# Pemeriksaan 55 emiten dari berkas ringkasan 11–14 September 2026

## Batas sumber dan cara membaca

Sumber tunggal: idx-digest-ALL-COMPANIES-20260911-to-20260914-20260914-221356.txt. Seluruh 55 bagian emiten diperiksa; penjumlahan kolom jumlah pengumuman menghasilkan 69 pengumuman. Tidak dilakukan verifikasi di luar berkas atau terhadap dokumen asli yang hanya disebut sebagai lampiran. Catatan ini menganalisis isi ringkasan, bukan memastikan seluruh data ringkasan benar.

Urutan mengikuti waktu pengumuman terakhir di masing-masing bagian. Tanggal pengumuman tidak selalu tanggal transaksi: sebagian merupakan koreksi Maret, Juli, Agustus, atau laporan tahun 2025. Pengulangan di ringkasan, bagian angka, dan skenario bukan bukti independen.

Kategori menilai seberapa konkret petunjuk tindakan perusahaan, bukan kemungkinan harga naik. Angka penerbitan, nilai nominal saham, dan harga konversi tidak menjadi jaminan nilai saham. Tidak ada data cukup untuk menghitung keuntungan pasar atau menetapkan harga beli.

## Temuan hubungan dan batas pencocokan

- FORU: IMR Asia Holding Pte Ltd → FORU; setoran 49% PT Borneo Prima; Anirudh Misra disebut sebagai pengendali akhir dan memiliki peran pada pihak-pihak transaksi. Hubungan ini dinyatakan dalam ringkasan, bukan sekadar kesamaan penyedia jasa.
- UNSP: Poseidon Corporate Services Ltd 55,64% dan Unbounded Opportunities Fund 17,68% per 31 Agustus. Pemilik akhir kedua pihak tidak diungkap. Pergantian mitra usaha yang hanya ditulis DKB, ASD, dan BSU juga tidak dapat dipetakan lebih jauh tanpa nama lengkap.
- ADHI → ADCP: kepemilikan 90% tercantum. Restrukturisasi induk dan tekanan pembayaran anak dapat dianalisis bersama; nama tiga entitas yang akan dijual induk tetap belum diketahui.
- PTRO: PT Kreasi Jasa Persada → PT Petrindo Jaya Kreasi dinyatakan sebagai rantai pemegang. Tidak disebut sebagai pengambilalihan baru dalam periode ini.
- PSSI menyebut PT Danatama Makmur Sekuritas sebagai perantara penjualan. UNSP hanya menyebut Danatama dalam keterbatasan rincian konversi. Kesamaan unsur nama belum membuktikan identitas badan hukum sama, pembeli akhir sama, atau pengendali bersama.
- Nama kantor akuntan yang terbaca: Teramihardja, Pradhono Chandra pada LMSH; Maurice Ganda Nainggolan & Rekan pada LAPD; Herman, Dody, Tanumihardja Rekan pada SWAT. Tidak ada pasangan auditor lama-baru yang membuktikan pergantian dalam berkas.
- HELI, CAKK, BLES, MERI, Yoel Alex Santoso, Mohammad Raylan, serta Adimitra tidak ditemukan sebagai nama atau kode dalam berkas. Contoh pengguna tidak digunakan sebagai bukti independen tentang hubungan perusahaan-perusahaan tersebut.
- Biro administrasi efek tidak dapat dibandingkan karena identitasnya tidak tersedia. Notaris yang disebut namanya hanya Christina Dwi Utami pada UNIC; tidak ada pasangan emiten–perusahaan sasaran yang dapat dicocokkan.
- Pencocokan nama lengkap pengurus yang terbaca tidak menghasilkan orang identik lintas 55 emiten. Beberapa nama hanya satu kata atau terpotong, sehingga hasil ini bukan bukti ketiadaan afiliasi di luar berkas.
- Tidak tersedia rekaman perubahan badan hukum sponsor, pendaftaran merek/domain, lowongan, data pengiriman barang, atau perubahan gadai/penitipan saham. Satu nomor penerimaan perubahan anggaran dasar UNSP bukan berkas riwayat pemegang sponsor.

## Perhitungan yang perlu diperhatikan

FORU: 46.235 saham baru × Rp126 = Rp5.825.610 untuk seluruh hak dari setiap 100 saham lama. Nilai penerbitan maksimum Rp27.102.135.866.400 dikurangi setoran bukan tunai Rp20.817.311.150.916 = sisa maksimum Rp6.284.824.715.484, sebelum biaya dan bergantung pada realisasi peserta lain. Jumlah 465.224.000 saham lama + 215.096.316.400 saham baru = 215.561.540.400; berbeda 595.944 dari salah satu angka total proforma 215.560.944.456 dalam ringkasan. Perbedaan harus diklarifikasi, bukan dipilih diam-diam.

LAPD: dengan asumsi penerbitan tepat 2 miliar saham pada Rp50 dan pengendali mempertahankan 51%, hak pengendali bernilai Rp51 miliar. Dibanding setoran aset Rp44,397 miliar, dibutuhkan setoran tambahan Rp6,603 miliar; ini hasil hitung bersyarat, bukan komitmen pembayaran yang sudah diumumkan. Rasio dua saham lama untuk satu saham baru atas 3.966.350.139 saham menghasilkan sekitar 1.983.175.070 saham baru, bukan tepat 2 miliar. Harga dan jadwal masih indikatif.

UNSP: total saham 17.005.275.078 dibanding 2.500.162.344 adalah sekitar 6,80 kali. Bagi kepemilikan tetap dengan jumlah lembar sama, porsi kepemilikan turun sekitar 85,30%. Ekuitas dari minus Rp5,538760 triliun pada Juni menjadi positif Rp2,762259 triliun pada Agustus meningkat Rp8,301019 triliun; surplus revaluasi bruto Rp3,803213 triliun tidak menjelaskan seluruh selisih. Kas tercatat sekitar Rp184,965 miliar dan beban akrual sekitar Rp3,328865 triliun; perbaikan ekuitas bukan bukti masalah pembayaran selesai. Nilai buku ekuitas total per saham dengan jumlah saham terbaru sekitar Rp162,44, bukan harga wajar atau target harga.

PSSI: 85 juta saham yang direncanakan dijual = sekitar 28,73% dari 295,874 juta saham milik perusahaan sendiri. Sisa bila seluruh penjualan terlaksana 210,874 juta. Saham yang sebelumnya dibeli perusahaan kembali beredar; ini berbeda dari penerbitan saham baru.

MEDC: tambahan 3 juta saham dalam laporan Juli = sekitar 0,0119% dari total 25.136.231.252 saham. Jenis dan tanggal transaksi belum terungkap dalam ringkasan.

## Pemeriksaan per emiten

### 01. MNCN — Transaksi dengan pihak luar; rincian belum lengkap

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 21:29:37, waktu Jakarta.

Isi berkas: Perjanjian 14 September 2026 mencakup perusahaan televisi, radio, dan berita digital. Entitas media Grup Republikorp, ditulis RMAB, disebut sebagai pengakuisisi.

Penilaian dan batas: Petunjuk lebih kuat daripada kerja sama pemasaran biasa, tetapi belum membuktikan pengambilalihan MNCN atau pemasukan aset Republikorp ke MNCN. Tanda “-” pada kolom dampak bukan bukti dampak ekonomi nol.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Nama lengkap badan hukum pembeli dan pihak STA, saham/aset yang dialihkan, penerima pembayaran, nilai, bentuk pembayaran, serta syarat penyelesaian.

Rujukan sumber: bagian MNCN, baris 3705–3800. Bagian lebih khusus: Material changes: 3719–3732; Corporate actions: 3738–3741; Expansion projects: 3742–3748; Management / control changes: 3749–3752; Limitations: 3788–3800.

### 02. FORU — Pemasukan aset melalui penerbitan saham; tahap pelaksanaan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 21:19:37, waktu Jakarta.

Isi berkas: Koreksi terakhir 14 September pukul 21.19.37. Maksimum 215.096.316.400 saham baru pada Rp126; 100 saham lama mendapat 46.235 hak. Setoran 49% PT Borneo Prima oleh IMR Asia Holding Pte Ltd bernilai Rp20.817.311.150.916.

Penilaian dan batas: Perubahan skala dan isi usaha sangat besar. Pengendali akhir tetap Anirudh Misra menurut berkas. Nilai penerbitan maksimum Rp27,102 triliun tidak sama dengan uang tunai masuk karena sebagian besar setoran berupa saham perusahaan sasaran.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Dokumen final setelah koreksi, hak pengendalian atas kepemilikan 49%, keuangan perusahaan sasaran, selisih penilaian dan ekuitas proforma, realisasi peserta lain, serta tanggal penentuan penerima hak yang tidak tersedia dalam ringkasan.

Rujukan sumber: bagian FORU, baris 1610–1788. Bagian lebih khusus: Material changes: 1628–1638; Corporate actions: 1662–1670; Expansion projects: 1671–1677; Management / control changes: 1678–1683; Capital structure: 1684–1693; Limitations: 1766–1788.

### 03. BJBR — Penurunan peringkat; bukan petunjuk akuisisi

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 21:00:51, waktu Jakarta.

Isi berkas: Pengumuman 14 September memuat penurunan peringkat korporasi dari idAA menjadi idAA- dan penurunan beberapa instrumen utang.

Penilaian dan batas: Ini pembaruan risiko kredit. Tidak ada calon pembeli, penerbitan saham, atau aset baru dalam berkas untuk mendukung dugaan pengambilalihan.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Alasan penurunan peringkat, biaya pendanaan berikutnya, dan laporan keuangan yang menjelaskan perubahan risiko.

Rujukan sumber: bagian BJBR, baris 992–1087. Bagian lebih khusus: Material changes: 1006–1020; Limitations: 1078–1087.

### 04. ADCP — Tekanan pembayaran dan proses pengadilan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 20:37:54, waktu Jakarta.

Isi berkas: Pengumuman 14 September memuat permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang oleh PT Burda Contraco. Sidang pertama dijadwalkan 17 September. Ringkasan pemeringkatan menyoroti pembayaran sukuk 26 Oktober 2026.

Penilaian dan batas: Hubungan dengan ADHI nyata karena ADHI memegang 90% saham. Belum ada pengalihan piutang, kreditur pengganti, atau pembeli perusahaan seperti pola contoh BUVA.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Hasil sidang, jumlah tagihan, penyelesaian utang, identitas kreditur baru bila muncul, dan pembayaran pada 26 Oktober.

Rujukan sumber: bagian ADCP, baris 12–152. Bagian lebih khusus: Material changes: 27–34; Corporate actions: 50–53; Capital structure: 54–58; Limitations: 133–152.

### 05. LTLS — Pernyataan belum ada rencana definitif

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 20:21:39, waktu Jakarta.

Isi berkas: Tanggapan 14 September menyatakan belum ada rencana tindakan korporasi definitif yang berdampak pada pencatatan saham dalam tiga bulan.

Penilaian dan batas: Kata “definitif” tidak membuktikan negosiasi tersembunyi. Tidak ada petunjuk transaksi tambahan di berkas ini.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Pengumuman material baru; jangan menjadikan pilihan kata sebagai bukti pengambilalihan.

Rujukan sumber: bagian LTLS, baris 3110–3180. Bagian lebih khusus: Material changes: 3124–3135; Limitations: 3172–3180.

### 06. TCPI — Pengangkatan komisaris

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 19:39:20, waktu Jakarta.

Isi berkas: Rapat 11 September mengangkat Ade Supandi dan Haru Koesmahargyo untuk mengisi posisi komisaris yang sebelumnya kosong. Tiga pengumuman pada 14 September membahas peristiwa yang sama.

Penilaian dan batas: Perubahan orang terkonfirmasi dalam ringkasan; kaitan mereka dengan calon pembeli tidak tersedia. Tiga pengumuman bukan tiga bukti independen transaksi.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Riwayat jabatan dan kepemilikan calon pengurus bila disediakan dalam berkas lain, serta transaksi setelah pengangkatan.

Rujukan sumber: bagian TCPI, baris 4993–5087. Bagian lebih khusus: Material changes: 5009–5015; Corporate actions: 5027–5030; Management / control changes: 5031–5036; Limitations: 5078–5087.

### 07. SINI — Penjualan usaha; transaksi telah diumumkan terlaksana

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 19:26:50, waktu Jakarta.

Isi berkas: Pada 14 September, SINI menjual 54% PT Interkayu Nusantara kepada Hendra Hasan Kustarjo senilai Rp31,8 miliar melalui Akta Jual Beli Saham No. 13.

Penilaian dan batas: Penataan portofolio lebih nyata daripada sekadar pernyataan niat. Namun, ini pembelian saham perusahaan anak, bukan pembelian pengendali SINI; belum ada aset pengganti yang disebut.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Nilai tercatat investasi yang dijual, sisa kepemilikan, penerimaan pembayaran, penggunaan hasil penjualan, dan usaha yang tersisa.

Rujukan sumber: bagian SINI, baris 4486–4564. Bagian lebih khusus: Material changes: 4500–4510; Corporate actions: 4516–4519; Capital structure: 4520–4523; Limitations: 4556–4564.

### 08. BBTN — Pemeringkatan tahunan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 19:08:01, waktu Jakarta.

Isi berkas: Peringkat obligasi sosial dan obligasi subordinasi yang diterbitkan pada 2025 dilaporkan pada 14 September 2026.

Penilaian dan batas: Pembaruan peringkat tidak sama dengan penerbitan utang baru atau dana ekspansi baru.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Perubahan kebutuhan modal atau penerbitan baru hanya setelah ada pengumuman tersendiri.

Rujukan sumber: bagian BBTN, baris 918–991. Bagian lebih khusus: Material changes: 932–944; Limitations: 981–991.

### 09. BBCA — Pembelian kembali saham dan pengembalian kepada pemegang saham

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 18:54:57, waktu Jakarta.

Isi berkas: Paparan 9 September yang dilaporkan 14 September menyebut target pembelian kembali Rp5 triliun dan realisasi sekitar Rp3,5 triliun; dividen kuartalan diperkenalkan pada 2026. Ringkasan juga menyebut pembaruan pengendali akhir per 30 Juni.

Penilaian dan batas: Sisa aritmetika sekitar Rp1,5 triliun hanya berlaku bila target dan realisasi memakai periode yang sama. Ini bukan janji pembelian seluruh sisa dana, harga minimum saham, atau pengambilalihan baru pada September.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Periode realisasi yang konsisten, laporan pembelian aktual, jadwal dividen berikutnya, dan dokumen perubahan pengendali akhir.

Rujukan sumber: bagian BBCA, baris 610–838. Bagian lebih khusus: Material changes: 624–645; Corporate actions: 688–694; Expansion projects: 695–703; Management / control changes: 704–708; Capital structure: 709–716; Limitations: 817–838.

### 10. AIMS — Niat perubahan usaha; sasaran belum disebut

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 17:48:16, waktu Jakarta.

Isi berkas: Materi 14 September menegaskan perubahan dari perdagangan batu bara menuju perusahaan induk investasi. Nama perusahaan sudah berubah pada 2024; tahapan perubahan usaha disebut untuk 2026–2027.

Penilaian dan batas: Niat menggunakan perusahaan untuk investasi jelas, tetapi belum ada perusahaan sasaran, penjual, harga, atau pendanaan. Belum sekuat transaksi bernama pada FORU dan LAPD.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Paparan 17 September 2026, nama investasi pertama, pemilik aset, nilai transaksi, dan sumber dana.

Rujukan sumber: bagian AIMS, baris 282–358. Bagian lebih khusus: Material changes: 296–309; Limitations: 344–358.

### 11. HEXA — Ekspansi produk dan pesanan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 17:46:08, waktu Jakarta.

Isi berkas: Peluncuran produk WIXIM pada 27 Juli, penjualan Foton Aumark mulai Agustus, dan lebih dari 100 unit pesanan disebut dalam materi 14 September. Perubahan merek produk menjadi LANDCROS direncanakan 1 April 2027.

Penilaian dan batas: Produk dan pesanan adalah petunjuk operasional. Perubahan merek produk tidak sama dengan perubahan nama emiten atau pengendali.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Realisasi pengiriman pesanan, margin produk baru, dan paparan 17 September.

Rujukan sumber: bagian HEXA, baris 1927–2052. Bagian lebih khusus: Material changes: 1941–1958; Expansion projects: 1990–1994; Limitations: 2038–2052.

### 12. CMRY — Tambahan modal pada produksi dan distribusi

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 17:42:53, waktu Jakarta.

Isi berkas: Dua pengumuman 14 September: Rp200 miliar untuk PT Macroprima Panganutama dan Rp125 miliar untuk PT Macrosentra Niagaboga. Keduanya dimiliki 99,99%.

Penilaian dan batas: Gabungan Rp325 miliar menunjukkan dukungan untuk kapasitas produksi dan pusat distribusi. Ini alokasi dalam kelompok usaha, bukan bukti penerbitan saham CMRY atau penambahan aset konsolidasi dengan jumlah sama secara otomatis.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Jadwal setoran, kapasitas tambahan, lokasi distribusi, belanja aktual, dan sumber pendanaan.

Rujukan sumber: bagian CMRY, baris 1442–1551. Bagian lebih khusus: Material changes: 1458–1464; Corporate actions: 1472–1476; Expansion projects: 1477–1481; Management / control changes: 1482–1485; Capital structure: 1486–1490; Limitations: 1540–1551.

### 13. BYAN — Gangguan izin dan pasokan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 17:30:39, waktu Jakarta.

Isi berkas: Keadaan kahar diberitahukan kepada pelanggan pada 11 September dan diumumkan 14 September karena persetujuan perubahan rencana kerja tiga anak usaha belum terbit.

Penilaian dan batas: Kemungkinan pemulihan apabila izin terbit adalah skenario, bukan ekspansi yang sudah disetujui. Besaran volume terdampak belum tersedia.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Persetujuan izin, pencabutan keadaan kahar, volume yang tertunda, serta konsekuensi kontrak.

Rujukan sumber: bagian BYAN, baris 1224–1294. Bagian lebih khusus: Material changes: 1238–1247; Limitations: 1283–1294.

### 14. KOTA — Pendanaan dan dua akuisisi yang diajukan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 17:29:02, waktu Jakarta.

Isi berkas: Pemanggilan 14 September untuk rapat 6 Oktober memuat penerbitan saham Seri B, peningkatan modal, pembelian PT Art Design Indonesia dan PT Mandirinusa Graha Perkasa, serta perubahan penggunaan dana penawaran perdana untuk lahan.

Penilaian dan batas: Gabungan agenda adalah rencana transaksi nyata, tetapi belum ada nilai, rasio, harga, pemilik sasaran, ataupun perubahan pengendali. Penyesuaian klasifikasi usaha 2025 sendiri tidak membuktikan perpindahan sektor.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Pemilik kedua sasaran, aset dan utangnya, nilai penilaian, harga dan nominal Seri B, pembeli sisa saham, dan hasil rapat.

Rujukan sumber: bagian KOTA, baris 2600–2687. Bagian lebih khusus: Material changes: 2614–2626; Corporate actions: 2627–2633; Expansion projects: 2634–2638; Capital structure: 2639–2643; Limitations: 2679–2687.

### 15. RANS — Pengunduran diri satu direktur

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 17:13:30, waktu Jakarta.

Isi berkas: Rapat 10 September menerima pengunduran diri Grandy Prajayakti. Pengumuman hasil diterbitkan 14 September; susunan lain tetap menurut ringkasan.

Penilaian dan batas: Perubahan ini sendiri belum menunjukkan pengambilalihan baru atau transaksi aset.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Alasan pengunduran diri, pembagian tugas, serta transaksi baru yang terpisah dari keputusan ini.

Rujukan sumber: bagian RANS, baris 4136–4232. Bagian lebih khusus: Material changes: 4150–4164; Corporate actions: 4176–4180; Management / control changes: 4181–4185; Limitations: 4224–4232.

### 16. KOCI — Rencana pelepasan saham setelah pelaksanaan waran

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 17:11:11, waktu Jakarta.

Isi berkas: Saham yang dihitung beredar bebas tercatat 12,79% pada Agustus. Periode pelaksanaan waran berakhir 5 Oktober 2026; setelah itu direncanakan evaluasi dan pelepasan saham.

Penilaian dan batas: Ada urutan tindakan, tetapi belum ada jumlah dan pihak pembeli. Pelaksanaan waran menambah saham hanya jika benar-benar digunakan; dampak komposisinya bergantung pada pemegangnya.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Jumlah saham setelah 5 Oktober, pemegang yang menjual, pembeli, harga, dan jadwal pelepasan.

Rujukan sumber: bagian KOCI, baris 2517–2599. Bagian lebih khusus: Material changes: 2531–2540; Corporate actions: 2546–2550; Capital structure: 2551–2556; Limitations: 2590–2599.

### 17. MGNA — Tidak ada rencana diumumkan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 17:07:54, waktu Jakarta.

Isi berkas: Surat 14 September menyatakan tidak ada rencana tindakan korporasi dalam tiga bulan, informasi material yang belum diungkap, ataupun rencana kepemilikan pemegang saham utama.

Penilaian dan batas: Volatilitas saja tidak cukup untuk menyimpulkan calon pengendali baru.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Bukti transaksi, kepemilikan, atau pengurus baru yang terpisah dari tanggapan ini.

Rujukan sumber: bagian MGNA, baris 3412–3468. Bagian lebih khusus: Material changes: 3426–3436; Limitations: 3461–3468.

### 18. PSSI — Rencana penjualan saham milik perusahaan sendiri

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 17:07:48, waktu Jakarta.

Isi berkas: Maksimum 85 juta saham dari sisa 295,874 juta saham hasil pembelian kembali akan dijual melalui pasar negosiasi pada 21 September–21 Oktober 2026. Perantara adalah PT Danatama Makmur Sekuritas.

Penilaian dan batas: Pembeli akhir belum disebut. Perantara bukan otomatis pembeli atau pengendali. Penjualan ini bisa menambah kas perusahaan dan jumlah saham yang aktif beredar; bukan penerbitan saham baru.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Identitas pembeli akhir, harga sebenarnya, jumlah terlaksana, penggunaan hasil, dan pengaruh terhadap saham publik. Kolom harga minimum nol tidak membuktikan saham dibagikan gratis.

Rujukan sumber: bagian PSSI, baris 3904–4025. Bagian lebih khusus: Material changes: 3918–3941; Corporate actions: 3959–3962; Capital structure: 3963–3970; Limitations: 4011–4025.

### 19. SMLE — Ekspansi dengan mitra bernama dan perusahaan anak

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 17:07:02, waktu Jakarta.

Isi berkas: Laporan 14 September menyebut penunjukan sebagai distributor internasional resmi PT Kencana Alam Sakti untuk minyak nilam, sasaran penjualan 50–100 ton pada tahun pertama, dan PT Sinar Aroma Sentosa yang telah melengkapi izin serta ditargetkan berproduksi pada 2027.

Penilaian dan batas: Lebih terukur daripada perubahan nama saja: ada mitra, produk, izin menurut manajemen, dan waktu produksi. Namun, belum ada kontrak pembelian pelanggan atau angka keuntungan.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Pesanan ekspor, harga dan margin, pasokan nyata dari mitra, bukti izin, serta produksi dan penjualan perusahaan anak.

Rujukan sumber: bagian SMLE, baris 4565–4659. Bagian lebih khusus: Material changes: 4579–4597; Expansion projects: 4607–4612; Limitations: 4647–4659.

### 20. AKSI — Volatilitas tanpa penjelasan transaksi perusahaan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 17:06:42, waktu Jakarta.

Isi berkas: Tanggapan 14 September menyatakan tidak ada rencana korporasi dalam tiga bulan. Volume 9 September sekitar 14,76 kali hari sebelumnya.

Penilaian dan batas: Perubahan aktivitas pasar bukan bukti pembelian oleh kelompok tertentu atau aksi tersembunyi.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Perubahan kepemilikan dan pengumuman material, bukan volume saja.

Rujukan sumber: bagian AKSI, baris 359–434. Bagian lebih khusus: Material changes: 373–383; Limitations: 426–434.

### 21. UNSP — Pengendali baru, konversi utang, dan penilaian ulang aset

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:59:41, waktu Jakarta.

Isi berkas: Pengumuman 14 September berjudul kebijakan akuntansi, tetapi mencatat persetujuan konversi utang pada 3 Juli, pencatatan peningkatan modal pada 4 Agustus, serta Poseidon Corporate Services Ltd 55,64% dan Unbounded Opportunities Fund 17,68% per 31 Agustus. Saham meningkat menjadi 17.005.275.078.

Penilaian dan batas: Ini perubahan kepemilikan melalui utang yang sudah tercatat dalam ringkasan, bukan dugaan dari neraca lemah saja. Pemilik akhir Poseidon dan dana investasi tersebut belum diketahui. Penilaian ulang aset bukan penerimaan uang tunai.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Pemilik akhir dua pemegang saham, asal piutang, harga konversi per kreditur, hak suara, beban akrual yang tersisa, serta dokumen perusahaan anak dan perubahan mitra usaha.

Rujukan sumber: bagian UNSP, baris 5253–5445. Bagian lebih khusus: Material changes: 5267–5281; Corporate actions: 5330–5336; Expansion projects: 5337–5343; Management / control changes: 5344–5349; Capital structure: 5350–5356; Limitations: 5425–5445.

### 22. GRPH — Paparan terkait penghentian perdagangan; ekspansi kecil

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:57:38, waktu Jakarta.

Isi berkas: Materi 14 September untuk paparan 15 September menyebut perdagangan dihentikan sejak 8 September, pengubahan kelas kamar, penggantian nama usaha kopi, salon, dan layar promosi.

Penilaian dan batas: Belum ada pembeli atau aset baru berskala besar. Angka neraca dan narasi persentase di ringkasan tidak konsisten sehingga skenario pemulihan perlu dibatasi.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Hasil paparan dan keputusan bursa, penjelasan neraca, biaya rencana operasional, serta bukti perubahan kepemilikan bila muncul.

Rujukan sumber: bagian GRPH, baris 1789–1926. Bagian lebih khusus: Material changes: 1803–1819; Expansion projects: 1848–1854; Limitations: 1911–1926.

### 23. WGSH — Petunjuk pengalihan aset; kualitas teks rendah

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:53:50, waktu Jakarta.

Isi berkas: Pengumuman pagi 14 September belum beragenda; bukti iklan sore memuat fragmen persetujuan penggunaan dan pengalihan aset. Rapat dijadwalkan 21 Oktober, pemanggilan 29 September.

Penilaian dan batas: Fragmen layak diperiksa tetapi belum cukup untuk menyebut akuisisi, penjualan, atau penjaminan aset. Tanggal penentuan pemegang saham berbeda antarbagian; angka 205 juta saham tanpa konteks tidak boleh menjadi dasar perhitungan.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Pemanggilan lengkap, lampiran terbaca, jenis transaksi, pihak terkait, dan hubungan yang terbukti dengan pengembangan sistem pengelolaan terminal kendaraan.

Rujukan sumber: bagian WGSH, baris 5607–5711. Bagian lebih khusus: Material changes: 5622–5626; Corporate actions: 5631–5634; Expansion projects: 5635–5638; Capital structure: 5639–5642; Limitations: 5698–5711.

### 24. MKAP — Perubahan klasifikasi saham publik; transaksi belum terbukti

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:41:40, waktu Jakarta.

Isi berkas: Koreksi Juli dan Agustus diumumkan 14 September. Saham yang dihitung beredar bebas meningkat 571.739.200 menjadi 780.000.000; pemegang di bawah 5% turun 837 menjadi 817, dengan jumlah saham kelompok tersebut tetap.

Penilaian dan batas: Pengendali tetap 76%. Perubahan angka beredar bebas tidak otomatis berarti pengendali melepas saham atau satu pembeli mengumpulkan saham.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Rekonsiliasi klasifikasi, rincian pemegang, dan alasan koreksi.

Rujukan sumber: bagian MKAP, baris 3469–3571. Bagian lebih khusus: Material changes: 3484–3489; Management / control changes: 3512–3516; Capital structure: 3517–3522; Limitations: 3562–3571.

### 25. ADHI — Restrukturisasi dan rencana penjualan perusahaan anak

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:32:39, waktu Jakarta.

Isi berkas: Paparan 9 September yang dilaporkan 14 September menyebut target perjanjian induk restrukturisasi pada September dan penjualan tiga entitas paling lambat 2027; nama dan harga belum tersedia.

Penilaian dan batas: Ada arah penataan utang dan portofolio, tetapi dukungan pemegang saham belum dapat diterjemahkan menjadi jumlah uang tertentu. Tidak boleh menganggap ADCP pasti salah satu dari tiga entitas yang dijual.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Perjanjian restrukturisasi ditandatangani, tiga nama entitas, calon pembeli, kas bersih penjualan, dan bentuk dukungan pemegang saham.

Rujukan sumber: bagian ADHI, baris 153–281. Bagian lebih khusus: Material changes: 167–189; Corporate actions: 199–204; Capital structure: 205–209; Limitations: 268–281.

### 26. UVCR — Pembelian kembali selesai, bukan program baru

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:27:17, waktu Jakarta.

Isi berkas: Transaksi 10–11 September membeli 9.596.100 saham, sekitar 0,48%, dengan dana total Rp1.497.700.900. Pengumuman 14 September menyatakan target telah tercapai.

Penilaian dan batas: Tidak ada dasar menganggap program akan terus menopang permintaan. Rincian biaya harian tidak sesuai total dalam ringkasan; harga rata-rata sekitar Rp156 bukan jaminan harga pasar.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Rekonsiliasi rincian transaksi dan penggunaan saham hasil pembelian kembali.

Rujukan sumber: bagian UVCR, baris 5446–5541. Bagian lebih khusus: Material changes: 5460–5474; Corporate actions: 5490–5494; Capital structure: 5495–5500; Limitations: 5533–5541.

### 27. RODA — Pelepasan saham pengendali dan kemungkinan pemanfaatan lahan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:26:10, waktu Jakarta.

Isi berkas: Dua tanggapan 14 September menyebut pelepasan saham pengendali untuk memenuhi saham publik dan penawaran lahan 1,8 hektare bernilai tercatat Rp132,45 miliar yang dikuasai kerja sama operasi Fortuna Indonesia.

Penilaian dan batas: Pelepasan saham pengendali tidak otomatis memberi kas kepada RODA. Penjualan atau penyewaan lahan berpotensi memberi hasil, tetapi belum ada transaksi. Tiga properti besar yang disebut justru dinyatakan bukan milik emiten atau anaknya.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Pihak pembeli saham, porsi manfaat RODA atas lahan, calon mitra, nilai pembayaran, dan penggunaan hasilnya; jangan memasukkan properti milik pengendali ke nilai emiten.

Rujukan sumber: bagian RODA, baris 4233–4347. Bagian lebih khusus: Material changes: 4248–4257; Expansion projects: 4262–4265; Capital structure: 4266–4270; Limitations: 4333–4347.

### 28. BUKA — Koreksi data Maret, bukan pembelian September

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:25:11, waktu Jakarta.

Isi berkas: Pengumuman 14 September mengurangi saham yang dihitung beredar bebas sebanyak 1.997.665.099 karena perubahan klasifikasi. Ringkasan juga mencatat perubahan kepemilikan PT Elang Media pada perbandingan periode Maret.

Penilaian dan batas: Perubahan klasifikasi harus dipisahkan dari perubahan kepemilikan. Data lama yang baru dikoreksi tidak boleh disebut pengumpulan saham pada September.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Nama dan klasifikasi pemegang, rekonsiliasi tabel, serta data kepemilikan periode terbaru.

Rujukan sumber: bagian BUKA, baris 1088–1223. Bagian lebih khusus: Material changes: 1102–1124; Capital structure: 1158–1167; Limitations: 1211–1223.

### 29. ARTO — Pengembangan layanan, bukan penggabungan yang disetujui

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:10:52, waktu Jakarta.

Isi berkas: Paparan 10 September menyebut pengembangan layanan investasi, hubungan dengan mitra, dan kesiapan integrasi layanan. Manajemen menyatakan belum ada rencana penggabungan dengan BFI Finance.

Penilaian dan batas: Ada pengembangan usaha, tetapi dugaan penggabungan tidak didukung berkas. Angka porsi kredit produk tertentu berasal dari penafsiran salah ketik dan tidak layak diperlakukan pasti.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Peluncuran layanan, pertumbuhan transaksi, biaya dana, serta keputusan resmi bila ada penggabungan.

Rujukan sumber: bagian ARTO, baris 501–609. Bagian lebih khusus: Material changes: 515–529; Expansion projects: 542–547; Limitations: 596–609.

### 30. LMSH — Kesamaan nama auditor, belum ada bukti pergantian

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:03:43, waktu Jakarta.

Isi berkas: Koreksi laporan 2025 pada 14 September menyebut kantor akuntan Teramihardja, Pradhono Chandra, dengan partner Heru Kusdandaru. Tidak ada penerbitan saham atau perubahan modal yang disebut.

Penilaian dan batas: Nama kantor akuntan cocok secara teks dengan contoh pengguna, tetapi auditor sebelumnya tidak tersedia. Kesamaan kantor akuntan bukan bukti pengendali bersama. Daftar banyak bank tanpa angka tidak membuktikan pinjaman dari masing-masing bank.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Riwayat penunjukan auditor, perubahan pengurus dan kepemilikan, serta data pinjaman bernilai yang dapat diidentifikasi.

Rujukan sumber: bagian LMSH, baris 2981–3109. Bagian lebih khusus: Material changes: 2995–3009; Expansion projects: 3037–3041; Capital structure: 3042–3048; Limitations: 3099–3109.

### 31. LION — Perubahan aset dan utang lama; bukan transaksi September baru

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:00:54, waktu Jakarta.

Isi berkas: Koreksi laporan 2025 pada 14 September menyebut tanah investasi 44.699 meter persegi yang masih balik nama, pelunasan pinjaman anak usaha pada 23 September 2025, dan penurunan fasilitas bank.

Penilaian dan batas: Ada bahan penelusuran aset dan pendanaan, tetapi waktunya historis. Jangan menyebut pelunasan 2025 sebagai pembayaran baru atau petunjuk kreditur misterius pada September 2026.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Nilai dan sumber pembelian tanah, penyelesaian balik nama, asal dana pelunasan, serta isi lampiran perubahan aset yang belum tersedia.

Rujukan sumber: bagian LION, baris 2830–2980. Bagian lebih khusus: Material changes: 2844–2858; Corporate actions: 2886–2894; Expansion projects: 2895–2901; Capital structure: 2902–2908; Limitations: 2966–2980.

### 32. UANG — Alternatif pendanaan dan penambahan saham publik masih dikaji

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 16:00:41, waktu Jakarta.

Isi berkas: Surat 14 September menyebut 29.034.000 saham berbentuk warkat atau 2,40%, pelepasan saham pengendali, dan kajian penerbitan saham dengan pembeli siaga atau investor institusi bukan afiliasi.

Penilaian dan batas: Kemungkinan investor baru disebut pada tingkat rancangan, belum bernama. Konversi administrasi saham warkat berbeda dari penerbitan saham baru; tidak otomatis mendilusi.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Struktur yang dipilih, pihak penyetor dana, hasil konversi saham warkat, harga penerbitan, dan kebutuhan dana.

Rujukan sumber: bagian UANG, baris 5088–5177. Bagian lebih khusus: Material changes: 5102–5112; Corporate actions: 5119–5126; Capital structure: 5127–5132; Limitations: 5168–5177.

### 33. INTD — Upaya pemenuhan saham publik tanpa mekanisme

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 15:56:27, waktu Jakarta.

Isi berkas: Tanggapan 14 September menyatakan mengupayakan pemenuhan secepatnya, tanpa jumlah atau jadwal.

Penilaian dan batas: Lebih lemah daripada UANG dan KOCI karena tindakan spesifik belum ditetapkan.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Jumlah kekurangan, pemegang yang melepas, calon pembeli, atau rencana penerbitan saham.

Rujukan sumber: bagian INTD, baris 2130–2185. Bagian lebih khusus: Material changes: 2144–2154; Limitations: 2177–2185.

### 34. SIDO — Pemulihan distribusi dan ekspor, bukan perubahan pengendali

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 15:50:57, waktu Jakarta.

Isi berkas: Paparan 9 September yang dilaporkan 14 September menyebut ekspor tumbuh 28%, produk baru, serta penjualan dan laba semester pertama yang turun akibat penyesuaian persediaan distributor.

Penilaian dan batas: Peluang perbaikan ada pada penjualan nyata setelah penyesuaian stok, bukan dugaan aset baru. Angka dividen dan pembelian kembali 2025 adalah informasi historis.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Penjualan berikutnya, persediaan distributor, penerimaan kas, dan kontribusi produk baru.

Rujukan sumber: bagian SIDO, baris 4348–4485. Bagian lebih khusus: Material changes: 4362–4377; Corporate actions: 4401–4404; Expansion projects: 4405–4410; Management / control changes: 4411–4415; Capital structure: 4416–4420; Limitations: 4472–4485.

### 35. JSMR — Pengoperasian proyek dan belanja modal

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 15:29:34, waktu Jakarta.

Isi berkas: Paparan 9 September yang dilaporkan 14 September menyebut belanja modal sekitar Rp12 triliun, realisasi semester pertama Rp4,4 triliun, ruas baru akhir 2026 dan awal 2027, serta pengembangan tempat istirahat.

Penilaian dan batas: Ekspansi proyek sudah disebut secara spesifik, tetapi kenaikan utang pendanaan dan masa awal operasi harus dipertimbangkan. Tidak ada calon pembeli emiten.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Operasi ruas baru, lalu lintas, tarif, realisasi biaya, dan sumber dana proyek.

Rujukan sumber: bagian JSMR, baris 2307–2516. Bagian lebih khusus: Material changes: 2321–2395; Expansion projects: 2423–2431; Capital structure: 2432–2438; Limitations: 2500–2516.

### 36. BBNI — Paparan target usaha

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 15:27:59, waktu Jakarta.

Isi berkas: Laporan 14 September menyajikan target pertumbuhan kredit dan pendapatan jasa tanpa aksi modal atau akuisisi.

Penilaian dan batas: Bukan petunjuk pengambilalihan. Periode angka laba yang tertulis tidak jelas; tidak boleh dipastikan sebagai laba tahunan.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Laporan keuangan dengan periode lengkap dan realisasi target.

Rujukan sumber: bagian BBNI, baris 839–917. Bagian lebih khusus: Material changes: 853–863; Limitations: 908–917.

### 37. DGWG — Jadwal paparan dengan rujukan rapat luar biasa

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 14:59:44, waktu Jakarta.

Isi berkas: Paparan dijadwalkan 28 September 2026; keterangan kapasitas menyebut peserta rapat luar biasa yang melanjutkan ke paparan.

Penilaian dan batas: Rujukan itu adalah petunjuk untuk memeriksa agenda rapat, bukan bukti bahwa ada pembelian aset. Bagian dugaan dalam ringkasan justru mengabaikan rujukan rapat tersebut.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Pemanggilan dan agenda rapat luar biasa serta materi paparan.

Rujukan sumber: bagian DGWG, baris 1552–1609. Bagian lebih khusus: Material changes: 1566–1576; Limitations: 1600–1609.

### 38. LAPD — Rencana setoran aset ke emiten dengan ekuitas negatif

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 14:27:16, waktu Jakarta.

Isi berkas: Tanggapan 14 September menyebut maksimum 2 miliar saham Seri B bernominal Rp25 dengan harga perkiraan Rp50. Setoran 99,99% perusahaan sasaran yang hanya ditulis PT BSS bernilai Rp44,397 miliar; pengendali yang hanya ditulis JSI ditampilkan tetap 51%.

Penilaian dan batas: Ada gabungan perbaikan modal, setoran aset, jasa penunjang pertambangan, dan rencana perubahan nama/alamat. Nilai penerbitan Rp100 miliar bukan seluruhnya tunai. Rasio 2:1 tidak tepat sama dengan maksimum 2 miliar saham.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Nama lengkap dan pemilik sasaran/pengendali, laporan perusahaan sasaran, harga final, perbedaan rasio, setoran tambahan pengendali yang diperlukan, dan partisipasi karena tidak ada pembeli siaga.

Rujukan sumber: bagian LAPD, baris 2688–2829. Bagian lebih khusus: Material changes: 2702–2718; Corporate actions: 2746–2751; Expansion projects: 2752–2756; Management / control changes: 2757–2761; Capital structure: 2762–2769; Limitations: 2820–2829.

### 39. VICO — Tidak ada rencana diumumkan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 14:08:46, waktu Jakarta.

Isi berkas: Tanggapan 14 September menyatakan tidak ada rencana korporasi dalam tiga bulan dan pemegang utama tidak memiliki rencana kepemilikan.

Penilaian dan batas: Tidak ada bukti transaksi tambahan dalam berkas. Ketiadaan pengumuman bukan bukti adanya transaksi rahasia.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Bukti kepemilikan, perjanjian, atau perubahan usaha baru.

Rujukan sumber: bagian VICO, baris 5542–5606. Bagian lebih khusus: Material changes: 5556–5566; Limitations: 5599–5606.

### 40. PTRO — Pemeringkatan dan struktur pemegang yang sudah disebut

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 14:03:05, waktu Jakarta.

Isi berkas: Laporan 14 September menyebut kendali melalui PT Kreasi Jasa Persada yang dimiliki PT Petrindo Jaya Kreasi. Materi peringkat mencantumkan prospek positif untuk instrumen dan stabil untuk korporasi.

Penilaian dan batas: Rantai kepemilikan tersedia, tetapi tidak diumumkan sebagai perubahan kendali baru. Peringkat tidak membuktikan akuisisi atau suntikan modal berikutnya.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Rekonsiliasi prospek peringkat dan pengumuman transaksi yang terpisah.

Rujukan sumber: bagian PTRO, baris 4026–4135. Bagian lebih khusus: Material changes: 4040–4053; Limitations: 4122–4135.

### 41. UNIC — Penyesuaian klasifikasi usaha

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 13:10:07, waktu Jakarta.

Isi berkas: Rapat 10 September menyetujui penyesuaian maksud dan tujuan dengan klasifikasi usaha 2025. Notaris Christina Dwi Utami, Akta No. 140, disebut.

Penilaian dan batas: Perubahan redaksi akibat klasifikasi belum membuktikan penambahan sektor. Tidak ada rincian kode sebelum dan sesudah atau notaris yang sama di perusahaan sasaran.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Naskah Pasal 3 sebelum-sesudah dan daftar kegiatan baru yang benar-benar berbeda.

Rujukan sumber: bagian UNIC, baris 5178–5252. Bagian lebih khusus: Material changes: 5192–5203; Corporate actions: 5214–5217; Limitations: 5244–5252.

### 42. MMLP — Pergantian sekretaris perusahaan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 12:36:50, waktu Jakarta.

Isi berkas: Lophiga Surbakti menggantikan Jeremy Muliawan efektif 10 September, diumumkan 14 September. Kontak telepon dan surat elektronik tetap.

Penilaian dan batas: Petunjuk pergantian orang tersedia, tetapi belum ada riwayat pekerjaan atau kaitan dengan pembeli dalam berkas.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Riwayat orang baru, perubahan alamat yang benar-benar terkonfirmasi, serta perubahan kepemilikan dan transaksi.

Rujukan sumber: bagian MMLP, baris 3645–3704. Bagian lebih khusus: Material changes: 3659–3669; Management / control changes: 3670–3673; Limitations: 3696–3704.

### 43. SMSM — Ekspansi distribusi; pertumbuhan dari usaha yang sudah ada

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 11:53:28, waktu Jakarta.

Isi berkas: Paparan 9 September yang dilaporkan 14 September menyebut distributor baru Korea, perluasan cabang domestik, produk filtrasi, dan pertumbuhan karoseri melalui PT Hydraxle Perkasa.

Penilaian dan batas: Lonjakan penjualan Korea tidak dikaitkan manajemen dengan kepemilikan 7,8% di POSCO IJPC. Hydraxle dimiliki sejak 2012, sehingga bukan akuisisi baru. Utang dividen semester pertama dibayar 2 Juli.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Penjualan absolut dan pesanan berulang, kontribusi distributor baru, serta margin produk.

Rujukan sumber: bagian SMSM, baris 4660–4821. Bagian lebih khusus: Material changes: 4674–4699; Corporate actions: 4726–4734; Expansion projects: 4735–4740; Capital structure: 4741–4744; Limitations: 4808–4821.

### 44. ITMG — Kemungkinan menambah investasi bernama; belum diputuskan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 11:50:54, waktu Jakarta.

Isi berkas: Paparan 9 September yang dilaporkan 14 September menyatakan terbuka menambah kepemilikan di PT Adhi Kartiko Pratama Tbk, kode NICE, jika menciptakan nilai. Belanja modal semester pertama US$21 juta atau 42% anggaran.

Penilaian dan batas: Perusahaan sasaran sudah bernama, lebih spesifik daripada wacana diversifikasi umum. Namun, belum ada keputusan, jumlah, atau harga pembelian. Gangguan pemuatan tongkang juga disebut.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Transaksi nyata dengan saham NICE, porsi kepemilikan berikutnya, anggaran, serta pengiriman batu bara.

Rujukan sumber: bagian ITMG, baris 2186–2306. Bagian lebih khusus: Material changes: 2200–2216; Expansion projects: 2227–2230; Capital structure: 2231–2234; Limitations: 2294–2306.

### 45. CASA — Volume naik tanpa aksi yang diumumkan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 11:18:31, waktu Jakarta.

Isi berkas: Tanggapan 14 September menyatakan tidak ada rencana tiga bulan. Volume 10 September naik sekitar 57,3 kali dari dasar hanya 9.800 saham, sedangkan jumlah transaksi naik 29 menjadi 48.

Penilaian dan batas: Kelipatan dari dasar kecil bukan bukti pembeli strategis. Berkas tidak memberi identitas pihak transaksi.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Pemegang saham atau transaksi blok yang terungkap secara terpisah.

Rujukan sumber: bagian CASA, baris 1295–1376. Bagian lebih khusus: Material changes: 1309–1322; Limitations: 1368–1376.

### 46. NASA — Tidak ada rencana diumumkan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 10:40:06, waktu Jakarta.

Isi berkas: Tanggapan 14 September menyatakan tidak ada informasi material yang belum diungkap dan belum ada rencana korporasi tiga bulan.

Penilaian dan batas: Tidak ada dasar tambahan untuk dugaan pengambilalihan dalam berkas.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Perubahan kepemilikan, pengurus, pendanaan, atau perjanjian aset yang benar-benar diumumkan.

Rujukan sumber: bagian NASA, baris 3801–3854. Bagian lebih khusus: Material changes: 3815–3825; Limitations: 3848–3854.

### 47. NIRO — Tidak ada rencana diumumkan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 10:32:16, waktu Jakarta.

Isi berkas: Tanggapan 14 September menyatakan belum ada rencana tindakan korporasi tiga bulan atau perubahan kepemilikan pemegang utama.

Penilaian dan batas: Tidak ada bukti perusahaan akan dibeli atau memasukkan aset baru dalam dokumen ini.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Pengumuman transaksi tersendiri, bukan dugaan dari volatilitas.

Rujukan sumber: bagian NIRO, baris 3855–3903. Bagian lebih khusus: Material changes: 3869–3879; Limitations: 3896–3903.

### 48. MEDC — Kenaikan kepemilikan direktur pada periode Juli

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 10:30:45, waktu Jakarta.

Isi berkas: Koreksi Juli dan Agustus diumumkan 14 September. Kepemilikan Benny Lorato Siahaan pada laporan Juli bertambah 3 juta saham; data Agustus disebut tidak berubah.

Penilaian dan batas: Kenaikan setara sekitar 0,0119% total saham menurut angka berkas. Bukan pembelian September yang terkonfirmasi; jenis dan harga transaksi tidak tersedia. Terdapat ketidaksesuaian saham milik perusahaan sendiri dan individu.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Laporan perubahan kepemilikan asli, tanggal/harga/jenis transaksi, dan rekonsiliasi tabel.

Rujukan sumber: bagian MEDC, baris 3292–3411. Bagian lebih khusus: Material changes: 3307–3312; Capital structure: 3326–3333; Limitations: 3398–3411.

### 49. CCSI — Persiapan penerbitan saham tetap berjalan

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 10:05:56, waktu Jakarta.

Isi berkas: Tanggapan 14 September menyatakan tidak ada agenda yang berdampak pada pencatatan dalam tiga bulan, tetapi juga menyebut penerbitan saham dengan hak bagi pemegang lama sudah disetujui dan sedang dipersiapkan.

Penilaian dan batas: Tidak boleh disederhanakan menjadi tidak ada rencana sama sekali. Persetujuan belum berarti pelaksanaan sudah dekat atau akan dipakai untuk akuisisi.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Jumlah, harga, tujuan dana, pihak penyetor utama, dan jadwal pendaftaran.

Rujukan sumber: bagian CCSI, baris 1377–1441. Bagian lebih khusus: Material changes: 1391–1402; Corporate actions: 1403–1406; Capital structure: 1407–1410; Limitations: 1434–1441.

### 50. MKNT — Pengunduran diri kolektif; pengganti belum ada dalam berkas

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 09:48:33, waktu Jakarta.

Isi berkas: Seluruh direksi dan komisaris mengajukan pengunduran diri: Jefri Junaedi, Samuel Eben Heizer T, Muhamad Zidane Alfarizi, dan Irwan Raharja. Pengumuman 14 September merujuk 10 September atau tanggal lain sesuai ketentuan.

Penilaian dan batas: Perubahan serentak layak diperiksa, tetapi dapat menunjukkan masalah pengurusan, bukan hanya pergantian pemilik. Belum ada pengganti, calon pembeli, atau perjanjian kontrol.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Rapat penggantian, nama dan riwayat pengurus baru, pemegang pengendali, dan pendanaan. Jangan menganggap tanggal efektif final telah pasti.

Rujukan sumber: bagian MKNT, baris 3572–3644. Bagian lebih khusus: Material changes: 3586–3599; Management / control changes: 3600–3606; Limitations: 3634–3644.

### 51. MDLA — Ekspansi produk dan pasar

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 09:39:40, waktu Jakarta.

Isi berkas: Paparan 8 September yang dikoreksi 14 September menyebut ekspor Kamboja dan Timor-Leste, 4–5 merek baru, Dynamic Argon Cambodia, serta pengembangan GoApotik. Manajemen menyatakan belum ada rencana penerbitan saham.

Penilaian dan batas: Perkembangan usaha tersedia, tetapi tidak ada perubahan kendali. Penjualan tumbuh lebih cepat dari laba kotor sehingga margin perlu diperiksa.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Penjualan absolut segmen baru, margin, kontribusi ekspor, dan biaya perluasan.

Rujukan sumber: bagian MDLA, baris 3181–3291. Bagian lebih khusus: Material changes: 3195–3212; Corporate actions: 3224–3228; Expansion projects: 3229–3235; Capital structure: 3236–3239; Limitations: 3278–3291.

### 52. INDO — Koreksi administrasi tanpa perubahan yang teridentifikasi

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 09:31:11, waktu Jakarta.

Isi berkas: Laporan Agustus yang dikoreksi 14 September menyebut tidak ada perubahan jumlah saham dan kepemilikan utama yang dapat diidentifikasi.

Penilaian dan batas: Kualitas hasil ekstraksi rendah. Tidak ada bukti yang cukup untuk menamai pembeli baru atau perubahan pengendali.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Penjelasan koreksi dan tabel pemegang yang terbaca lengkap.

Rujukan sumber: bagian INDO, baris 2053–2129. Bagian lebih khusus: Material changes: 2067–2083; Management / control changes: 2095–2098; Capital structure: 2099–2102; Limitations: 2122–2129.

### 53. ARGO — Pergantian sekretaris perusahaan; tanggal berbeda

Pengumuman terakhir di berkas: 14 September 2026, 09:24:32, waktu Jakarta.

Isi berkas: Humprey menggantikan Elizabeth Maryana; dokumen utama menyebut 14 September, lampiran 15 September. Alamat, telepon, dan surat elektronik tetap menurut perbandingan ringkasan.

Penilaian dan batas: Ada pergantian orang, bukan bukti perpindahan kantor ke kelompok pembeli. Tanggal efektif perlu diperjelas.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Riwayat Humprey dan keputusan efektif serta transaksi/kepemilikan yang terpisah.

Rujukan sumber: bagian ARGO, baris 435–500. Bagian lebih khusus: Material changes: 449–462; Management / control changes: 463–468; Limitations: 492–500.

### 54. SWAT — Neraca lemah dan angka aset yang perlu direkonsiliasi

Pengumuman terakhir di berkas: 13 September 2026, 18:04:47, waktu Jakarta.

Isi berkas: Pengumuman terakhir 13 September adalah hasil paparan/rapat; laporan 2025 disampaikan 11 September. Ekuitas Rp12,46 miliar, aset Rp394,64 miliar, dan liabilitas Rp382,18 miliar. Auditor Herman, Dody, Tanumihardja Rekan memberi opini dengan pengecualian.

Penilaian dan batas: Kesulitan keuangan nyata dalam ringkasan, tetapi belum ada kreditur baru atau pembeli. Angka Rp27,93 miliar disebut sebagai penambahan sekaligus reklasifikasi bangunan; tidak boleh dihitung sebagai dua belanja baru.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Catatan utang, alasan pengecualian audit, mutasi aset tetap, sumber dana, serta perkembangan kreditur dan pengendali.

Rujukan sumber: bagian SWAT, baris 4822–4992. Bagian lebih khusus: Material changes: 4838–4850; Corporate actions: 4875–4880; Expansion projects: 4881–4886; Management / control changes: 4887–4892; Capital structure: 4893–4900; Limitations: 4977–4992.

### 55. WSKT — Restrukturisasi utang; belum pemulihan pemegang saham

Pengumuman terakhir di berkas: 13 September 2026, 12:21:31, waktu Jakarta.

Isi berkas: Pengumuman terakhir 13 September membahas perubahan peringkat setelah rapat pemegang obligasi 3 September. Obligasi Rp722 miliar dijadwalkan jatuh tempo 24 September 2026.

Penilaian dan batas: Jaminan instrumen utang dan peringkat instrumen tidak otomatis melindungi nilai saham. Keberhasilan mencapai kuorum rapat tidak sama dengan pelunasan atau persetujuan semua rincian restrukturisasi.

Bukti lanjutan yang diperlukan: Pembayaran 24 September, keputusan lengkap rapat, tunggakan, restrukturisasi yang efektif, dan kemungkinan perubahan modal.

Rujukan sumber: bagian WSKT, baris 5712–5828. Bagian lebih khusus: Material changes: 5726–5746; Limitations: 5820–5828.

## Kalender berdasarkan jadwal yang tertulis dalam berkas

15 September 2026: paparan GRPH. 17 September: sidang pertama ADCP, paparan AIMS dan HEXA. 21 September: awal rencana penjualan saham milik perusahaan sendiri oleh PSSI. 24 September: jatuh tempo obligasi WSKT Rp722 miliar. 25 September–6 Oktober: perdagangan hak FORU menurut koreksi terakhir. 28 September: paparan DGWG. 29 September: pemanggilan rapat WGSH. 30 September: batas setoran saham perusahaan sasaran FORU yang disebut dalam ringkasan. 5 Oktober: akhir pelaksanaan waran KOCI. 6 Oktober: rapat KOTA. 8 Oktober: penjatahan FORU. 20 Oktober: rapat LAPD. 21 Oktober: rapat WGSH dan akhir jendela penjualan PSSI. 26 Oktober: kewajiban sukuk ADCP yang disorot pemeringkat. Jadwal LAPD berikutnya masih indikatif: efektif 23 Desember 2026 dan pencatatan saham baru 1 Februari 2027.

## Batas kesimpulan akhir

Pemasukan aset paling konkret: FORU; rencana setoran aset berikutnya: LAPD. Perubahan pengendali melalui utang yang paling penting di dalam pengumuman berjudul akuntansi: UNSP. Petunjuk pembelian yang paling mudah terlewat pada pengumuman terbaru: MNCN. Rencana dua akuisisi yang sudah bernama tetapi harga belum tersedia: KOTA. Penjualan usaha yang dapat mendahului perubahan portofolio: SINI, tetapi belum ada aset pengganti. Niat perubahan usaha tanpa sasaran: AIMS. Pergantian pengurus yang paling besar tetapi belum terjelaskan: MKNT. Tidak satu pun temuan ini memastikan keuntungan pemegang saham publik.
