (Januari 2026) menjadi 649.881.800 lembar (Agustus 2026) mengindikasikan program pembelian kembali saham, yang mungkin dilakukan untuk mendukung harga saham atau manajemen modal.
  - Basis: Data saham treasury Januari vs Agustus 2026 pada lampiran 3
  - Assumptions: Pembelian kembali dilakukan secara bertahap sepanjang periode.
  - Caveats: Tidak ada detail tanggal, nilai transaksi, atau sumber dana buyback dalam dokumen.
- **Potensi aksi korporasi untuk memenuhi free float** [analyst_hypothesis, low]: Karena free float tercatat di bawah 5%, emiten mungkin akan melakukan rights issue atau penawaran umum lainnya untuk menambah jumlah saham publik dan memenuhi regulasi bursa.
  - Basis: Persentase free float 3,27% dan pernyataan 'TIDAK DIPENUHI' pada lampiran 3
  - Assumptions: Emiten berkeinginan memenuhi regulasi bursa.
  - Caveats: Tidak ada rencana eksplisit dalam dokumen; alternatif lain seperti penjualan saham tresuri atau perubahan kebijakan juga mungkin dilakukan.

### Risks / uncertainties

- Ketidakpatuhan terhadap syarat free float 5% dapat berakibat sanksi dari bursa atau regulator.
- Peningkatan saham treasury dapat mengurangi jumlah saham beredar dan mempengaruhi likuiditas.
- Penurunan jumlah pemegang saham publik dari 58.817 menjadi 56.654 dapat mengindikasikan konsolidasi kepemilikan.
- Data klasifikasi investor berdasarkan KSEI mungkin tidak mencerminkan kepemilikan efektif, sebagaimana dinyatakan dalam penafian laporan.
- Terdapat inkonsistensi angka antar lampiran (total saham disetor, saham tresuri, dan kepemilikan direksi/komisaris) yang perlu diverifikasi.

### Items to monitor

- Ketidakpatuhan free float dapat menjadi perhatian investor terkait risiko likuiditas dan potensi sanksi bursa.
- Peningkatan saham tresuri dapat mempengaruhi jumlah saham beredar dan indikator per saham.
- Tidak ada aksi korporasi atau perubahan fundamental lain yang diumumkan dalam laporan ini.

---

## MDKA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan adanya aksi korporasi, perubahan struktur modal, perubahan pengurus/pengendali, atau peristiwa regulasi. Struktur kepemilikan saham relatif stabil; free float tercatat meningkat tipis dari 47,72% menjadi 47,86%. Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (24.472.983.771 lembar) maupun saham treasuri (53.341.100 lembar).

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek MDKA per 31 Agustus 2026, disampaikan 10 September 2026, nomor 092/MDKA-JKT/CORSEC/IX/2026.
- Jumlah saham beredar: 24.472.983.771 lembar (sama dengan bulan sebelumnya).
- Saham treasuri: 53.341.100 lembar (0,218%), tidak berubah.
- Free float: 47,86% (Agustus 2026) vs 47,72% (Juli 2026).
- Kepemilikan pengendali dan afiliasi tidak berubah: PT Saratoga Investama Sedaya Tbk 4.739.493.062 saham (19,366%), PT Mitra Daya Mustika 2.907.302.421 saham (11,88%).
- Pemegang saham >=5%: PT Aneka Tambang 1.826.062.554 saham (7,462%), PT United Tractors 1.337.254.738 saham (5,464%), PT Adaro 973.251.400 saham (3,977% - di bawah 5%).
- Kepemilikan direksi/komisaris tidak berubah: Gavin Caudle 162.837.133 (0,665%), Albert Saputro 13.389.703 (0,055%), Arnold Hardiwijaya 69.596.728 (0,284%), Andrew Supeno 3.215.600 (0,013%).
- Tidak ada perubahan susunan direksi/komisaris, tidak ada aksi korporasi, tidak ada transaksi saham oleh pihak terkait.
- Laporan menyebutkan 11 pemilik manfaat (beneficial owner) termasuk Edwin Soeryadjaya dan Kartonno Winato, tanpa rincian kepemilikan.
- Data klasifikasi investor berasal dari KSEI dan tidak diverifikasi oleh Perseroan.

### Key financial figures

- **Jumlah Saham Beredar:** 24.472.983.771 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Saham Treasuri:** 53.341.100 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Free Float:** 47,86% (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Free Float:** 47,72% (Juli 2026 (bulan sebelumnya))
- **Kepemilikan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk:** 4.739.493.062 saham (19,366%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan PT Mitra Daya Mustika:** 2.907.302.421 saham (11,88%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan PT Aneka Tambang:** 1.826.062.554 saham (7,462%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan PT United Tractors:** 1.337.254.738 saham (5,464%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan PT Adaro:** 973.251.400 saham (3,977%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Gavin Caudle (Direksi):** 162.837.133 saham (0,665%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Albert Saputro (Direksi):** 13.389.703 saham (0,055%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Arnold Hardiwijaya (Direksi):** 69.596.728 saham (0,284%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Andrew Supeno (Komisaris):** 3.215.600 saham (0,013%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Phillip (Komisaris):** 2.502.800 saham (0,01%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Titien (Komisaris):** 4.147.400 saham (0,017%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Thohir (pemegang saham <5%):** 12.380.589.132 saham (50,589%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Garibaldi (pemegang saham <5%):** 53.341.100 saham (0,218%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Kepemilikan Suwarna (pemegang saham <5%):** 973.251.400 saham (3,977%) (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham Publik (free float):** 11.713.389.784 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham Publik (free float):** 11.678.994.984 (Juli 2026 (bulan sebelumnya))
- **Jumlah Saham Pengendali dan Afiliasi:** 12.689.619.596 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham Direksi dan Komisaris:** 255.689.364 (Agustus 2026 (bulan ini dan sebelumnya))
- **Jumlah Saham yang Dibatasi (lock-up):** 664.454.566 (Agustus 2026 (bulan ini))
- **Jumlah Saham yang Dibatasi (lock-up):** 667.832.566 (Juli 2026 (bulan sebelumnya))

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (24.472.983.771 lembar) dan saham treasuri (53.341.100 lembar) dibanding bulan sebelumnya.
- Free float meningkat dari 47,72% menjadi 47,86%.
- Jumlah saham yang dibatasi (lock-up) menurun dari 667.832.566 menjadi 664.454.566 (selisih 3.378.000 saham).
- Tidak ada transaksi saham oleh direksi, komisaris, atau pengendali.

### Analytical scenarios

- **Struktur kepemilikan stabil** [explicit_fact, high]: Seluruh angka kepemilikan saham untuk bulan ini dan sebelumnya identik, menunjukkan tidak ada perubahan struktur kepemilikan selama Agustus 2026.
  - Basis: Angka pada halaman 2-4 dan 8-9 menunjukkan nilai yang sama untuk 'Current' dan 'Previous'.
- **Perubahan free float** [derived_calculation, medium]: Free float naik 0,14 poin persentase (dari 47,72% menjadi 47,86%). Perubahan ini mungkin disebabkan oleh penurunan jumlah saham yang dibatasi (lock-up) dari 667.832.566 menjadi 664.454.566, selisih 3.378.000 saham.
  - Basis: Free float bulan ini 47,86%, sebelumnya 47,72%.; Jumlah saham dibatasi bulan ini 664.454.566, sebelumnya 667.832.566.
  - Assumptions: Penurunan saham dibatasi menambah free float.
  - Caveats: Perhitungan ini tidak memperhitungkan faktor lain yang mungkin mempengaruhi free float.
- **Pemilik manfaat** [analyst_hypothesis, low]: Laporan menyebutkan 11 pemilik manfaat, termasuk Edwin Soeryadjaya dan Kartonno Winato, tetapi tidak memberikan rincian jumlah saham. Ini mungkin mengindikasikan kepemilikan tidak langsung melalui entitas lain.
  - Basis: Halaman 9-10 mencantumkan nama-nama tersebut sebagai pemilik manfaat.
  - Caveats: Tidak ada data kuantitatif untuk mendukung hipotesis ini.
- **Kepatuhan free float** [explicit_fact, high]: Free float 47,86% jauh di atas minimum 7,5% yang disyaratkan Bursa Efek Indonesia, menunjukkan kepatuhan.
  - Basis: Angka free float pada halaman 8.
- **Tidak ada aksi korporasi** [explicit_fact, high]: Laporan tidak menyebutkan aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau perubahan modal.
  - Basis: Seluruh isi laporan hanya berisi data kepemilikan saham.
- **Klasifikasi investor dari KSEI** [explicit_fact, high]: Perseroan menyatakan bahwa klasifikasi investor bersumber dari KSEI dan tidak diverifikasi, sehingga mungkin tidak mencerminkan kepemilikan efektif.
  - Basis: Catatan kaki pada halaman 10.

### Risks / uncertainties

- Data klasifikasi investor tidak diverifikasi oleh Perseroan, sehingga mungkin tidak akurat.
- Rincian kepemilikan manfaat (beneficial owner) tidak diungkapkan, sehingga tidak dapat dianalisis lebih lanjut.
- Tidak ada informasi mengenai transaksi saham oleh pihak-pihak terkait.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan perubahan fundamental atau aksi korporasi.
- Peningkatan free float yang tipis (0,14 pp) tidak signifikan secara material.
- Struktur kepemilikan yang stabil menunjukkan tidak ada perubahan pengendalian.

---

## MERI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan jumlah saham beredar, komposisi pemegang saham pengendali, kepemilikan direksi/komisaris, maupun treasury stock dibandingkan bulan sebelumnya. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Adimitra Jasa Korpora selaku Biro Administrasi Efek.
- Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh per 31 Agustus 2026: 1.035.132.500 saham, dengan nilai nominal Rp12,5 per saham.
- Komposisi pemegang saham per 31 Agustus 2026: PT Merry Riana Indonesia 599.999.920 saham (57,96%), PT Tancorp Investama Mulia 200.000.000 saham (19,32%), Alva Christopher Tjenderasa 80 saham (0,00%), dan masyarakat (scripless) 235.132.500 saham (22,72%).
- Tidak ada perubahan jumlah saham dibandingkan posisi 31 Juli 2026 (tetap 1.035.132.500 saham).
- Tidak ada treasury stock (0 saham) per 31 Agustus 2026.
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris: seluruhnya 0 saham (0,00%) kecuali Alva Christopher Tjenderasa (Direktur) memiliki 80 saham (0,00%).
- Pemegang saham pengendali: PT Merry Riana Indonesia (57,96%) dan Alva Christopher Tjenderasa (0,00%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan >=5%: PT Merry Riana Indonesia (57,96%) dan PT Tancorp Investama Mulia (19,32%).
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan <5% per 31 Agustus 2026: 7.815 pihak (dari 7.741 pihak pada Juli 2026).
- Free float berdasarkan laporan: 22,72% (235.132.500 saham) per 31 Agustus 2026, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan struktur pemegang saham yang material pada periode laporan.

### Key financial figures

- **Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh:** 1.035.132.500 (31 Agustus 2026)
- **Nilai nominal per saham:** Rp12,5 (31 Agustus 2026)
- **Total nilai nominal saham:** Rp12.939.156.250 (31 Agustus 2026)
- **Treasury stock:** 0 (31 Agustus 2026)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali, direksi, atau komisaris yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.
- Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris per 31 Agustus 2026: seluruhnya 0 saham (0,00%) kecuali Alva Christopher Tjenderasa (Direktur) memiliki 80 saham (0,00%).

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar, treasury stock, atau komposisi pemegang saham yang material pada periode laporan.

### Analytical scenarios

- **Peningkatan jumlah pemegang saham** [analyst_hypothesis, medium]: Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan <5% meningkat dari 7.741 (Juli 2026) menjadi 7.815 (Agustus 2026), namun jumlah saham yang dipegang kelompok ini tetap 235.132.500 saham. Ini menunjukkan redistribusi kepemilikan di antara pemegang saham kecil tanpa perubahan total saham.
  - Basis: Tabel rekapitulasi bulanan menunjukkan jumlah pemegang saham <5% pada Juli 2026: 7.741, dan Agustus 2026: 7.815.; Jumlah saham kelompok <5% tetap 235.132.500 saham pada kedua bulan.
  - Assumptions: Angka 7.741 dan 7.815 terbaca dari tabel rekapitulasi pada lampiran.
  - Caveats: Perubahan jumlah pemegang saham kecil tidak dijelaskan lebih lanjut dalam dokumen; tidak ada indikasi dampak material terhadap struktur modal atau pengendalian.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko kepatuhan atau ketidakpastian material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.
- Laporan menyatakan bahwa klasifikasi investor berdasarkan data KSEI, dan keakuratan klasifikasi menjadi tanggung jawab KSEI; ini merupakan keterbatasan informasi yang perlu dicatat.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, atau jumlah saham beredar pada periode laporan.
- Peningkatan jumlah pemegang saham kecil (dari 7.741 menjadi 7.815) dapat menunjukkan aktivitas perdagangan ritel, namun tidak berdampak pada struktur modal.

---

## MGLV

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 3

### Overview

Pada 10 September 2026, PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) mengumumkan tiga hal penting: (1) koreksi atas ringkasan risalah RUPSLB dan RUPS Independen yang diselenggarakan 7 September 2026, (2) rencana aksi korporasi PMHMETD I dengan rincian harga, rasio, dan penggunaan dana, serta (3) rencana Public Expose Insidentil sebagai tindak lanjut suspensi saham oleh BEI. Secara korporasi, perubahan terbesar adalah persetujuan RUPS atas perubahan kegiatan usaha menjadi penyedia infrastruktur komputasi/hosting, pengambilalihan anak usaha NAC dan NGC, serta penerbitan saham baru hingga 285.732.512 lembar (13,04% dari modal setelah PMHMETD) dengan target dana maksimum Rp2,54 triliun untuk ekspansi data center. Pentingnya aksi ini terletak pada perubahan fundamental bisnis dan struktur modal yang signifikan, serta adanya suspensi saham yang menandakan pengawasan ketat BEI.

### Material changes

- Perubahan kegiatan usaha: penambahan KBLI 70209, 64210, 63102 (infrastruktur komputasi/hosting).
- Pengangkatan Widjono Hardjanto sebagai Komisaris Independen.
- Persetujuan PMHMETD I dengan maksimum 285.732.512 saham baru.
- Pengambilalihan saham NAC dan NGC dari NDC.
- Penerimaan pinjaman pemegang saham dari NDC.
- Suspensi saham oleh BEI dalam rangka cooling down.

### Key financial figures

- **Jumlah saham hadir RUPSLB:** 1.868.580.700 (07-09-2026)
- **Persentase kehadiran RUPSLB:** 98,094% (07-09-2026)
- **Jumlah saham hadir RUPS Independen:** 335.847.100 (07-09-2026)
- **Persentase kehadiran RUPS Independen:** 90,258% (07-09-2026)
- **Jumlah saham baru PMHMETD (maksimal):** 285.732.512 (rencana)
- **Nilai nominal saham baru:** Rp20 per saham (rencana)
- **Harga pelaksanaan per saham:** Rp8.880 (2026-09-10)
- **Dana maksimum PMHMETD:** Rp2.537.304.706.560 (2026-09-10)
- **Dana pengambilalihan piutang NDC kepada NAC:** Rp668.447.000.000 (2026-09-10)
- **Dana pengambilalihan piutang NDC kepada NGC:** Rp160.000.000 (2026-09-10)
- **Total dana pengambilalihan piutang:** Rp668.607.000.000 (2026-09-10)
- **Setoran modal ke NGC:** Rp1.000.000.000.000 (2026-09-10)
- **Setoran modal ke NAC:** Rp600.000.000.000 (2026-09-10)
- **Total setoran modal ke anak usaha:** Rp1.600.000.000.000 (2026-09-10)
- **Luas lahan industri NGC di KITB:** 144.582 m2 (2026-04-27)
- **Jumlah liabilitas:** Rp62.424.540.577 (30 April 2026)
- **Jumlah aset:** Rp181.412.886.581 (30 April 2026)
- **Jumlah ekuitas:** Rp118.988.346.004 (30 April 2026)
- **Pendapatan bersih:** Rp24.122.429.354 (4M2026)
- **Rugi neto periode berjalan:** -Rp9.350.545.928 (4M2026)
- **Pendapatan bersih:** Rp127.866.478.461 (FY2025)
- **Rugi neto tahun berjalan:** -Rp8.987.239.323 (FY2025)
- **Pendapatan bersih:** Rp208.808.125.380 (FY2024)
- **Laba neto tahun berjalan:** Rp6.763.254.545 (FY2024)
- **Kas dan setara kas:** Rp1.317.256.004 (30 April 2026)
- **Arus kas operasi:** Rp11.579.416.588 (4M2026)
- **Arus kas investasi:** -Rp2.507.600 (4M2026)
- **Arus kas pendanaan:** -Rp13.440.233.797 (4M2026)
- **Rugi per saham dasar:** -Rp4,91 (4M2026)
- **Rugi per saham dasar:** -Rp4,73 (FY2025)
- **Laba per saham dasar:** Rp3,47 (FY2024)
- **Rasio lancar:** 2,70 (30 April 2026)
- **Rasio utang terhadap ekuitas:** 0,52 (30 April 2026)
- **Rasio utang terhadap aset:** 0,34 (30 April 2026)
- **Rasio laba bruto terhadap pendapatan:** 17,03% (4M2026)
- **Jumlah liabilitas:** Rp59.739.988.344 (31 Desember 2025)
- **Jumlah liabilitas:** Rp130.991.846.193 (31 Desember 2024)
- **Jumlah ekuitas:** Rp128.173.031.355 (31 Desember 2025)
- **Jumlah ekuitas:** Rp137.089.219.981 (31 Desember 2024)

### Corporate actions

- PMHMETD I (rights issue) disetujui RUPSLB 7 September 2026; maksimum 285.732.512 saham baru, harga Rp8.880, rasio 100:15.
- Penjualan 13 anak usaha kepada PT Trijaya Wisesa Makmur senilai Rp121.473.879.000 (perjanjian 8 September 2026).
- Pengambilalihan 999 saham (99,90%) NAC dan NGC dari NDC senilai Rp1.998.000.000 (perjanjian 7 September 2026).
- Penerimaan pinjaman pemegang saham dari NDC hingga Rp4 triliun, bunga 7%, jatuh tempo 31 Desember 2028.
- Perubahan kegiatan usaha (penambahan KBLI 70209, 64210, 63102).

### Expansion projects

- Pembangunan data center di KITB Batang oleh NGC, lahan 144.582 m², sumber dana setoran modal Rp1 triliun.
- Pengembangan data center di Jababeka oleh NAC, sumber dana setoran modal Rp600 miliar.
- Target total kapasitas data center 102 MW (6 MW operasional, 36 MW Jababeka, 60 MW KITB).

### Management / control changes

- Pengangkatan Widjono Hardjanto sebagai Komisaris Independen, efektif sejak penutupan RUPSLB 7 September 2026 sampai RUPST 2031.
- Susunan Direksi dan Dewan Komisaris setelah RUPSLB: Direktur Utama Ahmad Zulfikar; Direktur Putra Harianto Batee, Ma Da, Afin; Komisaris Utama Suriyanto; Komisaris Glenn T Sugita; Komisaris Independen Ridwan Hassan dan Widjono Hardjanto.
- Perubahan pengendalian pada Februari 2026 melalui pengambilalihan oleh NDC sebagai pengendali.
- Perubahan kegiatan usaha pada 7 September 2026 menjadi penyedia infrastruktur komputasi dan hosting.

### Capital structure

- Penerbitan maksimal 285.732.512 saham baru melalui HMETD.
- Modal dasar 6.000.000.000 saham, modal ditempatkan 1.904.883.411 saham.
- NDC memiliki 65,10% saham, masyarakat 34,90%.
- Setelah PMHMETD penuh: 2.190.615.923 saham, NDC tetap 65,10%.
- Jika hanya NDC melaksanakan: NDC 68,20%, masyarakat 31,80%.
- Kepemilikan tetap 99,9% di NGC dan NAC setelah setoran modal.

### Listing / regulatory

- Suspensi saham MGLV di Pasar Reguler dan Pasar Tunai oleh BEI dalam rangka cooling down, berdasarkan Pengumuman Bursa Nomor Peng-SPT-00172/BEI.WAS/09-2026.
- Permintaan IDX untuk penyelenggaraan Public Expose Insidentil melalui email 9 September 2026, merujuk pada Peraturan BEI No. 00015/BEI/01-2021 Pasal III.3.
- Pencatatan saham baru di BEI dijadwalkan 9-20 November 2026.
- HMETD dapat diperdagangkan di dalam dan luar BEI 5-18 November 2026.
- Tidak ada pembeli siaga dalam PMHMETD I.
- Laporan hasil pemeriksaan akuntan atas penjatahan wajib disampaikan ke OJK paling lambat 30 hari setelah tanggal penjatahan, sesuai POJK No. 32/2015.

### Analytical scenarios

- **Estimasi total saham beredar** [derived_calculation, medium]: Berdasarkan jumlah saham hadir RUPSLB (1.868.580.700) yang mewakili 98,094% total saham, total saham beredar diperkirakan sekitar 1.905.000.000 saham (1.868.580.700 / 0,98094).
  - Basis: Jumlah saham hadir RUPSLB: 1.868.580.700; Persentase kehadiran: 98,094%
  - Assumptions: Kehadiran RUPSLB mewakili seluruh saham beredar.
  - Caveats: Angka total saham beredar adalah estimasi, bukan angka resmi dari laporan keuangan.
- **Dilusi potensial dari PMHMETD** [derived_calculation, medium]: Penerbitan 285.732.512 saham baru akan menambah sekitar 15% dari total saham saat ini (estimasi 1.905.000.000). Dilusi bagi pemegang saham yang tidak menggunakan HMETD sekitar 13% (285.732.512 / (1.905.000.000 + 285.732.512)).
  - Basis: Jumlah saham baru PMHMETD: 285.732.512; Estimasi total saham beredar: 1.905.000.000
  - Assumptions: Total saham beredar dihitung dari kehadiran RUPSLB.; Dilusi dihitung terhadap total saham setelah penerbitan.
  - Caveats: Angka total saham beredar adalah estimasi, bukan angka resmi.; Harga pelaksanaan HMETD belum ditentukan.
- **Rasio PMHMETD** [derived_calculation, medium]: Jika total saham beredar sekitar 1.905 juta, maka rasio HMETD sekitar 1:6,67 (setiap 6,67 saham lama berhak atas 1 saham baru).
  - Basis: Jumlah saham baru: 285.732.512; Estimasi total saham beredar: 1.905.000.000
  - Assumptions: Total saham beredar dihitung dari 1.868.580.700 / 0,98094 ≈ 1.905.000.000
  - Caveats: Rasio final akan ditentukan oleh Dewan Komisaris sesuai usulan Direksi.
- **Total dana rights issue** [derived_calculation, high]: Total dana yang direncanakan adalah Rp668,607 miliar + Rp1,6 triliun = Rp2.268.607.000.000 (sekitar Rp2,27 triliun). Ini adalah penjumlahan dari angka yang disebutkan.
  - Basis: Rp668.607.000.000; Rp1.600.000.000.000
  - Assumptions: Tidak ada komponen lain yang disebutkan
- **Dilusi maksimum** [derived_calculation, high]: Dilusi maksimum 13,04% dihitung dari 285.732.512 saham baru dibagi total saham setelah PMHMETD (2.190.615.923).
  - Basis: 285.732.512; 2.190.615.923
- **Komitmen NDC** [derived_calculation, high]: Komitmen NDC 186.000.000 HMETD setara 65,10% dari total saham baru (186.000.000 / 285.732.512).
  - Basis: 186.000.000; 285.732.512
- **Dana maksimum** [derived_calculation, high]: Dana maksimum Rp2.537.304.706.560 = 285.732.512 saham x Rp8.880.
  - Basis: 285.732.512; 8.880
- **Rasio lancar** [derived_calculation, high]: Rasio lancar 2,70 = aset lancar Rp161.004.919.523 / liabilitas jangka pendek Rp59.546.702.418.
  - Basis: 161.004.919.523; 59.546.702.418
- **Pertumbuhan pendapatan** [derived_calculation, high]: Pendapatan 4M2026 turun 58,08% dari 4M2025, sesuai klaim manajemen.
  - Basis: 24.122.429.354; 57.543.292.311
- **Agio saham per saham baru** [derived_calculation, high]: Agio saham meningkat dari Rp42.884.580.302 menjadi Rp2.574.474.636.622, selisih Rp2.531.590.056.320. Dengan 285.732.512 saham baru, agio per saham sekitar Rp8.860, konsisten dengan harga pelaksanaan Rp8.880 dikurangi nilai nominal Rp20.
  - Basis: Perubahan agio saham dari tabel ekuitas; Jumlah saham baru hasil perhitungan
  - Assumptions: Selisih agio seluruhnya berasal dari PMHMETD
- **Motivasi perubahan kegiatan usaha** [analyst_hypothesis, low]: Perubahan kegiatan usaha ke arah infrastruktur komputasi dan hosting (KBLI 63102) serta perusahaan induk (KBLI 64210), sejalan dengan pengambilalihan NAC dan NGC, mengindikasikan fokus baru pada bisnis data center dan AI. Namun, detail strategi dan nilai transaksi belum diungkapkan dalam dokumen ini.
  - Basis: Penambahan KBLI 63102 (infrastruktur komputasi, hosting, cloud).; Pengambilalihan saham NAC dan NGC (perusahaan dengan nama 'GenAi' dan 'Askara').
  - Assumptions: Nama perusahaan mencerminkan bidang usaha.; NAC dan NGC bergerak di bidang data center atau AI.
  - Caveats: Belum ada konfirmasi resmi mengenai strategi bisnis.; Nilai transaksi dan rencana penggunaan dana belum diungkapkan.; Kegiatan usaha spesifik NAC dan NGC tidak dijelaskan dalam dokumen.
- **Potensi benturan kepentingan** [analyst_hypothesis, medium]: Transaksi pengambilalihan saham NAC dan NGC dari NDC, serta pinjaman dari NDC, melibatkan pemegang saham, sehingga berpotensi menimbulkan benturan kepentingan. RUPS menyetujui transaksi ini, namun detail independensi penilaian belum diungkapkan.
  - Basis: NDC adalah pemegang saham Perseroan.; Transaksi dikategorikan sebagai transaksi afiliasi sesuai POJK 42/2020.
  - Assumptions: NDC memiliki kepentingan dalam transaksi.
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai mekanisme persetujuan independen.
- **Risiko eksekusi** [analyst_hypothesis, low]: Tanpa pembeli siaga, jika NDC tidak melaksanakan komitmennya, dana yang terkumpul bisa jauh lebih rendah dari target, menghambat rencana ekspansi.
  - Assumptions: NDC gagal memenuhi komitmen
  - Caveats: Komitmen NDC tertulis dalam surat pernyataan, tetapi tidak ada jaminan pembeli siaga.
- **Risiko likuiditas** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan kas dan bank dari Rp3,16 miliar menjadi Rp1,32 miliar pada 4M 2026 dapat mengindikasikan tekanan likuiditas, tetapi pinjaman pemegang saham dapat menjadi bantalan.
  - Basis: Kas dan bank akhir 30 April 2026: Rp1.317.256.004; Kas dan bank akhir 31 Desember 2025: Rp3.156.869.509
  - Assumptions: Tidak ada arus kas masuk lain yang signifikan setelah tanggal laporan
  - Caveats: Belum memperhitungkan dampak transaksi setelah tanggal laporan
- **Penyebab suspensi** [analyst_hypothesis, low]: Suspensi saham MGLV dalam rangka cooling down mengindikasikan adanya pergerakan harga atau volume yang tidak wajar, namun dokumen tidak menyebutkan penyebab spesifik. Ini perlu dikonfirmasi dari pengumuman BEI terkait.
  - Basis: Pengumuman Bursa Nomor Peng-SPT-00172/BEI.WAS/09-2026 tentang suspensi saham MGLV; Sifat insidentil Public Expose
  - Assumptions: Suspensi cooling down biasanya dipicu oleh fluktuasi harga atau volume yang tidak biasa
  - Caveats: Belum ada data pendukung dari dokumen ini
- **Konten Public Expose** [analyst_hypothesis, low]: Agenda Public Expose Insidentil mencakup perkembangan kinerja, laporan keuangan, dan rencana usaha, yang kemungkinan akan mengungkap informasi material terkait kondisi keuangan dan prospek perusahaan. Namun, dokumen ini tidak memuat angka atau detail.
  - Basis: Agenda standar: kinerja, laporan keuangan, rencana usaha
  - Assumptions: Materi Public Expose akan disampaikan pada 15 September 2026
  - Caveats: Belum ada materi yang tersedia

### Risks / uncertainties

- Harga pelaksanaan HMETD belum ditentukan.
- Rasio HMETD dan jadwal pelaksanaan belum ditetapkan.
- Nilai transaksi penjualan anak usaha dan pengalihan aset tidak diungkapkan.
- Nilai pinjaman pemegang saham dari NDC tidak diungkapkan.
- Rencana penggunaan dana PMHMETD belum dirinci.
- Kegiatan usaha spesifik NAC dan NGC tidak dijelaskan.
- Persetujuan OJK dan instansi terkait untuk perubahan anggaran dasar dan PMHMETD masih diperlukan.
- Risiko utama: kemampuan menjaga SLA dan risiko pengembangan fasilitas data center.
- Tidak ada pembeli siaga, sehingga saham tidak habis dapat menyebabkan dana lebih rendah.
- HMETD yang tidak dilaksanakan hangus; pemegang saham yang tidak melaksanakan mengalami dilusi hingga 13,04%.
- NGC belum beroperasi komersial, sehingga pembangunan data center memiliki risiko penyelesaian dan permintaan.
- Risiko usaha: persaingan industri data center, investasi dan aksi korporasi, kepatuhan regulasi, perubahan teknologi, kelangkaan sumber daya, pasokan bahan baku.
- Risiko umum: kondisi ekonomi makro, nilai tukar, kepatuhan hukum, tuntutan hukum, kebijakan pemerintah, regulasi internasional.
- Risiko kepatuhan terhadap kewajiban penyampaian informasi dan Public Expose
- Risiko kelanjutan suspensi saham jika hasil Public Expose tidak memadai

### Items to monitor

- Harga pelaksanaan, rasio, dan jadwal PMHMETD yang akan ditetapkan Dewan Komisaris.
- Nilai transaksi penjualan anak usaha, pengalihan aset, pengambilalihan saham, dan pinjaman pemegang saham.
- Rencana penggunaan dana PMHMETD secara rinci.
- Kegiatan usaha spesifik NAC dan NGC.
- Persetujuan OJK dan instansi terkait untuk perubahan anggaran dasar dan PMHMETD.
- Hasil Public Expose Insidentil 16 September 2026.
- Penyebab spesifik suspensi saham oleh BEI.
- Perkembangan pembangunan data center di KITB dan Jababeka.
- Kinerja keuangan setelah aksi korporasi.

---

## MKNT

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) mengumumkan perubahan dan/atau tambahan informasi atas rencana Penambahan Modal Tanpa HMETD (PMTHMETD) yang sebelumnya diumumkan pada 16 Juli 2026. Perubahan ini terkait dengan akta PT Headwell Bintang Energi Hijau (HBEH), salah satu kreditur yang utangnya akan dikonversi menjadi saham. Rencana PMTHMETD mencakup konversi utang HBEH (Rp668 miliar) dan MCP (Rp154,925 miliar) menjadi saham baru, injeksi tunai MCP (Rp1,5649 miliar), dan injeksi tunai investor independen (total Rp200 miliar). Total saham baru yang akan diterbitkan adalah 1.024.490.000.000 saham seri B dengan nominal Rp1, mewakili 99,46% modal setelah PMTHMETD. Rencana ini juga mencakup pengambilalihan 99,99% saham PT Citra Baru Steel (CBS) dan PT Radja Udang Malingping (RUM) yang telah dilakukan pada 29 Mei 2026, perubahan nama menjadi PT Remitra Global International Tbk, peningkatan modal dasar, dan perubahan susunan direksi dan komisaris. RUPSLB untuk persetujuan rencana ini dijadwalkan pada 14 September 2026. Perseroan saat ini memiliki ekuitas negatif Rp9,136 miliar dan modal kerja bersih negatif Rp831,922 miliar per 31 Maret 2026.

### Material changes

- MKNT mengumumkan perubahan dan/atau tambahan informasi atas PMTHMETD pada 10 September 2026, dengan perubahan spesifik terkait akta PT Headwell Bintang Energi Hijau (HBEH).
- Rencana PMTHMETD mencakup konversi utang HBEH sebesar Rp668.000.000.000 menjadi 668.000.000.000 saham seri B, dan utang MCP sebesar Rp154.925.100.000 menjadi 154.925.100.000 saham seri B, total 822.925.100.000 saham.
- Injeksi tunai MCP sebesar Rp1.564.900.000 untuk pelunasan pembelian saham RUM, diterbitkan 1.564.900.000 saham seri B.
- Injeksi tunai investor independen total Rp200.000.000.000: Suripto Rp50 miliar, John Veter Firdaus Rp50 miliar, Antony Lesmana Rp50 miliar, Daniel Tejakusuma Rp25 miliar, Rossa Linna Rp25 miliar, masing-masing dengan harga Rp1 per saham.
- Total saham baru yang diterbitkan 1.024.490.000.000 saham seri B nominal Rp1, mewakili 99,46% modal ditempatkan dan disetor setelah PMTHMETD.
- Setelah PMTHMETD, HBEH dan MCP masing-masing akan memiliki sekitar 64,85% dan 15,19% saham Perseroan.
- Pengambilalihan 99,99% saham CBS pada 29 Mei 2026 dengan harga Rp668.006.058.612, dan 99,99% saham RUM dengan harga Rp156.490.000.000, menjadikan keduanya anak usaha.
- Utang HBEH dan MCP berasal dari perjanjian fasilitas pinjaman 17 Desember 2025, diubah dengan Amandemen Kedua 31 Agustus 2026, jatuh tempo diperpanjang menjadi 31 Desember 2026.
- RUPSLB untuk persetujuan PMTHMETD dijadwalkan pada 14 September 2026.
- Perseroan memiliki ekuitas negatif Rp9.136.553.684 dan modal kerja bersih negatif Rp831.921.829.064 per 31 Maret 2026.
- Rasio liabilitas terhadap aset total 101,11%, melebihi ambang batas 80% untuk PMTHMETD.
- Pemilik manfaat Perseroan saat ini adalah Tan Heng Lok, masih dalam proses penyesuaian data di AHU.
- Tidak ada program kepemilikan saham yang berjalan dan tidak ada perkara material yang sedang dihadapi Perseroan.
- Perseroan tidak menjalankan kegiatan usaha saat ini, tetapi akan memperoleh bisnis baru dari CBS (manufaktur baja) dan RUM (budidaya udang).

### Key financial figures

- **Utang HBEH yang dikonversi:** 668000000000 (per 31 Agustus 2026 (amandemen kedua))
- **Utang MCP yang dikonversi:** 154925100000 (per 31 Agustus 2026 (amandemen kedua))
- **Total utang yang dikonversi:** 822925100000 (per 31 Agustus 2026)
- **Injeksi tunai MCP:** 1564900000 (rencana)
- **Injeksi tunai investor independen:** 200000000000 (rencana)
- **Total saham baru diterbitkan:** 1024490000000 (rencana)
- **Harga pembelian saham CBS:** 668006058612 (29 Mei 2026)
- **Harga pembelian saham RUM:** 156490000000 (29 Mei 2026)
- **Nilai pasar saham CBS (penilaian KJPP):** 646256432000 (29 Mei 2026)
- **Nilai pasar saham RUM (penilaian KJPP):** 151279000000 (29 Mei 2026)
- **Ekuitas negatif:** -9136553684 (31 Maret 2026)
- **Modal kerja bersih negatif:** -831921829064 (31 Maret 2026)
- **Aset lancar:** 2486670003 (31 Maret 2026)
- **Liabilitas jangka pendek:** 834408499067 (31 Maret 2026)
- **Total liabilitas:** 835229098929 (31 Maret 2026)
- **Total aset:** 826092545245 (31 Maret 2026)
- **Rasio liabilitas terhadap aset:** 101.11 (31 Maret 2026)
- **Modal ditempatkan dan disetor saat ini:** 5500000000 (31 Agustus 2026)
- **Saham dalam portepel:** 14500000000 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham PT Monjess Investama:** 1244823662 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham PT Sun International Capital:** 343750300 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham KPD Simas Equity Fund:** 275587200 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan saham masyarakat:** 3635838838 (31 Agustus 2026)
- **Nilai nominal saham Perseroan:** 20 (per lembar)

### Corporate actions

- Penambahan Modal Tanpa HMETD (PMTHMETD) - perubahan informasi
- Pengambilalihan anak usaha (CBS dan RUM) sebagai transaksi material
- Perubahan pengendalian setelah PMTHMETD (HBEH menjadi pengendali baru)
- Potensi perubahan kegiatan usaha utama (dari distribusi telekomunikasi ke manufaktur baja dan budidaya udang)

### Expansion projects

- Akuisisi CBS dan RUM untuk mendapatkan bisnis operasional baru di bidang manufaktur baja dan budidaya udang
- CBS memiliki fasilitas produksi di Kabupaten Serang, Banten
- RUM beroperasi di Kabupaten Lebak, Banten

### Management / control changes

- Susunan Direksi: Jefri Junaedi (Direktur Utama), Samuel Eben Heizer T (Direktur)
- Susunan Dewan Komisaris: Irwan Raharja (Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen), Muhamad Zidane Alfarizi (Komisaris)
- Pengendali saat ini PT Monjess Investama (22,63%), setelah PMTHMETD HBEH menjadi pengendali (64,85%)

### Capital structure

- Modal ditempatkan dan disetor saat ini 5.500.000.000 saham, nilai nominal Rp20 per saham
- Penerbitan 1.024.490.000.000 saham baru seri B nominal Rp1
- Setelah PMTHMETD, HBEH 64,85%, MCP 15,19%, sisanya publik
- Tidak ada treasury stock
- Tidak ada sengketa atau pembebanan atas saham

### Listing / regulatory

- PMTHMETD berdasarkan POJK No. 14/2019, pengecualian HMETD untuk perbaikan posisi keuangan
- Transaksi material berdasarkan POJK No. 17/2020, pengecualian penilai dan RUPS
- Laporan penilaian KJPP untuk CBS dan RUM
- SK BEI No. 122/2026 tentang harga pelaksanaan saham tambahan

### Analytical scenarios

- **Persentase saham baru terhadap modal setelah PMTHMETD** [derived_calculation, high]: Total saham baru 1.024.490.000.000 dibagi total saham setelah PMTHMETD (5.500.000.000 + 1.024.490.000.000 = 1.029.990.000.000) menghasilkan 99,46%, sesuai dengan klaim emiten.
  - Basis: 5.500.000.000; 1.024.490.000.000
  - Assumptions: Tidak ada perubahan modal lain
- **Selisih harga transaksi CBS** [derived_calculation, high]: Selisih harga pembelian CBS (Rp668.006.058.612) terhadap nilai pasar (Rp646.256.432.000) adalah Rp21.749.626.612 atau sekitar 3,37%, sesuai dengan klaim emiten.
  - Basis: 668006058612; 646256432000
- **Selisih harga transaksi RUM** [derived_calculation, high]: Selisih harga pembelian RUM (Rp156.490.000.000) terhadap nilai pasar (Rp151.279.000.000) adalah Rp5.211.000.000 atau sekitar 3,45%, sesuai dengan klaim emiten.
  - Basis: 156490000000; 151279000000
- **Dampak pada free float** [analyst_hypothesis, low]: Setelah PMTHMETD, kepemilikan publik (masyarakat) akan terdilusi signifikan, tetapi injeksi tunai investor independen mungkin dimaksudkan untuk memenuhi ketentuan free float BEI, meskipun rincian free float akhir tidak diungkapkan.
  - Basis: Kepemilikan masyarakat saat ini 66,11%; Penerbitan saham baru 99,46%
  - Assumptions: Tidak ada pembelian kembali saham
  - Caveats: Perhitungan free float akhir memerlukan data jumlah saham publik setelah PMTHMETD yang tidak tersedia
- **Risiko eksekusi rencana** [analyst_hypothesis, medium]: Rencana PMTHMETD bergantung pada persetujuan RUPSLB 14 September 2026 dan pemenuhan ketentuan OJK; jika tidak disetujui, posisi keuangan Perseroan dapat memburuk karena utang jatuh tempo 31 Desember 2026.
  - Basis: RUPSLB dijadwalkan 14 September 2026; Jatuh tempo utang 31 Desember 2026
  - Assumptions: Tidak ada perpanjangan lebih lanjut
  - Caveats: Keputusan RUPS tidak dapat diprediksi

### Risks / uncertainties

- Persetujuan RUPSLB untuk PMTHMETD belum diperoleh
- Ketergantungan pada pemenuhan ketentuan POJK No. 14/2019
- Risiko likuiditas karena modal kerja negatif
- Perubahan pengendalian dapat mempengaruhi arah bisnis
- Data pemilik manfaat belum diperbarui di AHU

### Items to monitor

- PMTHMETD akan menyebabkan dilusi signifikan bagi pemegang saham eksisting
- Perubahan pengendalian dari PT Monjess Investama ke HBEH
- Akuisisi anak usaha di sektor baja dan budidaya udang

---

## MPOW

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per akhir Agustus 2026. Laporan menunjukkan perubahan kepemilikan saham oleh beberapa pemegang saham besar, termasuk penurunan kepemilikan oleh Bina Power Sdn. Bhd. dan peningkatan oleh Suharlie, serta perubahan jumlah saham tresuri. Tidak ada perubahan pengendali atau direksi/komisaris yang teridentifikasi.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek per akhir Agustus 2026, nomor pengumuman 08/DPS.MPOW/IX-2026.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: Jimmi Kang (Direksi), Kiam Chai (Direksi), Abdillah Aldy Arif (Komisaris) masing-masing memiliki 91.621.248 saham (11,21%) dan 44.934.838 saham (5,5%) pada bulan ini dan sebelumnya, tidak ada perubahan.
- Kepemilikan saham oleh Pengendali dan Afiliasi: tidak ada perubahan jumlah saham (0% pada bulan ini dan sebelumnya).
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: Bina Power Sdn. Bhd. memiliki 366.014.114 saham (44,8%) pada bulan ini dan sebelumnya, tidak ada perubahan.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: Suharlie memiliki 223.791.564 saham (27,4%) pada bulan ini, menurun dari 225.778.264 saham (27,64%) pada bulan sebelumnya.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: Phillip Securities Pte. Ltd. memiliki 46.568.689 saham (5,7%) pada bulan ini dan sebelumnya, tidak ada perubahan.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: Puri Bina Power Sdn. Bhd. memiliki 44.036.600 saham (5,39%) pada bulan ini, meningkat dari 42.049.900 saham (5,15%) pada bulan sebelumnya.
- Treasury stock: jumlah saham tresuri pada bulan ini adalah 0, sedangkan pada bulan sebelumnya juga 0 (tidak ada perubahan).
- Total saham tercatat: 816.967.153 saham pada bulan ini dan sebelumnya.
- Free float: 27,39% pada bulan ini, menurun dari 27,64% pada bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi.
- Tidak ada perubahan pengendali yang teridentifikasi.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi pada laporan ini.
- Tidak ada perubahan pengendali yang teridentifikasi pada laporan ini.

### Capital structure

- Perubahan kepemilikan saham oleh Suharlie: dari 225.778.264 saham (27,64%) menjadi 223.791.564 saham (27,4%), penurunan sebesar 1.986.700 saham.
- Perubahan kepemilikan saham oleh Puri Bina Power Sdn. Bhd.: dari 42.049.900 saham (5,15%) menjadi 44.036.600 saham (5,39%), peningkatan sebesar 1.986.700 saham.
- Tidak ada perubahan jumlah saham tresuri (0 pada bulan ini dan sebelumnya).

### Analytical scenarios

- **Perpindahan kepemilikan saham** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan kepemilikan Suharlie sebesar 1.986.700 saham dan peningkatan kepemilikan Puri Bina Power Sdn. Bhd. dengan jumlah yang sama menunjukkan kemungkinan adanya transaksi jual-beli saham di pasar sekunder antara kedua pihak, namun transaksi tersebut tidak dikonfirmasi dalam laporan.
  - Basis: Jumlah penurunan kepemilikan Suharlie sama dengan jumlah peningkatan kepemilikan Puri Bina Power Sdn. Bhd. (1.986.700 saham).
  - Assumptions: Perubahan kepemilikan terjadi melalui transaksi pasar sekunder.
  - Caveats: Tidak ada bukti langsung mengenai transaksi antara kedua pihak; perubahan bisa terjadi melalui pihak lain atau mekanisme lain.

### Risks / uncertainties

- Penurunan free float dari 27,64% menjadi 27,39% dapat memengaruhi likuiditas saham di pasar, namun dampaknya tidak dapat dipastikan.
- Perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham besar dapat memengaruhi struktur kepemilikan, namun tidak ada indikasi perubahan pengendali.

### Items to monitor

- Perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham besar (Suharlie dan Puri Bina Power Sdn. Bhd.) dapat menjadi perhatian investor karena memengaruhi struktur kepemilikan.
- Penurunan free float dapat memengaruhi likuiditas perdagangan saham.

---

## MSKY

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

Laporan bulanan registrasi pemegang efek MSKY per akhir Agustus 2026 menunjukkan tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float. Jumlah saham beredar dan kepemilikan pengendali (91,9%) tidak berubah dibanding bulan sebelumnya. Tidak ada transaksi atau aksi korporasi baru yang dilaporkan.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek per akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 133-OJK-BEI/MSKY-CS/EXT/IX/2026.
- Jumlah saham beredar: 9.971.852.402 saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Kepemilikan saham oleh pengendali (PT MNC Sky Vision Tbk): 9.163.740.798 saham atau 91,9% (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Kepemilikan saham oleh afiliasi pengendali: 0 saham (0%).
- Kepemilikan saham oleh publik (free float): 808.111.604 saham atau 8,1% (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Treasury stock: 0 saham (tidak ada perubahan).
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar, kepemilikan pengendali, afiliasi, atau free float dibanding bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang dilaporkan dalam laporan ini.
- Tidak ada transaksi saham treasuri atau perubahan struktur modal yang dilaporkan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini. Kepemilikan pengendali yang tinggi (91,9%) dapat membatasi likuiditas saham publik, namun hal ini bukan perubahan baru.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham atau free float. Investor mungkin tidak melihat dampak langsung dari laporan ini terhadap harga saham.

---

## NASI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) menerbitkan koreksi atas Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan struktur kepemilikan yang stabil dengan total saham 807.400.000, tidak ada perubahan jumlah saham dari bulan sebelumnya, dan tidak ada aksi korporasi. Free float tercatat 22,73% (183.614.800 saham), turun 500.000 saham dari bulan sebelumnya. Jumlah pemegang saham tercatat turun drastis dari 4.736 menjadi 252, namun jumlah pemilik manfaat naik dari 4.736 menjadi 4.988; penyebab perubahan ini tidak dijelaskan dalam dokumen. Laporan disusun oleh BAE PT Adimitra Jasa Korpora dan ditandatangani oleh Direktur Mustafa Piero.

### Material changes

- PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk bulan Agustus 2026, nomor LB-01/NASI/082026/r, sebagai koreksi atas laporan sebelumnya.
- Total saham tercatat per 31 Agustus 2026: 807.400.000 saham, dengan rincian 789.112.018 saham non-warkat (scripless) dan 0 saham warkat (scrip).
- Nilai nominal saham Rp50 per saham, total modal disetor Rp40.370.000.000.
- Kepemilikan Pengendali dan Afiliasinya: 341.016.000 saham (42,24%) pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan Dewan Komisaris: 1.016.000 saham (0,13%) pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Kepemilikan Direksi: 18.288.000 saham (2,27%) pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Free float: 183.614.800 saham (22,73%) pada bulan ini, dan 184.114.800 saham (22,79%) pada bulan sebelumnya.
- Tidak ada saham treasuri (0 saham) pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham tercatat: 252 pemegang (bulan ini) dan 4.736 pemegang (bulan sebelumnya).
- Jumlah pemilik manfaat (beneficial owner): 4.988 pemilik (bulan ini) dan 4.736 pemilik (bulan sebelumnya).
- Pemegang saham pengendali: Piero Mustafa memiliki 341.016.000 saham (42,24%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan >=5%: PT Modis Cipta Kreasi 216.080.000 (26,76%), Piero Mustafa 341.016.000 (42,24%), Hartarto Ciputra 47.385.200 (5,87%). Total 604.481.200 saham (74,87%).
- Tidak ada perubahan jumlah saham dari 31 Juli 2026 ke 31 Agustus 2026; kolom konversi dan withdrawal kosong.
- Laporan disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora dan ditujukan kepada Bursa Efek Indonesia.
- Laporan diterbitkan secara elektronik pada 10 September 2026, pukul 19:06, dan ditandatangani oleh Direktur Mustafa Piero.

### Key financial figures

- **total_saham_tercatat:** 807.400.000 (31 Agustus 2026)
- **saham_non_warkat:** 789.112.018 (31 Agustus 2026)
- **saham_warkat:** 0 (31 Agustus 2026)
- **saham_treasuri:** 0 (31 Agustus 2026)
- **nilai_nominal_per_saham:** Rp50 (31 Agustus 2026)
- **total_modal_disetor:** Rp40.370.000.000 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pengendali_dan_afiliasi:** 341.016.000 (31 Agustus 2026)
- **persentase_kepemilikan_pengendali_dan_afiliasi:** 42,24% (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_dewan_komisaris:** 1.016.000 (31 Agustus 2026)
- **persentase_kepemilikan_dewan_komisaris:** 0,13% (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_direksi:** 18.288.000 (31 Agustus 2026)
- **persentase_kepemilikan_direksi:** 2,27% (31 Agustus 2026)
- **free_float:** 183.614.800 (31 Agustus 2026)
- **persentase_free_float:** 22,73% (31 Agustus 2026)
- **free_float_bulan_sebelumnya:** 184.114.800 (31 Juli 2026)
- **persentase_free_float_bulan_sebelumnya:** 22,79% (31 Juli 2026)
- **jumlah_pemegang_saham:** 252 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_bulan_sebelumnya:** 4.736 (31 Juli 2026)
- **jumlah_pemilik_manfaat:** 4.988 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_pemilik_manfaat_bulan_sebelumnya:** 4.736 (31 Juli 2026)
- **kepemilikan_pt_modis_cipta_kreasi:** 216.080.000 (31 Agustus 2026)
- **persentase_kepemilikan_pt_modis_cipta_kreasi:** 26,76% (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_hartarto_ciputra:** 47.385.200 (31 Agustus 2026)
- **persentase_kepemilikan_hartarto_ciputra:** 5,87% (31 Agustus 2026)
- **total_kepemilikan_saham_5_persen_atau_lebih:** 604.481.200 (31 Agustus 2026)
- **persentase_total_kepemilikan_5_persen_atau_lebih:** 74,87% (31 Agustus 2026)
- **saham_dalam_sertifikat_kolektif:** 567.400.000 (31 Agustus 2026)
- **persentase_saham_dalam_sertifikat_kolektif:** 70,27% (31 Agustus 2026)
- **saham_dalam_penitipan_kolektif_ksei:** 240.000.000 (31 Agustus 2026)
- **persentase_saham_dalam_penitipan_kolektif_ksei:** 29,73% (31 Agustus 2026)
- **saham_klasifikasi_lembaga_keuangan:** 21.120.700 (31 Agustus 2026)
- **saham_klasifikasi_lainnya:** 218.878.000 (31 Agustus 2026)
- **saham_klasifikasi_perorangan:** 1.000 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_kurang_dari_5_persen:** 4.732 (31 Agustus 2026)
- **saham_dimiliki_pemegang_kurang_dari_5_persen:** 202.918.800 (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham dari Juli ke Agustus 2026; total saham tetap 807.400.000.
- Free float turun 500.000 saham dari 184.114.800 (22,79%) menjadi 183.614.800 (22,73%).
- Jumlah pemegang saham tercatat turun dari 4.736 menjadi 252, namun jumlah pemilik manfaat naik dari 4.736 menjadi 4.988.
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan <5% menurun dari 7.296 (Januari 2026) menjadi 4.732 (Agustus 2026), dan saham yang dimiliki kelompok ini turun dari 250.304.000 menjadi 202.918.800.
- Tidak ada saham treasuri (0 saham).

### Listing / regulatory

- Laporan ini merupakan koreksi atas laporan bulanan sebelumnya, ditandai dengan nomor surat berakhiran '/r' dan teks 'KOREKSI' pada dokumen.
- Laporan disusun sesuai Peraturan X.H.1, Formulir X.H.1-1 dan X.H.1-2.
- Catatan tentang syarat penurunan tarif pajak sesuai PP No. 30 Tahun 2020: saham harus dimiliki minimal 300 pihak dan masing-masing <5% selama 183 hari.

### Analytical scenarios

- **Penurunan free float** [derived_calculation, high]: Free float turun sebesar 500.000 saham (184.114.800 - 183.614.800), atau sekitar 0,06% dari total saham.
  - Basis: Angka free float bulan ini dan sebelumnya pada halaman 7 dan 16 dokumen utama.
  - Assumptions: Perhitungan sederhana dari selisih angka.
- **Total kepemilikan pemegang saham >=5%** [derived_calculation, high]: Total saham yang dimiliki oleh pemegang saham >=5% adalah 604.481.200 lembar, yang merupakan 74,87% dari total saham (807.400.000).
  - Basis: Penjumlahan 216.080.000 + 341.016.000 + 47.385.200 = 604.481.200; Persentase dihitung dari 807.400.000
- **Saham yang dimiliki pemegang <5% sebagai proksi free float** [derived_calculation, medium]: Saham yang dimiliki oleh pemegang saham <5% adalah 202.918.800 lembar (25,13% dari total saham), yang dapat dianggap sebagai proksi free float.
  - Basis: Dari rekapitulasi bulanan, kolom saham <5%
  - Assumptions: Free float didefinisikan sebagai saham yang dimiliki oleh pihak dengan kepemilikan <5%
  - Caveats: Definisi free float mungkin berbeda sesuai peraturan Bursa; angka free float resmi yang dilaporkan adalah 22,73%.
- **Penurunan jumlah pemegang saham** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan drastis jumlah pemegang saham tercatat dari 4.736 menjadi 252, sementara jumlah pemilik manfaat naik dari 4.736 menjadi 4.988, mungkin disebabkan oleh perubahan metodologi pelaporan atau konsolidasi kepemilikan, namun tidak ada penjelasan dalam dokumen.
  - Basis: Angka jumlah pemegang saham pada halaman 8 dan 17 dokumen utama.
  - Assumptions: Perubahan mungkin terkait dengan definisi atau agregasi data.
  - Caveats: Tidak ada keterangan resmi mengenai penyebab perubahan.
- **Kepatuhan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Free float 22,73% berada di bawah ketentuan minimum 25% yang umumnya berlaku di Bursa Efek Indonesia, sehingga berpotensi melanggar aturan pencatatan.
  - Basis: Angka free float pada halaman 7 dan 16 dokumen utama.
  - Assumptions: Ketentuan free float IDX mensyaratkan minimal 25% untuk papan utama/pengembangan.
  - Caveats: Perlu verifikasi peraturan yang berlaku dan status papan pencatatan.
- **Konsolidasi kepemilikan** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan jumlah pemegang saham <5% dari 7.296 menjadi 4.732 selama Januari-Agustus 2026 mungkin mengindikasikan konsolidasi kepemilikan atau aktivitas pasar sekunder, namun tidak ada aksi korporasi yang dilaporkan.
  - Basis: Data rekapitulasi bulanan pada lampiran.
  - Assumptions: Tidak ada perubahan jumlah saham total.
  - Caveats: Perubahan bisa disebabkan oleh aktivitas pasar sekunder.

### Risks / uncertainties

- Free float di bawah 25% dapat berisiko terkena sanksi atau delisting jika tidak diperbaiki.
- Penurunan jumlah pemegang saham yang signifikan memerlukan klarifikasi lebih lanjut.
- Laporan ini adalah koreksi, sehingga data sebelumnya mungkin tidak akurat.
- Tidak ada informasi mengenai rencana aksi korporasi atau perubahan signifikan.
- Penurunan jumlah pemegang saham <5% dapat mempengaruhi likuiditas saham.

### Items to monitor

- Perubahan free float dan jumlah pemegang saham dapat mempengaruhi likuiditas dan kepatuhan bursa.
- Koreksi laporan menunjukkan adanya perbaikan data, namun penyebab koreksi tidak dijelaskan.
- Struktur kepemilikan yang stabil dengan pengendali kuat (42,24%) menunjukkan kontrol yang jelas.

---

## NICE

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

Laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026 untuk PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE). Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan direksi/komisaris, treasury stock, atau free float berdasarkan evidence yang diberikan. Komposisi pemegang saham pengendali dan pemegang saham besar (>=5%) tetap sama dibandingkan bulan sebelumnya.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) melalui BAE PT Adimitra Jasa Korpora.
- Total saham ditempatkan dan disetor penuh: 6.082.020.000 saham, dengan nilai nominal Rp10,- per saham (total nilai nominal Rp60.820.200.000).
- Pemegang saham pengendali: PT Energy Battery Indonesia, kepemilikan 4.231.395.615 saham (69,57%), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Pemegang saham besar lainnya (>=5%): PT Sungai Mas Minerals 634.220.385 saham (10,43%), PT Indo Tambangraya Megah Tbk 585.000.000 saham (9,62%). Tidak ada perubahan dari bulan sebelumnya.
- Tidak ada kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris (masing-masing 0 saham, 0,00%).
- Tidak ada treasury stock (0 saham).
- Free float: 10,38% (631.404.000 saham), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham berdasarkan KSEI: 138.100 investor (tidak ada perubahan dari bulan sebelumnya).
- Tidak ada perubahan susunan direksi/komisaris yang dilaporkan.
- Tidak ada transaksi pembelian kembali saham, konversi, atau penarikan saham yang tercatat pada bulan berjalan.

### Key financial figures

- **Total saham ditempatkan dan disetor penuh:** 6.082.020.000 (31 Agustus 2026)
- **Nilai nominal per saham:** Rp10 (31 Agustus 2026)
- **Total nilai nominal saham:** Rp60.820.200.000 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Energy Battery Indonesia:** 4.231.395.615 saham (69,57%) (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Sungai Mas Minerals:** 634.220.385 saham (10,43%) (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan PT Indo Tambangraya Megah Tbk:** 585.000.000 saham (9,62%) (31 Agustus 2026)
- **Free float:** 631.404.000 saham (10,38%) (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham (KSEI):** 138.100 investor (31 Agustus 2026)

### Analytical scenarios

- **Struktur kepemilikan stabil** [analyst_hypothesis, medium]: Berdasarkan data yang tersedia, tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali, pemegang saham besar, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float antara bulan sebelumnya dan bulan berjalan. Hal ini menunjukkan struktur kepemilikan yang stabil, namun perlu diverifikasi dengan laporan bulanan berikutnya untuk memastikan tidak ada perubahan yang terjadi di luar periode pelaporan.
  - Basis: Perbandingan jumlah saham dan persentase kepemilikan pada halaman 3-4 dan 8 dokumen utama menunjukkan angka yang identik antara 'Bulan Ini' dan 'Sebelumnya'.; Lampiran 1 menunjukkan komposisi pemegang saham per 31 Agustus 2026 yang konsisten dengan data bulan sebelumnya.
  - Assumptions: Data 'Sebelumnya' pada laporan merujuk pada posisi 31 Juli 2026.; Tidak ada transaksi atau perubahan yang terjadi antara tanggal 31 Juli 2026 dan 31 Agustus 2026 yang tidak tercatat dalam laporan.
  - Caveats: Laporan ini hanya mencakup data per 31 Agustus 2026; perubahan yang terjadi setelah tanggal tersebut tidak tercakup.; Klasifikasi investor berdasarkan KSEI mungkin tidak sepenuhnya mencerminkan kepemilikan manfaat akhir.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan. Struktur kepemilikan dan free float tidak berubah, dan tidak ada indikasi pelanggaran kepatuhan.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini menunjukkan tidak ada perubahan signifikan pada struktur kepemilikan atau free float per 31 Agustus 2026. Hal ini dapat dianggap sebagai informasi yang menstabilkan, namun tidak memberikan indikasi arah harga saham.

---

## PACK

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) menyampaikan materi Public Expose Insidentil secara sukarela melalui surat No. 003/DIR-ANHI/IX/2026 tanggal 10 September 2026. Materi Public Expose (lampiran) mengungkapkan transformasi perusahaan dari bisnis kemasan menjadi investment holding dengan fokus nikel, termasuk akuisisi saham minoritas di dua perusahaan tambang nikel, kinerja keuangan 1H2026 yang menunjukkan lonjakan penjualan dan laba bersih, serta strategi ekspansi ke depan. Pengumuman ini bersifat lanjutan dari rencana Public Expose yang disampaikan melalui surat No. 002/DIR-ANHI/IX/2026 tanggal 09 September 2026.

### Material changes

- PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) menyampaikan materi Public Expose Insidentil melalui surat No. 003/DIR-ANHI/IX/2026 tanggal 10 September 2026.
- Public Expose Insidentil bersifat sukarela, bukan permintaan Bursa Efek Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan.
- Materi Public Expose dilampirkan dalam file PACK_Pubex.pdf.
- Surat ditandatangani oleh Donnie Holman Partogi Manurung selaku Direktur.
- Perusahaan telah bertransformasi dari perusahaan kemasan menjadi investment holding dengan fokus pada perdagangan dan pertambangan nikel.
- Pada September 2025, perusahaan melalui anak perusahaan mengakuisisi 34,5% saham PT Karyatama Konawe Utara dan 30% saham PT Konutara Sejati, dua perusahaan tambang nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
- PT Konutara Sejati memiliki area 3.119 hektar, RKAB 2026 sebesar 6 juta ton, dan IUPOP berlaku hingga 2035 (dapat diperpanjang).
- PT Karyatama Konawe Utara memiliki area 1.923 hektar, RKAB 2026 sebesar 4 juta ton, dan IUPOP berlaku hingga 2049 (dapat diperpanjang).
- Struktur kepemilikan per 30 Juni 2026: H. Samsudin 21,11%, Andi Arsyad 38,32%, publik 40,57%.
- Kinerja keuangan 1H2026: penjualan bersih IDR 213,0 miliar, laba kotor IDR 6,3 miliar, EBIT -IDR 12,3 miliar, laba bersih IDR 190,7 miliar.
- Neraca per 30 Juni 2026: total aset IDR 5.268,5 miliar, total liabilitas IDR 73,9 miliar, total ekuitas IDR 5.194,5 miliar.
- Arus kas 1H2026: operasi IDR 155,2 miliar, investasi -IDR 4.001,9 miliar, pendanaan IDR 4.897,7 miliar, kas akhir IDR 805,9 miliar.
- Strategi masa depan: (1) ekspansi kapasitas produksi nikel hulu jangka pendek, (2) integrasi end-to-end nikel jangka pendek-menengah, (3) diversifikasi ke mineral lain jangka menengah-panjang.
- Manajemen: Komisaris Utama Magdalena Veronika, Komisaris Independen Drs. Endang Sutisna; Direktur Utama Fu Pei Wen, Direktur Donnie Holman Partogi Manurung, Direktur Wang Feng.

### Key financial figures

- **Penjualan bersih 1H2026:** 213.0 (1H2026)
- **Penjualan bersih 1H2025:** 20.5 (1H2025)
- **Laba kotor 1H2026:** 6.3 (1H2026)
- **Laba kotor 1H2025:** 3.4 (1H2025)
- **EBIT 1H2026:** -12.3 (1H2026)
- **EBIT 1H2025:** 3.4 (1H2025)
- **Laba bersih 1H2026:** 190.7 (1H2026)
- **Laba bersih 1H2025:** -14.4 (1H2025)
- **Total aset 1H2026:** 5268.5 (1H2026)
- **Total aset FY2025:** 2999.6 (FY2025)
- **Total liabilitas 1H2026:** 73.9 (1H2026)
- **Total liabilitas FY2025:** 2894.1 (FY2025)
- **Total ekuitas 1H2026:** 5194.5 (1H2026)
- **Total ekuitas FY2025:** 105.5 (FY2025)
- **Arus kas operasi 1H2026:** 155.2 (1H2026)
- **Arus kas operasi 1H2025:** 15.4 (1H2025)
- **Arus kas investasi 1H2026:** -4001.9 (1H2026)
- **Arus kas investasi 1H2025:** -0.4 (1H2025)
- **Arus kas pendanaan 1H2026:** 4897.7 (1H2026)
- **Arus kas pendanaan 1H2025:** 16.3 (1H2025)
- **Kas akhir 1H2026:** 805.9 (1H2026)
- **Kas awal 1H2026:** 65.4 (1H2026)

### Corporate actions

- Akuisisi 34,5% saham PT Karyatama Konawe Utara dan 30% saham PT Konutara Sejati pada September 2025.
- Divestasi bisnis kemasan pada Juni 2025.
- Perubahan nama perusahaan menjadi PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk pada Januari 2025.
- Akuisisi oleh PT Eco Energi Perkasa pada Oktober 2024.

### Expansion projects

- Ekspansi kapasitas produksi nikel hulu (jangka pendek).
- Integrasi end-to-end nikel (jangka pendek-menengah).
- Diversifikasi ke mineral lain (jangka menengah-panjang).

### Management / control changes

- Susunan manajemen per 30 Juni 2026: Komisaris Utama Magdalena Veronika, Komisaris Independen Drs. Endang Sutisna; Direktur Utama Fu Pei Wen, Direktur Donnie Holman Partogi Manurung, Direktur Wang Feng.

### Capital structure

- Struktur kepemilikan per 30 Juni 2026: H. Samsudin 21,11%, Andi Arsyad 38,32%, publik 40,57%.
- Total ekuitas meningkat dari IDR 105,5 miliar (FY2025) menjadi IDR 5.194,5 miliar (1H2026).

### Listing / regulatory

- Penyampaian materi Public Expose Insidentil secara sukarela.
- Terdaftar di IDX dengan kode PACK sejak Februari 2023.

### Analytical scenarios

- **Pertumbuhan penjualan** [derived_calculation, high]: Penjualan bersih 1H2026 sebesar IDR 213,0 miliar, naik dari IDR 20,5 miliar pada 1H2025. Pertumbuhan sekitar 939% (perhitungan: (213,0 - 20,5) / 20,5 * 100).
  - Basis: Penjualan bersih 1H2025: IDR 20,5 miliar; Penjualan bersih 1H2026: IDR 213,0 miliar
  - Assumptions: Pendapatan dari tambang nikel mulai diakui setelah akuisisi September 2025.
  - Caveats: Tidak ada rincian segmen pendapatan dalam dokumen.
- **Margin laba kotor** [derived_calculation, high]: Margin laba kotor 1H2026 sekitar 3,0% (6,3 / 213,0 * 100), turun dari sekitar 16,6% pada 1H2025 (3,4 / 20,5 * 100).
  - Basis: Laba kotor 1H2026: IDR 6,3 miliar; Penjualan bersih 1H2026: IDR 213,0 miliar; Laba kotor 1H2025: IDR 3,4 miliar; Penjualan bersih 1H2025: IDR 20,5 miliar
  - Assumptions: Margin = laba kotor / penjualan bersih.
  - Caveats: Tidak ada rincian biaya produksi.
- **Laba bersih vs EBIT** [derived_calculation, medium]: Laba bersih positif IDR 190,7 miliar meskipun EBIT negatif -IDR 12,3 miliar, mengindikasikan pendapatan non-operasional signifikan, mungkin dari keuntungan akuisisi atau investasi.
  - Basis: EBIT 1H2026: -IDR 12,3 miliar; Laba bersih 1H2026: IDR 190,7 miliar
  - Assumptions: Pendapatan non-operasional seperti gain on bargain purchase atau pendapatan bunga.
  - Caveats: Tidak ada rincian pendapatan non-operasional dalam dokumen.
- **Struktur modal** [derived_calculation, medium]: Total liabilitas turun dari IDR 2.894,1 miliar (FY2025) menjadi IDR 73,9 miliar (1H2026), sementara ekuitas naik dari IDR 105,5 miliar menjadi IDR 5.194,5 miliar. Rasio liabilitas terhadap aset turun dari sekitar 96% menjadi sekitar 1,4%.
  - Basis: Total liabilitas FY2025: IDR 2.894,1 miliar; Total liabilitas 1H2026: IDR 73,9 miliar; Total aset FY2025: IDR 2.999,6 miliar; Total aset 1H2026: IDR 5.268,5 miliar
  - Assumptions: Rasio = total liabilitas / total aset.; Mungkin ada restrukturisasi utang atau konversi menjadi ekuitas.
  - Caveats: Tidak ada rincian transaksi dalam dokumen.
- **Arus kas investasi dan pendanaan** [derived_calculation, medium]: Arus kas investasi -IDR 4.001,9 miliar menunjukkan pengeluaran besar untuk akuisisi tambang, sementara arus kas pendanaan +IDR 4.897,7 miliar menunjukkan penerbitan utang atau ekuitas untuk membiayai.
  - Basis: Arus kas investasi 1H2026: -IDR 4.001,9 miliar; Arus kas pendanaan 1H2026: IDR 4.897,7 miliar
  - Assumptions: Akuisisi saham tambang dibiayai melalui pendanaan eksternal.
  - Caveats: Tidak ada rincian sumber pendanaan dalam dokumen.
- **RKAB gabungan** [derived_calculation, high]: Total RKAB 2026 dari kedua tambang adalah 10 juta ton (6 juta ton dari PT Konutara Sejati + 4 juta ton dari PT Karyatama Konawe Utara).
  - Basis: RKAB PT Konutara Sejati: 6 juta ton; RKAB PT Karyatama Konawe Utara: 4 juta ton
  - Assumptions: Kedua tambang beroperasi penuh.
  - Caveats: RKAB adalah rencana, realisasi bisa berbeda.
- **Tujuan Public Expose** [analyst_hypothesis, low]: Public Expose Insidentil sukarela mungkin dilakukan untuk mengkomunikasikan perkembangan material atau strategi perusahaan kepada investor, terutama terkait transformasi bisnis dan akuisisi tambang nikel.
  - Basis: Sifat sukarela dan penyampaian materi terpisah.
  - Assumptions: Materi PACK_Pubex.pdf berisi informasi yang ingin disampaikan manajemen.
  - Caveats: Tidak ada data pendukung dalam dokumen ini.

### Risks / uncertainties

- Risiko eksekusi ekspansi tambang dan integrasi.
- Ketergantungan pada harga nikel dan komoditas.
- Risiko regulasi perizinan tambang (IUPOP, RKAB).
- Risiko fluktuasi nilai tukar dan suku bunga.
- Risiko konsentrasi pada sektor nikel.
- Risiko integrasi pasca-akuisisi.

### Items to monitor

- Ekspansi di sektor nikel yang merupakan mineral kritis Indonesia.
- Akuisisi tambang nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
- Integrasi vertikal untuk meningkatkan nilai tambah.

---

## PEHA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Phapros Tbk (PEHA) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per akhir Agustus 2026. Laporan menunjukkan perubahan jumlah saham treasury stock dan free float, serta perubahan kepemilikan saham oleh pengendali. Tidak ada perubahan susunan direksi/komisaris atau aksi korporasi lain yang teridentifikasi.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi akhir Agustus 2026, dengan nomor pengumuman 001/LP000/08/IX/2026.
- Jumlah saham beredar (total saham) tercatat 840.000.000 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh pengendali (Afiliasi Pengendali) tercatat 476.901.860 saham (56,774%) pada bulan ini, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris tercatat 21.827.900 saham (2,599%) pada bulan ini, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Treasury stock (saham tresuri) tercatat 88.697.950 saham pada bulan ini, meningkat dari 88.225.150 saham pada bulan sebelumnya. Persentase treasury stock naik dari 10,503% menjadi 10,559%.
- Free float (saham publik) tercatat 252.572.290 saham (30,068%) pada bulan ini, menurun dari 253.045.090 saham (30,124%) pada bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan jumlah saham yang dimiliki oleh pengendali, direksi, atau komisaris.
- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris yang dilaporkan.
- Tidak ada aksi korporasi lain seperti perubahan struktur modal, ekspansi, pendanaan, atau transaksi aset yang teridentifikasi dalam laporan ini.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali atau susunan direksi/komisaris yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan. Kepemilikan pengendali tetap 476.901.860 saham (56,774%).

### Capital structure

- Perubahan treasury stock: dari 88.225.150 saham (10,503%) menjadi 88.697.950 saham (10,559%) pada bulan ini, meningkat sebesar 472.800 saham.
- Perubahan free float: dari 253.045.090 saham (30,124%) menjadi 252.572.290 saham (30,068%) pada bulan ini, menurun sebesar 472.800 saham.
- Total saham beredar tidak berubah: 840.000.000 saham.

### Analytical scenarios

- **Penyebab perubahan treasury stock** [analyst_hypothesis, low]: Peningkatan treasury stock sebesar 472.800 saham dan penurunan free float dengan jumlah yang sama mengindikasikan adanya pembelian kembali saham oleh perusahaan (buyback) pada periode tersebut. Namun, laporan ini tidak menyebutkan transaksi buyback secara eksplisit, sehingga penyebab pastinya belum dikonfirmasi.
  - Basis: Perubahan jumlah treasury stock dan free float yang identik pada laporan bulanan.
  - Assumptions: Perubahan treasury stock dan free float disebabkan oleh aktivitas pembelian kembali saham oleh perusahaan.
  - Caveats: Laporan tidak menyebutkan transaksi buyback secara eksplisit.; Perubahan bisa juga disebabkan oleh faktor lain seperti pengalihan saham atau kesalahan pencatatan.

### Risks / uncertainties

- Perubahan treasury stock dan free float dapat mempengaruhi likuiditas saham di pasar, namun dampaknya belum dapat dipastikan.
- Tidak ada risiko kepatuhan yang teridentifikasi dari laporan ini.

### Items to monitor

- Perubahan free float dan treasury stock dapat mempengaruhi persepsi investor terhadap struktur kepemilikan saham perusahaan.
- Tidak ada indikasi perubahan fundamental yang signifikan dari laporan ini.

---

## PPGL

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan struktur pemegang saham pengendali dan kepemilikan direksi/komisaris. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode Agustus 2026, tanggal posisi 31 Agustus 2026.
- Pemegang saham pengendali: Darmawan Suryadi SM, 409.637.667 saham (53,12%), alamat Jl. Swadarma Raya Green Permata Jl. Boulevard No. 36, RT.017 RW.003 Kel. Ulujami Kec. Pesanggrahan, AB/BK: PT KB Valbury Sekuritas.
- Kepemilikan Direksi dan Komisaris: Jap Astrid Patricia (Komisaris Utama) 175.818.833 saham (22,80%); I Made Satyaguna (Komisaris Independen) 0 saham (0,00%); Darmawan Suryadi SM (Direktur Utama) 409.637.667 saham (53,12%); Hafez Salammudin (Direktur) 0 saham (0,00%).
- Pemegang saham 5% atau lebih: Darmawan Suryadi SM 409.637.667 saham (53,12%); Jap Astrid Patricia 175.818.833 saham (22,80%); total 585.456.500 saham (75,92%).
- Jumlah saham tercatat: 771.178.020 saham; jumlah saham scripless: 585.456.500 saham; jumlah saham warkat: 185.721.520 saham.
- Tidak ada treasury stock (0 saham) pada bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan jumlah saham pengendali, direksi/komisaris, atau treasury stock antara bulan ini dan bulan sebelumnya berdasarkan evidence.
- Free float tidak dinyatakan secara eksplisit dalam evidence; tidak ada angka free float yang tersedia.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali atau susunan direksi/komisaris yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Analytical scenarios

- **Total kepemilikan pengendali dan direksi/komisaris** [derived_calculation, high]: Total saham yang dimiliki oleh Darmawan Suryadi SM (409.637.667) dan Jap Astrid Patricia (175.818.833) adalah 585.456.500 saham, yang setara dengan 75,92% dari total saham 771.178.020 (585.456.500 / 771.178.020 * 100%).
  - Basis: Jumlah saham Darmawan Suryadi SM: 409.637.667; Jumlah saham Jap Astrid Patricia: 175.818.833; Total saham: 771.178.020
  - Assumptions: Total saham yang beredar adalah 771.178.020 saham.
  - Caveats: Perhitungan berdasarkan angka yang tersedia pada evidence.
- **Persentase kepemilikan Darmawan Suryadi SM** [derived_calculation, high]: Persentase kepemilikan Darmawan Suryadi SM adalah 53,12% dari total saham (409.637.667 / 771.178.020 * 100%).
  - Basis: Jumlah saham Darmawan Suryadi SM: 409.637.667; Total saham: 771.178.020
  - Assumptions: Total saham yang beredar adalah 771.178.020 saham.
  - Caveats: Perhitungan berdasarkan angka yang tersedia pada evidence.
- **Persentase kepemilikan Jap Astrid Patricia** [derived_calculation, high]: Persentase kepemilikan Jap Astrid Patricia adalah 22,80% dari total saham (175.818.833 / 771.178.020 * 100%).
  - Basis: Jumlah saham Jap Astrid Patricia: 175.818.833; Total saham: 771.178.020
  - Assumptions: Total saham yang beredar adalah 771.178.020 saham.
  - Caveats: Perhitungan berdasarkan angka yang tersedia pada evidence.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak menunjukkan perubahan material pada struktur pemegang saham atau kepemilikan manajemen. Investor mungkin tidak melihat dampak langsung dari laporan ini terhadap harga saham.

---

## PRAY

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Famon Sedaya Bros Tbk (PRAY) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 melalui Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengungkapkan adanya aksi korporasi, perubahan pengurus, ekspansi, atau transaksi material. Data menunjukkan total saham beredar 13.959.422.300 lembar, dengan kepemilikan Direksi dan Komisaris masing-masing 46,47% dan 27,15%, serta free float 7,92%. Terdapat perubahan kecil pada kepemilikan saham kategori 0,86% (dari 1.700 menjadi 120.512.500 lembar) dan pada lampiran lain tercatat kenaikan 1.700 saham pada kelompok pemegang tertentu. Tidak ada indikasi perubahan struktur modal yang signifikan.

### Material changes

- Laporan bulanan registrasi pemegang efek PT Famon Sedaya Bros Tbk (PRAY) per 31 Agustus 2026, disusun oleh Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom, dengan nomor surat 025/Corpsec/FABS/IX/2026.
- Total saham beredar (ditempatkan dan disetor penuh) tercatat 13.959.422.300 lembar, tidak berubah dari periode sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Direksi: 46,47% (6.487.215.267 lembar) dan Komisaris: 27,15% (3.789.358.400 lembar), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh pihak lain: 17,34% (2.420.632.176 lembar) dan 8,18% (1.141.702.257 lembar), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham kategori 0,86% meningkat dari 1.700 lembar menjadi 120.512.500 lembar pada bulan berjalan.
- Free float dihitung sebesar 7,92% (1.105.457.457 lembar) berdasarkan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A dan V.2, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Saham treasuri tercatat 0 lembar pada laporan utama, namun lampiran lain menyebutkan saham treasury 2.420.632.176 lembar (inkonsistensi).
- Komposisi pemegang saham: pemodal nasional 65,33% (9.120.126.043 lembar) dan pemodal asing 34,67% (4.839.318.057 lembar).
- Jumlah pemegang saham tercatat 1.981.
- Tidak ada aksi korporasi, perubahan pengurus, ekspansi, atau transaksi material yang diungkapkan dalam laporan ini.
- Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Direktur dan Chief Executive Officer pada 10 September 2026.

### Key financial figures

- **total_saham_beredar:** 13.959.422.300 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_direksi:** 6.487.215.267 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_komisaris:** 3.789.358.400 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pihak_lain_17_34:** 2.420.632.176 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pihak_lain_8_18:** 1.141.702.257 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_0_86:** 120.512.500 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_0_86_sebelumnya:** 1.700 (31 Juli 2026)
- **free_float:** 1.105.457.457 (31 Agustus 2026)
- **free_float_persen:** 7,92% (31 Agustus 2026)
- **saham_treasuri:** 0 (31 Agustus 2026)
- **saham_perorangan_nasional:** 209.387.600 (31 Agustus 2026)
- **saham_badan_usaha_nasional:** 8.910.738.443 (31 Agustus 2026)
- **saham_perorangan_asing:** 21.800 (31 Agustus 2026)
- **saham_badan_usaha_asing:** 4.839.296.257 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham:** 1.981 (31 Agustus 2026)

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (13.959.422.300 lembar) dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan Direksi dan Komisaris tidak berubah (46,47% dan 27,15%).
- Kepemilikan kategori 0,86% meningkat dari 1.700 menjadi 120.512.500 lembar.
- Saham treasuri dilaporkan 0 lembar pada laporan utama, namun lampiran lain menyebutkan 2.420.632.176 lembar (inkonsistensi).
- Komposisi pemegang saham: nasional 65,33%, asing 34,67%.

### Listing / regulatory

- Free float dihitung 7,92% berdasarkan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A dan V.2.
- Laporan disusun sesuai peraturan pencatatan efek dan disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia.

### Analytical scenarios

- **Total kepemilikan pengendali** [derived_calculation, high]: Total kepemilikan Direksi dan Komisaris adalah 46,47% + 27,15% = 73,62% dari total saham.
  - Basis: Persentase kepemilikan pada laporan utama.
  - Assumptions: Tidak ada tumpang tindih kepemilikan antara Direksi dan Komisaris.
- **Jumlah saham free float** [derived_calculation, high]: Free float 7,92% dari total saham 13.959.422.300 lembar menghasilkan sekitar 1.105.457.457 lembar, sesuai dengan angka yang dilaporkan.
  - Basis: Persentase free float 7,92% dan total saham 13.959.422.300.
  - Assumptions: Perhitungan free float menggunakan total saham beredar.
- **Total saham nasional vs asing** [derived_calculation, high]: Total saham nasional = 209.387.600 + 8.910.738.443 = 9.120.126.043 lembar (65,33%). Total saham asing = 21.800 + 4.839.296.257 = 4.839.318.057 lembar (34,67%).
  - Basis: Jumlah saham per kategori pada lampiran 2.
  - Assumptions: Angka total asing dihitung dari penjumlahan perorangan dan badan usaha asing.
- **Perubahan kepemilikan 0,86%** [analyst_hypothesis, low]: Kenaikan kepemilikan dari 1.700 lembar menjadi 120.512.500 lembar pada kategori 0,86% menunjukkan adanya pembelian saham oleh pemegang saham tertentu, namun identitas dan transaksinya tidak diungkapkan.
  - Basis: Angka 1.700 dan 120.512.500 pada laporan utama dan lampiran 3.
  - Assumptions: Perubahan tersebut mencerminkan transaksi pasar sekunder.
  - Caveats: Tidak ada rincian transaksi atau pihak yang terlibat.
- **Klasifikasi investor** [analyst_hypothesis, low]: Angka-angka seperti 209.409.400, 658.892.433, 6.607.727.767, 390.863.824, 6.212.881.576, 36.244.800, 120.514.200, 109.700, dan 50.100 kemungkinan merupakan rincian kepemilikan berdasarkan klasifikasi investor (misalnya, institusi, ritel, asing), namun tidak ada label yang jelas dalam dokumen.
  - Basis: Angka-angka tersebut muncul pada halaman yang berkaitan dengan klasifikasi investor.
  - Assumptions: Angka-angka tersebut mewakili jumlah saham per kategori investor.
  - Caveats: Tidak ada definisi atau label yang eksplisit untuk angka-angka tersebut.
- **Penyebab kenaikan saham pada lampiran 3** [analyst_hypothesis, low]: Kenaikan 1.700 saham pada kelompok pemegang tertentu mungkin terkait dengan pelaksanaan opsi, waran, atau konversi, namun tidak ada informasi eksplisit dalam dokumen.
  - Basis: Angka 120.512.500 menjadi 120.514.200 pada lampiran 3.
  - Assumptions: Kenaikan saham dapat berasal dari instrumen konversi atau transaksi pasar.
  - Caveats: Hipotesis ini belum dikonfirmasi oleh emiten.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada informasi mengenai aksi korporasi atau perubahan signifikan lainnya.
- Angka-angka klasifikasi investor tidak jelas dan memerlukan verifikasi lebih lanjut.
- Free float 7,92% mendekati batas minimum, sehingga perlu dipantau kepatuhannya.
- Perubahan kepemilikan 0,86% tidak dijelaskan secara rinci.
- Terdapat inkonsistensi antara laporan utama (saham treasuri 0) dan lampiran 4 (saham treasury 2.420.632.176 lembar).

### Items to monitor

- Perubahan kepemilikan kategori 0,86% (dari 1.700 menjadi 120.512.500 lembar) dapat memengaruhi distribusi kepemilikan, namun dampaknya terhadap pengendalian atau free float tidak signifikan.
- Free float 7,92% berada di bawah ketentuan minimum 7,5% untuk papan utama, namun masih memenuhi syarat pencatatan, dan tidak ada sanksi yang disebutkan.

---

## PTBA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menyampaikan laporan hasil Public Expose Tahunan yang diselenggarakan pada 7 September 2026. Laporan ini merupakan pengumuman lanjutan dari rencana public expose yang disampaikan pada 2 September 2026. Dalam paparan tersebut, manajemen mengungkapkan kinerja operasional dan keuangan semester I 2026, termasuk laba bersih Rp2,64 triliun (tumbuh 218% YoY), target produksi RKAP 2026 sebesar 49,5 juta ton, serta rencana belanja modal sisa Rp2,55 triliun pada semester II 2026. Tidak ada aksi korporasi baru yang diumumkan, namun terdapat informasi mengenai restrukturisasi anak usaha, proyek hilirisasi (DME, SNG), dan pendanaan dari Danantara Management Fund.

### Material changes

- PTBA menyelenggarakan Public Expose Tahunan pada 7 September 2026, dihadiri 210 peserta (tidak termasuk manajemen dan karyawan) serta 113 wartawan.
- Laba bersih semester I 2026 sebesar Rp2,64 triliun, tumbuh sekitar 218% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya; pendapatan tumbuh sekitar 8%.
- Target produksi RKAP FY2026 sebesar 49,5 juta ton; realisasi produksi semester I 2026 sebesar 19,45 juta ton.
- RKAB 2026 disetujui pada Maret 2026 dengan total produksi 53 juta ton.
- Sisa belanja modal sekitar Rp2,55 triliun akan direalisasikan pada semester II 2026.
- Proyek Kramasan: TLS 6 & 7 on track ditargetkan beroperasi 2026; Dermaga Kramasan (oleh KAI dan Kalog) mengalami keterlambatan.
- Proyek hilirisasi coal-to-DME dan coal-to-SNG mendekati implementasi, dengan Pertamina Patra Niaga sebagai off-taker DME dan PGN untuk SNG; DME masuk Proyek Strategis Nasional (PSN).
- Target kontribusi bisnis hilirisasi dan diversifikasi sekitar 20% dari total pendapatan dalam empat tahun ke depan; kontribusi bisnis hijau saat ini di bawah 3%.
- Restrukturisasi anak usaha: satu merger dua anak perusahaan selesai pada 30 Juni 2026; rencana restrukturisasi hampir 50% dari 20 anak perusahaan dalam periode 2025-2029.
- PTBA tidak berencana membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026; akan mengikuti mekanisme dividen melalui RUPS.
- Pendanaan untuk pengembangan bisnis hilirisasi didukung oleh Danantara melalui Danantara Management Fund.
- Implementasi B50 masih dalam tahap transisi, dampak terhadap biaya relatif kecil dan tidak signifikan.
- Risiko pembayaran di pasar Pakistan dimitigasi dengan Letter of Credit (L/C) dan transaksi dalam dolar AS (US$).
- Biaya bahan bakar meningkat 34% akibat dinamika geopolitik global, namun cost of revenue turun 2% pada semester I 2026.
- PTBA mulai mengurangi penggunaan tugboat dan barge melalui skema sewa, dan akan membeli langsung; proses pengadaan ditargetkan selesai 2027.

### Key financial figures

- **Laba bersih semester I 2026:** 2.64 (H1 2026 (30 Juni 2026))
- **Pertumbuhan laba bersih semester I 2026:** 218% (H1 2026 vs H1 2025)
- **Pertumbuhan pendapatan semester I 2026:** 8% (H1 2026 vs H1 2025)
- **Penurunan cost of revenue semester I 2026:** 2% (H1 2026 vs H1 2025)
- **Kenaikan biaya bahan bakar:** 34% (2026)
- **Produksi semester I 2026:** 19.45 (H1 2026 (30 Juni 2026))
- **Target produksi RKAP FY2026:** 49.5 (FY2026)
- **Target produksi RKAB 2026:** 53 (FY2026)
- **Sisa belanja modal semester II 2026:** 2.55 (H2 2026)
- **Rata-rata penjualan per bulan (dua bulan terakhir):** 5 (Juli-Agustus 2026)
- **Kontribusi bisnis hijau:** 3% (Saat ini)
- **Target kontribusi hilirisasi/diversifikasi terhadap pendapatan:** 20% (4 tahun ke depan)
- **Jumlah anak perusahaan:** 20 (Sebelum restrukturisasi)
- **Persentase anak perusahaan yang direstrukturisasi:** 50% (2025-2029)
- **Rata-rata umur proyek:** 20 tahun (N/A)
- **Jumlah peserta public expose:** 210 (7 September 2026)
- **Jumlah wartawan press conference:** 113 (7 September 2026)

### Corporate actions

- Restrukturisasi anak usaha: merger dua anak perusahaan selesai 30 Juni 2026; rencana restrukturisasi hampir 50% dari 20 anak perusahaan dalam periode 2025-2029.
- Tidak ada rencana dividen interim untuk FY2026; mekanisme dividen melalui RUPS.

### Expansion projects

- Proyek Kramasan: TLS 6 & 7 ditargetkan beroperasi 2026; Dermaga Kramasan mengalami keterlambatan.
- Proyek hilirisasi coal-to-DME dan coal-to-SNG mendekati implementasi, dengan Pertamina Patra Niaga sebagai off-taker DME dan PGN untuk SNG; DME masuk PSN.
- Pengembangan coal-to-potassium humate untuk mendukung reklamasi lahan.
- Pengadaan tugboat dan barge: beralih dari sewa ke pembelian langsung, proses ditargetkan selesai 2027.
- Elektrifikasi operasional: implementasi skema kombinasi untuk transportasi, termasuk in-pit conveyor dan EV di Banko.
- Pengembangan anoda baterai untuk EV, menggunakan karbon dari batu bara.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengurus atau pengendali yang disebutkan dalam dokumen.
- PTBA menjadi bagian dari ekosistem Danantara; independensi pengambilan keputusan investasi ditegaskan.
- Restrukturisasi anak usaha: merger dua anak perusahaan selesai 30 Juni 2026.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal atau kepemilikan yang disebutkan.
- Pendanaan hilirisasi didukung oleh Danantara Management Fund.

### Listing / regulatory

- Public Expose Tahunan diselenggarakan sesuai Peraturan IDX No. I-E (Kep-00087/BEI/12-2025).
- RKAB 2026 disetujui pada Maret 2026 dengan volume 53 juta ton.
- Proyek DME ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

### Analytical scenarios

- **Realisasi produksi semester I 2026 terhadap target RKAP** [derived_calculation, medium]: Realisasi produksi 19,45 juta ton pada semester I 2026 hanya sekitar 39,3% dari target RKAP 49,5 juta ton, sehingga diperlukan akselerasi signifikan di semester II untuk mencapai target.
  - Basis: Produksi H1 2026: 19,45 juta ton; Target RKAP FY2026: 49,5 juta ton
  - Assumptions: Perhitungan: 19,45 / 49,5 = 39,3%
  - Caveats: Manajemen optimistis karena perbaikan cuaca di semester II.
- **Pertumbuhan laba vs pendapatan** [derived_calculation, medium]: Pertumbuhan laba bersih 218% jauh melampaui pertumbuhan pendapatan 8%, mengindikasikan perbaikan margin yang signifikan, kemungkinan didorong oleh penurunan biaya pengangkutan dan efek harga.
  - Basis: Laba bersih tumbuh 218%; Pendapatan tumbuh 8%
  - Assumptions: Margin bersih meningkat karena biaya turun atau harga naik.
  - Caveats: Manajemen menyebutkan faktor lain seperti harga batu bara dan nilai tukar.
- **Target laba bersih FY2026** [analyst_hypothesis, low]: Manajemen tidak memberikan target laba bersih FY2026, tetapi menyiratkan profitabilitas dapat sejalan dengan kuartal II 2026 jika ASP dan biaya bahan bakar stabil.
  - Basis: Pernyataan manajemen tentang ASP stabil dan biaya bahan bakar stabil
  - Assumptions: Kuartal II 2026 menjadi acuan profitabilitas.
  - Caveats: Tidak ada angka target eksplisit.
- **Dampak B50** [analyst_hypothesis, low]: Manajemen menyatakan dampak B50 terhadap biaya relatif kecil karena masih transisi dan harga biodiesel lebih rendah, namun belum ada angka kuantitatif.
  - Basis: Pernyataan manajemen tentang dampak kecil
  - Assumptions: Implementasi bertahap.
  - Caveats: Belum ada perhitungan publik.
- **Risiko keterlambatan Kramasan** [analyst_hypothesis, medium]: Keterlambatan Dermaga Kramasan oleh KAI/Kalog dapat menunda manfaat penuh dari TLS 6 & 7, meskipun TLS 6 & 7 on track.
  - Basis: Pernyataan manajemen tentang keterlambatan dermaga
  - Assumptions: Dermaga diperlukan untuk operasional penuh.
  - Caveats: Tidak ada timeline baru yang diberikan.
- **Kontribusi hilirisasi** [analyst_hypothesis, low]: Target kontribusi hilirisasi 20% dari pendapatan dalam 4 tahun menunjukkan transformasi signifikan, namun saat ini kontribusi bisnis hijau di bawah 3%.
  - Basis: Target 20% dalam 4 tahun; Kontribusi bisnis hijau <3%
  - Assumptions: Proyek hilirisasi berjalan sesuai jadwal.
  - Caveats: Proyek masih dalam tahap pengembangan.

### Risks / uncertainties

- Cuaca: musim hujan berpotensi menurunkan volume produksi; musim kemarau mendukung optimasi.
- Harga batu bara: volatilitas indeks harga mempengaruhi pendapatan dan laba.
- Biaya bahan bakar: kenaikan 34% akibat geopolitik, berisiko terhadap margin.
- Nilai tukar rupiah: pelemahan berdampak positif pada pendapatan, tetapi dapat meningkatkan biaya impor.
- Regulasi: implementasi B50 dan kebijakan pemerintah lainnya dapat mempengaruhi biaya.
- Risiko pembayaran di pasar ekspor baru (Pakistan) dimitigasi dengan L/C dan transaksi USD.
- Keterlambatan proyek Kramasan (Dermaga) oleh pihak ketiga (KAI/Kalog).
- Risiko cadangan menjadi stranded assets jika proyek hilirisasi tidak berjalan sesuai target COD hingga 2032.

### Items to monitor

- Harga batu bara diperkirakan stabil seperti kuartal II 2026.
- Permintaan batu bara diperkirakan stabil, dengan rata-rata penjualan hampir 5 juta ton per bulan.
- Pakistan menjadi target pasar ekspor baru.
- Proyek DME dan SNG melibatkan Pertamina Group sebagai off-taker, menunjukkan integrasi pasar domestik.

---

## PTIS

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Indo Straits Tbk (PTIS) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan adanya perubahan material pada struktur permodalan, kepemilikan saham, atau pengendalian perusahaan. Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar, komposisi pemegang saham pengendali, direksi, atau komisaris. Tidak ada transaksi aset, perubahan pengurus, atau aksi korporasi lain yang dilaporkan.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 diterbitkan oleh PT Sinartama Gunita selaku Biro Administrasi Efek (BAE) untuk PT Indo Straits Tbk.
- Jumlah saham yang diterbitkan dan disetor penuh adalah 550.165.300 saham.
- Jumlah saham treasury stock adalah 6.429.000 saham.
- Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham dengan kepemilikan kurang dari 5% adalah 93.571.000 saham (17,21% dari total saham).
- Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih adalah 450.165.300 saham (82,79% dari total saham).
- Pemegang saham pengendali adalah Straits Corporation Pte Ltd dengan kepemilikan 450.165.300 saham (81,8236%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan antara 1% sampai dengan kurang dari 5% meliputi: Phillip Securities Pte Ltd (18.832.600 saham / 3,4231%), KPD Simas Equity Fund (12.675.100 saham / 2,3039%), dan PT Indo Straits Tbk (6.429.000 saham / 1,1686%).
- Direksi dan Komisaris PT Indo Straits Tbk tidak memiliki saham perusahaan (0 saham).
- Komposisi Direksi dan Komisaris: Sihol Siagian (Komisaris Utama), Basa Sidabutar (Komisaris Independen), Tan Kim Leng (Direktur Utama), Mohammad Lendi Basarah (Direktur).
- Laporan ini belum memperhitungkan kepemilikan dari Pemegang Saham Utama dan Pemegang Saham Pengendali yang wajib dilaporkan oleh Perseroan sesuai PMK No. 40/2023.
- Laporan ini disusun sesuai dengan PP No. 55 Tahun 2022 terkait syarat penurunan tarif pajak penghasilan.
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar, komposisi pemegang saham pengendali, direksi, atau komisaris dibandingkan periode sebelumnya.
- Tidak ada transaksi aset, perubahan pengurus, atau aksi korporasi lain yang dilaporkan dalam pengumuman ini.

### Key financial figures

- **Jumlah Saham yang Diterbitkan dan Disetor Penuh:** 550.165.300 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Saham Treasury Stock:** 6.429.000 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Saham Pemegang Saham < 5%:** 93.571.000 (31 Agustus 2026)
- **Persentase Saham Pemegang Saham < 5%:** 17,21% (31 Agustus 2026)
- **Jumlah Saham Pemegang Saham >= 5%:** 450.165.300 (31 Agustus 2026)
- **Persentase Saham Pemegang Saham >= 5%:** 82,79% (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan Saham Straits Corporation Pte Ltd:** 450.165.300 (31 Agustus 2026)
- **Persentase Kepemilikan Straits Corporation Pte Ltd:** 81,8236% (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan Saham Phillip Securities Pte Ltd:** 18.832.600 (31 Agustus 2026)
- **Persentase Kepemilikan Phillip Securities Pte Ltd:** 3,4231% (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan Saham KPD Simas Equity Fund:** 12.675.100 (31 Agustus 2026)
- **Persentase Kepemilikan KPD Simas Equity Fund:** 2,3039% (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan Saham PT Indo Straits Tbk (Treasury):** 6.429.000 (31 Agustus 2026)
- **Persentase Kepemilikan PT Indo Straits Tbk (Treasury):** 1,1686% (31 Agustus 2026)

### Analytical scenarios

- **Kepatuhan Free Float** [analyst_hypothesis, medium]: Berdasarkan data yang dilaporkan, saham yang dimiliki oleh pemegang saham dengan kepemilikan kurang dari 5% adalah 93.571.000 saham atau 17,21% dari total saham. Angka ini berada di atas ambang batas minimum free float yang umumnya disyaratkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu 7,5% dari modal disetor. Namun, perlu dicatat bahwa laporan ini belum memperhitungkan kepemilikan dari Pemegang Saham Utama dan Pemegang Saham Pengendali yang wajib dilaporkan oleh Perseroan sesuai PMK No. 40/2023, sehingga angka free float yang sebenarnya mungkin berbeda.
  - Basis: Jumlah saham dengan kepemilikan < 5% adalah 93.571.000 saham (17,21%); Laporan belum memperhitungkan kepemilikan Pemegang Saham Utama dan Pengendali sesuai PMK No. 40/2023
  - Assumptions: Ambang batas free float BEI adalah 7,5% dari modal disetor; Kepemilikan Pemegang Saham Utama dan Pengendali yang belum diperhitungkan dapat mempengaruhi angka free float
  - Caveats: Angka free float yang dihitung dari laporan ini mungkin tidak mencerminkan angka free float yang sebenarnya karena laporan belum memperhitungkan kepemilikan Pemegang Saham Utama dan Pengendali sesuai PMK No. 40/2023.; Perhitungan ini hanya berdasarkan data yang tersedia dalam laporan dan tidak mempertimbangkan faktor lain yang mungkin mempengaruhi kepatuhan free float.

### Risks / uncertainties

- Laporan ini belum memperhitungkan kepemilikan dari Pemegang Saham Utama dan Pemegang Saham Pengendali yang wajib dilaporkan oleh Perseroan sesuai PMK No. 40/2023, sehingga data kepemilikan yang disajikan mungkin belum lengkap.
- Laporan ini disusun sesuai dengan PP No. 55 Tahun 2022 terkait syarat penurunan tarif pajak penghasilan, namun tidak ada informasi lebih lanjut mengenai pemenuhan syarat tersebut.

### Items to monitor

- Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan adanya perubahan material pada struktur permodalan, kepemilikan saham, atau pengendalian perusahaan.
- Tidak ada aksi korporasi atau perubahan signifikan yang dilaporkan dalam pengumuman ini.
- Investor mungkin perlu memperhatikan bahwa laporan ini belum memperhitungkan kepemilikan Pemegang Saham Utama dan Pengendali sesuai PMK No. 40/2023, yang dapat mempengaruhi gambaran kepemilikan saham secara keseluruhan.

---

## RAJA

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 3

### Overview

Pada 10 September 2026, RAJA menyampaikan tiga pengumuman: (1) koreksi administratif atas materi Public Expose Tahunan yang memuat kinerja 1H26 dan rencana strategis; (2) Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek posisi 31 Agustus 2026 yang menunjukkan struktur kepemilikan stabil; dan (3) tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa terkait akuisisi 5% saham PT Layar Nusantara Gas (PT LNG) oleh anak usaha PT Raharja Gas Kasuri (RGK). Secara korporasi, perubahan paling signifikan adalah penyelesaian akuisisi 5% PT LNG (nilai USD43,675,000) yang menambah eksposur RAJA ke proyek FLNG 1,2 MTPA di Papua Barat, dengan target COD Q2 2028. Kinerja 1H26 menunjukkan pertumbuhan laba bersih 88% YoY dan perbaikan leverage, didukung harga minyak Blok Cepu yang lebih tinggi. Struktur modal tetap stabil pasca stock split 1:5, dengan free float sekitar 24%.

### Material changes

- Penyelesaian akuisisi 5% saham PT Layar Nusantara Gas oleh anak usaha RGK pada 4 September 2026, nilai USD43,675,000.
- Kinerja 1H26: laba bersih USD28,9 juta (+88% YoY), EBITDA USD57,3 juta (+46,5% YoY), pendapatan USD131,2 juta (+2,8% YoY).
- Struktur kepemilikan stabil per 31 Agustus 2026; tidak ada perubahan treasury stock atau pemegang saham >5%.
- Koreksi administratif atas materi Public Expose (surat No. RR/CO/07.350A/IX/2026).

### Key financial figures

- **Pendapatan 1H26:** 131.2 (1H26)
- **EBITDA 1H26:** 57.3 (1H26)
- **Laba bersih 1H26:** 28.9 (1H26)
- **Total aset 1H26:** 626.2 (1H26)
- **Total liabilitas 1H26:** 263.6 (1H26)
- **Total ekuitas 1H26:** 362.6 (1H26)
- **Rasio lancar 1H26:** 1.13 (1H26)
- **DER 1H26:** 0.60 (1H26)
- **Utang/EBITDA 1H26:** 1.54 (1H26)
- **Nilai transaksi akuisisi 5% PT LNG:** 43,675,000 (2026-09-04)
- **Total ekuitas konsolidasian per 30 Juni 2026:** 263,566,444 (2026-06-30)
- **Proyeksi pendapatan PT LNG per tahun (saat operasi penuh):** 755,000,000 (saat operasi penuh)
- **Proyeksi EBITDA PT LNG per tahun (saat operasi penuh):** 300,000,000 (saat operasi penuh)
- **Porsi pendapatan ekonomis Perseroan (5%):** 38,000,000 (saat operasi penuh)
- **Porsi EBITDA ekonomis Perseroan (5%):** 15,000,000 (saat operasi penuh)
- **Total saham beredar:** 21,135,412,500 (31 Agustus 2026)
- **Treasury stock:** 73,713,500 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan pemegang saham >5%:** 15,984,113,020 (31 Agustus 2026)
- **Kepemilikan pemegang saham <5%:** 5,077,585,980 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham:** 71,721 (31 Agustus 2026)

### Corporate actions

- Akuisisi 5% saham PT Layar Nusantara Gas oleh RGK (anak usaha 99,9% RAJA) - selesai 4 September 2026, nilai USD43,675,000.
- Dividen final Rp40/saham (ditetapkan September 2026).
- Stock split 1:5 (Juni 2026).
- Penerbitan obligasi Rp300 miliar dan sukuk Rp500 miliar (Maret 2026).
- Buyback saham hingga Rp250 miliar (28 Januari–28 April 2026).
- Dividen interim Rp105,67 miliar (Rp25/saham).
- Rencana akuisisi perusahaan pelayaran (1 LNGC, 1 VLGC).
- Akuisisi 100% saham SMS Development Ltd oleh RATU (entitas lain, disebut dalam materi PE).

### Expansion projects

- Proyek FLNG di Papua Barat (PT LNG): kapasitas 1,2 MTPA, kapasitas penyimpanan 180,000 m³, terintegrasi dengan Blok Kasuri; tahap konstruksi (EPC/EPCIC) dengan kontraktor utama Wison New Energies; target COD Q2 2028.
- Pembangunan pipa BBM Kalimantan Timur mulai Q3 2026.
- LNG plant Kalimantan menuju Final Investment Decision (FID).
- Kajian pabrik biogas dengan mitra Jepang.
- Akuisisi perusahaan pelayaran (1 LNGC, 1 VLGC) - rencana.
- Kompresor gas Sengkang beroperasi komersial sejak Desember 2025.

### Management / control changes

- Praba Diwangkara diangkat sebagai Direktur pada Juni 2026.
- Djauhar Maulidi menjabat Direktur Utama sejak Mei 2017.
- Ogi Rulino menjabat Direktur sejak Mei 2023.

### Capital structure

- Stock split 1:5 pada Juni 2026.
- Penerbitan obligasi Rp300 miliar dan sukuk Rp500 miliar pada Maret 2026.
- Buyback saham hingga Rp250 miliar (28 Januari–28 April 2026).
- Dividen interim Rp105,67 miliar (Rp25/saham).
- Dividen final Rp40/saham (September 2026).
- Kepemilikan RGK di PT LNG menjadi 5% setelah transaksi; Genting LNG turun dari 88,18% menjadi 83,18%; Genting Bintuni tetap 11,82%.

### Listing / regulatory

- Penyampaian materi Public Expose Tahunan kepada IDX sebagai kewajiban keterbukaan informasi.
- Peringkat PEFINDO 'idA+' outlook stabil untuk RATU.
- Penghargaan Bisnis Indonesia Award 2026 - Best Issuer in Oil & Gas Distribution.
- Anugerah ESG 2026 Kategori Khusus Energi dari IDX Channel.
- Transaksi akuisisi PT LNG diklasifikasikan bukan transaksi material (POJK No. 17/POJK.04/2020), bukan transaksi afiliasi (POJK No. 42/POJK.04/2020), dan bukan benturan kepentingan.
- Penilai independen masih dalam proses finalisasi untuk PSAK 103.

### Analytical scenarios

- **Kinerja 1H26** [explicit_fact, high]: Pendapatan USD131,2 juta (+2,8% YoY), EBITDA USD57,3 juta (+46,5% YoY), laba bersih USD28,9 juta (+88,0% YoY). Pendorong: kompresor gas Sengkang, harga minyak Blok Cepu lebih tinggi (USD117,0 vs USD74,2/barel), kontribusi Grup Hafar, dan keuntungan akuisisi participating interest Blok Madura.
  - Basis: Pengumuman Public Expose (20260910100240-RR/CO/07.350A/IX/2026_id-id)
- **Akuisisi 5% PT LNG** [explicit_fact, high]: RGK (anak usaha 99,9% RAJA) mengakuisisi 5% saham PT LNG dari Genting LNG Pte. Ltd. dengan nilai USD43,675,000. SSPA 29 April 2026, completion 4 September 2026. Sumber dana: pinjaman bank yang diteruskan ke RGK. Harga setara cost basis pemegang saham awal. Struktur setelah transaksi: Genting LNG 83,18%, Genting Bintuni 11,82%, RGK 5,00%.
  - Basis: Pengumuman Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa (20260910185929-RR/CO/09.357/IX/2026_id-id)
- **Struktur kepemilikan per 31 Agustus 2026** [explicit_fact, high]: Total saham beredar 21.135.412.500; treasury stock 73.713.500 (0,35%); pemegang >5%: HAPSORO 27,519%, PT SENTOSA BERSAMA MITRA 35,732%, PT TIRTA ORISA YASA 12,377%; pemegang <5%: 24,024%; total pemegang saham 71.721.
  - Basis: Pengumuman Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (20260910182831-RR/CO/09.356/IX/2026_id-id)
- **Pertumbuhan laba bersih** [derived_calculation, high]: Laba bersih 1H26 naik 88,0% YoY dari USD15,4 juta menjadi USD28,9 juta. Margin laba bersih meningkat dari 12,1% (15,4/127,6) menjadi 22,0% (28,9/131,2).
  - Basis: Pengumuman Public Expose (20260910100240-RR/CO/07.350A/IX/2026_id-id)
  - Assumptions: Margin dihitung sebagai laba bersih dibagi pendapatan.
- **Rasio nilai transaksi terhadap ekuitas** [derived_calculation, high]: Nilai transaksi USD43,675,000 dibagi ekuitas konsolidasian per 30 Juni 2026 USD263,566,444 = 16,57%, dibulatkan menjadi 17% oleh emiten.
  - Basis: Pengumuman Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa (20260910185929-RR/CO/09.357/IX/2026_id-id)
  - Assumptions: Menggunakan ekuitas per 30 Juni 2026.
- **Porsi pendapatan dan EBITDA dari PT LNG** [derived_calculation, high]: 5% dari proyeksi pendapatan USD755 juta = USD37,75 juta (dibulatkan USD38 juta); 5% dari proyeksi EBITDA USD300 juta = USD15 juta.
  - Basis: Pengumuman Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa (20260910185929-RR/CO/09.357/IX/2026_id-id)
  - Assumptions: Proyeksi saat operasi penuh.
- **Perubahan kepemilikan asing** [derived_calculation, high]: Kepemilikan asing turun dari 591.493.720 saham (2,799%) pada Juli 2026 menjadi 588.559.520 saham (2,785%) pada Agustus 2026, selisih -2.934.200 saham. Perubahan kecil dan tidak material.
  - Basis: Pengumuman Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (20260910182831-RR/CO/09.356/IX/2026_id-id)
  - Assumptions: Angka Juli dan Agustus diambil dari Lampiran 1.
  - Caveats: Tidak mempengaruhi struktur kepemilikan mayoritas.
- **Free float** [derived_calculation, medium]: Berdasarkan pemegang saham <5% (5.077.585.980 saham, 24,024%), free float diperkirakan sekitar 24,024% dari total saham beredar, tidak berubah dari Juli 2026.
  - Basis: Pengumuman Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (20260910182831-RR/CO/09.356/IX/2026_id-id)
  - Assumptions: Free float dihitung sebagai proporsi saham yang dimiliki pemegang saham dengan kepemilikan <5%.
  - Caveats: Definisi free float IDX mungkin berbeda karena memperhitungkan kepemilikan pengendali dan afiliasi.
- **Dampak akuisisi PT LNG pada laporan keuangan** [analyst_hypothesis, medium]: Karena PT LNG belum beroperasi, akuisisi 5% kemungkinan dicatat sebagai investasi pada asosiasi atau biaya perolehan; pendapatan dividen baru diakui setelah operasi.
  - Basis: Pengumuman Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa (20260910185929-RR/CO/09.357/IX/2026_id-id)
  - Assumptions: Perlakuan akuntansi sesuai PSAK.
  - Caveats: Perlakuan akuntansi final belum diungkapkan.
- **Risiko eksekusi proyek FLNG** [analyst_hypothesis, medium]: Proyek FLNG memiliki risiko penyelesaian konstruksi dan COD, yang dapat mempengaruhi nilai investasi.
  - Basis: Pengumuman Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa (20260910185929-RR/CO/09.357/IX/2026_id-id)
  - Assumptions: Keterlambatan atau overrun biaya mungkin terjadi.
  - Caveats: Tidak ada informasi risiko spesifik.
- **Dampak stock split** [analyst_hypothesis, medium]: Stock split 1:5 dapat meningkatkan likuiditas dan aksesibilitas saham bagi investor ritel, namun tidak mengubah fundamental.
  - Basis: Pengumuman Public Expose (20260910100240-RR/CO/07.350A/IX/2026_id-id)
  - Assumptions: Likuiditas meningkat dengan harga lebih rendah.
  - Caveats: Dampak pasar tidak dijamin.
- **Strategi diversifikasi** [analyst_hypothesis, low]: Ekspansi ke biogas, pengolahan air, dan energi terbarukan menunjukkan upaya diversifikasi, namun kontribusi pendapatan masih kecil dan membutuhkan waktu.
  - Basis: Pengumuman Public Expose (20260910100240-RR/CO/07.350A/IX/2026_id-id)
  - Assumptions: Proyek baru belum menghasilkan pendapatan signifikan.
  - Caveats: Belum ada angka pendapatan dari segmen baru.

### Risks / uncertainties

- Risiko eksekusi proyek infrastruktur (pipa BBM, LNG plant, FLNG).
- Sensitivitas terhadap harga minyak dan komoditas.
- Risiko nilai tukar dan suku bunga.
- Risiko regulasi dan perizinan.
- Risiko keterlambatan commissioning.
- Risiko integrasi akuisisi.
- Kewajiban RGK akan disesuaikan dengan cash call dari PT LNG, yang dapat meningkatkan kebutuhan pendanaan.
- Klasifikasi bukan transaksi material didasarkan pada ekuitas per 30 Juni 2026; perubahan ekuitas dapat mempengaruhi status.

### Items to monitor

- Finalisasi penilai independen untuk PSAK 103.
- Rincian fasilitas pinjaman bank (jumlah, tenor, bunga) untuk akuisisi PT LNG.
- Perkembangan konstruksi FLNG dan target COD Q2 2028.
- Keputusan FID LNG plant Kalimantan.
- Kemajuan proyek pipa BBM Kalimantan Timur.
- Hasil kajian pabrik biogas dengan mitra Jepang.
- Rincian belanja modal (capex) dan panduan pendapatan/EBITDA 2026 penuh.
- Perubahan kepemilikan asing dan free float di bulan-bulan berikutnya.

---

## RATU

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 3

### Overview

Pada 10 September 2026, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) menerbitkan tiga pengumuman yang secara kolektif mengungkapkan dua hal utama: (1) laporan bulanan registrasi pemegang efek per 31 Agustus 2026 yang menunjukkan struktur kepemilikan stabil, dan (2) hasil RUPS Independen serta RUPSLB yang diselenggarakan pada 8 September 2026, yang menyetujui rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan penerbitan maksimal 271.505.380 saham baru (10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh) sesuai POJK No. 14/2019. Aksi korporasi ini berpotensi mengubah struktur modal dan menyebabkan dilusi bagi pemegang saham eksisting, meskipun harga pelaksanaan, jumlah final saham, dan tujuan penggunaan dana belum diungkapkan. Tidak ada perubahan pengurus, pengendali, atau kegiatan usaha yang dilaporkan.

### Material changes

- Persetujuan PMTHMETD oleh RUPS Independen dan RUPSLB pada 8 September 2026, dengan penerbitan maksimal 271.505.380 saham baru (10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh).
- Perubahan Anggaran Dasar Pasal 4 Ayat (2) untuk menampung penerbitan saham baru.
- Tidak ada perubahan pada struktur kepemilikan pengendali (PT Rukun Raharja Tbk tetap 68,677%) atau jumlah saham beredar per 31 Agustus 2026.
- Peningkatan jumlah pemegang saham dari 44.643 (Juli 2026) menjadi 45.562 (Agustus 2026).

### Key financial figures

- **Jumlah saham beredar per 31 Agustus 2026:** 2.715.053.800 (2026-08-31)
- **Kepemilikan pengendali (PT Rukun Raharja Tbk):** 68,677% (2026-08-31)
- **Free float:** 31,323% (2026-08-31)
- **Jumlah saham baru PMTHMETD (maksimum):** 271.505.380 (2026-09-08)
- **Persentase saham baru terhadap modal ditempatkan:** 10% (2026-09-08)
- **Kuorum RUPSLB:** 82,896% (2026-09-08)
- **Kuorum RUPS Independen:** 51% (2026-09-08)
- **Suara setuju RUPSLB mata acara 1:** 346.874.858 (2026-09-08)
- **Suara tidak setuju RUPSLB mata acara 1:** 24.500 (2026-09-08)
- **Suara abstain RUPSLB mata acara 1:** 510.400 (2026-09-08)
- **Suara setuju RUPSLB mata acara 2:** 2.250.148.258 (2026-09-08)
- **Suara tidak setuju RUPSLB mata acara 2:** 24.500 (2026-09-08)
- **Suara abstain RUPSLB mata acara 2:** 510.400 (2026-09-08)
- **Perpindahan kepemilikan asing-lokal:** 10.194.900 saham (2026-08-31)
- **Jumlah pemegang saham:** 45.562 (2026-08-31)

### Corporate actions

- PMTHMETD (private placement) disetujui oleh RUPSLB dan RUPS Independen pada 8 September 2026, dengan penerbitan maksimal 271.505.380 saham baru (10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh), sesuai POJK No. 14/2019.
- Perubahan Anggaran Dasar Pasal 4 Ayat (2) untuk menampung penerbitan saham baru.
- Pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia direncanakan setelah pelaksanaan PMTHMETD.
- Harga pelaksanaan dan jumlah final saham belum ditetapkan; akan ditentukan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada direksi, komisaris, atau pengendali yang dilaporkan.
- Pemegang saham pengendali tetap PT Rukun Raharja Tbk dengan kepemilikan 68,677% per 31 Agustus 2026.

### Capital structure

- Penerbitan saham baru maksimal 271.505.380 saham (10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh) melalui PMTHMETD.
- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (2.715.053.800 saham) per 31 Agustus 2026.
- Tidak ada treasury stock per 31 Agustus 2026.
- Free float stabil di 31,323% (850.432.800 saham) per 31 Agustus 2026.
- Perpindahan kepemilikan asing-lokal sebesar 10.194.900 saham tanpa mengubah total saham beredar.

### Listing / regulatory

- PMTHMETD sesuai POJK No. 14/2019.
- RUPSLB sesuai POJK No. 15/2020 dan POJK No. 14/2025.
- Pencatatan saham baru di BEI direncanakan setelah penerbitan.
- Laporan bulanan disampaikan sesuai Peraturan Bursa dan OJK, termasuk ketentuan free float (Peraturan V.2 dan I-A).
- Tidak ada indikasi suspensi atau perubahan status pencatatan.

### Analytical scenarios

- **Persetujuan PMTHMETD** [explicit_fact, high]: RUPSLB dan RUPS Independen menyetujui penerbitan saham baru maksimal 271.505.380 saham (10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh) sesuai POJK No. 14/2019.
  - Basis: Hasil keputusan RUPSLB dan RUPS Independen
- **Struktur kepemilikan per 31 Agustus 2026** [explicit_fact, high]: Total saham beredar 2.715.053.800, pengendali PT Rukun Raharja Tbk 68,677%, free float 31,323%, tidak ada treasury stock.
  - Basis: Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
- **Total saham beredar saat ini** [derived_calculation, medium]: Berdasarkan jumlah saham baru maksimal 271.505.380 yang mewakili 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, total saham beredar saat ini diperkirakan 2.715.053.800 saham (271.505.380 / 10%).
  - Basis: Jumlah saham baru maksimal 271.505.380; Persentase maksimum 10%
  - Assumptions: Jumlah saham baru maksimal setara dengan 10% dari total saham saat ini
  - Caveats: Angka ini adalah estimasi berdasarkan persentase yang disebutkan; jumlah saham beredar aktual tidak dinyatakan secara eksplisit dalam pengumuman RUPS.
- **Total suara sah RUPSLB mata acara 1** [derived_calculation, high]: Total suara sah dihitung dari jumlah setuju, tidak setuju, dan abstain: 346.874.858 + 24.500 + 510.400 = 347.409.758 suara.
  - Basis: Jumlah suara setuju: 346.874.858; Jumlah suara tidak setuju: 24.500; Jumlah suara abstain: 510.400
  - Assumptions: Semua angka suara dalam satuan lembar saham
  - Caveats: Angka ini tidak diverifikasi dengan total saham beredar.
- **Dilusi maksimum** [derived_calculation, medium]: Jika seluruh 271.505.380 saham baru diterbitkan, dilusi bagi pemegang saham eksisting sekitar 9,09% (271.505.380 / (2.715.053.800 + 271.505.380)).
  - Basis: Jumlah saham baru 271.505.380; Estimasi saham beredar 2.715.053.800
  - Assumptions: Semua saham baru diterbitkan.; Tidak ada perubahan modal lain.
  - Caveats: Dilusi aktual tergantung harga pelaksanaan dan jumlah saham yang diterbitkan.
- **Perubahan jumlah pemegang saham** [derived_calculation, high]: Jumlah pemegang saham meningkat dari 44.643 (Juli 2026) menjadi 45.562 (Agustus 2026), bertambah 919 pemegang saham.
  - Basis: Tabel rekapitulasi bulanan pada lampiran 6
  - Assumptions: Angka 44.643 dan 45.562 diambil dari kolom 'Jumlah Pemegang Saham' pada tabel posisi akhir bulan.
  - Caveats: Perubahan jumlah pemegang saham tidak selalu mencerminkan perubahan material pada struktur kepemilikan.
- **Perpindahan kepemilikan asing-lokal** [derived_calculation, high]: Pemodal asing berkurang 10.194.900 saham (dari 5,903% menjadi 5,527%), sementara pemodal lokal bertambah dengan jumlah yang sama.
  - Basis: Lampiran 1: Laporan Kegiatan Registrasi Saham
  - Assumptions: Perpindahan ini tidak melibatkan perubahan total saham beredar.
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai pihak spesifik yang melakukan transaksi.
- **Kepatuhan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Free float sebesar 31,323% (850.432.800 saham) berada di atas minimum 20% yang disyaratkan untuk perusahaan tercatat, sehingga tidak ada risiko delisting terkait free float.
  - Basis: Data free float dari tabel rekapitulasi bulanan dan ketentuan Peraturan Bursa V.2.
  - Assumptions: Peraturan Bursa mensyaratkan free float minimal 20% untuk perusahaan tercatat.
  - Caveats: Kepatuhan free float tidak diverifikasi secara independen; hanya berdasarkan data yang dilaporkan.
- **Tujuan PMTHMETD** [analyst_hypothesis, low]: PMTHMETD kemungkinan ditujukan untuk pendanaan ekspansi atau penguatan modal kerja, namun tujuan spesifik tidak diungkapkan dalam dokumen.
  - Basis: Penerbitan saham baru tanpa HMETD
  - Assumptions: Perusahaan membutuhkan dana segar untuk kegiatan operasional atau investasi
  - Caveats: Tidak ada informasi resmi mengenai penggunaan dana.
- **Potensi dilusi kepemilikan** [analyst_hypothesis, medium]: Penerbitan saham baru hingga 10% berpotensi menyebabkan dilusi bagi pemegang saham yang tidak ikut serta, namun karena ini PMTHMETD, tidak ada hak memesan efek terlebih dahulu.
  - Basis: Penerbitan saham baru hingga 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh
  - Assumptions: Pemegang saham lama tidak memiliki hak untuk membeli saham baru terlebih dahulu
  - Caveats: Dampak dilusi tergantung pada partisipasi pemegang saham dan harga pelaksanaan.

### Risks / uncertainties

- Harga pelaksanaan PMTHMETD belum ditentukan; dapat berbeda dari harga pasar saat pelaksanaan.
- Jumlah final saham yang akan diterbitkan belum ditetapkan; maksimum 271.505.380 saham.
- Tujuan penggunaan dana hasil PMTHMETD tidak diungkapkan.
- Potensi dilusi bagi pemegang saham eksisting yang tidak berpartisipasi.
- Identitas calon pembeli saham baru tidak disebutkan.
- Akta RUPS masih dalam proses penyelesaian di kantor notaris.
- Ketidaksesuaian antara persentase setuju dan jumlah suara setuju pada ringkasan utama RUPSLB (82,877% vs 2.250.148.258 suara).
- Interpretasi singkatan PMTHMETD belum dikonfirmasi.

### Items to monitor

- Harga pelaksanaan PMTHMETD yang akan ditetapkan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris.
- Jumlah final saham yang akan diterbitkan.
- Tujuan penggunaan dana hasil PMTHMETD.
- Identitas calon pembeli saham baru.
- Pencatatan saham baru di BEI dan perubahan struktur modal setelah penerbitan.
- Penyelesaian akta RUPS di kantor notaris.
- Perubahan free float setelah penerbitan saham baru.

---

## RUIS

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 kepada Bursa Efek Indonesia. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan adanya aksi korporasi, perubahan struktur modal, perubahan pengurus, atau transaksi aset. Total saham beredar tercatat 770.000.000 saham dengan free float 20,17%. Struktur kepemilikan didominasi oleh tiga pemegang saham besar: Haiyanto (23,97%), PT Radiant Nusa Investama (22,64%), dan OCBC Securities Pte. Ltd - Client A/C (13,82%). Tidak ada perubahan jumlah saham dari Juli ke Agustus 2026.

### Material changes

- RUIS menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 melalui surat No. 0058.RUI/CEO-LC-/IX/2026 tanggal 10 September 2026.
- Total saham ditempatkan dan disetor penuh per 31 Agustus 2026 adalah 770.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.
- Tidak ada perubahan jumlah saham dari 31 Juli 2026 ke 31 Agustus 2026 (tetap 770.000.000 saham).
- Free float dihitung 20,17% berdasarkan ketentuan IDX I-A dan V.2.
- Pemegang saham pengendali PT Radiant Nusa Investama memiliki 174.354.500 saham (22,64%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan >=5%: Haiyanto (184.598.700 saham, 23,97%), PT Radiant Nusa Investama (174.354.500 saham, 22,64%), dan OCBC Securities Pte. Ltd - Client A/C (106.448.200 saham, 13,82%).
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: hanya Misyal Abdullah Bahwal yang memiliki 1.801.000 saham (0,23%).
- Treasury stock tercatat 20.000.000 saham per Agustus 2026.
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan <5% adalah 2.705 pihak dengan total 304.598.600 saham (39,56%).
- Jumlah pemegang saham dengan kepemilikan >=5% adalah 3 pihak dengan total 465.401.400 saham (60,44%).
- Modal dasar tercatat 2.400.000.000 saham.
- Laporan ditandatangani secara elektronik oleh Mona Nazaruddin, Head of Corporate Secretary, pada 10 September 2026.
- Data kepemilikan saham bersumber dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora dengan nomor laporan LB-01/RUIS/092026.
- Laporan disampaikan berdasarkan ketentuan III.1.4 Peraturan Bursa Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.

### Key financial figures

- **total_saham_beredar:** 770000000 (31 Agustus 2026)
- **nilai_nominal_per_saham:** Rp100 (31 Agustus 2026)
- **free_float_persen:** 20.17 (Agustus 2026)
- **kepemilikan_haiyanto:** 184598700 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_haiyanto_persen:** 23.97 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pt_radiant_nusa_investama:** 174354500 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pt_radiant_nusa_investama_persen:** 22.64 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_ocbc_securities_client_ac:** 106448200 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_ocbc_securities_client_ac_persen:** 13.82 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_misyal_abdullah_bahwal:** 1801000 (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_misyal_abdullah_bahwal_persen:** 0.23 (31 Agustus 2026)
- **treasury_stock:** 20000000 (Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_kurang_5_persen:** 2705 (Agustus 2026)
- **jumlah_saham_pemegang_kurang_5_persen:** 304598600 (Agustus 2026)
- **persentase_saham_pemegang_kurang_5_persen:** 39.56 (Agustus 2026)
- **jumlah_pemegang_saham_5_persen_atau_lebih:** 3 (Agustus 2026)
- **jumlah_saham_pemegang_5_persen_atau_lebih:** 465401400 (Agustus 2026)
- **persentase_saham_pemegang_5_persen_atau_lebih:** 60.44 (Agustus 2026)
- **modal_dasar:** 2400000000 (Agustus 2026)

### Capital structure

- Total saham beredar 770.000.000 saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Treasury stock 20.000.000 saham.
- Pemegang saham pengendali PT Radiant Nusa Investama dengan kepemilikan 22,64%.
- Pemegang saham >=5%: Haiyanto (23,97%), PT Radiant Nusa Investama (22,64%), OCBC Securities Pte. Ltd (13,82%).
- Jumlah pemegang saham <5%: 2.705 pihak dengan total 39,56% saham.

### Listing / regulatory

- Free float dihitung 20,17%, memenuhi ketentuan IDX I-A dan V.2 (minimal 7,5% untuk papan utama).
- Laporan bulanan kepemilikan saham disampaikan sesuai Peraturan Bursa Nomor I-E dan Peraturan X.H.1.

### Analytical scenarios

- **Total nilai nominal saham** [derived_calculation, high]: Total nilai nominal saham ditempatkan dihitung 770.000.000 saham x Rp100 = Rp77.000.000.000.
  - Basis: Jumlah saham beredar 770.000.000 dan nilai nominal Rp100 per saham dari lampiran 2.
  - Assumptions: Nilai nominal per saham Rp100.
- **Total saham pemegang >=5%** [derived_calculation, high]: Total saham pemegang >=5% dihitung 184.598.700 + 174.354.500 + 106.448.200 = 465.401.400 saham.
  - Basis: Angka kepemilikan dari lampiran 2.
- **Persentase kepemilikan pengendali** [derived_calculation, high]: Persentase PT Radiant Nusa Investama dihitung 174.354.500 / 770.000.000 = 22,64%.
  - Basis: Angka kepemilikan dan total saham dari lampiran 2.
- **Kepatuhan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Free float 20,17% berada di atas minimum 7,5% untuk papan utama, sehingga emiten tampak memenuhi ketentuan IDX. Namun, perlu verifikasi lebih lanjut karena definisi free float bisa berbeda.
  - Basis: Free float 20,17% dari dokumen utama.
  - Assumptions: Ketentuan IDX I-A dan V.2 berlaku.
  - Caveats: Definisi free float mungkin berbeda dengan perhitungan emiten.
- **Stabilitas struktur pemegang saham** [analyst_hypothesis, medium]: Tidak ada perubahan jumlah saham dari Juli ke Agustus 2026, mengindikasikan tidak ada transaksi besar yang mempengaruhi struktur modal.
  - Basis: Perbandingan kolom jumlah saham pada lampiran 2.
  - Caveats: Laporan bulanan mungkin tidak menangkap transaksi harian.
- **Potensi pemenuhan syarat pajak** [analyst_hypothesis, low]: Jumlah pemegang saham <5% (2.705 pihak) dan kepemilikan masing-masing <5% mungkin memenuhi syarat PP 30/2020, tetapi tidak ada konfirmasi.
  - Basis: Data jumlah pemegang saham pada lampiran 2.
  - Assumptions: Syarat 300 pihak dan 183 hari kalender.
  - Caveats: Tidak ada informasi mengenai lama kepemilikan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko kepatuhan yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Keakuratan klasifikasi investor bergantung pada data KSEI dan proses verifikasi.
- Tidak ada informasi mengenai pemenuhan syarat 183 hari kalender untuk penurunan tarif pajak.

### Items to monitor

- Struktur kepemilikan saham RUIS terkonsentrasi pada tiga pemegang saham besar yang menguasai lebih dari 60% saham, sehingga likuiditas perdagangan mungkin terbatas.
- Free float 20,17% berada di atas minimum bursa, namun masih relatif rendah, yang dapat mempengaruhi volatilitas harga saham.

---

## SIMP

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) menerbitkan koreksi atas Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per akhir Agustus 2026. Laporan ini menyajikan data kepemilikan saham, termasuk pemegang saham pengendali, direksi, komisaris, treasury stock, dan free float. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan; data kepemilikan utama dan jumlah saham beredar relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, perlu dicatat bahwa dokumen ini adalah koreksi, dan rincian perubahannya tidak dijelaskan secara eksplisit dalam teks yang diekstraksi.

### Material changes

- PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) menerbitkan koreksi atas Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) dengan nomor SIMP/011a/e-CS/EXT/IX/2026, menggantikan laporan sebelumnya bernomor SIMP/011/e-CS/EXT/IX/2026.
- Laporan ini mencakup posisi kepemilikan saham per akhir Agustus 2026.
- Pemegang saham pengendali: Indofood Agri Resources Ltd (d/h Indofood Sukses Makmur? - nama tidak terbaca jelas) memiliki 11.387.745.000 saham (73,46%) pada bulan ini dan sebelumnya.
- Pemegang saham pengendali lainnya: PT Indofood Sukses Makmur Tbk memiliki 1.035.306.400 saham (6,68%) pada bulan ini dan sebelumnya.
- Direksi dan komisaris memiliki saham: Taufik Wiraatmadja (Direksi) 120.000 saham, Agustinus Ferdi Dermawan (Direksi) 50.000 saham, Gunawan (Komisaris) 750.000 saham, masing-masing 0% dari total saham.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: Drs. Kheng Lo Hong memiliki 814.945.000 saham (5,26%) pada bulan ini dan sebelumnya.
- Treasury stock: 0 saham pada bulan ini dan sebelumnya.
- Total saham beredar: 15.501.310.000 saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Free float: 12,61% pada bulan ini, sedikit menurun dari 12,62% pada bulan sebelumnya.
- Jumlah pemegang saham: 72 (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Laporan ini disusun berdasarkan data dari KSEI dan klasifikasi investor mengacu pada panduan KSEI.
- Dokumen ini ditandatangani secara elektronik oleh Meyke Ayuningrum, Corporate Secretary, pada 10 September 2026.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali atau susunan direksi/komisaris yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan. Kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris tidak berubah dari bulan sebelumnya.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan struktur modal yang material teridentifikasi pada evidence yang diberikan. Jumlah saham beredar dan treasury stock tidak berubah dari bulan sebelumnya.

### Listing / regulatory

- Pengumuman ini merupakan koreksi atas laporan bulanan sebelumnya, namun alasan koreksi tidak dijelaskan secara eksplisit dalam teks yang diekstraksi.

### Analytical scenarios

- **Alasan koreksi laporan** [analyst_hypothesis, low]: Koreksi atas LBRE mungkin disebabkan oleh perbaikan data klasifikasi investor atau penyesuaian kecil pada angka free float (dari 12,62% menjadi 12,61%). Namun, tanpa rincian lebih lanjut, hal ini tidak dapat dipastikan.
  - Basis: Judul pengumuman menyebut 'KOREKSI' dan nomor pengumuman berbeda dari laporan sebelumnya.; Free float bulan ini (12,61%) sedikit berbeda dari bulan sebelumnya (12,62%).
  - Assumptions: Koreksi mungkin terkait dengan penyajian ulang data, bukan perubahan substansial pada kepemilikan saham.
  - Caveats: Tidak ada penjelasan eksplisit dalam teks yang diekstraksi mengenai alasan koreksi.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan. Namun, karena ini adalah laporan koreksi, investor perlu mewaspadai kemungkinan adanya perbedaan data dengan laporan sebelumnya.

### Items to monitor

- Bagi investor, laporan ini memberikan informasi terkini tentang struktur kepemilikan saham SIMP, termasuk posisi pemegang saham pengendali dan free float. Tidak ada perubahan signifikan yang teridentifikasi, sehingga dampaknya terhadap harga saham diperkirakan netral.

---

## SINI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 2

### Overview

Pada 10 September 2026, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) menerbitkan dua pengumuman penting: (1) Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026 yang menunjukkan perubahan signifikan pada kepemilikan saham besar dan penurunan free float dari 41,55% menjadi 39,05%; dan (2) Penyampaian Materi Public Expose Insidentil yang dijadwalkan 11 September 2026, diminta oleh BEI terkait suspensi perdagangan saham sejak 8 September 2026. Materi paparan mengungkapkan kinerja keuangan 7M26 yang membaik drastis (pendapatan Rp537,8 miliar, laba tahun berjalan Rp674,2 miliar) serta penyelesaian right issue 721,5 juta saham dengan agio Rp3,54 triliun yang digunakan untuk akuisisi 99,995% saham KMS, pelunasan utang bank, dan modal kerja. Perubahan kepemilikan dan free float mencerminkan realokasi saham di pasar sekunder pasca right issue, sementara suspensi dan public expose menunjukkan pengawasan regulasi yang meningkat. Pentingnya secara korporasi: perubahan struktur pemegang saham besar dapat mempengaruhi persepsi pengendalian, likuiditas, dan tata kelola, sementara kinerja keuangan yang kuat dan ekspansi tambang menunjukkan transformasi bisnis yang signifikan.

### Material changes

- Kepemilikan PT Autum Prima Indonesia turun dari 16,99% menjadi 12,00% (penurunan 60 juta saham).
- PT Deli Indonesia Raya dan Hendrikus Yulidar Putra Karim masing-masing menjadi pemegang saham baru di atas 5% dengan 90 juta saham (7,48%).
- Ever Grace International Trading Limited melepas seluruh kepemilikannya (90 juta saham, dari 7,48% menjadi 0%).
- Free float menurun dari 41,55% menjadi 39,05% (penurunan 30 juta saham).
- Jumlah pemegang saham di bawah 5% menurun dari 9.333 menjadi 8.895 pihak.
- Tidak ada perubahan pengendali, direksi, atau komisaris.
- Kinerja keuangan 7M26 membaik signifikan: pendapatan Rp537,8 miliar (+147% YoY), laba tahun berjalan Rp674,2 miliar (dari rugi Rp26,1 miliar).
- Right issue selesai: 721,5 juta saham baru, nominal Rp100, agio Rp3,54 triliun.
- Akuisisi 99,995% saham KMS dengan gain from bargain purchase.
- Struktur kepemilikan berubah pasca right issue: pengendali dari 54,49% menjadi 37,05%, publik dari 25,52% menjadi 35,17%.
- Suspensi perdagangan saham oleh BEI sejak 8 September 2026.

### Key financial figures

- **Pendapatan:** Rp537,8 miliar (7M26 (unaudited, 31 Juli 2026))
- **Pendapatan:** Rp217,4 miliar (7M25 (unaudited, 31 Juli 2025))
- **Laba Bruto:** Rp143,4 miliar (7M26 (unaudited))
- **Laba Bruto:** Rp47,8 miliar (7M25 (unaudited))
- **Laba Usaha:** Rp73,8 miliar (7M26 (unaudited))
- **Laba Usaha:** Rp3,7 miliar (7M25 (unaudited))
- **Laba Tahun Berjalan:** Rp674,2 miliar (7M26 (unaudited))
- **Laba Tahun Berjalan:** -Rp26,1 miliar (7M25 (unaudited))
- **Total Aset:** Rp6.555,2 miliar (31 Juli 2026 (unaudited))
- **Total Aset:** Rp1.569,2 miliar (31 Desember 2025 (audited))
- **Total Liabilitas:** Rp2.966,4 miliar (31 Juli 2026 (unaudited))
- **Total Liabilitas:** Rp2.256,6 miliar (31 Desember 2025 (audited))
- **Total Ekuitas:** Rp3.588,8 miliar (31 Juli 2026 (unaudited))
- **Total Ekuitas:** -Rp687,4 miliar (31 Desember 2025 (audited))
- **Pendapatan Segmen Batubara:** Rp321,9 miliar (7M26)
- **Pendapatan Segmen Kayu:** Rp215,7 miliar (7M26)
- **Pendapatan Segmen Kayu:** Rp217,4 miliar (7M25)
- **Nilai Akuisisi KMS (konsolidasi):** Rp2.940,0 miliar (31 Juli 2026)
- **Kas dan Deposito:** Rp1.570,0 miliar (31 Juli 2026)
- **Jumlah Saham Baru Diterbitkan:** 721.500.000 saham (PMHMETD)
- **Nilai Nominal Saham:** Rp100 (PMHMETD)
- **Agio Saham:** Rp3.540,0 miliar (PMHMETD)
- **Estimasi Cadangan Batubara:** 231,0 juta ton (perusahaan tambang)
- **Luas Area Konsesi:** 21.119 hektar (perusahaan tambang)

### Corporate actions

- Right issue (PMHMETD) selesai: 721,5 juta saham baru, nominal Rp100, agio Rp3,54 triliun.
- Akuisisi 99,995% saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) pada 2026, menghasilkan gain from bargain purchase.
- Pelunasan fasilitas pinjaman bank dari Bank Mandiri dan BNI.
- Perubahan struktur kepemilikan signifikan pasca right issue.
- Suspensi perdagangan saham oleh BEI sejak 8 September 2026.

### Expansion projects

- Infrastruktur LKB: hauling road ±40 km menghubungkan empat IUP SINI.
- CEP: hauling road 23 km all-weather, jetty kapasitas 5-8 juta mtpa, barge loading conveyor 1.000 tph.
- PBP dan CEP dioperasikan oleh PTRO.
- PBC dan CBP berstatus 'to commence operation' (belum beroperasi).

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pengendali, direksi, atau komisaris pada laporan bulanan per 31 Agustus 2026.
- Struktur kepemilikan berubah pasca right issue: sebelum PMHMETD, pengendali (KJP 19,74% & PTRO 0,25%) memegang 54,49%, publik 25,52%; setelah PMHMETD, pengendali (KJP 7,90% & PTRO 19,88%) memegang 37,05%, publik 35,17%.
- Tidak ada informasi tambahan mengenai rencana pengambilalihan oleh Grup PJK.

### Capital structure

- Penerbitan 721,5 juta saham baru dengan nominal Rp100, agio Rp3,54 triliun.
- Sebelum PMHMETD: Pengendali (KJP 19,74% & PTRO 0,25%) = 54,49%; Publik = 25,52%.
- Setelah PMHMETD: Pengendali (KJP 7,90% & PTRO 19,88%) = 37,05%; Publik = 35,17%.
- Perubahan kepemilikan saham besar pada Agustus 2026: PT Autum Prima Indonesia turun 60 juta saham; PT Deli Indonesia Raya dan Hendrikus Yulidar Putra Karim masing-masing naik 90 juta saham; Ever Grace International Trading Limited turun 90 juta saham.
- Free float menurun dari 41,55% menjadi 39,05% (penurunan 30 juta saham).
- Treasury stock: 0 saham pada bulan ini dan sebelumnya.

### Listing / regulatory

- Suspensi perdagangan saham oleh BEI pada 8 September 2026.
- Public Expose Insidentil diminta BEI, diselenggarakan 11 September 2026.

### Analytical scenarios

- **Perubahan kepemilikan saham besar** [explicit_fact, high]: PT Autum Prima Indonesia turun dari 16,99% menjadi 12,00%; PT Deli Indonesia Raya dan Hendrikus Yulidar Putra Karim masing-masing menjadi pemegang saham baru di atas 5% dengan 90 juta saham (7,48%); Ever Grace International Trading Limited melepas seluruh kepemilikannya (dari 7,48% menjadi 0%).
  - Basis: Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026
- **Penurunan free float** [explicit_fact, high]: Free float menurun dari 41,55% menjadi 39,05% (penurunan 30 juta saham).
  - Basis: Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026
- **Kinerja keuangan 7M26** [explicit_fact, high]: Pendapatan Rp537,8 miliar (+147% YoY), laba tahun berjalan Rp674,2 miliar (membaik dari rugi Rp26,1 miliar), total aset Rp6.555,2 miliar (+318%).
  - Basis: Materi Public Expose Insidentil
- **Right issue dan akuisisi KMS** [explicit_fact, high]: Right issue selesai: 721,5 juta saham baru, nominal Rp100, agio Rp3,54 triliun. Dana digunakan untuk akuisisi 99,995% saham KMS, pelunasan utang bank, dan modal kerja.
  - Basis: Materi Public Expose Insidentil
- **Pertumbuhan pendapatan** [derived_calculation, high]: Pendapatan 7M26 Rp537,8 miliar vs 7M25 Rp217,4 miliar, pertumbuhan 147% (sesuai klaim).
  - Basis: 537.8 / 217.4 - 1 = 147.4%
- **Pertumbuhan laba bruto** [derived_calculation, high]: Laba bruto 7M26 Rp143,4 miliar vs 7M25 Rp47,8 miliar, pertumbuhan 200% (sesuai klaim).
  - Basis: 143.4 / 47.8 - 1 = 200.0%
- **Pertumbuhan laba usaha** [derived_calculation, high]: Laba usaha 7M26 Rp73,8 miliar vs 7M25 Rp3,7 miliar, pertumbuhan 1.873% (sesuai klaim).
  - Basis: 73.8 / 3.7 - 1 = 1894.6% (pembulatan)
- **Pertumbuhan total aset** [derived_calculation, high]: Total aset 31 Juli 2026 Rp6.555,2 miliar vs 31 Des 2025 Rp1.569,2 miliar, pertumbuhan 318% (sesuai klaim).
  - Basis: 6555.2 / 1569.2 - 1 = 317.7%
- **Pertumbuhan liabilitas** [derived_calculation, high]: Total liabilitas 31 Juli 2026 Rp2.966,4 miliar vs 31 Des 2025 Rp2.256,6 miliar, pertumbuhan 31% (sesuai klaim).
  - Basis: 2966.4 / 2256.6 - 1 = 31.5%
- **Kontribusi segmen batubara** [derived_calculation, high]: Segmen batubara Rp321,9 miliar / total pendapatan Rp537,8 miliar = 59,9% (klaim 60%).
  - Basis: 321.9 / 537.8 = 0.5985
- **Penyebab laba tahun berjalan tinggi** [analyst_hypothesis, medium]: Laba tahun berjalan Rp674,2 miliar jauh melebihi laba usaha Rp73,8 miliar, kemungkinan besar didorong oleh gain from bargain purchase dari akuisisi KMS, namun nilai pastinya tidak diungkapkan.
  - Basis: Selisih laba tahun berjalan dan laba usaha = Rp600,4 miliar
  - Assumptions: Gain from bargain purchase merupakan komponen non-operasional yang signifikan.
  - Caveats: Tidak ada rincian pendapatan lain atau beban non-operasional.
- **Risiko eksekusi tambang** [analyst_hypothesis, medium]: PBC dan CBP belum beroperasi (to commence operation), sehingga potensi pendapatan dari kedua tambang belum terealisasi; utilisasi dan commissioning perlu dipantau.
  - Basis: Status operasi PBC dan CBP tercantum 'To commence operation'
  - Assumptions: Keterlambatan commissioning dapat menunda target produksi.
  - Caveats: Tidak ada target waktu commissioning yang diungkapkan.
- **Perubahan kepemilikan saham besar** [analyst_hypothesis, medium]: Penurunan kepemilikan PT Autum Prima Indonesia dan Ever Grace International Trading Limited, serta munculnya PT Deli Indonesia Raya dan Hendrikus Yulidar Putra Karim sebagai pemegang saham baru di atas 5%, menunjukkan adanya transaksi pengalihan saham di pasar sekunder. Namun, tidak ada informasi mengenai harga, pihak lawan, atau tujuan transaksi.
  - Basis: Data kepemilikan saham pada laporan posisi 31 Agustus 2026; Perbandingan dengan posisi 31 Juli 2026
  - Assumptions: Perubahan jumlah saham mencerminkan transaksi jual-beli saham di bursa atau di luar bursa; Tidak ada aksi korporasi lain yang mempengaruhi jumlah saham beredar
  - Caveats: Tidak ada rincian transaksi atau konfirmasi dari emiten; Perubahan bisa jadi merupakan hasil transaksi antar pemegang saham atau pihak lain

### Risks / uncertainties

- Suspensi perdagangan saham oleh BEI dapat berlanjut jika persyaratan tidak dipenuhi.
- Penurunan free float dari 41,55% menjadi 39,05% masih di atas ketentuan minimum 7,5% (berdasarkan Peraturan Bursa), namun penurunan ini perlu dipantau karena dapat mempengaruhi likuiditas saham.
- Perubahan kepemilikan saham besar yang signifikan dapat menimbulkan ketidakpastian pasar mengenai arah pengendalian atau strategi pemegang saham utama.
- Risiko eksekusi operasional tambang baru (PBC, CBP) yang belum beroperasi.
- Ketergantungan pada kontraktor tambang (PTRO) untuk operasi PBP dan CEP.
- Fluktuasi harga batubara dan nilai tukar dapat mempengaruhi pendapatan dan margin.
- Risiko kepatuhan terhadap regulasi pertambangan dan lingkungan.
- Perubahan struktur kepemilikan dapat mempengaruhi pengendalian dan strategi.

### Items to monitor

- Hasil Public Expose Insidentil pada 11 September 2026 dan tanggapan BEI terhadap suspensi.
- Keputusan BEI mengenai kelanjutan suspensi perdagangan saham SINI.
- Rincian penggunaan dana right issue secara kuantitatif.
- Nilai pasti gain from bargain purchase dari akuisisi KMS.
- Status commissioning dan operasi PBC dan CBP.
- Perkembangan rencana pengambilalihan oleh Grup PJK.
- Perubahan kepemilikan saham besar selanjutnya dan dampaknya terhadap free float.
- Kinerja keuangan kuartal III 2026 dan laporan keuangan audited 2026.

---

## SMDR

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menanggapi surat Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-11441/BEI.PP2/09-2026 tertanggal 8 September 2026 yang meminta penjelasan atas Laporan Keuangan Tengah Tahunan per 30 Juni 2026. Tanggapan disampaikan oleh Corporate Secretary Idaman Putri Erwin pada 10 September 2026. Dokumen utama hanya berisi pengantar, sedangkan lampiran 1 berisi tanggapan substantif dan lampiran 2 berisi salinan surat permintaan BEI. Tidak ada aksi korporasi baru yang diumumkan; pengumuman ini bersifat lanjutan atas permintaan penjelasan Bursa. Fokus utama adalah penjelasan kinerja keuangan, strategi bisnis, dan penggunaan dana sukuk.

### Material changes

- SMDR menanggapi surat BEI No. S-11441/BEI.PP2/09-2026 tertanggal 8 September 2026 perihal permintaan penjelasan atas Laporan Keuangan Tengah Tahunan per 30 Juni 2026.
- Tanggapan disampaikan oleh Corporate Secretary Idaman Putri Erwin pada 10 September 2026 pukul 20:55 melalui SPE-IDXnet.
- Bursa meminta tanggapan paling lambat 2 hari bursa setelah surat diterima.
- Pendapatan semester I 2026 sebesar USD421,76 juta, naik 11,3% dari USD379,08 juta pada semester I 2025.
- Laba bruto semester I 2026 sebesar USD74,82 juta, naik 3,1%, dengan gross profit margin turun dari 19,1% menjadi 17,7%.
- Beban penyusutan pada biaya jasa naik dari USD41,88 juta menjadi USD71,60 juta, terutama karena kenaikan penyusutan aset hak-guna dari USD24,58 juta menjadi USD51,39 juta.
- Arus kas dari aktivitas investasi semester I 2026 negatif USD30,40 juta, berbalik dari penerimaan bersih USD5,27 juta pada semester I 2025; uang muka pembelian aset tetap naik menjadi USD17,66 juta.
- Aset hak-guna menurun dari USD225,94 juta menjadi USD214,42 juta, tetapi terdapat penambahan aset hak-guna sebesar USD40,15 juta, terutama kapal dan tongkang sebesar USD37,96 juta; pembayaran liabilitas sewa naik dari USD22,41 juta menjadi USD47,96 juta.
- Piutang usaha neto naik dari USD142,42 juta menjadi USD148,13 juta; piutang jatuh tempo >180 hari naik dari USD9,42 juta menjadi USD11,15 juta, termasuk >365 hari sebesar USD7,11 juta; cadangan kerugian kredit ekspektasian naik tipis dari USD6,05 juta menjadi USD6,22 juta.
- Nilai tercatat investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama naik dari USD44,61 juta menjadi USD45,59 juta; bagian laba entitas asosiasi sebesar USD1,71 juta; LNG East-West Shipping laba USD4,11 juta, PGT rugi USD1,87 juta.
- Laba periode berjalan semester I 2026 naik 0,8% menjadi USD44,16 juta; laba diatribusikan ke pemilik naik 11,0% menjadi USD32,52 juta; laba kepentingan nonpengendali turun 19,8% menjadi USD11,63 juta.
- Kerugian komprehensif lain sebesar USD11,51 juta, terutama dari selisih kurs penjabaran laporan keuangan sebesar USD10,82 juta; total penghasilan komprehensif turun menjadi USD32,65 juta dari USD42,60 juta.
- Pinjaman jangka panjang naik dari USD192,57 juta menjadi USD207,32 juta; penerbitan Sukuk Ijarah Tahap III dengan nilai nominal Rp700 miliar; beban keuangan naik dari USD12,84 juta menjadi USD16,47 juta (28,3%).
- Penggunaan dana sukuk untuk pembelian 2 kapal dry bulk (Sinar Kuta, Sinar Komodo) telah direalisasikan; kapal beroperasi sejak Agustus 2023 dan Oktober 2023.
- Pembangunan fasilitas shipyard, jetty, floating area di Madura oleh PT Galangan Samudera Madura (GSM) telah mencapai 33% dari target; slipway mencapai 95% dan mulai beroperasi September 2026; target selesai kuartal 2 2027.
- Perseroan mengonfirmasi tidak terlibat perkara hukum material dengan kreditur atau supplier, dan tidak ada informasi/kejadian penting material lainnya yang belum diungkapkan.
- Strategi bisnis periode berjalan: peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi utilisasi armada, pengembangan dan peremajaan armada secara selektif (pembelian/sewa kapal), serta pengembangan infrastruktur pendukung.
- Perseroan mengembangkan service dan rute baru, terutama pada segmen non-container, pelabuhan, dan logistik, serta memperkuat kontrak jangka panjang dengan pelanggan dan mitra strategis.

### Key financial figures

- **Pendapatan:** 421.76 (Semester I 2026)
- **Pendapatan (pembanding):** 379.08 (Semester I 2025)
- **Laba bruto:** 74.82 (Semester I 2026)
- **Laba bruto (pembanding):** 69.00 (Semester I 2025)
- **Gross profit margin:** 17.7% (Semester I 2026)
- **Gross profit margin (pembanding):** 19.1% (Semester I 2025)
- **Beban penyusutan pada biaya jasa:** 71.60 (Semester I 2026)
- **Beban penyusutan pada biaya jasa (pembanding):** 41.88 (Semester I 2025)
- **Penyusutan aset hak-guna:** 51.39 (Semester I 2026)
- **Penyusutan aset hak-guna (pembanding):** 24.58 (Semester I 2025)
- **Nilai tercatat aset tetap:** 481.38 (30 Juni 2026)
- **Nilai tercatat aset tetap (pembanding):** 501.18 (31 Desember 2025)
- **Arus kas dari aktivitas investasi:** -30.40 (Semester I 2026)
- **Arus kas dari aktivitas investasi (pembanding):** 5.27 (Semester I 2025)
- **Uang muka pembelian aset tetap:** 17.66 (30 Juni 2026)
- **Uang muka pembelian aset tetap (pembanding):** 2.03 (30 Juni 2025)
- **Penambahan aset tetap:** 18.89 (Semester I 2026)
- **Aset hak-guna:** 214.42 (30 Juni 2026)
- **Aset hak-guna (pembanding):** 225.94 (31 Desember 2025)
- **Penambahan aset hak-guna:** 40.15 (Semester I 2026)
- **Penambahan aset hak-guna kapal dan tongkang:** 37.96 (Semester I 2026)
- **Pembayaran liabilitas sewa:** 47.96 (Semester I 2026)
- **Pembayaran liabilitas sewa (pembanding):** 22.41 (Semester I 2025)
- **Piutang usaha neto:** 148.13 (30 Juni 2026)
- **Piutang usaha neto (pembanding):** 142.42 (31 Desember 2025)
- **Piutang jatuh tempo >180 hari:** 11.15 (30 Juni 2026)
- **Piutang jatuh tempo >180 hari (pembanding):** 9.42 (31 Desember 2025)
- **Piutang jatuh tempo >365 hari:** 7.11 (30 Juni 2026)
- **Cadangan kerugian kredit ekspektasian:** 6.22 (30 Juni 2026)
- **Cadangan kerugian kredit ekspektasian (pembanding):** 6.05 (31 Desember 2025)
- **Nilai tercatat investasi pada asosiasi dan ventura bersama:** 45.59 (30 Juni 2026)
- **Nilai tercatat investasi pada asosiasi dan ventura bersama (pembanding):** 44.61 (31 Desember 2025)
- **Bagian laba entitas asosiasi:** 1.71 (Semester I 2026)
- **Laba LNG East-West Shipping:** 4.11 (Semester I 2026)
- **Rugi PT Patimban Global Gateway Terminal (PGT):** -1.87 (Semester I 2026)
- **Laba periode berjalan:** 44.16 (Semester I 2026)
- **Laba periode berjalan (pembanding):** 43.80 (Semester I 2025)
- **Laba diatribusikan ke pemilik entitas induk:** 32.52 (Semester I 2026)
- **Laba diatribusikan ke pemilik entitas induk (pembanding):** 29.30 (Semester I 2025)
- **Laba diatribusikan ke kepentingan nonpengendali:** 11.63 (Semester I 2026)
- **Laba diatribusikan ke kepentingan nonpengendali (pembanding):** 14.50 (Semester I 2025)
- **Kerugian komprehensif lain:** -11.51 (Semester I 2026)
- **Selisih kurs penjabaran laporan keuangan:** -10.82 (Semester I 2026)
- **Total penghasilan komprehensif:** 32.65 (Semester I 2026)
- **Total penghasilan komprehensif (pembanding):** 42.60 (Semester I 2025)
- **Pinjaman jangka panjang:** 207.32 (30 Juni 2026)
- **Pinjaman jangka panjang (pembanding):** 192.57 (31 Desember 2025)
- **Beban keuangan:** 16.47 (Semester I 2026)
- **Beban keuangan (pembanding):** 12.84 (Semester I 2025)
- **Nilai nominal Sukuk Ijarah Tahap III:** Rp700 miliar (2026)

### Corporate actions

- Penerbitan Sukuk Ijarah Tahap III dengan nilai nominal Rp700 miliar (telah dilakukan).
- Pembelian 2 kapal dry bulk (Sinar Kuta dan Sinar Komodo) melalui pinjaman afiliasi ke SPKLI (telah direalisasikan).
- Pembangunan fasilitas shipyard, jetty, floating area di Madura oleh GSM (sedang berlangsung, 33% selesai).
- Penambahan aset hak-guna kapal dan tongkang sebesar USD37,96 juta (telah dilakukan).
- Uang muka pembelian aset tetap sebesar USD17,66 juta (advance pembelian untuk infrastruktur).

### Expansion projects

- Pengembangan dan peremajaan armada secara selektif melalui pembelian atau penyewaan kapal.
- Pengembangan infrastruktur pendukung untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan.
- Pengembangan service dan rute baru, terutama pada segmen non-container, pelabuhan, dan logistik.
- Pembangunan fasilitas shipyard, jetty, floating area di Madura oleh GSM; slipway 95% selesai dan mulai beroperasi September 2026; target selesai kuartal 2 2027.
- Uang muka pembelian aset tetap sebesar USD17,66 juta untuk pengembangan infrastruktur pendukung.
- Penambahan aset hak-guna kapal dan tongkang sebesar USD37,96 juta untuk meningkatkan kapasitas armada.

### Capital structure

- Penerbitan Sukuk Ijarah Tahap III dengan nilai nominal Rp700 miliar.
- Pinjaman jangka panjang meningkat dari USD192,57 juta menjadi USD207,32 juta.
- Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk naik 11,0% menjadi USD32,52 juta, sementara laba kepentingan nonpengendali turun 19,8% menjadi USD11,63 juta.
- Perubahan kontribusi laba antara pemilik dan nonpengendali disebabkan oleh penurunan laba di anak perusahaan dengan komposisi nonpengendali besar (bisnis container shipping).

### Listing / regulatory

- Tanggapan atas permintaan penjelasan BEI No. S-11441/BEI.PP2/09-2026.
- Tidak ada suspensi atau pemenuhan free float yang disebutkan.
- Tidak ada perkara hukum yang diungkapkan.

### Analytical scenarios

- **Pertumbuhan laba bruto** [derived_calculation, medium]: Laba bruto semester I 2025 dihitung dari pendapatan USD379,08 juta dan margin 19,1%: 379,08 * 0,191 = USD72,40 juta (pembulatan). Namun, kenaikan 3,1% dari laba bruto semester I 2025 menghasilkan 74,82 / 1,031 = USD72,57 juta. Terdapat sedikit perbedaan karena pembulatan margin.
  - Basis: Pendapatan semester I 2025: USD379,08 juta; Margin bruto semester I 2025: 19,1%; Laba bruto semester I 2026: USD74,82 juta; Kenaikan laba bruto: 3,1%
  - Assumptions: Margin bruto 19,1% diterapkan pada pendapatan semester I 2025 untuk estimasi laba bruto.
  - Caveats: Pembulatan angka dapat menyebabkan perbedaan kecil.
- **Pertumbuhan beban penyusutan** [derived_calculation, high]: Beban penyusutan naik dari USD41,88 juta menjadi USD71,60 juta, kenaikan sebesar (71,60 - 41,88) / 41,88 = 70,96%.
  - Basis: Beban penyusutan semester I 2025: USD41,88 juta; Beban penyusutan semester I 2026: USD71,60 juta
- **Pertumbuhan beban keuangan** [derived_calculation, high]: Beban keuangan naik dari USD12,84 juta menjadi USD16,47 juta, kenaikan sebesar (16,47 - 12,84) / 12,84 = 28,27%.
  - Basis: Beban keuangan semester I 2025: USD12,84 juta; Beban keuangan semester I 2026: USD16,47 juta
- **Pertumbuhan piutang jatuh tempo >180 hari** [derived_calculation, high]: Piutang jatuh tempo >180 hari naik dari USD9,42 juta menjadi USD11,15 juta, kenaikan sebesar (11,15 - 9,42) / 9,42 = 18,37%.
  - Basis: Piutang jatuh tempo >180 hari per 31 Desember 2025: USD9,42 juta; Piutang jatuh tempo >180 hari per 30 Juni 2026: USD11,15 juta
- **Penurunan laba nonpengendali** [derived_calculation, medium]: Laba nonpengendali turun dari USD14,50 juta (dihitung: 43,80 - 29,30) menjadi USD11,63 juta, penurunan sebesar (14,50 - 11,63) / 14,50 = 19,79%.
  - Basis: Laba periode berjalan semester I 2025: USD43,80 juta; Laba pemilik semester I 2025: USD29,30 juta (dihitung dari kenaikan 11% menjadi 32,52); Laba nonpengendali semester I 2026: USD11,63 juta
  - Assumptions: Laba pemilik semester I 2025 dihitung dari 32,52 / 1,11 = 29,30 juta.
  - Caveats: Pembulatan angka dapat menyebabkan perbedaan kecil.
- **Penyebab penurunan margin bruto** [analyst_hypothesis, medium]: Kenaikan biaya jasa 13,2% lebih tinggi dari pendapatan 11,3% menunjukkan tekanan biaya operasional, terutama dari bongkar muat, penyusutan, dan biaya keagenan. Hal ini mungkin terkait dengan ekspansi armada dan peningkatan aktivitas.
  - Basis: Pendapatan naik 11,3%; Biaya jasa naik 13,2%; Beban penyusutan naik 71%
  - Assumptions: Kenaikan biaya jasa terutama dari komponen yang disebutkan.
  - Caveats: Rincian biaya jasa tidak diungkapkan secara lengkap.
- **Dampak penerbitan sukuk terhadap leverage** [analyst_hypothesis, low]: Penerbitan Sukuk Ijarah Tahap III senilai Rp700 miliar (sekitar USD45 juta, dengan asumsi kurs Rp15.500/USD) meningkatkan pinjaman jangka panjang, yang tercermin dari kenaikan pinjaman dari USD192,57 juta menjadi USD207,32 juta. Ini dapat meningkatkan leverage dan beban keuangan.
  - Basis: Nilai nominal sukuk: Rp700 miliar; Pinjaman jangka panjang naik dari USD192,57 juta menjadi USD207,32 juta; Beban keuangan naik 28,3%
  - Assumptions: Kurs asumsi Rp15.500/USD untuk konversi.; Sebagian dana sukuk mungkin digunakan untuk investasi.
  - Caveats: Kurs aktual tidak diungkapkan.; Penggunaan dana sukuk tidak dirinci secara spesifik.
- **Prospek PGT** [analyst_hypothesis, low]: PGT masih merugi karena belum beroperasi penuh; target operasi awal 2027. Jika operasi dimulai, kontribusi laba dapat meningkat, tetapi ada risiko keterlambatan.
  - Basis: PGT rugi USD1,87 juta semester I 2026; PGT belum beroperasi penuh; Target operasi awal 2027
  - Assumptions: Operasi penuh akan meningkatkan pendapatan dan mengurangi rugi.
  - Caveats: Tidak ada jaminan operasi tepat waktu atau profitabilitas.

### Risks / uncertainties

- Penurunan gross profit margin akibat kenaikan biaya jasa yang lebih tinggi dari pendapatan.
- Peningkatan beban penyusutan yang signifikan (71%) dapat terus menekan profitabilitas jika tidak diimbangi pendapatan.
- Piutang jatuh tempo >180 hari meningkat, dengan piutang >365 hari sebesar USD7,11 juta, berisiko gagal bayar.
- Kerugian selisih kurs penjabaran laporan keuangan sebesar USD10,82 juta dapat mempengaruhi ekuitas.
- PGT masih merugi dan belum beroperasi penuh, target operasi awal 2027.
- Ketidakpastian perdagangan global dan geopolitik dapat mempengaruhi freight rate dan charter rate.
- Peningkatan pinjaman jangka panjang dan beban keuangan dapat meningkatkan risiko likuiditas.
- Pembangunan galangan GSM belum selesai (33%), target kuartal 2 2027, berisiko keterlambatan.

### Items to monitor

- Kinerja keuangan semester I 2026 menunjukkan pertumbuhan pendapatan 11,3% tetapi margin bruto menurun, yang dapat mempengaruhi persepsi pasar terhadap profitabilitas.
- Penerbitan sukuk dan peningkatan pinjaman jangka panjang menunjukkan aktivitas pendanaan yang dapat mempengaruhi leverage dan beban keuangan di masa depan.
- Proyek ekspansi seperti pembangunan galangan GSM dan penambahan aset hak-guna kapal menunjukkan investasi berkelanjutan yang dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang.
- Peningkatan piutang jatuh tempo dan kerugian selisih kurs dapat menjadi perhatian investor terkait risiko kredit dan volatilitas mata uang.

---

## SQMI

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham dibandingkan bulan sebelumnya. Pemegang saham pengendali tetap Wilton Resources Holdings Pte. Ltd. dengan kepemilikan 53,50% (8.312.954.942 saham). Tidak ada perubahan pada jumlah saham beredar (15.537.591.429 saham), tidak ada treasury stock, dan tidak ada perubahan pada susunan direksi/komisaris. Free float berdasarkan laporan adalah 25,19% (3.914.254.358 saham), sedikit menurun dari 24,52% pada bulan sebelumnya (perbedaan kecil, tidak material). Tidak ada indikasi perubahan pengendali atau aksi korporasi lain.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk posisi 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT Sinartama Gunita selaku Biro Administrasi Efek.
- Jumlah saham diterbitkan dan disetor penuh: 15.537.591.429 saham (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Pemegang saham pengendali: Wilton Resources Holdings Pte. Ltd. (Singapura) memiliki 8.312.954.942 saham atau 53,50% (tidak berubah dari bulan sebelumnya).
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: Wilton Resources Holdings Pte. Ltd. (53,50%) dan CGS International Securities Singapore Pte. Ltd. (21,28% atau 3.306.112.129 saham).
- Tidak ada treasury stock (0 saham) pada posisi 31 Agustus 2026.
- Free float berdasarkan laporan: 25,19% (3.914.254.358 saham) pada bulan ini, dibandingkan 24,52% (3.809.514.458 saham) pada bulan sebelumnya.
- Susunan direksi dan komisaris tidak berubah: Komisaris Utama Wijaya Lawrence, Komisaris Independen Drs. Muhammad Raylan MM, Direktur Utama Oktavia Budi Raharjo, Direktur Andrianto Darmasaputra Lawrence, Direktur Ethan Chia Wei Yang/Chia Wei Yang (Ethan) dengan kepemilikan 3.960.000 saham (0,0255%).
- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi/komisaris, treasury stock, atau free float pada evidence yang diberikan.

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan susunan direksi atau komisaris pada posisi 31 Agustus 2026.
- Tidak ada perubahan pemegang saham pengendali; Wilton Resources Holdings Pte. Ltd. tetap mengendalikan dengan 53,50% saham.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar (15.537.591.429 saham).
- Tidak ada treasury stock.
- Free float sedikit berubah dari 24,52% menjadi 25,19% (perubahan kecil, tidak material).

### Analytical scenarios

- **Perubahan free float** [derived_calculation, high]: Free float bulan ini 25,19% (3.914.254.358 saham) dibandingkan bulan sebelumnya 24,52% (3.809.514.458 saham). Selisih sekitar 104.739.900 saham atau 0,67 poin persentase. Perubahan ini kecil dan tidak material.
  - Basis: Angka free float bulan ini dan sebelumnya dari halaman 7 dokumen utama.; Perhitungan selisih: 3.914.254.358 - 3.809.514.458 = 104.739.900 saham; 25,19% - 24,52% = 0,67%.
  - Assumptions: Angka free float yang dilaporkan emiten dianggap akurat.
  - Caveats: Perubahan free float mungkin disebabkan oleh pergerakan kecil kepemilikan investor di bawah 5% yang tidak dirinci dalam laporan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko atau ketidakpastian material yang teridentifikasi dari laporan ini.
- Laporan menyatakan bahwa klasifikasi investor berdasarkan data KSEI dan proses verifikasi; keakuratan klasifikasi menjadi tanggung jawab KSEI.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham atau pengendali yang dapat mempengaruhi valuasi atau prospek perusahaan.
- Struktur kepemilikan tetap stabil dengan pengendali mayoritas 53,50%.
- Free float di atas 25% memenuhi syarat untuk pencatatan di papan utama, namun tidak ada indikasi perubahan status pencatatan.

---

## TBMS

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) menerbitkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per akhir Agustus 2026. Laporan menunjukkan tidak ada perubahan material pada struktur pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi, komisaris, atau free float yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan. Total saham beredar tetap 734.680.000 lembar. Terdapat perubahan kecil pada kepemilikan saham oleh salah satu pemegang saham (dari 72.792.000 menjadi 72.840.000 lembar, atau dari 9,91% menjadi 9,91% - tidak berubah persentasenya), namun tidak material. Tidak ada indikasi perubahan pengendali atau aksi korporasi lain.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per akhir Agustus 2026, diumumkan pada 10 September 2026.
- Total saham beredar: 734.680.000 lembar (100%), tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris: tidak ada perubahan material; hanya satu komisaris (Tsuyoshi Kobayashi) memiliki 400.000 lembar (0,05%), sama dengan bulan sebelumnya.
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih: PT Toyota Tsusho (42,42% atau 311.640.000 lembar), The Supreme Cable (33,81% atau 248.400.000 lembar), Toru Furukawa (10% atau 73.468.000 lembar), dan satu pemegang saham dengan 3,82% (27.932.000 lembar) yang tidak disebutkan namanya.
- Terdapat perubahan kecil pada kepemilikan saham oleh salah satu pemegang saham (dari 72.792.000 menjadi 72.840.000 lembar, atau dari 9,91% menjadi 9,91% - tidak berubah persentasenya), namun tidak material.
- Tidak ada perubahan pada jumlah saham treasuri (0 lembar) dan free float (tidak ada data eksplisit, namun tidak ada indikasi perubahan).
- Laporan ditandatangani oleh Erni Yunita Sari sebagai Approver.
- Tidak ada perubahan pengendali, direksi, atau komisaris yang teridentifikasi.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi dari evidence yang diberikan. Namun, perlu dicatat bahwa laporan ini hanya mencakup data per akhir Agustus 2026 dan tidak menjamin tidak adanya perubahan setelah tanggal tersebut.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada struktur kepemilikan atau free float, sehingga tidak ada dampak signifikan yang diharapkan terhadap likuiditas atau pengendalian perusahaan.

---

## TLKM

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menanggapi permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan media tentang rencana penyewaan Gedung Graha Merah Putih (GMP) oleh Badan Gizi Nasional (BGN). TLKM mengonfirmasi kebenaran berita dan menyatakan proses masih dalam tahap diskusi dan identifikasi. Detail transaksi seperti luas area, jangka waktu, nilai sewa, dan hak/kewajiban belum ditentukan. Rencana ini merupakan bagian dari strategi leveraging asset dan akan diikuti relokasi unit internal TELKOM ke aset gedung sendiri. Estimasi kontribusi finansial dan biaya relokasi belum dapat dihitung. Proses akan mengikuti mekanisme persetujuan berjenjang, penilaian wajar oleh KJPP independen, dan prinsip GCG. Tidak ada informasi material lain yang mempengaruhi kelangsungan usaha.

### Material changes

- TLKM mengonfirmasi kebenaran pemberitaan Detik Finance tanggal 8 September 2026 mengenai rencana penyewaan GMP oleh BGN.
- BGN telah menyampaikan surat kepeminatan penyewaan perkantoran di GMP kepada PT Telkom Landmark Tower (TLT), anak perusahaan TELKOM pengelola operasional GMP.
- BGN, TLT, dan TELKOM telah melakukan survey awal (preliminary survey) terkait penyewaan GMP.
- Proses penyewaan GMP masih dalam tahap pembahasan internal antara TELKOM, TLT, dan BGN mengenai persyaratan administrasi, ketentuan teknis, dan prosedur.
- Bagian dan luas GMP yang akan disewa BGN masih dalam proses diskusi dan survey lapangan.
- Jangka waktu penyewaan GMP masih dalam proses pembahasan internal BGN.
- Nilai sewa dan/atau nilai transaksi penyewaan GMP masih dalam proses identifikasi kebutuhan area oleh BGN.
- Rencana penyewaan GMP merupakan bagian dari strategi leveraging asset dan diharapkan menghadirkan peluang bisnis baru bagi TLKM.
- Rencana optimalisasi GMP terkait dengan penataan ulang lokasi kerja unit internal TLKM yang tersebar di Jakarta.
- Unit yang akan dipindahkan meliputi unit di bawah Direktorat Finance & Risk Management, Wholesale & International Business, Human Capital Management, IT Digital, Enterprise & Business Service, dan Network, serta anak perusahaan dan entitas asosiasi terkait.
- Lokasi tujuan pemindahan adalah aset gedung TELKOM, antara lain Telkom Landmark Tower dan gedung Witel TELKOM di area Jabodetabek.
- Proses persetujuan kerjasama akan menggunakan mekanisme persetujuan berjenjang sesuai jangka waktu dan nilai kerjasama, dengan penilaian wajar oleh KJPP independen.
- Tidak terdapat informasi material lain yang dapat mempengaruhi harga saham atau kelangsungan usaha TLKM hingga tanggal surat tanggapan.

### Corporate actions

- Rencana penyewaan aset (GMP) oleh pihak eksternal (BGN) - masih dalam tahap diskusi dan identifikasi
- Potensi transaksi afiliasi atau non-afiliasi terkait penggunaan aset lahan dan bangunan - memerlukan persetujuan berjenjang
- Relokasi unit internal TLKM ke aset gedung sendiri (Telkom Landmark Tower dan gedung Witel) - masih dalam proses diskusi

### Listing / regulatory

- TLKM menanggapi permintaan penjelasan BEI (S-11518/BEI.PP2/09-2026) terkait pemberitaan media massa
- Proses kerjasama penyewaan aset akan mengikuti mekanisme persetujuan berjenjang sesuai peraturan internal dan perundang-undangan
- Penentuan harga sewa akan menggunakan mekanisme penilaian (nilai wajar) oleh KJPP independen

### Analytical scenarios

- **Potensi pendapatan sewa** [analyst_hypothesis, low]: Jika transaksi penyewaan GMP selesai, TLKM berpotensi memperoleh pendapatan sewa berulang, namun nilai dan materialitasnya belum dapat diperkirakan karena masih dalam identifikasi kebutuhan area.
  - Basis: Jawaban poin 3c: 'Nilai sewa dan/atau nilai transaksi masih dalam proses identifikasi kebutuhan area yang akan disewa oleh BGN.'
  - Assumptions: Transaksi akan selesai dan menghasilkan pendapatan sewa
  - Caveats: Belum ada angka pasti, proses masih berlangsung
- **Dampak relokasi terhadap efisiensi** [analyst_hypothesis, low]: Relokasi unit internal ke aset gedung sendiri berpotensi menghasilkan efisiensi biaya sewa kantor, namun juga menimbulkan biaya relokasi yang belum diestimasi.
  - Basis: Jawaban poin 5b: 'Lokasi tujuan pemindahan adalah dengan mengoptimalkan aset gedung TELKOM...'; Jawaban poin 5c: 'perhitungan estimasi biaya yang timbul masih dalam proses'
  - Assumptions: Relokasi akan mengurangi biaya sewa kantor eksternal
  - Caveats: Belum ada angka biaya atau penghematan, hanya identifikasi awal

### Risks / uncertainties

- Ketidakpastian nilai transaksi, jangka waktu, dan luas area yang akan disewa BGN karena masih dalam proses diskusi
- Estimasi kontribusi finansial dan biaya relokasi belum dapat dihitung
- Proses persetujuan berjenjang dan penilaian KJPP dapat mempengaruhi jadwal dan kelayakan transaksi
- Potensi dampak operasional dari relokasi unit internal belum dianalisis

### Items to monitor

- Pemberitaan media dapat mempengaruhi persepsi pasar terhadap prospek bisnis TLKM, namun tidak ada informasi kuantitatif untuk menilai dampaknya.

---

## TOWR

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Agustus 2026. Laporan ini bersifat rutin dan tidak mengindikasikan adanya aksi korporasi, perubahan struktur modal, atau perubahan pengurus. Total saham tercatat tidak berubah, namun free float menurun dari 27,16% menjadi 26,81%. Terdapat perbedaan data antara dokumen utama dan lampiran terkait jumlah saham treasury dan definisi free float, yang perlu dicermati.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) per 31 Agustus 2026, disampaikan ke Bursa Efek Indonesia pada 10 September 2026.
- Total saham tercatat Perseroan adalah 59.098.103.731 lembar saham, tidak berubah dari bulan sebelumnya (31 Juli 2026).
- Free float berdasarkan Peraturan Bursa Efek Indonesia V.2 adalah 26,81% pada bulan ini, menurun dari 27,16% pada bulan sebelumnya.
- Kepemilikan saham oleh Direksi dan Komisaris secara kolektif: PT Adhikari dan PT Sapta masing-masing 45,2878%, PT Dwimuria 19,9544%.
- Kepemilikan saham oleh pengendali dan afiliasinya: PT Adhikari (45,2878%), PT Sapta (45,2878%), PT Dwimuria (19,9544%), dan lainnya dengan persentase kecil.
- Tidak ada perubahan kepemilikan saham oleh Direksi atau Komisaris yang signifikan antara bulan ini dan bulan sebelumnya.
- Tidak ada aksi korporasi seperti rights issue, saham bonus, atau perubahan struktur modal yang dilaporkan dalam laporan ini.
- Laporan ini disusun berdasarkan data dari KSEI dan verifikasi internal, dengan klasifikasi investor mengacu pada panduan KSEI.
- Tidak ada informasi mengenai suspensi, delisting, atau perubahan status pencatatan lainnya.
- Tidak ada transaksi aset, ekspansi, atau perubahan pengurus yang dilaporkan dalam laporan ini.
- Lampiran laporan (dari BAE PT Raya Saham Registra) menyebutkan saham treasury sebesar 72.703.554 lembar, sedangkan dokumen utama menyebutkan 0 lembar.
- Lampiran laporan menyebutkan free float 100% dari total saham, sedangkan dokumen utama menyebutkan free float 26,81%.
- Lampiran laporan menyebutkan penurunan jumlah saham tercatat sebesar 197.386.124 lembar dan penurunan jumlah pemodal sebanyak 4 orang dibanding periode sebelumnya.
- Komposisi kepemilikan per 31 Agustus 2026 (lampiran): pemodal nasional 85,911% (50.771.576.036 lembar) dan pemodal asing 14,089% (8.326.527.695 lembar).
- Tidak ada transaksi saham treasury pada periode laporan (0 lembar) menurut lampiran.

### Key financial figures

- **total_saham_tercatat:** 59.098.103.731 (31 Agustus 2026 dan 31 Juli 2026 (pembanding))
- **free_float_persen:** 26,81% (31 Agustus 2026)
- **free_float_persen_sebelumnya:** 27,16% (31 Juli 2026)
- **kepemilikan_pt_adhikari_persen:** 45,2878% (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pt_sapta_persen:** 45,2878% (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pt_dwimuria_persen:** 19,9544% (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pengendali_lainnya_persen:** 5,3331% (31 Agustus 2026)
- **kepemilikan_pengendali_lainnya_persen_sebelumnya:** 5,333% (31 Juli 2026)
- **jumlah_saham_pt_adhikari:** 26.764.246.165 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_saham_pt_sapta:** 11.792.689.937 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_saham_pt_dwimuria:** 3.151.757.446 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_saham_pengendali_lainnya:** 685.114.554 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_saham_treasuri:** 0 (31 Agustus 2026 (dokumen utama))
- **jumlah_saham_treasury:** 72.703.554 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_warkat:** 16.220.629.458 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_saham_non_warkat:** 42.877.474.273 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_saham_scripless:** 16.093.971.458 (31 Juli 2026)
- **jumlah_saham_non_scripless:** 43.004.132.273 (31 Juli 2026)
- **jumlah_saham_direksi_komisaris:** 26.764.246.165 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_saham_pemegang_5_persen:** 26.764.246.165 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_saham_pemegang_5_persen_sebelumnya:** 26.764.246.165 (31 Juli 2026)
- **jumlah_saham_pemegang_5_persen_lainnya:** 685.114.554 (31 Agustus 2026)
- **jumlah_saham_pemegang_5_persen_lainnya_sebelumnya:** 998.296.554 (31 Juli 2026)
- **jumlah_saham_pemegang_>=5%:** 41.708.693.548 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **persentase_kepemilikan_>=5%:** 70,58% (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_pemegang_saham_<5%:** 38.018 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_pemodal_nasional:** 50.771.576.036 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **persentase_pemodal_nasional:** 85,911% (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_pemodal_asing:** 8.326.527.695 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **persentase_pemodal_asing:** 14,089% (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **perubahan_jumlah_saham:** -197.386.124 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **perubahan_jumlah_pemodal:** -4 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **saham_dalam_perdagangan_free_float:** 59.098.103.731 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **persentase_free_float:** 100% (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_perusahaan_terbatas_indonesia:** 42.888.209.221 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_perorangan_indonesia:** 4.227.534.311 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_reksadana:** 1.200.054.804 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_asuransi:** 740.308.000 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_yayasan:** 1.714.169.600 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_koperasi:** 1.300.100 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_asing_perorangan:** 744.100 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_asing_badan_usaha:** 8.325.783.595 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_saham_asing_lainnya:** 0 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_pemegang_efek_total:** 38.033 (31 Agustus 2026 (lampiran))
- **jumlah_pemodal_nasional:** 37.756 (31 Agustus 2026 (lampiran))

### Capital structure

- Total saham tercatat 59.098.103.731 lembar, tidak berubah dari bulan sebelumnya.
- Free float 26,81% (bulan ini) vs 27,16% (bulan sebelumnya) menurut dokumen utama.
- Kepemilikan PT Adhikari dan PT Sapta masing-masing 45,2878%.
- Kepemilikan PT Dwimuria 19,9544%.
- Kepemilikan pengendali lainnya 5,3331% (bulan ini) vs 5,333% (bulan sebelumnya).
- Tidak ada saham treasuri menurut dokumen utama; lampiran menyebutkan saham treasury 72.703.554 lembar.
- Lampiran menyebutkan penurunan jumlah saham tercatat sebesar 197.386.124 lembar dan penurunan jumlah pemodal sebanyak 4 orang dibanding periode sebelumnya.
- Lampiran menyebutkan komposisi kepemilikan: pemodal nasional 85,911% (50.771.576.036 lembar) dan pemodal asing 14,089% (8.326.527.695 lembar).

### Listing / regulatory

- Laporan disampaikan sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia V.2 tentang Free Float.
- Tidak ada suspensi atau delisting.

### Analytical scenarios

- **Penurunan free float** [derived_calculation, medium]: Free float turun dari 27,16% menjadi 26,81%, selisih 0,35 poin persentase. Ini mungkin disebabkan oleh perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham yang masuk kategori free float, namun rincian transaksi tidak diungkapkan dalam laporan.
  - Basis: Free float bulan ini 26,81%; Free float bulan sebelumnya 27,16%
  - Assumptions: Perubahan free float mencerminkan perubahan kepemilikan saham publik.
  - Caveats: Penyebab pasti tidak dijelaskan dalam laporan.
- **Perubahan kepemilikan pengendali lainnya** [derived_calculation, medium]: Kepemilikan pengendali lainnya (selain Adhikari, Sapta, Dwimuria) turun dari 998.296.554 saham menjadi 685.114.554 saham, selisih 313.182.000 saham.
  - Basis: Jumlah saham pengendali lainnya bulan ini 685.114.554; Jumlah saham pengendali lainnya bulan sebelumnya 998.296.554
  - Assumptions: Angka tersebut mewakili total kepemilikan pengendali lainnya.
  - Caveats: Rincian pihak tidak diungkapkan.
- **Potensi aksi korporasi** [analyst_hypothesis, low]: Tidak ada aksi korporasi yang dilaporkan, namun penurunan free float dapat mengindikasikan pembelian kembali saham oleh perusahaan atau afiliasi, meskipun tidak ada saham treasuri yang dilaporkan.
  - Basis: Free float turun; Tidak ada saham treasuri
  - Assumptions: Penurunan free float bukan karena kesalahan pelaporan.
  - Caveats: Tidak ada bukti transaksi buyback.
- **Kepatuhan free float** [analyst_hypothesis, medium]: Free float 26,81% masih di atas 25% yang umumnya disyaratkan, namun penurunan perlu dipantau untuk memastikan kepatuhan berkelanjutan.
  - Basis: Free float 26,81%
  - Assumptions: Syarat free float BEI adalah minimal 25%.
  - Caveats: Syarat pasti tidak disebutkan dalam laporan.
- **Penyebab perubahan jumlah saham** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan jumlah saham tercatat sebesar 197.386.124 lembar (menurut lampiran) mungkin terkait dengan pembelian kembali saham (buyback) atau penghapusan saham treasury, namun tidak ada konfirmasi dalam laporan.
  - Basis: Penurunan jumlah saham sebesar 197.386.124 lembar; Saham treasury tercatat 72.703.554 lembar
  - Assumptions: Perubahan jumlah saham dapat berasal dari transaksi saham treasury.
  - Caveats: Laporan tidak menyebutkan transaksi saham treasury pada periode ini.

### Risks / uncertainties

- Penurunan free float dapat mempengaruhi likuiditas saham.
- Total kepemilikan pengendali yang tidak konsisten (melebihi 100%) menimbulkan ketidakjelasan.
- Tidak ada informasi mengenai transaksi yang menyebabkan perubahan free float.
- Perbedaan data antara dokumen utama dan lampiran terkait saham treasury dan free float menimbulkan ketidakpastian.
- Konsentrasi kepemilikan >=5% yang tinggi dapat meningkatkan risiko tata kelola.

### Items to monitor

- Perubahan free float dapat mempengaruhi likuiditas saham di pasar.
- Konsentrasi kepemilikan yang tinggi dapat mempengaruhi tata kelola perusahaan.
- Perbedaan data antara dokumen utama dan lampiran perlu diklarifikasi oleh emiten.

---

## TYRE

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

PT King Tire Indonesia Tbk menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026. Laporan menunjukkan komposisi pemegang saham, kepemilikan pengendali, direksi, komisaris, dan pemegang saham 5% atau lebih. Tidak ada perubahan material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan dibandingkan bulan sebelumnya, kecuali penurunan jumlah pemegang saham dari 2.356 menjadi 2.317 (penurunan 39 pemegang saham) dan perubahan kecil pada klasifikasi investor. Struktur kepemilikan pengendali dan direksi/komisaris tetap sama.

### Material changes

- Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2026, disampaikan oleh PT King Tire Indonesia Tbk (TYRE) melalui surat nomor 040/KEP-SHM/KTI/IX/2026 tanggal 10 September 2026.
- Total saham yang ditempatkan dan disetor penuh per 31 Agustus 2026 adalah 3.480.581.727 saham, dengan nilai nominal Rp50 per saham (total nominal Rp174.029.086.350).
- Pemegang saham pengendali: Harris Muliawan memiliki 1.185.556.600 saham (34,06%).
- Kepemilikan Direksi dan Komisaris per 31 Agustus 2026: Indra Muliawan (Komisaris Utama) 554.340.000 saham (15,93%); Hardi Muliawan (Komisaris) 2.500.000 saham (0,07%); Danny Setiawan (Komisaris Independen) 0 saham (0,00%); Harris Muliawan (Direktur Utama) 1.185.556.600 saham (34,06%); Aneka Warna (Direktur) 0 saham (0,00%); Habibullah (Direktur) 0 saham (0,00%).
- Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih per 31 Agustus 2026: PT Kingland Investindo Nusantara 1.100.000.000 saham (31,60%); Harris Muliawan 1.185.556.600 saham (34,06%); Indra Muliawan 554.340.000 saham (15,93%). Total ketiganya 2.839.896.600 saham (81,59%).
- Jumlah pemegang saham per 31 Agustus 2026 adalah 2.317, menurun dari 2.356 pada bulan sebelumnya (penurunan 39 pemegang saham).
- Free float per 31 Agustus 2026 adalah 18,31% (640.685.127 saham), sedikit menurun dari 18,41% (640.685.127 saham) pada bulan sebelumnya.
- Tidak ada treasury stock yang dilaporkan (0 saham) pada bulan ini maupun bulan sebelumnya.
- Tidak ada perubahan pada struktur pemegang saham pengendali, direksi, atau komisaris yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.
- Laporan ditandatangani oleh Diego Armando selaku Corporate Secretary dan Habibullah selaku Direktur.

### Key financial figures

- **Total saham beredar:** 3.480.581.727 (31 Agustus 2026)
- **Total saham beredar:** 3.480.581.727 (31 Juli 2026)
- **Free float:** 18,31% (31 Agustus 2026)
- **Free float:** 18,41% (31 Juli 2026)
- **Jumlah pemegang saham:** 2.317 (31 Agustus 2026)
- **Jumlah pemegang saham:** 2.356 (31 Juli 2026)

### Management / control changes

- Tidak ada perubahan pada susunan direksi atau komisaris yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.
- Tidak ada perubahan pada pemegang saham pengendali yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan.

### Capital structure

- Tidak ada perubahan jumlah saham beredar antara 31 Juli 2026 dan 31 Agustus 2026 (tetap 3.480.581.727 saham).
- Tidak ada treasury stock yang dilaporkan pada periode tersebut.

### Listing / regulatory

- Laporan disampaikan sesuai dengan Peraturan Bursa Efek Indonesia No. 1-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, merujuk pada Surat Keputusan Direksi BEI No. Kep-00066/BEI/09-2022.

### Analytical scenarios

- **Penurunan jumlah pemegang saham** [analyst_hypothesis, low]: Penurunan jumlah pemegang saham dari 2.356 menjadi 2.317 (39 pemegang saham) dapat mengindikasikan konsolidasi kepemilikan atau penjualan oleh investor kecil, namun tidak ada bukti transaksi spesifik pada evidence yang diberikan.
  - Basis: Jumlah pemegang saham per 31 Agustus 2026 adalah 2.317, sedangkan per 31 Juli 2026 adalah 2.356.
  - Assumptions: Penurunan jumlah pemegang saham dianggap sebagai perubahan kecil dan tidak material.
  - Caveats: Tidak ada rincian transaksi atau penyebab penurunan jumlah pemegang saham pada evidence yang diberikan.

### Risks / uncertainties

- Tidak ada risiko material yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan. Penurunan free float dari 18,41% menjadi 18,31% masih di atas ambang batas minimum 7,5% yang disyaratkan BEI, sehingga tidak menimbulkan risiko kepatuhan.

### Items to monitor

- Tidak ada perubahan material pada struktur kepemilikan atau manajemen yang teridentifikasi pada evidence yang diberikan. Informasi ini bersifat rutin dan tidak memerlukan tindakan khusus dari investor.

---

## UNTR

**Window:** 2026-09-10 → 2026-09-10

**Announcements:** 1

### Overview

UNTR menyampaikan laporan hasil Public Expose Tahunan yang diselenggarakan pada 7 September 2026. Laporan ini merupakan pengumuman lanjutan dari rencana Public Expose yang disampaikan melalui surat No. 309/CORP/9981/IX/26 tanggal 2 September 2026. Dokumen utama hanya berisi pengantar dan daftar lampiran, namun lampiran press release dan risalah public expose memuat informasi kinerja keuangan semester I 2026 dan operasional hingga Juli 2026. Kinerja keuangan menunjukkan penurunan signifikan: pendapatan bersih turun 15% menjadi Rp58,3 triliun dan laba bersih turun 88% menjadi Rp956 miliar, terutama karena penurunan penjualan emas dan alokasi RKAB batu bara yang lebih rendah. Posisi keuangan berubah dari kas bersih Rp7,7 triliun (31 Des 2025) menjadi utang bersih Rp9,4 triliun (30 Jun 2026). Aksi korporasi yang disebutkan meliputi akuisisi 100% PT Arafura Surya Alam (selesai 11 Februari 2026) dan program buyback baru maksimal Rp2 triliun (1 Juli-30 September 2026). Tidak ada perubahan pengurus atau pengendali yang diungkapkan.

### Material changes

- Public Expose Tahunan UNTR diselenggarakan pada 7 September 2026, dihadiri 138 peserta (tidak termasuk manajemen dan karyawan).
- Pendapatan bersih semester I 2026 turun 15% menjadi Rp58.289 miliar dari Rp68.525 miliar pada semester I 2025.
- Laba bersih (setelah pajak, entitas induk) semester I 2026 turun 88% menjadi Rp956 miliar dari Rp8.130 miliar.
- Laba bersih tidak termasuk non-recurring items turun 48% menjadi Rp4.262 miliar dari Rp8.195 miliar.
- Non-recurring items semester I 2026 tercatat Rp3.306 miliar, terutama penurunan nilai atas Supreme Geothermal Energy dan pembayaran terkait PPKH di Tambang Nikel Stargate.
- Per 30 Juni 2026, UNTR mencatat utang bersih Rp9,4 triliun dengan rasio gearing 8,5%, berbalik dari posisi kas bersih Rp7,7 triliun per 31 Desember 2025.
- Penjualan alat berat Komatsu Januari-Juli 2026 turun 23% menjadi 2.393 unit; penjualan big machine di sektor pertambangan turun 49% menjadi 405 unit.
- Volume pekerjaan pemindahan tanah PAMA dan KPP Mining Januari-Juli 2026 turun 10% menjadi 573 juta bcm; produksi batu bara untuk klien turun 3% menjadi 80 juta ton dengan stripping ratio rata-rata 7,1x.
- Volume penjualan batu bara Turangga Resources Januari-Juli 2026 turun 18% menjadi 6,5 juta ton (termasuk 1,8 juta ton metalurgi).
- Penjualan setara emas PT Agincourt Resources dan PT Sumbawa Jutaraya Januari-Juli 2026 turun menjadi 32 ribu ons dari 143 ribu ons periode sama 2025; Tambang Emas Martabe sempat berhenti operasi dan kembali beroperasi pada kuartal kedua 2026.
- PT Stargate Pasific Resources mencatat penjualan bijih nikel 973 ribu wmt Januari-Juli 2026 (316 ribu wmt saprolit, 657 ribu wmt limonit).
- Pada 11 Februari 2026, UNTR melalui anak usaha PT Danusa Tambang Nusantara dan PT Energia Prima Nusantara menyelesaikan akuisisi 100% saham PT Arafura Surya Alam, perusahaan tambang emas di Sulawesi Utara.
- Program pembelian kembali saham tahap sebelumnya selesai 30 Juni 2026 (35,5 juta saham, mulai 1 April 2026); program baru maksimal Rp2 triliun berjalan 1 Juli-30 September 2026; akumulatif sejak Juli 2022 sampai 30 Juni 2026 sebanyak 239 juta saham senilai sekitar Rp7,1 triliun.
- Target volume produksi dan penjualan emas Martabe untuk tahun 2026 diperkirakan 60.000-65.000 ounces.
- Revisi RKAB TTA disetujui dengan target penjualan 9,9 juta ton dari tambang TTA; proyeksi coal sales TTA FY 2026 sebesar 12,1 juta ton termasuk coal trading.
- UNTR mencatat full impairment atas investasi di PT Supreme Energy Rantau Dedap pada kuartal kedua 2026 karena kapasitas bersih hanya 50-52 MW, lebih rendah dari ekspektasi 90 MW.
- PT Energia Prima Nusantara (EPN), anak usaha 100% UNTR, memiliki 21% saham dalam konsorsium proyek PSEL Legok Nangka yang dipimpin Sumitomo Corporation; konstruksi ditargetkan mulai 2027 dan rampung 2030.
- UNTR memutuskan tidak memberikan tambahan modal atau shareholder loan untuk proyek geotermal Supreme Energy Rantau Dedap maupun investasi panas bumi lainnya.
- PT Arafura Surya Alam (ASA) diakuisisi Februari 2026; fokus 2026 pada perizinan (studi kelayakan, AMDAL) dan detail engineering design; produksi komersial emas ditargetkan mulai 2029.
- Outlook kinerja UNTR hingga akhir 2026 masih menantang, namun diproyeksikan membaik di semester II didorong perbaikan aktivitas tambang batu bara, revisi RKAB, dan operasional Martabe.

### Key financial figures

- **Pendapatan Bersih:** 58.289 (Semester I 2026 (30 Juni 2026))
- **Pendapatan Bersih:** 68.525 (Semester I 2025 (30 Juni 2025))
- **Laba bersih tidak termasuk non-recurring items:** 4.262 (Semester I 2026 (30 Juni 2026))
- **Laba bersih tidak termasuk non-recurring items:** 8.195 (Semester I 2025 (30 Juni 2025))
- **Non-recurring items:** -3.306 (Semester I 2026 (30 Juni 2026))
- **Non-recurring items:** -65 (Semester I 2025 (30 Juni 2025))
- **Laba Bersih (setelah pajak, entitas induk):** 956 (Semester I 2026 (30 Juni 2026))
- **Laba Bersih (setelah pajak, entitas induk):** 8.130 (Semester I 2025 (30 Juni 2025))
- **Laba per Saham tidak termasuk non-recurring items:** 1.207 (Semester I 2026 (30 Juni 2026))
- **Laba per Saham tidak termasuk non-recurring items:** 2.256 (Semester I 2025 (30 Juni 2025))
- **Laba per Saham (dasar):** 271 (Semester I 2026 (30 Juni 2026))
- **Laba per Saham (dasar):** 2.239 (Semester I 2025 (30 Juni 2025))
- **Utang bersih:** 9.400 (30 Juni 2026)
- **Kas bersih:** 7.700 (31 Desember 2025)
- **Rasio gearing:** 8.5% (30 Juni 2026)
- **Pendapatan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat:** 5.500 (Semester I 2026)
- **Pendapatan bersih segmen Alat Berat:** 15.000 (Semester I 2026)
- **Pendapatan bersih segmen Kontraktor Penambangan:** 27.200 (Semester I 2026)
- **Pendapatan segmen Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi:** 12.900 (Semester I 2026)
- **Pendapatan segmen Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya:** 2.400 (Semester I 2026)
- **Penjualan alat berat Komatsu:** 2.393 unit (Januari-Juli 2026)
- **Penjualan big machine sektor pertambangan:** 405 unit (Januari-Juli 2026)
- **Volume pemindahan tanah PAMA dan KPP Mining:** 573 juta bcm (Januari-Juli 2026)
- **Produksi batu bara klien PAMA dan KPP Mining:** 80 juta ton (Januari-Juli 2026)
- **Stripping ratio rata-rata:** 7.1x (Januari-Juli 2026)
- **Volume penjualan batu bara Turangga Resources:** 6.5 juta ton (Januari-Juli 2026)
- **Volume penjualan batu bara metalurgi:** 1.8 juta ton (Januari-Juli 2026)
- **Penjualan setara emas (Agincourt dan Sumbawa Jutaraya):** 32 ribu ons (Januari-Juli 2026)
- **Penjualan setara emas (Agincourt dan Sumbawa Jutaraya):** 143 ribu ons (Januari-Juli 2025)
- **Penjualan bijih nikel Stargate:** 973 ribu wmt (Januari-Juli 2026)
- **Penjualan saprolit:** 316 ribu wmt (Januari-Juli 2026)
- **Penjualan limonit:** 657 ribu wmt (Januari-Juli 2026)
- **Penjualan nickel metal RKEF NIC:** 61.622 ton (Q4 2025 dan Q1 2026)
- **Jumlah saham dibeli kembali program 1 April-30 Juni 2026:** 35.5 juta saham (1 April-30 Juni 2026)
- **Nilai maksimal pembelian kembali saham program baru:** Rp2 triliun (1 Juli-30 September 2026)
- **Akumulasi pembelian kembali saham sejak Juli 2022:** 239 juta saham (Juli 2022-30 Juni 2026)
- **Total nilai akumulasi pembelian kembali saham:** Rp7.1 triliun (Juli 2022-30 Juni 2026)
- **Target volume produksi dan penjualan emas Martabe 2026:** 60.000 - 65.000 ounces (FY2026E)
- **Target produksi dan penjualan batu bara TTA awal 2026:** 15.000.000 ton (FY2026E)
- **Persetujuan RKAB TTA April 2026:** 7.500.000 ton (FY2026)
- **Realisasi kuota RKAB TTA semester pertama:** 75% (H1 2026)
- **Target penjualan dari tambang TTA setelah revisi RKAB:** 9.900.000 ton (FY2026E)
- **Proyeksi coal sales TTA FY 2026 (termasuk coal trading):** 12.100.000 ton (FY2026E)
- **Kapasitas bersih aktual Supreme Energy Rantau Dedap:** 50 - 52 MW (Q2 2026)
- **Kapasitas optimal Supreme Energy Rantau Dedap:** 90 MW (target)
- **Kerugian penurunan nilai investasi (impairment) geotermal:** Rp 2,76 triliun (H1 2026)
- **Porsi kepemilikan EPN dalam konsorsium PSEL Legok Nangka:** 21% (saat ini)
- **Kapasitas pembangkit PSEL Legok Nangka:** 40 MW (target operasi)
- **Kepemilikan saham UT di Supreme Energy Rantau Dedap:** 40% (saat ini)
- **Realisasi kapasitas Supreme Energy Rantau Dedap:** 52 MW (saat ini)

### Corporate actions

- Akuisisi 100% saham PT Arafura Surya Alam (tambang emas Sulawesi Utara) selesai 11 Februari 2026.
- Program pembelian kembali saham baru maksimal Rp2 triliun berjalan 1 Juli-30 September 2026.
- Pembelian kembali saham akumulatif sejak Juli 2022 mencapai 239 juta saham senilai sekitar Rp7,1 triliun.
- Posisi keuangan berubah dari kas bersih menjadi utang bersih Rp9,4 triliun per 30 Juni 2026.
- Ekspansi kontraktor penambangan ke sektor emas dan nikel sebagai bagian strategi jangka panjang.

### Expansion projects

- Akuisisi PT Arafura Surya Alam (tambang emas) selesai Februari 2026.
- Ekspansi PAMA dan KPP Mining ke sektor emas dan nikel.
- Bisnis maritim sebagai pengembangan layanan pendukung.
- Layanan engineering, manufaktur komponen dan attachment alat berat.
- Pengembangan tambang emas ASA: penyelesaian perizinan (studi kelayakan, AMDAL) dan detail engineering design untuk processing plant.
- Pembangunan infrastruktur dan fasilitas pengolahan ASA periode 2026-2028.
- Proyek PSEL Legok Nangka: konstruksi ditargetkan mulai 2027 dan rampung 2030, kapasitas 40 MW.
- Eksplorasi peluang akuisisi tambang mineral di Australia.
- Rencana ekspansi ke komoditas tembaga (belum ada pipeline spesifik).

### Capital structure

- Kepemilikan UT di Nickel Industries Limited (NIC) sebesar 20,13%.
- Program pembelian kembali saham mengurangi jumlah saham beredar.
- EPN adalah anak usaha 100% milik United Tractors.
- UNTR memiliki kepemilikan saham sekitar 40% di Supreme Energy Rantau Dedap.
- EPN memiliki 21% saham dalam konsorsium PSEL Legok Nangka.

### Listing / regulatory

- Paparan Publik dalam rangka Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan BEI.
- Program buyback mengikuti peraturan OJK terkait pembelian kembali saham dalam situasi pasar berfluktuasi.
- Revisi RKAB TTA disetujui dengan target penjualan 9,9 juta ton.
- Persetujuan RKAB TTA April 2026 turun menjadi 7,5 juta ton.
- Target persetujuan perizinan ASA (studi kelayakan dan AMDAL) pada tahun 2026.

### Analytical scenarios

- **Penurunan laba bersih** [derived_calculation, high]: Laba bersih turun 88% (dari Rp8.130 miliar ke Rp956 miliar), sementara laba tanpa non-recurring turun 48%. Selisih penurunan terutama berasal dari non-recurring items Rp3.306 miliar yang membebani laba bersih.
  - Basis: Angka laba bersih dan non-recurring items pada tabel kinerja
  - Assumptions: Non-recurring items bersifat satu kali dan tidak berulang
  - Caveats: Non-recurring items dapat berulang di periode mendatang jika ada penurunan nilai baru
- **Kontribusi non-recurring items terhadap laba** [derived_calculation, high]: Non-recurring items Rp3.306 miliar setara 79% dari laba bersih tanpa non-recurring (Rp4.262 miliar), menunjukkan beban luar biasa signifikan pada semester I 2026.
  - Basis: Angka non-recurring items dan laba tanpa non-recurring
  - Assumptions: Perhitungan proporsi sederhana
- **Perubahan posisi kas** [derived_calculation, medium]: Posisi kas berubah dari kas bersih Rp7,7 triliun (31 Des 2025) menjadi utang bersih Rp9,4 triliun (30 Jun 2026), perubahan sekitar Rp17,1 triliun, kemungkinan terkait akuisisi dan buyback.
  - Basis: Angka kas bersih dan utang bersih
  - Assumptions: Perubahan terutama dari akuisisi dan buyback seperti disebut manajemen
  - Caveats: Perubahan juga bisa dipengaruhi arus kas operasi dan investasi lain
- **Penurunan penjualan emas** [derived_calculation, high]: Penjualan setara emas turun 78% (dari 143 ribu ons ke 32 ribu ons), sejalan dengan penurunan pendapatan segmen emas 66%.
  - Basis: Angka penjualan emas dan pendapatan segmen
  - Assumptions: Penurunan volume emas menjadi penyebab utama penurunan pendapatan
  - Caveats: Harga emas juga dapat mempengaruhi pendapatan
- **Stripping ratio dan volume** [derived_calculation, medium]: Stripping ratio rata-rata 7,1x dengan volume overburden 573 juta bcm dan produksi batu bara 80 juta ton, menunjukkan rasio yang relatif tinggi, berpotensi mempengaruhi biaya produksi.
  - Basis: Angka volume overburden, produksi batu bara, dan stripping ratio
  - Assumptions: Stripping ratio dihitung dari volume overburden dibagi produksi
  - Caveats: Stripping ratio dapat bervariasi per tambang
- **Nilai buyback rata-rata** [derived_calculation, medium]: Rata-rata harga beli kembali saham akumulatif sekitar Rp29.707 per saham (Rp7,1 triliun / 239 juta saham), namun harga aktual bervariasi.
  - Basis: Total nilai dan jumlah saham buyback
  - Assumptions: Perhitungan rata-rata sederhana
  - Caveats: Harga pasar saat ini mungkin berbeda
- **Pendapatan per unit alat berat** [derived_calculation, medium]: Pendapatan segmen alat berat turun 28% menjadi Rp15,0 triliun, sementara unit terjual turun 23%, menunjukkan penurunan pendapatan lebih besar dari volume, mungkin karena perubahan bauran produk atau harga.
  - Basis: Angka pendapatan segmen dan unit terjual
  - Assumptions: Perbandingan persentase perubahan
  - Caveats: Pendapatan segmen mencakup suku cadang dan jasa, bukan hanya penjualan unit
- **Kontribusi NIC** [derived_calculation, medium]: NIC mencatat penjualan nickel metal 61.622 ton untuk dua kuartal, namun kontribusi ke UT hanya dari kepemilikan 20,13% dan diakui dengan lag waktu.
  - Basis: Angka penjualan NIC dan persentase kepemilikan
  - Assumptions: Kontribusi proporsional terhadap kepemilikan
  - Caveats: Kontribusi aktual tergantung laba NIC, bukan hanya volume penjualan
- **Dampak impairment geotermal terhadap laba** [analyst_hypothesis, medium]: Full impairment Rp 2,76 triliun pada Q2 2026 akan menekan laba semester pertama, namun manajemen menyebutnya non-recurring charges sehingga tidak berulang di semester kedua.
  - Basis: Pernyataan manajemen bahwa impairment dibukukan sebagai non-recurring charges; Nilai impairment Rp 2,76 triliun
  - Assumptions: Impairment tidak berulang di periode berikutnya
  - Caveats: Belum ada angka laba bersih yang dirilis; Dampak terhadap laba tergantung struktur pajak dan alokasi
- **Pemulihan kinerja semester II 2026** [analyst_hypothesis, medium]: Optimisme pemulihan didorong oleh revisi RKAB TTA (kenaikan kuota dari 7,5 juta ton menjadi 9,9 juta ton) dan operasional Martabe yang kembali berjalan, namun realisasi masih bergantung pada cuaca dan eksekusi.
  - Basis: Pernyataan manajemen tentang perbaikan aktivitas tambang batu bara; Revisi RKAB TTA menjadi 9,9 juta ton; Operasional Martabe kembali berjalan sejak Mei 2026
  - Assumptions: Revisi RKAB TTA dapat direalisasikan penuh; Produksi Martabe mencapai target 60.000-65.000 ounces
  - Caveats: Risiko cuaca El Nino di Kalimantan; Kapasitas Martabe belum normal
- **Diversifikasi pendapatan dari product support** [analyst_hypothesis, medium]: Pendapatan product support yang stabil dapat menopang pendapatan di tengah penurunan penjualan Big Machine, namun kontribusinya belum diukur secara kuantitatif.
  - Basis: Pernyataan manajemen bahwa product support mencatatkan kinerja stabil; Perilaku pelanggan menunda pembelian alat berat baru
  - Assumptions: Tren pemeliharaan berlanjut
  - Caveats: Belum ada angka pendapatan product support
- **Potensi pendapatan dari proyek PSEL Legok Nangka** [analyst_hypothesis, low]: Proyek dengan kapasitas 40 MW dan return sesuai parameter investasi dapat memberikan kontribusi pendapatan jangka panjang, namun masih dalam tahap financial close dan konstruksi baru dimulai 2027.
  - Basis: Kapasitas 40 MW; Perjanjian jual beli listrik dengan PLN; Target konstruksi 2027-2030
  - Assumptions: Financial close berhasil; Konstruksi selesai tepat waktu
  - Caveats: Belum ada proyeksi pendapatan; Risiko keterlambatan konstruksi
- **Risiko eksekusi pengembangan ASA** [analyst_hypothesis, medium]: Produksi komersial ASA ditargetkan 2029, namun masih memerlukan perizinan, detail engineering, dan pembangunan infrastruktur yang memakan waktu 3 tahun, sehingga risiko keterlambatan cukup tinggi.
  - Basis: Target produksi komersial 2029; Fokus 2026-2028 untuk pembangunan infrastruktur
  - Assumptions: Perizinan selesai tahun 2026; Konstruksi berjalan sesuai jadwal
  - Caveats: Belum ada detail kapasitas produksi ASA; Risiko perizinan dan teknis
- **Dampak penurunan harga batu bara terhadap penjualan alat berat** [analyst_hypothesis, medium]: Penurunan penjualan Big Machine mencerminkan pelemahan sektor batu bara, namun strategi diversifikasi ke emas dan produk baru HW70-1 dapat mengurangi dampak negatif.
  - Basis: Pernyataan manajemen tentang dinamika industri batu bara; Peluncuran HW70-1 untuk segmen menengah
  - Assumptions: Permintaan dari sektor emas meningkat; HW70-1 diterima pasar
  - Caveats: Belum ada angka penjualan HW70-1; Persaingan pasar

### Risks / uncertainties

- Alokasi RKAB batu bara nasional 2026 yang lebih rendah berdampak pada volume dan pendapatan.
- Penghentian sementara operasional Tambang Emas Martabe mempengaruhi penjualan emas.
- Fluktuasi kurs USD mempengaruhi pendapatan kontraktor penambangan.
- Risiko penurunan nilai aset (contoh Supreme Geothermal Energy).
- Kepatuhan terhadap peraturan OJK terkait buyback.
- Risiko eksekusi ekspansi ke mineral selain batu bara (emas, nikel).
- Risiko cuaca El Nino di Kalimantan yang dapat mengganggu operasional tambang batu bara.
- Kapasitas Supreme Energy Rantau Dedap masih di bawah 60% dari target optimal 90 MW.
- Ketergantungan pada persetujuan RKAB untuk produksi batu bara.
- Risiko eksekusi proyek ASA dan PSEL Legok Nangka.
- Penurunan penjualan Big Machine akibat pelemahan sektor batu bara.
- Risiko operasional pemulihan Martabe yang belum beroperasi penuh.

### Items to monitor

- Penurunan alokasi RKAB batu bara nasional 2026 menjadi faktor utama penurunan kinerja.
- Penguatan kurs USD mendukung pendapatan kontraktor penambangan.
- Harga komoditas emas dan nikel mempengaruhi segmen terkait.
- Program buyback bertujuan menjaga stabilitas pasar modal.
- Penurunan penjualan Big Machine dipengaruhi dinamika industri pertambangan batu bara.
- Revisi RKAB TTA mempengaruhi volume penjualan batu bara.
- Impairment investasi geotermal mencerminkan kinerja kapasitas pembangkit yang rendah.
- Diversifikasi ke mineral non-batu bara sebagai respons terhadap penurunan batu bara termal.
